Blog

  • Calon Legislatif Partai PKN No. 9 Siap Berikan Bukti Nyata untuk Masyarakat Lombok Barat dan Lombok Utara

    Calon Legislatif Partai PKN No. 9 Siap Berikan Bukti Nyata untuk Masyarakat Lombok Barat dan Lombok Utara

    I Wayan Yogiswara, SH, calon legislatif dari Partai PKN dengan nomor urut 9, siap memberikan bukti nyata atas janji-janjinya untuk memajukan masyarakat Lombok Barat dan Lombok Utara.

    Yogiswara juga menegaskan ia tidak hanya mengobral janji kosong. Melainkan akan berfokus pada aksi konkret untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Sebagai seorang pengacara yang telah lama berkecimpung dalam dunia hukum, I Wayan Yogiswara juga aktif terlibat dalam berbagai organisasi sosial. Hal ini menunjukkan komitmennya yang tinggi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat dan memberikan solusi nyata terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi.

    Sebagai calon legislatif DPRD Provinsi NTB, Dapil II Lombok Barat – Lombok Utara, I Wayan Yogiswara memiliki visi yang jelas untuk meningkatkan pembangunan di kedua daerah tersebut. Fokusnya akan diarahkan pada peningkatan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

    Dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota legislatif kalau terpilih, I Wayan Yogiswara berkomitmen untuk selalu mendengarkan suara masyarakat dan menjadi perwakilan yang setia dalam menyuarakan aspirasi mereka. Ia akan bekerja sama dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai pihak terkait lainnya untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan dan merata di Lombok Barat dan Lombok Utara.

    I Wayan Yogiswara juga menekankan pentingnya solidaritas dan kerjasama dalam membangun daerah ini. Ia mengajak seluruh masyarakat Lombok Barat dan Lombok Utara untuk bersama-sama membangun kesejahteraan yang lebih baik. Dengan pengalamannya yang luas dan pengetahuan yang mendalam tentang hukum dan kebijakan publik, I Wayan Yogiswara yakin dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan daerah ini.

    Masyarakat Lombok Barat dan Lombok Utara diharapkan dapat memberikan dukungan penuh kepada I Wayan Yogiswara, SH, sebagai calon legislatif Partai PKN no. 9. Dengan pilihan yang tepat, diharapkan kedua daerah ini akan semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.

    Saatnya masyarakat Lombok Barat dan Lombok Utara memiliki wakil yang mampu membawa perubahan nyata dan memperjuangkan kepentingan mereka di tingkat legislatif.

    I Wayan Yogiswara, SH, dengan tekad dan dedikasinya yang tinggi, siap menjalankan amanah masyarakat dan menjadi pengemban harapan untuk masa depan yang lebih baik. (red)

  • Kepala BNPT RI Hadiri UN CT Week 2023

    Kepala BNPT RI Hadiri UN CT Week 2023

    Sampaikan Komitmen Indonesia Cegah Radikalisme dengan Mengedepankan Nilai Kemanusiaan

    NEW YORK, LOMBOK EXPRESS.ID- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Kepala Badan Penanggulangan Terorisme Negara Negara Anggota PBB (UN CT Week) ke-3 dengan tema “Addressing Terrorism through Reinvigorated Multilateralism and Institutional Cooperation” di New York pada tanggal 19-23 Juni 2023.

    Dalam lawatannya, Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Prof. Dr. H.Rycko Amelza Dahniel, M.Si menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia berkomitmen penuh dalam penguatan kerjasama global maupun dalam negeri dengan semangat kolaborasi antara Pemerintah, Masyarakat Sipil, Sektor Privat, Akademisi, dan Media (Pentahelix) yang mengedepankan sisi kemanusiaan.

    “Indonesia memiliki komitmen untuk terus melawan terorisme baik melalui penguatan kerjasama global maupun dengan menjalankan berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan terorisme di dalam negeri yang mengedepankan nilai nilai kemanusiaan dan semangat kolaboratif dengan berbagai pemangku kepentingan, “jelasnya.

    Lebih lanjut pada konferensi yang digelar oleh United Nations Office for Counter Terrorism (UNOCT) ini, Kepala BNPT RI menyampaikan upaya strategis BNPT dalam melaksanakan deradikalisasi dengan pendekatan soft approach yang bertujuan memutus akar ideologi radikalisme dengan mengarahkan anak mitra BNPT untuk mendapatkan sekolah moderat guna mewujudkan kehidupan yang damai dan harmoni.

