Blog

  • Bawa Kabur Hp dan Gadaikan Motor Teman, Terancam Bui

    Bawa Kabur Hp dan Gadaikan Motor Teman, Terancam Bui

    MATARAM (Lombokexpress.id)– Seorang pelaku penggelapan berhasil diamankan  Reskrim Polsek Sandubaya pada (9/01/2023) di salah satu kos-kosan di lingkungan Mayure, Cakranegara. Akibat perbuatannya tersangka pelaku terancam dibui.

    Hal itu disampaikan Kapolsek Sandubaya Kompol Moh Nasrulloh dalam konferensi pers yang di selenggarakan di Mako Polsek Sandubaya, (17/01/2023).

    Kapolsek menjelaskan, peristiwa ini terjadi pada 25 November 2022 di Kebon Babakan Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya. Di mana korban bernama Haer 42), tengah duduk sambil minum-minum.

    Tak berapa lama datang tersangka. Nah, pada saat korban kencing ke toilet, pelaku membawa kabur Hp korban yang ditaruh di atas meja serta sepeda motor korban yang kontaknya masih menempel di sepeda motor.

    “Korban dan tersangka ini saling mengenal bahkan sejak kecil, ” kata Kapolsek.

    Sepeda motor tersebut oleh tersangka digadaikan 3,5 juta rupiah. Berdasarkan pengakuan uang hasil gadai untuk membeli obat isterinya yang sedang sakit serta untuk poya-poya mabuk-mabukan.

    Atas peristiwa tersebut tersangka diancam pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (ang)

  • Ciptakan Insan PNS Profesional, BNPT akan Bentuk Dewan Pengurus Korpri

    Ciptakan Insan PNS Profesional, BNPT akan Bentuk Dewan Pengurus Korpri

    JAKARTA (Lombokexpress.id) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) dalam hal ini Sekretariat Utama BNPT RI akan membentuk Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri).

    Dengan adanya Korpri diharapkan seluruh pegawai BNPT yang berstatus PNS (Pegawai Negeri Sipil) dapat memahami makna yang terkandung dalam Panca Prasetya Korpri sehingga dapat membangun kesadaran untuk memiliki solidaritas dan soliditas yang kuat, menjalankan kode etik PNS serta menjalin persatuan dan kesatuan.

    “PNS dilingkungan BNPT harus menjadi ASN yang lebih profesional, pembinaan terhadap PNS BNPT akan terus berlanjut,” jelas Sestama BNPT RI Bangbang Surono Ak., M.M., CA. pada saat memberikan pengarahan kepada 404 PNS BNPT RI di Aula Harmoni Kantor BNPT, Sentul Kabupaten Bogor pada Selasa (17/1).

    Sestama BNPT RI berharap dengan adanya Dewan Pengurus Korpri, PNS BNPT juga akan dibina untuk memiliki jiwa korsa yang diharapkan dapat mengamalkan nilai-nilai BNPT (Berintegritas, Nasionalisme, Profesional dan Terpuji) dan 3 K (Kejujuran, Kedisiplinan, dan Kerjasama).

    “Diharapkan nilai-nilai BNPT dan 3K dapat terinternalisasi pada seluruh PNS dilingkungan kerja BNPT,” katanya.

    Selama berdiri kurang lebih 12 tahun, BNPT RI telah melakukan 6 kali proses rekrutmen nasional CPNS. Dalam rekrutmen tersebut terdapat 404 PNS yang berhasil bergabung dengan BNPT. Mereka terdiri dari angkatan pertama hingga angkatan ke-enam. (BNPT/red)

  • BNPT Ajak Asosiasi ABPEDNAS Jaga Konsensus Bangsa Indonesia

    BNPT Ajak Asosiasi ABPEDNAS Jaga Konsensus Bangsa Indonesia

    JAKARTA (Lombokexpress.id)–Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT) mengajak masyarakat desa bersama-sama menjaga empat konsensus bangsa Indonesia.

    Hal itu disampaikan Kepala BNPT RI, Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar, M.H., saat menerima audiensi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Indonesia di Jakarta pada Senin (16/1).

