Blog

  • PWI Lotim Gelar Diklat Jurnalistik dan Konperkab

    SELONG LOMBOKEXPRESS.ID- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) cabag Lombok Timur menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) jurnalistik yang melibatkan para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi bertempat di Tete Batu Selatan Kecamatan Sikur. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Konferensi kabupaten (Konperkab) ke V Tahun 2023.

    Pelaksanan kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari dimulai dari Jumat (13/10) dan berakhir pada Sabtu (14/10). Acara tersebut dibuka langsung oleh Pj Sekda Lombok Timur Hj. Mifathul Wasli. Termasuk juga dihadiri oleh perwakilan pengurus PWI NTB, PWI Lombok Timur, wartawan dan juga para mahasiswa yang merupakan peserta Diklat.

    ” Pelatihan Jurnalistik tingkat mahasiswa ini melibatkan mahasiswa dari 15 perguruan tinggi yang ada di Lombok Timur. Melalui kegiatan ini para mahasiswa akan belajar menulis untuk menjadi calon wartawan ” kata Ketua Panitia Hasanah Efendi

    Melalui Diklat ini para peserta diharapkan akan bisa menimba ilmu tentang dunia jurnalistik. Selain menggelar Diklat, dihari berikutnya PWI Lombok Timur juga akan melakukan Konperkab ke V yang akan berlaangsung pada hari Sabtu dengan mengangkat tema “‘ Mewujudkan Profesionalitas Jurnalis Lotim yang Berkemajuan”. Pelaksanaan Konperkab ini akan dilakukan pemilihan pengurus PWI yang baru untuk priode 2023 sampai 2026.

    “Kita harap kegiatan ini sebagai wujud kekompakan para jurnalis yang ada di Lombok Timur” tutup Haspen sapaan akrabnya.

    Sementara itu Pj Sekda Lombok Timur Hj. Miftahul Wasli memberikan apresiasi terhadap dua agenda yang digelar PWI Cabang Lombok Timur. Terutama berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan Diklat Jurnalistik tingkat mahasiswa . Ketika saya menjadi mahasiswa kita selalu mencari informasi dan refere.nsi dari media massa. Baik itu dari koran maupun radio. Tapi sekarang berbeda ditengah kemajuan teknologi, berbagai informasi bisa kita akses dengan begitu mudah,” tuturnya.

    Karenanya melalui kegiatan diharapkan para mahasiswa akan memiliki bekal ilmu tentang dunia jurnalistik. Terlebih lagi seorang wartawan itu terikat dengan kode etik jurnalistik. Lebih lanjut disampaikan, wartawan dan pemerintah memang tidak bisa dipisahkan. Keduanya nya memiliki ikatan
    simbosis mutualis. Dalam arti wartawan membutuhkan berita dan pemerintaj juga membutuhkan untuk dipublikasikan terhadap berbagai program dan kegiatan yang dilakukan.

    ” Makaknya Siapa pun yajg terpilih menjadi Ketua PWI 2023 – 2026 kita berharap akan semakin solid. Dan yang palung utama akan semakin memperkuat kerjasama dengan pemerintahan ” tutupnya. (lie)

  • BNPT RI Bangun Kesiapsiagaan Nasional Wilayah IKN dari Ancaman Terorisme

    BNPT RI Bangun Kesiapsiagaan Nasional Wilayah IKN dari Ancaman Terorisme

    BALIKPAPAN, LOMBOKEXPRESS.ID- -Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) melakukan upaya meminimalisir potensi resiko di Kalimantan Timur dengan menggelar pelatihan Mitigasi Aksi Terorisme Integrative (K/L/D/I/) selama tiga hari berturut-turut, 11 hingga 12 Oktober 2023.

    Pelatihan ini merupakan bagian dari membangun Kesiapsiagaan Nasional mengingat Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berlokasi di Kalimantan Timur.

    “Kesiapsiagaan ini diharapkan dapat mendukung stabilitas keamanan serta meminimalisasi potensi risiko yang mungkin muncul bilamana terjadi aksi terorisme di wilayah Kalimantan Timur yang rentan berdampak pada kelancaran proyek pembangunan ibu kota negara (IKN)” jelas Direktur Pembinaan Kemampuan BNPT RI Brigjen Pol Wawan Ridwan,S.I.K, S.H., M.H.

