Blog

  • PLN  Bakal Jadi Raksasa Pelaku _Carbon Trading_ yang Melantai di Bursa Karbon Indonesia

    PLN Bakal Jadi Raksasa Pelaku _Carbon Trading_ yang Melantai di Bursa Karbon Indonesia

    JAKARTA, LOMBOKEXPRESS.ID – Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon) yang telah diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Main Hall PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (26/9) akan semakin menarik. Pasalnya, PT PLN (Persero) akan segera melantai ke bursa karbon Indonesia. Dengan potensi yang dimiliki, PLN akan menjadi _trader_ terbesar di bursa karbon Indonesia dengan membuka setara hampir 1 juta ton CO2. Hal ini merupakan bagian langkah PLN mendukung pemerintah dalam penurunan emisi dan mengakselerasi transisi energi.

    Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar mengatakan langkah yang dilakukan PLN ini menjadi bagian dari upaya transisi energi yang dilakukan Indonesia.

    “Hal ini menandakan langkah besar dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim di Indonesia,” ucap Siti.

    Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan PLN Group siap menjadi garda terdepan dalam upaya penurunan emisi melalui peran aktif dalam bursa perdagangan karbon di Indonesia. Upaya tersebut merupakan wujud komitmen perseroan dalam melakukan transisi energi di tanah air.

    “Kami terus mendukung Pemerintah untuk mengembangkan ekosistem perdagangan karbon. Beberapa _pilot project_ telah kami lakukan sehingga hari ini, sistem perdagangan karbon bisa dilakukan,” ucap Darmawan.

    Bukti keseriusan PLN dalam memimpin perdagangan karbon di Indonesia adalah dengan mendapatkan Sertifikat Penurunan Emisi (SPE) pertama di Indonesia melalui mekanisme non konversi dengan mekanisme internasional.

    “Kita akan segera melantai di bursa karbon dengan penurunan emisi terbesar,” ungkap Darmawan.

    Tidak hanya terdaftar di bursa, PLN juga melakukan perdagangan karbon secara langsung dengan melingkupi 3 dari 4 aspek perdagangan karbon, yaitu perdagangan emisi secara langsung, _offset_ emisi secara langsung, dan perdagangan _offset_ melalui bursa. Terlebih lagi, PLN sudah memiliki _platform_ PLN Climate Click di mana aktivitas perdagangan karbon, baik perdagangan emisi dan _offset_ emisi, sudah mulai dilakukan sejak 8 September 2023 lalu.

    “Saat PLN masuk bursa beberapa waktu ke depan, kami akan langsung menjadi pemilik SPE dengan penurunan emisi terbesar. Kami juga akan meluncurkan aplikasi PLN Climate Click yang sudah siap digunakan untuk _carbon trading_ yang belum dimiliki perusahaan lain,” tambahnya.

    Lebih lanjut Darmawan mengungkapkan, unit pembangkit berbahan bakar gas pertama di Indonesia, pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) Blok 3 Muara Karang akan memimpin langkah pembangkit PLN masuk ke bursa karbon. PLTGU ini telah memiliki SPE gas rumah kaca (GRK) dari Kementerian LHK dan tercatat berhasil menurunkan karbon dioksida setara hampir 1 juta ton di tahun 2022.

    PLTGU Blok 3 Muara Karang telah menggunakan 100% bahan bakar gas yang telah diregasifikasi dari LNG pada _Floating Storage and Regassification Unit_ (FSRU) dengan menggunakan suplai LNG. PLTGU ini juga dilengkapi dengan teknologi gas turbin terbaru dan paling efisien yang menggunakan metode _Combine Cycle._

    “PLN saat ini tidak hanya menyediakan listrik tetapi menghadirkan energi yang rendah emisi, itu dari mana? Ya tentu bersumber dari pembangkit energi baru terbarukan. Kami membangun skenario transisi energi yang ambisius melalui _Accelerated Renewable Energy Development_ secara agresif dengan menambahkan porsi pengembangan energi terbarukan hingga 75% di tahun 2040 dengan 25% diantaranya dari gas alam,” pungkas Darmawan.

     

    *Sekilas Tentang PLN*

    _PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri. Memiliki visi menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk Solusi Energi. PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik. PLN dapat dihubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di PlayStore atau AppStore. (red)

  • Seni Tutur Suku Tidung ‘Bedindang Bedibuay’, Terpilih untuk Produksi Film Pendek Kemendikbud

    Seni Tutur Suku Tidung ‘Bedindang Bedibuay’, Terpilih untuk Produksi Film Pendek Kemendikbud

    TANJUNG SELOR – Kemendikbudristek RI melalui Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, yakni Indonesiana.TV mengadakan open call layar cerita perempuan Indonesia (LCPI) 2023 beberapa waktu lalu.

    Kegiatan ini merupakan kompetisi film pendek fiksi dalam bentuk proposal ide cerita yang dikurasi agar dapat pendanaan langsung dari negara untuk memproduksi film pendek fiksi.

