Blog

  • Healthy Cities Summit 2024: Kemendagri Ajak Pemerintah Perkuat Komitmen Kesehatan

    Healthy Cities Summit 2024: Kemendagri Ajak Pemerintah Perkuat Komitmen Kesehatan

    SUKABUMI (LOMBOKEXPRESS.ID)– Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Restuardy Daud, secara resmi membuka Healthy Cities Summit (HCS) ke-6 tahun 2024. Acara bertema “Healthy Cities for Green City dari Sukabumi untuk Indonesia” ini diadakan di Grand Inna Samudra Beach Hotel, Sukabumi, Senin (29/7/2024).

    Dalam sambutannya, Restuardy memberikan apresiasi tinggi kepada pemerintah kota dan kabupaten di Sukabumi yang sukses menerapkan konsep kota sehat dan menyelenggarakan acara bergengsi ini. “Saya sangat menghargai upaya dan komitmen dari pemerintah daerah Sukabumi yang telah menunjukkan dedikasi dalam menerapkan konsep kota sehat. Acara ini merupakan bukti nyata keberhasilan mereka,” ujarnya.

    Healthy Cities Summit adalah agenda strategis untuk membahas perkembangan tata kelola kesehatan di kabupaten/kota. Hasil diskusi dan rekomendasi dari acara ini diharapkan dapat direplikasi demi terwujudnya Indonesia sehat.

    Restuardy menekankan pentingnya pembangunan kesehatan yang holistik, mencakup aspek sosial, budaya, ekonomi, lingkungan hidup, serta tanggap bencana. “Saya berharap melalui kegiatan ini, pemerintah pusat dan daerah dapat semakin memperkuat komitmen untuk mewujudkan Indonesia yang sehat dan sejahtera. Prioritas utama adalah penurunan angka stunting, kematian ibu dan anak, peningkatan kelayakan hidup masyarakat, serta ketahanan pangan dan gizi,” tambahnya.

    Healthy Cities Summit merupakan agenda rutin dua tahunan yang bertujuan memperkuat pelaksanaan konsep kota/kabupaten sehat dan menjadi media berbagi praktik terbaik bagi kota/kabupaten lain di Indonesia. Fokus utama acara ini adalah menemukan solusi efektif untuk penanganan stunting, yang menjadi perhatian khusus Presiden.

    “Stunting adalah masalah serius yang memerlukan perhatian dan tindakan segera. Dengan adanya HCS, diharapkan akan tercipta sinergi lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat,” tutup Restuardy.

    Dengan kolaborasi baik antara pemerintah pusat dan daerah, berbagai tantangan kesehatan di Indonesia dapat diatasi lebih efektif, demi terwujudnya Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera. (**)

  • Bripka I Made Indra Yana: Sukses Budidaya Lebah Trigona di Dusun Ngis Pujan

    Bripka I Made Indra Yana: Sukses Budidaya Lebah Trigona di Dusun Ngis Pujan

    BRIPKA I Made Indra Yana, anggota Satuan Samapta Polres Mataram, telah membuktikan dirinya tidak hanya handal dalam bertugas, tetapi juga sukses dalam budidaya lebah trigona. Bertempat di Dusun Ngis Pujan, Desa Buwun Sejati, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, Indra telah mengembangkan usaha budidaya lebah trigona di lahan kebunnya.

    Berawal dari coba-coba atas ajakan rekannya, Indra kini menikmati hasil manis dari usahanya. Ia memulai dengan satu koloni lebah yang diambil dari hutan, yang kini telah berkembang menjadi puluhan koloni, menghasilkan madu berkualitas tinggi.

    “Awalnya saya hanya coba-coba, tidak menyangka kalau hasilnya bisa sebanyak ini,” kata Indra, yang juga dikenal sebagai Polisi Dusun di wilayahnya.

    Lebah trigona, atau kelulut, dikenal sebagai lebah penghasil madu tanpa sengat, sehingga lebih aman dan mudah dibudidayakan. Indra memanfaatkan bunga-bunga dari pepohonan di sekitar kebunnya sebagai sumber makanan lebah.

    Keberhasilan Indra tidak dinikmati sendiri. Ia juga membina warga sekitar untuk ikut membudidayakan lebah trigona. Salah satu warga, Yandeyasa, mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, saya bisa membantu memenuhi kebutuhan hidup keluarga dengan budidaya lebah trigona ini,” ujarnya.