    “Melaksanakan program pemutusan akar penyebab ideologi terorisme yang dilaksanakan dengan merangkul keluarga dan anak anak mantan pelaku teror serta menyekolahkan anak anak tersebut di sekolah sekolah islam moderat,” ujarnya.

    Menurutnya, upaya mengubah mindset para pelaku teror dan keluarganya bertujuan untuk merubah pandangan dan budaya kekerasan yang dianut. Upaya tersebut dilakukan dengan program-program kewirausahaan untuk meningkatkan kesejahteraan selepas menyelesaikan masa hukuman bagian yang penting diperhatikan.

     

    Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres menyampaikan pentingnya kerja sama multilateral dan pelibatan seluruh pemangku kepentingan setiap negara dalam penanganan terorisme, dengan menjunjung tinggi nilai nilai hak asasi manusia serta rule of law.

    Di sela konferensi, Kepala BNPT mendapat kehormatan mengikuti prosesi peletakan bunga dalam rangka penghormatan korban dan penyintas terorisme. Prosesi ini merupakan prosesi yang pertama yang pernah dilaksanakan di markas besar PBB.

    Pada kunjungan kerjanya Kepala BNPT RI didampingi oleh Direktur Kerjasama Regional dan Multilateral BNPT, M Zaim A Nasution serta Dewatap RI New York, Duta Besar Hari Prabowo. (BNPT/red)

  • Hadapi Tantangan Pembinaan Napiter

    Hadapi Tantangan Pembinaan Napiter

    BNPT RI Bekali Kemampuan Petugas Pemasyarakatan di Makassar

    MAKASSAR, LOMBOKEXPRESS.ID– Program pembinaan napiter di dalam lembaga pemasyarakatan oleh petugas pemasyarakatan memiliki tantangan tersendiri karena napiter berasal dari latar belakang yang berbeda-beda.

    Ditambah lagi petugas pemasyarakatan dituntut untuk dapat melaksanakan program pembinaan napiter agar mereka dapat melepaskan diri dari paham radikal dan kemudian memiliki pemahaman komprehensif untuk menerima pihak yang berbeda pandangan dengan mereka.

    “Hal ini tentu tidak mudah, mengingat napiter memiliki karakter, latar belakang, pola pikir, dan tipologi yang berbeda beda,” ungkap Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI), Irjen. Pol. Ibnu Suhaendra, S.I.K., ketika membuka kegiatan Pelatihan dan Peningkatan Kemampuan Petugas Pemasyarakatan dalam Penanganan Napiter di Makassar, Sulawesi Selatan selama 3 hari mulai 20 hingga 22 Juni 2023.

    Selain itu dalam melaksanakan program pembinaan napiter, petugas pemasyarakatan rentan mendapatkan ancaman, baik ancaman terhadap individu, maupun terhadap orang-orang di sekitarnya.

    Dihadapkan pada tantangan tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) selaku leading sector penanggulangan terorisme melatih petugas pemasyarakatan agar dapat melaksanaan program pembinaan napiter sekaligus meminimalisir potensi risiko yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan program ini.

    “Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan petugas pemasyarakatan, khususnya dalam rangka menangani napiter. Peningkatan kemampuan ini penting untuk mendukung pelaksanaan program pembinaan napiter sekaligus meminimalisir potensi risiko yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan program,” kata Ibnu Suhaendra.

    Dengan mengikuti pelatihan yang dijalankan selama 3 hari ini, Ibnu Suhaendra berharap peserta juga mendapatkan wawasan baru dan dapat memahami serta menerapkan cara yang tepat dalam menangani napiter di lembaga pemasyarakatan.

    “Manfaatkan kegiatan pelatihan ini untuk menambah wawasan dan pengetahuan, menyamakan persepsi dan interpretasi, serta berbagi informasi untuk saling memahami dan bersinergi serta berkoordinasi untuk saling melengkapi guna memperbaiki kekurangan dalam penanganan napiter di instansi masing-masing,” Deputi 2 BNPT RI mengharapkan.

