Blog

  • Sekepal Thrift Day Vol 2, Tempat Berburu Baju Bekas Berkualitas dengan Harga Murah

    Sekepal Thrift Day Vol 2, Tempat Berburu Baju Bekas Berkualitas dengan Harga Murah

    MATARAM (Lombokexpress.id)– Sekepal Thrift day Vol 2 Kembali hadir dan sangat diminati oleh kaum milenial sehingga acara sukses terselenggara, Minggu (18/12/2022).

    Ajang dan event bergengsi Sekepal Thrift Day merupakan ajang berjualan bagi para pengusaha-pengusaha Fashion Secondhand atau Thrift Shop Di Nusa Tenggara Barat khususnya di Kota Mataram.

    Saat ditemui media, Pemilik Es Kepal Mataram Kamal menjelaskan event tersebut diadakan sebagai ajang Silaturahmi serta memberikan peluang kepada pengusaha thrift untuk menciptakan market yang lebih luas.

    Sekepal Thrift Day ini, kata Kamal, bukan sekadar event pasar secondhand. Namun menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung yang diajak seolah berburu, memilah, dan memilih barang-barang yang mereka anggap masih bagus dengan harga bersahabat. Mulai dari sepatu, kaos, baju, jaket, celana, flannel, topi, hingga kaca mata. Baik produksi dalam negeri maupun impor.

    Dalam event ini, berbagai produk bekas bermerk dijual dengan harga miring. Misalnya baju yang dijual mulai Rp 25 hingga Rp 75 ribu.

    Kegiatan ini diikuti 17 tenant. Project Event Sekepal Thrift Day Kamal Malik mengatakan event ini digelar sebagai pemantik penggerak ekonomi Nusa Tenggara Barat khususnya Kota Mataram.

    “Event ini kami harap menjadi obat pelaku UMKM terutama paska pandemi, serta menjadi ajang silaturahmi untuk para pelaku usaha thrift agar bisa menciptakan pasar yang lebih luas,” ungkapnya.

    Acara Sekepal Thrift Day Vol. 2 diadakan dari tanggal 15 s/d 17 Desember 2022, acara juga diramaikan oleh live musik, games, doorprize, penampilan band-band lokal serta dimeriahkan oleh band Ska Reagge asal Lombok “Tanaman Kaktus” dan band pendamping “ACTL” yang berlokasi di Jl. Bung Karno No. 99 Depan Vita Farma. (Anang)

  • Tanam Ribuan Pohon di Rumah Ibadah, Gubernur NTB: Toleransi dan Harmoni Bisa

    Tanam Ribuan Pohon di Rumah Ibadah, Gubernur NTB: Toleransi dan Harmoni Bisa

    GUBERNUR  NTB Dr H Zulkieflimansyah, SE, MSc, memimpin acara “Gowes Harmony” sekaligus penanaman pohon Bunga Cempaka Harmony bersama lapisan masyarakat lintas agama dalam Forum Kerukunan Umat Beragama, pada Minggu 18 Desember 2022.

    Kegiatan itu dimulai dari Islamic Center Masjid Raya Hubbul Wathan, Gereja ST. Maria Immaculata, Pura Miru Mayura, dan Vihara Avalokitesvara.

    Menurut Kegiatan Gubernur kegiatan itu sebagai simbol beragamnya masyarakat dan agama yang ada di NTB. Meski beragam, hal tersebut tidak menjadi hambatan untuk hidup rukun saling mengasihi dan mencintai.

    “Di NTB kita buktikan toleransi dan harmoni bisa dan harus kita lakukan karena kita memang sejatinya sama dan bersaudara,” jelas Bang Zul.

    Pohon cempaka Harmony sendiri ini memiliki makna ikatan yang sangat erat. Baik itu ikatan persahabatan maupun ikatan kekeluargaan.

