Category: News

  • Polsek Gunungsari Cek TKP Penemuan Bayi di Desa Kekait 

    Polsek Gunungsari Cek TKP Penemuan Bayi di Desa Kekait 

    LOBAR, LOMBOKEXPRESS.ID-Polsek Gunungsari bergerak cepat. Mengecek TKP penemuan  bayi berjenis kelamin laki-laki pada Minggu, 09 April 2023 sekira pukul 20.40 wita di Jalan Raya Tanjung tepatnya di Pos Ronda sebelah barat jalan raya dusun Wadon Desa Kekait Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat.

    Kapolsek Gunungsari AKP Agus Eka Artha Sudjana SH beserta Kanit Reskrim Aiptu Josua PRG bersama 4 personel piket fungsi Polsek Gunungsari merespon cepat melakukan pengecekan TKP (Tempat Kejadian Perkara).

    Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Gunungsari AKP Agus Eka Artha Sudjana SH membenarkan kejadian tersebut saat di lokasi bahwa pada hari Minggu, 09 April 2023 pukul 20.40 Wita. Terjadi penemuan bayi di TKP pinggir jalan raya Tanjung oleh masyarakat tepatnya di pos ronda yang berada di sebelah barat jalan raya dusun wadon desa Kekait Kecamatan Gunungsari. Minggu, (09/04/2023).

    “Sesampainya di TKP setelah dilakukan pengecekan dan pemeriksaan kondisi bayi dalam keadaan sehat jasmani dan rohani,” kata AKP Agus Eka.

    Kapolsek pun juga menjelaskan yang menemukan bayi tersebut adalah anak -anak yang sedang bermain di sekitar TKP. Salah seorang anak tersebut memanggil saksi Baiq Laili Anggraini yang jaraknya sekitar 20 meter.

    Selanjutnya saksi kemudian datang mengangkat atau menggedong bayi tersebut untuk dibawa ke rumah Kadus Wadon Muzakir dan setiba di rumah pak kadus langsung dibuatkan susu dan dirawat.

    Karena peristiwa tersebut kemudian warga sekitar TKP beramai- ramai datang untuk melihat bayi yang masih sehat dan terlihat lucu.

    Pihaknya memperkirakan bahwa bayi yang berjenis kelamin laki-laki diperkirakan umur baru 1 hari dalam keadaan sehat jasmani dan rohani tersebut ditemukan dalam keadaan terbungkus dengan kain batik warna ungu dan kain warna oranye untuk bantal.

    Menurut keterangan saksi -saksi ciri-ciri pelaku saksi Andriyan Hasani, 19 tahun, melihat pelaku menggunakan SPM beat warna hitam berboncengan laki dan perempuan jilbab hitam.

    “Keduanya menggunakan jaket warna merah dan sempat membeli minuman di warung sebelah timur TKP dan pergi kearah Utaraenuju tanjung,” tutur Kapolsek.

    “Kami telah menghubungi dan berkoordinasi denga Unit PPA Polresta Mataram dan Puskesmas Gunungsari untuk dilakukan proses penyelidikan serta menitipkan bayi tersebut kepada Dinas Sosial,” tutupnya. (ang)

  • Cegah Stunting, Aruna Senggigi Resorts & Convention Adakan Pemeriksaan Status Gizi Balita

    Cegah Stunting, Aruna Senggigi Resorts & Convention Adakan Pemeriksaan Status Gizi Balita

    LOMBOK BARAT (LOMBOKEXPRESA.ID) – Dukung program pemerintah khususnya Kabupaten Lombok Barat, dalam pencegahan stunting dan gizi buruk, Aruna Senggigi Resort & Convention mengadakan Pemeriksaan Status Gizi Balita serta pembagian paket sembako di Dusun Batubolong, Lombok Barat (14/3).

    Bekerja sama dengan Puskesmas Meninting dan Dinas Kesehatan Lombok Barat, kegiatan ini menyasar pada 55 orang balita yang tinggal di Dusun Batubolong, Lombok Barat. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Aruna Senggigi sangat aktif dalam melakukan kegiatan CSR yang menyasar pada kesehatan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi instansi atau hotel lain untuk melakukan kegiatan yang serupa,” ujar Sabri, Kepala Seksi Kesos Desa Batulayar, Lombok Barat.

