Blog

  • Respon Aduan Masyarakat, Polsek Sandubaya Bubarkan Pesta Miras Di Selagalas

    Respon Aduan Masyarakat, Polsek Sandubaya Bubarkan Pesta Miras Di Selagalas

    MATARAM (Lombokexpress.id)– Unit Patroli Personel Polsek Sandubaya, Polresta Mataram, Polda NTB membubarkan pesta minuman keras (miras) yang dilakukan beberapa remaja pria, di jalan Ahmad Yani, Selagalas, Kecamatan Sandubaya Kota Mataram. Rabu (30/11/2022)

    Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Sandubaya Kompol Moh Nasrullah SIK membenarkan hal tersebut sebagai respon cepat adanya pengaduan dan informasi masyarakat.

    “Polsek Sandubaya melaksanakan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) mulai dari Kelurahan Turida sampai dengan Kelurahan Bertais hingga Kelurahan Selagalas,” ujar Iptu I Putu Wiardana saat memimpin langsung Patroli.

    Lanjut Iptu Wiardana, khusus di Kelurahan Selagalas tepatnya di jalan Ahmad Yani setempat yang cukup lebar, sering dikeluhkan warga masyarakat karena kerap kali dijadikan sebagai lokasi pesta miras dan balap liar.

    “Merespons keluhan warga, personel Polsek Sandubaya pun menyambangi lokasi tersebut dan mendapati empat remaja pria yang minum miras dan diduga akan melakukan balap liar,” jelas Iptu Wiardana

    Terhadap keempat remaja tersebut, dilakukan pemeriksaan senjata tajam namun tidak ditemukan. Kemudian diberikan pembinaan di tempat, selanjutnya diminta langsung kembali ke rumah masing-masing.

    “Dalam kegiatan ini selain melaksanakan patroli untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas juga menghimbau disiplin protokol kesehatan terhadap masyarakat,” pungkas Iptu Wiardana (ang)

  • Kepala BNPT: Ulama dan Santri Punya Andil Besar Dalam Perjuangan Membangun Fondasi NKRI

    Kepala BNPT: Ulama dan Santri Punya Andil Besar Dalam Perjuangan Membangun Fondasi NKRI

    SUBANG (Lombokexpress.id)- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) Komjen Pol Dr. Boy Rafli Amar, M.H. menegaskan kepada seluruh santri Pondok Pesantren Al-Ishlah, bahwa Hari Santri Nasional merupakan pengakuan negara atas andil besar Ulama dan Santri dalam perjuangan membangun fondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    “22 Oktober pemerintahan Presiden Jokowi menepatkan tanggal tersebut sebagai Hari Santri Nasional, ini adalah pengakuan kepada para ulama dan santri atas jerih payah perjuangan membangun pondasi NKRI,” sebut Kepala BNPT RI saat menghadiri Dialog Kebangsaan Antar Lembaga Se-Jawa Barat dan Pelantikan Pengurus Lajnah Pencegahan Terorisme dan Radikalisme Jawa Barat dengan tema “Meneguhkan Toleransi, Menjaga Integrasi Bangsa” di Pondok Pesantren Al-Ishlah, Desa Jatireja, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada Kamis (1/12).

    Boy Rafli menjelaskan keterlibatan ulama-ulama dan para santri yang menjadi pejuang pada masa kemerdekaan menghasilkan pengakuan dari pemerintah di dalam menghasilkan Resolusi Jihad Fisabilillah melawan penjajah. Tetapi seiring berjalannya waktu, istilah jihad dewasa ini justru kerap kali disalahgunakan segelintur oknum untuk memecah belah bangsa sendiri.

    “Namun saat ini kita perlu waspada, beda jihad jaman kemerdekaan dengan jihad hari ini yang dikumandangkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, yang ingin memecah belah bangsa kita,” Kepala BNPT RI menjelaskan.

