Blog

  • Kemajuan Teknologi Jadi Salah Satu Faktor Keterlibatan Perempuan dalam Terorisme Meningkat

    Kemajuan Teknologi Jadi Salah Satu Faktor Keterlibatan Perempuan dalam Terorisme Meningkat

    JAKARTA, LOMBOKEXPRESS.ID– Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) melihat keterlibatan perempuan dalam terorisme meningkat. Peningkatan keterlibatan perempuan ini dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah kemajuan teknologi.

    Deputi Kerja Sama Internasional BNPT RI Andhika Chrisnayudhanto menyampaikan hal ini diperkuat dengan data penelitian yang dilakukan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) bersama sejumlah lembaga riset pada tahun 2020 bahwa perempuan, generasi muda, dan aktif di internet memiliki indeks potensi terpapar radikal terorisme yang tinggi.

    “Survei tahun 2020, perempuan generasi muda dan aktif di internet mencatat indeks potensi radikalisme lebih tinggi sehingga rentan terpapar narasi radikal,” kata Andhika dalam forum Joint Synergy to Eradicate Terrorism: Narasi Gen Z “Saring Sebelum Sharing” pada hari Selasa (23/5).

    Namun demikian, dirinya mengatakan hal ini tidak berarti laki-laki tidak rentan terhadap terorisme. Kelompok teror memanfaatkan kerentanan masyarakat sehingga baik laki-laki maupun perempuan, dari berbagai latar belakang sosial berpotensi terpapar. Oleh karena itu, perlu adanya sinergi dalam memberantas terorisme hingga ke akarnya.

    Pendiri Yayasan Prasati Perdamaian sekaligus pakar terorisme Noor Huda Ismail mengatakan memberantas terorisme tidak cukup dengan melakukan kontra narasi dan meluruskan pemahaman yang ekstrem saja. Tetapi juga mengelola teknologi yang dipakai dalam mempropagandakan paham tersebut dalam hal ini media sosial. Selain itu, literasi digital juga harus ditingkatkan agar masyarakat bijak dalam bermedia sosial.

    “Media sosial memerdekakan mereka (masyarakat) untuk bergabung (ke kelompok teror), asal pegang handphone bisa kena Radikalisasi tidak berbicara secara paham saja tapi juga teknologi. Perlu kerja sama semua pihak termasuk pengelola teknologi informasi,” kata Noor Huda. (bnpt/has)

  • Tingkatkan Performa Dan Kinerja Organisasi, Kepala BNPT RI Lantik 5 Pejabat Administrator

    Tingkatkan Performa Dan Kinerja Organisasi, Kepala BNPT RI Lantik 5 Pejabat Administrator

    SENTUL, LOMBOKEXPRESS.ID- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) Komjen Pol. Prof. Dr. Rycko Amelza Dahniel, M.Si. melantik dan mengambil Sumpah Jabatan 5 Pejabat Administrator di lingkungan BNPT RI di Aula Indonesia Harmoni, Kantor BNPT RI Sentul pada Selasa (23/5).

    Kepala BNPT RI menyampaikan pelantikan ini merupakan upaya penyegaran organisasi dan juga antisipasi tuntutan kebutuhan agar kinerja organisasi dapat lebih optimal sesuai mandat UU No. 5 Tahun 2018.

    “Tentunya ini merupakan hal yang biasa dalam suatu organisasi dalam rangka untuk menyegarkan organisasi, mengisi berbagai peran jabatan yang tentunya paling penting adalah untuk meningkatkan performa dan kinerja organisasi,” kata Rycko Amelza Dahniel.

    Lebih lanjut, Rycko menekankan agar pejabat baru mampu membangun sistem kerja yang sesuai dengan norma standar prosedur dan kriteria yang baik, karena hal tersebut dapat terus digunakan dalam waktu yang panjang. Dirinya juga berpesan untuk memahami tugas pokok tiap-tiap jabatan dan melakukan berbagai inovasi demi membangun sistem ditempat masing-masing.

