Blog

  • Jaringan Sahabat Team Pemenangan “Jabat Tangan” Bang Zul – Abah Uhel Santuni Anak Yatim dan Jompo di Dusun Danger Utara

    Jaringan Sahabat Team Pemenangan “Jabat Tangan” Bang Zul – Abah Uhel Santuni Anak Yatim dan Jompo di Dusun Danger Utara

    LOTIM (LOMBOKEXPRESS.ID)– Memperingati 1 Muharram, Jaringan Sahabat Team Pemenangan “Jabat Tangan” Bang Zul – Abah Uhel menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dan jompo di Dusun Danger Utara. Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk bakti sosial, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali persaudaraan di masyarakat.

    Mastur, pembina Jabat Tangan, menjelaskan inisiatif ini lahir dari kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi. “Jabat Tangan bukan hanya wadah aspirasi, tetapi juga gerakan nyata untuk mewujudkan kebaikan bagi sesama,” ujarnya.

    Ahmad Jhoni, ketua kelompok Jabat Tangan, menambahkan kegiatan ini adalah hasil kerja keras dan kebersamaan seluruh anggota Jabat Tangan serta pendukungnya. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan di berbagai lokasi lainnya,” katanya.

    Selain berperan sebagai relawan dalam pemenangan calon gubernur-wakil gubernur, kelompok Jabat Tangan juga bertekad menjadi lembaga sosial kemasyarakatan yang berdedikasi. Dengan semangat ini, mereka berkomitmen untuk terus berkontribusi positif bagi masyarakat.

    Kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa kebaikan dapat dirasakan langsung oleh mereka yang membutuhkan. Jabat Tangan mengajak semua pihak untuk bersama-sama memperkuat jalinan kemanusiaan dan sosial di Nusa Tenggara Barat. (rls)

  • SMSI Dorong Pemerintah Tingkatkan Keamanan Data dari Serangan Siber

    SMSI Dorong Pemerintah Tingkatkan Keamanan Data dari Serangan Siber

    JAKARTA (LOMBOKEXPRESS.ID)–Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) mendorong pemerintah Indonesia untuk meniru langkah negara-negara maju dalam memperkuat sistem keamanan siber. Ketua Umum SMSI, Firdaus, menekankan pentingnya memiliki infrastruktur digital yang tangguh dan responsif di tengah ancaman siber yang tidak bisa diprediksi.

    “Kita harus mengimplementasikan strategi keamanan siber yang komprehensif, melibatkan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, serta investasi yang signifikan dalam teknologi keamanan,” ujar Firdaus dalam diskusi bertema ‘Relawan Perisai Prabowo Vs Ancaman Siber: Demokrasi dan Keamanan Data’ di Kantor SMSI, Jakarta, Jumat (5/7/2024).

    Dalam forum tersebut, Firdaus yang berkolaborasi dengan Sekjen DPP Perisai Prabowo, Ahmad Jojon Novandri, merespons insiden serangan ransomware yang melumpuhkan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) di Surabaya. Serangan itu mengakibatkan gangguan serius pada 282 data lembaga pemerintahan, termasuk 30 kementerian dan lembaga, serta 48 lembaga kota.

    Serangan pada 17 Juni 2024 dimulai dengan dinonaktifkannya fitur keamanan Windows Defender oleh pihak tak bertanggung jawab. Aktivitas berbahaya terdeteksi pada 20 Juni 2024, termasuk instalasi file berbahaya, penghapusan sistem file penting, dan penonaktifan layanan yang berjalan. Pada 26 Juni 2024, dampak kerusakan yang luas terungkap, meski beberapa instansi berhasil memulihkan data.

    Ransomware bernama BrainChipper digunakan dalam serangan ini, memblokir akses sistem pengguna kecuali tebusan sebesar US$ 8 juta atau sekitar Rp 131 miliar dibayarkan. Firdaus mendesak pemerintah untuk segera memulihkan akses yang terdampak dan meningkatkan keamanan sistem informasi nasional.