    Menurutnya, semua anak bangsa termasuk di dalamnya masyarakat desa dapat bersama-sama menjaga nilai-nilai toleransi dan cinta tanah air. Untuk mencegah masuknya paham intoleran, radikalisme dan terorisme yang memecah belah bangsa.

    “Masyarakat desa bersama-sama menjaga warisan pendiri bangsa terhadap empat konsensus bangsa Indonesia. Jadi kita mengingatkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara harus menjunjung tinggi semangat berbangsa dan bernegara yang bertoleransi yang cinta terhadap NKRI,” ujarnya.

    Kepala BNPT lebih lanjut menyampaikan ada lima langkah strategis BNPT dalam penanggulangan terorisme atau yang disebut sebagai vaksin anti teror.  Di antaranya transformasi wawasan kebangsaan, revitalisasi nilai-nilai pancasila, moderasi dalam beragama, pelestarian akar kebudayaan bangsa dan transformasi pembangunan kesejahteraan. Untuk transformasi pembangunan kesejahteraan, Kepala BNPT RI mengatakan hal ini memiliki persamaan dengan tujuan ABPEDNAS.

    “Dari 5 vaksin tersebut yang lebih dekat dengan tujuan desa saat ini yaitu mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa. Melalui hal ini ABPEDNAS bisa kita melakukan kerja sama. BNPT pada prinsipnya membuka ruang kepada organisasi atau lembaga yang mempunyai tujuan bersama untuk menjaga NKRI,” jelasnya.

    Sementara itu, Ketua Umum ABPEDNAS, Indra Utama meminta BNPT RI untuk dapat bekerjasama dengan pihaknya dalam rangka memberikan sosialisasi pencegahan radikalisme dan terorisme kepada pemuda di seluruh Indonesia.

    “Kami berharap ada kegiatan seminar atau pembekalan kepada pengurus yang dipandu oleh BNPT RI, agar nantinya kami bisa melakukan pembekalan di sekolah-sekolah, dan di Kabupaten / Kota untuk membangun kecintaan pemuda terhadap Bangsa Indonesia,” katanya.

    Dalam membuka ruang kerjasama yang lebih luas, BNPT RI dan ABPEDNAS berencana melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama dalam waktu dekat. (bnpt/red)

  • Lima Terduga Kasus Narkoba Ditangkap Sat Resnarkoba Polresta Mataram 

    Lima Terduga Kasus Narkoba Ditangkap Sat Resnarkoba Polresta Mataram 

    MATARAM (Lombokexpres.id)– Lima terduga kasus narkoba ditangkap tim opsnal Sat Resnarkoba Polresta Mataram, Jumat (13/01/2023).

    Mereka adalah seorang pria berinisial Z, 40 tahun, alamat Labuapi, Lombok Barat diamankan tim opsnal Sat Resnarkoba Polresta Mataram. Z ditangkap di Lingkungan Karang Bagu, Kelurahan Karang Taliwang, Cakranegara atas informasi yang diterima dan hasil penyelidikan tim opsnal Sat Resnarkoba Polresta Mataram.

    Saat terduga ditangkap dihadapan petugas lingkungan setempat, tim melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti berupa narkoba jenis sabu di sekitar lokasi. Kemudian dari hasil pengembangan tim opsnal mendapat informasi adanya keterkaitan terduga lain di lokasi berbeda, di salah satu kos-kosan di Lingkungan Bebidas, Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram.i

    Tim menuju lokasi yang dimaksud. Kemudian melakukan penggeledahan yang disaksikan aparat lingkungan setempat. Ditemukan beberapa barang bukti seperti sabu, alat konsumsi dan alat komunikasi yang diduga sebagai sarana dalam mendapatkan sabu.

    Empat orang yang ada di lokasi diamankan untuk diperiksa lebih lanjut. Yaitu AL, Pria 40 tahun, alamat Medan. IF, pria 31 tahun, Sekotong, Lombok Barat. EPS, Perempuan 31 tahun, alamat Kelurahan Karang Taliwang, Cakranegara, dan M, pria 40 tahun Kelurahan Sekarbela, Kota Mataram.

    Kasat Narkoba Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama SIK dalam keterangannya membenarkan adanya terduga pelaku yang diamankan terkait tindak pidana narkotika. Mereka diamankan di dua TKP di wilayah kota Mataram.

