Blog

  • Perkuat Kolaborasi Pencegahan Ideologi Transnasional, BNPT RI Jajaki MoU dengan NCTC Qatar

    Perkuat Kolaborasi Pencegahan Ideologi Transnasional, BNPT RI Jajaki MoU dengan NCTC Qatar

    QATAR, LOMBOKEXPRESS.ID – Indonesia berencana memperkuat kolaborasi global dengan Qatar dalam pencegahan ideologi transnasional. Kolaborasi tersebut dilakukan dengan penyusunan rencana Memorandum of Understanding (MoU) antara BNPT RI dan NCTC (National Counter Terrorism Committee) Qatar dalam rangka mengimplementasikan berbagai area kerja sama pencegahan dan penanggulangan terorisme.

    “Perlu adanya MoU Kerja Sama Penanggulangan Terorisme antara Indonesia dan Qatar sebagai payung hukum bagi kedua negara untuk mengimplementasikan berbagai area kerja sama di masa mendatang,” jelas Kepala BNPT RI Komjen Pol. Prof. Dr. Rycko Amelza Dahniel M.Si. dalam kegiatan kunjungan kerja delegasi BNPT RI ke kantor NCTC Qatar pada Selasa, (22/08).

    Salah satu bentuk area kerja sama pencegahan dan penanggulangan terorisme yang diinisiasi oleh BNPT RI adalah program single data terrorist. Tujuannya untuk memudahkan sharing informasi, mengingat Qatar merupakan salah satu negara transit perlintasan anggota jaringan terorisme internasional.

    “Kita perlu membentuk satu single data terrorist, untuk memudahkan sharing informasi. Mengingat, Qatar merupakan salah satu negara transit dari perlintasan anggota jaringan terorisme internasional maupun foreign terrorist fighters (FTF), ” tambahnya.

    Menyambut baik inisiasi tersebut, pimpinan NCTC Qatar, Y.M. Jenderal Dr. Nasser Saeid Al Hajri mengatakan penguatan kerja sama dengan BNPT ini penting dan dirinya pun sepakat untuk segara menyusun naskah perjanjiannya.

    “Penguatan kerja sama internasional yang diwujudkan melalui MoU ini penting untuk kedua negara, hasil pertemuan kita tindaklanjuti dengan pertemuan teknis untuk menyusun naskah perjanjiannya,” terangnya.

    Dalam pertemuan ini, Kepala BNPT RI didampingi oleh Duta Besar LBBP Indonesia untuk Qatar Bapak Ridwan Hassan, Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT Irjen Pol. Ibnu Suhaendra, SIk, Direktur Kerjasama Bilateral Brigjen Pol. Kris Erlangga, Atase Pertahanan RI di Iran merangkap Qatar Kolonel Laut Hariyanto, Kasubdit Aspasaf BNPT Kolonel (Sus) Harianto dan staf.

    Sehari sebelumnya, telah dilaksanakan pertemuan dengan Head of UNODC Qatar Office Mr. Mustafa Erten dan juga Head of UNOCT Qatar Office Dr. Aynabat Atayeva. (bnpt/red)

  • PLN Siapkan Layanan Listrik Andal Tanpa Kedip Untuk Event Internasional AMEM-41 dan AEBF di Bali

    PLN Siapkan Layanan Listrik Andal Tanpa Kedip Untuk Event Internasional AMEM-41 dan AEBF di Bali

    BALI, LOMBOKEXPRESS.ID- PT PLN (Persero) memastikan subsistem kelistrikan Bali dalam kondisi prima selama penyelenggaraan _41st ASEAN Ministers on Energy Meeting_ (AMEM) _and ASEAN Energy Business Forum_ (AEBF) 2023. Dalam _event_ yang berlangsung pada bulan Agustus ini perseroan menerapkan layanan kelistrikan tanpa kedip atau sistem _zero down time_ (ZDT) yang ditopang kapasitas daya mumpuni untuk mengamankan suplai listrik selama gelaran acara.

    Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN berkomitmen penuh untuk mendukung pemerintah menyukseskan penyelenggaraan AMEM-41 dan AEBF. Pertemuan antar perwakilan negara dan _stakeholder_ energi di ASEAN ini dianggap salah satu forum penting terkait pengembangan dan eksploitasi sumber daya energi di kawasan ASEAN.