    Ratusan sineas yang berasal dari seluruh Indonesia, bertarung menjadi yang terbaik agar proposalnya terpilih. Usai proses kurasi yang melibatkan para kurator profesional untuk menilai setiap proyek, terpilih 18 ide cerita dari berbagai kebudayaan di Indonesia.

    Salah satu yang terpilih adalah ide cerita yang berasal dari kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara). Yakni, film Bedindang Bedibuay oleh Rohil Fidiawan dan Taufan Agustiyan Prakoso.

    Open call layar cerita perempuan ini konsen di isu kebudayaan yang mengedepankan seni lisan oleh perempuan dan terjaring dari 10 kategori Objek Pelestarian Kebudayaan (OPK).

    Rohil Fidiawan, Produser film menilai, Bedindang Bedibuay memiliki makna dalam akan doa-doa dan harapan kebaikan orang tua kepada anak di masa depan.

    “Film ini akan jadi spesial bagi masyarakat Kalimantan Utara. Secara universal, Bedindang Bedibuay kuat akan unsur seni dan syariat islam secara sederhana dengan lirik doa yang terkandung,” katanya, Kamis (28/9/2023).

    Tumbuh dan besar dilingkungan masyarakat Tidung dan Bulungan, ia merasakan kuatnya masyarakat Kaltara akan unsur budaya tutur dan bercerita. Ini menjadi refresentatif ingatan sang produser dimasa kecil.

    “Bukan sekedar tutur lisan dan penghantar tidur untuk anak, Bedindang Bedibuay merupakan cara-cara sederhana orang tua Tidung akan harapan baik di masa depan kepada anak,” bebernya.

    Ia menambahkan, Produser dan Sutradara Bedindang Bedibuay baru saja menyelesaikan bimbingan teknis (Bimtek) yang dilaksanakan di Jakarta terhadap 18 film lainnya, (20-23/9/2023) lalu. Hal ini terkait kelengkapan administrasi soal perizinan film, lembaga sensor film, dan pemantapan skenario yang melibatkan kurator andalan Indonesia.

    Kegiatan ini juga dihadiri dan dibuka langsung oleh, Sekretaris Dirjen Kebudayaan, Kemendikbudristek RI, Fitra Arda.

    “Kita baru saja melaksanakan bimtek, hal ini terkait tertibnya aturan pembuatan film di Indonesia hari ini. Mulai dari perizinan hingga lembaga sensor sesuai kategori usia segmentasi penonton pada film,” ujarnya.

    “Kita juga hadirkan kurator terbaik Indonesia ya. Ada materi Script Development dari penulis ternama Visinema Picture, M. Irfan Ramli, lalu dilanjutkan dengan materi Directing Film oleh ketua asosiasi IFDC atau ketua asosiasi sutradara se-Indonesia, Agung Sentausa, ketua ADN (Asosiasi Dokumenter Nusantara), Tonny Trimarsanto, kemudian ada pak Agus Makkie, dan pak Lianto Luseno,” tambahnya.

    Lanjutnya, film ini mengadaptasi cerita latar belakang seniman asli kota Tarakan, Usman Najrid Maulana. Saat konflik kepulangan lulusan sekolah seni ke kampung halaman, dihadapkan dengan tantangan melanjutkan kekaryaan.

    “Ini merupakan cerita nelayan suku Tidung yang sangat sederhana ya, yang terinspirasi dari seniman Usman. Berlatar belakang keluarga nelayan suku Tidung, melibatkan konflik sederahan perempuan suku Tidung bergelar sarjana seni,” ungkapnya.

    Rencananya, film ini akan diproduksi pada minggu kedua di bulan Oktober 2023 nanti. Rohil menyebut, akan melibatkan puluhan kru dan penampilan kelompok Ina-ina Nurjalin milik Usman Najrid Maulana dari Paguntengara Artploration.

    “Dari timeline, shooting dilaksanakan bulan depan. Semoga tidak meleset dari jadwal,” ucapnya.

    Selain itu, Sutradara Film Bedindang Bedibuay, Taufan Agustiyan, mengatakan, cerita tentang Bedindang Bedibuay ini tak lepas dari perjalanannya saat mengerjakan film dokumenter dan menjelajahi separuh lebih wilayah nusantara.

    “Perjalanan saya sebagai sutradara film dokumenter, menemui ragam seni budaya baik sifatnya atraktif, dekoratif, maupun naratif. Ada beberapa kesamaan diantara suku budaya di Indonesia, salah satunya seni tutur, baik berupa hikayat, macopat, dongeng, dan ragam bentuk lainnya dan memiliki pesan kuat dan filosofis sebagai pegangan tata nilai bermasyarakat,” imbuhnya.

    Bedindang Bedibuay menurut Taufan, merupakan seni tutur suku Tidung yang menarik perhatiannya. Hal ini karena hikayat yang dilantunkan untuk menidurkan anak adalah upaya “Menyelipkan” nilai leluhur kepada pikiran anak.