    Diharapkan dengan menanam ribuan pohon tak hanya dapat membuat Nusa Tenggara Barat semakin asri dan lestari juga masyarakatnya yang beragam dapat memiliki ikatan yang erat. (Anang)

  • Sangkep Beleq, Masyarakat Sasak Siap Bekerja Untuk Perubahan

    Sangkep Beleq, Masyarakat Sasak Siap Bekerja Untuk Perubahan

    MATARAM (Lombokexpress.id)–NTB Sangkep Beleq atau musyawarah besar masyarakat Sasak yang digelar Sabtu (17/12) sampai Ahad merumuskan strategi agar Sasak sebagai suku bangsa memberikan kontribusi eksternal lebih besar bagi daerah, bangsa dan negara.

    Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr Hj Sitti Rohmi Djalillah, Mpd yang dianugerahi penghargaan sebagai Tokoh Bini Sasak Bidang Pemerintahan menyampaikan bangga dan terimakasih kepada penggagas Sangkep Beleq V Majelis Adat Sasak (MAS) 2022 dengan tema “Peririq Bale Langgaq, Jagak Gubug Gempeng, Bine Dese Darat Gumi Paer Sasak” di BPSDM NTB.

    Sekretaris Daerah yang juga tokoh Sasak, HL Gita Ariadi mengatakan, momentum Sangkep Beleq di hari ulang tahun NTB ke 64 menjadi refleksi diri terhadap perjalanan NTB yang didalamnya mayoritas Sasak dalam membangun daerah.

    “Harus membangun rasa memiliki terhadap organisasi Masyarakat Adat Sasak sehingga melahirkan rasa bangga menjadi orang Sasak yang bertanggungjawab sebagai mayoritas dalam perubahan daerah yang lebih baik. Tak hanya berpikir tapi bertindak dan bekerja,” urai Miq Gita.

    Senada dengan hal tersebut, tokoh MAS (Masyarakat Adat Sasak), HL Sajim Sastrawan mengatakan, rumusan yang akan dikerjakan sebagai strategi besar selama dua hari Sangkep Beleq diharapkan dapat membangkitkan semangat baru untuk berbuat bagi masyarakat Sasak dan daerah NTB yang dihuni pula oleh etnis dan agama berbeda.

    Tak hanya itu, MAS berkolaborasi dengan Aliansi Masyarakat Sasak perantau di seluruh dunia berupaya membangun sinergi untuk masa depan Sasak dan peradabannya.

    Selain dihadiri oleh tokoh tokoh sepuh Sasak, Sangkep Beleq juga mengundang orang Sasak perantauan se Indonesia dan luar negeri juga tokoh politik dan pemerintahan. (Anang)

  • BNPT RI Apresiasi Implementasi RAN PE yang Dilakukan Kementerian/Lembaga

    BNPT RI Apresiasi Implementasi RAN PE yang Dilakukan Kementerian/Lembaga

    JAKARYA (Lombokexpress.id)- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) menutup Rapat Koordinasi Ketiga Kelompok Kerja (Pokja) Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE) di tahun 2022 di Jakarta pada Jumat (16/12).

    Deputi Bidang Kerja Sama Internasional BNPT RI, Andhika Chrisnayudhanto dalam paparannya tidak menampik adanya tantangan dan hambatan dalam implementasi aksi RAN PE. Meski demikian, Andhika mengapresiasi apa yang selama ini sudah dilakukan seluruh kementerian/lembaga dalam rangka melaksanakan Perpres no 7 Tahun 2021 terkait RAN PE tersebut

    “Tentu aja tidak sempurna namun capaian ini perlu diapresiasi, perlu kita hargai  pada hal yang kita sudah capai dengan baik,” katanya

    Di satu sisi, agar implementasi RAN PE dapat dilihat oleh pucuk pimpinan tertinggi, yaitu Presiden Republik Indonesia, Andhika pun mendorong laporan hasil capaian aksi RAN PE bisa menghasilkan sebuah laporan yang utuh.

    “Kami berharap bisa menghasilkan sebuah laporan yang utuh, untuk bisa disampaikan kepada Bapak Presiden, mengenai gambaran kurang lebih 2 tahun setelah keluarnya Perpres RAN PE ini, capaian-capaian apa yang sudah dilakukan,” katanya.