    “AMEM-41 dan AEBF termasuk agenda penting bidang energi di ASEAN. PLN telah berpengalaman menangani _event_ besar skala internasional seperti ini. Pengalaman dan _success story_ itulah yang akan kami terapkan dalam siaga penyelenggaraan agenda ini,” ujarnya.

    Darmawan merinci bahwa dari segi kesiapan pasokan daya, subsistem kelistrikan Bali dalam kondisi normal dengan daya mampu sebesar 1.514,80 megawatt (MW) dan rekor beban puncak sebesar 980,89 MW. Dengan kondisi tersebut ia memastikan suplai daya aman karena _reserved margin_ ada di kisaran 35 persen.

    Hal ini didukung oleh stok energi primer untuk pembangkit yang dalam kondisi normal dan siap. Selain itu, guna memberikan keamanan dan keandalan pasokan yang berlapis, PLN menyiagakan total 176 personil yang akan _standby_ selama 24 jam serta 14 unit _Uninterruptible Power Supply_ (UPS) dengan kapasitas 3 x 250 kilovolt ampere (kVA), 1 x 200 kVA, 8 x 100 kVA, dan 2 x 30 kVA.

    “Jadi PLN menerapkan pola operasi dan proteksi dengan _defense scheme_ yaitu menetapkan pengamanan pasokan listrik berlapis. Kami juga menyiapkan alternatif untuk kondisi darurat sehingga dijamin listrik tanpa kedip. Dalam hal ini kami ingin menjamin seluruh agenda berjalan lancar dan para delegasi maupun peserta bisa fokus pada acara,” pungkas Darmawan.

    *Sekilas Tentang PLN*

    _PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri. Memiliki visi menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk Solusi Energi. PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik. PLN dapat dihubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di PlayStore atau AppStore. (red)

  • Disaksikan Presiden Jokowi, PLN Teken Kerjasama dengan TANESCO

    Disaksikan Presiden Jokowi, PLN Teken Kerjasama dengan TANESCO

    TANZANIA, LOMBOKEXPRESS.ID- BUMN sektor kelistrikan asal Tanzania, Afrika Timur, Tanzania Electric Supply Co Ltd (TANESCO) mengadopsi transformasi bisnis yang telah dilakukan PT PLN (Persero) selama ini. Hendak melakukan pengembangan serupa di Afrika, TANESCO menyepakati kerja sama bisnis dengan PLN.

    Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Memorendum of Understanding (MoU) antara Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dengan Managing Director TANESCO, Maharage Chande, di Dar Es Salaam, Tanzania, pada Selasa (22/8/2023). Disaksikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, kerja sama ini juga sebagai wujud peluasan bisnis PLN di kancah global.

    Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, MoU yang dilakukan antara PLN dan TANESCO merupakan langkah lanjutan dari pertemuan sebelumnya dengan Menteri Energi Tanzania, January Makamba dan Manajemen TANESCO untuk kerja sama pengembangan ekosistem sektor ketenagalistrikan Tanzania di Jakarta pada 10 Februari 2023 lalu.

    Darmawan mengungkapkan, ada empat poin kerja sama yang dituangkan dalam MoU antara PLN dan TANESCO. Pertama, mendukung transformasi digital sesuai dengan kebutuhan di TANESCO, seperti _Digital Power Plant_, _Digitally Enabled Distribution Excellence_, _Utility Super Apps_ (mengadopsi penerapan PLN Mobile dalam pengembangan _Costumer Service Excelence_ TANESCO). Kedua, pengembangan _core_ bisnis utilitas di TANESCO, hal ini mencakup _Maintenance, Repair, and Operation_ (MRO), dan Kolaborasi Co-investment.

    Ketiga, pengembangan non-core bisnis utilitas di Tanesco seperti; _Power Quality Solutions_ dan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), dan _Maintenance, Repair, Operation_ (MRO). Keempat, penyediaan _Capacity Building_ dan pertukaran komprehensif melalui internship pegawai TANESCO ke PLN pada transformasi digital PLN dan sektor _core business_ ketenagalistrikan.

