Category: Metro

  • BNN Kota Mataram Gelar Tes Urin Sopir Bus di Terminal Mandalika, Dukung Keamanan Arus Mudik Lebaran

    BNN Kota Mataram Gelar Tes Urin Sopir Bus di Terminal Mandalika, Dukung Keamanan Arus Mudik Lebaran

    MATARAM (LE) – Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Mataram, Kombes Pol Yuanita Amelia Sari, S.E., M.Si., memimpin langsung kegiatan deteksi dini melalui tes urin terhadap para pengemudi bus dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat menjelang arus mudik Lebaran 1447 H.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 15 Maret 2026 di Terminal Mandalika Mataram, Kota Mataram, bersama anggota Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) serta personel BNN Kota Mataram.

    Tes urin ini menyasar para sopir bus yang akan melayani masyarakat selama periode arus mudik Lebaran. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan para pengemudi dalam kondisi sehat serta bebas dari penyalahgunaan narkotika, sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penumpang.

    “Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan keselamatan transportasi bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik. Para pengemudi harus dalam kondisi prima dan bebas dari narkotika,” ujar Kombes Pol Yuanita Amelia Sari.

    Dalam pelaksanaannya, tes urin diikuti oleh 19 orang pengemudi bus. Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas menemukan satu orang pengemudi dengan hasil positif menggunakan narkotika golongan I. Terhadap yang bersangkutan selanjutnya dilakukan proses penanganan sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.

    Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Terminal Mandalika serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Mataram yang turut melakukan pemantauan guna memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran.

    Selain itu, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan kunjungan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, yang didampingi Kapolda NTB Edy Murbowo beserta para Pejabat Utama Polda NTB. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pemantauan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat serta memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik di wilayah NTB.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan keselamatan transportasi selama arus mudik Lebaran dapat semakin meningkat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan transportasi yang aman dan bersih dari penyalahgunaan narkotika. (nang)

  • River Side Selagalas Terendam, Lansia dan Anak-Anak Dievakuasi Saat Banjir Mataram Capai 2,5 Meter

    River Side Selagalas Terendam, Lansia dan Anak-Anak Dievakuasi Saat Banjir Mataram Capai 2,5 Meter

    MATARAM (NTBNOW.CO) – Siapa sangka, kawasan elite seperti River Side Selagalas justru menjadi simbol kepanikan saat banjir besar melanda Kota Mataram. Banjir Mataram kali ini bukan hanya tinggi, tapi juga cepat. Air naik hingga 2,5 meter hanya dalam hitungan jam, setelah hujan mengguyur selama enam jam penuh.

    Di perumahan mewah ini, banyak yang tak sempat menyelamatkan diri. Lansia dan anak-anak terjebak dalam rumah-rumah besar yang biasanya nyaman, kini berubah jadi kolam darurat. Tim SAR dan Basarnas harus berjibaku menyusuri gang-gang yang sudah seperti sungai, demi mengevakuasi mereka.

    Air datang tiba-tiba. Deras. Membabi buta.

    Kepala Kantor SAR NTB, Ahmad Hariyadi, menyebut air mulai masuk sekitar pukul 16.00 WITA. “Ketinggian langsung tembus dua meter lebih. Proses evakuasi kami mulai segera. Beberapa lansia dan anak-anak sudah kami evakuasi. Ada juga yang keluar sendiri, walau berisiko,” katanya.

    Hingga pukul 18.00 WITA, proses evakuasi terus berlangsung. Derasnya arus membuat penyelamatan tak bisa dilakukan sembarangan. Belum ada data pasti soal kerugian dan jumlah korban terdampak.

    “Data masih kami kumpulkan. Fokus utama kami saat ini tetap penyelamatan,” kata Hariyadi.

    Gubernur Turun, Semua Dikerahkan

    Saat informasi banjir River Side Selagalas menyebar cepat di media sosial, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal langsung bergerak. Ia datang ke lokasi sore itu juga. Menyaksikan langsung bagaimana perumahan elite itu berubah menjadi danau.

    “Saya perintahkan semua pihak: Kapolda, Danrem, Danlanal, Danlanud, Basarnas, BPBD, semua kita keroyokan bantu pak Wali Kota. Kita tidak bisa tunggu lama,” ujar Gubernur Iqbal saat ditemui ntbnow di lokasi banjir.

