Category: News

  • PELAJAR ISLAM INDONESIA PW PII JAWA BARAT MELATIH GENERASI EMAS 2045

    PELAJAR ISLAM INDONESIA PW PII JAWA BARAT MELATIH GENERASI EMAS 2045

    CIAMIS (LOMBOKEXPRESS.ID)–Pelajar Islam Indonesia (PII) Jawa Barat menggelar kegiatan pelatihan kepemimpinan yang berlangsung pada 22-31 Desember 2024 di STAI PUI Cijantung, Kabupaten Ciamis.

    Kegiatan itu dihadiri oleh pelajar (PII) se-Jawa Barat dari berbagai kota/kabupaten. Sementara saat pembukaan, hadir Ketua DPRD Ciamis, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Ciamis, Kepala KCD XIII, Kepala Dinas Sosial Ciamis, Kepala BPBD Ciamis, Kapolres Ciamis, Sekretaris Umum PD PUI Ciamis, Ketua DPD KNPI Kabupaten Ciamis dan tamu lainnya.

    Pelatihan ini bertujuan untuk menyiapkan generasi penerus umat dan bangsa untuk masa yang akan datang.

    Kegiatan tersebut mengambil tema “Transformasi Pelajar Menuju Muslim, Cendikia, Pemimpin yang Dinamis”. Materi pelatihan sendiri antara lain adalah Leadership Basic Training, Leadership Intermediate Training, Latihan Brigade Tingkat Dasar dan juga Kursus Putri Mengabdi.

    Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh perwakilan dari Pemerintah Daerah Ciamis, diwakili langsung oleh Kepala bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Ciamis.

    Kabag Kesra Setda Ciamis, Ihsan Rasyad dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan pelatihan yang digelar PII Jawa Barat. Kegiatan ini dinilai sangat penting untuk menjaga kestabilan bangsa.

    Ia menitipkan kepada seluruh peserta pelatihan untuk menempati posisi posisi strategis dalam membawa kemajuan umat dan bangsa.

    Di tempat yang sama, Ketua Umum Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Jawa Barat Muhammad Khazimi menyebut, pelajar sebagai merupakan entitas yang harus diperhitungkan keberadaannya. Lantaran pelajar adalah merupakan agent of change dan juga sebagai social control dalam tatanan berbangsa dan bernegara.

    Khazimi juga menyampaikan maraknya kasus judi online, pinjam online, hingga cyber bullying yang terjadi di Jawa Barat. “Kasus-kasus yang terjadi saat ini sangat tinggi angkanya dibandingkan dengan provinsi lainnya. Hal tersebut bukan merupakan sebuah prestasi yang membanggakan melainkan sebagai pertanda bahwa bangsa kita sedang tidak baik baik saja, maka dari itu sudah sepatutnya kita mengawal generasi penerus bangsa,” jelas Khazimi.

    Sementara itu, Ketua Umum PD PII Kabupaten Ciamis, Gustyar mengucapkan terima kasih lantaran Kabupaten Ciamis menjadi tuan rumah dari kegiatan pelatihan kepemimpinan tersebut.

    Ia menambahkan, jika kondisi pelajar hari ini mengalami degradasi moral dan krisis identitas dampak dari digitalisasi.

    Kata dia, pesatnya informasi tidak dapat tercerna secara utuh mengakibatkan cacat dalam berpikir dan lunturnya identitas seorang pelajar. Hal ini sudah menjadi sesuatu yang lumrah di setiap sektor lapisan masyarakat.

    “Hari ini kita betul betul dikepung oleh berbagai pertarungan jadi tidak ada lagi pilihan untuk menghindar apalagi mundur. Oleh karenanya kita membutuhkan seorang pemimpin yang mampu memikul beban dakwah, memiliki keikhlasan untuk berkorban, dan sanggup menempuh terjalnya perjalanan hidup yang entah sampai kapan berakhirnya,” ungkap Gustyar.