    “PLN memiliki pengalaman dan _success story_ yang dapat dibagikan dan diimplementasikan di Tanzania, terutama dalam hal pengelolaan sumber daya manusia, transformasi dan digitalisasi di sektor ketenagalistrikan. Untuk itu kami akan semaksimal mungkin pada kerja sama ini, karena keberhasil PLN juga akan menjadi prestasi bagi Indonesia,” kata Darmawan.

    Managing Director TANESCO, Maharage Chande menjelaskan langkah transformasi bisnis yang dilakukan PLN bisa diadopsi oleh TANESCO untuk membuat sistem kelistrikan di Afrika Timur, khususnya Tanzania lebih _reliable_ dan _sustainable_. Kerja sama ini juga sekaligus untuk mencapai cita cita bersama menuju _Net Zero Emission_ (NZE).

    “PLN merupakan perusahaan listrik yang sudah terkenal di kancah global. Kerja sama ini membuka peluang ekspansi bisnis dan juga memperkuat hubungan bilateral baik antar kedua negara juga antar perusahaan,” ujar Maharage Chande.

    *Sekilas Tentang PLN*

    _PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri. Memiliki visi menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk Solusi Energi. PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik. PLN dapat dihubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di PlayStore atau AppStore. (red)

  • BNPT RI Kembali Pertemukan Penyintas dan Mitra Deradikalisasi Demi Mempererat Persatuan Bangsa

    BNPT RI Kembali Pertemukan Penyintas dan Mitra Deradikalisasi Demi Mempererat Persatuan Bangsa

    PALI, LOMBOKEXPRESS.ID– Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) kembali menyelenggarakan Silaturahmi Kebangsaan yang mempertemukan antara Penyintas dan Mitra Deradikalisasi di Tahun 2023.

    Melalui kegiatan ini diharapkan para penyintas dan mitra deradikalisasi dapat saling menguatkan dan saling bersilaturahmi guna menciptakan Indonesia yang damai dan harmoni.

    “Saling memaafkan dan saling memberikan support masing masing sehingga kedepannya akan kuat untuk solidaritas atau mungkin persatuan kesatuan antara penyintas dan mitra dengan tujuannya untuk satu, persatuan dan kesatuan Indonesia, Untuk Indonesia yang harmoni, untuk Indonesia yang aman dan damai,” kata Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT RI, Mayjen TNI Nisan Setiadi, S.E., M.Si. saat memberikan sambutan di Provinsi Sulawesi Tengah (23/8).

    Pada kesempatan yang sama, juga dilaksanakan Deklarasi Kebangsaan yang dibacakan oleh perwakilan penyintas dan mitra deradikalisasi dan diyakini bahwa rekonsiliasi ini merupakan pintu yang dapat membuat bangsa lebih kuat. Sehingga ketika seluruh komponen bangsa bersatu menjadikan terorisme sebagai musuh bersama, maka damainya NKRI akan terjamin.

    “Deklarasi yang disampaikan bersama-sama disampaikan dengan tulus ikhlas dan tidak ada perasaan dendam lagi, tidak ada hal-hal yang menjadi ganjalan. Mereka sekarang bersatu kemudian melaksanakan kegiatan bersama sama dan diharapkan kedepannya akan terjadi interaksi diantara penyintas dengan mitra, khususnya di daerah sulawesi tengah,” sambung Nisan Setiadi.

    Nisan menambahkan bahwa Silaturahmi Kebangsaan ini merupakan momentum untuk mereka menjadi duta perdamaian dalam rangka mencegah menjamurnya ideologi kekerasan dan radikalisme.

    “Menggugah semangat para penyintas dan mitra deradikalisasi untuk menjadi duta perdamaian bagi negara dan berkontribusi dalam perumusan strategi dan rekomendasi dalam menjaga perdamaian antar umat manusia. Selain itu lebih jauh lagi dapat berkontribusi secara langsung bagi upaya pencegahan terorisme melalui upaya kesiapsiagaan nasional, kontra radikalisasi dan deradikalisasi,” tambahnya.

    Koordinator penyintas wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, Daniel Doeka mengatakan hal yang senada. Dirinya mengaku bahwa kegiatan ini merupakan wujud dari kebersamaan dalam kehidupan bernegara yang bernilai positif.