    “Tugas kita sebagai pendahulu dalam organisasi BNPT yang baru ini untuk membangun sistem” jelas Kepala BNPT RI.

    Menurutnya sistem yang dibangun merupakan peninggalan atau _legacy_ yang dapat kita wariskan dan dimanfaatkan kepada para penerus tugas dalam membangun Indonesia damai, harmoni dan tanpa kekerasan.

    Kelima pejabat yang dilantik diantaranya Kolonel (Inf) Kurniawan, S.E. sebagai Kasubdit Bina Dalam Lembaga Pemasyarakatan, Kolonel (Mar) Wahyu Herawan, M.Sc. sebagai Kasubdit Bina dalam Lembaga Pemasyarakatan Khusus Teroris, Kolonel (Cpl) Sigit Karyadi, S.H., M.H. sebagai Kasubdit Pengamanan Obyek Vital dan Transportasi, Kolonel (Chb) Mardikan, S.H., M.M., M.Sc., M.I.P. sebagai Kasubdit Perlindungan WNI dan Kepentingan Nasional di Luar Negeri dan Letkol (Czi) Yaenurendra H.A.P., S.T., MMgt. Stud sebagai Kasubdit Kerjasama Regional. (bnpt/red)

  • Polresta Mataram Evakuasi Jenazah di Bendungan Pesongoran

    Polresta Mataram Evakuasi Jenazah di Bendungan Pesongoran

    MATARAM, LOMBOKEXPRESS.ID – Polresta Mataram mengevakuasi  jenazah seorang pria di Pesongoran Lingkungan Pesongoran Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram Kota Mataram. Selasa (23/05/2023).

    Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Mataram Kompol Tauhid SH menjelaskan menurut keterangan saksi Lalu Burhanuddin, 46 tahun, warga Pesongoran, pada pukul 07.30 wita, sedang melaksanakan tugas rutin membersihkan sampah di bendungan Pesongoran.

    Pukul 10.30 wita, saksi menemukan sesosok mayat yang mengapung, sudah membengkak dan mengeluarkan bau busuk.

    Ada pun ciri-ciri mayat tersebut berjelis kelamin laki, menggunakan celana panjang warna gelap, memakai kalung atau rantai warna kuning. Selanjutnya saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mataram.

    Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan PKT Polresta Mataram bersama Piket Fungsi Polsek Mataram langsung menuju TKP. Terlihatnkorban dalam keadaan mengambang terlentang menghadap ke atas, membengkak dan sudah mengeluarkan bau busuk.

    “Selanjutnya kami menghubungi dan berkoordinasi dengan piket Ident Sat Reskrim Polresta Mataram dan Basarnas untuk melakukan evakuasi serta mengangkat mayat dari kali tersebut,” katanya.

    Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses lebih lanjut. (red)

  • Gudang Plastik di Cakranegara Terbakar, Kerugian Diperkirkan Rp 3,5 Miliar

    Gudang Plastik di Cakranegara Terbakar, Kerugian Diperkirkan Rp 3,5 Miliar

    CAKRANEGARA, LOMBOKEXPRESS-Sebuah kos-kosan yang dijadikan gudang plastik atau peralatan rumah tangga di jalan Ramayana No. 02 Lingkungan Negarasakah Barat Kelurahan Cakranegara Timur Kota Mataram terbakar Selasa (23/05/2023) dini hari. Kerugian diperkirakan sekitar Rp 3,5 miliar.

    Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Sandubaya Kompol Moh Nasrullah Spd SIK di dampingi Kabag Ops Polresta Mataram Kompol I Gede Sumadra Kerthiawan SH MH Kasat Intelkam Kompol Hatta SIP, Kasat Sabhara Kompol Supyan Hadi SH, membenarkan peristiwa tersebut.

    Pada hari Senin tanggal 22 mei 2023 sekitar pukul 23.45 di jalan Ramayana lingkungan Negara Sakah Barat Kel. Cakranegara Timur telah terjadi kebakaran sebuah kos kosan yang dijadikan gudang plastik peralatan rumah tangga.

