Hosting Fee MotoGP Mandalika 2027 Dinegosiasi Ulang, Indonesia Minta Kenaikan 5 Persen Dikaji

Written by

in

LOMBOK TENGAH (LE.ID) – Pemerintah Indonesia bersama penyelenggara MotoGP Mandalika tengah menegosiasikan ulang sejumlah komponen kerja sama dengan Dorna Sports untuk penyelenggaraan musim 2027. Salah satu fokus utama pembahasan adalah besaran hosting fee atau biaya penyelenggaraan ajang balap motor dunia tersebut.

Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia, Troy Reza Warokka, mengatakan negosiasi tidak hanya membahas nominal hosting fee, tetapi juga skema kenaikan biaya tahunan, promosi, branding, hingga sistem penjualan tiket.

Menurut Troy, kalender MotoGP 2027 telah mencantumkan jadwal balapan di Mandalika pada 27–29 Oktober 2027. Namun, kepastian penyelenggaraannya masih menunggu arahan pemerintah pusat.

“Jadwal sudah keluar, tapi kalau ditanyakan kelanjutannya, kita menunggu arahan instruksi dari Presiden,” ujar Troy, Minggu (11/10/2026).

Kenaikan Hosting Fee 5 Persen Jadi Perhatian

Salah satu poin yang menjadi perhatian dalam negosiasi adalah kenaikan hosting fee sebesar 5 persen setiap tahun. Pemerintah Indonesia telah menyampaikan kepada Dorna Sports mengenai kemungkinan meninjau kembali skema kenaikan tersebut.

Troy menyebutkan, Indonesia ingin mengevaluasi seluruh komponen kerja sama agar biaya yang dikeluarkan sebanding dengan manfaat yang diterima dari penyelenggaraan MotoGP.

“Jadi salah satu yang kita negosiasikan adalah mengenai besaran kenaikan 5 persen itu apakah mungkin tidak ada atau bagaimana. Itu semua kita sampaikan,” katanya.

Selain hosting fee, pembahasan juga mencakup strategi promosi Indonesia di tingkat internasional, penguatan branding, serta pengelolaan tiket untuk mendukung keberlanjutan penyelenggaraan MotoGP Mandalika.

Menurut Troy, negosiasi dengan Dorna akan berlanjut setelah rangkaian MotoGP Mandalika 2026 selesai. Hingga kini, belum ada angka final maupun keputusan mengenai hasil pembahasan tersebut.

Keputusan Akhir Menunggu Presiden

Troy menegaskan, keputusan mengenai kelanjutan MotoGP Mandalika 2027 berada di tangan pemerintah pusat setelah mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kebutuhan anggaran dan manfaat ekonomi dari ajang internasional tersebut. “Belum tahu, kita tunggu Presiden,” tegasnya.

Negosiasi ulang hosting fee menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan penyelenggaraan MotoGP Mandalika dapat memberikan manfaat yang sepadan bagi Indonesia, khususnya bagi pengembangan pariwisata dan perekonomian Nusa Tenggara Barat. (red)

Keterangam Foto:

Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia, Troy Reza Warokka. (ist)