    Sementara itu anggota Tim Sekber RAN PE, Indah Amaritasari mengatakan rapat koordinasi Pokja RAN PE telah sangat membantu Tim Sekber maupun Pokja untuk menemukan masalah di lapangan terkait implementasi RAN PE. Dengan adanya rapat koordinasi, capaian RAN PE dalam mengurangi aksi ektrimisme dapat terlihat dengan baik.

    “Kami mendapatkan hasil rapat koordinasi yang cukup baik, terlihat berkurangnya aksi ekstremisme. Serta kolaborasi pemerintah dan organisasi masyarakat sipil yang semakin terlihat. Dengan banyaknya pertukaran informasi membuat perencanaan aksi jauh lebih baik, agar masyarakat juga tetap bisa merasakan aman di negeri nya sendiri,” ungkapnya.

    Selama 3 hari rapat digelar, Tim Sekretariat Bersama dan Kelompok Kerja menyusun dan membahas draf laporan kegiatan aksi PE. Dalam membuat laporan pencapaian aksi, Kementerian/Lembaga dan Organisasi Masyarakat menyusun sejumlah kegiatan yang memberikan dampak, dan yang menghasilkan cerita baik, serta kendala dan tantangan, serta sikap dalam menghadapi tantangan yang dihadapi. (bnpt/has)

  • Resmikan Warung NKRI ke-18 di Sabang, Aceh, Kepala BNPT RI Harapkan Generasi Muda Bebas dari Paham Intoleransi

    Resmikan Warung NKRI ke-18 di Sabang, Aceh, Kepala BNPT RI Harapkan Generasi Muda Bebas dari Paham Intoleransi

    SABANG (Lombokexpress.id) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) meresmikan Wadah Akur Rukun Usaha Nurani Gelorakan NKRI (Warung NKRI) ke-18 yang berlokasi di Zero Cafe Sabang, Aceh pada Kamis (15/12) dengan tema “Bersinergi Membangun Generasi Nusantara Harmoni.”

    Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H menjelaskan kehadiran Warung NKRI merupakan upaya pencegahan benih-benih virus intoleransi radikal terorisme yang bertentangan dengan semangat nilai-nilai luhur bangsa. Virus Intoleransi harus diberantas guna memberikan pertahanan kepada masyarakat Indonesia yang heterogen, khususnya para generasi muda.

    Disatu sisi anak muda harus dapat menyadari bahaya paham intoleransi yang mengganggu, mengancam dan menghambat proses kehidupan berbangsa serta bernegara. Salah satunya apabila intoleransi bermetamorfosis menjadi radikal terorisme yang berkembang secara bebas.

    “Oleh karena itu semangat kebersamaan dari program Warung NKRI diharapkan akan tumbuh untuk menyebarkan pesan-pesan penting kepada generasi muda yang dapat disampaikan kepada masyarakat luas dan bisa menjadi bagian upaya membangun kesadaran bersama. Karena kita perlu kesadaran kolektif untuk memperkuat dan memperkokoh ketahanan bangsa kita terhadap virus intoleransi radikal terorisme,” katanya.

    Jenderal lulusan Akpol 1988 ini juga menambahkan bahwa virus intoleransi bisa mempengaruhi kalangan manapun hingga secara tidak sadar menjadi bagian dari penyebarluasan paham intoleransi radikal terorisme. Ia menambahkan dengan menggunakan konsep pentahelix, dirinya berharap Warung NKRI dapat menyampaikan pesan-pesan kepada masyarakat secara jelas dan masyarakat menyadari bahwa ada potensi ancaman yang bisa datang tanpa disadari.

    “Karena dengan adanya kegiatan ini kesadaran bisa lebih meningkat dan menutup ruang dari pergerakan paham intoleransi radikal terorisme yang bertentangan dengan nilai-nilai bangsa kita,” ungkap kepala BNPT RI.

