Blog

  • PLN Praya Tingkatkan Layanan dengan Tiang Beton

    PLN Praya Tingkatkan Layanan dengan Tiang Beton

    PRAYA (LOMBOKEXPRESS.ID) – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat, melalui PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Praya, terus meningkatkan layanan dengan mengandalkan tiang beton di Kabupaten Lombok Tengah. Tiang beton dikenal kuat dan kokoh, tidak mudah melengkung, dan tahan karat, sehingga sangat cocok untuk distribusi listrik.

    Kepala Desa Pejanggik, H. Ahmad Nusilah S.H, menyatakan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan PLN. “Pelayanan PLN sangat memuaskan, terutama pergantian tiang listrik menjadi tiang beton yang dilakukan setiap tahun, termasuk di Serewa. Kami tidak mengalami kendala, malah masyarakat senang,” ujarnya.

    Nusilah juga mengapresiasi respons cepat PLN terhadap gangguan listrik. “Kami memiliki grup WA dengan PLN yang memudahkan komunikasi dan penanganan cepat. Selama lebih dari tujuh tahun saya menjabat, tidak pernah ada kecelakaan akibat listrik,” tambahnya. Ia berharap tiang beton segera tersedia di semua dusun di desanya.

    Achmad Santosa Adiguna, Manager ULP Praya, berkomitmen meningkatkan pelayanan listrik di Lombok Tengah. Menurutnya, pembangunan ketenagalistrikan bertujuan untuk menjamin ketersediaan listrik yang cukup, berkualitas, dan terjangkau, guna meningkatkan kesejahteraan rakyat secara adil dan merata.

    Santosa menjelaskan, PLN mengikuti standar ketat dalam penanaman tiang beton, khususnya di daerah dengan struktur tanah keras dan berbatu. Ia juga mengimbau masyarakat melaporkan anomali jaringan listrik melalui kantor ULP Praya atau aplikasi PLN Mobile. “Aplikasi ini memudahkan pelaporan gangguan, layanan pasang baru, tambah daya, dan kebutuhan lainnya,” jelasnya.

    PLN juga memanfaatkan grup WhatsApp untuk komunikasi efektif dengan kepala desa di Lombok Tengah, memastikan tidak ada hambatan dalam komunikasi dan informasi antara PLN dan masyarakat.

    Dengan komitmen ini, PLN Praya terus berupaya memberikan layanan terbaik dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Lombok Tengah. (rls)

  • Kalapas Lombok Barat dan Tim Satops Patnal Periksa HP Petugas untuk Cegah JUDOL

    Kalapas Lombok Barat dan Tim Satops Patnal Periksa HP Petugas untuk Cegah JUDOL

    LOBAR (LOMBOKEXPRESS.ID)– Untuk memastikan jajarannya bebas dari keterlibatan dalam perjudian online (JUDOL), Kalapas Kelas IIA Lombok Barat, M Fadli, bersama Tim Satops Patnal melakukan pemeriksaan handphone (HP) seluruh petugas usai pelaksanaan apel pagi pada Selasa (16/7/2024).

    Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden RI, Joko Widodo, dalam upaya pemberantasan judi online. Sesuai dengan Pasal 27 ayat (2) UU 1/2024, pelanggaran ini bisa berujung pada pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp10 miliar, sebagaimana diatur dalam Pasal 45 ayat (3) UU 1/2024.

    “Pemeriksaan HP ini adalah salah satu upaya konkret kami untuk mencegah dan memberantas judi online di Lapas,” ujar Kalapas M Fadli.

    Kalapas Fadli menegaskan bahwa judi online merupakan tindakan kriminal yang melanggar hukum dan bisa memicu kejahatan lain serta merugikan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan, khususnya instansi. Oleh karena itu, dia meminta seluruh pegawai untuk serius mematuhi larangan ini dan menjauhkan diri dari segala bentuk aktivitas judi online.