    Hal yang sama diungkapkan H Rusman, S.Kep, Kepala Puskesmas Meninting yang menyatakan apresiasinya kepada Aruna Senggigi karena telah secara rutin mengadakan kegiatan sosial bekerja sama dengan Puskesmas Meninting.

    “Persentase stunting di Kabupaten Lombok Barat sampai saat ini mencapai 19,7%. Di mana target tahun ini adalah turun di angka 14%. Untuk mengejar target tersebut butuh intervensi dan kerjasama dari lintas sektor. Aruna Senggigi adalah instansi yang sangat aktif dalam hal ini,” papar Rusman.

    “Ini bukan kali pertama kami mengadakan Pemeriksaan Status Gizi Balita. Kami terus berupaya agar keberadaan Aruna Senggigi senantiasa membawa manfaat bagi masyarakat sekitar,” jelas Weni Kristanti, General Manager Aruna Senggigi Resort & Convention.

    Kegiatan ini juga diadakan dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Lombok Barat ke-65. “Kami berharap untuk dapat terus melebarkan jangkauan kegiatan sosial kami. Sehingga tidak hanya berhenti di area Senggigi saja. Namun juga dapat menjangkau wilayah lain di Kabupaten Lombok Barat serta Nusa Tenggara Barat pada umumnya,” tutup Weni. (gl 02)

  • Batik Canting Kuning Sumenep Hadir Untuk WBP Lapas Mataram

    Batik Canting Kuning Sumenep Hadir Untuk WBP Lapas Mataram

    LOMBOK BARAT (LOMBOKEXPRESS.ID)– Ditengah program pelatihan kemandirian membatik warga binaan Lapas Mataram dengan BLUD SMKN 5 Mataram, Selasa (7/3) Lapas Mataram kedatangan tamu spesial dari Pemilik Bisnis Batik “Canteng Koneng” Sumenep, Madura.

    Kedatangan Pemilik/Owner Batik “Canteng Koneng” Sumenep, Madura, Jawa Timur tersebut guna memberikan semangat serta bekal tambahan kepada warga binaan yang sedang belajar membatik.

    “Melihat semangat warga binaan disini, saya semakin termotivasi untuk berbagi ilmu seluas – luasnya,” ungkap Owner “Canteng Koneng”, Didik Haryanto.

    Hal tersebut ia ungkapkan setelah berbincang – bincang dengan Kalapas dan Kepala SMKN 5 Mataram, menurutnya pasar batik di Lombok sudah ada dan kedepan akan besar.

    “Kedepan kita akan bantu datangkan pelatih agar teman teman disini bisa menjadi lebih expert kedepannya,” tambahnya.

    Kalapas Mataram, Ketut Akbar Herry Achjar mengapresiasi atas kepedulian terhadap warga binaan tersebut. Dirinya mengaku bersyukur atas kepedulian dari pihak Batik Canteng Koneng dari yang mau memberikan bimbingan untuk warga binaan

    “Semoga apa yang diberikan oleh Batik Centang Koneng ini dapat menjadi bekal rekan rekan warga binaan kami nantinya,” pungkas Akbar. (ang)

  • Kolonel Inf Susanto Lastua Manurung, Kasrem Baru Korem 162/WB

    Kolonel Inf Susanto Lastua Manurung, Kasrem Baru Korem 162/WB

    MATARAM (LOMBOKEXPRESS.ID)–Kasrem 162/WB berganti. Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Sudarwo Aris Nurcahyo, S.Sos., M.M. memimpin acara serah terima jabatan (Sertijab) Kasrem 162/WB itu dari pejabat lama Kolonel Inf Lalu Habibburahim Wiradarma, S.I.P,. M.Si., kepada  pejabat baru Kolonel Inf Susanto Lastua Manurung, S.I.P.
    Tidak hanya Kasrem,  Kasipers Kasrem 162/WB juga diganti dari pejabat lama Kolonel Caj Rudi Priyanto, S.E., M.M., kepada pejabat baru Kolonel Inf Arif Munawar, S.E,. M.M. Serah terima jabatan itu, dilaksanakan di di Aula Sudirman Makorem 162/WB Jalan Lingkar Selatan No 162/WB Kelurahan. Pagutan Kecamatan Mataram. Kota Mataram, Senin (27/2/2023).
    Sebelum acara serah terima jabatan kepala Staf Korem 162/WB, pagi harinya dilaksanakan tradisi penerimaan pejabat baru Kasrem 162/WB Kolonel Inf Susanto Lastua Manurung. S.I.P., dengan disambut oleh Kasrem 162/WB Kolonel Inf Lalu Habibburahim Wiradarma, S.I.P., M.Si., dengan pengalungan kain khas NTB di iringi Lokananta Yonif 742/SWY.