    Di lain pihak, PJ. Walikota Sabang, Reza Fahlevi menyambut baik kehadiran Warung NKRI di kota Sabang. Dengan kehadiran Warung NKRI, dirinya berharap hal ini bisa menjadi media yang strategis untuk menyampaikan pesan-pesan kebangsaan yang dapat membangun rasa nasionalisme generasi muda kota Sabang.

    “Kami tentu sangat senang dan sangat mendukung hadirnya Warung NKRI di kota sabang ini. Selain tempat ngumpulnya anak-anak muda, tempat ngopi, tentu juga ini menjadi wadah untuk diskusi, membicarakan isu-isu dan sekaligus menjadi media yang cukup efektif untuk memupuk nilai nilai kebangsaan, khususnya bagi anak-anak muda di kota Sabang,” ungkap Reza Fahlevi.

    Warung NKRI merupakan salah satu program Sinergisitas pencegahan terorisme yang dilakukan BNPT RI bersama pemerintah di level pusat dan daerah, akademisi, komunitas, media dan pelaku usaha. selain menjalankan fungsi warung, Warung NKRI juga akan menjadi ruang diskusi dan dialog terkait nilai-nilai kebangsaan.

    Peresmian ini dihadiri oleh Pj. Walikota sabang, Reza Fahlevi, Wakil Ketua MPU Aceh, Muhibbuthabary, Ketua KNPI Aceh, Aulia Rahman dan Kaban Kesbangpol Kota Sabang T. Ramli Angkasa, tokoh-tokoh agama setempat dan juga perwakilan dari mitra deradikalisasi Aceh. (bnpt/has)

  • Kepala BNPT RI Ajak Mahasiswa Tingkatkan Ketahanan terhadap Ideologi Radikal

    Kepala BNPT RI Ajak Mahasiswa Tingkatkan Ketahanan terhadap Ideologi Radikal

    BANDA ACEH (Lombokexpress.id) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) bersama Forkopminda Aceh, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh, serta Civitas Academica Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh menggelar Dialog Kebangsaan di AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala, Aceh pada Rabu (14/12).

    Kepala BNPT RI Komjen. Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H. mengajak mahasiswa untuk memahami dan menghayati sejarah perjuangan para pahlawan akan memperkuat jati diri kita sebagai sebuah bangsa.

    “Menghayati sejarah bukan hanya memahami penjelasan masa lalu yang pernah terjadi dan dan fakta yang pernah ada, tetapi lebih jauh dari itu. Sejarah merupakan spirit penentu masa depan yang lebih baik dan gemilang,” jelas Boy Rafli Amar.

    Lebih lanjut dia menegaskan masyarakat harus mewaspadai virus intoleransi, radikalisme dan terorisme yang berbasis pada sebuah ideologi kekerasan. Dalam mewujudkan tujuannya, ideologi ini menggunakan narasi agama yang ekstrem dalam merekrut masyarakat dengan tujuan menghancurkan ideologi Pancasila dari dalam.

    “Mereka memiliki tindakan yang sangat tidak Islami menggunakan narasi-narasi agama, inilah salah satu dari karakter mereka dengan menyalahgunakan narasi agama dan bersifat intoleran, radikal eksklusif, anti kepada kemanusiaan, menggunakan kekerasan ekstrim,” tutur Jenderal bintang 3 tersebut.

    Boy Rafli melanjutkan bahwa pada era sekarang, suara jihad yang disampaikan oleh oknum-oknum tersebut telah mempengaruhi generasi muda untuk membenci dan memusuhi bangsanya sendiri. Sangat berbeda dengan Jihad Fissabilillah yang dikumandangkan oleh para pahlawan, khususnya para pejuang dari Aceh.

    “Berkembangnya ideologi terorisme dan radikalisme pada saat ini pun telah bertransformasi melalui media digital. Caranya, dengan menggunakan sosial media. 204 juta hari ini pengguna internet, sekitar 179 juta menggunakan sosial media dan 60% diantaranya adalah generasi muda. Inilah yang mereka manfaatkan untuk menjaring dan bahkan hari ini pergerakan mereka dapat dilakukan secara mandiri,” Boy Rafli menerangkan.