    Diketahui pemilik kos-kosan tersebut atas nama I Gede Artapa, 67 tahun, Negarasakah yang disewakan kepada Agus Sulistyo, 51 tahun.

    Kapolsek menjelaskan kronologis kejadian menurut keterangan saksi Gede Arya Mahendra Putra, 30 tahun, yang juga sekaligus sebagai penjaga gudang. Saat berada di dalam kamar sekitar pukul 23.45 Wita merasakan ada hawa panas dan bau plastik terbakar dan ketika keluar untuk mengecek.

    Melihat api muncul disamping kamar, kemudian saksi keluar untuk meminta bantuan warga sekitar. Menurut saksi di dalam gudang tidak ada menyalakan kompor gas maupun peralatan elektronik lainnya.

    “Kos- kosan sudah sekitar 3 tahun tidak terisi. Sehingga dikontrakkan oleh bapaknya kepada Agus Sulistyo yang kini dijadikan gudang peralatan rumah tangga,” ungkap Kompol Nasrullah.

    Sekitar pukul 00.20 Wita pemadam kebakaran tiba di lokasi langsung memadampkan api dengan 10 unit mobil PMK Kota Mataram, 2 Unit Mobil PMK Lobar dibantu 1 unit mobil AWC Polda NTB, 1 Unit AWC Satbrimob Polda NTB dan 1 Unit AWC Polresta Mataram.

    Lebih lanjut Kapolsek menerangkan pada pukul 03.15 Wita api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran bersama anggota Polri (Satbrimob Polda NTB, Ditsamapta Polda NTB, Sat Samapta Polresta Mataram, Piket Fungsi Polresta Mataram bersama Piket Pawas).

    Untuk kerugian sementara berupa material satu unit spm vario dan seluruh isi gudang (peralatan rumah tangga) dan bangunan diperkirakan 3,5 miliar rupiah. Luas tanah 10 are dengan 18 Kamar kos-kosan yang keseluruhan dijadikan gudang dan korban jiwa nihil.

    “Untuk tindakan kepolisian melakukan oleh TKP, mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan berikut koordinasi dengan Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta Mataram untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya. (ang)

  • Polsek Sandubaya Amankan Kegiatan Pujawali Pura Melanting

    Polsek Sandubaya Amankan Kegiatan Pujawali Pura Melanting

    MATARAM, LOMBOKEXPRESS.ID – Polsek Sandubaya Polresta Mataram melaksanakan pengamanan kegiatan Upacara Pujawali Pura Melanting umat Hindu se-Kota Mataram, di Jalan Sultan Hasanudin Nomor 6, Simpang Agung Cakranegara, Kota Mataram, Senin (22/05/2023) malam.

    Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Sandubaya Kompol Moh. Nasrullah Spd, SIK mengatakan personel dipimpin langsung Panit 1 Reskrim Ipda Kadek Arya Suantara, SH selaku perwira pengendali sebanyak 6 personel untuk pengamanan kegiatan upacara dewa yadnya piodalan di Pura Melanting Cakranegara.

    Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Hindu yang beribadah serta mengontrol situasi Kamtibmas seputaran lokasi.

    Ipda Kadek Arya saat di lokasi menjelaskan pengamanan, baik terbuka dan tertutup dengan harapan kegiatan yang diselenggarakan umat Hindu dapat berjalan lancar aman dan kondusif.

    ”Mengingat letak Pura yang berdekatan dengan simpang empat dan arus lalu lintasnya juga padat. Kami lakukan pengamanan yang maksimal untuk kelancaran pelaksanaan piodalan atau Rajawali,” kata Ipda Kadek Arya.

    Ia pun menerangkan di lapangan berkoordinasi dan bersinergi dengan Pecalang untuk lebih memudahkan pengamanan sehingga memberi rasa aman terhadap pemedek.

