Blog

  • Antusias Sambut Kedatangan Tim JKW, Dedie: Bangga Kota Bogor Dijadikan Lokasi Finis

    Antusias Sambut Kedatangan Tim JKW, Dedie: Bangga Kota Bogor Dijadikan Lokasi Finis

    BOGOR (Lombokexpress.id)– Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan (JKW) Persatuan Wartawan Indonesia, tiba di Kota Bogor, Selasa (28/3/2022).

    Kedatangan empat rider yang menjalani misi touring JKW-PWI yaitu Yanni Krishnayanni, Sonny Wibisono, Indrawan Ibonk, Aji Tunang Pratama. Satu orang rider yaitu Agus Blues Asianto (meninggal dunia saat perjalanan).

    Kedatangan tim JKW dijemput oleh Tim PWI Kota Bogor dikawal oleh anggota Satlantas Polresta Bogor Kota, Dishub Kota Bogor, dan Polmas Bogor Raya di Ciawi.

    Selanjutnya rombongan menuju Balaikota Bogor dan disambut oleh Wakil Wali Kota Bogor dan jajaran Pemerintah Kota Bogor untuk bincang-bincang di dalam ruangan Sri Bima Kantor Balaikota Bogor. Disana Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim sangat antusias mendengar cerita dari tim JKW-PWI.

    Dedie pun mempersilakan tim dari JKW-PWI untuk menceritakan pengalamannya menempun jarak 17.000 kilometer selama lima bulan dengan melintasi 32 provinsi, 15 pulau dan 7 Gunung tertinggi di Indonesia. Berbagai pengalaman menarik, unik dan berharga pun diceritakan oleh para rider.

    Wabendum PWI Pusat, Dar Edy Yoga yang ikut menyambut tim dari JKW-PWI di Balaikota Bogor mengatakan dengan adanya tim jelajah wartawan kebangsaan ini keliling Indonesia masyarakat diajak untuk melihat kondisi dan situasi Indonesia lebih dekat. “Dari sana semua bisa tau bahwa Indonesia itu begitu indahnya, Indonesia begitu sempurna diciptakan oleh Tuhan dengan berbagai macam ada di Indonesia ini,” katanya.

    Selain mengajak masyarakat untuk melihat Indonesia lebih dekat, tim JkW-PWI juga menyampaikan pesan semangat, patriotisme dan nasionalisme bahwa ditengah kondisi dan situasi keterbatasan saat ini mengajarkan ada semangat tanpa menyerah yang terus bergerak. Karena, kata Edy, selain tugas utama melakukan reportase atau peliputan dan mencari serta menulis berita, namun juga wartawan dituntut untuk melihat kondisi Indonesia dari dekat dan secara langsung.

    “Indonesia yang penuh keberagaman ini benar-benar Bhinekatunggal Ika benar-benar rasa persaudaraan antara kita itu begitu eratnya itu dirasakan oleh tim jelajah kebangsaan dimana mereka bisa sanggup dengan tangan terbuka oleh saudara saidara kita di berbagai provinsi di berbagai pulau sampai yang terluas,” ujarnya.

    Di lokasi yang sama, Wakil Wali Kota Bogor menyampaikan rasa bangga dan tersanjung oleh Tim JKW-PWI yang memilih Kota Bogor sebagai titik finish tim JKW. “Mudah mudahan dengan adanya pengalaman yang cukup banyak bisa terdokumentasikan dengan baik. Yaa, kemudian nanti kita bisa pelajari apa yang dilakukan teman-teman JKW-PWI yang sangat menginspirasi kita,” katanya.

    Dedie pun menyampaikan rasa terimakasih yang mendalam atas perjalanan Tim JKW-PWI yang sudah melintasi puluhan provinsi dan puluhan kota/kabupaten di Indonesia dengan jarak tempuh 17.000 kilometer dengan menjadikan Kota Bogor sebagai titik selesainya perjalan.

    Apresiasi dan kebanggaan juga dikatakan Ketua PWI Kota Bogor Arihta Utama Surbakti. “Alhamdulilah hari ini tim JKW sudah tiba di Kota Bogor. Kami bangga dan mengapresiasi, Kota Bogor dijadikan lokasi finis dari Tim JKW. Sebuah perjalanan yang sangat menginspirasi bagi kami. Terima kasih kepada Pemkot Bogor dan jajaran serta pihak lainnya yang sudah menyambut kedatangan tim JKW ini,” ucapnya.