    BNPT RI menghadirkan narasumber dari Ditjen Pas, Satgaswil Densus 88 At, Bakesbangpol Sulawesi Selatan dan Akademisi Psikolog serta mitra deradikalisasi BNPT RI kepada 49 Peserta yang berasal dari berbagai Lembaga Pemasyarakatan di wilayah Sulawesi Selatan. (bnpt/red)

  • Berkomitmen Jaga Keamanan Informasi, PPID BNPT Laksanakan Uji Konsekuensi

    Berkomitmen Jaga Keamanan Informasi, PPID BNPT Laksanakan Uji Konsekuensi

    BOGOR, LOMBOKEXPRESS.ID–Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) memiliki peran yang strategis dalam pelayanan informasi publik, namun memiliki hak untuk menjaga informasi dengan dasar hukum dan dan argumentasi yang rasional. Proses untuk menetapkan suatu informasi tesebut dikecualikan atau tidak harus melalui uji konsekuensi.

    “PPID berkomitmen menjaga keamanan informasi yang dihasilkan oleh BNPT RI melalui uji konsekuensi terhadap informasi-informasi yang dikecualikan,” jelas PPID BNPT RI Brigjen TNI Roedy Widodo saat memimpin Rapat Finalisasi Daftar Informasi yang Dikecualikan di Lingkungan BNPT RI, Senin (19/06) di Kantor Pusat BNPT RI Sentul.

    Dalam sesi pembahasan, satu – persatu usulan informasi dari seluruh unit kerja diperiksa dan dibahas mulai dari dasar hukum, alasan mengapa ditutup, hingga jangka waktunya hingga kemudian ditetapkan kategorinya. Ditutup dengan penandatanganan lembar uji konsekuensi oleh perwakilan masing – masing petugas pelayanan informasi publik unit kerja.

    Keputusan rapat pada hari ini selanjutnya dijadikan surat keputusan Daftar Informasi Dikecualikan ( DIK ) di lingkungan BNPT RI sebagaimana ketentuan yang tertuang dalam peraturan Komisi Informasi Pusat ( KIP ) nomor 1 tahun 2021 tentang Standar Layanan Informasi Publik.

    “Kita telah sama – sama saksikan uji konsekuensi hari ini, ini menjadi pedoman untuk selanjutnya menjadi surat keputusan Daftar Informasi yang Dikecualikan ( DIK ) yang akan ditandatangani oleh atasan PPID,” tutup PPID BNPT RI. (bnpt/red)

  • Himmatul Aliyah ke PMI Malaysia: Tetap Jaga Kekompakan Meski Beda Pilihan Politik

    Himmatul Aliyah ke PMI Malaysia: Tetap Jaga Kekompakan Meski Beda Pilihan Politik

    KUALA LUMPUR, LOMBOKEXPRESS.ID— Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fraksi Gerindra Hj Himmatul Aliyah menghadiri konsolidasi bersama pengurus DPLN Gerindra Malaysia, Minggu (18/6).

    Anggota DPR daerah pemilihan (Dapil) Jakarta II meliputi Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Luar Negeri ini meminta pengurus Gerindra Malaysia untuk bekerja keras memenangkan Prabowo Presiden 2024. Demikian keterangan pers yang diterima kantor pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

    “Saya mengucapkan terimakasih kepada teman-teman DPLN Gerindra Malaysia yang sangat bersemangat hari ini. Semangat ini harus kita jaga dan kita perkuat demi mewujudkan Pak Prabowo presiden di 2024,” kata Himma.

    Mendengar itu, kader Gerindra Malaysia meneriakan Prabowo Presiden, Prabowo Presiden, Prabowo Presiden. Para kader ini telah datang dari tempat yang jauh seperti Sabah, Serawak, Penang, Johor Baru, Perak dan sekitar Kuala Lumpur Malaysia. Himma menjelaskan, mewujudkan Prabowo Presiden adalah bagian dari cita-cita Partai Gerindra.

    “Kerja keras kita tidak akan pernah berhenti sebelum Pak Prabowo menjadi presiden. Maka saya minta setelah dari acara ini, teman-teman semua mulai gencar mengkonsolidasikan dan merapatkan barisan untuk memenangkan Pak Prabowo presiden dan Gerindra menang,” ujar Himma.

    Selain itu, Himmatul Aliyah juga berharap para Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan di tahun politik menghadapi 2024. Meski berbeda pilihan, seluruh WNI yang ada di Malaysia itu adalah saudara.

    “Saya titip pesan untuk tetap jaga persatuan, jaga persaudaraan, jaga kebersamaan sesama WNI di sini. Kalau beda pilihan politik, itu biasa. Jangan sampai perbedaan itu membuat kita bermusuhan,” ujar Himma.