    “Kita juga lakukan upaya pencegahan terhadap munculnya gangguan kamtibmas dengan imbauan agar barang barang berharga milik pemedek dibawa lebih berhati-hati. Termasuk antipasi lokasi parkir kendaraan agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan,” tutupnya. (ang)

  • Peringati Hari Kebangkitan Nasional, BNPT RI: Generasi Muda Harus Miliki Semangat Patriotisme

    Peringati Hari Kebangkitan Nasional, BNPT RI: Generasi Muda Harus Miliki Semangat Patriotisme

    SENTUL, LOMBOKEXPRESS.ID–Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke – 115 dengan tema “Semangat Untuk Bangkit!”.

    Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT RI, Mayjen TNI Nisan Setiadi, S.E., meminta generasi penerus bangsa merefleksi Hari Kebangkitan Nasional 2023 dengan memiliki sikap nasionalisme dan patriotisme dalam rangka menghargai jerih payah para pahlawan saat menggapai kemerdekaan Republik Indonesia.

    “Sebagai generasi penerus bangsa harus memiliki sikap patriotisme untuk menghargai perjuangan para pahlawan bangsa yang sudah mengorbankan darah demi berkibarnya merah putih,” ujar Nisan Setiadi yang bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan 115 tahun Kebangkitan Nasional Tahun 2023 di Lapangan Kantor BNPT RI, (22/5).

    Perwira tinggi TNI angkatan darat tersebut juga mengajak seluruh peserta upacara untuk memaknai Kebangkitan Nasional sebagai momentum memperingati perjuangan seluruh elemen bangsa yang telah terlepas dari belenggu darurat kesehatan global COVID-19.

    “Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, sektor swasta, akademisi, pers, komunitas dan seluruh elemen bangsa saling bahu-membahu berkolaborasi menerapkan nilai-nilai persatuan juga kesatuan dalam mewujudkan kebangkitan bangsa kita dari berbagai krisis global, baik kesehatan, perekonomian, hingga geopolitik sekalipun,” sebut Nisan Setiadi.

    Melalui peringatan ini, Alumni Akademi Militer 1988 itu mengharapkan bahwa seluruh komponen bangsa ikut berperan serta dalam kebangkitan bangsa demi kemajuan bangsa Indonesia dengan cara kerja keras, kerja cerdas dan kerja bersama.

    “Kami mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus mempertahankan bara api semangat kebangkitan nasional sembari merapatkan barisan perjuangan kita dengan menunjukan kerja keras, kerja cerdas, juga kerja bersama demi kemandirian dan kemajuan bangsa yang berkelanjutan,” tegas Jenderal TNI bintang 2 itu. (bnpt/red)

  • Indonesia dan Australia Bangun Ketahanan Masyarakat Hadapi Ekstremisme Berbasis Kekerasan

    Indonesia dan Australia Bangun Ketahanan Masyarakat Hadapi Ekstremisme Berbasis Kekerasan

    BALI, LOMBOKEXPRESS.ID– Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) Sebagai leading sector penanggulangan terorisme memiliki kewajiban membangun kesiapsiagaan baik secara nasional maupun global.

    Untuk itu memanfaatkan momentum keketuaan ASEAN yang disandang Indonesia, BNPT RI mewakili Indonesia selaku ketua kelompok kerja pejabat senior ASEAN pada isu penanggulangan Terorisme didapuk sebagai penyelenggara pertemuan dan bekerja sama dengan Pemerintah Australia.

    “Peran BNPT RI sebagai Voluntary Lead Shepherds penanggulangan terorisme di ASEAN, kita bekerjasama dengan pemerintah Australia sebagai salah satu mitra bicara ASEAN” jelas Deputi Kerjasama Internasional, Andhika Chrisnayudhanto dalam ASEAN-Australia Workshop to Exchange Practices on Community Resilience Programs to Counter Radicalisation and Violent Extremism Activities, pada 16 hingga 17 Mei 2023.