    Dengan berbagai narasi menyimpang yang beredar baik di dunia nyata maupun dunia maya dengan mengatasnamakan Agama, Boy Rafli menambahkan bahwa upaya pencegahan dengan membangun deteksi dini merupakan kunci dalam penanggulangan intoleransi, radikalisme dan terorisme.

    “Saya ingin menegaskan kembali bahwa kunci menanggulangi intoleransi, radikalisme dan terorisme bukan sekedar penegakan hukum, tetapi upaya pencegahan dengan membangun deteksi dini, daya cegah dan daya tangkal masyarakat secara bersama-sama,” ujarnya.

    Sementara itu, Sesepuh Ponpes Al-Ishlah, KH. Ushfuri Anshor menyambut baik kehadiran Kepala BNPT RI. Dirinya mengharapkan dengan silaturahmi ini dapat mencegah masuknya paham-paham intoleransi, radikalisme dan terorisme kedalam pesantren.

    “Saya berharap kepada BNPT untuk penanggulangan supaya jangan ada ideologi mereka (terorisme) yang masuk di daerah kita,” ungkap KH. Ushfuri Anshor.

    Dirinya juga berharap dengan kehadiran BNPT RI dapat mencegah ancaman pengaruh paham-paham menyimpang yang berusaha menyusup kedalam lingkungan pondok pesantren. (bnpt/has)

  • Berkomitmen Lindungi Objek Vital Nasional, BNPT RI Tingkatkan Koordinasi dan Pengamanan PT KPI

    Berkomitmen Lindungi Objek Vital Nasional, BNPT RI Tingkatkan Koordinasi dan Pengamanan PT KPI

    JAKARTA (Lombokexpress.id) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) berkomitmen untuk meningkatkan koordinasi dan pengamanan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) mengingat anak usaha Pertamina yang bergerak di bidang pengolahan minyak bumi tersebut berstatus Objek Vital Nasional.

    “Kami sangat antusias untuk meningkatkan koordinasi dan pengamanan PT KPI secara menyeluruh mengingat PT KPI sebagai objek vital negara,” ujar Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar,M.H saat bertemu dengan jajaran direksi PT KPI di Jakarta, Senin (28/11).

    Kepala BNPT RI juga menyatakan kesiapannya untuk membantu PT KPI dalam menciptakan kawasan kerja yang aman dan kondusif dari paham yang tidak sesuai dengan Pancasila.

    Vice President Human Capital PT KPI Kurnia Salwa Dewi menyambut baik pernyataan Kepala BNPT RI. Ia mengungkapkan jika pihaknya berharap BNPT RI bisa berperan dalam pencegahan terorisme di lingkungan kerja PT KPI.

    “Kami berharap BNPT dapat berkontribusi dalam hal pencegahan terorisme dari mulai lingkup para pimpinan sampai pegawai di lingkungan PT KPI, salah satunya dengan sosialisasi akan bahaya radikalisme di sejumlah wilayah yang beroperasi di Indonesia,” ujarnya.

    Sebelumnya BNPT RI telah melaksanakan sosialisasi Peraturan Nomor 3 tahun 2020 serta asesmen sistem pengamanan dalam rangka meningkatkan security awareness pekerja dan mitra kerja, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) Dumai (23/8/2022). (bnpt/has)

  • Cemburu Buta, Pria di Mataram Aniaya Pacarnya hingga Masuk Rumah Sakit

    Cemburu Buta, Pria di Mataram Aniaya Pacarnya hingga Masuk Rumah Sakit

    MATARAM (Lombokexpress.id) – Nasib pria yang dikenal baik dan tidak mempunyai catatan di kepolisian ini terpaksa harus rela tinggal di jeruji besi akibat kekhilapan yang di lakukan kepada sang kekasih yang begitu ia Cintai.

    Rasa Cinta dan Sayang dalam diri pelaku yang berinisial S, pria 26 tahun, Alamat Pandan Salas, Cakranegara Kota Mataram ini berubah dendam secara tiba-tiba, lalu berakhir dengan penusukan dada korban (Pacarnya) menggunakan pisau dapur yang telah disiapkan beberapa hari sebelum.