    Delapan perahu karet dengan mesin diturunkan untuk proses evakuasi. Manual? Tidak mungkin. Arus air terlalu deras. Bahkan petugas terlatih pun kesulitan. Namun mereka terus bertahan.

    Banjir Mataram Butuh Perhatian Lebih

    Banjir di Mataram bukan baru kali ini terjadi. Tapi saat kawasan seperti River Side Selagalas yang biasanya aman dan eksklusif justru terendam, ini alarm keras bagi semua. Sesuatu harus diubah. Mulai dari drainase, tata ruang, hingga mitigasi darurat.

    Malam itu, langit mulai cerah. Tapi trauma masih basah. Banjir Mataram sudah jadi momok musiman, tapi belum juga ada strategi jangka panjang. Semoga tak ada korban jiwa. Semoga ini jadi yang terakhir.  (red)

    Keterangan Foto: Lansia dan Anak-Anak Dievakuasi Saat Banjir Mataram Capai 2,5 Meter. (susan/lombokexpress.id)

  • Evaluasi Pengawasan Kos-Kosan, Wali Kota Mataram Siapkan Aturan Tegas

    Evaluasi Pengawasan Kos-Kosan, Wali Kota Mataram Siapkan Aturan Tegas

    MATARAM (LOMBOKEXPRESS.ID)– Pemerintah Kota Mataram akan mengambil langkah tegas terhadap kos-kosan yang tidak memiliki sistem pengawasan memadai.

    Hal ini menyusul laporan dari para camat dan lurah setelah 13 hari pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Kos-Kosan. Temuan di lapangan mengungkap bahwa banyak kos-kosan tidak diawasi langsung oleh pemiliknya dan minim penjagaan, sehingga berpotensi menjadi tempat aktivitas yang mengganggu ketertiban masyarakat.

    Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, menegaskan komitmennya dalam rapat koordinasi evaluasi pengawasan kos-kosan yang digelar di Ruang Kenari, Kantor Wali Kota Mataram, pada Selasa (4/2/2025).

    “Hampir semua kos-kosan tidak memiliki penjaga, situasinya sangat bebas dan tidak terkendali. Kita akan buat aturan untuk memberikan sanksi bagi kos-kosan yang tidak memiliki sistem pengawasan. Jika aturan ini tidak dipatuhi, saya ingin ada langkah hukum yang memungkinkan pemerintah mengambil tindakan tegas,” ujarnya.

    Menurutnya, kurangnya pengawasan di kos-kosan dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas ilegal, termasuk peredaran narkotika, yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkoba serta meningkatkan kenyamanan lingkungan, sejak 22 Januari 2025, Wali Kota telah menginstruksikan seluruh camat dan lurah untuk membentuk Satgas guna mengawasi keberadaan kos-kosan di masing-masing wilayah.

    “Saya harap langkah ini bisa efektif, ini bukan sekadar gimmick. Evaluasi akan dilakukan setiap bulan secara rutin. Pak Asisten I, tolong buatkan SOP agar tindakan yang kita lakukan lebih terstruktur dan menjadi panduan bersama,” perintahnya kepada Asisten I Setda Kota Mataram, H.L. Martawang, yang turut hadir dalam rapat tersebut.

    Dengan adanya aturan yang lebih tegas, Pemerintah Kota Mataram berharap pengelola kos-kosan dapat lebih bertanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, sehingga tercipta suasana yang lebih kondusif bagi masyarakat. (nang)

  • RSUD Kota Mataram Diapresiasi  Pengunjung, Pelayanan Prima Terus Ditingkatkan

    RSUD Kota Mataram Diapresiasi  Pengunjung, Pelayanan Prima Terus Ditingkatkan

    MATARAM (LOMBOKEXPRESS.ID)– Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram kembali mendapatkan pujian dari pengunjung. Kali ini, apresiasi datang dari Ibu Sucipta Indriani. Warga Perumahan Griya Menang Asri, Kuripan, Lombok Barat itu mengungkapkan kepuasannya terhadap pelayanan rumah sakit setelah anaknya dirawat di Ruang Berlian 6, Gedung Graha Mentaram lantai 5, Sabtu, (28/9/2024).