    “Saya tegaskan kepada seluruh jajaran Lapas Lobar untuk tidak terlibat dalam judi online dalam bentuk apapun, baik sebagai pemain, bandar, maupun penyedia layanan. Kami akan menindak tegas sesuai peraturan yang berlaku jika ada anggota Lapas Kelas IIA Lombok Barat yang terlibat dalam tindak kejahatan ini,” lanjut Fadli.

    Kalapas juga mengajak seluruh pegawai untuk meningkatkan integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya. Ia menekankan pentingnya membangun Lapas Lobar yang bebas dari narkoba dan judi online sebagai bagian dari komitmen untuk mewujudkan pemasyarakatan yang semakin PASTI dan BerAkhlak. (ijw/*)

  • Maxim Luncurkan Layanan ‘Delivery Xpress’ di Kota Mataram: Solusi Pengantaran Barang Lebih Cepat

    Maxim Luncurkan Layanan ‘Delivery Xpress’ di Kota Mataram: Solusi Pengantaran Barang Lebih Cepat

    MATARAM (LOMBOKEXPRESS.ID)–Aplikasi transportasi online, Maxim, memperkenalkan layanan baru bernama ‘Delivery Xpress’ di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

    Layanan ini dirancang untuk menawarkan pengantaran barang yang lebih cepat dan aman. Selain Mataram, ‘Delivery Xpress’ juga telah diluncurkan di beberapa kota lainnya seperti Surabaya, Makassar, Jakarta, dan Kupang.

    Melalui layanan ‘Delivery Xpress’, pengguna dapat memesan kurir yang akan langsung menerima penugasan dari sistem, sehingga lebih responsif dalam mengantarkan barang. Layanan ini menggunakan sepeda motor untuk memastikan pengambilan dan pengantaran barang dari satu tangan ke tangan lainnya dengan lebih cepat.

    Sebelumnya, aplikasi Maxim sudah menyediakan berbagai layanan pengantaran seperti Delivery dan Car Delivery. Kehadiran ‘Delivery Xpress’ ini bertujuan untuk melengkapi pilihan layanan pengantaran yang ada, sehingga pengguna bisa memilih sesuai kebutuhan mereka.

    Dirhamsyah, Development Director Maxim Indonesia, mengungkapkan bahwa peluncuran ‘Delivery Xpress’ merupakan langkah untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin beragam dan luas. “Hadirnya ‘Delivery Xpress’ merupakan terobosan yang kami lakukan untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, memenuhi kebutuhan pengantaran barang yang cepat dan aman, serta meningkatkan kepuasan pengguna aplikasi,” ujar Dirhamsyah.

    Untuk memesan layanan ‘Delivery Xpress’, pengguna dapat membuka aplikasi Maxim dan memilih menu ‘Delivery’, kemudian pilih ‘Bike Delivery (Xpress)’. Pastikan ukuran paket tidak lebih dari 50x50x50 cm dan berat tidak lebih dari 20 kg. Ke depannya, layanan ini akan terus diluncurkan di kota-kota lain di seluruh Indonesia. (rls)

  • Pj Gubernur Hassanudin Sambut Pengurus Baru BPPD NTB: Hadir Sebagai Solusi Pariwisata

    Pj Gubernur Hassanudin Sambut Pengurus Baru BPPD NTB: Hadir Sebagai Solusi Pariwisata

    MATARAM (LOMBOKEXPRESS.ID)– Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr Hassanudin, menyambut baik kehadiran pengurus baru Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB periode 2024-2027. Dalam pertemuan tersebut, yang juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata NTB, Pj Gubernur memberikan arahan dan penekanan pentingnya peran BPPD sebagai solusi bagi pengembangan pariwisata di daerah.

    “Hadirnya BPPD bukan sebagai penghambat tetapi sebagai solusi,” ujar Pj Gubernur dalam sambutannya di Ruang Kerjanya, Selasa (16/07).