    Kapolsek Sandubaya Kompol Moh Nasrulloh SIK pada konferensi pers yang diwakili oleh Waka Polsek Sandubaya Iptu Erny Anggraeni SH mengatakan peristiwa ini pelaku (terlapor) dan Korban (pelapor) nya masih berstatus hubungan Pacaran.

    “Pelaku karena terbakar api cemburu dengan sang pacar (korban) sehingga tega menganiaya korban,”jela Waka Polsek Sandubaya, (29/11/22).

    Atas peristiwa tersebut Korban yang bekerja di salah satu cafe di Cakranegara, Kota Mataram tmengalami luka tusuk di bagian dada kanan yang mengakibatkan korban dilarikan ke Rumah Sakit HK sebelum akhirnya dibawa ke RSUD Provinsi NTB untuk menjalani operasi ringan. Atas kejadian itu korban melaporkan pelaku ke Polsek Sandubaya.

    Awal mulanya pada 21 November 2022 Korban dan Pelaku yang memang masih berstatus hubungan pacaran tersebut sempat cekcok adu mulut di Jalan Berlian, Selagalas, Sandubaya, Kota Mataram dimana Pelaku sempat mengancam dengan kata “Saya Akan Bunuh Kamu”, kemudian pelaku pulang dan korban masuk ke warung sebelah tempatnya bekerja.

    Namun rupanya pelaku merasa tak terima dengan perlakuan korban selama ini, sehingga pelaku berkeinginan balik menunggu korban pulang kerja.

    “Saat itu korban meminta teman kerjanya mengantar pulang sekitar pukul 00:15 Wita (21/11), dan benar di TKP dimana mereka berdua cekcok sebelumnya, melihat korban akan hendak pulang diantar temennya, tiba-tiba pelaku menusuk dada korban. Melihat peristiwa itu teman korban menghubungi Polsek Sandubaya,”jelas Erny.

    Lanjut Waka Polsek, tusukan yang mengenai dada korban tersebut menggunakan pisau dapur kecil hingga sedalam 1,5 cm menembus dada korban hingga potongan ujung pisau masih tertinggal dalam tubuh korba. Teman korban membantu melerai serta membawa korban ke Rumah sakit setelah sebelumnya melaporkan peristiwa.

    “Saat ini pelaku sudah berhasil kita amankan di mapolsek Sandubaya beserta barang bukti pisau yang digunakan,”jelasnya.

    “Tersangka diancam pasal 351 pasal 2 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” pungkas Erny.

    Berdasarkan keterangan Pelaku, mengakui telah melakukan penganiayaan tersebut terhadap korban lantaran kesal karena akhir-akhir ini sering di bohongi, dan akibat mantan pacar korban sering meremehkan pelaku.

    “Saya kesal, korban sering membohongi saya, meminta siapkan dana untuk menikah, namun setelah diberikan korban menggunakan untuk kebutuhan lain. Disamping itu Manyar pacar korban sering mengolok saya dan bahkan pernah mengancamm saya, karena itu saya sakit hati dengan menusuk korban,”jelas Pelaku.

    “Saya melakukan dengan sangat sadar, saya tidak pernah merokok, minum minuman keras atau lainnya, ini murni karena rasa cemburu,”pungkas Pelaku. (ang)

  • Akibat Pengaruh Miras, Seorang Pria Tega Menusuk Kakak Kandungnya

    Akibat Pengaruh Miras, Seorang Pria Tega Menusuk Kakak Kandungnya

    MATARAM (Lombokexpress.id) – Gara-gara mengkonsumsi Minuman Keras (Miras) seorang pria di Matraman tega menusuk kakak kandungnya sendiri (KA), laki 46 tahun alamat Lingkungan Gerung Butun, Sandubaya, kota Mataram.