    Acara dilanjutkan dengan penyerahan cendramata dari Pemkot Bogor oleh Wakil Walikota Dedie Rachim dan dari PWI Kota Bogor oleh Ketua PWI Arihta Utama Surbakti, kepada tim JKW. Sebelum para bikers JKW meninggalkan Balaikota, Wakil Walikota Dedie Rachim melepaskan tim JKW beserta rombongan untuk toruring bersama ke lokasi wisata taman tematik Mulyaharja di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. (has/rls)

  • Jaga Perdamaian Papua, Boy Rafli Dapat Penghargaan Kapolda Pro Eksistensi

    Jaga Perdamaian Papua, Boy Rafli Dapat Penghargaan Kapolda Pro Eksistensi

    LOMBOK (Lombokexpress.id)-Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar, M.H, mendapatkan penghargaan sebagai Kapolda Pro Eksistensi saat menjabat sebagai Kapolda Papua periode  2017-2018, di Kota Batu  Jawa Timur, Jumat 25 Maret 2022.

    Penghargaan ini diberikan oleh Badan Musyawarah Antargereja Lembaga Keagamaan Kristen (Bamag LKK) Indonesia atas peran Mantan Kapolda Papua tersebut dalam menjaga perdamaian dengan membangun hubungan baik lintas masyarakat dan agama.

    Saat menjabat Kapolda Papua, Kepala BNPT dinilai berhasil mengedepankan pendekatan  dialogis dan humanis kepada masyarakat Papua. Kepala BNPT memiliki Pro Eksistensi yang berarti keterbukaan sosial yang dalam perjumpaan dengan siapa pun masing-masing personal atau kelompok menghidupi kelompok yang lain.

    “Ada action yang dilakukan Pak Boy sebagai contoh pendirian Kampung ATM (Komunikasi Aktif Membangun Peradaban Utama Nilai-nilai gotong-royong Aman Tentram Mandiri),” jelas Ketua Bamag LKK, Pendeta Agus Susanto.

    Selama menjabat Kapolda Papua, Boy Rafli juga menggunakan pendekatan lunak (soft approach) dalam penegakan hukum.  “Dalam penegakan hukum juga didasari dengan kearifan lokal terhadap Orang Asli Papua (OAP),” kata Agus.

    Sementara itu Boy Rafli Amar menyebut dalam menjaga perdamaian di Papua dirinya selalu membuka ruang dan membangun kedekatan dengan semua unsur masyarakat. “Kiat harus membuka ruang. Membangun kedekatan, agar masyarakat simpati. Kalau  masyarakat sudah simpati pasti masyarakat akan empati. Kalau sudah empati akan berkontribusi dalam mendukung terciptanya perdamaian dan kerukunan di masyarakat,” ujarnya.

    Tokoh agama Papua Pendeta Piet Hein Maniani mengatakan selama menjadi Kapolda Papua, Boy Rafli Amar telah memberikan kenyamanan kepada masyarakat Papua. “Baik melalui elemen masyarakat, suku, pimpinan agama, pemuda perempuan dan seluruh elemen masyarakat di tanah Papua. Beliau memberi kenyamanan kepada masyarakat Papua,” jelasnya. (kim/red)

     

  • Perempuan Diharapkan Jadi Agen Perubahan Untuk Lawan Paham Radikal

    Perempuan Diharapkan Jadi Agen Perubahan Untuk Lawan Paham Radikal

    BANJARMASIN (Lombokexpress.id)-Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus melakukan kesiapsiagaan Nasional untuk melawan terorisme. Salah satunya yakni melalui peran perempuan dan anak.

    Dalam kegiatan Bidang Perempuan dan Anak yang mengangkat tema “Perempuan Teladan, Optimis dan Produktif (TOP) Viralkan Perdamaian Dalam Pencegahan Radikalisme dan Terorisme” tersebut, perempuan diharapkan menjadi agen perubahan untuk melawan paham radikal.

    Disampaikan Ketua Forum Koordinasi Penanganan Terorisme (FKPT), Aliansyah Mahadi,  kegiatan dari Bidang Perempuan dan Anak tersebut merupakan rangkaian kegiatan Kesiapsiagaan Nasional yang dilakukan oleh BNPT yang dilaksanakan di daerah.

    “Untuk program ini merupakan program rutin tahunan BNPT yang dilaksanakan oleh FKPT di daerah,” ujarnya, Selasa (22/3/2022), didampingi Kabid Perempuan dan Anak FKPT Kalsel, Dr.Hj.Nida Mufidah, M.Pd.

    Kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Kepala BNPT, Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar, di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin di ikuti para perempuan dari unsur pemerintah, perempuan TNI Polri, organisasi perempuan, juga muslimah agama.

    Dalam kegiatan tersebut kata Aliansyah pokok pembahasan yang ditekankan yakni bagaimana perempuan bisa menjadi agen perubahan dalam melawan terorisme.