    Lebih lanjut, Andhika mengatakan BNPT RI bersama Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia mencermati bagaimana membangun sebuah ketahanan masyarakat dalam menghadapi ekstremisme berbasis kekerasan.

    “Pertukaran praktik dalam membangun ketahanan masyarakat dalam penanggulangan radikalisasi dan ekstremisme berbasis kekerasan,” katanya.

    Melalui pertemuan ini, Andhika berharap menjelaskan bagaimana BNPT RI berfokus kepada aspek pencegahan yang mana membutuhkan partisipasi masyarakat dalam membangun kesiapsiagaan secara nasional.

     

    “Tentunya salah satu peran BNPT RI adalah dalam pencegahan, dimana pencegahan itu salah satu fokus utamanya ada pada kesiapsiagaan nasional, jika dijabarkan kesiapsiagaan nasional itu adalah pemberdayaan masyarakat,” ujar Andhika.

    Menurut Andhika pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu aspek dari membangun ketahanan masyarakat.

    Hal senada juga disampaikan oleh Deputy Head of Mission, Australia Mission to ASEAN, Caroline Scott bahwa ketahanan masyarakat dalam upaya pencegahan menjadi salah satu faktor penting menangkal paham paham radikalisme dan juga ekstremisme berbasis kekerasan.

    “Seperti yang kita ketahui, ketahanan masyarakat sangat penting, mencegah dan melawan serta pencegahan strategis ekstremisme kekerasan dari ketahanan kita, seperti program, mempromosikan kohesi sosial, mengidentifikasi, dan mendukung ketahanan bagi generasi muda, menawarkan narasi alternatif dan menyesuaikan beberapa elemen dalam membangun ketahanan masyarakat dalam penanggulangan terorisme,” sebut Carolina.

    Pertemuan ini merupakan pertemuan tahunan yang bertujuan membahas perkembangan isu terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan. Melalui kegiatan ini, tiap negara dapat saling bertukar pandangan, pengalaman dan program penanggulangan yamg akan ditetapkan guna meningkatkan upaya bersama dalam menghadapi tantangan tersebut di kawasan masing-masing. Selain itu, dialog tentang penanggulangan terorisme berbasis kekerasan dan penerapan langkah-langkah yang akan diambil pada masa depan sebagai upaya dalam Rencana Aksi guna mengimplementasikan kemitraan Strategis ASEAN-Australia 2020-2024.

    Sebagai informasi, Kegiatan ini merupakan wujud komitmen kerjasama antara ASEAN dengan Australia di bidang penanggulangan terorisme, yang telah terjalin semenjak disahkannya Deklarasi Bersama ASEAN – Australia dalam Kerjasama Penanggulangan Terorisme Internasional di tahun 2004. Dilaksanakan di Hotel Aryaduta Bali, kegiatan ini dihadiri oleh delegasi dari Australia, Malaysia, Filipina, Thailand, Myanmar, Laos, Kamboja, Brunei Darussalam, Vietnam dan juga Timor Leste. (bnpt/has)

  • Bangun Kesiapsiagaan dari Tingkat Desa, BNPT RI Akan Segera Luncurkan Desa Siapsiaga

    Bangun Kesiapsiagaan dari Tingkat Desa, BNPT RI Akan Segera Luncurkan Desa Siapsiaga

    JAKARTA, LOMBOKEXPRESS.ID– Masyarakat Desa punya peran penting dalam memelihara keamanan. Mereka diharapkan bisa ikut berpartisipasi dalam mencegah potensi gangguan keamanan yang dapat muncul kapan pun. Pencegahan tersebut dapat dilakukan dari lingkungan terkecil dengan membangun kesadaran bersama sehingga dapat meminimalisir dampak yang akan terjadi.

    Melihat potensi pentingnya partisipasi masyarakat desa tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) akan meluncurkan sebuah inovasi dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat yang dimulai dari tingkat desa. BNPT RI sedang menggodok program Desa Siapsiaga yang mana berdasarkan hasil penilaian masyarakat di dalamnya sudah memiliki kesadaran sehingga dapat melakukan deteksi dan pencegahan dini.