    Peristiwa tersebut terjadi pada 25 Oktober 2022 lalu, dimana Pelaku (MP), Laki 26 tahun Alamat Lingkungan Gerung Butun, Sandubaya, kota Mataram. Saat itu pelaku baru saja usai mengkonsumsi Miras lalu pulang menuju tempat tinggalnya yang juga sebagai tempat tinggal kakaknya (korban).

    Begitu Penjelasan disampaikan Kapolsek Sandubaya Kompol Moh Nasrullah SIK yang diwakili Waka Polsek Sandubaya Iptu Erny Anggraeni SH pada sebuah konferensi pers, Senin (29/11/22) di Mapolsek Sandubaya.

    Erni melanjutkan, sesampai didepan rumah, pelaku melihat terop yang dipasangnya telah di bongkar. Kemudian pelaku bertanya, “Siapa yang bongkar terop ini”. Tak lama kemudian Kakak pelaku (Korban) menyahut “saya!, memang kenapa, mau apa kamu”.

    Mendengar jawaban Korban, pelaku naik pitam saat itu juga. Kemudian mengambil sebilah pisau dari dalam rumah dan tanpa berbicara langsung menyerang korban dengan menusuk korban. Akibat kejadian itu korban terpaksa dilarikan ke RSUD Provinsi NTB akibat luka tusuk di kepala bagian belakang dan pipi sebelah kiri.

    “Saat ini korban masih berada di rumah sakit untuk menjalani perawatan, namun Alhamdulillah korban tidak mengalami luka yang serius,”jelas Waka Polsek.

    Mendapat informasi dari masyarakat terkait peristiwa tersebut, anggota opsenal Polsek Sandubaya langsung melakukan olah TKP guna mengumpulkan keterangan saksi-saksi yang berada saat kejadian.

    “Saat itu pula tim opsenal langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti sebilah pisau untuk diperiksa dan menjalani proses lebih lanjut,”tegas Polwan berpangkat Iptu tersebut.

    Terhadap pelaku diancam pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (ang)

  • Kepala BNPT RI Dorong Mahasantri Ponpes Lirboyo Kediri Miliki Komitmen Cinta Tanah Air Guna Jaga Persatuan Bangsa

    Kepala BNPT RI Dorong Mahasantri Ponpes Lirboyo Kediri Miliki Komitmen Cinta Tanah Air Guna Jaga Persatuan Bangsa

    KEDIRI (Lombokexpresa.id) – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) Komjen Pol Dr. Boy Rafli Amar, M.H. mendorong Mahasantri Lirboyo Kediri agar memiliki komitmen cinta tanah air yang tinggi dan menjadi pelopor semangat kebangsaan di seluruh Indonesia.

    “Dengan komitmen cinta tanah air yang tinggi, Mahasantri Lirboyo dapat menjadi pelopor semangat kebangsaan di negeri ini,” kata Boy Rafli saat memberikan Kuliah Umum bertajuk Upaya Pesantren dalam Mencegah IRT dan Ideologi Transnasional di Indonesia kepada ribuan mahasantri Ma’had Alu Lirboyo Pondok Pesantren Lirboyo Kediri pada Selasa (29/11).

    Menurutnya, sebagai generasi penerus bangsa Mahasantri Lirboyo harus memahami sekaligus memiliki karakter nasionalisme, toleransi, dan cinta perdamaian dalam rangka menjaga rasa persatuan dan kesatuan Indonesia dari Sabang hingga Merauke.

    “Para mahasantri sebagai generasi muda yang akan memimpin Indonesia di masa datang harus yakin dengan nilai-nilai keindonesiaan kita, menjadi santri bukan hanya untuk diri sendiri saja tapi bagaimana dapat dipersembahkan bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

    Jenderal bintang tiga tersebut juga mengingatkan Mahasantri Lirboyo untuk selalu manjadi santri yang mengamalkan nilai Islam Rahmatan Lil Alamin dengan konsep Hubbul Wathon Minal Iman di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia sebagai pondasi kuat dalam menjaga NKRI.