    Hal tersebut juga sesuai dengan survey yang dilakukan oleh BNPT tahun 2020 dimana index potensi radikal tersebut cenderung lebih tinggi di kalangan perempuan, masyarakat urban dan anak muda.

    “Jadi konteksnya dengan kegiatan tadi sudah sangat jelas, kita mengharapkan perempuan sebagai agen perdamaian, memiliki literasi digital dan kemampuan untuk mengembangkan itu,” jelasnya.

    Untuk itu ia berharap dengan kegiatan tersebut peran perempuan di Kalsel khususnya harus benar-benar bisa menjadi agen perubahan.

    Terutama ditengah digitalisasi saat ini. Dimana sosial media mampu menjadi wadah masuknya paham radikal tersebut.

    Disini peran perempuan tersebutlah yang sangat diharapkan untuk bisa melakukan pencegahan paham radikal dan terorisme.

    “Karena sosial ini sangat luar biasa, jadi disitu kita harapkan peran perempuan dalam hal ini Ibu-ibu bisa membimbing anak-anaknya dan keluarganya,” ungkapnya.

    “Jadi disitu harus benar-benar diperhatikan. Karena saat ini yang sangat rentan terpapar paham radikal itu adalah remaja,” sambungnya.

    Terlebih diketahui saat ini pengguna sosial media ini adalah anak-anak muda, generasi melenial hingga generasi Z.

    “Jadi peran serta perempuan untuk mencegah paham radikal melalui media sosial itu mungkin tentu salah satu upaya bagaimana kita, dalam hal ini Ibu atau perempuan harus sudah mampu mendidik anaknya dari masa tingkat PAUD hingga ke level yang lebih tinggi,” pungkasnya. (Kim/red)