    Melalui aktivitas kaderisasi di organisasi PII ini, pihaknya berharap akan lahir kader-kader militan dakwah, berkualitas dan produktif. Sehingga mampu menghadapi tantangan zaman. (rls)

  • MOIQ Coffee & Resto, Tempat Kongko Favorit di Tengah Kota

    MOIQ Coffee & Resto, Tempat Kongko Favorit di Tengah Kota

    MATARAM (LOMBOK EXPRESS.ID)– Satu lagi tempat nongkrong baru hadir di Kota Mataram. MOIQ Coffee & Resto namanya. Tempat kongko favorit bernuansa klasik dan minimalis tersebut beralamat di Jalan R. Suprapto Nomor 22.

    MOIQ Coffee & Resto merupakan tempat recommended untuk berkumpul dengan teman, sahabat, keluarga serta kolega bisnis. Di kafe yang sekaligus resto tersebut cocok menjadi rujukan semua kalangan. Mulai dari kawula muda, Gen-Z, ibu-ibu sosialita, hingga bisnisman dan pejabat.

    Berbagai macam menu menarik tersedia di angkringan yang berlokasi di selatan Kantor Kejaksaan Tinggi NTB tersebut. Mulai dari berbagai racikan kopi, aneka jus, dan menu minuman lain. Untuk menu makanan, MOIQ Coffee & Resto menyediakan makanan ringan hingga berbagai menu makan utama, seperti burung dara goreng, bebalung moiq, rawon, lele goreng, bebek goreng, pelecing kangkung dan berbagai makanan lainnya.

    “Sayuran gratis juga kita sediakan. Dan kita buka 24 jam. Jadi kapan pun, bisa nongkrong di sini,” kata Fauzan Zakaria Amin, Pengelola MOIQ Coffee & Resto saat grand opening, Jumat malam (13/12/2024).

    Fauzan menjelaskan, di MOIQ Coffee & Resto juga menyediakan fasilitas lengkap. Untuk acara pertemuan formal, pihaknya menyiapkan ruang meeting dengan fasilitas AC dan proyektor dan ruang VIP full AC. Selain itu di tempat tersebut juga bisa digunakan untuk acara pesta maupun hanya sekadar tempat nongkrong dan berkumpul.

    “Kita juga menyediakan untuk acara seperti pool party dan acara lainnya dengan paket resto yang amat terjangkau,’’ lanjut dia.

    Alumni Universitas Al-Azhar Mesir itu menjelaskan, menu di MOIQ Coffee & Resto juga memberikan harga yang terjangkau bagi semua kalangan.

    “Soal harga jangan ditanya. Harga kaki lima, tapi rasa bintang lima,” tuturnya.

    Satu lagi, MOIQ Coffee & Resto juga menyiapkan live musik pada Jumat malam dan Sabtu malam. Pengunjung dapat menikmati penampilan musik live yang memukau, menciptakan suasana yang romantis.

    “Jadi silakan datang ke MOIQ Coffee & Resto. Makan enak sambil menikmati lagu-lagu favorit Anda,” ajaknya. (*)

    Editor: Lalu Habib Fadli

    Keterangan Foto:

    Grand Opening MOIQ Coffee & Resto, Jumat malam (13/12/2024). FOTO IST/GERBANG INDONESIA

  • Pramuwisata NTB Semarakkan ITE Begawe Fest dengan Sentuhan Etnik Tenun Lombok

    Pramuwisata NTB Semarakkan ITE Begawe Fest dengan Sentuhan Etnik Tenun Lombok

    MATARAM (NTBNOW.CO)– Pramuwisata NTB menunjukkan perhatian khusus terhadap kegiatan ITE Begawe Fest yang digelar oleh Dinas Perindustrian NTB pada 8 Desember 2024 di Lapangan Islamic Center Mataram.

    Dalam acara ini, para anggota Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) NTB turut ambil bagian dalam Kenari Fashion Street, dengan menampilkan busana bertema etnik berbahan dasar tenun Lombok.

    Sebanyak 10 pramuwisata, baik pria maupun wanita, berpartisipasi dalam parade busana tersebut. Memberikan semarak dan energi positif kepada acara yang dihadiri berbagai kalangan. Partisipasi mereka tidak hanya menambah kemeriahan Kenari Fashion Street, tetapi juga menjadi pengalaman unik di tengah masa jeda kedatangan wisatawan yang cenderung menurun selama bulan Desember.