    “Kita bersyukur pondasi agama yang diajarkan dalam islam Rahmatan Lil Alamin dengan prinsip Hubbul Wathon Minal Iman membuat kecintaan dengan Indonesia tidak dapat tergoyahkan di tengah serangan virus intoleransi, radikalisme dan terorisme yang menyerang mindset anak muda, intoleransi ini dari luar jangan sampai dasar pola pikir yang bagus itu di rusak,” ujarnya.

    Sepakat dengan pernyataan Kepala BNPT RI, Pimpinan Ponpes Lirboyo Kediri Kyai Haji Athoillah Sholahuddin berharap seluruh Mahasantri Lirboyo dapat memiliki ilmu yang bermanfaat dan berperan aktif dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

    “Mari kita semua bersama-sama dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” pesan Kyai Athoillah. (bnpt/has)

  • SMSI Riau Gelar Workshop Penulisan Feature Pariwisata

    SMSI Riau Gelar Workshop Penulisan Feature Pariwisata

    CIREBON (Lombokexpress.id)– Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau menyelenggarakan Workshop Penulisan Feature Pariwisata selama dua hari, 27-28 November 2022, di Hotel Grand Tryas, Cirebon, Jawa Barat.

    Workshop menghadirkan tiga orang nara sumber yakni Benni Febrianto mewakili Kadis Pariwisata Riau, wartawan nasional sekaligus penulis, Asro Kamal Rokan, dan Wakil Ketua Umum SMSI Pusat, Yono Hartono yang sekaligus membuka kegiatan.

    Yono Hartono, saat memberi sambutan mewakili Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, menyampaikan apresiasinya pada SMSI Riau yang telah menyelenggarakan workshop tenik menulis feature pariwisata.

    “Saya bangga pada SMSI Riau yang bisa menyelenggarakan kegiatan di luar kota. Terus terang, saat pak Ketum minta saya untuk hadir di Cirebon, saya kaget. Pak Ketum bilang, Riau sudah biasa acara di luar. Makanya saya apresiasi, semoga kegiatan ini lancar dari awal sampai akhir,” ujar Yono saat membuka workhsop.

    Di sesi pertama pemaparan, Kadis Pariwisata Riau diwakili Kabid Pengembangan Pariwisata, Benni Febrianto menguraikan potensi dan destinasi wisata Riau yang tersebar di beberapa kabupaten seperti Istana Siak di Kabupaten Siak, Candi Muara Takus di Kampar, dan Ombak Bono di Pelalawan.

    Banyak destinasi wisata di Riau yang bisa dikembangkan dan dijual. Kita juga punya desa wisata yang terus kita kembangkan infrastrukturnya,” ujar Benni.

    Salah satu Desa Wisata di Riau ada di Dayun, Kabupaten Siak. Dayun saat ini tengah dikembangkan menjadi Desa Wisata, karena daya tarik yang dimilikinya. Saatnya nanti, Dayun akan menjadi destinasi wisata yang dilengkapi berbagai iven/atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung, di mana kehidupan masyarakatnya tetap menyatu dengan tradisi yang berlaku.

    Pemaparan Benni mendapat tanggapan dua wartawan senior Riau, Kazzaaini dan Helmi Burman. Keduanya mengkritisi pengelolaan pariwisata Riau yang belum terkonsep dengan baik, sehingga pariwisata Riau belum bisa dijual maksimal ke luar.

    Riau sendiri sebenarnya telah memiliki Perda

    Rencana Induk Pembangunan (RIP) Kepariwisataan Provinsi Riau tahun 2021-2035. Perda ini nantinya akan memuat payung hukum tentang penyelenggaraan pariwisata di Bumi Lancang Kuning. Ini untuk memudahkan pemerintah daerah menyusun program dalam pengembangan pariwisata. Sayangnya, hingga kini RIP belum berjalan sebagaimana mestinya.