  • NTB dan NTT Siap Selenggarakan PON Nusa Tenggara 2028

    NTB dan NTT Siap Selenggarakan PON Nusa Tenggara 2028

    LOMBOK UTARA (Lombokexpress.id)–Para ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dari sejumlah provinsi mendukung NTB dan NTT menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028. Mereka pun meneriakkan yel-yel “NTB-NTT Jadi” dalam silaturami yang digelar KONI NTB bersama KONI NTT di Gili Trawangan, Lombok Utara, Sabtu (19/3) malam.
    Ketua Umum (Ketum) KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman hadir di tengah-tengah puuhan ketum KONI provinsi dari seluruh Indonesia. Di antaranya ketum KONI Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Aceh, Sumatera Utara, Bangka Belitung, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Jambi, Sulawesi Barat, Maluku, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, DI Jogjakarta, dan Jawa Tengah.
    “Kami mengundang bapak-bapak untuk menonton MotoGP,” kata Ketum KONI NTB Mori Hanafi membuka sambutannya sambil mempermaklumkan Gubernur NTB Zulkieflimansyah tidak dapat hadir karena terkendala cuaca saat akan menyeberang dari Lombok ke Gili Trawangan yang diguyur hujan dan angin kencang malam itu.
    Mori kemudian secara blak-blakan menyampaikan keinginan NTB dan NTT menjadi tuan rumah bersama PON XXII/2028. Dan itu akan ditentukan melalui bidding yang akan dilaksanakn Mei 2022 nanti.
    Selama pelaksanaannya, PON sudah dilaksanakan di beberapa provinsi. Mulai dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia. PON XX di Papua. PON XXI di Aceh-Sumut. Di Kalimantan dan Sumatera pernah.
    “Atas keseimbangan geografis Indonesia, selanjutnya di tengah lah. Beri kami kesempatan. Dukungan dari bapak-bapak sangat kami harapkan, dengan nama PON Nusa Tenggara,” kata Mori disambut aplaus para tamu istimewa itu.
    Ketum KONI NTT, Drs Josef Nae Soi, MM tidak kalah blak-blakannya. “Kami minta dukungan bapak-bapak. Kita gak usah bidding,” katanya. Ketum KONI Pusat Marciano Norman pun tersenyum mendengar pernyataan pria yang juga menjabat wakil gubernur NTT itu.
    “Pak Mori (ketum KONI NTB) kita terus terang saja. Nonton MotoGP itu hanya alat saja. Tapi kita ikat mereka (para ketum KONI provinsi yang hadir, Red),” pintanya disambut gelak tawa hadirin.
    Ketum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman mengapresiasi semangat NTB dan NTT berjuang memenangkan bidding tuan rumah PON 2028. “Dua gubernur di daerah ini juga sangat keras keinginannya untuk menjadi tuan rumah,” ungkapnya.
    Namun dia tidak bisa mengambil keputusan. Apalagi mengetok palu penetapan tuan rumah PON XXII. Dia meminta NTB-NTT dan ketum provinsi yang hadir agar mengikuti proses dan mekanisme yang berlaku.
    “Selaku ketum KONI pusat, saya harus tetap berpegang pada mekanisme. Tapi saya juga tidak bisa melarang untuk meyakinkan teman-teman yang lain. Jadi biarkan saja proses ini berjalan,” sarannya.
    Selanjutnya lima orang ketum KONI provinsi menyampaikan pernyataan dukungannya. Mereka merupakan perwakilan klaster daerah dari pulau besar di Indonesia. Antara lain Ketum KONI yang juga Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar, Ketum KONI Sumut John Ismadi Lubis, Ketum KONI Jatim Muhammad Nabil, Ketum KONI DI Jogjakarta Djoko Pekik Irianto, dan Ketum KONI Kalimantan Utara Muhammad Nasir.
    “Gubernur kami Pak Edy (Edy Rahmayadi) sudah berstatemen mendukug NTB-NTT,” kata Ketum KONI Sumut John Ismadi Lubis.
    Menurutnya untuk memajukan daerah-daerah di Indonesia, peru diberikan kesempatan menjadi tuan rumah PON. Dia pun siap menjadi “agen” bagi NTB-NTT untuk mengajak KONI se Sumatera untuk mendukung NTB-NTT menjadi tuan rumah PON XXII.
    Sama dengan Sumut, Ketua KONI Jatim Muhammad Nabil pun demikian. “Pak Jos (ketum KONI NTT Josef Nae Soi) sudah bertemu dengan Ibu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa). Jadi saya harus hadir malam ini, biar tidak jadi omongan pada gubernur kami,” tuturnya disambut tawa Josef Nae Soi, Mori Hanafi, dan yang lainnya.
    Sebenarnya kata Nabil, Jatim pun sudah siap-siap ikut bidding tuan rumah PON XXII. Tetapi karena “provokasi” wagub NTT, rencana itu dibatalkan. “Gubernur kami senang dan memberikan dukungan penuh pada NTB-NTT,” ungkapnya.
    Kalimantan Utara pun demikian. Josef Nae Soi sudah menemui sang gubernur. “Jadi kami tetap pada apa yang disampaikan gubernur sama kami. Tunggu nanti di Labuhan Bajo (NTT) keputusannya,” katanya sambil tertawa lebar.
    “Pak Jos ini sepertinya pakai ilmu komodo,” kata Ketum KONI DI Jogjakarta Djoko Pekik Irianto yang mendapat giliran berbicara.
    Kendati demikian, pakar olahraga ini mengatakan bidding tuan rumah PON merupakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan. “Prinsipnya DIY mendukung NTB dan NTT untuk ikut bidding. Apakah mendukung? Nanti saat pertemuan di Labuhan Bajo,” tutupnya juga dengan tawa.
    Sementara itu, mantan Ketum KONI NTB Andy Hadianto yang mendapat giliran terakhir berbicara mengaku sudah hafal betul nada dan gaya tepuk tangan para ketum KONI se Indonesia. Itu karena dia pernah bersama-sama selama 12 tahun menjadi ketum KONI provinsi. “Saya yakin NTB-NTT akan jadi tuan rumah,” katanya. (kim/red)

  • NTB dan NTT Optimis Tuan Rumah PON 2028

    NTB dan NTT Optimis Tuan Rumah PON 2028

    MATARAM (Lombokexpress.id)-Ketua Umum KONI Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs Josef Nae Soi MM menyatakan optimis bersama Nusa Tenggara Barat (NTB) bisa menjadi tuan rumah PON XXII Tahun 2028 mendatang.

    ‘’Kami sangat optimis bisa menang dalam biding PON nanti,’’ kata Josef kepada Lombokexpress usai acara pelantikan pengurus KONI NTB di Hotel Lombok Raya.

    Ditanya sudah ada berapa provinsi yang  menyatakan mendukung NTT dan NTB menjadi tuan rumah, dia mengatakan hampir semua. Mulai dari Provinsi di  Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Provinsi di Sulawesi. ‘’Dukungan ke kami sangat besar,’’ akunya.

    Ditanya soal saingan untuk menjadi tuan rumah PON, menurutnya, Provinsi Gorontalo dan Sulteng sudah mengundurkan diri untuk menjadi tuan rumah PON. ‘’Dia mundur untuk menjadi tuan rumah. Bahkan saya sendiri yang minta agar mereka mundur,’’ kata Josef sambil tertawa.