    Pada kesempatan itu, Komandan Korem 162/Wira Bhakti dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kolonel Inf Lalu Habibburahim Wiradarma, S.I.P., M.Si beserta isteri dan kepada Kolonel Caj Rudi Priyanto, S.E,. M.M beserta isteri  atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Kepala Staf Korem 162/Wira Bhakti dan sebagai Kepala Seksi Personalia Kasrem 162/Wira Bhakti. Semoga di tempat tugas yang baru akan semakin sukses ke depannya.

    Selanjutnya, kepada Kolonel Inf Susanto Lastua Manurung, S.I.P. beserta isteri dan Kolonel Inf Arif Munawar, S.E., M.M beserta isteri, Danrem juga mengucapkan selamat datang dan selamat  bergabung di Korem 162/Wira Bhakti.
    “Segera   beradaptasi, tumbuhkan selalu semangat dan motivasi kerja serta kreativitas yang positif. Dan selalu tanamkan rasa guyub dalam bekerja guna meraih keberhasilan dalam pelaksanaan tugas ke depan,” tegas Danrem.
    Dalam prosesi Sertijab ini juga telah dilaksanakan penciuman Dhuaja Korem 162/Wira Bhakti yang sarat dengan nilai-nilai historis. Mengandung maksud bahwa dengan  mencium  Dhuaja  akan terpatri  rasa  memiliki  satuan  ini  dan menjadi kebanggaan dengan tetap menjaga   nama  baik  satuan ini dimanapun bertugas dan berada. Ini merupakan suatu upaya lanjut Brigjen Aris, untuk mengenang  dan menghargai nilai-nilai kebesaran yang dimiliki oleh Korem 162/Wira Bhakti. Sehingga akan timbul rasa cinta terhadap satuan ini.

    Perlu  diingat  bahwa  jabatan  yang  kita sandang saat ini kata Danrem bukanlah hadiah, tetapi merupakan  amanah   dari  Tuhan  Yang  Maha  Kuasa. Sekaligus kehormatan  dan  kepercayaan  yang  diberikan  oleh Pimpinan TNI Angkatan Darat, yang kelak akan dimintai pertanggung  jawabannya. Tentang   apa yang  telah  diperbuat  dan yang   tidak diperbuat berkaitan dengan  jabatan   tersebut. Pesan Orang nomer satu di jajaran TNI-AD NTB.

    Rangkaian Sertijab kepala Staf Korem 162/WB dan Kasipers Kasrem 162/WB sore harinya diakhiri dengan tradisi pelepasan Pejabat lama Kasrem 162/WB Kolonel Inf Lalu Habibburahim Wiradarma, S.I.P., M.Si dan pejabat lama Kasipers Kasrem 162/WB Kolonel Caj Rudi Priyanto, S.E., M.M., dengan diiringi Drumband Lokananta Satya Wira Yudha. (Penrem 162/WB)
  • Viral di Facebook 5 Orang Dikeroyok, Danrem 162/WB: Usut Tuntas, Jika Terbukti Anggota Bersalah Proses Secara Hukum

    Viral di Facebook 5 Orang Dikeroyok, Danrem 162/WB: Usut Tuntas, Jika Terbukti Anggota Bersalah Proses Secara Hukum

    MATARAM (Lombokexpress.id) – Viral sebuah video beredar di jejaring media sosial Facebook, yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh anggota TNI di Kabupaten Sumbawa, Sabtu (18/2/2023).

    Video berdurasi kurang lebih 2 menit tersebut mempertontonkan lima orang terbaring di rumah sakit, dan sedang mendapatkan perawatan dari medis.

    Danrem 162/WB Brigjen TNI Sudarwo Aris Nurcahyo, S.Sos., M.M., menjelaskan dirinya telah memerintahkan Dandim 1607/Sumbawa dan Komandan Subdenpom IX-2/Sumbawa untuk segera melaksanakan penyelidikan terhadap kasus tersebut serta berkoordinasi dengan Kapolres Sumbawa.