    “Dengan harapan meresap kedalam bawah sadar, dan menjadi bagian penting dari pendidikan karakter bagi si anak,” ujarnya.

    Menurut Taufan, film ini akan berbicara tentang bagaimana perempuan Tidung mengambil peran penting bagi ruang kebudayaan, bukan hanya penyokong ekonomi keluarga.

    “Perempuan memiliki cara unik untuk terus melestarikan tradisi. Menceritakan perempuan yang modern dan progresif mengantarkan saya untuk pulang dan membangun budaya masyarakat,” tutupnya. (*)

  • BNPT RI Tumbukan Rasa Cinta Tanah Air Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya

    BNPT RI Tumbukan Rasa Cinta Tanah Air Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya

    MALANG, LOMBOKEXPRESS.ID – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) menumbuhkan rasa cinta tanah air para Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya melalui Kuliah Umum pencegahan radikalisme dalam program bela negara yang merupakan rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMABA) Universitas Brawijaya Malang pada Rabu (27/9).

    Deputi bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT RI, Mayjen TNI Nisan Setiadi, S.E., M.Si.,berharap mahasiswa mempunyai rasa cinta tanah air dan wawasan kebangsaan yang luar biasa sehingga memiliki ketahanan terhadap ideologi dari luar.

    “Perkuat rasa cinta tanah air, bela negara, mencintai bangsa indonesia, punya wawasan kebangsaan yang luar biasa sehingga punya ketahanan terhadap budaya atau mungkin ideologi yang datang dari luar,” jelasnya dalam kuliah umum.

    Jenderal bintang dua TNI AD ini juga mengingatkan para mahasiswa mengenai empat konsesus dasar kebangsaan sebagai jati diri bangsa.

    “Anak-anak muda memerlukan penguatan jati diri dan kurang menyadari jika sebetulnya Indonesia sudah punya jati diri yaitu 4 Konsensus Dasar yang perlu ditanamkan sejak dini,”terang Nisan.

    Lebih lanjut dia menegaskan bahwa selain memperkuat 4 konsensus dasar, generasi muda juga perlu mewaspadai virus intoleransi, radikalisme dan terorisme yang berbasis pada ideologi kekerasan.

    “Saya yakin dengan adanya penguatan 4 konsensus dasar tersebut, kita akan menjadi negara yang kuat, menjadi negara yang besar secara ekonomi. Saya yakin itu akan bisa tercapai kalau kita tidak terkena ideologi lain yang jelas menyerang Indonesia untuk memecah belah, kita harus perkuat satu persatu untuk menjadi Indonesia yang damai, bermartabat, dan Indonesia yang maju,” Deputi 1 BNPT meyakini.

    Sebagai informasi, kegiatan ini menggunakan metode diskusi interaktif yang didampingi oleh moderator secara hybrid. Sejumlah 2000 mahasiswa hadir secara luring dan 13.448 mahasiswa secara daring. Hal ini membuktikan bahwa dibutuhkannya keterlibatan multipihak demi menyukseskan program-progam pemerintah, khususnya BNPT RI sebagai leading sector pencegahan intoleransi, radikal dan terorisme. (bnpt/red)

  • Kabag Ops Polresta Mataram Memimpin Pengamanan Final Open Turnamen Bupati Lobar Cup

    Kabag Ops Polresta Mataram Memimpin Pengamanan Final Open Turnamen Bupati Lobar Cup

    LOBAR, LOMBOKEXPRESS.ID- Minggu, 24 September 2023, Lapangan Gelora Sujarman Lingsar, Kabupaten Lombok Barat menjadi saksi keberhasilan pengamanan Final Open Turnamen Bupati Lombok Barat Cup 2023 yang dipimpin oleh Kabag Ops Polresta Mataram Polda NTB, Kompol I Gede Sumadra Kerthiawan SH MH.

    Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Lobar H. Fauzan Kholid, M.Ag.,M.Si, serta tokoh-tokoh penting lainnya seperti Ketua Koni Libat H. Herman, PSSI Lobar Dr. Arbain Ishak Askab, dan banyak lagi.

    Laga final mempertemukan dua tim tangguh, LOMBOK SMILE dan PS TERARA, dengan hasil akhir 1-0 untuk kemenangan LOMBOK SMILE.

    Kompol Gede, dalam penjelasannya, menekankan pentingnya pengamanan dengan melibatkan gabungan personel Polresta Mataram dan Polsek Lingsar sebanyak 42 personel, guna mencegah potensi gangguan keamanan.

    Turnamen ini diikuti oleh 62 klub dari seluruh Pulau Lombok, sehingga menjaga kondusifitas keamanan menjadi prioritas utama. Kompol Gede juga mengucapkan terima kasih kepada suporter dan penonton yang telah tertib, serta memberikan apresiasi kepada pemenang, sambil mendorong mereka untuk terus meningkatkan prestasi dan sportivitas.