    Kini, Indra dan warga sekitar mampu menghasilkan puluhan liter madu trigona setiap bulan, yang dipasarkan tidak hanya di Lombok tetapi juga ke luar daerah.

    Kisah inspiratif Bripka I Made Indra Yana ini membuktikan bahwa kesuksesan dapat diraih di luar bidang utama. Dedikasi dan kegigihannya dalam budidaya lebah trigona tidak hanya membawa hasil manis bagi dirinya, tetapi juga membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. (red)

  • PLN Resmikan SPKLU ke-19 di SMKN 1 Pringgabaya, Dukung Transisi Energi Bersih

    PLN Resmikan SPKLU ke-19 di SMKN 1 Pringgabaya, Dukung Transisi Energi Bersih

    PRINGGABAYA (LOMBOKEXPRESS.ID)– PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dengan meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) ke-19 di SMKN 1 Pringgabaya, Nusa Tenggara Barat (NTB).

    Hadir dalam acara peresmian tersebut adalah Senior Manager Pembangkitan PLN NTB, Sigit Harjono, yang mewakili GM PLN UIW NTB, Kepala Dinas ESDM Provinsi NTB, H. Sahdan, S.T., M.T., Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN NTB, Damayanti Wahyuningrum, serta Kepala Sekolah SMKN 1 Pringgabaya.

    H. Sahdan menyampaikan apresiasi tinggi kepada PLN atas inisiatif nyata dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di NTB. “Kami sangat mengapresiasi upaya PLN dalam menyediakan fasilitas SPKLU ini. Ini adalah langkah penting dalam mendukung transisi energi bersih di NTB dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kendaraan listrik,” ujar Sahdan.

    Sigit Harjono menyatakan bahwa PLN berkomitmen memperluas jaringan SPKLU di seluruh Indonesia, termasuk NTB. “Dengan adanya SPKLU ini, kami berharap dapat mendorong masyarakat untuk lebih banyak menggunakan kendaraan listrik yang ramah lingkungan. PLN siap mendukung kebutuhan energi bersih masyarakat dengan infrastruktur yang memadai,” ujarnya.

    General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo, juga menegaskan komitmen PLN dalam meningkatkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. “PLN terus berupaya mengembangkan ekosistem kendaraan listrik melalui penyediaan infrastruktur yang memadai, termasuk SPKLU. Kami berkomitmen mendukung program Pemerintah Provinsi NTB mencapai target Net Zero Emission Tahun 2050 dan mendorong penggunaan kendaraan listrik yang lebih luas di masyarakat,” kata Sudjarwo.

    Peresmian SPKLU di SMKN 1 Pringgabaya ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat dan pihak sekolah untuk lebih mengenal dan menggunakan kendaraan listrik. PLN juga berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

    SPKLU di SMKN 1 Pringgabaya ini merupakan SPKLU ke-19 yang diresmikan. Tahun 2024 ini, PLN berencana membangun 10 unit tambahan sehingga hingga akhir tahun 2024 akan ada 29 unit SPKLU yang tersebar di seluruh NTB. Informasi tentang lokasi SPKLU dapat diakses melalui fitur EVDS di aplikasi PLN Mobile.

    PLN juga akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat dan penggunaan kendaraan listrik serta fasilitas pendukungnya seperti SPKLU. “Kami akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang kemudahan ekosistem kendaraan listrik untuk mendukung transisi energi bersih,” tutup Sudjarwo.

    Dengan peresmian SPKLU ke-19 ini, PLN menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penggunaan energi bersih. (rls)

  • Bamsoet Kembali Diangkat Ketua Dewan Pembina KAI

    Bamsoet Kembali Diangkat Ketua Dewan Pembina KAI

    JAKARTA (LOMBOKEXPRESS.ID)– Ketua MPR RI ke-16 dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo, kembali dipercaya menjadi Ketua Dewan Pembina Kongres Advokat Indonesia (KAI).

    Ia juga mendukung rencana pemerintah untuk mengeluarkan Keputusan Presiden (Kepres) mengenai pembentukan Dewan Advokat Nasional, guna memperkuat pelaksanaan UU No.18/2003 tentang Advokat. Fokus utamanya adalah meningkatkan standarisasi profesi advokat dan penegakan etik.