    “Kami bisa mencurahkan segala energi positif dan kami dapat berinteraksi dengan teman-teman mitra dan penyintas kami satu dalam acara ini sungguh menggembirakan. Kami juga sudah mendengar langsung dari mitra yang menyadari kesalahan meminta maaf dan kami juga dari penyintas kami sudah memaafkan. Saya kira ini pesan damai yang ingin kita sampaikan dan sebarluaskan,” ujar penyintas dari tragedi bom Pasar Mahesa Palu tahun 2005 silam.

    Di lain pihak, Imran merupakan seorang mitra deradikalisasi dimana dirinya terlibat tindak pidana terorisme dalam bentuk pembentukan kelompok taklim dan perekrutan anggota kelompok MIT di wilayah Palu dan Poso, Sulawesi Tengah mengaku bahwa kegiatan ini menjadi jalan bagi dirinya untuk dapat meminta maaf secara langsung kepada para korban.

    “Saya ingin bertemu dengan para penyintas, dalam arti kata melalui lewat acara ini saya mewakili teman-teman untuk bisa meminta maaf kepada mereka yang sudah menjadi korban dari apa-apa yang dahulu kami lakukan,” pungkasnya.

    Kegiatan ini menghadirkan 32 Penyintas dari tragedi Palu, Tentena dan Poso serta 8 Mitra Deradikalisasi dari Sulawesi Tengah. (bnpt/has)

  • PLN NTB Kembali Sambung Listrik Gratis Untuk Warga Tidak Mampu

    PLN NTB Kembali Sambung Listrik Gratis Untuk Warga Tidak Mampu

    MATARAM, LOMBOKEXPRESS.ID – PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) kembali menggelar aksi penyalaan serentak program bantuan penyambungan listrik gratis Light Up the Dream (LUTD) yang bertempat di Dusun Tempas, Kabupaten Lombok Tengah dan daerah tersebar di NTB.

    Pada bulan Agustus ini, jumlah warga yang menikmati penyambungan gratis ini bertambah menjadi 54 warga sehingga total realisasi Program Light Up The Dream PLN UIW NTB sepanjang tahun 2023 hingga bulan Agustus berjumlah 232 penerima bantuan.

    Hadir dalam acara seremoni yang dilakukan secara serentak tersebut di antaranya General Manager PLN UIW NTB, Kepala Dinas ESDM Provinsi NTB, Sekretaris Kecamatan Praya Tengah dan Perangkat Dusun Tempas, Lombok Tengah.

    Ibu Senan, warga Dusun Tempas, Kabupaten Lombok Tengah, salah satu penerima bantuan LUTD begitu antusias karena akses listrik kini sudah dapat ia gunakan di rumahnya. Ibu Senan mengaku sebelum menerima bantuan listrik ini, dirinya masih bergantung pada tetangganya dalam menikmati listrik.

    “Alhamdulillah, saya terharu karena terpilih menjadi salah satu penerima bantuan listrik ini. Terima kasih PLN yang selalu ada membantu kami,” ucapnya berkaca-kaca.

    Kepala Dinas ESDM Provinsi NTB, H. Sahdan, ST,MT. yang hadir dalam acara tersebut mengapresiasi kepedulian PLN terhadap masyarakat yang membutuhkan akses kelistrikan di NTB. Menurutnya, PLN telah memberikan teladan yang baik dalam melayani masyarakat. Ia berharap program LUTD dapat terus berlanjut.

    “Apa yang kita laksanakan hari ini saya kira sudah sangat baik, karena pada prinsipnya adalah kita dapat membantu masyarakat yang kurang mampu yang selama ini belum mendapatkan akses kelistrikan. Saya mewakili pemerintah provinsi NTB berharap agar Program LUTD ini dapat terus dilanjutkan,” ujar H. Sahdan.

    Sementara itu, General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo, mengungkapkan bahwa program LUTD adalah bukti kepedulian dan ketulusan dari insan PLN untuk masyarakat Nusa Tenggara Barat. Menurutnya, Light Up The Dream merupakan bantuan pasang baru listrik bersumber dari sumbangan para pegawai PLN untuk memberikan sinar terang bagi masyarakat kurang mampu yang terdaftar di Basis Data Terpadu Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan.