    Kegiatan berlanjut dengan penyerahan trofi kepada para juara, termasuk penghargaan Top Score dan Pemain Terbaik, serta pemberian medali kepada wasit dan para juara. Semua diabadikan dalam foto bersama Bapak Bupati Lobar bersama panitia dan para Forkopimcam, menandai berakhirnya Turnamen Bupati Lombok Barat Cup dengan sukses dan aman. (nang)

  • Presiden Jokowi Groundbreaking Proyek Strategis IKN, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

    Presiden Jokowi Groundbreaking Proyek Strategis IKN, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

    PENAJAM, LOMBOKEXPRESS.ID- PT PLN (Persero) mengawal kunjungan tiga hari Presiden RI Joko Widodo ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. PLN menyiapkan pasokan listrik yang andal dan mengerahkan ratusan personel dengan kelengkapan pendukungnya dalam setiap kunjungan ke proyek strategis tersebut.

    Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan, untuk mengawal kunjungan Presiden selama tiga hari di IKN, PLN telah menyiapkan pola pengamanan pasokan listrik yang sistematis guna menghadirkan listrik tanpa kedip di titik-titik utama kunjungan.

    “312 personil yang terdiri dari petugas PLN dan pelayanan teknik juga telah kami siagakan beserta kelengkapan genset dan UPS sebagai _back up_ kelistrikan,” ungkapnya.

    Darmawan mengatakan, PLN telah merancang sistem kelistrikan IKN berbasis teknologi modern paling mutakhir dengan mengedepankan prinsip _Environmental, Social and Governance_ (ESG). Sehingga dalam penyediaan pasokan listriknya akan berbasis pada energi baru terbarukan (EBT) yang ramah lingkungan.

    “Dalam pembangunan sistem kelistrikan IKN, PLN mengusung konsep _green, beautiful and smart_. Implementasi konsep ini juga telah dikomunikasikan dengan baik oleh PLN kepada _stakeholder_ terkait,” tambahnya.

    Lebih lanjut Darmawan memaparkan, saat ini kondisi pasokan listrik di sistem interkoneksi Kalimantan dalam kondisi aman untuk menopang kebutuhan listrik di IKN. Dengan kemampuan daya sekitar 200 Megawatt (MW), dilengkapi lima Gardu Induk (GI) tersebar untuk mengamankan kelistrikan dengan total _support_ daya sekitar 155,2 MW.

    Untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik di 15 lokasi kunjungan, PLN menyediakan UPS sebanyak 11 unit dengan total kapasitas mencapai 1.120 KVA. Selain itu, disiapkan juga genset 8 unit dengan kapasitas 100-250 kilo Volt Ampere (kVA).

    “Untuk lokasi _groundbreaking_ di Hotel Nusantara dan proyek infrastruktur IKN, kami siagakan petugas khusus dan menyediakan genset serta UPS di masing-masing lokasi acara. Ini untuk memastikan kelistrikan terjaga selama prosesinya,” ujar Darmawan.

    Ia menambahkan, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi tim lapangan, seperti medan jalan yang sulit ketika penempatan genset dan UPS di lokasi proyek IKN. Kendati demikian, kerja sama dan koordinasi yang baik dengan berbagai pihak membuat _backup_ kelistrikan dapat tersedia tepat waktu.

    “Kami juga menyiapkan SOP dan penanganan ekstra melalui petugas tambahan untuk _standby_ di genset serta UPS. Pola pengamanan pasokan listriknya sudah kami siapkan secara sistematis,” kata dia.

    Tidak hanya saat kunjungan Presiden, PLN juga telah berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh dalam masa prakonstruksi IKN Nusantara di Kalimantan Timur, termasuk menyiapkan sistem kelistrikan berbasis pada pasokan listrik ramah lingkungan dengan didukung teknologi pintar untuk Istana Kepresidenan di IKN.

     

    *Sekilas Tentang PLN*

    _PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri. Memiliki visi menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk Solusi Energi. PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik. PLN dapat dihubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di PlayStore atau AppStoreAppStore (red)

  • PLN NTB Hadirkan SPLiKS Pertama di Pelabuhan Sape

    PLN NTB Hadirkan SPLiKS Pertama di Pelabuhan Sape

    MATARAM, LOMBOKEXPRESS.ID – PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) kembali berinovasi dengan menghadirkan layanan kelistrikan di sektor kelautan dan perikanan. Terbaru, PLN UIW NTB melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Bima (UP3 Bima) resmi meluncurkan Stasiun Penyedia Listrik Kapal Sandar (SPLiKS) pertama di NTB berkapasitas 33.000 VA yang merupakan hasil kolaborasi dengan ASDP Cabang Sape.

    General Manager ASDP Cabang Sape, Umar Imran Batubara mengaku bangga dan bersyukur atas sinergi yang terjalin dengan pihak PLN. Ia gembira kapal sandar yang singgah di Pelabuhan Sape kini semakin terbantu dengan kehadiran SPLiKS ini.