    “Kami akan selidiki permasalahan ini sampai tuntas. Dan jika nanti dari hasil penyelidikan bersama dari Kodim, Subdenpom dan Polres memang ada anggota kami terbukti bersalah, maka kami akan tindak sesuai hukum yang berlaku sesuai dengan kesalahannya,” tegas Danrem.

    Pada prinsipnya lanjut Danrem pihaknya tetap mengedepankan proses hukum. “Jika memang anggota kami salah, kami tidak akan ragu untuk memprosesnya,” imbuhnya.

     

    Untuk saat ini lanjut Danrem mari kita sama sama percayakan permasalahn ini kepada penyidik yang sedang bekerja. Dari pihak sipil sekarang sedang diperiksa oleh Polres dan dari pihak TNI saat ini sedang diperiksa oleh Subdenpom Sumbawa. “Mari kita tetap jaga kondusifitas Sumbawa jangan sampai terpropokasi oleh orang yang tidak bertanggung jawab sehingga merugikan kita semua,” pesan Brigjen Aris.

    Danrem juga sudah perintahkan  Danyon 742/SWY Letkol Inf Hendra Rukmana segera berangkat ke Sumbawa untuk menetralisir anggotanya, dan saat ini sedang dalam perjalanan ke Sumbawa.

    Menurut hasil laporan sementara, kejadian ini bermula pada Sabtu (18/2/2023) subuh, di sebuah cafe di Kabupaten Sumbawa Besar. Kelima orang tersebut awalnya memecahkan meja kaca, dan dalam kondisi mabuk. Salah satu karyawan café atas nama Saudara Sandi menelpon Pratu Satria memberitahukan ada keributan di lokasi Cafe.

    Menurut keterangan dari saksi atas nama Andra (pegawai/operator Cafe Azena 2), bahwa Imron saat dinasehati oleh Pratu Satria tidak terima dan mengambil parang serta sempat mengeluarkan parang dari sarung nya untuk mengancam Pratu Satria.

    Menurut keterangan Sdr Hairudin (teman Pratu Satria) bahwa Saat Pratu Satria menasehati Saudara  Imron dan rekannya agar tidak ribut. Namun  Imron tidak terima dan malah memaki dengan kata yang tidak pantas.

    Pratu Satria mendengar ancaman tersebut memberitahukan kejadian ini kepada anggota Kompi. Bahwa Pratu Satria diancam akan dibunuh dengan menggunakan parang.

    Saat melintas di depan Kompi B anggota Kompi B Yonif 742/SWY memberhentikan kendaraan yang di kendarai oleh Sdr. Imron beserta rekannya menanyakan apakah mereka yang mengancam Pratu Satria. Dikarenakan emosi terjadilah aksi kekerasan tersebut. (Penrem 162/WB)

  • Jenazah Mahasiswa Unram Ditemukan Tim Gabungan

    Jenazah Mahasiswa Unram Ditemukan Tim Gabungan

    LOMBOK UTARA (Lombokexpress.id)- Pencarian mahasiswa Unram yang dikabarkan tenggelam di Dusun Gili Air Desa Gili Indah, Lombok Utara, membuahkan hasil.

    Tim gabungan dari unsur Polres Lombok Utara bersama TNI AL, Basarnas, Tim Pokmaswas dan warga menemukan jenazahnya, Rabu, (11/01/2023) pagi sekitar pukul 06.30 Wita, di pantai Gili Air.

    Mahasiswa Unram Fakultas Teknik Elektro yang bernama Aldin Nauval Firas Qany, 21 tahun asal Montong Gading, Lombok Timur itu, terseret arus saat berenang di pantai Gili Air, Selasa 10 Januari 2023, sekitar pukul 17.30 Wita.

    Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta SIK MH melalui Kapolsek Pemenang Iptu Lalu Eka Arya M, SH.M.H, membenarkan ada mahasiswa yang diduga tenggelam atau terseret arus saat berenang di pantai Gili Air dan telah ditemukan.

    “Korban langsung dievakuasi ke Bangsal menggunakan kapal Basarnas. Kemudian ke rumah duka di Desa Montong Betok Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur,” ujar Kapolsek.

    Kapolsek juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan mahasiswa  KKN di Gili Air agar selalu waspada terhadap cuaca ekstrim. Mengingat di Gili Matra ini arus bawah lautnya yang sangat kencang.