    Dalam rangka mitigasi, ketahanan seluruh elemen bangsa dalam menangkal paham intoleransi, radikalisme dan terorisme harus ditingkatkan khususnya kepada generasi muda.

    “Menurut harap kami, dengan kegiatan ini akan membuat ruang sempit ideologi terorisme masuk ke dalam sistem kehidupan masyarakat. Apabila karakter ini dapat dikembangkan dengan baik tentu estefat kepemimpinan dapat menjamin keberlangsungan dari kehidupan bangsa ini,” tambah Kepala BNPT RI.

    Di lain pihak, Rektor Universitas Syiah Kuala, Aceh, Prof. Dr. Ir. Marwan menuturkan bahwa kolaborasi ini memberikan dampak positif dan juga edukasi kepada seluruh civitas akademica yang hadir dalam mencegah penyebaran paham intoleransi, radikalisme dan terorisme.

    “Kita tentu semuanya sepakat bahwa terorisme adalah musuh kita bersama, karena bangsa ini akan sulit untuk tumbuh dan melanjutkan pembangunannya jika radikalisme dan ancaman terorisme terus menggerogoti keutuhan bangsa kita,” jelas Marwan.

    Dirinya menambahkan bahwa pencegahan ini jelas menjadi tanggung jawab bersama, khususnya di lingkungan perkuliahan yang ada di Aceh. (bnpt/red)

  • Jelang Nataru, Kapolsek Pagutan Cek Kesiapan Ranmor Dinas

    Jelang Nataru, Kapolsek Pagutan Cek Kesiapan Ranmor Dinas

    MATARAM (Lombokexpress.id) – Dalam rangka persiapan menyambut Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), Kapolsek Pagutan Iptu I Putu Sastrawan SH melaksanakan pengecekan kendaraan dinas (Randis) di halaman Mapolsekta Pagutan Jalan Bung Karno, Kota Mataram, Rabu, (14/12)

    “Hal ini kami lakukan untuk menunjang pengamanan kegiatan agama para jemaat yang melaksanakan ibadah Natal dan tahun baru serta kegiatan masyarakat lainnya yang meningkat jelang akhir tahun,” kata Kapolsek saat dikonfirmasi.

    Kendaran dinas yang dilakukan pengecekan meliputi 1 Unit R4 Sedan Patroli, 4 unit Randis Bhabinkamtibmas dengan memperhatikan kondisi mesin, surat-surat dan sarana prasarana yang melekat dari kondisi ban kendaraan, accu serta oli kendaraan, pengecekan lampu rotator, sirine dengan cara menghidupkannya, ujar Kapolsek

    Iptu Sastrawan juga menyampikan kepada seluruh personil yang memegang randis agar selalu menjaga kebesihan, kesiapsiagaan ranmor untuk menunjang dalam melaksanakan tugas sehari – hari.

    Dari hasil pengecekan di dapati kondisi randis masih dalam keaadaan baik dan layak pakai. Kegiatan ini sebagai awal kesiapan mengahadapi tugas untuk kedepannya, tambah Kapolsek

    Dengan harapan nantinya tidak terjadi permasalahan-permasalahan yang menghambat dapat pelaksanaan tugas khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tutup Iptu Sastrawan. (nang)

  • Korem 162/WB Ziarah Rombongan Hari Juang TNI AD Ke-77

    Korem 162/WB Ziarah Rombongan Hari Juang TNI AD Ke-77

    MATARAM (Lombokexpress.id)–Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Sudarwo Aris Nurcahyo, S.Sos., M.M., memimpin ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Majeluk kota Mataram, Rabu (14/12/2022).

    Ziarah rombongan dalam rangka memperingati Hari Juang Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) ke-77 diawali dengan penghormatan kepada arwah Pahlawan dilanjutkan peletakan karangan bunga dan tabur bunga.