    “Dengan adanya pembangunan SPLIKS ini kami di ASDP dan kru kapal sangat terbantu sekali karena dari sisi operasional, dapat menghemat sekitar 40% penggunaan BBM dari total penggunaan yang dapat menghabiskan 234 liter BBM dalam sehari. ASDP dan kru kapal tidak lagi menggunakan genset sebagai operasional saat kapal bersandar,” jelas Umar.

    Ia berharap adanya sinergi yang baik ini dapat terus berlanjut dan tidak hanya ASDP yang bersinergi dengan PLN namun seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten bima terutama di Kecamatan Sape.

    Sementara itu, General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo menyatakan bahwa kehadiran SPLiKS di anjungan pelabuhan Sape dapat menjadi opsi baru pengisian daya bagi pelaku usaha perairan yang memiliki aktifitas operasional di pelabuhan.

    “Peresmian SPLiKS berkapasitas 33.000 VA yang digunakan untuk kapal dengan rute Sape – Labuan Bajo atau sebaliknya ini menjadi bukti nyata dukungan PLN dalam mendukung aktifitas masyarakat di sektor kelautan dan perikanan, utamanya tindak lanjut upaya dalam mengimplementasikan pelabuhan bebas emisi (GreenPort),” kata Djarwo.

    Kehadiran SPLiKS ini, ditambahkannya merupakan yang pertama di NTB dan menjadi bagian dari program Electrifying Marine dalam upaya PLN mendukung pengembangan Pelabuhan Ramah Lingkungan atau Green Port. Green port sendiri merupakan konsep baru pengembangan pelabuhan berkelanjutan yang terintegrasi dengan aspek kelestarian lingkungan, konservasi energi, community development, dan kepentingan ekonomi dari pelabuhan.

    Saat ini SPLiKS di Pelabuhan Sape merupakan yang pertama di NTB. Selain itu, sebelumya telah ada tujuh buah Anjungan Listrik Mandiri (ALMA) yang juga hadir di pelabuhan guna memudahkan pelanggan. Perbedaan mendasar antara SPLiKS dan ALMA terletak pada penggunaannya, dimana SPLiKS hanya dipakai untuk pengisian listrik bagi kapal, sementara ALMA dengan kapasitas yang lebih kecil dapat digunakan melayani listrik untuk kebutuhan penerangan kapal, mini cold storage, serta kebutuhan tenaga listrik lainnya pada lokasi-lokasi dermaga, pelabuhan, kapal sandar, pangkalan pendaratan ikan (PPI) dan tempat pelelangan ikan (TPI).

    “Melalui inovasi SPLiKS, kami ingin menghadirkan harapan melalui listrik andal yang dapat memberi manfaat serta keuntungan bagi masyarakat,” tutupnya. (red)

  • Dukung Pelabuhan Ramah Lingkungan, PLN NTB Hadirkan SPLiKS Pertama di Pelabuhan Sape

    Dukung Pelabuhan Ramah Lingkungan, PLN NTB Hadirkan SPLiKS Pertama di Pelabuhan Sape

    General Manager ASDP Cabang Sape, Umar Imran Batubara mengaku bangga dan bersyukur atas sinergi yang terjalin dengan pihak PLN. Ia gembira kapal sandar yang singgah di Pelabuhan Sape kini semakin terbantu dengan kehadiran SPLiKS ini.

    “Dengan adanya pembangunan SPLIKS ini kami di ASDP dan kru kapal sangat terbantu sekali karena dari sisi operasional, dapat menghemat sekitar 40% penggunaan BBM dari total penggunaan yang dapat menghabiskan 234 liter BBM dalam sehari. ASDP dan kru kapal tidak lagi menggunakan genset sebagai operasional saat kapal bersandar,” jelas Umar.

    Ia berharap adanya sinergi yang baik ini dapat terus berlanjut dan tidak hanya ASDP yang bersinergi dengan PLN namun seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten bima terutama di Kecamatan Sape.

    Sementara itu, General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo menyatakan bahwa kehadiran SPLiKS di anjungan pelabuhan Sape dapat menjadi opsi baru pengisian daya bagi pelaku usaha perairan yang memiliki aktifitas operasional di pelabuhan.

    “Peresmian SPLiKS berkapasitas 33.000 VA yang digunakan untuk kapal dengan rute Sape – Labuan Bajo atau sebaliknya ini menjadi bukti nyata dukungan PLN dalam mendukung aktifitas masyarakat di sektor kelautan dan perikanan, utamanya tindak lanjut upaya dalam mengimplementasikan pelabuhan bebas emisi (GreenPort),” kata Djarwo.