    “Kami mengkritik tata kelola keamanan siber dan data yang masih memiliki banyak kelemahan. Kurangnya back-up data menunjukkan pemerintah abai terhadap risiko hilangnya data masyarakat,” tegas Firdaus. Dia menambahkan, kesiapan dan respons cepat terhadap serangan siber perlu ditingkatkan melalui strategi keamanan siber yang lebih baik.

    Seluruh instansi pemerintah dan sektor terkait diajak untuk lebih serius dalam menangani isu ini, termasuk melalui peningkatan kesadaran dan pendidikan tentang ancaman siber serta penggunaan teknologi keamanan yang lebih canggih. Firdaus juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Siber dan Sandi Negara, serta PT Telkom Indonesia untuk memperbaiki tata kelola keamanan siber dan data di Indonesia.

    “Insiden ini menjadi pembelajaran berharga bagi kita semua untuk lebih waspada dan proaktif dalam menghadapi ancaman siber,” ujar Firdaus. SMSI siap mendukung upaya peningkatan keamanan siber melalui berbagai program edukasi dan kolaborasi lintas sektor, dengan harapan pemulihan dapat segera terlaksana agar layanan pemerintahan kembali normal. (red)

  • Antisipasi Kerawanan, Polsek Jereweh Laksanakan KRYD MANTAP untuk Keamanan Wilayah

    Antisipasi Kerawanan, Polsek Jereweh Laksanakan KRYD MANTAP untuk Keamanan Wilayah

    SUMBAWA BARAT (LOMBOKEXPRESS.ID– Polsek Jereweh mengambil langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas di wilayah hukumnya dengan menggelar KRYD MANTAP pada Jumat (05/07).

    Kapolsek Jereweh, Iptu Ardiyatmaja, melalui Kasi Humas Iptu Zainal Abidin, menjelaskan bahwa Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) ini bertujuan untuk mencegah tindak pidana seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan tindak pidana lainnya. Sasaran kegiatan ini meliputi pemeriksaan kendaraan untuk menemukan minuman keras, senjata tajam atau api, narkoba, bahan peledak, barang muatan ilegal, serta pengecekan dokumen kendaraan.

    KRYD ini diadakan di depan Mako Polsek Jereweh, tepatnya di jalan lintas Jereweh-Taliwang, yang dikenal rawan digunakan untuk menyelundupkan barang-barang ilegal. “KRYD rutin dilakukan oleh personel Polsek Jereweh untuk menciptakan rasa aman dan menghindari gangguan kamtibmas di wilayah Kecamatan Jereweh,” ujar Iptu Zainal Abidin.

    Selain itu, anggota Polsek Jereweh juga terus menghimbau warga untuk selalu waspada terhadap tindak kejahatan di sekitar lingkungan mereka dan segera melaporkan ke Polsek terdekat jika terjadi hal-hal yang mencurigakan.

    Dengan adanya KRYD MANTAP, Polsek Jereweh berharap dapat menekan potensi gangguan kamtibmas dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat. (rls)

  • Menangkal Ancaman Siber di Era Digital: Upaya Relawan Perisai Prabowo

    Menangkal Ancaman Siber di Era Digital: Upaya Relawan Perisai Prabowo

    JAKARTA (LOMBOKEXPRESS.ID)-– Kebocoran data yang terjadi beberapa waktu lalu telah mengganggu kepercayaan publik terhadap keamanan data. Menanggapi hal ini, Relawan Perisai Prabowo mengadakan diskusi dengan tema “Relawan Perisai Vs Ancaman Siber: Menjaga Demokrasi dan Keamanan Data,” yang berlangsung di Kantor SMSI Pusat, Jalan Veteran II Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (05/07).

    Jojon Novandri, Sekjend Relawan Perisai Prabowo, menyampaikan bahwa Indonesia saat ini menghadapi berbagai jenis ancaman siber, termasuk serangan malware, phishing, dan disinformasi. Serangan-serangan ini tidak hanya mengancam keamanan data pribadi dan organisasi, tetapi juga berpengaruh besar terhadap stabilitas demokrasi.

    “Ancaman siber ini dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah dan mengganggu proses demokrasi yang sehat,” ujar Jojon.