    Danrem 162/WB usai kegiatan tersebut mengatakan, ziarah di makam pahlawan ini untuk mengenang jasa-jasa dan perjuangan para pahlawan yang telah membawa kemerdekaan bagi bangsa Indonesia.

    “Sudah semestinya kita generasi penerus bangsa bersama-sama memanjatkan doa untuk arwah para pahlawan yang telah berjuang dengan mengorbankan jiwa raga maupun harta benda miliknya demi merebut, mempertahankan, dan menjaga tetap tegaknya NKRI,” ucapnya.

    “Sebagai generasi yang ditinggalkan dan menikmati kemerdekaan sudah sepatutnya kita mendoakan para pahlawan supaya dimuliakan oleh Allah SWT,” harap Jendral Bintang Satu.

    Ziarah rombongan melibatkan personel TNI AD jajaran Korem 162/WB, Persit Kartika Chandra Kirana Koorcabrem 162, Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) dan Pemuda Panca Marga (PPM).

    Peringatan Hari Juang TNI AD tahun ini mengambil Tema ‘TNI Angkatan Darat di Hati Rakyat’. Dengan tema ini diharapkan TNI terus menjadi kebanggaan rakyat Indonesia. (Penrem162)

  • Undang-Undang Desa Diusulkan Direvisi, Supaya Ada Dana Beasiswa untuk Warga Desa

    Undang-Undang Desa Diusulkan Direvisi, Supaya Ada Dana Beasiswa untuk Warga Desa

    JAKARTA (Lombokexpress.id)– Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko mengusulkan agar kembali ada revisi Undang-undang No.6 Tahun 2014 tentang Desa.

    Salah satu yang disoroti oleh Budiman Sudjatmiko yakni bagaimana ada alokasi anggaran untuk Pemerintah Desa yang fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

    “Kedepan bagaimana mengalokasikan sumber daya manusia di desa, karena itu saya kembali memperjuangkan revisi UU Desa terutama Pasal 72, saya mengajukan ada dana SDM Desa dari APBN,” ujar Budiman dalam diskusi di acara Rapat Kerja Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Jakarta, Selasa (13/12/2022).

    Budiman Sudjatmiko menegaskan harapannya bahwa ke depan ada anggaran yang dikelola Pemerintah Desa untuk pendidikan warga, seperti beasiswa perguruan tinggi.

    “Ditambah lagi alokasi Dana SDM Desa, fungsinya untuk penyelenggaraan pendidikan SDM di desa, baik untuk perangkat desa maupun warganya anak-anak muda yang cerdas,” ujar Budiman.

    “Misalnya untuk pendidikan wawasan kebangsaan, nanti Pemerintah Desa bisa bekerjasama dengan Lemhanas. Untuk pendidikan hard and soft skill, nanti bekerjasama dengan perguruan tinggi terdekat dengan desa tersebut, atau formatnya berupa beasiswa bagi perangkat desa dan warga, semacam program LPDP-Des begitu,” jelas Budiman mencontohkan.

    Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), penggagas Undang-undang Desa ini menyebut bahwa saat ini dengan uang milyaran rupiah di Desa, maka dibutuhkan orang-orang cerdas untuk mengelolanya.

    “Kalau dikelola dengan baik, maka akan maju desa itu. Sekarang ini kan format anggaran itu ada DD (Dana Desa) untuk pembangunan infrastruktur, ADD untuk operasional perangkat desa, makanya sangat penting ditambahkan Dana SDM Desa, jadi khusus untuk peningkatan kualitas SDM di desa,” tegasnya.

    Dalam diskusi yang dimoderatori Pengamat Kebijakan Publik DR Taufiqurokhman dari Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama) juga dihadiri Ketua Umum APDESI (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia), Arifin Abdul Majid tersebut, Budiman juga mengajak APDESI untuk membahas gagasannya ini dengan seluruh kepala desa.

    Ketua Umum APDESI, Arifin Abdul Majid, menyatakan setuju dengan gagasan Budiman Sudjatmiko tersebut.