    “Apabila ada kegiatan di pantai tetap waspada. Kalau tidak bisa berenang gunakan baju pelampung untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” imbau Kapolsek. (anang)

  • Polsek Pagutan Prioritaskan Keamanan Upacara Keagamaan Manusia Yadnya

    Polsek Pagutan Prioritaskan Keamanan Upacara Keagamaan Manusia Yadnya

    MATARAM (Lombokexpress.id)- Polsek Pagutan melaksanakan pengamanan Upacara Keagamaan Manusia Yadnya Metatah atau Potong Gigi di Yayasan Dharma Laksana Mataram.

    Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Pagutan Iptu I Putu Sastrawan SH mengatakan kehadiran Polri sangat dibutuhkan di tengah kegiatan masyarakat. Salah satunya telah berlangsung Upacara Keagamaan Yaitu Manusia Yadnya Metatah Masal atau Potong Gigi.

    “Untuk itu kami bersama personel Unit Patroli, Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta Pemerintah Lingkungan setempat melaksanakan pengamanan kegiatan tersebut,” kata Iptu Sastrawan saat memimpin pengamanan.

    Upacara Manusia Yadnya (Metatah) Masal yang merupakan rangkaian kegiatan Umat Hindu yakni seorang anak yang sudah dinyatakan beranjak dewasa atau remaja dengan diikuti oleh 35 orang. Terdiri dari 17 perempuan dan 18 Laki – Laki yang didampingi oleh orangtuanya masing-masing.

    Upacara ini lanjutnya untuk meminimalkan sifat negatif dari orang yang bersangkutan. Tetapi tidak berarti setelah upacara ini sifatnya akan sepenuhnya baik .

    “Semua kembali kepada pribadi masing-masing setiap orang. Apakah mempunyai dasar dan keinginan yang kuat dalam merubah diri menjadi pribadi yang lebih baik,” terang Kapolsek.

    Dalam Tradisi Agama Hindu, upacara ini juga bermakna untuk Menemukan Hakekat Manusia Sejati yang terlepas dari belenggu kegelapan dari pengaruh Sad Ripu dalam diri manusia.

    Selain itu Kapolsek juga mengimbau untuk nenerapkan protokol kesehatan karena Kota Mataram masih dalam Masa Pandemi Covid-19. Kita berharap upacara keagamaan Manusia Yadnya Metatah Masal berjalan dengan aman dan kondusif,” pungkas Kapolsek. (Anang)

  • Muhsinin Terbangkan Jamaah Umrah 1 Januari

    Muhsinin Terbangkan Jamaah Umrah 1 Januari

    MATARAM (Lombokexpress.id)–Umrah di awal tahun diwujudkan Muhsinin Tour and Travel bagi 45 jamaahnya. Mereka dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci 1 Januari 2023 mendatang dibimbing TGH Azhar, pengasuh Ponpes Nurul Hikmah Langko, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat.
    Jamaah langsung bertolak ke Madinah dan menginap selama empat hari. Setelah itu baru menuju ke Mekkah untuk melaksanakan miqot pertama di Masjid Bir Ali sekaligus umrah pertama.
    “Jamaah menginap di Hotel Meridien Mekkah,” kata Direktur Muhsinin Tour and Travel Ahmad Muharis, kemarin (25/12).
    Selama di Madinah, jamaah akan ziarah ke beberapa lokasi. Pertama Makam Rasulullah, Makam Baqi, Masid Abubakar dan ke Raudhah. Mereka juga akan melakukan ziarah dalam di sekitar Haram atau Masjid Nabawi.
    Selain itu, ziarah luar atau ziarah kota Madinah juga masuk dalam rute kunjungan mereka.