    Jojon menambahkan bahwa generasi milenial, khususnya yang tergabung dalam Relawan Perisai Prabowo, memiliki peran penting dalam menjaga keamanan data. Mereka didorong untuk lebih kritis dan waspada terhadap informasi yang diterima di media, guna menghindari bahaya siber.

    “Milenial adalah agen perubahan. Kami percaya mereka memiliki potensi besar untuk menjadi penjaga keamanan data di era digital,” tambahnya.

    Firdaus, Ketua Umum SMSI, dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa ancaman kebocoran data telah menjadi perhatian serius bagi pengusaha media online. Hampir setiap hari, anggota SMSI mendapat serangan siber, namun hal tersebut mampu ditanggulangi.

    “Serangan siber adalah keniscayaan, tinggal pemerintah serius atau tidak dalam menanggulanginya,” terangnya.

    Di akhir diskusi, SMSI berharap kepada Relawan Perisai Prabowo untuk membentuk tim yang bekerja secara masif. Targetnya adalah menjadikan minimal 100.000 kader Perisai yang tersebar mulai dari kecamatan hingga kabupaten/kota di seluruh Indonesia, yang kemudian dididik menjadi pasukan siber untuk menangkal ancaman maupun serangan siber. (rls)

  • Screening TB, HIV, dan IMS di Lapas Lombok Barat Bersama Puskesmas Kuripan

    Screening TB, HIV, dan IMS di Lapas Lombok Barat Bersama Puskesmas Kuripan

    LOBAR (LOMBOKEXPRESS.ID)– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lombok Barat melalui Klinik Pratama berkolaborasi dengan Puskesmas Kuripan melakukan screening tuberkulosis (TB), human Immunodeficiency Virus (HIV), dan Infeksi Menular Seksual (IMS) bagi warga binaan, pada Kamis (04/07) kemarin.

    Sebanyak 54 warga binaan berpartisipasi dalam proses screening yang meliputi pemeriksaan fisik, rontgen dada, tes cepat molekular untuk TB, dan pemeriksaan darah untuk HIV.

    “Kegiatan screening berjalan lancar dan hasilnya sangat memuaskan, semua warga binaan dinyatakan negatif dari TB, HIV, maupun IMS,” ujar dr Ratih dari Klinik Pratama Lapas Lombok Barat.

    Tim Klinik Lapas Lombok Barat yang dipimpin oleh dr Ratih bersama tenaga medis dari Puskesmas Kuripan juga menyediakan sesi konseling bagi warga binaan, serta memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan waspada terhadap gejala penyakit.

    Kalapas Lombok Barat, M Fadli, mengapresiasi kegiatan screening ini dan menekankan pentingnya pelaksanaan secara rutin. “Kesehatan warga binaan adalah tanggung jawab kita bersama. Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan agar warga binaan tetap sehat dan bebas dari penyakit menular,” kata M Fadli. (rls)

  • Evakuasi Korban Terseret Ombak di Pantai Poto Batu

    Evakuasi Korban Terseret Ombak di Pantai Poto Batu

    SUMBAWA BARAT (LOMBOKEXPRESS.ID)–Polres Sumbawa Barat bersama Kompi 2 Yon B Sat Brimob Polda NTB dan masyarakat setempat melakukan evakuasi terhadap dua remaja yang terseret ombak di Pantai Poto Batu, Kelurahan Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat pada Kamis, 4 Juli 2024 sekitar pukul 13.40 WITA.

    Kedua korban yang terseret ombak adalah Zaki Septiawan (14 tahun) dan Neo Firmansyah (14 tahun), keduanya merupakan siswa kelas 9 SMPN 7 Taliwang yang berdomisili di RT 01 RW 04, Lingkungan Bertong A, Kelurahan Telaga Bertong.

    Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K, melalui Kasi Humas menjelaskan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 13.00 WITA saat kedua korban bersama tiga temannya, Dimas Arya Prayuda, Rafi Desta, dan Zainul Fikri, sedang mandi di pantai Poto Batu. Sekitar pukul 13.40 WITA, ombak besar datang dan menyeret Neo Firmansyah. Melihat kejadian tersebut, Zaki Septiawan berusaha menolong namun juga ikut terseret ombak. Tiga teman lainnya kemudian berlari meminta pertolongan warga dan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.