    Lebih lanjut, Dir

    ektur Pembinaan Kemampuan juga menegaskan bahwa upaya membangun kesiapsiagaan dalam penanggulangan terorisme merupakan tanggung jawab bersama.

    “Sebagaimana kita yakini bersama, upaya penanggulangan terorisme adalah tanggung jawab segenap komponen bangsa dan negara, yang dalam tahap pelaksanaannya disesuaikan dengan peran dan fungsi tiap komponen,” ujarnya.

    Kepada setiap peserta, Wawan pun berharap melalui acara pelatihan dapat meningkatkan kapasitas dan sinergi antar personel dan instansi dalam upaya penanggulangan terorisme.

    “Semoga dapat terwujud penguatan kerja sama dan sinergitas antar personel dan instansi dalam upaya penanggulangan terorisme di Indonesia,” katanya. (bnpt/has)

  • PLN NTB Hadirkan SPKLU pada MotoGP Mandalika 2023

    PLN NTB Hadirkan SPKLU pada MotoGP Mandalika 2023

    MANDALIKA, LOMBOKEXPRESS.ID– Dalam upaya mendukung kampanye kendaraan listrik, mobilitas berkelanjutan dan mendorong penggunaan kendaraan listrik, PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) menghadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pada ajang MotoGP Mandalika 2023. Langkah tersebut menjadi salah satu komitmen PLN dalam mendukung perubahan menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

    Salah satu pengguna mobil listrik, Jose Maroto mengungkapkan dirinya antusias memanfaatkan SPKLU untuk charge satu unit mobil BMW XDrive 4.0 di SPKLU Sirkuit Mandalika. “ I’m very happy with PLN. Fast charging station it’s very good and very fast, thank you” ucap Jose.

    General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo menegaskan bahwa kehadiran SPKLU dalam event MotoGP Mandalika 2023 mencerminkan visi PLN dalam transformasi energi di Indonesia. Dengan hadirnya SPKLU, para pemilik kendaraan listrik dan penggemar MotoGP dapat merasakan kemudahan mengisi daya kendaraan mereka tanpa khawatir akan kehabisan baterai.

    “Kami selalu berupaya untuk mendukung teknologi ramah lingkungan dan mobilitas yang lebih bersih. SPKLU pada MotoGP Mandalika 2023 adalah salah satu langkah nyata kami dalam mendukung penggunaan kendaraan listrik sekaligus menciptakan infrastruktur pengisian yang terjangkau dan mudah diakses,” kata Djarwo.

    PLN telah menyiapkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sebanyak 5 unit yang terdiri dari 2 unit SPKLU eksisting dan 3 unit SPKLU mobile dengan 1 unit berkapasitas 50 kW dan 2 unit kapasitas 200 kW yang dipasang di Sirkuit Mandalika. Hal ini tentunya akan memudahkan pengguna kendaraan listrik yang hadir untuk mengisi daya saat menikmati gelaran MotoGP.

    MotoGP Mandalika 2023 merupakan pencapaian luar biasa bagi Indonesia sebagai tuan rumah ajang balap motor dunia. Dengan hadirnya SPKLU, PLN ingin memperkuat komitmen terhadap mobilitas berkelanjutan dan lingkungan yang lebih bersih, sehingga kita semua dapat berbagi visi untuk masa depan yang lebih hijau.

    “Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat untuk lancarnya gelaran MotoGP ini. Kami berharap semoga event kelas dunia yang kembali hadir di Nusa Tenggara Barat dapat kami listriki dengan sebaik-baiknya,” tutup Djarwo. (red)

  • Satu Hari Jelang MotoGP, PLN Lakukan Final Check Kesiapan Kelistrikan

    Satu Hari Jelang MotoGP, PLN Lakukan Final Check Kesiapan Kelistrikan

    MATARAM, LOMBOKEXPRESS.ID– Jelang satu hari pelaksanaan event MotoGP Mandalika 2023, PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) melakukan langkah-langkah penting untuk memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan yang mendukung keberhasilan gelaran akbar tersebut, Kamis (12/10).