    Sesi Paling Ditunggu

    Materi teknik menulis feature pariwisata oleh wartawan/penulis, Asro Kamal Rokan di akhir sesi, adalah saat yang paling ditunggu. Ketika Asro menyampaikan pengalaman-pengalamannya dalam menulis feature dan laporan, ia mengingatkan agar penulis tetap berpijak pada 5W1H, dan kaidah jurnalistik.

    “Boleh kita berimaginasi, tetapi yang kita tulis tetaplah sebuah fakta, semakin banyak data semakin bagus. Tergantung lagi, angel atau sudut pandang mana yang akan kita angkat, itu bebas saja. Satu lagi, menulis itu perlu rasa, dan salah satu kekuatan rasa itu ada di ending tulisan. Buatlah ending atau akhir yang menyentuh, yang berkesan, dan penuh dengan pesan moral,” papar Asro memutup workshop.

    Sebelumnya, Ketua SMSI Riau, Novrizon Burman menjelaskan, Workshop Penulisan Feature Pariwisata diikuti oleh 46 peserta yang merupakan anggota SMSI Riau. Setelah mengikuti workshop, seluruh peserta diharuskan membuat feature tentang pariwisata di Riau di media sibernya masing-masing.

    “Jadi, ilmunya langsung kita implementasikan. Pulang dari Cirebon, kita semua harus membuat feature pariwisata di Riau. Ini bentuk kontribusi SMSI terhadap dunia pariwisata Riau,” ujar Novrizon.

    Novrizon saat memberikan sambutan menjelaskan, workshop merupakan rangkaian dari agenda SMSI di tahun 2022. Sebelum tutup tahun, SMSI juga akan menyelenggarakan Bimtek Pergub Nomor 19 Tahun 2021 tentang kerja sama media. (red)

  • Libatkan Pemuda Rawat Kebhinekaan, BNPT RI Hadirkan Warung NKRI 1947 Cafe Jakarta

    Libatkan Pemuda Rawat Kebhinekaan, BNPT RI Hadirkan Warung NKRI 1947 Cafe Jakarta

    JAKARTA (Lombokexpress.id) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) melibatkan perwakilan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakarta, aktivis Cipayung dan aktivis nasional ketika meresmikan Wadah Akur Rukun Usaha Nurani Gelorakan NKRI atau Warung NKRI di 1947 Cafe, Kec. Matraman, Jakarta Timur pada Senin (28/11).

    Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., menyampaikan agar Warung NKRI 1947 Cafe dapat dijadikan sarana penyuluhan bagi anak muda di Jakarta untuk turut merawat kebhinekaan bangsa.

    “Warung NKRI 1947 harus menjadi penyuluh bagi anak muda di Jakarta dalam merawat bangsa ini,” jelasnya.

    Boy Rafli tak lelah mengajak generasi muda untuk bersatu melawan ideologi transnasional yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Menurutnya generasi muda merupakan salah satu pilar negara yang memiliki nilai strategis untuk diajak berkolaborasi dalam merawat kebhinnekaan.

    “Ada sebuah ideologi transnasional yang mencoba masuk di tengah masyarakat, yang tidak sejalan dengan kepribadian bangsa, oleh karena itu kita gandeng pemuda sebagai pilar pembangunan negara untuk turut merawat kebhinekaan,” kata Kepala BNPT RI.

    Senada dengan Kepala BNPT RI, Ketua Umum Perkumpulan Gerakan Kebangsaan Burzah Zarnubi mendukung pembentukan Warung NKRI yang melibatkan pemuda di seluruh Indonesia. Menurutnya peran pemuda dalam Warung NKRI ini sangat strategis dimana dengan banyaknya dialog kebangsaan akan memperkuat imunitas mereka terhadap virus yang kerap mengganggu ideologi Pancasila.