    Selain itu, pada kesempatan tersebut PLN UIW NTB juga memberikan santunan untuk 20 orang lansia, anak yatim dan berkebutuhan khusus di sekitar lokasi seremoni.

    “Alhamdulillah, Program Light Up the Dream ini adalah bukti ketulusan, kepedulian dan semangat berbagi dari insan PLN dalam memberikan dampak positif di tengah-tengah kehidupan masyarakat dengan mewujudkan energi yang berkeadilan dan pemerataan akses listrik. Mudah-mudahan hadirnya listrik ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Djarwo. (red)

  • PLN Gelar Upskilling Petugas Pelayanan Teknik

    PLN Gelar Upskilling Petugas Pelayanan Teknik

    MATARAM, LOMBOKEXPRESS.ID– Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepuasan pelanggan, PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTB menggela refreshment dan upskilling bagi petugas Yantek. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimasi kinerja Petugas Layanan Teknik (Yantek), khususnya di PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Bima. Petugas Yantek ini sendiri adalah merupakan petugas yang melayani dan menangani setiap pengaduan yang masuk ke PLN. Sebanyak 53 orang petugas Yantek yang berasal dari Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bima Kota, ULP Woha, ULP Dompu, ULP Pekat, dan ULP Sape mengikuti kegiatan pelatihan ini dalam rangka menuju Zero Accident and Optimization. Melalui Yantek Academy, upskilling merupakan salah satu dari upaya untuk pengembangan kompetensi yang menonjolkan metode peningkatan kapasitas keterampilan dari petugas Yantek. General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo dalam keterangannya menjelaskan bahwa pelatihan program upskilling ini rutin dilakukan secara periodik karena petugas Yantek merupakan salah satu ujung tombak layanan PLN yang berinteraksi langsung dengan pelanggan. “Seluruh petugas Yantek kami dorong untuk dapat terus meningkatkan kompetensi yang dimiliki. Salah satunya melalui pelatihan yang sudah terprogram di Yantek Academy,” ujarnya. Djarwo menambahkan program upskilling ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi serta pemahaman petugas Yantek terkait materi seputar teknik pelaksanaan Standar Operation Prosedur (SOP) dan juga Instruksi Kerja serta budaya Keselamatan, Kesehatan Kerja, Lingkungan dan Keamanan. Tak hanya itu, kegiatan upskilling Yantek ini juga sangat penting dilakukan karena akan meningkatkan kemampuan Petugas Yantek dalam melakukan perbaikan penanganan gangguan, baik dari sisi waktu maupun sikap dan perilaku petugas. Selain itu, peningkatan awareness petugas akan pentingnya aspek K3 dalam bekerja sehingga Zero Accident juga terus ditekankan dan wajib diimplementasikan selama pekerjaan. “Petugas Yantek wajib memiliki kompetensi dalam menjalankan tugasnya di lapangan secara profesional dan mengutamakan keselamatan kerja, baik dimulai dari persiapan, proses eksekusi pekerjaan, hingga pulang dengan keadaan selamat yang pada akhirnya memberikan hasil pelayanan terbaik bagi pelanggan PLN.” tutup Djarwo. (red)

  • Polresta Mataram Berhasil Pimpin Operasi Gabungan untuk Meningkatkan Keamanan Kota

    Polresta Mataram Berhasil Pimpin Operasi Gabungan untuk Meningkatkan Keamanan Kota

    MATARAM, LOMBOKEXPRESS.ID— Untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, Polresta Mataram telah sukses melaksanakan operasi patroli gabungan yang difokuskan pada tempat hiburan, cafe, dan warung minuman tradisional di Kota Mataram.

  • Pria Residivis Ditangkap Polisi Terkait Pencurian Barang Berharga

    Pria Residivis Ditangkap Polisi Terkait Pencurian Barang Berharga

    MATARAM, LOMBOKEXPRESS.ID Seorang pria berusia 32 tahun, yang beralamat di Gerung Butun Barat, Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram,  ditangkap Unit Reserse Kriminal Polsek Sandubaya. Pria tersebut diduga terlibat dalam kasus pencurian yang terjadi pada 16 Juli 2023 di sebuah rumah di BTN Swete, Kelurahan Turide, Kecamatan Sandubaya.