    “Saya sangat terbantu, mulai dari pelayanan di IGD hingga ketika anak saya dipindahkan ke ruang perawatan. Semuanya berjalan lancar dan petugasnya sangat ramah,” kata Ibu Sucipta.

    Ibu Sucipta, yang akrab disapa Iin, juga mengapresiasi kemudahan pengurusan administrasi BPJS.

    Menurutnya, Subbag Humas RSUD Kota Mataram menangani proses tersebut dengan cepat dan profesional.

    “Pembuatan BPJS Kesehatan dilayani dengan ramah dan cepat. Bahkan, pihak Humas yang menawarkan bantuan agar prosesnya lebih cepat. Ini sangat membantu kami di saat yang paling dibutuhkan,” jelasnya.

    Alumnus FKIP Universitas Mataram itu menambahkan pelayanan di RSUD Kota Mataram sudah dikenal luas, bahkan hingga di luar kota.

    Menurutnya, pelayanan yang responsif dan sigap menjadi alasan penting mengapa masyarakat mempercayai rumah sakit ini.

    “Pelayanan RSUD Kota Mataram memang sesuai dengan cerita-cerita yang beredar. Kini saya membuktikannya sendiri,” tuturnya.

    Direktur RSUD Kota Mataram, dr. Hj. Eka Nurhayati, Sp.OG., Subs.F.E.R., M.Kes., M.Sc, menyatakan rumah sakit selalu mengutamakan kenyamanan dan kepuasan pasien.

    Ia menegaskan bahwa RSUD Kota Mataram terus berinovasi dan meningkatkan mutu layanan, baik dari segi medis maupun administrasi.

    “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar RSUD Kota Mataram tetap menjadi pilihan utama masyarakat,” ujarnya.

    Apresiasi yang diterima dari keluarga pasien, menurut dr. Eka, menjadi motivasi bagi seluruh tim di RSUD Kota Mataram untuk terus memberikan pelayanan terbaik. “Kami akan terus berinovasi agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat dirawat di rumah sakit kami,” tutupnya.

    Dengan pelayanan prima dan sikap ramah dari seluruh petugas, RSUD Kota Mataram diharapkan dapat terus menjaga reputasinya sebagai rumah sakit yang mengutamakan kesejahteraan pasien serta memberikan layanan kesehatan berkualitas. (red)

  • Pengamanan Konser Island Vibes Reggae Party, Polresta Mataram Terjunkan 236 Personel

    Pengamanan Konser Island Vibes Reggae Party, Polresta Mataram Terjunkan 236 Personel

    MATARAM (LOMBOKEXPRESS.ID)– Polresta Mataram Polda NTB mengerahkan 236 personel untuk menjaga keamanan konser musik Island Vibes Reggae Party yang berlangsung di Lapangan Malomba, Ampenan, Kota Mataram pada Sabtu malam, 3 Agustus 2024.

    Kapolresta Mataram Kombes Pol Dr. Ariefaldi Warganegara memantau langsung kegiatan ini bersama Wakapolresta AKBP I Wayan Sudarmanta, Kabag Ops Kompol I Gede Sumadra Kerthiawan, Kasat Samapta Kompol Supyan Hadi, Kasat Reskrim Kompol I Made Yogi Purusa Utama, Kasat Tahti AKP I Putu Pusrika Meiyasa, dan Kabag Log AKP Sabekti Krisyuwono. Diperkirakan, konser ini dihadiri oleh sekitar 2.100 penonton.

    Kabag Ops Kompol I Gede Sumadra Kerthiawan menyatakan bahwa pengamanan ini bertujuan menjaga keamanan selama konser berlangsung. Acara dibuka oleh penampilan dari Musik Reggae Vibes Reggae Party Group Family S2B dengan 7 lagu, diikuti oleh Steven and Coconut Treez Band dan Amtenar Band, masing-masing dengan 5 lagu.

    “Sebanyak 236 personel diterjunkan untuk memperketat pengamanan dan mengantisipasi potensi gangguan,” ujar Kompol Gede.

    Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup, dengan Kapolresta Mataram memantau langsung situasi di lapangan. “Kami juga berkoordinasi dengan panitia penyelenggara dan mengimbau para penonton untuk menjaga keselamatan diri saat membubarkan diri,” tambahnya.

    Selama konser berlangsung hingga selesai, acara berjalan aman, tertib, dan kondusif. (nang)

  • Tekan Kriminalitas Jelang Pilkada 2024, Kafe Remang-Remang Jadi Sasaran KRYD Intensif

    Tekan Kriminalitas Jelang Pilkada 2024, Kafe Remang-Remang Jadi Sasaran KRYD Intensif

    MATARAM (LOMBOKEXPRESS.ID)–Untuk menekan angka kriminalitas dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat menjelang Pilkada 2024, Sat Reskrim Polresta Mataram mengintensifkan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar kafe dan tempat hiburan malam.

    Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Reskrim Kompol I Made Yogi Purusa Utama SE, SIK, MH, melalui Wakasat Reskrim Iptu Sang Putu Gede, SH, dan didampingi oleh Kanit Tipidter Ipda Rosihan Al Fajri, S.Trk, Kanit Ranmor Ipda Binawan, serta Kanit Jatanras Ipda Adhitya Satriya Yudistira, S.Trk, beserta personelnya.

    Wakasat Reskrim Iptu Sang Putu Gede, SH, menyatakan bahwa tujuan dari KRYD ini adalah menekan angka kriminalitas dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) menjelang Pilkada 2024.

    “Sasarannya adalah minuman beralkohol tanpa izin, anak-anak di bawah umur, kendaraan bermotor tanpa surat-surat lengkap, serta kejahatan jalanan lainnya,” ujarnya pada Sabtu malam (20/07/2024).

    Kegiatan ini meliputi pemantauan, pemeriksaan identitas, razia minuman beralkohol, pemeriksaan kendaraan bermotor, serta memberikan imbauan kepada masyarakat.

    Iptu Sang Putu Gede menjelaskan bahwa imbauan Harkamtibmas dan pembubaran anak muda yang mengonsumsi minuman keras dilakukan dengan cara yang humanis untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban.

    “Diharapkan masyarakat merasa lebih aman dan nyaman menjelang Pilkada 2024, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polresta Mataram,” terangnya.

    “Kami menyambangi empat lokasi kafe dalam kegiatan ini, dan kegiatan ini akan terus berlanjut secara intensif sebagai upaya preventif dan preemtif,” pungkasnya. (nang)

  • Dorong Keteraturan Wilayah: Menteri ATR/BPN Serahkan Sertifikat Tanah di Mataram

    Dorong Keteraturan Wilayah: Menteri ATR/BPN Serahkan Sertifikat Tanah di Mataram

    MATARAM, LOMBOKEXPRESS.ID– Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Marsekal TNI (Purn) Dr. Hadi Tjahjanto, S.I.P, bersama dengan PJGubernur NTB Lalu Gita Ariadi, Walikota Mataram H Mohan Roliskana serta

    Forkopimda Provinsi NTB, dan Forkopimda Kota Mataram, melaksanakan kunjungan kerja di Kelurahan Pagutan Barat Kota Mataram. Dalam kunjungan kerja tersebut, ribuan sertifikat tanah diserahkan langsung kepada masyarakat dalam program strategi nasional Kementerian ATR/BPN.

    “Penyerahan ini kami lakukan secara door to door untuk memastikan proses penyertifikatan tanah berjalan lancar dan aman,” ungkap mantan Panglima TNI Dr Hadi Tjahjanto, S.I.P., Senin, (25/01/2024).

    Kota Mataram sendiri memiliki target 126.000 sertifikat, kini telah menerbitkan 125.000 sertifikat yang segera diserahkan kepada ahli waris melalui berbagai program, seperti Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Sertifikat Hak Milik (SHM), Sertifikat Wakaf, dan Sertifikat Rumah Ibadah.

    Pemberian sertifikat ini diharapkan tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga mencegah pertikaian antar tetangga dengan tanah yang sudah terukur, patok batas yang jelas, dan data tanah masyarakat yang diunggah secara digital.