    Atas keseriusannya untuk menjadi tuan rumah PON nanti, Josef—yang juga Wakil Gubernur NTT ini mengatakan akan terus keliling ke semua KONI agar mereka   memberikan dukungan. ‘’Kami sangat serius,’’ ungkapnya.

    Seperti diketahui sesuai agenda KONI Pusat untuk pendaftaran menjadi tuan rumah PON akan berakhir pada 31 Maret 2022. Ada beberapa Provinsi yang menyatakan bersedia menjadi tuan rumah, diantaraya Provinso Jatim, Gorontalo dan Sulteng serta NTT dan NTB.

    Sementara itu Ketua Umum KONI NTB, H Mori Hanafi, SE.M.Comm juga mengatakan optimisnya untuk menjadi tuan rumah PON 2028. Atas keseriusannya Sabtu, 19 Maret 2022, serangkaian dengan event  MotoGP di Kuta Mandalika, semua Ketua Umum KONI se-Indoensia diundang ke NTB untuk  menyaksikan event tersebut.

    ‘’Alhamdulillah sudah ada 22 Ketua Umum yang menyatakan kesiapannya untuk datang. Kami berharap mereka datang ke NTB juga dengan membawa surat dukungan kepada kami,’’ jelasnya.

    Jika ada 22 ditambah dengan NTB dan NTT, maka sudah lebih dari setengah Ketua Umum KONI di Indonesia memberikan dukungan. ‘’Yang membuat optimis kami untuk menjadi tuan rumah. Saat ini, semua pihak     ikut memberikan dukungan, mulai dari Bapak Gubernur yang juga ikut keliling melakukan lobi, juga DPRD dan semua pihak. Kalau sebelumnya, kan hanya dipercayakan kepada KONI. Tapi sekarang semua tokoh politik sudah bersatu untuk mendukung agar NTB bisa menjadi tuan rumah PON,’’ paparnya.

    Mantan Ketua KONI NTB, H Andy Hadianto SH MH juga menyatakan rasa optimis atas upaya NTB dan NTT menjadi tuangh rumah PON. ‘’Insya Allah bisa, jika semua kerja keras dan bersatu untuk mewujudkannya,’’ katanya. (kim/red)

  • Pengurus KONI NTB Periode 2022-2026 Dilantik

    Pengurus KONI NTB Periode 2022-2026 Dilantik

    MATARAM (Lombokexpress.id)-Pengurus KONI NTB periode 2022-2026 yang diketuai H Mori Hanafi dilantik Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman di Hotel Lombok Raya.

    Hadir pada acara pelantikan, Gubernur NTB, DR H Zulkieflimansyah, Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi—yang juga Ketua KONI NTT, Gubernur Sulawesi Barat, Forkopimda NTB,  Para Ketua Koni se-NTB, para Ketua Pengprov Cabor se-NTB.

    Dalam kepengurusan yang dibaca Koni Pusat, H Mori Hanafi dibantu beberapa Wakil Ketua Umum, diantaranya Bidang Pembinaan Prestasi dan Iptek,  Ir  Agus Suharyan, Bidang Organisasi,  Ir Hj Husnanidiaty Nurdin MM, Bidang sarana dan prasarana  dan perencanaan anggaran, Ir Ridwan Syah, MSc, MM, MTP.

    Wakil Ketua Umum Bidang Litbang, Diklat dan Kesehatan,  dr Lalu Herman Mahaputra, Bidang Sumber Daya dan kesejahteraan pelaku olahraga, H Haryoto SIP, Bidang Kerjasama antar lembaga dan Humas, H Suhaimi SH, Bidang Usaha dan promosi, H Misbach  Mulyadi.

    Sekretaris Umum dipercayakan kepada Muhammad Nur Haedin, S.Sos. dibantu oleh Ismail Marzuki SH, Ridwan S.Pd, Bachtiar Thamrin ST, dan Indah Wulandari. Sedangkan bendahara umum dipercayakan kepada Evy Susyarlin, S,Sos. Kepengurusan juga dilengkapi dengan beberapa bidang.

    Ketua Umum KONI NTB, H Mori Hanafi mengatakan dalam kepengurusan KONI saat ini adalah menggunakan pola kekuatan penuh. ‘’Kami mengerahkan seluruh kekuatan para pecinta olahraga di daerah kita ini,’’ kata Mori.

    Dengan kekuatan penuh di kepengurusan KONI NTB, insya Allah dapat mencapai  harapan yang diinginkan. ‘’Kita fokus pada PON XXI di Aceh dan Sumatera Utara serta keikutsertaan NTB untuk menjadi tuang rumah PON bersama NTT,’’ katanya.

    Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn), Marciano Nurmantyo mengatakan berkat dukungan penuh Bapak Gubernur NTB akan menghasilkan prestasi yang bagus bagi atlet asal NTB.