    Setelah menerima laporan, sejumlah personil gabungan Polres Sumbawa Barat dan Kompi 2 Yon B Sat Brimob Polda NTB segera turun ke lokasi kejadian (TKP) dengan dilengkapi pelampung dan peralatan penyelamatan. Bersama masyarakat, mereka menggunakan dua perahu motor dan tim selam untuk menyisir area sekitar pantai Poto Batu.

    Setelah melakukan pencarian selama sekitar dua jam, tim berhasil menemukan Neo Firmansyah sekitar pukul 16.13 WITA dan lima menit kemudian menemukan Zaki Septiawan tidak jauh dari lokasi penemuan Neo. Kedua korban ditemukan di dalam air oleh tim selam dan segera dibawa ke rumah sakit Asyi-Sifa untuk penanganan medis. Namun, setelah diperiksa, keduanya dinyatakan meninggal dunia dan kemudian dibawa ke rumah duka di Lingkungan Bertong, Kelurahan Telaga Bertong.

    Wakapolres Sumbawa Barat, Kompol Didik Hariyanto, SH, Kabag Ops Polres Sumbawa Barat, Kompol Gede Mahartha, SH, dan sejumlah perwira lainnya turut hadir di TKP untuk memberikan arahan kepada seluruh personil.

    Polres Sumbawa Barat mengucapkan turut berduka cita atas musibah ini. Semoga kedua almarhum mendapat tempat di sisi Allah SWT. Kepada seluruh masyarakat dihimbau untuk lebih berhati-hati saat mandi di pantai, terutama di musim angin kencang dan cuaca yang kurang bersahabat saat ini. (rls)

  • BBPOM Mataram Soroti Ancaman Pandemi Senyap

    BBPOM Mataram Soroti Ancaman Pandemi Senyap

    MATARAM (LOMBOKEXPRESS.ID)- Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram menyoroti ancaman resistensi antimikroba (AMR) yang dikenal sebagai “pandemi senyap”. AMR menjadi isu kesehatan global yang serius, seperti yang diakui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

    Dalam penelitian yang dipublikasikan oleh jurnal The Lancet tahun 2022, AMR menyebabkan 4,95 juta kematian pada tahun 2019, dengan 1,27 juta di antaranya secara langsung disebabkan oleh AMR. Angka ini melebihi kematian akibat HIV/AIDS dan Malaria.

    Yosef Dwi Irawan, Kepala BBPOM Mataram, menyampaikan dalam acara Ngobrol Santai (Ngobras) pada Rabu (3/7/2024) bahwa AMR bisa membunuh secara senyap. “AMR adalah ancaman besar bagi kesehatan global. WHO memprediksi pada 2050, kematian akibat AMR bisa mencapai 10 juta jiwa per tahun,” jelas Yosef.

    Resistensi antimikroba terjadi ketika mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur, dan parasit menjadi kebal terhadap obat-obatan. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dan berlebihan adalah penyebab utama meningkatnya AMR.

    “Penggunaan antibiotik harus bijak. Ini tanggung jawab pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat,” tambah Yosef. BBPOM Mataram aktif mengawasi penjualan obat di apotek dan toko obat untuk memastikan antibiotik hanya dijual dengan resep dokter.

    Yosef juga menekankan pentingnya edukasi masyarakat tentang bahaya AMR dan pencegahannya. “Masyarakat harus memahami pentingnya menyelesaikan dosis antibiotik yang diresepkan dan tidak membeli antibiotik tanpa resep dokter,” ujarnya.

    Dengan peningkatan kesadaran dan kerjasama semua pihak, Yosef berharap ancaman AMR dapat diminimalisir. “Kita harus bersama-sama melawan pandemi senyap ini dengan tindakan nyata,” tutup Yosef. (nang)

  • Kemendagri Siapkan Surat Edaran ke Pemda untuk Akselerasi Produksi Lifting Migas

    Kemendagri Siapkan Surat Edaran ke Pemda untuk Akselerasi Produksi Lifting Migas

    JAKARTA (LOMBOK EXPRESS.ID)– Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Restuardy Daud memimpin rapat koordinasi secara daring membahas peran Kemendagri dalam pengakselerasian produksi lifting migas di Indonesia beberapa waktu lalu.