    “TKP pertama di Karang Bagu mengamankan satu tersangka. Kemudian di TKP kedua di wilayah Pagesangan diamankan 4 orang tersangka yang salah satunya perempuan,” jelas Yogi pagi ini (14/01/2023).

    Dari hasil penggeladah di kedua TKP tim opsnal mengaman barang bukti sabu total seberat 125,2 gram bruto. Kemudian diamankan pula beberapa alat komunikasi, alat konsumsi serta sejumlah uang tunai yang diduga hasil bisnis sabu.

    “Dari penggeledahan kami menemukan barang bukti yang dimaksud. Kemudian bersama barang bukti tersebut para tersangka di bawa ke Mapolresta Mataram untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Yogi.

    Sementara tersangka dikenakan pasal 114, dan atau 112 dan atau 127 UU nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(ang)

  • Polisi Gadungan Ditangkap Polresta Mataram Tipu Korban Ratusan Juta

    Polisi Gadungan Ditangkap Polresta Mataram Tipu Korban Ratusan Juta

    MATARAM (Lombokexpress.id)- Tim Satuan Reserse Kriminal Polresta Mataram Polda NTB, menangkap seorang polisi gadungan berinisial SM (40), yang diduga telah menipu sejumlah korbannya, salah satu di antaranya mengalami kerugian Rp120 juta.

    Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa ST SIK mengatakan pihaknya menangkap pelaku asal Labuapi, Kabupaten Lombok Barat dengan nama samaran Yoyok alias Erik itu pada pukul 15.00 Wita. Kamis, (12/01/2023).

    “Sekarang yang bersangkutan sudah diamankan di Mapolresta Mataram untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Kadek Adi.

    Dari hasil pemeriksaan terungkap SM ini seorang aparatur sipil negara yang kini terancam dipecat karena berstatus residivis.

    Dalam kasus penipuan ini, SM menyamar sebagai Kapala Unit Buser Polresta Mataram dengan pangkat ajun komisaris polisi (AKP). SM tercatat melancarkan aksinya kepada sejumlah korban dengan beragam tipu muslihat.

    Pertama, korban bernama Sri Yuanita asal Perumnas, Kota Mataram. Pelaku menawarkan pembelian barang sitaan polisi kepada korban dengan nominal Rp 41 juta.

    “Untuk membuat korban yakin, pelaku ini menunjukkan pistol korek api dan berpakaian layaknya seorang ‘buser’ dengan mengenakan sepatu PDH Polri,” ujarnya.

    Kemudian ada korban lain bernama berinisial W yang terjebak dalam siasat pelaku dengan kerugian Rp 120 juta. Pelaku mendapatkan uang tersebut setelah menjanjikan kelulusan anak korban dalam tes pegawai BNN.

    “Korban W statusnya sudah mengirim uang via transfer ke rekening bank milik pelaku senilai Rp120 juta,” ucap dia.

    Ada lagi korban lain yakni empat relawan gempa Lombok yang datang dari Surabaya. Mereka kena tipu pelaku dengan kerugian rata-rata Rp 1 juta sampai Rp2 juta.

    Korban lainnya dari pihak hotel tempat SM menginap selama dua pekan hingga hari terakhir penangkapan. Pelaku menunggak pembayaran kamar penginapan dengan tameng sebagai Kepala Unit Buser Polresta Mataram.

    Dari serangkaian aksi penipuan ini pun, jelas Kadek Adi, pelaku mengakui uang korban telah habis digunakan untuk berfoya-foya dan pesta narkoba.

    Pihak kepolisian pun kini melakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang mengarah pada perbuatan pidana Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

    “Ada juga sangkaan pidana yang mengarah pada Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Sangkaan itu terkait laporan perempuan yang mengaku sebagai pacar nya. Dia mendapat perlakuan buruk dari pelaku,” kata Kompol Kadek. (nang)

  • Green Gunung Sasak, Rumah Idaman dengan Suasana Villa Perbukitan

    Green Gunung Sasak, Rumah Idaman dengan Suasana Villa Perbukitan

    Hai sobat. Siapa nih yang pengen banget punya rumah di area perbukitan. Dengan udara yang sejuk, suasana hening damai dan hamparan pemandangan yang sangat indah. Pasti akan terasa menyegarkan dan menyenangkan bukan?