    Pj Gubernur menekankan bahwa pariwisata adalah salah satu sektor utama yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat NTB. Oleh karena itu, peran BPPD sangat penting dalam mempromosikan potensi wisata dan menjaga pariwisata NTB dari berbagai tantangan.

    “Kami berharap BPPD dapat menjadi solusi dalam mengatasi berbagai tantangan, serta mampu mempromosikan keindahan dan potensi wisata NTB secara lebih efektif,” tambahnya.

    Pj Gubernur juga mengingatkan pengurus baru BPPD untuk selalu berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat, agar promosi pariwisata NTB dapat berjalan lebih optimal. Sinergi antara semua stakeholder dinilai sangat penting untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.

    Ketua BPPD yang baru, Sahlan M. Saleh, menyatakan bahwa langkah awal dalam mempromosikan pariwisata NTB adalah dengan menonjolkan budaya dan alam yang kaya di wilayah ini. BPPD akan melakukan sosialisasi dan promosi strategis untuk memperkuat ciri khas pariwisata NTB.

    “Arah pariwisata kita dari pandangan BPPD ingin ada ciri yang lebih menonjol, kita tonjolkan budaya dan alam secara luas,” tutup Sahlan. (rls)

    Keterangan foto: Ketua BPPD NTB Sahlan M Saleh memberikan keterangan pers, Selasa (16/07). Foto: has

  • Pj. Gubernur Sulsel dan Kemendagri Dorong USAID Maksimalkan Program di Sulsel

    Pj. Gubernur Sulsel dan Kemendagri Dorong USAID Maksimalkan Program di Sulsel

    MAKASSAR (LOMBOKEXPRESS.ID)– Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengajak USAID untuk memaksimalkan program yang tengah dilaksanakan di wilayah tersebut. Hal ini disampaikan saat pertemuan antara Pj. Gubernur Sulsel Zudan Arif Fakhrulloh dengan tim USAID yang didampingi Nur Aisyah Nasution dari Bappenas dan Marzidi Bur dari Ditjen Bangda Kemendagri.

    Dalam pertemuan tersebut, USAID melaporkan perkembangan program seperti IUWASH Tangguh, USAID IUWASH PASAR, dan USAID SELARAS yang dijalankan di beberapa kota dan kabupaten di Sulsel. Chief of Party USAID IUWASH Tangguh, Alifah Lestari, menjelaskan bahwa masih terdapat kesenjangan capaian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jaringan perpipaan dibandingkan target nasional serta rendahnya alokasi APBD untuk air minum, sanitasi, dan pengelolaan sampah.

    Alifah juga menyoroti pentingnya legalisasi peraturan yang mendukung peningkatan capaian air minum dan sanitasi aman, serta perlunya komitmen kepala daerah dalam pembentukan lembaga pengelolaan air limbah domestik. Disarankan agar pemerintah kabupaten/kota membangun minimal satu Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) dan menyusun layanan lumpur tinja terjadwal.

    Marzidi Bur menambahkan, “Dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sangat dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan yang diidentifikasi oleh tim IUWASH Tangguh.”

    Menanggapi hal tersebut, Pj. Gubernur Sulsel menekankan pentingnya solusi konkret dan langkah nyata dari program USAID. “Seluruh kegiatan yang dilaksanakan harus dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat,” ujar Zudan Arif Fakhrulloh.

    Kolaborasi antara Pemprov Sulsel, Kemendagri, dan USAID diharapkan dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam bidang air minum, sanitasi, dan pengelolaan sampah. (red)

  • Pemda Didorong Wujudkan Transisi Energi Berkeadilan dan Pencapaian Net Zero Emission

    Pemda Didorong Wujudkan Transisi Energi Berkeadilan dan Pencapaian Net Zero Emission