    Bahkan saat ini dibawah kepemimpinan pak Gub,  NTB saat ini menjadi magnet bagi daerah lain dalam dunia olahraga. Coba saat ini kita lihat tidak hanya hotel yang penuh dan mahal, tapi juga penumpang pesawat yang menuju ke NTB juga penuh.

    Soal rencana menjadi tuan rumah PON 2028, Marciano mengatakan jika dilakukan dengan  kerja keras, maka akan tercapai. ‘’Bisa tercapai jika dilakukan kerja keras semua pihak,’’ ungkapnya.

    Sementara itu Gubernur NTB, DR. H. Zulkieflimansyah menyatakan untuk ditetapkan menjadi tuan rumah PON   bukan hal yang ringan. ‘’Tugas untuk memberikan kepercayaan kepada KONI se-Indonesia mulai hari ini. Jangan sampai KONI yang sudah mendukung kita pindah ke lain hati. Berikan yang terbaik kepada para ketua KONI yang akan datang ke NTB,’’ katanya. (kim/red)

  • Sukses Pelaksanaan AsikBang BNPT dan FKPT Sulsel

    Sukses Pelaksanaan AsikBang BNPT dan FKPT Sulsel

    NTB Akan Digelar 3 Juni 2022

    MATARAM (Lombokexpress.id)-Pelaksanaan  ASIK BANG (Aksi Musik Anak Bangsa) yang menjadi program Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) bidang Media Massa, Hukum dan Humas yang diawali dari Sulawesi Selatan (Sulsel) berjalan Sukses, 17 Maret 2022.

    Asik Musik Anak Bangsa BNPT Festival yang nantinya akan berlangsung pada 34 Provinsi di Indonesia, termasuk Provinsi NTB,  diharapkan mampu menjadi salah satu  bagian solusi, wadah silaturahmi, mempererat kesatuan persatuan dan memberi edukasi positif bagi masyarakat khususnya pegiat musik.

    Di NTB sendiri, menurut Kabid Media Massa, Hukum dan Humas FKPT NTB, H Rachman Hakim, ASIK BANG Akan dilaksanakan pada 2-4 Juni 2022 mendatang.      Saat ini sudah mulai pendaftaran dan untuk NTB batas akhir pendaftaran pada tanggal 30 Mei 2022. ‘’Bagi yang akan mendaftar silakan  melalui link pendaftaran https:bit.ly/asikbangbnpt2022. ‘’Ini untuk musik perorangan dan beregu dan berlaku untuk umum,’’ katanya.

    Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Kerjasama Asia Pasifik dan Afrika BNPT, Harianto mewakili Direktur Pencegahan mengatakan,  saat acara Festifal Asik Bang BNPT di Sulsel mengatakan, di era multidigital saat ini, informasi menjadi hal yang penting untuk didapatkan masyarakat.

    Dengan adanya globalisasi, masyarakat memiliki cara dan tempat untuk mendapatkan informasi secara massal lewat media yang bersifat online. Disamping itu, kreativitas dan ide yang pada awalnya sulit untuk dikreasikan didepan umum, dengan sangat mudah bisa dituangkan dan disebarkan melalui online.

    Karenanya, kata, Harianto melalui kegiatan Asik Bang, bagaimana dapat menyebarkan nilai-nilai kebangsaan dan mencegah penyebaran paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa. Melalui kegiatan ini agar seluruh generasi muda untuk meningkatkan kewaspadaan dan membentengi diri dari pengaruh ajakan kelompok radikal terorisme. Kehadiran kalangan generasi muda pada kegiatan  kali ini yang berbeda-beda menjadi sangat strategis untuk membangun kekuatan bersama dalam mendeteksi dini, menangkal dan mencegah paham radikal terorisme.

    ‘’Lewat kegiatan aksi musik anak bangsa ini kami tekankan pencegahan terorisme bukan hanya tanggung jawab BNPT, anak muda dan elemen lainnya memiliki tugas yang sama dalam menyebarkan paham nasionalisme dan kebangsaan,” jelasnya.

    Sementara ketua forum koordinasi pencegahan terorisme (FKPT) Sulsel, Dr. Muammar bakry mengatakan musik dipilih lantaran generasi muda sekarang lebih tertarik dan lebih menyukainya. Melalui musik yang diselipkan edukasi mengenai kebangsaan untuk membangun pendidikan karakter generasi muda. ‘’Remaja itu rentan paham radikal, kita lihat terlibat teroris, radikal itu anak muda ini khawatiran ini jika tidak diisi nilai keagamaan dan kebangsaan yang benar,” tambahnya.