    Diantaranya Masjid Kuba yaitu masjid yang pertama kali dibangun Rasulullah SAW, kebun kurma, Masjid Kiblatain, Gunung Uhud dan Masjid Khandak.
    “Rombongan yang berangkat di periode ini sebanyak satu bis atau 45 orang,” ujarnya.
    Adapun di kota Mekkah, jamaah akan melakukan ziarah atau city tour ke Jabal Tsur, Jabal Rakmah dan Arofah. Kemudian ke Ji’ranah untuk mengambil miqot umrah kedua.
    Perjalanan masih berlanjut. Rombongan kembali akan melakukan city tour ke Hudaibiyah, peternakan unta dan museum Kakbah. Kemudian mengambil miqot untuk umrah ketiga.
    Haris mengatakan, Muhsinin kembali akan melaksanakan umrah untuk keberangkatan di bulan Februari di tanggal 5, dan 19 . Kemudian di tanggal 6 Maret.
    Bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah umrah bersama Muhsinin bisa langsung menghubungi nomor Whatsap 0819884165, 087864643262, atau 087865816153. Cara lain dengan mengakses akun media sosial PT Muhsinin Tour and Travel di Facebook dan Instagram dengan akun muhsinin official.
    Bisa juga datang langsung ke kantor Muhsinin Tour and Travel yang berlokasi di Jalan Gajah Mada No 108, Jempong Kota Mataram dengan nomor telepon 0370-7504434. (ida)

  • SMSI Riau Gelar Workshop Penulisan Feature Pariwisata

    SMSI Riau Gelar Workshop Penulisan Feature Pariwisata

    CIREBON (Lombokexpress.id)– Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau menyelenggarakan Workshop Penulisan Feature Pariwisata selama dua hari, 27-28 November 2022, di Hotel Grand Tryas, Cirebon, Jawa Barat.

    Workshop menghadirkan tiga orang nara sumber yakni Benni Febrianto mewakili Kadis Pariwisata Riau, wartawan nasional sekaligus penulis, Asro Kamal Rokan, dan Wakil Ketua Umum SMSI Pusat, Yono Hartono yang sekaligus membuka kegiatan.

    Yono Hartono, saat memberi sambutan mewakili Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, menyampaikan apresiasinya pada SMSI Riau yang telah menyelenggarakan workshop tenik menulis feature pariwisata.

    “Saya bangga pada SMSI Riau yang bisa menyelenggarakan kegiatan di luar kota. Terus terang, saat pak Ketum minta saya untuk hadir di Cirebon, saya kaget. Pak Ketum bilang, Riau sudah biasa acara di luar. Makanya saya apresiasi, semoga kegiatan ini lancar dari awal sampai akhir,” ujar Yono saat membuka workhsop.

    Di sesi pertama pemaparan, Kadis Pariwisata Riau diwakili Kabid Pengembangan Pariwisata, Benni Febrianto menguraikan potensi dan destinasi wisata Riau yang tersebar di beberapa kabupaten seperti Istana Siak di Kabupaten Siak, Candi Muara Takus di Kampar, dan Ombak Bono di Pelalawan.

    Banyak destinasi wisata di Riau yang bisa dikembangkan dan dijual. Kita juga punya desa wisata yang terus kita kembangkan infrastrukturnya,” ujar Benni.

    Salah satu Desa Wisata di Riau ada di Dayun, Kabupaten Siak. Dayun saat ini tengah dikembangkan menjadi Desa Wisata, karena daya tarik yang dimilikinya. Saatnya nanti, Dayun akan menjadi destinasi wisata yang dilengkapi berbagai iven/atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung, di mana kehidupan masyarakatnya tetap menyatu dengan tradisi yang berlaku.

    Pemaparan Benni mendapat tanggapan dua wartawan senior Riau, Kazzaaini dan Helmi Burman. Keduanya mengkritisi pengelolaan pariwisata Riau yang belum terkonsep dengan baik, sehingga pariwisata Riau belum bisa dijual maksimal ke luar.

    Riau sendiri sebenarnya telah memiliki Perda

    Rencana Induk Pembangunan (RIP) Kepariwisataan Provinsi Riau tahun 2021-2035. Perda ini nantinya akan memuat payung hukum tentang penyelenggaraan pariwisata di Bumi Lancang Kuning. Ini untuk memudahkan pemerintah daerah menyusun program dalam pengembangan pariwisata. Sayangnya, hingga kini RIP belum berjalan sebagaimana mestinya.

    Sesi Paling Ditunggu

    Materi teknik menulis feature pariwisata oleh wartawan/penulis, Asro Kamal Rokan di akhir sesi, adalah saat yang paling ditunggu. Ketika Asro menyampaikan pengalaman-pengalamannya dalam menulis feature dan laporan, ia mengingatkan agar penulis tetap berpijak pada 5W1H, dan kaidah jurnalistik.