    Dalam ungkapan ahli waris, “Alhamdulillah, dengan adanya program ini kita merasa sangat dimudahkan. Hanya dengan persiapkan fotokopi KTP dan kartu keluarga, kita sudah dapat sertifikat tanah secara gratis,” ucap Suhaili, salah satu warga Pagutan Barat yangmenerima manfaat program tersebut.

    Kunjungan kerja ini juga dirangkai dengan peresmian Gedung Kantor Pertanahan Kota Mataram di jalur pariwisata, yang telah berdiri sejak tahun 1978. Gedung ini, dengan luas tanah 2.170 m2, kini telah resmi menjadi sertifikat elektronik atasnama Kementerian ATR/BPN. Kunjungan ini bertujuan untuk memudahkan akses masyarakat dalam mengurus hak kepemilikan tanah dan diharapkan memberikan manfaat besar dalam penyelesaian administrasi tanah serta mendorong kedamaian dan ketertiban di masyarakat setempat. (TK-Diskominfo)

  • Dugaan Penganiayaan di LP Mataram Tuntas, Kedua Terlapor Sepakat Damai

    Dugaan Penganiayaan di LP Mataram Tuntas, Kedua Terlapor Sepakat Damai

    MATARAM, LOMBOKEXPRESS.ID–Satuan Reskrim Polresta Mataram melakukan penanganan tindak pidana dugaan penganiayaan melalui pendekatan restoratif justice (RJ) yang terjadi di parkiran salah satu tempat hiburan malam dan hotel LP di Kota Mataram, NTB, sekitar pada (25/12/2023) dini hari.

    Kasat Reskrim Kompol I Made Yogi Purusa Utama, S.E., S.I.K., M.H, mengatakan pelaksanaan perdamaian antara Lalu Welli Viddi Hamid dengan I Gede Bayu Angra Aditya bertempat di ruang kanit Jatanras Polresta Mataram, Minggu (31/12/2023)

    “Korban dan terlapor telah berdamai tanpa ada paksaan dan sama-sama akan mencabut laporan kepolisian,” ucap Kasat Reskrim.

    Perdamaian tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri, S.IP.,kemudian Lalu Deswan Miharja yang merupakan kakak Lalu Willi Viddi Hamid) serta Nengah Karda (Bapak I  Gede Bayu Angra Aditya) serta I Ketut Kusuma Winata.

    “Dalam kesempatan tersebut telah disampaikan kepada Bupati Lombok Tengah agar membantu meredam ormas dari Lombok Tengah agar tidak ada lagi aksi terkait masalah tersebut karena proses hukum masalah tersebut diselesaikan melalui mekanisme restorativ justice,” pungkas Kasat Reskrim. (nang)

  • Polresta Mataram dan Polda NTB Amankan Aksi Demontrasi di Depan Hotel Lombok Plaza

    Polresta Mataram dan Polda NTB Amankan Aksi Demontrasi di Depan Hotel Lombok Plaza

    MATARAM, LOMBOKEXPRESS.ID- Polresta Mataram bersama satuan Polda NTB mengamankan jalannya aksi unjuk rasa yang digelar  Solidaritas Masyarakat Lombok Tengah Merang Tastura di depan Hotel Lombok Plaza.

    Sebelum ke depan, para demontrasi ini juga telah menyampaikan aspirasinya di depan Mapolda NTB.

    Kabag Ops Polresta Mataram, Kompol I Gede Sumadra Kerthiawan, SH. MH menjelaskan mereka menyampaikan aspirasi terkait penataan sistem keamanan dalam menjamin keselamatan seluruh pengunjung hiburan malam di Bar Hotel Lombok Plaza.

    Selain itu, juga meminta Polri profesional dalam menangani suatu perkara penganiayaan yang terjadi beberapa hari yang lalu di parkiran hotel tersebut, jelasnya, Sabtu (30/12).

    Sumadra juga menerangkan, terkait semua tuntutan tentang perkara penganiayaan di hotel tersebut telah ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. “Seluruh tuntutan sudah kita penuhi sesuai mekanisme hukum. Terkait proses penyidikan, perkembangan kasus hingga penahanan daripada tersangka, ” terangnya.

    Oleh karena itu, massa aksi pun sangat mengapresiasi kinerja kepolisian, khususnya Polresta Mataram dan Polda NTB. Sehingga jalanya aksi berjalan aman dan tertib.