    Aktris dan pekerja seni, Annisa Putri Ayudya mengatakan bahwa Tidak ada aktivitas di dunia ini yang tidak menggunakan musik sebagai pendamping dalam kesehariannya, musik membuat orang lebih tenang dan dengan musik kita dapat menyebarkan keberagaman, toleransi dan nasionalisme.

    ‘’Dibutuhkan sinergi yang kuat antara aparatur keamanan dengan masyarakat terutama anak muda, karena bahaya terorisme menyasar tanpa memandang pangkat, jabatan, dan status sosial. Dalam konteks inilah aksi music anak bangsa di Sulawesi Selatan menjadi sangat penting”  kata Putri Ayudya. (kim/red)

     

  • Kepala BNPT Dukung Santri Promosikan Wajah Islam yang Damai

    Kepala BNPT Dukung Santri Promosikan Wajah Islam yang Damai

    MATARAM (Lombokexpess.Id)-Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol. Boy Rafli Amar mengajak para alim ulama untuk melindungi generasi muda dari faham radikalisme dan terorisme. Ulama harus memotivasi santriwan-santriwati untuk mempromosikan wajah Islam yang damai.

     

    “Banyak penyalahgunaan agama untuk tujuan radikalisasi terjadi di internet, konten-konten yang mereka anggap sebuah perjuangan agama, untuk itu kyai dan alim ulama harus menjaga generasi muda Indonesia dari paparan radikalisme,” kata  Boy Rafli dalam pembukaan Santri Speech Contest yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Cinta Rosulullah Jombang, kemarin, Senin (14/3).

     

    Hal tersebut merupakan respon atas maraknya propaganda radikal menggunakan narasi keagamaan yang tersebar di dunia maya. Penyalahgunaan agama banyak menyeret ribuan masyarakat Indonesia termasuk di antaranya generasi muda untuk bergabung dalam jaringan teror.

     

    Fenomena ini tidak hanya menjadi momok bagi Indonesia saja, tetapi juga banyak negara. Oleh sebab itu peran tokoh agama dan santri sangat vital dalam menggiatkan dakwah yang cinta terhadap agama, negara dan sesama.

     

    “Kalau kita ingin berdakwah, jangan lupa prinsip hubbul waton minal iman yang diwariskan ulama di Indonesia, maka semangat untuk hidup secara damai di negara kita yang penuh keberagaman ini akan membawa kedamaian bagi saudara kita yang lain,” tegas Boy.

     

    Mantan Kadiv Humas Polri tersebut pun berharap santriwan-santriwati generasi penerus bangsa dapat menjadi agen kontra propaganda terhadap penyalahgunaan narasi keagamaan, serta menjadi duta bangsa dalam mensyiarkan agama Islam damai dan arif di seluruh dunia.

     

    Sebelumnya, Kepala BNPT bersilaturahmi dengan pengasuh dan pengurus ponpes Tebuireng. Boy Rafli menyampaikan pentingnya penguatan nilai-nilai Islam rahamatan lil alamin yang menjadi fondasi kuat bangsa Indonesia dalam menghadapi isu radikalisme dan terorisme.

     

    Ia mengatakan bahwa Ulama berperan sentral dalam memberikan pencerahan terhadap nilai agama dan makna persatuan di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia.

     

    “Kami terus melakukan penguatan Islam yang rahmatan lil alamin yang tentu itulah modal yang sangat baik bagi Indonesia dengan semangat toleransi, tetap menjaga persatuan dan keberagaman di negara kita,” kata Kepala BNPT.

     

    Senada dengan Kepala BNPT, pengurus ponpes Tebuireng, Gus Abdul Hakim Mahfudz mengatakan,  BNPT dan Tebuireng memiliki visi dan misi yang sama dalam hal membangun persatuan. Selain itu, pendalaman ilmu agama dengan benar menjadi hal yang penting agar tidak terjadi salah tafsir dan penyalahgunaan narasi agama untuk melakukan kekerasan.

     

    “Ini sesuatu yang bagus sekali, sama dengan apa yang ada di Tebuireng ini. Kami mengikuti apa yang telah ditinggalkan oleh KH. Hasyim Asy’ari yang paling utama adalah bagaimana membangun persaudaraan dan persatuan, kemudian karena ini lembaga pendidikan jadi penekanan terhadap belajar ilmu agama dengan benar jadi tidak salah menafsirkan apa yang diajarkan agama,” jelasnya. (kim/red)

     

     

     

  • Pengurus KONI NTB Akan Dilantik 18 Maret 2022

    Pengurus KONI NTB Akan Dilantik 18 Maret 2022

    MATARAM (Lombokexpress.id)-Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)  Nusa Tenggara Barat (NTB) rencananya akan dilantik Jumat, 18 Maret 2022 di Hotel Lombok Raya Mataram.

