Mengapa Langit Biru, tetapi Saat Senja Berubah Merah?

SAINS DI SEKITAR KITA (BAGIAN 2)

Pada siang hari, ketika kita memandang ke langit, sebagian besar langit terlihat biru. Namun menjelang matahari terbenam, warna langit dapat berubah menjadi jingga, merah, atau bahkan keunguan.

Mengapa?

Jawabannya berkaitan dengan cahaya Matahari dan atmosfer Bumi. Cahaya Matahari sebenarnya terdiri dari berbagai warna. Ketika cahaya memasuki atmosfer, cahaya tersebut bertemu dengan molekul-molekul gas.

Cahaya dengan panjang gelombang lebih pendek, terutama biru, lebih mudah mengalami penyebaran oleh molekul udara dibandingkan cahaya dengan panjang gelombang lebih panjang seperti merah.

Akibat penyebaran tersebut, cahaya biru datang dari berbagai arah ke mata kita. Itulah sebabnya langit pada siang hari terlihat biru.

Lalu mengapa saat senja berubah merah? Ketika Matahari berada dekat cakrawala, cahaya Matahari harus melewati atmosfer dengan jarak yang lebih panjang sebelum mencapai mata kita.

Cahaya biru lebih banyak tersebar sepanjang perjalanan tersebut. Cahaya dengan panjang gelombang lebih panjang, seperti merah dan jingga, lebih mampu mencapai mata kita.

Akibatnya, langit di sekitar Matahari terbenam dapat terlihat merah, jingga, atau keemasan. Debu, asap, uap air, dan partikel lain di atmosfer juga dapat memengaruhi warna senja.

Itulah sebabnya warna matahari terbenam bisa berbeda dari satu tempat ke tempat lain dan dari satu hari ke hari berikutnya. (ai)

News Feed