    General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo menjelaskan bahwa kegiatan final check yang dilakukan satu hari sebelum MotoGP dimulai, PLN menunjukkan komitmennya untuk memberikan dukungan kelistrikan yang andal selama acara berlangsung.

    “Satu hari menuju perhelatan international MotoGP ini, kami melakukan final check kondisi kelistrikan terutama di venue utama GH Mandalika, Paddock dan Race Control,” ujar Djarwo.

    PLN NTB juga terus menjalin kerja sama dengan pihak penyelenggara MotoGP untuk memastikan bahwa keberhasilan acara tersebut tidak terganggu oleh masalah kelistrikan. Final check ini adalah langkah terakhir dalam rangkaian persiapan yang telah dilakukan beberapa waktu terakhir.

    Dalam final check tersebut, sejumlah tim teknis dari PLN memeriksa setiap aspek dari infrastruktur kelistrikan yang terlibat dalam penyelenggaraan MotoGP. Mereka memastikan bahwa pembangkit listrik utama dan cadangan beroperasi dalam kondisi optimal. Selain itu, mereka juga memeriksa jaringan distribusi listrik dan mengidentifikasi potensi masalah yang mungkin terjadi.

    “Kami berkomitmen untuk menjaga kelancaran acara MotoGP dan memberikan pelayanan listrik yang andal,” tambahnya.

    PLN juga telah mengatur tim siaga yang akan bertugas selama acara berlangsung guna mengatasi memitigasi masalah kelistrikan yang mungkin muncul dengan cepat dan efisien. Ini mencakup pemantauan real-time dari pusat kendali kelistrikan PLN untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil.

    Dengan final check ini, PLN menegaskan komitmennya dalam mendukung acara MotoGP. Dalam satu hari jelang MotoGP, kesiapan kelistrikan telah menjadi prioritas utama, dan PLN siap untuk menjaga listrik tetap mengalir tanpa gangguan.

    “Kami berharap event MotoGP yang akan diadakan di Sirkuit Mandalika dapat menghadirkan pengalaman yang menyenangkan bagi seluruh masyarakat dan penggemar balapan paling bergengsi di dunia ini,” tutup Djarwo. (red)

  • 21 Tahun Bom Bali, Kepala BNPT: Kita Tolak dan Kutuk Segala Bentuk Ideologi Kekerasan

    21 Tahun Bom Bali, Kepala BNPT: Kita Tolak dan Kutuk Segala Bentuk Ideologi Kekerasan

    KUTA, LOMBOKEXPRESS.ID- Mengenang 21 tahun tragedi Bom Bali, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT) Komjen Pol. Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si., mengajak masyarakat untuk menolak ideologi kekerasan, radikalisme dan terorisme.

    “Kita semua juga menolak dan mengutuk segala bentuk ideologi kekerasan, radikalisme dan tindakan teror yang tidak berperikemanusiaan dengan mengatasnamakan agama,” kata Rycko dalam Doa Perdamaian Bersama Penyintas Bom Bali pada Kamis (12/10).

    Ledakan bom yang terjadi pada tahun 2002 dan 2005 ini menjadi serangan paling mematikan dalam sejarah Indonesia. Lebih dari 300 orang dari 22 negara meninggal dunia dan luka-luka. Kelompok teroris Jamaah Islamiyah atau JI menjadi aktor di balik tragedi tersebut.

    Walaupun saat ini angka serangan fisik menurun, Kepala BNPT mengimbau agar masyarakat terus waspada terhadap serangan ideologi kekerasan yang mengatasnamakan agama. Membangun kesadaran nasional terhadap bahaya dan dampak radikalisme terorisme harus dibangun agar tidak ada lagi aksi teror seperti Bom Bali.

    “Kepada para pelaku dan pendukung ideologi kekerasan terorisme agar segera sadar, hentikan kekerasan sekarang juga, mari kita jaga perdamaian, kemanusiaan dan hidup yang harmoni,” imbuhnya.

    Rycko juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu mengungkap kasus Bom Bali serta melakukan pemulihan terhadap para korban.