    Kehadiran SPLiKS ini, ditambahkannya merupakan yang pertama di NTB dan menjadi bagian dari program Electrifying Marine dalam upaya PLN mendukung pengembangan Pelabuhan Ramah Lingkungan atau Green Port. Green port sendiri merupakan konsep baru pengembangan pelabuhan berkelanjutan yang terintegrasi dengan aspek kelestarian lingkungan, konservasi energi, community development, dan kepentingan ekonomi dari pelabuhan.

    Saat ini SPLiKS di Pelabuhan Sape merupakan yang pertama di NTB. Selain itu, sebelumya telah ada tujuh buah Anjungan Listrik Mandiri (ALMA) yang juga hadir di pelabuhan guna memudahkan pelanggan. Perbedaan mendasar antara SPLiKS dan ALMA terletak pada penggunaannya, dimana SPLiKS hanya dipakai untuk pengisian listrik bagi kapal, sementara ALMA dengan kapasitas yang lebih kecil dapat digunakan melayani listrik untuk kebutuhan penerangan kapal, mini cold storage, serta kebutuhan tenaga listrik lainnya pada lokasi-lokasi dermaga, pelabuhan, kapal sandar, pangkalan pendaratan ikan (PPI) dan tempat pelelangan ikan (TPI).

    “Melalui inovasi SPLiKS, kami ingin menghadirkan harapan melalui listrik andal yang dapat memberi manfaat serta keuntungan bagi masyarakat,” tutupnya. (red)

  • Pengurus SMSI Kota Mataram dan Lobar Dilantik, HM Syukur: Garda Terdepan Kawal Kebebasan Pers

    Pengurus SMSI Kota Mataram dan Lobar Dilantik, HM Syukur: Garda Terdepan Kawal Kebebasan Pers

    LOBAR, LOMBOKEXPRESS.ID- Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), HM Syukur, secara resmi melantik Pengurus SMSI Cabang Kota Mataram dan Cabang Lombok Barat, periode 2023-2026. Prosesi pelantikan dilakukan di Lombok Beach Hotel, Sabtu, 23 September 2023.

    Pelantikan itu dihadiri Perwakilan Korem 162/WB, Perwakilan Bawaslu NTB, Kabid IKP Kominfotik NTB, Perwakilan Polresta Mataram, Perwakilan Imigrasi Mataram, Perwakilan PT Pade Angen, Ketua AMSI NTB, Bawaslu Kota Mataram dan undangan lainnya.

    HM Syukur dalam sambutannya mengatakan pelantikan SMSI Cabang Kota Mataram dan Lombok Barat menjadi awal perjalanan baru dalam memajukan sektor media di tingkat kabupaten/kota.

    “Sebagai ketua SMSI Provinsi NTB, saya sangat berharap bahwa pengurus SMSI kabupaten/kota yang baru dilantik ini dapat menjadi garda terdepan dalam mengawal kebebasan pers. Meningkatkan kualitas dan etika jurnalisme, serta memperkokoh eksistensi media siber di dalam negeri,” ungkapnya.

    SMSI sebagai organisasi yang bergerak di bidang media siber memiliki peran yang sangat penting dalam transformasi digital dan perubahan zaman ini. Kehadiran media siber tidak hanya memberikan kebebasan berekspresi. Tetapi juga menjadi sarana untuk menyampaikan informasi secara cepat, akurat, dan berimbang kepada masyarakat.

    “Oleh karena itu, saya berharap kepada pengurus SMSI kabupaten/kota yang baru dilantik untuk terus bekerja keras dalam meningkatkan kualitas jurnalisme di era digital ini. Saya berharap pengurus yang baru ini dapat menjunjung tinggi integritas, menjaga kode etik jurnalistik, serta memberikan pelayanan dan informasi yang berkualitas kepada publik,” harapnya.

    Disampaikan pula perusahaan media memiliki tantangan yang sangat besar kedepannya. Untuk itu ia mengajak seluruh anggota SMSI untuk bergerak maju, berinovasi, dan menjadi garda terdepan dalam menghadapi tantangan di era digital ini.

    “Kumpulan para pemiliki media kedepannya mendapat tantangan karena persaingan pasar iklan yang belakangan ini banyak dikuasai platform asing,” ungkapnya.

    Ia mengajak seluruh anggota SMSI kabupaten/kota untuk terus bersinergi dengan pemerintah, badan usaha, dan lembaga lainnya dalam membangun media yang independen, kuat, dan profesional.

    “Kita harus senantiasa mengawal kebebasan pers dan memperjuangkan hak-hak jurnalis. Mari kita bersama-sama membangun SMSI kabupaten/kota yang hebat, yang dapat menjadi wadah bagi jurnalis dan media siber dalam berkarya dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa,” ujarnya.

    Keberadaan perkumpulan yang telah sah menjadi konstituen dewan pers mendukung Dewan Pers menjalankan fungsi penting untuk melindungi kemerdekaan pers. Membangun ekosistem pers nasional yang sehat dan profesional dalam memberikan manfaat bagi kemajuan bangsa dan negara. Penguatan organisasi dilakukan dengan mendorong seluruh bagian dari SMSI melakukan verifikasi media di dewan pers.