    JAKARTA -Untuk mendukung pencapaian Net Zero Emission (NZE) di Indonesia, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri bersama salah satu mitra lokal Ford Foundation yaitu Center for Climate and Sustainable Finance Universitas Indonesia telah menyelenggarakan kegiatan yang bertajuk diseminasi panduan penyusunan kebijakan dan program/kegiatan sektor energi di daerah untuk mendukung pencapaian Net Zero Emission (NZE) yang telah diselenggarakan di Hotel The Acacia, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

    Dalam rilisnya yang diterima redaksi, Sabtu (13/7/2024), kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai forum untuk untuk menampung tanggapan, masukan, maupun kritik terhadap buku panduan dimaksud agar dapat lebih disempurnakan kembali sebelum diberikan akses bagi publik untuk membaca dan memanfaatkannya.

    Selain itu, diharapkan dengan disusunnya panduan ini diharapkan pemerintah daerah dapat mendukung perwujudan transisi energi berkeadilan dan pencapaian Net Zero Emission (NZE) yang harapannya dapat berguna bagi seluruh daerah di Indonesia.

    Kegiatan ini dipimpin oleh Analis Kebijakan Ahli Madya pada Substansi Energi dan Sumber Daya Mineral serta dihadiri dua narasumber yaitu Direktur Inventarisasi Gas Rumah Kaca dan Monitoring Pelaporan Verifikasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan peneliti dari Center for Climate and Sustainable Finance Universitas Indonesia.

    Selain itu, kegiatan diseminasi ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian PPN/Bappenas, Sekretariat Jenderal Dewan Energi Nasional, serta perwakilan dari Bappeda dan dinas yang menangani urusan energi dan Sumber Daya Mineral (SDA) di delapan provinsi antara lain: Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Tengah. (rls)

  • MKP dan KPU Gelar Sosialisasi Tahapan Pilkada Serentak 2024

    MKP dan KPU Gelar Sosialisasi Tahapan Pilkada Serentak 2024

    LOBAR (LOMBOKEXPRESS.ID)- – Media Kreatif Pribumi (MKP) Group bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Barat menyelenggarakan sosialisasi tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat serta Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat pada Pilkada Serentak 2024.

    Acara ini bertujuan untuk menyampaikan informasi terkait tahapan Pilkada kepada masyarakat.

    Ketua KPU Lombok Barat, Lalu Rudi Iskandar, menekankan pentingnya sosialisasi ini untuk memastikan semua lapisan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat tentang tahapan Pilkada.

    “Sosialisasi ini sangat penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat terkait Pemilihan Kepala Daerah. Kami siap bekerjasama dengan berbagai lembaga untuk mensosialisasikan tahapan Pilkada 2024,” ujarnya.

    Sosialisasi ini adalah bagian dari agenda KPU Lombok Barat dalam rangka mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah serentak di Kabupaten Lombok Barat. Rudi berharap kegiatan ini dapat berlanjut secara berkesinambungan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.

    Ketua Bawaslu Lombok Barat, Rizal Umami, menambahkan pengawasan akan terus dilakukan untuk memastikan Pilkada berjalan bersih dan adil. “Dalam Pilkada serentak 2024, Bawaslu melakukan perombakan 60% dalam perekrutan Panwascam untuk memastikan pengawasan merata di semua wilayah,” jelas Rizal.

    Ia juga mengapresiasi sosialisasi yang dilakukan oleh MKP dan KPU Lombok Barat, terutama dalam menjangkau pemilih pemula dari kalangan generasi Z.

    Roni, Ketua Panitia kegiatan, menjelaskan bahwa tujuan sosialisasi ini adalah untuk mengajak masyarakat menggunakan hak pilih mereka dengan benar pada Pilkada 2024. “Kegiatan sosialisasi ini bekerjasama dengan KPU Lombok Barat untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menggunakan hak pilih mereka dengan benar,” ujarnya.