    “Pembentukan Dewan Advokat Nasional dicetuskan oleh Presiden KAI 2019-2024, yang kini menjadi Honorary Chairman KAI 2024-2029, Tjoetjoe Sandjaja Hernanto, melalui disertasinya berjudul ‘Politik Hukum Organisasi Advokat dalam Sistem Penegakan Hukum di Indonesia’ di Universitas Borobudur pada tahun 2022.

    Rekomendasi ini juga termasuk dalam agenda prioritas percepatan reformasi hukum yang disusun oleh Kemenkopolhukam pada tahun 2023,” ujar Bamsoet usai menerima jajaran Presidium KAI di Jakarta, Kamis (25/7/24).

    Turut hadir dalam acara tersebut, Presidium KAI Aldwin Rahadian dan Diyah Sasanti R, Sekum Ibrahim Massidenreng, perwakilan ADVOKAI MUDA Ilham Tawaqal, dan Ketua DPD KAI DKI Jakarta Umbu Kabunang Rudi.

    Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 bidang Hukum & Keamanan ini menjelaskan bahwa Dewan Advokat Nasional bisa menjadi solusi antara sistem single bar atau multi bar.

    Hal ini akan menyamakan visi, misi, dan aturan main serta penegakan etik bagi para advokat yang saat ini tergabung dalam berbagai organisasi. Selain itu, diharapkan dapat menciptakan silabus pendidikan bersama untuk standarisasi pendidikan dan pelatihan advokat.

    “Dewan Advokat Nasional juga bisa menjadi pintu terakhir dalam penegakan kode etik advokat. Advokat yang melanggar hukum sebaiknya diproses terlebih dahulu di dewan etik organisasi advokatnya masing-masing. Jika tidak puas dengan keputusan tersebut, mereka bisa mengajukan banding ke Dewan Advokat Nasional,” jelas Bamsoet.

    Sebagai Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Alumni Doktor Ilmu Hukum UNPAD (PADIH UNPAD) dan dosen di berbagai universitas, Bamsoet menekankan bahwa Dewan Advokat Nasional akan diisi oleh advokat terbaik dari berbagai organisasi. Meskipun dibentuk melalui Keppres, tidak perlu khawatir akan adanya intervensi pemerintah.

    “Pembentukan Dewan Advokat Nasional melalui Keppres tidak akan mengurangi independensi organisasi advokat dan para advokatnya. Justru, organisasi profesi advokat yang kuat diperlukan untuk mendorong profesi hukum yang profesional dan berintegritas dalam interaksi dengan aparat penegak hukum dan hakim,” pungkas Bamsoet. (red)

  • Kemendagri Dukung Inovasi EFT untuk Capai Net Zero Emission 2060

    Kemendagri Dukung Inovasi EFT untuk Capai Net Zero Emission 2060

    JAKARTA (LOMBOKEXPRESS.ID)– Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri menggelar Lokakarya dan Konferensi Nasional Ecological Fiscal Transfer (EFT) ke-5 pada Rabu (24/7/2024), yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan. Acara ini adalah hasil kolaborasi antara Kemendagri dengan Ford Foundation dan Yayasan Pilar Nusantara (PINUS).

    Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud, mengapresiasi terselenggaranya acara ini. Ia menekankan pentingnya inovasi kebijakan pendanaan ekologis untuk mencapai target net zero emission pada tahun 2060.

    Restuardy menggarisbawahi tantangan global saat ini, yaitu krisis tiga planet: perubahan iklim, polusi, dan kerusakan lingkungan, serta hilangnya keanekaragaman hayati. Laporan IPCC dan WHO menunjukkan dampak serius dari krisis ini, seperti dampak negatif perubahan iklim terhadap 50-75% populasi global pada 2100 dan 4,2 juta kematian setiap tahun akibat polusi udara.

    Program Inovasi Pendanaan Lingkungan Hidup untuk Kelestarian dan Kesejahteraan melalui insentif kinerja berbasis ekologis mendukung visi dan misi RPJPN. “Skema EFT memberikan insentif untuk upaya konservasi ekologis oleh pemerintah daerah,” ujar Restuardy.