    “Warung-warung seperti ini harus masif di seluruh Indonesia, dialog-dialog seperti ini penting dilakukan karena pemuda kita energinya masih kuat, mereka perlu diajak dialog untuk menyelesaikan problem bangsa, jangan sampai pemuda terkena virus yang mengganggu stabilitas kehidupannya,” ujar Burzah.

    Dalam acara tersebut, Sekjen PB HMI Badai Pamungkas Putra menyatakan kesiapan dan komitmen pemuda di Jakarta untuk menjadi agen transformasi kehidupan masyarakat yang lebih toleran. Dia mengatakan akan mendorong pemuda untuk menyebarkan doktrin nasionalisme yang kuat demi menciptakan kehidupan yang toleran. (bnpt/has)

  • Siwo Surakarta Tertarik Jadi Tuan Rumah Porwanas XIV, Mas Gibran: Solo Siap

    Siwo Surakarta Tertarik Jadi Tuan Rumah Porwanas XIV, Mas Gibran: Solo Siap

    SOLO (Lombokexpress.id)—Siwo PWI Surakarta menyatakan ketertarikannya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) ke-XIV pada 2024 mendatang.

    Hal itu menyusul berbagai fasilitas olahraga berstandar internasional yang berada di Kota Solo maupun Soloraya.

    Ketua Siwo PWI Surakarta, Ronald Seger Prabowo, dalam keterangannya, Senin (28/11/2022) mengatakan momentum Porwanas ke-XIII di Jawa Timur menjadi momentum kebangkitan Siwo PWI Surakarta. Meskipun tak mencatatkan medali, namun skuad Surakarta ini mencatatakan banyak sejarah. Kontingen Surakarta mampu mengirimkan 20-an atlet terbaiknya dan memberi perlawanan berarti meskipun Surakarta merupakan PWI khusus atau PWI skala kota yang harus bersaing dengan 34 provinsi lain.

    “Kalau saya melihat Porwanas Jawa Timur 2022 bisa kami jadikan pelajaran untuk Solo menjadi tuan rumah. Berbagai fasilitas olahraga sangat lengkap di Solo, termasuk dengan fasilitas penunjang seperti hotel dan masih banyak lagi,” kata Ronald.

    Dia menambahkan Solo berulangkali menjadi tuan rumah berskala internasional maupun nasional. Dia menyebut 2023 Solo menjadi salah satu venue gelaran Piala Dunia U-20. Lalu, Solo juga sukses menjadi tuan rumah ASEAN Para Games berkat kerja keras seluruh pihak seperti Presiden Joko Widodo, sejumlah Kementerian seperti Menpora, Zainudin Amali, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

    “Kami mendukung program Mas Wali soal sport tourism, Solo sangat layak menjadi tuan rumah. Tentunya dengan hadirnya 4.000-an wartawan di Solo bakal berdampak langsung pada ekonomi masyarakat Solo,” kata dia.

    Ia menambahkan meskipun belum ada pernyataan sikap langsung berupa pengiriman surat ke PWI Pusat, Ronald memastikan Solo sangat serius dalam menjadi tuan rumah Porwanas selanjutnya. Dia meminta dorongan sejumlah pihak untuk mendukung Solo sebagai tuan rumah Porwanas selanjutnya.

    Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menyatakan kesiapannya apabila Porwanas XIV ditarik ke Solo. Menurutnya banyak pekan olahraga berskala nasional yang sukses digelar di Solo.

    “Sangat siap sekali diarahkan, venue Solo juga sangat siap,” kata putra Presiden Joko Widodo itu. (red)

  • Kepala BNPT, Komjen Pol Boy Rafli Amar Terpilih Sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni SMAN 37 Jakarta

    Kepala BNPT, Komjen Pol Boy Rafli Amar Terpilih Sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni SMAN 37 Jakarta

    Dalam Deklarasi dan Tasyakuran Pengurus IKASMAN37JKT

    JAKARTA (Lombokexpress.id)- Komjen Pol Dr. Boy Rafli Amar, M.H., terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Ikatan Alumni SMAN 37 Jakarta (Ketum IKASMAN37JKT) Periode 2022-2027 dalam Deklarasi dan Tasyakuran Pengurus IKASMAN37JKT “Satukan Presepsi Kuatkan Sinergi Jadikan IKASMAN37JKT Yang Berintegritas Solidaritas Harmoni” di Jakarta, Minggu (27/11/2022).