    Acara ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada serentak 2024 dan memastikan setiap pemilih mendapatkan informasi yang diperlukan untuk berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi. (red)

  • Bupati IDP dan Wabup Dahlan Sambut Mahasiswa KKN UNS Surakarta

    Bupati IDP dan Wabup Dahlan Sambut Mahasiswa KKN UNS Surakarta

    BIMA (LOMBOKEXPRESS.ID)– Sebanyak 14 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah, yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sangiang, Kecamatan Wera, disambut langsung oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE., M.IP dan Wakil Bupati Drs. H. Dahlan M. Noer di halaman Museum Asi Mbojo.

    Dalam acara tersebut, Bupati Bima didampingi oleh Pj. Sekda Suwandi, ST., MT, Asisten I Setda Fatahullah, S.Pd, Kepala Bappeda dan Litbang Taufik ST., MT, Kalak BPBD Drs. Israh, serta beberapa kepala bagian lingkup Sekretariat Daerah.

    Bupati Bima berharap para mahasiswa KKN UNS dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung percepatan pembangunan melalui pengabdian selama 45 hari di Desa Sangiang.

    “Selama melaksanakan KKN, para peserta diharapkan menjadi duta yang baik, memastikan hadir di tengah-tengah masyarakat serta bisa mentransfer ilmu bermanfaat yang didapatkan dari kampus,” ujar Bupati Bima.

    Pj. Sekda Suwandi, dalam pemaparannya tentang potensi sumber daya alam di hadapan peserta KKN UNS, menekankan pentingnya KKN dalam mempersiapkan mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dari dosen. Ia juga menyebutkan bahwa Kabupaten Bima, khususnya Kecamatan Wera, memiliki potensi pertanian yang melimpah dan bisa dikembangkan. Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat memperkenalkan inovasi dan teknik pengelolaan pertanian pasca panen yang bisa memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat setempat.

    Ke-14 mahasiswa KKN lintas program studi tersebut adalah Yusuf, Haris, Laksmita, Amel, Nabila, Rahmad, Tatum dari Jurusan Kedokteran, Auliya, Alisha, Dion, Amirulhaq, Alya dari Jurusan Teknologi Pangan, Al Diva dari Jurusan Hukum, dan Burhanuddin dari Jurusan Sastra. (rls)

  • Kemendagri bersama Bappenas Luncurkan Program USAID SELARAS

    Kemendagri bersama Bappenas Luncurkan Program USAID SELARAS

    JAKARTA (LOMBOKEXPRESS.ID)-– Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Restuardy Daud, hadir menyampaikan sambutan dalam Peluncuran Nasional Program USAID SELARAS dengan tema “Komitmen Aksi Menuju Reformasi Pengelolaan Sampah Terintegrasi dari Hulu ke Hilir Indonesia” beberapa waktu lalu.

    Program ini bertujuan untuk mengatasi tantangan signifikan dalam pengelolaan sampah di Indonesia, dengan visi mencapai pengelolaan sampah yang terpadu dan berwawasan lingkungan pada tahun 2045.

    Dalam sambutannya, Restuardy Daud menyatakan, “Program USAID SELARAS ini merupakan upaya komprehensif dan terpadu untuk meningkatkan pengelolaan sampah di Kota/Kabupaten terpilih. Kami fokus pada kerja sama, pembinaan kapasitas, dan implementasi kebijakan yang efektif.”

    Data dari KemenPPN/BAPPENAS menunjukkan bahwa secara nasional, baru sekitar 27,89% sampah yang tertangani dan sekitar 70,19% sampah yang tidak terkelola (Susenas MKP, 2022). Selain itu, sejak tahun 2016 hingga 2019, rata-rata Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang melakukan Open Dumping mencapai sekitar 47,01% (Pemantauan Fisik Adipura, KLHK).

    Program USAID SELARAS memberikan dukungan kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah, termasuk pembinaan dan pengawasan dalam Pengelolaan Sampah. Telah ditetapkan 18 pemerintah daerah yang terpilih akan mendapatkan pendampingan secara terpadu agar terjadi peningkatan kinerja pengelolaan sampah.