     

     

  • Peringati Hari Korban Terorisme Internasional 2023, BNPT RI: Kami Hadir dan Serius Perhatikan Para Korban Terorisme (Penyintas)

    Peringati Hari Korban Terorisme Internasional 2023, BNPT RI: Kami Hadir dan Serius Perhatikan Para Korban Terorisme (Penyintas)

    JAKARTA, LOMBOKEXPRESS.ID – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) hadir dan memiliki perhatikan yang besar kepada para korban terorisme (penyintas).

    BNPT RI terus mengambil langkah serius, terpadu dan berkelanjutan dalam penanganan para penyintas. Sejumlah program yang melibatkan penyintas telah dilakukan diantaranya program Forum Silaturahmi Penyintas (Forsitas) dan Silahturahmi Kebangsaan.

    “BNPT telah melaksanakan Forsitas yang merupakan kegiatan silaturahmi dan solidaritas penyintas terorisme serta menjadi wadah diskusi terkait program pemulihan yang dapat diakses para penyintas. Kemudian program Silahturahmi Kebangsaan yang mempertemukan mantan narapidana terorisme dengan penyintas bertujuan untuk membangun budaya memaafkan dan rekonsiliatif,” ungkap Sekretaris Utama BNPT RI Bangbang Surono, A.k., M.M., CA., pada Hari Internasional Untuk Peringatan dan Penghormatan Bagi Korban Terorisme Tahun 2023 di Jakarta pada Senin (21/8).

    Sekretaris Utama BNPT RI juga mengajak kepada segenap pemangku kepentingan untuk terus mendapingi penyintas agar mereka dapat menjadi mercusuar harapan dan perdamaian.

    “Kepada rekan – rekan pemangku kepentingan, saya juga mendorong kita semua untuk terus menjadi pendamping yang membangun bagi para korban dan penyintas dari aksi – aksi terorisme, supaya mereka dapat terus menjadi mercusuar harapan untuk hidup yang lebih baik bagi sesamanya dan bagi perdamaian di Indonesia maupun di seluruh dunia,” ungkapnya.

    Selama ini BNPT dalam memberikan perhatian dan bantuan kepada penyintas telah bersinergi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC).

    Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, Susilaningtias, S.H., M.H., mengatakan selama ini LPSK bersama BNPT telah bekerjasama dengan baik untuk memperhatikan para penyintas.

    “Dalam memerangi kejahatan terorisme dan memperhatikan korban terorisme kami tidak bisa bekerja sendiri, pemerintah dan masyarakat harus bersatu padu,” katanya.

    Sementara itu United Nations Resident Coordinator untuk Republik Indonesia Valerie Julliand mendorong berbagai pihak untuk terus berkomitmen dan berupaya penuh dalam mendukung hak dan kebutuhan penyintas.

    “Mari kita terus bekerja dengan baik dalam upaya mendukung hak dan kebutuhan penyintas,” ucapnya.

    Dua orang penyintas yang hadir dalam Hari Internasional Untuk Peringatan dan Penghormatan Bagi Korban Terorisme Tahun 2023 turut memberikan testimoninya.

    Febby Firmansyah salah satu korban ledakan Bom JW Marriot 2003 menyampaikan apresiasi terhadap hadirnya negara yang memperhatikan kebutuhan-kebutuhan korban.

    “Saya juga mengapresiasi BNPT dan LPSK yang telah membantu segala kebutuhan korban, seperti kompensasi, pengobatan pgratis, dan pemulihan psikososial. Hingga saat ini pun, kami masih berada dalam binaan bnpt dan lpsk yang tentunya sangat bermanfaat untuk kami para penyintas,” jelasnya.

    Sementara Dwieky Siti Rhomdoni salah satu korban Bom Thamrin 2016 berharap tidak akan ada lagi kasus terorisme. Menurutnya semua manusia di dunia ini pasti ingin kedamaian bukan kekerasan.

    “Kita ingin damai dan sejahtera. Mari kita semua agar selalu bergandeng tangan merapatkan barisan , melawan kekerasan dan memulihkan luka korban,” jelasnya.