    Menurutnya, sesama pejuang devisi di negeri orang harus menjaga kekompakan. Karena kekompakan itu akan memperkuat solidaritas sesama anak bangsa.

    “Jadi kita meskipun beda pilihan, harus tetap solid, kompak, dan tetap bersatu demi Indonesia. Inilah pesan yang selalu disampaikan Pak Prabowo, jangan mencaci, lawan politik bukanlah musuh kita,” tutup Himma.

    Merespon itu, Ketua DPLN Gerindra Malaysia Darsil Abdulmuis menyampaikan terimakasih kepada Ibu Himmatul Aliyah yang selama ini telah membantu para PMI untuk mendapatkan beasiswa PIP.

    “Terimakasih kepada Ibu Himma anak-anak kami yang di Indonesia bisa mendapat beasiswa PIP. Mari kita pastikan Pak Prabowo presiden dan Gerindra menang,” tutupnya. (red)

  • Terima Apresiasi Indonesia GPR Award 2023, Humas BNPT RI Harus Mampu Mengisi Ruang Digital dengan Pesan Positif

    Terima Apresiasi Indonesia GPR Award 2023, Humas BNPT RI Harus Mampu Mengisi Ruang Digital dengan Pesan Positif

    MAKASSAR, LOMBOKEXPRESS.ID- Era Digitalisasi menjadi tantangan bagi humas pemerintah dalam menghadapi berita-berita bohong atau hoax, oleh sebab itu humas harus konsisten mengisi ruang publik dengan pesan – pesan positif serta tak henti menyebarkan edukasi kepada masyarakat.

    “Adanya era digitalisasi, membuat humas harus melakukan penguatan dengan media untuk mengisi ruang – ruang digital dengan pesan positif, memberikan edukasi mana yang baik dan tidak baik,”tutur Kepala Biro Perencanaan Hukum dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) Brigjen TNI Roedy Widodo di Hotel Claro Makassar (16/06).

    Hal tersebut disampaikan Roedy saat menerima penghargaan Government Public Relations Award (IGA) 2023″ dimana humas BNPT RI dinobatkan sebagai Lembaga Humas Pemerintah Terbaik, Sub-Kategori Lembaga Pusat/Negara”.

    Jenderal bintang satu TNI Angkatan Darat ini menambahkan jika pencapaian ini merupakan tonggak sejarah sekaligus tantangan bagi humas BNPT RI untuk mengoptimalkan kinerja dalam membentuk daya tangkal, daya cegah dan daya lawan masyarakat terhadap ideologi kekerasan sehingga dapat menghadirkan Indonesia yang harmoni.

    “Apresiasi yang diberikan merupakan tonggak awal dan tantangan bagi kehumasan BNPT untuk lebih maju lagi dan lebih baik lagi dalam memberikan layanan optimal. Tujuannya untuk membentuk daya tangkal, daya cegah dan daya lawan terhadap berita – berita yang mengajak pada kekerasan dan intoleransi”jelasnya.

    Sementara Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Makassar, Andi Muhammad Yasir mewakili Walikota Makassar berharap kegiatan award semacam ini dapat mendorong humas pemerintah untuk terus berkontribusi bagi bangsa.

    “Penghargaan ini sebagai barometer pencapaian tertinggi kehumasan sepanjang tahun. Harapannya, Kegiatan nasional ini dapat mendorong humas pemerintah yang strategis, dan kontributif bagi bangsa Indonesia,” terangnya.

    Sebagai informasi, IGA 2023 diselenggarakan oleh Humas Indonesia dan merupakan ajang kompetisi, apresiasi, dan berbagi pengalaman bagi praktisi kehumasan pemerintah se-Indonesia. (bnpt/red)

  • Terima Apresiasi Indonesia GPR Award 2023, Humas BNPT RI Harus Mampu Mengisi Ruang Digital dengan Pesan Positif

    MAKASSAR, LOMBOKEXPRESS.ID- Era Digitalisasi menjadi tantangan bagi humas pemerintah dalam menghadapi berita-berita bohong atau hoax, oleh sebab itu humas harus konsisten mengisi ruang publik dengan pesan – pesan positif serta tak henti menyebarkan edukasi kepada masyarakat.

    “Adanya era digitalisasi, membuat humas harus melakukan penguatan dengan media untuk mengisi ruang – ruang digital dengan pesan positif, memberikan edukasi mana yang baik dan tidak baik,”tutur Kepala Biro Perencanaan Hukum dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) Brigjen TNI Roedy Widodo di Hotel Claro Makassar (16/06).