    Punya rumah pada dataran yang berbukit adalah impian banyak orang. Sensasinya berbeda seperti tinggal di villa ataupun apartemen lainnya. Kita dapat menikmati pemandangan luas nan indah secara langsung tanpa terhalang rumah tetangga. Sejuknya udara yang dihasilkan dari pohon-pohon yang rimbun dan hijau di sekitar rumah membuat nyaman dan tentram.
    Apalagi ketika malam hari tiba. Kita dapat melihat secara jelas langit di angkasa beserta isinya memancarkan cahayanya yang sangat memukau karena langit seolah terlihat begitu dekat.
    Inilah yang ditawarkan oleh Green Gunung Sasak. Perumahan yang berlokasi di Jl Raya Kawasan Gunung Sasak, Desa Kuripan Lombok Barat ini menawarkan rumah idaman dengan suasana villa perbukitan.

    “Lombok salah satu tujuan wisatawan untuk mencari ketenangan dan keindahan. Di mana suasananya yang sejuk dan asri, membuat Pulau Lombok ini menjadi magnet ekonomi dan terus berkembang. Bahkan banyak orang berlomba-lomba untuk membeli property di Pulau Lombok, ” ucap bagian promosi Green Gunung Sasak, Anang.

    Perumahan Green Gunung Sasak dengan type 30/72 ini memiliki 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 ruang tamu carpot, taman depan, tembok depan, dan ada sisa halaman di belakang yang bisa dijadikan dapur atau bangunan lainnya sesuai keinginan dari penghuninya.
    Aksesbilitas sangat bagus karena hanya butuh waktu kurang dari 5 menit untuk menuju ke berbagai fasilitas publik seperti : Bypass, Unram Terpadu, Kantor Bupati Lobar, dan tempat wisata lainnya.
    Di sekitar perumahan yang dibangun PT Jafana Makmur Sentosa tersebut juga akan dibangun Lombok Internasional Stadium, jadi makin asik dan strategis banget kan lokasinya. Akses ke Mataram juga hanya membutuhkan waktu 10 menit saja loh, dan bagi kalian yang ingin mengantar tamu, keluarga dan kerabat hanya membutuhkan waktu 15 ment saja untuk sampai di BIL.
    Yuk buruan, hanya dengan DP Rp 0, kalian bisa punya rumah idaman ini. Promo terbatas loh, jangan sampai kehabisan. Yang mau bisa langsung CP: 081907026999. (adv/anang)

  • Jenazah Mahasiswa Unram Ditemukan Tim Gabungan

    Jenazah Mahasiswa Unram Ditemukan Tim Gabungan

    LOMBOK UTARA (Lombokexpress.id)- Pencarian mahasiswa Unram yang dikabarkan tenggelam di Dusun Gili Air Desa Gili Indah, Lombok Utara, membuahkan hasil.

    Tim gabungan dari unsur Polres Lombok Utara bersama TNI AL, Basarnas, Tim Pokmaswas dan warga menemukan jenazahnya, Rabu, (11/01/2023) pagi sekitar pukul 06.30 Wita, di pantai Gili Air.

    Mahasiswa Unram Fakultas Teknik Elektro yang bernama Aldin Nauval Firas Qany, 21 tahun asal Montong Gading, Lombok Timur itu, terseret arus saat berenang di pantai Gili Air, Selasa 10 Januari 2023, sekitar pukul 17.30 Wita.

    Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta SIK MH melalui Kapolsek Pemenang Iptu Lalu Eka Arya M, SH.M.H, membenarkan ada mahasiswa yang diduga tenggelam atau terseret arus saat berenang di pantai Gili Air dan telah ditemukan.

    “Korban langsung dievakuasi ke Bangsal menggunakan kapal Basarnas. Kemudian ke rumah duka di Desa Montong Betok Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur,” ujar Kapolsek.

    Kapolsek juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan mahasiswa  KKN di Gili Air agar selalu waspada terhadap cuaca ekstrim. Mengingat di Gili Matra ini arus bawah lautnya yang sangat kencang.