    “Desa Siapsiaga adalah desa / kelurahan dengan penduduk yang memiliki tingkat kesadaran tinggi sesuai dengan alat ukur yang kami siapkan dalam hal mengantisipasi ancaman radikal terorisme di lingkungannya, artinya masyarakat bisa deteksi dini, cegah dini dan lapor dini,” ujar Kepala Sub Direktorat Kesiapsiagaan dan Pengendalian Krisis BNPT RI, Kolonel Inf. Indra Gunawan. dalam kegiatan Focus Group Discussion penyusunan materi pembinaan program kesiapsiagaan nasional Desa Siapsiaga di Jakarta 15 – 17 Mei 2023.

    Indra mengatakan sebagai pilot project, program Desa Siapsiaga ini akan dilakukan terhadap salah satu desa yang berada di Provinsi Banten dengan melakukan beberapa penilaian yang dilakukan selama kurang lebih satu bulan untuk mendapatkan hasil pengukuran keberhasilannya.

    “Kami menentukan satu pilot project untuk mengawali intervensi di desa ini yakni di Banten. Kemudian, kita bina selama satu bulan, lalu akan diukur indeks kesadaran masyarakat (IKM) pada desa tersebut sebelum dan sesudah pelaksanaan program sebagai indikator keberhasilan program,” tambahnya.

    Mendukung pernyataan dari BNPT RI, Akademisi Psikologi Komunikasi Abdul Malik Gismar, PhD menuturkan jika sangat penting dalam memastikan kesiapan dan kesadaran masyarakat desa, karena kerap kali kejadian terror disebabkan akibat masyarakat bersikap acuh dengan lingkungan sekitar, selain itu juga dengan program ini diharapkan masyarakat dapat lebih tertib hukum.

    “Sangat penting untuk memastikan desa – desa kita itu siaga, siaga terorisme jadi kalau mencium baunya ancaman – ancaman segera bertindak. Tidak main hakim sendiri tapi bertindak sesuai prosedur hukum”, ujarnya.

    Sebagai informasi, desa siapsiaga kelak akan menjadi miniatur implementasi kesiapsiagaan secara nasional. Mengingat, Kesiapsiagaan Nasional merupakan salah satu program prioritas nasional dalam penanggulangan terorisme. (bnpt/red)

  • Pastikan Variabel Keamanan Event Formula E Terpenuhi, BNPT Asesmen Jakarta International E-Prix Circuit Ancol

    Pastikan Variabel Keamanan Event Formula E Terpenuhi, BNPT Asesmen Jakarta International E-Prix Circuit Ancol

    JAKARTA, LOMBOKEXPRESS.ID– Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) memastikan keamanan event balap Internasional Formula E Jakarta (Eprix) yang akan berlangsung pada 3-4 Juni 2023 mendatang.

    Direktur Perlindungan BNPT RI, Brigjen Pol. Drs. Imam Margono mengatakan sejumlah variabel keamanan di lokasi balap harus memenuhi syarat. Salah satu contohnya, bagaimana pihak penyelenggara harus dapat memastikan area perumahan yang berdekatan dengan sirkuit E-Prix ini aman dan steril dari ancaman dan gangguan keamanan.

    “Variabel ini sangat menentukan hasil asesmen. Kita melihat pada sisi mana variabel ini belum terlaksana. Contoh, di samping arena ini ada perumahan. Kita harus memastikan area perumahan itu aman. Di dalamnya siapa, apa yang mereka lakukan,” katanya saat melaksanakan asesmen Sistem Pengamanan di venue Jakarta International E-Prix Circuit Ancol Jakarta Utara pada Rabu (17/5).

    Imam menyampaikan dalam memastikan event balap internasional ini aman, BNPT RI melakukan assesmen Sesuai Peraturan BNPT Nomor 3 Tahun 2020. Lebih lanjut, BNPT RI akan memberikan evaluasi dan rekomendasi apa yang harus dilakukan penyelenggara untuk meningkatkan keamanan lokasi ajang balap Formula E Jakarta dari segala potensi ancaman keamanan terutama terkait teror.