    Hal tersebut disampaikan Roedy saat menerima penghargaan Government Public Relations Award (IGA) 2023″ dimana humas BNPT RI dinobatkan sebagai Lembaga Humas Pemerintah Terbaik, Sub-Kategori Lembaga Pusat/Negara”.

    Jenderal bintang satu TNI Angkatan Darat ini menambahkan jika pencapaian ini merupakan tonggak sejarah sekaligus tantangan bagi humas BNPT RI untuk mengoptimalkan kinerja dalam membentuk daya tangkal, daya cegah dan daya lawan masyarakat terhadap ideologi kekerasan sehingga dapat menghadirkan Indonesia yang harmoni.

    “Apresiasi yang diberikan merupakan tonggak awal dan tantangan bagi kehumasan BNPT untuk lebih maju lagi dan lebih baik lagi dalam memberikan layanan optimal. Tujuannya untuk membentuk daya tangkal, daya cegah dan daya lawan terhadap berita – berita yang mengajak pada kekerasan dan intoleransi, ” jelasnya.

    Sementara Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Makassar, Andi Muhammad Yasir mewakili Walikota Makassar berharap kegiatan award semacam ini dapat mendorong humas pemerintah untuk terus berkontribusi bagi bangsa.

    “Penghargaan ini sebagai barometer pencapaian tertinggi kehumasan sepanjang tahun. Harapannya, Kegiatan nasional ini dapat mendorong humas pemerintah yang strategis, dan kontributif bagi bangsa Indonesia,” terangnya.

    Sebagai informasi, IGA 2023 diselenggarakan oleh Humas Indonesia dan merupakan ajang kompetisi, apresiasi, dan berbagi pengalaman bagi praktisi kehumasan pemerintah se-Indonesia. (BNPT/red)

  • Enjang Tedi Sampaikan Kabar Baik Soal PMI Ela Lastari: Kita Kawal Sampai Pulang

    Enjang Tedi Sampaikan Kabar Baik Soal PMI Ela Lastari: Kita Kawal Sampai Pulang

    KEBERADAAN Pekerja Migran Indonesia (PMI) bernama Ela Lastari warga Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat yang diberangkatkan secara ilegal dan dinyatakan hilang, kini sudah ditemukan.

    Informasi ini disampaikan anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Enjang Tedi setelah dirinya mengetahui keberadaan PMI tersebut dari hasil komunikasi Ela dengan temannya bernama Ugun melalui sambungan telpon, Kamis (15/6) sore.

    “Alhamdulillah, atas kuasa Allah SWT keberadaan Ela Lastari sudah diketahui, dari info, Ela sedang dalam penanganan pihak kepolisian setempat, Saya tentu bersyukur dan sangat gembira bahwa perjuangan kita semua menemukan titik terang, saya komitmen untuk terus mengawal Ela sampai pulang kampung,” ujar Enjang tedi, Jumat (16/6/2023).

    Wakil Ketua DPW PAN Jawa Barat ini menuturkan, kepada Ugun Ela mengaku telah dikurung oleh majikannya selama hampir empat bulan. Disertai Isak tangis, Ela menyampaikan bahwa dirinya sangat ingin kembali pulang ke kampung halaman.

    “Dari rekaman percakapan dengan Ela, nampaknya dia sangat terpukul dengan kondisi yang dihadapinya. Ela nangis dia bilang ingin pulang. Ela juga bilang dia tidak digaji sebagaimana mestinya, tapi memang dia yang paling utama ingin pulang,” katanya.

    “Tentu saja saya akan terus komunikasi, koordinasi dengan pemerintah, aparat penegak hukum serta BP2MI untuk bagaimana agar Ela bisa segera kembali ke tanah air,” sambungnya.

    Menanggapi informasi keberadaan Ela, Enjang Tedi pun langsung berkomunikasi dengan koleganya di Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Saudi untuk memastikan kondisi Ela saat ini.

    Enjang Tedi juga menyebutkan bahwa dirinya pun koordinasi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan menyampaikan informasi terbaru soal keberadaan Ela Lastari. Menurutnya, pihak Kemenlu melalui KBRI Riyadh sudah menghubungi majikan Ela untuk kepentingan Exit Permit.