    Doa Perdamaian yang diselenggarakan di Monumen Tragedi Bom Bali ini turut dihadiri oleh Kepala LPSK, Pj Gubernur Bali, Kapolda Bali, serta penyintas Bom Bali. (bnpt/red)

  • Atal S Depari Bicara di Forum Belt and Road Journalists Forum (BRJF) 2023 di Beijing

    Atal S Depari Bicara di Forum Belt and Road Journalists Forum (BRJF) 2023 di Beijing

    BEIJING, lombokexpress.id– Kesetaraan dan transparansi merupakan elemen kunci yang sangat penting dalam Inisiatif Jalur Sutera (Belt and Road Initiative) yang digagas oleh Tiongkok. Kesetaraan mengacu pada prinsip bahwa semua peserta dalam inisiatif ini harus mendapatkan manfaat yang seimbang, sementara transparansi menekankan pentingnya informasi terbuka dan jujur dalam pelaksanaan proyek-proyek ini.

    Tiongkok telah berusaha untuk mempromosikan prinsip-prinsip ini dalam pelaksanaan proyek-proyek Belt and Road, dengan menekankan kerjasama yang adil, perlindungan lingkungan, serta pengawasan yang lebih baik terhadap proyek-proyek infrastruktur yang dilakukan. Namun, ada berbagai pandangan dan kontroversi terkait dengan pelaksanaan sebenarnya dari kesetaraan dan transparansi dalam praktek.

    Dalam kegiatan Belt and Road Journalists Forum (BRJF) 2023 di Beijing, Republik Rakyat China (RRC), dari tanggal 12 – 19 Oktober 2023, bertema “Building a Beautiful Silk Road, Jointly Promoting Prosperity and Development” ini, mantan Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari berbicara di depan forum yang dihadiri 65 wartawan dari 36 negara.

    Atal S Depari yang juga Presiden Konfederasi Asosiasi Jurnalis ASEAN (CAJ), mengangkat diskusi bertema “Membangun Jalur Sutra yang Indah, Bersama-sama Mendorong Kemakmuran dan Pembangunan,” sebuah topik yang sangat penting dalam konteks global saat ini.

    “Jalur Sutra, dulunya merupakan jaringan jalur perdagangan kuno yang menghubungkan Timur dan Barat, melambangkan tidak hanya perdagangan bersejarah namun juga pertukaran dan kerja sama budaya.  Saat ini, di abad ke-21, Inisiatif Sabuk dan Jalan Tiongkok berupaya menghidupkan kembali dan memperluas warisan sejarah ini, membina kerja sama dan konektivitas antar negara.  Jurnalis memainkan peran penting dalam membentuk persepsi dan pemahaman publik terhadap upaya ambisius ini,” kata Atal S Depari, Kamis (12/10).

    Dikatakannya, dalam semangat persatuan dan kolaborasi, PWI dan CAJ sangat yakin bahwa jurnalisme harus menjadi jembatan, bukan penghalang, dalam perjalanan menuju dunia yang lebih saling terhubung.  Profesi kami mengemban tanggung jawab untuk meningkatkan pemahaman, memfasilitasi dialog, dan meminta pertanggungjawaban pihak yang berkuasa.

    “Merupakan tugas kita untuk memberikan cakupan Inisiatif Sabuk dan Jalan yang akurat, seimbang, dan komprehensif, menyoroti peluang, tantangan, dan dampaknya terhadap masyarakat yang terkena dampaknya,” tegas Atal.

    Untuk membangun Jalur Sutra yang indah di era modern, menurut Presiden CAJ ini, kita harus fokus pada beberapa prinsip utama:

    1. Transparansi: Pemerintah, dunia usaha, dan organisasi yang terlibat dalam Inisiatif Sabuk dan Jalan harus memprioritaskan transparansi dalam operasi mereka.  Keterbukaan ini memungkinkan jurnalis untuk melaporkan secara akurat dan membantu membangun kepercayaan antar negara.

    2. Pertukaran Budaya: Jalur Sutra bukan hanya tentang perdagangan;  itu adalah saluran pertukaran ide, budaya, dan tradisi.  Jurnalis harus menyoroti kekayaan budaya yang dapat dijalin oleh Inisiatif Sabuk dan Jalan, serta memupuk rasa saling menghormati dan menghargai.