    Ketua DPD HPI NTB, Lalu Fatwir Uzali, yang juga mantan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Mataram, menyatakan momentum seperti ini menjadi cara bagi para pramuwisata untuk tetap aktif sekaligus mempromosikan budaya lokal.

    “Teman-teman HPI terus bekerja memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan. Kami ingin para wisatawan mendapatkan pengalaman yang luar biasa selama berada di NTB, khususnya di Pulau Lombok. Memang, pada bulan Desember ini ada masa jeda dengan jumlah wisatawan yang tidak sebanyak biasanya. Namun, mendekati libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), arus wisatawan biasanya kembali meningkat,” ungkap Lalu Fatwir.

    Kegiatan ITE Begawe Fest sendiri merupakan bagian dari upaya Dinas Perindustrian NTB dalam memperkenalkan produk-produk lokal, termasuk karya seni dan kerajinan tenun khas Lombok. Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, acara ini menjadi wadah kolaborasi yang memadukan seni, budaya, dan ekonomi kreatif di NTB. (red)

  • Proses Rehabilitasi Masjid Islamic Center NTB, Persiapan Sambut Kegiatan Besar 

    Proses Rehabilitasi Masjid Islamic Center NTB, Persiapan Sambut Kegiatan Besar 

    Masjid Hubbul Wathan Islamic Center, ikon kebanggaan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), saat ini tengah menjalani proses rehabilitasi menyeluruh.

    Langkah ini dilakukan untuk memastikan masjid dalam kondisi terbaik menyambut rangkaian kegiatan besar, termasuk perayaan Hari Ulang Tahun ke-66 NTB dan ITE Begawe Fest 2024.

    Proses rehabilitasi meliputi berbagai aspek, mulai dari perbaikan infrastruktur fisik hingga peningkatan fasilitas pendukung. Beberapa bagian yang menjadi fokus utama adalah pengecatan ulang bangunan, perbaikan lantai, penggantian karpet masjid, serta peremajaan sistem pencahayaan dan tata suara. Tujuannya adalah menciptakan kenyamanan maksimal bagi jamaah dan pengunjung.

    Selain itu, area sekitar masjid, seperti halaman dan taman, juga tak luput dari perhatian. Penataan ulang dilakukan untuk mempercantik lanskap, sekaligus memperbaiki jalur akses agar lebih ramah bagi pengunjung, termasuk penyandang disabilitas.

    Rehabilitasi Masjid Islamic Center diharapkan tidak hanya meningkatkan fungsi masjid sebagai tempat ibadah, tetapi juga memperkuat perannya sebagai pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan budaya di NTB. Dengan pembaruan ini, masjid akan siap menyambut ribuan jamaah dan tamu dari berbagai daerah selama acara besar mendatang. (red)

    Keterangan Foto:

    Para pekerja melakukan pengecatan menara masjid Hubbul Wathan Islamic Center. (foto: abdus syukur)

  • Ismed Fathurrahman Maulana Terpilih sebagai Ketua HIPMI NTB 2024-2027

    Ismed Fathurrahman Maulana Terpilih sebagai Ketua HIPMI NTB 2024-2027

    MATARAM (LOMBOKEXPRESS.ID) – Ismed Fathurrahman Maulana resmi menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk periode 2024-2027.

    Kepemimpinannya dikukuhkan dalam Musyawarah Daerah (MUSDA) XV HIPMI NTB yang berlangsung pada Jumat malam (8/11/24) di Hotel Lombok Raya.

    Ismed berhasil mengungguli pesaingnya, Azizah AH Bil’id, seorang pengusaha di sektor energi, dengan kemenangan telak. Sosok pengusaha properti yang dinamis ini membawa harapan baru bagi HIPMI NTB untuk berkembang menjadi organisasi yang lebih modern dan kompetitif.

    Dalam pidato kemenangannya, Ismed mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan. “Kepercayaan ini akan saya emban dengan penuh tanggung jawab. Saya berkomitmen untuk membangun HIPMI NTB menjadi organisasi yang solid, inovatif, dan berkontribusi nyata dalam pertumbuhan ekonomi NTB,” ujarnya.