    “Kemudian dari Kemenlu, Pak Ahmad Baihaqi juga menginfokan bahwa KBRI Riyadh sedang komunikasi dengan majikan Ela dan pihak kepolisian. Nanti dari kepolisian akan info ke KBRI Riyadh lalu mengantarkan Ela ke Shelter KBRI,” tegasnya.

    Enjang Tedi pun mengucapkan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang sudah turut mengawal dan membantu menyelesaikan persoalan yang sedang dihadapi Ela Lastari itu. Enjang Tedi berharap, kasus ini jadi pelajaran berharga agar masyarakat Garut tidak lagi tergiur berangkat ke luar negeri secara ilegal.

    “Saya ucapkan terima kasih sekali kepada teman teman media yang sama sama komitmen atas nama kemanusiaan untuk mengawal terus masalah ini, kepada Pemda Garut, Pemprov Jabar, BP3MI, BP2MI, kepolisian dan terutama masyarakat Garut serta keluarga Ela yang bekerja sama dengan baik,” tandasnya.

    “BP2MI sudah menyiapkan semua perangkat PMI yang begitu bagus untuk masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri secara resmi. skill nya disiapkan dengan matang, dikawal, dimonitor dan di advokasi. PMI pada hari ini sangat dimuliakan dan dihormati sebagai pahlawan penyumbang devisa terbesar kedua bagi negara,” pungkasnya. (red)

  • BNPT RI: Lawan Radikalisme Online dengan Kontra Narasi

    BNPT RI: Lawan Radikalisme Online dengan Kontra Narasi

    JAKARTA, LOMBOK EXPRESS.ID — Fenomena penyebaran paham radikalisme lewat media sosial menjadi tren baru yang mesti diwaspadai semua elemen bangsa. Tren ini tak boleh dianggap remeh lantaran dapat menjerat siapa saja dari berbagai kelompok sosial maupun intelektual tanpa kecuali. Bahkan tak sedikit di antara mereka yang terjerat merasakan dirinya baik-baik saja, laiknya penderita COVID-19 dengan kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

    Dalam rangka menggencarkan kontra terhadap narasi intoleransi, radikalisme dan terorisme, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) mengajak seluruh elemen bangsa untuk terlibat aktif, terutama dalam mengkampanye narasi moderat di ruang online.

    “Semua masyarakat komponen Bangsa, Kementerian Lembaga, harus bersiaga dan bersiap menghadapi dan menyiapkan kontra narasi, menyiapkan diksi-diksi yang moderat, narasi yang tidak provokatif, narasi yang berdasarkan kearifan lokal dengan mencerahkan terutama generasi muda,” kata Direktur Pencegahan BNPT RI, Prof. Dr. Irfan Idris, M.A., Rabu (14/6).

    Dia mengatakan, propaganda kelompok radikal ekstrem yang terjadi di media sosial ini menjadi ajang meraih simpati. Pemanfaatan media sosial juga telah menciptakan kemunculan jenis simpatisan anyar untuk kelompok teroris yang mulai memperluas jangkauannya.

    “Coba kita saksikan serangan Bom Bali itu belum melibatkan anak-anak dan perempuan, baru dari pintu ke pintu, itu artinya offline. Setelah ada media sosial, tidak perlu saling kenal, muncullah istilah lonewolf,” katanya.

    Ruang media sosial juga menjadi katalis bagi penyebaran gagasan organisasi-organisasi terafiliasi kelompok teroris global yang sudah dilarang. Organisasi yang ruang geraknya telah dikerangkeng secara fisik tersebut, masih bisa menyebarkan gagasan mereka via media digital.

    “Oleh karena itu kita harus waspada agar generasi muda tidak dapat dengan mudah ikut berselancar di dunia maya tanpa mengetahui asal-usul organisasi itu.”

    Fenomena radikalisme online ini menjadi salah satu perhatian Presiden Ir. H. Joko Widodo baru-baru ini. Saat memberikan sambutan dalam Gerakan Literasi Digital di Markas Besar TNI, Jakarta, Selasa (13/6), beliau menyampaikan radikalisme berbasis digital serta sejumlah fenomena lain seperti hoaks, penipuan daring, eksploitasi seksual pada anak, perundungan siber, perjudian, dan juga ujaran kebencian, perlu terus diwaspadai karena mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

    Direktur Pencegahan mengatakan program pencegahan yang memang menjadi tugas dan fungsi utama dari BNPT perlu terus diperkuat. Upaya ini bukan saja menjadi tanggungjawab BNPT, namun jugaseluruh komponen Bangsa yang didorong aktif melakukan kolaborasi termasuk via strategi pentahelix.