    3. Pembangunan Berkelanjutan: Sebagai jurnalis, kita harus memantau dengan cermat dampak lingkungan dan sosial dari proyek-proyek di sepanjang Belt and Road.  Pembangunan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan sangat penting bagi keberhasilan jangka panjang dan keselarasan inisiatif ini.

    4. Inklusivitas: Inisiatif Sabuk dan Jalan harus memberikan manfaat bagi semua negara yang berpartisipasi, bukan hanya segelintir orang saja.  Jurnalis harus memperkuat suara komunitas yang terpinggirkan dan memastikan bahwa peluang dapat diakses oleh semua orang.

    5. Resolusi Konflik: Dalam pemberitaan, kita juga harus memperhatikan potensi konflik yang mungkin timbul akibat perbedaan kepentingan dan cara pandang.  Mempromosikan dialog dan penyelesaian perselisihan secara damai sangat penting bagi keberhasilan inisiatif ini.

    “Kesimpulannya, Inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan (Belt and Road Initiative) merupakan upaya monumental yang menjanjikan kemakmuran dan pembangunan yang lebih besar bagi negara-negara yang berpartisipasi.  Namun, untuk benar-benar membangun Jalur Sutra yang indah, kita harus menerapkan transparansi, pertukaran budaya, keberlanjutan, inklusivitas, dan resolusi konflik,” kata Atal Depari.

    Sebagai jurnalis, lanjutnya, merupakan tanggung jawab kita untuk menjunjung prinsip-prinsip ini, memberikan pandangan yang jelas dan tidak memihak kepada dunia mengenai kemajuan inisiatif ini. Dengan melakukan hal ini, kita dapat berkontribusi pada upaya kolektif untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua negara yang terlibat dalam Inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan.

    “Semoga pekerjaan kita sebagai jurnalis terus menginspirasi kerja sama, pengertian, dan kemajuan di sepanjang Jalur Sutra modern ini,” pungkas Atal Sembiring Depari yang diangkat sebagai anggota Presidium Jariangan Wartawan Belt and Road Network.

    Kegiatan Belt and Road Journalists Forum (BRJF) 2023 di Beijing, diselenggarakan oleh Asosiasi Wartawan Seluruh China atau All China Journalist Association (ACJA) di Hotel Friendship, Beijing. (rls)

  • BNPT Raih Juara Terbaik 1 JDIHN dan Juara 3 LDCC Award 2023

    BNPT Raih Juara Terbaik 1 JDIHN dan Juara 3 LDCC Award 2023

    JAKARTA, LOMBOKEXPRESS.ID-Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) meraih Juara Terbaik 1 Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Kategori Lembaga Negara Non Kementerian serta Juara Terbaik 3 Legal Development Content Creator (LDCC) Kategori Anggota JDIH yang diumumkan pada acarad Pertemuan Nasional Pengelola JDHIN dan LDCC Award 2023 di Jakarta pada Kamis (23/10).

    Sekretaris Utama BNPT RI Bangbang Surono A.k.,M.M.CA.,mengatakan penghargaan yang diterima JDIH BNPT merupakan hasil dari niat dan upaya untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada publik.

    “BNPT terus melakukan validasi dan assessmen terhadap pelaksanaan JDIH BNPT dan terus berbenah dalam memberikan layanan terbaik kepada publik sehingga mudah diakses terhadap produk-produk hukum terkait penanggulangan terorisme,” ujarnya.

    Tidak hanya sampai disitu, Sestama BNPT juga menjelaskan selama ini JDIH BNPT terus melakukan inovasi dan peningkatan kapasitas SDM pengelola JDIH BNPT. Inovasi tersebut dapat dilihat dari penggunaan media sosial tiktok dalam memberikan desiminasi informasi hukum kepada masyarakat luas.

    “Kami juga mempedomani indikator penilaian JDIH agar dapat mengetahui kemajuan JDIH BNPT sudah sampai sejauh mana, serta terus melaksanakan studi banding dan eksplorasi inovasi, dan tidak lupa peningkatan kapasitas SDM pengelola JDIH BNPT juga menjadi perhatian,” jelasnya.