    “Boleh kita berimaginasi, tetapi yang kita tulis tetaplah sebuah fakta, semakin banyak data semakin bagus. Tergantung lagi, angel atau sudut pandang mana yang akan kita angkat, itu bebas saja. Satu lagi, menulis itu perlu rasa, dan salah satu kekuatan rasa itu ada di ending tulisan. Buatlah ending atau akhir yang menyentuh, yang berkesan, dan penuh dengan pesan moral,” papar Asro memutup workshop.

    Sebelumnya, Ketua SMSI Riau, Novrizon Burman menjelaskan, Workshop Penulisan Feature Pariwisata diikuti oleh 46 peserta yang merupakan anggota SMSI Riau. Setelah mengikuti workshop, seluruh peserta diharuskan membuat feature tentang pariwisata di Riau di media sibernya masing-masing.

    “Jadi, ilmunya langsung kita implementasikan. Pulang dari Cirebon, kita semua harus membuat feature pariwisata di Riau. Ini bentuk kontribusi SMSI terhadap dunia pariwisata Riau,” ujar Novrizon.

    Novrizon saat memberikan sambutan menjelaskan, workshop merupakan rangkaian dari agenda SMSI di tahun 2022. Sebelum tutup tahun, SMSI juga akan menyelenggarakan Bimtek Pergub Nomor 19 Tahun 2021 tentang kerja sama media. (red)

  • Bupati Lepas Kontingen PWI Lotim Berlaga pada Porwanas Malang

    Bupati Lepas Kontingen PWI Lotim Berlaga pada Porwanas Malang

    LOTIM (Lombokexpress.id) – Bupati Lombok Timur (Lotim), Drs. H. M. Sukiman Azmy, MM melepas kontingen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lotim yang akan bertanding pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) di Kota Malang, Provinsi Jawa Timur bertempat di Pendopo Bupati, Jumat 18 November 2022 malam.

    Pada agenda pelepasan ini, bupati berpesan kepada 16 atlet PWI Lotim pada Porwanas di Kota Malang untuk menjaga kesehatan dan sportivitas dalam bertanding. Bupati berharap atlet-atlet yang berasal dari Lotim, sekaligus mewakili NTB pada umumnya dapat meraih juara dan mengharumkan nama daerah.

    “Kepada atlet PWI Lotim semoga dapat membawa pulang medali, meraih juara pada Porwanas 2022 yang diselenggarakan di Kota Malang, Jawa Timur,” pesannya.

    Pelaksanaan Porwanas ke-13 tahun 2022 di Kota Malang sendiri, akan dilaksanakan dari tanggal 20 sampai 26 November 2022. Adapun PWI Lotim mengirim 16 atlet terbaiknya untuk mengikuti sejumah cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkaan, diantaranya bulu tangkis, tenis meja, tenis lapangan, sepak bola dan futsal.

    Ketua PWI Lotim, Ratna Dewi, berharap supaya atlet PWI yang dikirim dapat menjaga kesehatan dan meraih prestasi pada multi event tiga tahunan ini. Terutama dapat mengharumkan nama Lotim pada khususnya dan NTB pada umumnya.

    Pada kesempatan ini, Ratna Dewi juga menyinggung keberhasilan pada Porwanas ke-12 tahun 2016 di Bandung, dimana pada saat itu atlet PWI Lotim berhasil menyumbang dua medali pada cabor bulu tangkis dan tenis lapangan.

    “Saya berharap prestasi ini bisa kita pertahankan, paling tidak dapat menambah perolehan medali pada Porwanas 2022 di Kota Malang,” harapnya.

    Di tempat yang sama, bupati juga melepas jamaah umrah sebanyak 40 orang berasal dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Kesehatan (Dikes), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Kesbangpoldagri, serta perwakilan wartawan. Jamaah umrah ini dibiayai oleh Pemda Lotim atas prestasi dan dedikasinya untuk kemajuan Kabupaten Lotim.

    Bupati meminta kepada jemaah umrah untuk mendoakan Kabupaten Lotim agar tetap aman dan sejahtera. Mengingat pada penghujung tahun 2022, kata bupati, terjadi beberapa musibah bencana alam yang mengancam keamanan dan keselamatan masyarakat.

    “Saya berpesan kepada jemaah umrah untuk mendoakan daerah kita ini agar tetap aman. Kita ketahui beberapa hari belakangan ini terjadi bencana longsor dan lain sebagainya,”tegasnya. (red)