    “Kementerian Dalam Negeri mendukung pelaksanaan kerjasama antar daerah dalam pengelolaan sampah melalui berbagai kebijakan, termasuk Permendagri  Nomor 22 Tahun 2020 tentang Tata Cara Kerja Sama Daerah dengan Daerah Lain dan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga, serta Permendagri Nomor 25 Tahun 2020 tentang Tata Cara Kerja Sama Daerah dengan Pemerintahan Daerah Luar Negeri dan Kerja Sama dengan Lembaga Luar Negeri,” tambah Restuardy Daud, dalam rilisnya yang diterima redaksi, Jumat (12/7/2024).

    Target utama yang dituangkan dalam RPJPN 2025-2045 adalah 100% Rumah Tangga Mendapatkan Layanan Penuh Pengumpulan Sampah dan 90% Sampah Terolah di Fasilitas Pengolahan Sampah. Target tersebut diharapkan dapat terpenuhi sehingga tercipta peningkatan kesehatan masyarakat, kualitas lingkungan yang lestari, sampah termanfaatkan menjadi sumber daya dan sampah terkelola secara berkelanjutan.

    “Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam pengelolaan sampah di daerah, dengan peningkatan kinerja melalui pemanfaatan hasil retribusi untuk mendanai kegiatan penyelenggaraan pengelolaan sampah,” kata Restuardy Daud. “Kerja sama dengan daerah lain dan lembaga luar negeri juga didorong untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan pengelolaan sampah di daerah.”

    Restuardy Daud juga menekankan pentingnya pendekatan terpadu dan berwawasan lingkungan dalam pengelolaan sampah di Indonesia. “Dengan visi mencapai pengelolaan sampah yang berkelanjutan pada tahun 2045, program ini menekankan perlunya kerja sama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan media, untuk mencapai tujuan yang visioner ini,” ujarnya.

    Dengan peluncuran Program USAID SELARAS, diharapkan pengelolaan sampah di Indonesia dapat semakin baik dan berkelanjutan, menuju Indonesia yang lebih bersih dan sehat di masa depan. (rls)

  • Kontingen Karate Inkai Kodim 1608/Bima Kembali Sabet Medali Emas

    Kontingen Karate Inkai Kodim 1608/Bima Kembali Sabet Medali Emas

    KOTA BIMA (LOMBIKEXPRESS.ID)- Dandim 1608/Bima, Letkol Inf Andi Lulianto S.Kom, menyambut kedatangan kontingen atlet karate Inkai binaan Kodim 1608/Bima, yang kembali setelah mengikuti kejuaraan Bupati Cup Liga Inkai II 2023 di GOR HANPATI dan GOR Lombok Tengah di Makodim 1608/Bima, di Jalan Sukarno Hatta, Kelurahan Sadia, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, pada Jum’at pagi (12/07/2024).

    Kontingen atlet karate Inkai binaan Kodim 1608/Bima berhasil membawa pulang medali sebanyak 7 medali emas, 6 medali perak dan 12 medali perunggu pada kejuaraan tersebut.

    Dalam sambutannya, Dandim 1608/Bima Letkol Inf. Andi Lulianto S.Kom, menyampaikan rasa salut dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas prestasi yang diraih oleh atlet dan pelatih, atas nama dirinya dan Kodim 1608/Bima.

    “Semoga prestasi ini dapat meningkatkan semangat kita untuk menjadi lebih baik lagi di masa depan dan menyambut even yang lebih tinggi lagi. Terus berlatih, raih mimpi kalian dan ukir sejarah,” harapan Letkol Inf Andi Lulianto S.Kom.

    Selain itu, Dandim juga memberikan apresiasi kepada seluruh pelatih yang telah bekerja keras dalam membina atlet, dan berpesan agar selalu aktif mencari bibit-bibit baru atlet karate. Selain itu, ia mengajarkan untuk selalu mengutamakan aspek sportivitas dalam berlaga.(Pendim1608)