    Dalam peringatan Hari Internasional Untuk Peringatan dan Penghormatan Bagi Korban Terorisme Tahun 2023 turut diadakan moment of silent (aksi hening) selama 2 menit untuk memberikan penghormatan kepada seluruh korban terorisme yang dipimpin langsung oleh Ketua LPSK Drs. Hasto Atmojo Suroyo, M.Krim. (BNPT/red)

  • Melalui Rumah BUMN Lobar, UKM Mutiara Ini Tembus Omset 50 Juta/Bulan

    Melalui Rumah BUMN Lobar, UKM Mutiara Ini Tembus Omset 50 Juta/Bulan

    MATARAM, LOMBOKEXPRESS.ID– Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat pelaku usaha, PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTB terus melakukan berbagai bentuk kegiatan untuk mendukung Usaha Kecil Menengah (UKM) di provinsi NTB. Melalui program Tanggung Jawab dan Sosial Lingkungan (TJSL), PLN berkomitmen mendorong pengembangan UKM melalui serangkaian road map berkelanjutan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas dan daya saing UKM lokal.

    Salah satu pelaku UKM lokal, Oktina Utama Suari yang memiliki brand usaha Oktina Mutiara Jewellry dan bergerak di bidang kerajinan perhiasan mutiara di Lombok Barat menjelaskan awal mula usahanya dimulai di tahun 2015 dengan menjadi seorang reseller, menjualkan produk orang lain dengan bagi hasil keuntungan dari produk yang terjual.

    Baru di tahun 2019 Oktina mencoba memberanikan diri merintis bisnisnya dengan membuat atau mendesain sendiri perhiasan dan menjualnya. Oktina pun mengaku setelah menjadi seorang pemilik bisnis, terus belajar mengembangkan kompetensinya. Salah satunya yaitu bergabung dengan Rumah BUMN Lombok Barat (RB Lobar) yang menjadi mitra dari PLN UIW NTB.

    “Sejak bergabung dengan RB Lobar, banyak manfaat yang saya dapatkan. Awalnya sebelum bergabung, dari segi pengemasan barang, branding dan yang lainnya masih belum begitu mumpuni, penjualan pun masih konstan, namun setelah bergabung dengan Rumah BUMN Lombok Barat saya mendapatkan banyak pelatihan yang bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi dan skill saya, ” ujar Oktina.

    Oktina pun semakin bersemangat dalam mengembangkan bisnisnya. Terlebih, di RB Lobar, dirinya memperoleh pelatihan branding dan digital marketing yang bisa langsung dipraktikkan untuk membangun value dari produk Oktina Mutiara Jewellry.

    Melalui RB Lobar juga, omsetnya mengalami peningkatan penjualan dan kesempatan bergabung di komunitas baru yang mampu bersinergi dan kolaborasi yang saling menguntungkan. Oktina juga menjelaskan untuk pemasaran secara online, saat ini Oktina Mutiara Jewellry sudah bisa menjangkau seluruh Indonesia dengan 70 reseller yang tersebar saat ini.

    ”Sudah banyak tamu-tamu dari luar daerah juga yang datang berkunjung ke galeri kami hingga saat ini. Alhamdulillah, omset per bulan mencapai 40-45 juta. Terima kasih kepada PLN atas bimbingan dan pendampingan dari PLN dan Rumah BUMN,” tambahnya.

    Sementara itu, General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo menyatakan bahwa PLN terus mendukung pengembangan ekonomi di masyarakat. Tidak hanya dengan menyuplai listrik andal, tapi juga memberikan sarana dan prasarana untuk UMK bisa naik kelas melalui program TJSL.

    PLN memberikan pelatihan untuk rekan-rekan UKM yang belum naik kelas melalui RB Lobar. Hal ini dikarenakan masih cukup banyak UKM yang belum memahami digital marketing secara menyeluruh, membuat kemasan yang cantik untuk dijual ataupun peningkatan branding dari produk.

    “Sebagai salah satu BUMN, PLN tidak hanya mengedepankan keuntungan saja, tetapi juga kami memperhatikan social value. Dukungan terhadap sektor UMK merupakan bentuk komitmen PLN untuk mencapai Sustainability Development Goals (SDG’s) pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi utamanya dalam pilar pembangunan ekonomi guna mewujudkan pemberdayaan komunitas berkelanjutan,” tutup Djarwo. (red)