    Ismed memiliki visi besar untuk memperkuat HIPMI NTB melalui berbagai strategi, di antaranya penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengusaha muda. Ia berencana mengadakan program pelatihan dan pengembangan kapasitas bagi anggota HIPMI NTB untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing mereka.

    Selain itu, Ismed berfokus pada UMKM dengan menyadari besarnya potensi sektor ini di NTB. Ia bertekad mendorong pertumbuhan UMKM melalui program pendampingan, akses permodalan, dan pengembangan pasar.

    Ismed juga berkomitmen membangun sinergi antara HIPMI NTB dengan pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan sektor swasta guna menciptakan iklim usaha yang kondusif di NTB.

    Sektor-sektor unggulan NTB seperti pariwisata, pertanian, dan perikanan akan menjadi prioritas utama, di mana pengusaha muda HIPMI turut dilibatkan untuk mengembangkan potensi daerah.

    Dengan kepemimpinan Ismed, HIPMI NTB diharapkan dapat memainkan peran penting dalam mendorong perekonomian daerah dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat. (nang)

  • Aliansi Aktivis Desak Pembatalan SK PLT Direktur PT AMGM, RUPS Dituding Cacat Hukum

    Aliansi Aktivis Desak Pembatalan SK PLT Direktur PT AMGM, RUPS Dituding Cacat Hukum

    MATARAM (NTBNOW.CO) – Puluhan aktivis dari berbagai kelompok menggelar aksi protes di depan Kantor PT Air Minum Giri Menang (PT AMGM) dan Kantor Wali Kota Mataram pada Kamis (26/9). Aksi ini menuntut pembatalan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT AMGM yang dianggap tidak sesuai prosedur.

    Para demonstran mendesak agar RUPS yang dilaksanakan tanpa laporan pertanggungjawaban dari mantan direktur PT AMGM segera dibatalkan.

    Erwin Ibrahim, Ketua Wadah Inspirasi Bangsa (WIB) Lombok Barat, menyampaikan tuntutan untuk meninjau ulang RUPS Luar Biasa PT AMGM.

    Menurutnya, pelaksanaan RUPS harus mematuhi Peraturan Menteri Perdagangan No. 37 Tahun 2018 tentang pengangkatan dan pemberhentian direksi.

    Ia menilai perpanjangan masa jabatan direksi hingga Maret 2025 melanggar aturan tersebut.
    Asmuni, Koordinator Umum aksi, menyoroti peran Pemerintah Daerah Lombok Barat dan Wali Kota Mataram sebagai pemilik mayoritas saham PT AMGM.

    “Kami merasa kedua pemerintah daerah ini tidak menjalankan tanggung jawab mereka dengan benar dan hanya menjadi penonton dalam ketidakberesan yang terjadi,” tegas Asmuni.
    Para demonstran menyampaikan lima poin utama tuntutan mereka:

    1. Menuntut Pj PT AMGM untuk memaparkan pertanggungjawaban audit keuangan sesuai dengan PP No. 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah, sebelum pengunduran diri LAZ sebagai Direktur Utama PT AMGM.

    2. Meminta pembatalan penerimaan pegawai PT AMGM yang dinilai tidak sesuai prosedur.

    3. Menuntut pembatalan RUPS PT AMGM yang dianggap cacat prosedural.

    4. Meminta Wali Kota Mataram untuk mencabut SK Penunjukan Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Utama PT AMGM.

    5. Mendesak penurunan tarif air yang dianggap memberatkan pelanggan dan tidak sesuai dengan ketentuan Permendagri.

    Alhadi Muis, SH, salah satu aktivis, menyoroti kekeliruan dalam RUPS tersebut. Ia mengungkapkan bahwa masa jabatan tiga direksi PT AMGM seharusnya berakhir pada 30 September 2024. Namun, RUPS justru memperpanjang masa jabatan dua direksi hingga Maret 2025, meskipun salah satu direksi dalam kondisi fisik yang tidak memungkinkan untuk melaksanakan tugas.

    Aksi yang berlangsung selama satu jam tersebut tidak menghasilkan respons yang memuaskan. Pihak PT AMGM hanya diwakili oleh staf di bawah PLT Direktur Utama, yang membuat demonstran kecewa.