    “Sekali lagi, apa yang disampaikan Bapak Presiden Joko Widodo ini menjadi alarm bagi kita semuanya untuk terus waspada. Jangan mudah berselancar di dunia maya tapi kita tidak punya standing point, tidak punya jati diri. Akhirnya apa yang disampaikan oleh media sosial [membuat] kita terpapar, kita ikut, kita coba-coba. Akhirnya kita tanpa disadari menjadi orang terpapar atau OTG orang tanpa gejala,” kata dia. (BNPT/red)

  • BNPT RI Bersinergi dengan Kesbangpol Depok Tingkatkan Kontribusi Aktif Membangun Kesiapsiagaan Nasional

    BNPT RI Bersinergi dengan Kesbangpol Depok Tingkatkan Kontribusi Aktif Membangun Kesiapsiagaan Nasional

    SENTUL, LOMBOKEXPRESS.ID- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) menerima kunjungan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Depok di Gedung Baladika, Sentul, Jawa Barat pada Rabu (14/06).

    Diterima oleh Direktur Pembinaan Kemampuan BNPT RI, Brigjen Pol Wawan Ridwan, S.I.K., S. H., M.H., kunjungan Kesbangpol Kota Depok bersama Forum Pembauran Kebangsaan(FPK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai bentuk upaya sinergitas demi meningkatkan kontribusi aktif Pemerintah Depok dalam penguatan kapasitas bagi para stakeholder guna menanggulangi isu terorisme dan kejahatan lintas daerah.

    Menyambut baik kunjungan tersebut, Wawan Ridwan mengungkapkan bahwa tindak pidana terorisme merupakan kejahatan luar biasa atau biasa disebut Extraordinary Crime. Oleh karena itu perlu adanya tindakan yang luar biasa dalam pencegahan dan penanggulangan tindak pidana terorisme. Salah satunya dengan melakukan sinergitas antar Kementerian/Lembaga.

    “Penanggulangan terorisme tidak bersifat absolut, tidak bisa ditangani satu lembaga saja. Justru kami melibatkan bapak ibu sekalian dalam rangka upaya menanggulangi, mencegah penyebaran paham radikal ini,” ungkap Direktur Pembinaan Kemampuan BNPT RI.

    Dengan menjalin kerjasama tiap-tiap elemen masyarakat, kegiatan semacam ini mendukung salah satu tugas dan fungsi pokok BNPT RI dalam membangun Kesiapsiagaan Nasional.

    “Kesiapsiagaan Nasional ada beberapa poin yang akan dilaksanakan yaitu melalui pemberdayaan masyarakat, melalui peningkatan kemampuan aparatur, melalui perlindungan dan peningkatan sarana dan prasarana, melalui pengkajian strategis tentang penanggulangan dan pemetaan wilayah rawan radikal terorisme.

    Menjadi awal pertemuan antara BNPT RI dengan Kepala Kesbangpol Depok, wawan ridwan berharap kegiatan ini dapat berkesinambungan guna memaksimalkan sinergi dalam upaya pencegahan paham radikal terorisme.

    “Kita semakin hari semakin dapat menyebarluaskan bagaimana upaya-upaya kita dalam rangka mencegah penyebaran paham-paham radikal terorisme. Mudah-mudahan pertemuan awal ini kita dengan Depok akan membangun sinergitas kita kedepan dalam rangka upaya mencegah penyebaram paham radikal terorisme khususnya yang berada di wilayah Kota Depok,” Wawan Berharap.

    Kepala Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny, S.H., M.Hum., mendukung program yang dijalankan oleh BNPT RI sesuai dengan Undang Undang No. 5 Tahun 2018 dalam rangka membangun Kesiapsiagaan Nasional.

    “Kami lebih kepada kewaspadaan dini, baik oleh aparat ataupun oleh masyarakat. Kita kerja sama yang pertama adalah pemetaan dan yang kedua adalah bagaimana cara kita bisa meningkatkan kemampuan untuk melakukan deteksi dini,” ungkap Linda.

    Lienda juga mengharapkan terbangunnya program-program bersama BNPT RI untuk bersinergi dengan aparat maupun masyarakat Kota Depok sehingga dapat meningkatkan kemampuan dalam menjaga kondusifitas agar Depok senantiasa terjaga dari segala ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan. (bnpt/red)