    “Kami tak pernah lelah terus berjuang memberikan kontribusi bagi kemerdekaan pers dan kesejahteraan para wartawan,” pungkasnya.

     

    Berikut Susunan Pengurus SMSI Kota Mataram

    Ketua : Sofiana Mufida (KilasNTB.com)

    Sekertaris: Hari Kasidi (erakininews.com)

    Bendahara Hidayatul Aini (bidiknasional.com)

     

    SMSI Lombok Barat

    Ketua: Indrus Jalmonadi (Inanews.com)

    Sekertaris: Alhadimuis (MKP)

    Bendahara: H. Nurdin (Najwanews.com). (fit)

  • Miliki Peta Jalan yang Jelas, PLN Dinilai Terdepan Dalam Transisi Energi

    Miliki Peta Jalan yang Jelas, PLN Dinilai Terdepan Dalam Transisi Energi

    JAKARTA, LOMBOKEXPRESS.ID– PT PLN (Persero) meraih penghargaan kategori perusahaan Terdepan dalam Wujudkan Transisi Energi. Penghargaan yang diberikan dalam ajang Detikcom Awards 2023 ini diterima PLN karena memiliki peta jalan yang jelas dan sukses mendorong transisi energi melalui penggunaan energi bersih di Indonesia.

    Penghargaan diserahkan langsung oleh Staf Khusus Presiden RI sekaligus CEO Trans Digital Lifestyle Group, Putri Tanjung. Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir yang juga menerima penghargaan sebagai Tokoh Transformasi BUMN dan CEO CT Corp, Chairul Tanjung, Kamis (21/9) di Jakarta.

    Pemimpin Redaksi Detik.com Alfito Deannova mengatakan, penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi bagi perusahaan yang berinovasi dan memberikan dampak positif bagi kehidupan.

    “Kami menyadari bahwa inovasi tidak hadir begitu saja, ia melalui proses kreatif yang panjang hingga kemudian terbentuk dan berdampak. Sebagai media publik, kami memberi tempat yang terhormat bagi setiap inovasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta berdampak positif bagi kehidupan,” ujar Alfito.

    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang turut hadir juga mengapresiasi PLN yang terus mendorong upaya transisi energi di Indonesia. Erick mengatakan, saat ini Kementerian BUMN terus mendorong perusahaan di dalamnya mewujudkan ekosistem lebih hijau.

    “Karena itu ekosistem yang kita dorong ke depan adalah satu bagaimana BUMN mendorong yang namanya ekonomi hijau. Kedua, BUMN terus mendorong yang namanya ekosistem dari pada digitalisasi dan inovasi,” ujar Erick.

    Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan komitmen PLN dalam berinovasi mewujudkan transisi energi di Indonesia. Darmawan mengatakan, PLN selama 3,5 tahun terakhir telah bertranformasi dalam membangun kelistrikan lebih hijau berbasis energi baru terbarukan (EBT). Hal ini dimulai dengan merancang Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) paling hijau sepanjang sejarah Indonesia, yakni penambahan 51,6% pembangkit dari EBT.

    “3,5 tahun lalu kami merancang RUPTL dan kami sudah menghapus 13 GW PLTU berbasis batu bara sehingga kami mampu menghindari emisi gas rumah kaca 1,8 miliar ton selama 25 tahun. Apakah sudah cukup? belum. Kami juga mengeluarkan peta jalan _Net Zero Emissions_ di tahun 2060, di mana kalau _bussines as usual_ emisinya naik jadi 1 miliar ton tapi ini menjadi 0 ton di tahun 2060,” ucap Darmawan.

    Karena itu, Darmawan mengatakan PLN terus melakukan berbagai upaya percepatan di tengah adanya tantangan transisi energi. PLN telah merancang skenario transisi energi di Indonesia melalui _Accelerated Renewable Energy Development_ untuk mengatasi _missmatch_ antara lokasi episentrum EBT yang jauh dari pusat ekonomi dan industri. PLN membangun _green enabling smart grid_ yang dilengkapi dengan _smartgrid_ dan _flexible generations._

    “Skenario ini akan mengakselerasi penambahan pembangkit energi terbarukan hingga 75 persen dengan tetap menjaga keandalan sistem, serta meningkatkan kapasitas pembangkit EBT dari sebelumnya 22 GW _(business as usual)_ menjadi 60 GW pada 2040,” jelas Darmawan.

    Menurutnya, berbagai upaya ini dilakukan bukan hanya karena adanya perjanjian internasional maupun kebijakan yang ada tetapi penting untuk keberlanjutan di masa depan.

    “We doing this because we do really get to make sure that the future the next generations is better than today. Maka dulu tugas PLN adalah menyediakan listrik tetapi sekarang tugas PLN juga adalah _to take care the enviroment,” tutupnya.