    Al Haitami, Koordinator Lapangan, menyatakan bahwa aksi akan berlanjut ke Kantor Bupati Lombok Barat sebagai pihak yang memiliki wewenang terbesar atas PT AMGM.

    Ia menegaskan, PLT Direktur Utama PT AMGM harus hadir dalam aksi lanjutan yang direncanakan pada Rabu mendatang di Pemda Lombok Barat. (red)

  • Bupati IDP dan Wabup Dahlan Sambut Mahasiswa KKN UNS Surakarta

    Bupati IDP dan Wabup Dahlan Sambut Mahasiswa KKN UNS Surakarta

    BIMA (LOMBOKEXPRESS.ID)– Sebanyak 14 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah, yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sangiang, Kecamatan Wera, disambut langsung oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE., M.IP dan Wakil Bupati Drs. H. Dahlan M. Noer di halaman Museum Asi Mbojo.

    Dalam acara tersebut, Bupati Bima didampingi oleh Pj. Sekda Suwandi, ST., MT, Asisten I Setda Fatahullah, S.Pd, Kepala Bappeda dan Litbang Taufik ST., MT, Kalak BPBD Drs. Israh, serta beberapa kepala bagian lingkup Sekretariat Daerah.

    Bupati Bima berharap para mahasiswa KKN UNS dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung percepatan pembangunan melalui pengabdian selama 45 hari di Desa Sangiang.

    “Selama melaksanakan KKN, para peserta diharapkan menjadi duta yang baik, memastikan hadir di tengah-tengah masyarakat serta bisa mentransfer ilmu bermanfaat yang didapatkan dari kampus,” ujar Bupati Bima.

    Pj. Sekda Suwandi, dalam pemaparannya tentang potensi sumber daya alam di hadapan peserta KKN UNS, menekankan pentingnya KKN dalam mempersiapkan mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dari dosen. Ia juga menyebutkan bahwa Kabupaten Bima, khususnya Kecamatan Wera, memiliki potensi pertanian yang melimpah dan bisa dikembangkan. Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat memperkenalkan inovasi dan teknik pengelolaan pertanian pasca panen yang bisa memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat setempat.

    Ke-14 mahasiswa KKN lintas program studi tersebut adalah Yusuf, Haris, Laksmita, Amel, Nabila, Rahmad, Tatum dari Jurusan Kedokteran, Auliya, Alisha, Dion, Amirulhaq, Alya dari Jurusan Teknologi Pangan, Al Diva dari Jurusan Hukum, dan Burhanuddin dari Jurusan Sastra. (rls)

  • Evakuasi Korban Terseret Ombak di Pantai Poto Batu

    Evakuasi Korban Terseret Ombak di Pantai Poto Batu

    SUMBAWA BARAT (LOMBOKEXPRESS.ID)–Polres Sumbawa Barat bersama Kompi 2 Yon B Sat Brimob Polda NTB dan masyarakat setempat melakukan evakuasi terhadap dua remaja yang terseret ombak di Pantai Poto Batu, Kelurahan Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat pada Kamis, 4 Juli 2024 sekitar pukul 13.40 WITA.

    Kedua korban yang terseret ombak adalah Zaki Septiawan (14 tahun) dan Neo Firmansyah (14 tahun), keduanya merupakan siswa kelas 9 SMPN 7 Taliwang yang berdomisili di RT 01 RW 04, Lingkungan Bertong A, Kelurahan Telaga Bertong.

    Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K, melalui Kasi Humas menjelaskan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 13.00 WITA saat kedua korban bersama tiga temannya, Dimas Arya Prayuda, Rafi Desta, dan Zainul Fikri, sedang mandi di pantai Poto Batu. Sekitar pukul 13.40 WITA, ombak besar datang dan menyeret Neo Firmansyah. Melihat kejadian tersebut, Zaki Septiawan berusaha menolong namun juga ikut terseret ombak. Tiga teman lainnya kemudian berlari meminta pertolongan warga dan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.

    Setelah menerima laporan, sejumlah personil gabungan Polres Sumbawa Barat dan Kompi 2 Yon B Sat Brimob Polda NTB segera turun ke lokasi kejadian (TKP) dengan dilengkapi pelampung dan peralatan penyelamatan. Bersama masyarakat, mereka menggunakan dua perahu motor dan tim selam untuk menyisir area sekitar pantai Poto Batu.