    Sebagai Ketua IKASMAN37JKT Boy Rafli mengajak seluruh alumni SMAN 37 untuk meningkatkan kekompakan dan rasa persaudaraan demi kontribusi untuk masyarakat.

    “Kekompakan dan persaudaraan juga harus ditingkatkan, kemudian saling melengkapi dan berkontribusi,” jelasnya.

    Lulusan SMAN 37 Tahun 1984 ini juga mengingatkan agar alumni SMAN 37 terus berkontribusi di segala profesi yang ditekuni agar dapat menunjukan almamater yang baik dan berkualitas.

    Diketahui, sebagai Ketum, Boy Rafli Amar mengetuai 37 pengurus IKASMAN37JKT yang terhimpun dari 20 angkatan sekolah.

    Sebagai sarana informasi, pengurus telah membangun Website dan database alumni mulai tahun 1977 s/d 2019 sejumlah kurang lebih 1.500 orang dan akan terus di update.

    IKASMAN37JKT ini dideklarasikan dengan tujuan menghimpun para Alumni SMAN 37 Jakarta sebagai media silaturahim antaralumni serta media Alumni untuk mendedikasikan ilmu dan pengalamannya di berbagai bidang profesinya untuk kemajuan SMAN 37 sesuai dengan visi dan misi sekolah.

    Deklarasi dan Tasyakuran Pengurus IKASMAN37JKT dihadiri peserta sekitar 200 orang yang terdiri dari pengurus IKASMAN37JKT, Kepala Sekolah dan guru, Guru Purnabakti, serta perwakilan alumni lintas angkatan.

    SMAN 37 Menjadi Calon Sekolah Adiwiyata Nasional

    Dalam pidato sambutannya Boy Rafli Amar juga mendukung dan akan melakukan pendampingan terkait program-program di sekolah yang salah satunya menjadi Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN).

    “IKASMAN37JKT akan mendukung dan melakukan pendampingan kepada Sekolah salah satunya pendidikan lingkungan hidup,” Ujar Komjen Boy Rafli.

    Dukungan dan pendampingan tersebut dikarenakan SMAN 37 diusulkan oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta menjadi Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN).

    Yanelis Prasenja, Ketua Departemen Energi, Sumber Daya Alam Lingkungan Hidup Pemuda ICMI DKI Jakarta mengapresiasi program yang akan dijalankan IKASMAN37JKT terkait pendidikan Lingkungan Hidup.

    “Pendidikan Lingkungan Hidup di sekolah menjadi penting dan harus disegerakan mengingat SMAN 37 beberapa waktu terakhir tergenang karena limpasan hujan yang lambat turun ke tubuh air/selokan,” ujar Prasenja.

    Prasenja menambahkan bahwa hanya dengan keperdulian menjaga kelestarian lingkungan, kita bisa memitigasi sekolah dan tempat tinggal kita dari bencana lingkungan.

    Alumni SMAN 37 Jakarta Peduli Korban Gempa di Cianjur

    Pada kegiatan Deklarasi dan Tasyakuran Pengurus IKASMAN37JKT, para alumni turut melaksanakan doa bersama dan donasi sebagai bentuk kepedulian untuk korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur dan sekitar pada Senin lalu (21/11).

    Ketua IKASMAN37JKT, Boy Rafli Amar pun mengajak alumni SMAN 37 Jakarta bahu-membahu untuk membantu para korban dengan kapasitas dan kemampuannya.

    “Alumni SMAN 37 dapat diberdayakan untuk kemaslahatan masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya. (bnpt/red)