    “Apabila ada kegiatan di pantai tetap waspada. Kalau tidak bisa berenang gunakan baju pelampung untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” imbau Kapolsek. (anang)

  • Simpan Sabu di Warung Kopi, Dua Terduga Pelaku Diamankan Polisi

    Simpan Sabu di Warung Kopi, Dua Terduga Pelaku Diamankan Polisi

    MATARAM (Lombokexpress.id)- Satresnarkoba Polresta Mataram menangkap terduga H (35) dan AN (28). Mereka diduga menyimpan narkotika jenis sabu di tempat warung kopi di lingkungan Bertais Selatan, Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Selasa, (10/01/2023)

    Kapolresta Mataram melalui Kasat Narkoba Kompol I Made Yogi Purusa Utama SE SIK MH mengatakan  berdasarkan hasil lidik di lapangan Anggota Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Mataram menerima informasi dari masyarakat bahwa di TKP sebuah Warung Kopi di lingkungan Bertais Selatan diduga sering dijadikan sebagai tempat transaksi narkotika.

    “Anggota Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Mataram berhasil mengamankan para terduga pelaku didalam Warung tersebut,” kata Kompol Yogi.

    Kemudian dengan didampingi dan disaksikan oleh perangkat lingkungan setempat, Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Mataram melakukan penggeledahan badan dan di sekitaran TKP diamankannya terduga pelaku dan ditemukan barang bukti yang diduga Narkotika jenis Sabu.

    Para terduga pelaku H dan AN beserta barang bukti kini diamankan di Mapolresta Mataram guna kepentingan penyidikan lebih lanjut. Terduga pelaku terancam Pasal 112 ayat 2, Undang – Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 20 tahun penjara. (anang)

  • Polsek Narmada Kembali Lakukan Penertiban Cafe Ilegal di Suranadi

    Polsek Narmada Kembali Lakukan Penertiban Cafe Ilegal di Suranadi

    LOBAR (Lombokexpress.id)- Polsek Narmada Polresta Mataram bersama Sinergitas Tiga Pilar, kembali melakukan penertiban Cafe Ilegal di wilayah Desa Suranadi, Lombok Barat. Selasa (10/01/2023) sore.

    Kegiatan itu diawali dengan apel bersama di Kantor Camat Narmada yang dipimpin Sekretaris Pol PP Lobar I Ketut Rauh, SSTP. MSI

    Adapun personil yang terlibat dalam kegiatan yaitu Koramil Narmada 6 personil, Polsek Narmada 5 personil, Sat Pol PP Kab Lobar 35 personil, Staf kecamatan Narmada 11 personil dan Linmas 8 personil.

    Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Narmada Kompol I Nyoman Nursana SH membenarkan Polsek Narmada bersama Sinergitas Tiga Pilar sekira pukul 16.30 Wita sampai selesai melakukan penertiban kafe ilegal di Desa Suranadi.

    “Dalam pelaksanaannya masih ditemukan atau terdapat beberapa kafe yang masih buka sehingga harus diambil tindakan,” kata Kompol Nursana

    Kapolsek juga menjelaskan beberapa cafe di antaranya Cafe BN, Cafe PG, Cafe S dan Cafe C yang disinyalir meresahkan masyarakat.

    Seperti diketahui sebanyak 43 cafe sudah ditutup pada 28 Desember 2022 lalu. Namun ternyata ada sebagian pengusaha kafe yang nekat melawan kebijakan pemerintah.

    Mereka dikabarkan oleh masyarakat sekitar masih tetap memaksa buka. “Mereka diam-diam beroperasi kembali,” ungkap Kapolsek.

    Dalam giat tersebut berhasil diamankan barang bukti berupa Tuak sebanyak 10 botol, Bir Bintang 2 botol, Guiness Smooth botol kecil 2 botol dan Arjuna Kencana 5 botol.