    Setelah melakukan pencarian selama sekitar dua jam, tim berhasil menemukan Neo Firmansyah sekitar pukul 16.13 WITA dan lima menit kemudian menemukan Zaki Septiawan tidak jauh dari lokasi penemuan Neo. Kedua korban ditemukan di dalam air oleh tim selam dan segera dibawa ke rumah sakit Asyi-Sifa untuk penanganan medis. Namun, setelah diperiksa, keduanya dinyatakan meninggal dunia dan kemudian dibawa ke rumah duka di Lingkungan Bertong, Kelurahan Telaga Bertong.

    Wakapolres Sumbawa Barat, Kompol Didik Hariyanto, SH, Kabag Ops Polres Sumbawa Barat, Kompol Gede Mahartha, SH, dan sejumlah perwira lainnya turut hadir di TKP untuk memberikan arahan kepada seluruh personil.

    Polres Sumbawa Barat mengucapkan turut berduka cita atas musibah ini. Semoga kedua almarhum mendapat tempat di sisi Allah SWT. Kepada seluruh masyarakat dihimbau untuk lebih berhati-hati saat mandi di pantai, terutama di musim angin kencang dan cuaca yang kurang bersahabat saat ini. (rls)

  • Pj Gubernur NTB Hassanudin Awali Tugas dengan Santunan Anak Yatim

    Pj Gubernur NTB Hassanudin Awali Tugas dengan Santunan Anak Yatim

    MENGAWALI tugasnya sebagai Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Dr. Hassanudin, S.I.P., M.M. memberikan santunan kepada 100 anak yatim.

    Acara ini diadakan di Pendopo Gubernur Provinsi NTB pada Senin, 1 Juli 2024, dan dirangkai dengan pengajian, zikir, dan doa bersama.

    Dalam kesempatan tersebut, Pj Gubernur memberikan nasihat kepada anak-anak yatim yang hadir untuk selalu rajin belajar dan berjuang mengejar cita-cita mereka. “Menjadi apa pun itu bagus: menjadi TNI, dokter, guru, bahkan ustadz juga sangat bagus,” ujar Dr. Hassanudin.

    Dr. Hassanudin juga berbagi kisah masa kecilnya sebagai anak yatim dan pedagang asongan, memotivasi anak-anak untuk tetap semangat dan terus belajar agar bisa menjadi anak yang saleh dan sukses.

    Acara ini juga dihadiri oleh Sekda NTB, Drs. H. Lalu Gita Aryadi, M.Si, para asisten, beberapa pejabat eselon II dan III, pimpinan Baznas NTB, staf Setda NTB, dan tamu undangan lainnya.

    Penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan agar Pj Gubernur dan keluarga besar selalu sehat, diberi kemudahan, dan sukses dalam memimpin Provinsi NTB, serta menjaga kondisi yang kondusif, aman, dan nyaman di provinsi ini. (rls)

  • Tim Ekspedisi Gunung Kerinci Elpala SMA 68 Sukses Tiba di Puncak 3.805 Meter

    Tim Ekspedisi Gunung Kerinci Elpala SMA 68 Sukses Tiba di Puncak 3.805 Meter

    KERINCI (LOMBOKEXPRESS.ID) – Tim Ekspedisi Gunung Kerinci Elpala SMA 68 berhasil mencapai puncak setinggi 3.805 meter di atas permukaan laut setelah pendakian selama kurang lebih 3 jam dari Shelter 3.

    Prestasi ini merupakan pencapaian luar biasa bagi para siswa yang telah mempersiapkan diri secara fisik dan mental untuk menghadapi tantangan alam.

    Pendakian dimulai dari Shelter 3 pada Sabtu (29/6) sore, di mana para pendaki bermalam sebelum memulai summit attack dini hari tadi. Dengan semangat tinggi dan persiapan matang, mereka melanjutkan perjalanan menuju puncak.

    Ekspedisi ini dipimpin oleh Taufan Novriyanda, seorang pendaki berpengalaman dari Mapala UI dan anggota Elpala SMA 68. Dengan pengalamannya yang luas, Taufan memastikan setiap anggota tim berada dalam kondisi terbaik untuk menghadapi segala kemungkinan.