    Hingga kini, 40 pemerintah daerah telah mengadopsi konsep EFT dalam kebijakan mereka. “Inisiatif EFT oleh 40 Pemda adalah langkah konkret menuju pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan,” tambah Restuardy. Ia juga mengapresiasi daerah-daerah tersebut dan berharap inovasi ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Kebijakan EFT telah memberikan dampak positif di berbagai daerah, terutama dalam pengelolaan sampah, sungai, lingkungan, serta peningkatan kebijakan dan anggaran lingkungan di desa.

    “Kebijakan ini tidak hanya meningkatkan perlindungan ekologis tetapi juga tata kelola, seperti peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan status desa mandiri,” jelasnya.

    Restuardy mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam upaya pelestarian lingkungan. “Mari berkolaborasi, bekerjasama, berkomitmen, dan berinovasi untuk pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan,” ajaknya.

    Di akhir sambutannya, Restuardy mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, termasuk Koalisi Masyarakat Sipil (KMS) untuk pendanaan perlindungan lingkungan, yang telah berkontribusi dalam merumuskan konsep EFT.

    “Semoga lokakarya ini berjalan lancar dan menghasilkan ide-ide baru untuk pengembangan inovasi kebijakan pendanaan lingkungan hidup di masa depan,” tutupnya. (red)

  • Tourist Attractions in Lombok and Sumbawa and Their Highlights

    Tourist Attractions in Lombok and Sumbawa and Their Highlights

    1. Mount Rinjani (Lombok)

    -Highlight: As the second highest volcano in Indonesia, Mount Rinjani offers breathtaking views, challenging trekking paths, and a stunning crater lake, Segara Anak. It’s a paradise for adventure seekers and nature lovers.

    2. Gili Islands (Lombok)

    – Highlight: Comprised of Gili Trawangan, Gili Meno, and Gili Air, these islands are famous for their white sandy beaches, crystal-clear waters, and vibrant marine life. Ideal for snorkeling, diving, and a laid-back island experience.

    3. Kuta Beach (Lombok)

    – Highlight: Known for its beautiful coastline and excellent surf spots, Kuta Beach also offers a relaxed atmosphere with a growing number of boutique accommodations and trendy cafes. It’s perfect for surfers and beachgoers.

    4. Pink Beach (Lombok)

    – Highlight: One of the few pink sand beaches in the world, it provides a unique and picturesque landscape. The beach is perfect for snorkeling and relaxing away from the more crowded tourist spots.

    5. Moyo Island (Sumbawa)

    – Highlight: Renowned for its luxury resorts, pristine waterfalls like Mata Jitu, and excellent diving spots, Moyo Island offers an exclusive getaway for those seeking tranquility and natural beauty.

    6. Kenawa Island (Sumbawa)**

    – Highlight: This small, uninhabited island boasts stunning landscapes, clear waters, and vibrant coral reefs. It’s ideal for day trips, snorkeling, and enjoying panoramic views from its hills.

    7. Lakey Beach (Sumbawa)

    – Highlight: A famous destination for surfers, Lakey Beach is known for its consistent waves and surf breaks. The beach also offers a serene environment for sunbathing and exploring local culture.

    8. Satonda Island (Sumbawa)

    – Highlight: Home to a saltwater crater lake, Satonda Island provides unique geological features and excellent snorkeling opportunities. The island’s untouched natural beauty makes it a must-visit for nature enthusiasts. (*)

  • Kecelakan Bus Rombongan Peziarah, Minta Keterangan Sopir Taksi

    Kecelakan Bus Rombongan Peziarah, Minta Keterangan Sopir Taksi

    MATARAM (LOMBOKEXPRESS.ID)–Kasus kecelakaan rombongan bus pariwisata yang membawa rombongan peziarah asal Kediri, Jatim, yang menyebabkan satu perjalan kaki Muniah 69 tahun, meninggal duna di tempat terus berlanjut.

    Kasat Lantas Polresta Mataram Yozana Fajri Sidik mengatakan pihaknya sudah meminta keterangan saksi-saksi. Salah satunya sopir taksi yang berada di lokasi kejadian.