    Dalam rilisnya yang diterima redaksi, Rabu (3/7/2024), rapat yang dihadiri oleh perwakilan Kemenko Marvest, Ditjen Migas KESDM, SKK Migas dan Ditjen Keuda tersebut merupakan tindaklanjut dari hasil rapat sebelumnya dengan Menko Marvest.

    Dari rapat sebelumnya, secara garis besar, Kemendagri diarahkan untuk mendukung komunikasi dan koordinasi dengan Pemda dalam rangka pembebasan lahan dan mengalokasikan lahan untuk mengembangkan infrastruktur yang diperlukan untuk kegiatan lifting migas.

    SKK Migas menyampaikan beberapa permasalahan yang dihadapi dalam peningkatan produksi lifting migas yaitu terdapat sembilan lokasi yang terdiri dari tujuh kecamatan di Kabupaten Indramayu, Provinsi Jabar dan dua kecamatan di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulsel yang perlu dilakukan percepatan persetujuan LP2B untuk pengeboran sumur.

    Selain itu, perwakilan dari SKK Migas juga menyampaikan bahwa masih terdapat perambahan di lokasi hulu migas dan perambahan kawasan hutan yang izinnya telah dikeluarkan oleh KLHK untuk kegiatan migas.

    Terkait dengan alih fungsi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), perlu adanya persetujuan terlebih dahulu dari Kementerian Pertanian yang kemudian dapat ditindaklanjuti oleh Pemda dalam memberikan persetujuan LP2B.

    Untuk Participating Interest 10%, secara aturan sudah tertuang dalam Permen ESDM Nomor 37 Tahun 2016 yang mana di dalamnya telah diatur bahwa Pemda akan mendapatkan bagian dari hasil kegiatan hulu migas sebesar 10% melalui BUMD.

    Sebagai upaya akselerasi persetujuan LP2B untuk pengeboran sumur pada beberapa titik di daerah, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menyiapkan SE Menteri Dalam Negeri.

    “Pokok dari SE yang akan dikeluarkan dimaksud yaitu memberikan arahan terkait dengan usulan pembentukan tim di daerah melalui SK Gubernur, mekanisme persetujuan LP2B, dan terkait dengan perambahan hulu migas dah hutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam proses penyusunan SE, akan dilakukan kordinasi lebih lanjut dengan kementerian/lembaga untuk menyepakati substansi yang akan dimuat,” ujar Restuardy. (rls)

  • Milennial dan Keamanan Siber: Upaya Perisai Prabowo Menjaga Demokrasi

    Milennial dan Keamanan Siber: Upaya Perisai Prabowo Menjaga Demokrasi

    JAKARTA (LOMBOKEXPRESS.ID)–Relawan Perisai Prabowo mengadakan diskusi bertema “Relawan Perisai Prabowo Vs Ancaman Siber: Menjaga Demokrasi dan Keamanan Data Nasional” untuk memperkuat demokrasi dan menjaga keamanan data nasional di era digital. Acara ini dijadwalkan pada Jumat, 5 Juli 2024, pukul 14.00 WIB di kantor pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Jl Veteran II Jakarta.

    Menurut Ketua Divisi Kajian Strategis dan Inovasi Kebijakan DPP Perisai Prabowo, Aziz Fauzul Adzim, acara ini akan menampilkan dua pembicara utama: Ahmad Jojon Novandri, M.A. Pol., Sekjen DPP Perisai Prabowo, dan Drs. Firdaus, M. Si., Ketua Umum SMSI. Keduanya akan mengupas peran penting Relawan Perisai Prabowo dalam menjaga keamanan data nasional serta memperkuat demokrasi di era digital yang kian kompleks.

    Sesi Pertama: Ancaman Siber di Era Digital

    Para pembicara akan membahas berbagai ancaman siber yang dihadapi Indonesia, seperti serangan malware, phishing, dan disinformasi, serta dampaknya terhadap keamanan data nasional dan stabilitas demokrasi.