    “Kekompakan dan semangat tim dalam pendakian menjadi kunci keberhasilan kami,” kata Taufan, yang juga menjabat sebagai Dewan Pengawas Asosiasi Kemping dan Trekking Indonesia (ACTI).

    Sebelum mencapai puncak, anggota ekspedisi melakukan revitalisasi prasasti Yudha Sentika, sebuah penghormatan untuk anggota Elpala SMA 68 yang hilang pada 23 Juni 1990. Prasasti ini terletak di jalur pendakian dan menjadi simbol pengorbanan serta semangat juang anggota Elpala. Revitalisasi ini dilakukan dengan penuh khidmat, mengingat jasa-jasa Yudha Sentika dalam komunitas Elpala.

    “Revitalisasi prasasti ini bukan hanya kegiatan fisik, tetapi juga momen refleksi bagi anggota Elpala,” ujar Daron A.A Rahardianto, guru SMA 68 yang ikut serta dalam pendakian.

    Mereka merenungkan nilai-nilai keberanian, pengorbanan, dan solidaritas yang diwariskan oleh Yudha Sentika. Momen ini menjadi emosional dan mendalam, mengingatkan pentingnya menjaga warisan dan semangat juang komunitas.

    Selain revitalisasi prasasti, tim pendakian juga memproduksi sebuah film dokumenter yang disutradarai oleh Eka Bama Putra, dengan Indira Sarasvati sebagai produser, dan Dar Edi Yoga sebagai eksekutif produser. Dokumenter ini bertujuan mengabadikan momen penting selama pendakian dan menggambarkan semangat serta perjuangan anggota Elpala dalam menggapai puncak tertinggi di Sumatra.

    Proses pembuatan dokumenter ini melibatkan banyak tantangan teknis dan logistik. Tim produksi harus bekerja dalam kondisi cuaca tidak menentu dan medan yang berat. Namun, dengan kerjasama yang solid dan semangat tinggi, mereka berhasil mengabadikan momen epik pendakian ini. Dokumenter ini diharapkan dapat menginspirasi banyak orang dan memberikan gambaran yang jelas tentang dedikasi anggota Elpala.

    Pendakian ini juga melibatkan kru film, mahasiswa dari Universitas Kehutanan Bengkulu, SMK Kehutanan Pekanbaru, pihak TNKS yang dipimpin Dr. Suharno, S.Sos, M.Si, Kabid Teknis BBTNKS, dan sejumlah wartawan.

    “Pendakian ini tidak hanya menjadi momen bersejarah bagi anggota Elpala, tetapi juga bukti solidaritas dan dedikasi mereka terhadap komunitas,” kata Pendiri Elpala Dar Edi Yoga, Senin (1/7).

    Dengan semangat pantang menyerah, mereka berhasil melewati berbagai tantangan alam selama pendakian. Setiap langkah diiringi semangat tinggi untuk menghormati para pendahulu dan membawa nama baik Elpala SMA 68.

    Ekspedisi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus melestarikan semangat petualangan dan kecintaan terhadap alam. Film dokumenter yang mereka buat juga akan menjadi saksi bisu perjalanan epik ini, mengabadikan momen penuh makna dan inspirasi bagi penontonnya. Anggota Elpala SMA 68 telah membuktikan bahwa dengan kerjasama, semangat, dan dedikasi, tidak ada puncak yang terlalu tinggi untuk dicapai.

    Para pendaki dari Elpala yang ikut dalam ekspedisi ini antara lain Taufan Novriyanda, Aditya Tristantio, Gunthur Adji Prastyo, Abi Yusuf, Daron A.A Rahardianto, Indira Sarasvati, Hizkia Dianne A Mandagie, Tomi Budiarto, Eka Bama Putra, Susan Indahwati, Ona Fransisca, Eko Hari Susilo Budi, Bhatara Dave Rondonuwu, Tetania Rudyka, Wariani Krihnayanni, Sriwinarsih Maria Kirana, Bintang Asyam Susilobudi, Reza Aulia, dan Sara Stefanie Adinda Mandagie. (rls)