    “Asesmen ini akan kita sampaikan kepada pihak penyelenggara tentunya disertakan dengan apa temuannya apa rekomendasi nya sehingga pihak penyelenggara jelas apa yang mereka harus lakukan,” ujar Jenderal Polisi Bintang Satu ini.

    Sementara itu, Project Director Formula E 2023 Jakarta, Ivan C. Permana mengatakan akan menerima masukan dari hasil asesmen BNPT RI. Dirinya yakin hasil evaluasi dan rekomendasi dari BNPT RI akan meningkatkan keamanan penyelenggaran ajang internasional Formula E ini.

    “Harapannya pelaksanaan ini berjalan dengan lancar. Dengan selamat dan sukses acaranya. Terkait asesmen tentunya kita akan melakukan perbaikan. Dari asesmen ini kita harap dapat meningkatkan keamanan,” ungkapnya. (bnpt/red)

  • Ngaku Oknum LSM, Dua Orang Diamankan Tim Puma Polresta Mataram 

    Ngaku Oknum LSM, Dua Orang Diamankan Tim Puma Polresta Mataram 

    MATARAM, LOMBOKEXPRESS.ID–Diduga melakukan pemerasan, seorang terduga pelaku yang mengaku diri oknum LSM dan rekannya, diamakan Tim Puma Polresta Mataram di sebuah Cafe di Kota Mataram, (15/05/2023) pukul 15:30 wita.

    Modusnya oknum yang mengaku LSM tersebut sebelumnya melayangkan surat ke salah satu kantor tempat korban bekerja. Surat tersebut berisi tentang tuduhan berita bohong yang dikeluarkan perusahaan tersebut.

     

    Atas dasar itu korban melakukan komunikasi via telp dengan oknum yang mengaku LSM tersebut dan sepakat akan bertemu di salah satu Cafe di Kota Mataram pada waktu dan tanggal tersebut d iatas.

    Kabar ini disampaikan Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama SE SIK MH di Mapolresta Mataram, usai melaksanakan rilis pengungkapan kasus yang di lakukan Satuan yang dipimpinnya, (16/05/2023).

    “Sebelum korban berjanji bertemu dengan oknum tersebut, melalui T

    telpon oknum sempat meminta uang senilai 50 juta rupiah kepada korban. Karena itu korban meminta untuk bertemu dan mereka sepakat ktemu di salah satu cafe,” jelas Yogi.

    Korban akhirnya mengajak salah satu rekannya dengan maksud sebagai saksi. Dan, benar oknum tersebut datang berdua dengan seorang temannya.

    “Di cafe tersebut setelah melakukan beberapa obrolan akhirnya korban menyerahkan uang senilai 13 juta rupiah dan dirmterima langsung oleh oknum yang mengaku LSM tersebut,” beber Yogi.

     

    Berapa saat kemudian atas laporan yang diterima Sat Reskirim Tim Puma menuju TKP yang dipimpin langsung Wakasat Reskrim Polresta Mataram didampinggi Kanit Pidum beserta beberapa anggota.

    “Tak butuh waktu panjang, tim langsung mengamankan kedua terduga pelaku dimana salah satu pelaku tersebut menguasai uang senilai 13 juta rupiah yang baru saja diserahkan korban,” ucapnya.

    Selanjutnya kedua terduga pelaku digiring ke Polresta Mataram dengan barang bukti, Hp milik kedua terduga serta uang tunai 13 juta rupiah.

    Kedua terduga yg berinisial RH (28), pria, alamat KTP Sulawesi Utara dan I (24), pria, alamat KTP Kabupaten Bima tersebut terancam pasal 369 KUHP dengan ancaman 4 tahun Penjara.

    “Keduanya masih dalam proses pemeriksaan tim penyidik, dan dalam pengembangan,” tutupnya. (ang)