    “Semuanya berjalan aman, termasuk penyampaian pendapat di muka umum dan mengindahkan semua aturan, arahan petugas, ” tutup I Gede Sumadra. (nang)

  • Apel Gelar Ops Lilin Rinjani 2023, Pastikan Kesiapan Pam Nataru

    Apel Gelar Ops Lilin Rinjani 2023, Pastikan Kesiapan Pam Nataru

    MATARAM, LOMBOKEXPRESS.ID– Sinergitas Tiga Pilar Mataram (Polresta Mataram, Kodim 1606 Mataram dan Pemerintah Kota Mataram) menggelar Apel Gelar Pasukan bertempat di Lapangan Sakareang Kota Mataram. Kamis, (21/12/2023).

    Apel itu sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan operasi Lilin Rinjani 2023. Operasi itu digelar dalam rangka pengamanan Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

    Apel Gelar Pasukan dipimpin Walikota Mataram H. Mohan Roliskana, S.Sos M.H, Kabag Ops Polresta Mataram, I Gede Sumadra Kerthiawan SH MH sebagai Karendal Ops, pejabat utama Polresta Mataram. Kapolsek jajaran Polresta Mataram, Pasi Ops Kodim 1606 Mataram, personel Kodim 1606 Mataram, personel Polresta Mataram, Sat. Pol PP Kota Mataram, Dishub kota Mataram, Damkar Mataram, Senkom dengan jumlah keseluruhan 200 orang.

    Walikota Mataram H. Mohan Roliskana S.Sos, MH membacakan Amanat Kapolri bahwa Apel Gelar Pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarpras yang akan digunakan selama pelaksanaan operasi. Sehingga diharapkan seluruh kegiatan pengamanan perayaan Natal 2023 serta Tahun Baru 2024 (Nataru) dapat berjalan dengan optimal.

    “Pengamanan Nataru merupakan tugas rutin yang harus kita pastikan berjalan dengan aman, nyaman dan lancar, sebagaimana penekanan Bapak Presiden Joko Widodo bahwa, “Natal dan tahun baru ini rutinitas tetapi apapun tetap harus direncanakan, harus dipersiapkan, utamanya yang berkaitan dengan transportasi, pasokan dan distribusi bahan pokok,” ucapnya.

    Hal tersebut penting karena momentum Nataru telah menjadi bagian tradisi masyarakat Indonesia yang berimplikasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat.

    Mohan menjelaskan berdasarkan survei Kemenhub RI, potensi pergerakan masyarakat pada Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 diperkirakan mencapai 107,63 juta orang. Meningkat sebesar 143.65% atau 63,46 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya.

    “Selain itu, perayaan Nataru tahun ini juga bertepatan dengan masa kampanye Pemilu 2024 sehingga memiliki potensi kerawanan yang lebih tinggi,” terangnya.

    Kapolresta Mataram melalui Kabag Ops Kompol I Gede Sumadra Kerthiawan SH MH selaku Karendal Ops dalam wawancara mengatakan  Apel gelar pasukan Ops Lilin Rinjani 2023 dalam rangka pengamanan Nataru, Polri dalam hal ini Polresta Mataram didukung TNI, Pemda, Mitra Kamtibmas dan stakeholder terkait, selama 12 hari. Mulai 22 Desember 2023 s.d 2 Januari 2024.

    “Untuk di wilayah hukum Polresta Mataram melibatkan 112 personel yang akan ditempatkan pada 4 pos pengamanan terpadu dan pos pelayanan di Simpang Tiga Kebon Roek, Simpang Empat Karang Jangkong, Simpang Tiga Bertais dan Simpang Empat Narmada untuk menjamin keamanan objek penting di Pos tersebut.

    Kompol Gede menambahkan terutama pemetaaan permasalahan kamseltibcar lantas dan kamtibmas yang harus diwaspadai untuk menjamin pelaksanaan ibadah Natal berlangsung dengan aman dan khidmat.

    “Kita juga ingin memastikan setiap lokasi ibadah sudah disterilisasi dan libatkan ormas-ormas keagamaan dalam kegiatan pengamanan sebagai wujud toleransi beragama,” katanya.