    “Keterangan dari sopir taksi, kita hubungi melalui telepon,  melihat pada saat kejadian ibu pejalan kaki itu menyeberang di depan bus saat lampu hijau sudah menyala, sehingga bus maju,” katanya saat dihubungi wartawan, Rabu 24/7/2024.

    Ia menjelaskan, korban Muniah menyeberang di depan tepat di depan bus. Sehingga sopir inisal CR asal Kediri, Jatim tidak melihat ada pejalan kaki yang menyeberang.

    “Sudah kita mintai keterangan memang tidak melihat sama sekali, karena berada di depan itu. Mungkin saya kurang tau, letak titik blind spotnya bus. Sehingga tidak bisa melihat. Jarak-jarak tertentu yang tidak bisa dilihat,” jelasnya

    Korban Muniah lanjut Yozana, tidak menyeberang di zebra cross, seharusnya pejalan kaki menyebrang di tempat yang seharusnya.

    “Memang zebra crosnya hilang, tapi untuk nyebrang jalan itu tetap harus di depan di zebra cross,” tuturnya.

    Namun dari hasil oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban semmpat terseret dan dilindas ban bus bagian depan. Sehingga menyebabkan luka parah dan koran meninggal dunia.

    “Dari hasil olah TKP, itu memang ada bekas terseret untuk korban dari ban depan,” paparnya.

    Yozana mengimbau masyarakat khususnya daerah yang rawan ramai agar lebih berhati-hati “Yang jalan kaki menyeberanglah di zebra cross. Sebelum nyebrang pastikan tidak ada kendaraan melintas. Tunggu lampu merah baru melintas, Kita Semua perlu menyadari bahwa keselamatan dari diri kita,” pungkasnya. (can)

  • Penjabat Gubernur NTB Ajak Wartawan untuk Sinergi dalam Membangun Nusa Tenggara Barat

    Penjabat Gubernur NTB Ajak Wartawan untuk Sinergi dalam Membangun Nusa Tenggara Barat

    MATARAM– Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Hassanudin, M.M., mengajak Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk menyamakan gagasan dan perspektif dalam membangun NTB. Hal ini disampaikan dalam pertemuan dengan PWI di Ruang Kerja Gubernur NTB pada Selasa, 23 Juli 2024.

    Pj Gubernur NTB menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan media dalam memajukan NTB. Ia menilai bahwa media berperan signifikan dalam mengedukasi masyarakat melalui sumbangan pemikiran dan tulisan. Pertemuan ini diharapkan dapat menyamakan frekuensi dan arah tujuan ke depan.

    “Saya mengajak teman media untuk menyamakan frekuensi dan antena lalu mengedukasi masyarakat NTB. Ini menjadi tugas bersama,” ujar Dr. Hassanudin.

    Beliau juga mengingatkan pentingnya penyampaian informasi yang bijak menjelang Pemilihan Gubernur NTB. Informasi tersebut harus menciptakan kesadaran bahwa politik adalah kompetisi yang tidak memutus silaturahmi antarwarga NTB.

    “Perbedaan adalah anugerah, dan kita bisa membangun NTB bersama-sama dari perbedaan yang ada,” tambahnya.

    Dr. Hassanudin juga mempromosikan tagline “NTB HEBAT” yang mencakup NTB Harmonis, Efektif Efisien, Bersama, Akuntabilitas, dan Transparan. Hasanuddin juga mengajak masyarakat untuk menjauhi narkoba dan judi online karena dampaknya yang merusak generasi muda.

    Ketua PWI NTB, Nasrudin menyatakan dukungannya terhadap langkah dan ajakan Pj Gubernur. “Insha Allah, kami siap mendukung dan bersama-sama mewujudkan harapan Gubernur NTB demi NTB yang lebih aman dan damai,” tutup Nasrudin. (kominfotik/*)

  • Tekan Kriminalitas Jelang Pilkada 2024, Kafe Remang-Remang Jadi Sasaran KRYD Intensif

    Tekan Kriminalitas Jelang Pilkada 2024, Kafe Remang-Remang Jadi Sasaran KRYD Intensif

    MATARAM (LOMBOKEXPRESS.ID)–Untuk menekan angka kriminalitas dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat menjelang Pilkada 2024, Sat Reskrim Polresta Mataram mengintensifkan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar kafe dan tempat hiburan malam.

    Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Reskrim Kompol I Made Yogi Purusa Utama SE, SIK, MH, melalui Wakasat Reskrim Iptu Sang Putu Gede, SH, dan didampingi oleh Kanit Tipidter Ipda Rosihan Al Fajri, S.Trk, Kanit Ranmor Ipda Binawan, serta Kanit Jatanras Ipda Adhitya Satriya Yudistira, S.Trk, beserta personelnya.

    Wakasat Reskrim Iptu Sang Putu Gede, SH, menyatakan bahwa tujuan dari KRYD ini adalah menekan angka kriminalitas dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) menjelang Pilkada 2024.

    “Sasarannya adalah minuman beralkohol tanpa izin, anak-anak di bawah umur, kendaraan bermotor tanpa surat-surat lengkap, serta kejahatan jalanan lainnya,” ujarnya pada Sabtu malam (20/07/2024).

    Kegiatan ini meliputi pemantauan, pemeriksaan identitas, razia minuman beralkohol, pemeriksaan kendaraan bermotor, serta memberikan imbauan kepada masyarakat.

    Iptu Sang Putu Gede menjelaskan bahwa imbauan Harkamtibmas dan pembubaran anak muda yang mengonsumsi minuman keras dilakukan dengan cara yang humanis untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban.

    “Diharapkan masyarakat merasa lebih aman dan nyaman menjelang Pilkada 2024, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polresta Mataram,” terangnya.

    “Kami menyambangi empat lokasi kafe dalam kegiatan ini, dan kegiatan ini akan terus berlanjut secara intensif sebagai upaya preventif dan preemtif,” pungkasnya. (nang)

  • Karang Taruna Kecamatan Pujut Dukung Penuh MotoGP 2024 di Mandalika

    Karang Taruna Kecamatan Pujut Dukung Penuh MotoGP 2024 di Mandalika

    LOTENG (LOMBOKEXPRESS.ID) – Karang Taruna Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, menggelar Diskusi Publik dengan tema “Menakar Kesiapan Event MotoGP 2024” di Hotel Raja, kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika (20/7/2024).

    Diskusi ini dihadiri oleh pemuda dari Desa lingkar Mandalika dan dibuka oleh Bupati Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Fathul Bahri. Narasumber dari ITDC, MGPA, Dinas Pariwisata Provinsi NTB, serta pelaku wisata dan intelektual profesional turut hadir.

    Ketua Karang Taruna Kecamatan Pujut, Sri Anom Putra Sanjaya, SH, menyatakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian pemuda Kecamatan Pujut dan evaluasi penyelenggaraan MotoGP sebelumnya. Diskusi ini menjadi ajang komunikasi antara pemuda Karang Taruna dengan pihak penyelenggara, seperti ITDC dan MGPA, serta pemerintah daerah.

    “Kami mendukung penuh event MotoGP di Mandalika dan penting adanya ruang diskusi agar penyelenggaraan ke depan lebih baik,” jelasnya.

    PMO ITDC, M. Muchfirodin Nugroho, yang hadir sebagai narasumber, menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, pertemuan seperti ini sangat dibutuhkan penyelenggara untuk mendapatkan masukan yang konstruktif.

    “Apresiasi bagi Karang Taruna Kecamatan Pujut yang telah menginisiasi kegiatan ini. Ini membantu kami mendengar dan memperbaiki bersama,” ujarnya.

    Vice President of Operations MGPA, Try Agung Hartanto, mengungkapkan untuk MotoGP 2024, ITDC dan MGPA akan melakukan koordinasi langsung tanpa menggunakan jasa Diandra, sehingga koordinasi akan lebih mudah.

    “Masukan dari Karang Taruna Pujut sangat kami butuhkan karena mereka berperan penting sebagai volunteer,” katanya.

    Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Jamaludin Malady, menegaskan pentingnya peran pemuda Karang Taruna Kecamatan Pujut dalam mendukung pariwisata Mandalika. “Peran mereka tidak hanya saat event MotoGP, tetapi juga dalam menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah sehingga wisatawan merasa nyaman,” ujarnya.

    Setelah diskusi, pemuda Karang Taruna Kecamatan Pujut melakukan deklarasi dukungan dan siap menyukseskan MotoGP 2024 di Sirkuit Internasional Mandalika. (rls)