    Sestama BNPT RI berharap JDIH BNPT akan selalu menjadi wadah informasi yang cepat dan tepat bagi informasi hukum terkait penanggulangan terorisme di Indonesia dan di dunia.

    “Diharapkan JDIH BNPT dapat menjadi wadah yang akurat cepat dan tepat bagi informasi hukum terkait penanggulangan terorisme di Indonesia dan di dunia” katanya.

    Sebelumnya di tahun 2021 dan 2022, JDIH BNPT pernah mendapatkan juara terbaik 1 dan 2 Ketegori Lembaga Non Kementerian. Pembentukan JDIH di BNPT merupakan pelaksanaan dari amanat Peraturan Presiden no 33 tahun 2012. JDIH BNPT merupakan wadah pendayagunaan salah satunya sebagai sosialisasi peraturan dan produk hukum yang berkaitan dengan penanggulangan terorisme yang efektif cepat dan dapat diandalkan. (BNPT/red)

  • BNPT Rl Adakan Rapat Tim Teknis Proyek Countering Terorism and Priventing Violence Extremism (CTPVE)

    BNPT Rl Adakan Rapat Tim Teknis Proyek Countering Terorism and Priventing Violence Extremism (CTPVE)

    JAKARTA, lombokexpress.id– Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) mengadakan Rapat Tim Teknis Proyek Countering Terorism and Priventing Violence Extremism (CTPVE) di Jakarta pada Rabu (11/10).

    Rapat ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Utama BNPT RI Bangbang Surono, A.k., M.M., CA., dan dihadiri oleh Kepala Biro Perencaan, Hukum dan Humas Brigjen TNI Rudy Widodo, Kepala Biro Umum Marsma TNI Fanfan Infansyah, Direktur Penegakan Hukum Sigit Widodo,S.I.K, serta peserta rapat lainnya.

    Dalam pengarahannya, Sestama BNPT RI menjelaskan tiga hal penting untuk ditindaklanjuti segera oleh Tim Teknis Proyek CTPVE.

    “Kepada tim teknis untuk segara menyusun rencana kerja yang dilengkapi timeline kegiatan, menentukan titik lokasi pembangunan proyek agar pembangunan dapat dilaksanakan secara berkesinambungan serta membuat surat terkait benchmarking kepada pimpinan K/Lterkait dengan up unit teknis pada K/L tersebut,” jelasnya.

    Sestama BNPT pun berharap proyek CTPVE nantinya mampu membantu dan memaksimalkan kinerja BNPT dalam upaya penanggulangan dan pencegahan terorisme. (bnpt/has)

  • Pertama di Indonesia, PLN Produksi _Green Hydrogen_ 100 Persen Dari EBT Kapasitas 51 Ton Per Tahun

    Pertama di Indonesia, PLN Produksi _Green Hydrogen_ 100 Persen Dari EBT Kapasitas 51 Ton Per Tahun

    JAKARTA, LOMBOKEXPRESS.ID- PT PLN (Persero) melalui _subholding_ PLN Nusantara Power (PLN NP) meresmikan _Green Hydrogen Plant_ (GHP) pertama di Indonesia yang berlokasi di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Muara Karang, Pluit, Jakarta, Senin (9/10). GHP ini 100 persen bersumber dari Energi Baru Terbarukan (EBT) dan mampu memproduksi 51 ton hidrogen per tahun.

    _Green hydrogen_ (hidrogen hijau) merupakan sumber energi bersih yang hanya mengeluarkan uap air dan tidak meninggalkan residu di udara atau menambah emisi karbon gas rumah kaca.

    Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yudo Dwinanda Priaadi menjelaskan hidrogen hijau merupakan bahan bakar alternatif masa depan. Hidrogen hijau menjadi salah satu pilar utama dalam transisi energi untuk mencapai target _Net Zero Emissions_ (NZE) di tahun 2060.