    Sesi Kedua: Peran Relawan Perisai Prabowo

    Ahmad Jojon Novandri akan menjelaskan strategi dan inisiatif yang dilakukan oleh relawan dalam memerangi ancaman siber, serta pentingnya kolaborasi antara Perisai Prabowo dengan institusi pemerintah dalam menjaga keamanan data dan integritas informasi.

    Sesi Ketiga: Milenial sebagai Agen Perubahan

    Diskusi ini akan menyoroti peran aktif generasi milenial, terutama yang tergabung dalam Relawan Perisai Prabowo, dalam menjaga keamanan data. Pembicara akan menekankan pentingnya pemberdayaan milenial untuk menjadi lebih kritis dan tanggap terhadap informasi yang diterima di media siber.

    Sesi Keempat: Keamanan Data untuk Demokrasi yang Sehat

    Para pembicara akan membahas hubungan antara keamanan data dan keberlangsungan demokrasi yang sehat dan transparan, serta peran media siber dalam menyajikan informasi yang akurat dan terpercaya demi mendukung proses demokrasi.

    Sesi Kelima: Membangun Ketahanan Siber

    Sesi ini akan menjelaskan langkah-langkah praktis untuk meningkatkan ketahanan terhadap ancaman siber, serta pentingnya edukasi dan pelatihan untuk meningkatkan literasi digital di kalangan milenial.

    “Acara ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan siber dan peran aktif milenial dalam menjaga integritas informasi, demi mewujudkan demokrasi yang sehat dan transparan di Indonesia,” ujar Aziz Fauzul Adzim. (*)

    Tetap pantau berita terbaru seputar keamanan siber dan demokrasi hanya di sini untuk informasi lengkap dan update terkini.

  • Bupati Bima Sampaikan Sambutan pada Syukuran Hari Bhayangkara

    Bupati Bima Sampaikan Sambutan pada Syukuran Hari Bhayangkara

    BIMA (LOMBOKEXPRESS.ID)– Usai upacara yang dipimpin Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.IK., M.IK, jajaran Polres Bima melanjutkan acara Syukuran di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima pada Senin (1/7).

    Acara ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putera Ferryandi, SE., M.IP, Unsur Forkopimda, Kepala OPD, Kepala Kantor Kementerian Agama H. Mujiburrahman, S.Ag, Kabag Lingkup Sekretariat Daerah, Camat, Para Pejabat Utama (PJU) Polres Bima, dan Pengurus Bhayangkari Polres Bima.

    Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE., M.IP, dalam sambutannya menekankan pengabdian dan dedikasi Polri selama 78 tahun. “Di usia ke-78 tahun, Polri sudah memberikan banyak pengabdian, dedikasi, membentengi diri dari hal-hal negatif. Meskipun kerap muncul isu terkait pelayanan dan kinerja, institusi Kepolisian harus tetap memastikan diri sebagai pelayan terbaik bagi masyarakat,” ujar Bupati Bima.

    Bupati Bima juga menekankan pentingnya kekompakan dan kerjasama dalam meningkatkan kinerja institusi Kepolisian. “Masalah yang berat akan terasa ringan jika kita bekerja sama dan kerja nyata. Jajaran pemerintah daerah dan Polri telah menunjukkan kerjasama yang sangat baik dalam mengeluarkan Kabupaten Bima dari zona merah dalam aspek keamanan dan ketertiban masyarakat,” lanjutnya.

    Kekompakan dan kerjasama antara pemerintah daerah dan Polri telah membawa Kabupaten Bima menjalani tiga Pilkada terakhir dengan aman, lancar, dan demokratis. Bupati berharap kerjasama ini terus berlanjut hingga Pilkada serentak tahun 2024.

    Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.IK., M.IK, dalam pengantarnya menjelaskan motto SETIA yang diterapkannya dalam memimpin Polres Bima, yaitu Solid, Etos kerja, Tauladan, Inovatif, dan Adab. Eko Sutomo juga berterima kasih atas dukungan Bupati dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bima dalam penyelenggaraan Hari Bhayangkara tahun ini.

    Acara syukuran ditutup dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan penghargaan kepada aparat Polri dan mitra kerja. (rls)