    APDESI mengaku siap menindaklanjuti gagasan revisi Undang-undang Desa tersebut untuk peningkatan kualitas desa lebih baik.

    “Jika kita merefleksikan selama sewindu Undang-undang Desa ini berjalan hasilnya sudah sangat baik dan meningkatkan kualitas pembangunan di desa. Hanya saja masih ada kendala yang terjadi, terutama faktor kurangnya kualitas SDM,” ujar Arifin.

    Arifin juga mengakui bahwa ada sebanyak 686 oknum Kades yang terjerat korupsi Dana Desa, dan faktor utama hal tersebut bisa terjadi yakni dinilai karena masih rendahnya kualitas SDM.

    “Ada tiga hal yang menjerat Kepala Desa atas penggunaan dana desa ini. Satu, melanggar aturan dan tidak sesuai mekanisme. Kedua, dia terjebak dengan ketidakmampuannya mengelola atau karena kurangnya wawasan. Dan ketiga, terjebak dengan kepentingan politik mereka sendiri,” tegas Arifin. (red)

  • Kepala BNPT Ajak Masyarakat Aceh Selalu Waspada Potensi Aksi Terorisme

    Kepala BNPT Ajak Masyarakat Aceh Selalu Waspada Potensi Aksi Terorisme

    BANDA ACEH (Lombokexpress.id) – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI), Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., mengajak masyarakat Aceh untuk membangun kesiapsiagaan nasional secara aktif dan melibatkan banyak pihak atau multipihak.

    Menurut Kepala BNPT RI dengan adanya kesiapsiagaan nasional akan membangun kesadaran masyarakat untuk selalu waspada dengan potensi ancaman terorisme yang dapat terjadi kepada siapa saja. Dimana saja dan kapan saja.

    “Kesiapsiagan itu lebih kepada langkah-langkah mitigasi agar semua kita bangkit bersama untuk waspada. Untuk kita berhati hati dan kita semua memiliki kesadaran bahwa ancaman terorisme bisa kapan saja terjadi dan menimpa siapa saja,” ingat Kepala BNPT RI dalam Deklarasi Kesiapsiagaan Nasional di Amel Convention Hall Lamteh, Banda Aceh (13/12).

    Mantan Kapolda Banten ini mendorong masyarakat aceh untuk turut berperan aktif menjadi garda terdepan bangsa Indonesia dalam menjaga dan mempertahankan kebudayaan, adat istiadat dan semangat toleransi serta menjaga Pancasila demi menghadirkan kehidupan yang harmonis di Bumi serambi mekkah.

    “Sebagai Provinsi yang mendapat julukan bumi serambi Mekkah, Aceh memiliki penduduk multikultural yang hidup secara harmonis dan mengedepankan toleransi antar umat beragama. Hal ini tentunya harus dirawat bersama-sama dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia di bawah naungan Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa,” ungkap Boy Rafli.

    Jenderal polisi bintang tiga ini menambahkan pentingnya glorifikasi semangat nasionalisme oleh setiap warga negara demi meminimalisir upaya-upaya propaganda dan penyebaran paham yang tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa.

    “Mari kita gelorakan nasionalisme guna mempersempit ruang gerak propaganda dan penyebaran paham radikal terorisme di masyarakat, Khususnya di Aceh,” Boy Rafli menambahkan.

    Senada dengan Kepala BNPT RI Penanggung Jawab Gubernur Aceh yang diwakili oleh Pelaksana Harian Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh, Masrimin, S.sos, MM., mengatakan bahwa kesuksesan untuk mencegah propaganda, radikalisasi dan tindak pidana terorisme membutuhkan kemauan, dukungan dan kerja sama semua pihak, khususnya masyarakat sipil.

    “Besar harapan kami komitmen tersebut bisa terus diperkuat oleh seluruh pihak salah satunya melalui kegiatan deklarasi yang dilaksanakan pada hari ini,” katanya. (bnpt/red)