    Selain itu juga dapat diamankan juga terduga perempuan yang sedang berada Cafe berjumlah 8 orang. “Kami bawa ke Kantor Sat Pol PP Lobar untuk dilakukan pembinaan,” tutup Kompol Nursana. (ang)

  • Sekjen Gerindra: Kami Dorong Pemerintah Pusat Turun Tangan Tuntaskan Banjir di Jateng

    Sekjen Gerindra: Kami Dorong Pemerintah Pusat Turun Tangan Tuntaskan Banjir di Jateng

    PEKALONGAN (Lombok express.id)—Partai Gerindra kembali menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga korban banjir di Kelurahan Tirto dan Kelurahan Pasirsari Kraton Kramatsari, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Senin (9/1/2023).

    Menurut siaran pers Partai Gerindra yang diterima kantor pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Selasa (10/1/2023), bantuan kemanusiaan tersebut diserahkan langsung oleh Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani beserta jajaran DPP.

    Dalam sambutannya, Muzani mengatakan, banjir yang melanda Pekalongan dan wilayah pantai utara (pantura) lainnya adalah bencana tahunan yang selalu terjadi. Penanggulan banjir ini sejatinya sudah dilakukan oleh pemda-pemda setempat tapi tetap selalu terulang kembali. Hal itu dikarenakan keterbatasan anggaran.

    Oleh sebab itu, Muzani meminta agar pemerintah pusat untuk bersinergi dengan kepala daerah di wilayah pantura serta Gubernur Jawa Tengah untuk menuntaskan bencana banjir tahunan ini.

    “Karena itu kami minta kepada pemerintah Kota Pekalongan dan kabupaten-kabupaten yang terdampak banjir, dan kami minta kepada Gubernur Jawa Tengah untuk serius menangani banjir di Jawa Tengah ini bersama pemerintah pusat. Supaya bencana banjir tahunan di Jawa Tengah ini bisa dituntaskan segera dan tidak terulang kembali di tahun-tahun mendatang,” kata Muzani.

    Muzani mengatakan, Partai Gerindra juga berkomitmen untuk mengerahkan segala kekuatannya guna menyelesaikan masalah banjir di wilayah Jawa Tengah.

    Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Partai Gerindra telah menginstruksikan agar seluruh anggota DPRD tingkat 1 dan 2 di Jawa Tengah bersama anggota DPR RI Fraksi Gerindra untuk membantu menyelesaikan masalah banjir di Jawa Tengah ini.

    “Pak Prabowo memerintahkan kami agar gunakan kekuatan yang ada di Gerindra melalui anggota DPRD Jateng dan DPR RI untuk menanggulangi banjir di Jawa Tengah. Partai ini dipilih oleh rakyat, anggota DPR partai ini juga dipilih oleh rakyat. Maka segala kemampuan yang ada di partai ini akan dimaksudkan untuk membantu kesulitan-kesulitan yang dihadapi masyarakat,” jelas Wakil Ketua MPR itu

    Seperti masalah banjir yang melanda Kota Semarang, Kabupaten Kudus, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Pati adalah masalah yang serius untuk segera ditangani. Namun juga ada masalah-masalah lain yang juga harus menjadi perhatian seperti kemiskinan dan stunting.

    “Problem-problem kemiskinan dan stunting juga menjadi perhatian Gerindra khususnya kita semua. Karena berdasarkan data yang ada, satu dari lima anak di Jawa Tengah mengalami kekurangan gizi. Karena itu Pak Prabowo meminta kami semua untuk fokus terhadap masalah stunting. Dan kita berharap pada usia Indonesia yang ke 100 tahun nanti, masalah stunting dan kemiskinan ini bisa kita tuntaskan,” jelas Muzani.

    Muzani menambahkan, bantuan yang disalurkan oleh Partai Gerindra ke sejumlah wilayah di Jawa Tengah adalah bagian dari kepedulian guna meringankan beban masyarakat yang terkena musibah banjir.

    “Mudah-mudahan bantuan ini bisa memberi optimisme dan harapan agar masyarakat Pekalongan bisa kembali beraktivitas normal,” tutup Ketua Fraksi Gerindra DPR itu.

    Pada kegiatan ini Muzani didampingi oleh sejumlah anggota DPR Gerindra seperti Sugiono, Prasetyo Hadi, Novita Wijayanti, Abdul Wachid, dan Sudewo, serta jajaran pengurus daerah Gerindra Jateng dan anggota DPRD Geridra Jawa Tengah. (red)