    _”This is true breakthrough!_ Yang dilakukan PLN Ini terobosan luar biasa. Ke depan, hidrogen hijau ini adalah _game changer_ dalam transisi energi. Pemerintah komit untuk mengembangkan ini dan terus melakukan kajian dan rumusan kebijakan yang lebih komperhensif untuk mendorong hidrogen hijau ini berkembang di Indonesia,” ujar Yudo dalam sambutannya.

    Yudo juga menambahkan Indonesia memiliki peluang besar dalam pengembangan hidrogen hijau. Negara tetangga, Singapura bahkan telah menyatakan kebutuhan hidrogen hijau dan akan menyerap produksi dari Indonesia.

    “Nantinya pengembangan harus terus dilakukan seperti membangun _storage_ nya. Kebutuhan atas hidrogen hijau akan terus berkembang,” ujar Yudo.

    Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan GHP ini merupakan hasil inovasi yang terus dilakukan PLN dalam menjawab tantangan transisi energi. Salah satu kegunaan hidrogen adalah untuk bahan bakar transportasi. Menurutnya, era masa depan transportasi tak hanya bergerak ke arah listrik namun juga ke arah hidrogen. Maka, PLN sebagai _key player_ dalam transisi energi terus berpacu dalam menyediakan energi bersih bagi masyarakat.

    “Ini merupakan wujud nyata dari kolaborasi bersama Kementerian ESDM. Karya Inovasi ini kami lakukan dalam menjawab transisi energi. Memaksimalkan _existing facility_ yang ada di PLTGU Muara Karang, kemudian kami lakukan inovasi dengan memanfaatkan 100% EBT menjadi _green hydrogen,”_ tegas Darmawan.

    GHP besutan PLN Nusantara Power diproduksi dengan menggunakan sumber dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang terdapat di area PLTGU Muara Karang. Selain dihasilkan dari PLTS yang terpasang, hidrogen hijau ini juga berasal dari pembelian _Renewable Energy Certificate_ (REC) yang berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang.

    Dari total produksi hidrogen 51 ton per tahun, sebesar 43 ton dapat dimanfaatkan untuk 147 mobil menempuh jarak 100 km setiap hari.

    “Jika saat ini emisi 10 kilometer kendaraan BBM sebesar 2,4 kg CO2, maka dengan menggunakan _green hydrogen_ yang emisinya 0, artinya bisa menghindarkan emisi sebesar 1.920 ton CO2e per tahun,” ucap Darmawan.

    Selain untuk kendaraan, hidrogen ini juga dapat dimanfaatkan pada sektor industri seperti pembuatan baja, produksi beton, serta pembuatan bahan kimia dan pupuk.

    Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam produksi gas yang ramah lingkungan ini.

    “Pengembangan hidrogen hijau menjadi salah satu alternatif dalam usaha bersama mengurangi gas rumah kaca. Peresmian hidrogen hijau pertama di Indonesia ini kami harapkan dapat menjadi pionir dan memunculkan banyak hidrogen hijau di penjuru nusantara”, terang Ruly.

    Pemanfaatan hidrogen hijau ini akan memudahkan berbagai sektor industri yang sulit dielektrifikasi seperti industri baja, penerbangan, kendaraan berat, dan perkapalan.

    “GHP di UP Muara Karang ini adalah sebuah _starting point._ Ke depan, kami berencana untuk mereplikasi ke pembangkit PLN Nusantara Power yang memiliki _hydrogen plant_ di pulau Jawa. Sehingga potensi yang dihasilkan akan mencapai sekitar 150 ton per tahun,” tambah Ruly.

     

    *Sekilas Tentang PLN*

    _PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri. Memiliki visi menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk Solusi Energi. PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik. PLN dapat dihubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di PlayStore atau AppStore._ (red)

  • Resmikan _Plant_ Pertama di Indonesia, Kementerian ESDM: “PLN Miliki Cara Paling Cepat Hasilkan Green Hydrogen

    Resmikan _Plant_ Pertama di Indonesia, Kementerian ESDM: “PLN Miliki Cara Paling Cepat Hasilkan Green Hydrogen

    JAKARTA, LOMBOKEXPRESS.ID- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengapresiasi langkah cepat dan nyata PLN yang sudah mampu memproduksi _green hydrogen_ melalui _Green Hydrogen Plant_ (GHP) pertama di Indonesia, yang berlokasi di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Muara Karang, Jakarta. Bahkan GHP yang dikembangkan melalui _subholding_ PLN Nusantara Power ini mampu memproduksi hingga 51 ton hidrogen per tahun.

    Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Yudo Dwinanda Priaadi saat peresmian GHP pada Senin (9/10) menyampaikan bahwa kehadiran GHP tersebut menjadi sebuah inisiasi yang baik untuk mendukung upaya pengembangan energi bersih di indonesia.

    “PLN miliki cara paling cepat untuk menghasilkan _green hydrogen._ Kami awalnya berpikir untuk bisa menghasilkan hidrogen hijau ini akan butuh waktu yang lama, memakai panas bumi, solar panel. Ternyata inovasi yang dilakukan oleh PLN mampu mempercepat produksi _green hydrogen_ di Indonesia,” ucap Yudo.

    Dirinya juga menjelaskan hidrogen hijau merupakan _game changer_ terhadap tantangan transisi energi. Ke depan, penggunaan hidrogen hijau sebagai bahan bakar alternatif akan dibutuhkan banyak industri.

    Tahun ini, pemerintah lewat Kementerian ESDM tengah merampungkan peta jalan hidrogen nasional. Lewat langkah akseleratif PLN dalam membuat GHP pertama ini menjadi bukti dan penguat dari peta jalan strategi hidrogen nasional.

    “Tahun ini kita finalisasi nasional _hydrogen strategy._ Semoga bisa segera kita keluarkan. _Alhamdulillah_ PLN sudah mendahului strategi ini. Sebelum bukunya keluar, sudah ada buktinya dulu,” ujar Yudo.

    Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan peresmian GHP pertama di Indonesia ini merupakan buah komitmen PLN dalam mendukung upaya pemerintah dalam melakukan transisi energi. Ke depan, _green hydrogen_ akan menjadi energi alternatif.

    “Hari ini menjadi bukti, _we walk the talk_ bahwa komitmen ini kami wujudkan dalam bentuk nyata. Ke depan GHP yang ada ini akan kami kembangkan di pembangkit-pembangkit kami, khususnya yang sejenis, sehingga produksinya bisa semakin besar,” ucap Darmawan.

    Darmawan menambahkan GHP yang dikembangkan PLN Nusantara Power (NP) merupakan hasil inovasi PLN dalam menjawab tantangan transisi energi dengan memaksimalkan aset yang ada. Inovasi terus akan dilakukan untuk menghasilkan nilai tambah bagi negara dan perusahaan.

    “Kami melihat potensi _hydrogen plant_ yang bisa menghasilkan _green hydrogen_ mampu memberikan nilai tambah dan prospek pengembangan bisnis ke depan,” ujar Darmawan.

    Direktur Utama PLN NP Ruly Firmansyah merinci selama ini korporasinya telah menghasilkan _grey hydrogen_ dari _hydrogen plant_ yang telah beroperasi. Namun, dengan adanya penggunaan solar PV dan didukung oleh _Renewable Energy Certificate_ (REC), PLN NP telah memiliki GHP pertama di Indonesia.

    Memanfaatkan beberapa _electrolyzer_ dengan konsumsi energi 2.795 Megawatt Hour (MWh) per tahun, PLN NP mampu menghasilkan 100% hidrogen hijau sebesar 51 ton per tahun.

    “Melalui pemanfaatan PLTS yang telah terpasang di PLTGU Muara Karang, kami menjadikan hidrogen ini berjenis hijau dan bebas emisi CO2, jadi hidrogen hijau ini murni 100% dari EBT,” tegas Rully.

    Lewat upaya ini, PLN NP mampu menghasilkan bahan baku alternatif bagi sektor industri yang bergerak ke arah industri hijau. Ke depan, PLN NP juga akan mengembangan _green hydrogen storage_ yang bisa menyimpan hasil hidrogen hijau ini sehingga bisa dimanfaatkan di kemudian hari.

     

    *Sekilas Tentang PLN*

    _PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri. Memiliki visi menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk Solusi Energi. PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik. PLN dapat dihubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di PlayStore atau AppStore. (red)