    Pelantikan dilakukan  setelah susunan pengurus KONI periode 2022-2026 setelah rampung disusun tim formatur. Hasil susunan pengurus tersebut telah dilaporkan  kepada Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman beberapa hari lalu oleh Ketua Umum KONI NTB, H Mori Hanafi.

    Terkait dengan acara pelantikan tersebut H Mori Hanafi, yang juga ketua Asprov PSSI NTB memimpin pelaksanaan rapat  persiapan yang berlangsung  di sekretariat KONI, beberapa hari lalu.

    Dia berharap agar panitia dapat melaksanakan tugas sebagai panitia pelantikan dengan sebaik baiknya. KONI NTB selain akan melaksanakan acara pelantikan yang rencananya akan dihadiri langsung Ketua Umum KONI Pusat, Letjen Purn Marciano Norman, juga akan kedatangan tamu dari para Ketua KONI se-Indonesia.

    Kehadiran  para Ketua Umum KONI ke NTB untuk silaturrahmi dengan  KONI NTB sehubungan dengan NTB bersama NTT akan mengikuti biding PON untuk menjadi tuan rumah PON XXII Tahun 2028 mendatang. Selain itu para ketua KONI juga akan menyaksikan  gelar MotoGP di sirkuit Kuta Mendalika. (kim/red)

     

  • Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan PWI Tiba di Lombok

    Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan PWI Tiba di Lombok

    MATARAM (Lombok express.id)- Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan Persatuan Wartawan Indonesia (JKW PWI), akhirnya tiba di Lombok, Senin (14/3/2022) malam. Tim yang terdiri dari empat wartawan ini tiba di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pukul 23.30 WITA, setelah menyeberang dari NTT.

    Sebelum ke Lombok, sejak usai start dan dilepas oleh Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari, di Jakarta pada 28 Oktober 2021, keempat wartawan tersebut, yakni Yani Krisnahayani, Agus Asianto, Soni Wibisono dan Indrawan, menuju Provinsi Banten sebagai rute pertama. Kemudian setelah hampir lima bulan berkeliling Indonesia, mereka berempat akhirnya tiba di Lombok, sebelum berkeliling lagi menuju finish di Jakarta melewati Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Barat.

    Di Lombok, rombongan Tim.JKW PWI dijemput Sekretaris Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI NTB, Purwandi, di Pelabuhan Lembar. Kemudian keesokan harinya, Selasa (15/3/2022) siang, mereka diterima dan dijamu makan siang oleh DPD RI Dapil NTB, H. Achmad Sukisman Azmy, di rumah makan Jalik Rumbuk Babakan, Mataram. Hadir pula Ketua PWI NTB, H. Nasruddin, Sekretaris PWI NTB, H. Rahman Hakim, Bidang Advokasi PWI NTB, Azwar Azrul SH dan anggota SIWO PWI NTB, Yogiswara.

    Untuk diketahui, keempat wartawan senior ini menjelajahi sejumlah daerah di Tanah Air dan melaporkan perjalanan dalam sebuah tulisan. Ada rencana ini akan dijadikan buku “Indonesia itu Indah”.

    Mereka menjelajahi 15 pulau pada 34 provinsi di Indonesia. Kemudian akan mendaki tujuh gunung di Indonesia oleh salah seorang dari mereka, termasuk mendaki Gunung Rinjani melalui Sembalun.
    “NTB merupakan Provinsi ke 26 yang kami singgahi” kata Yani Krisnahayani.
    Cukup banyak kesan yang diberikan ketika tiba di masing-masing Provinsi. “Yang jelas semua memberikan kesan baik. Termasuk ketika semalam tiba di Lombok” katanya.
    Di NTB, rombongan tim jelajah kebangsaan diperkenalkan dengan beberapa makanan khas, diantaranya ayam taliwang, pelecing kangkung, beberuk terong, sesiong Lombok dan beberapa jenis makanan lainnya.
    “Benar-benar nikmat masakan Lombok ini, ” kata Yani yang udah beberapa kali mengunjungi Lombok, termasuk mendaki Gunung Rinjani untuk kedua kalinya setelah tahun 2017 lalu.
    Rombongan jelajah kebangsaan juga akan mengelilingi Pulau Lombok, termasuk kawasan Kuta Mandalika untuk melihat lebih dekat sirkuit MotoGP.
    Dalam kesempatan tersebut rombongan juga mendapat cindera mata dari senator H Achmad Sukismas Azmy. (pur/kim/red)