     

    *Sekilas Tentang PLN*

    _PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri. Memiliki visi menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk Solusi Energi. PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik. PLN dapat dihubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di PlayStore atau AppStore. (red)

  • Di Hadapan Presiden, PLN Paparkan Konsep Transisi Energi Menuju COP28 Pada Acara Puncak Festival LIKE 2023

    Di Hadapan Presiden, PLN Paparkan Konsep Transisi Energi Menuju COP28 Pada Acara Puncak Festival LIKE 2023

    Presiden Joko Widodo pada sambutan acara puncak Festival LIKE Senin, (18/9) mengungkapkan bahwa ancaman perubahan iklim sudah nyata dan dirasakan oleh semua negara di dunia, hal ini mendorong seluruh negara-negara di dunia untuk melakukan transisi energi.

    JAKARTA, LOMBOKEXPRESS.ID–PT PLN (Persero) menekankan komitmen dalam menjalankan transisi energi di hadapan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, para menteri dan pejabat setingkat menteri di acara puncak Festival Lingkungan, Iklim, Kehutanan, Energi Baru Terbarukan (LIKE) di Indonesia Arena, Senayan pada Senin, (18/9). Komitmen yang disampaikan di acara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ini sejalan dengan persiapan Indonesia dalam rangka 28th Conference of The Parties (COP28) di Dubai, Uni Emirat Arab November mendatang.

    Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa ancaman perubahan iklim sudah nyata dan dirasakan oleh semua negara di dunia. Hal ini lantas mendorong seluruh negara-negara di dunia untuk melakukan transisi energi.

    “Sekali lagi, transisi menuju ke ekonomi hijau. Semua negara sekarang ini daur ulang sampah dikerjakan, produksi industri hijau dikerjakan, kendaraan listrik dimulai dibangun di negara-negara yang siap. Biodiesel digunakan, bioetanol digunakan, semua yang berbau _green_ semua dikerjakan,” kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam Puncak Festival Lingkungan, Iklim, Kehutanan, Energi Baru Terbarukan (LIKE).

    Sementara itu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Siti Nurbaya Bakar mengatakan, partisipasi semua pihak menjadi kekuatan Indonesia di antara negara-negara di dunia dalam aksi iklim global dan menjadi kontribusi yang sangat berarti untuk aksi iklim termasuk menyongsong COP28 Dubai.

    “Ini merupakan upaya nyata masyarakat bersama pemerintah dalam meningkatkan perbaikan lingkungan iklim dan aksi iklim untuk kelestarian alam,” ujar Siti.

    Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan di tengah upaya perseroan melakukan transisi ke energi bersih, salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan pengembangan _Accelerated Renewable Energy_. Rencana ini mampu menambah porsi Energi Baru Terbarukan (EBT) sebanyak 75 persen atau sebesar 60 Gigawatt (GW) sampai dengan tahun 2040.

    Dengan _Accelerated Renewable Energy Development_, PLN membangun pemerataan kelistrikan nasional melalui transmisi yang menghubungkan pembangkit-pembangkit energi baru terbarukan atau _Green Enabling Super Grid_. Infrastruktur ini menjadikan sistem kelistrikan antar pulau di Indonesia yang sebelumnya terfragmentasi menjadi terhubung satu sama lain.

    “Indonesia merupakan negara dengan potensi EBT yang besar. Namun, sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki tantangan _mismatch_ antara lokasi sumber EBT dengan pusat _demand_ listrik. Untuk menjawab tantangan tersebut, PLN mengembangkan _Green Enabling Super Grid_,” ujar Darmawan saat Presiden mengunjungi _booth_ PLN di Festival LIKE.

    Inovasi _Green Enabling Super Grid_ akan dibawa oleh PLN dalam perhelatan 28th Conference of the Parties di Dubai, November ini. Lewat inovasi ini PLN bahkan siap mewujudkan mimpi besar dengan menyatukan sistem ketenagalistrikan kawasan Asia Tenggara melalui ASEAN Power Grid.

    “PLN juga mengembangkan _Smart Grid_ dan _Flexible Generation_ yang terintegrasi dengan _Green Enabling Super Grid_. Sehingga sistem kelistrikan yang dulunya rapuh dan tidak stabil, kini menjadi semakin kokoh dan andal,” tegas Darmawan.

    Tidak hanya itu, untuk mengatasi fluktuasi _supply_ pembangkit EBT yang bersifat intermiten, PLN juga mengembangkan _Smart Power Plant_, _Smart Transmission_, _Smart Control Center_, _Smart Distribution_ dan _Smart Meter_.

    “Inilah langkah nyata Indonesia. Menjadi pemimpin transisi energi dunia. Bukan hanya mengakselerasi energi terbarukan, namun juga memperkokoh kapasitas nasional, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mewujudkan Net Zero Emissions 2060,” pungkasnya.

     

    *Sekilas Tentang PLN*

    _PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri. Memiliki visi menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk Solusi Energi. PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik. PLN dapat dihubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di PlayStore atau AppStore._ (red)