Blog

  • Muhsinin Tour and Travel Gelar Manasik Umrah

    Muhsinin Tour and Travel Gelar Manasik Umrah

    MATARAM (Lombokexpress.id)–Persiapan menjelang keberangkatan jamaah umrah pada 14 November mendatang terus dimatangkan PT Muhsinin Tour and Travel. Kemarin (7/11), para calon jamaah umrah mengikuti manasik di salah satu restoran di Mataram.

    “Yang mengikuti manasik 42 orang dari total 47 orang yang akan berangkat pada 14 November mendatang,” kata Direktur PT Muhsinin Tour and Travel Ahmad Muharis.

    Manasik dibimbing langsung TGH Muharrar Iqbal Mustafa. Da’i asal Kediri, Lombok Barat ini menjelaskan secara detail ke para jamaah rukun dan syarat yang harus ditunaikan saat menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci. Direktur Lombok Post Afian Yusni beserta istri menjadi salah satu peserta manasik.

    Muharis atau biasa disapa Haris menyampaikan, rombongan akan melakukan perjalanan paket umrah selama 13 hari. Mereka berangkat tanggal 14 November pagi dari Bandara Lombok International Airport dan kembali pada Sabtu, 26 November.
    “Para jamaah akan berangkat dan pulang ke Tanah Air menggunakan maskapai Garuda,” ujarnya.

    Masih di bulan yang sama, Muhsinin juga akan memberangkatkan jamaah umrah pada tanggal 26 mendatang. Sementara di Desember, rombongan jamaah akan terbang ke Tanah Suci pada tanggal 13.

    “Jadi rata-rata dalam sebulan ada 90 jamaah yang berangkat, masing-masing 45 orang di tiap sesi keberangkatan,” jelasnya.

    Muharis memastikan pelayanan dan fasilitas yang diberikan ke para jamaah tetap istimewa, mulai dari Tanah Air, pelaksanaan ibadah umrah hingga kembali ke Lombok. Para jamaah selama di Arab Saudi dipastikan akan
    menginap di hotel bintang lima dengan pelayanan dan fasilitas yang lengkap. Lokasi hotelnya pun yang di Mekah hanya berjarak sekitar 150 meter dari Masjidil
    Haram. Begitupun yang di Madinah, jaraknya sangat dekat dengan Masjid Nabawi.

    Muhsinin Tour and Travel menawarkan paket umrah periode 2022-2023 mulai dari Rp 35,5 juta untuk quad room, Rp 36,5 juta triple room dan Rp 37,5 double room. Paket ini berlangsung selama 12 hari. Harga ini sudah termasuk tiket pesawat pulang pergi, visa umrah, akomodasi, transportasi, makan 3 kali sehari dengan menu khas Indonesia. Termasuk juga biaya muthawwif/guide, air zam-zam, manasik dan ziarah mencakup Mekah, Madinah dan city tour Jeddah.

    Haris mengingatkan para jamaah saat ini hanya cukup menyiapkan kesiapan mental dan fisik. Tim dari PT Muhsinin Tour and Travel akan memberi pelayanan terbaik kepada mereka sejak berangkat hingga kembali ke Tanah Air.
    “Sudah tidak ada pengeluaran apapun untuk jamaah, kecuali untuk belanja oleh-oleh. Jamaah cukup jaga kesehatan saja,” pesannya.

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai paket umrah dan haji PT Muhsinin Tour and Travel bisa menghubungi nomor Whatsaap 0819884165, 087864643262, atau 087865816153. Bisa juga mengakses akun media sosial PT Muhsinin Tour and Travel. Atau dapat langsung datang ke kantor Muhsinin Tour and Travel yang berlokasi di Jalan Gajah Mada No 108, Jempong Kota Mataram dengan nomor telepon 0370-7504434. (ida)

  • BNPT RI Beri Penghargaan Walikota Tasikmalaya Atas Peran Aktif Mencegah Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme

    BNPT RI Beri Penghargaan Walikota Tasikmalaya Atas Peran Aktif Mencegah Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme

    JAKARTA (Lombokexpress.id)– Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) beri penghargaan kepada Walikota Tasikmalaya atas peran serta dan upaya maksimal dalam mencegah dan menanggulangi ideologi terorisme di Kota Tasikmalaya, Senin (7/11).

    Kepala BNPT RI Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H. mengapresiasi pemerintah daerah yang responsif dengan isu intoleransi, radikalisme dan terorisme. Menurutnya pemerintah daerah berperan penting dalam pencegahan terorisme, terlebih setelah Perpres RAN PE diteken Presiden RI Joko Widodo pada tahun 2021 lalu.

    “BNPT senang dengan pemerintah daerah yang responsif, pekerjaan kita mengedukasi masyarakat, memberikan pencerahan kepada publik terlebih setelah Perpres 7 Tahun 2021 dimana banyak peran pemerintah daerah yang kita harapkan untuk melakukan kegiatan-kegiatan (pencegahan terorisme),” kata Boy Rafli.

    Kapala BNPT RI berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi kepada daerah lain untuk aktif dalam mencegah intoleransi, radikalisme dan terorisme.

    Walikota Tasikmalaya Drs. H. Muhammad Yusuf menjelaskan pemerintah setempat memberikan bantuan dan pembinaan kepada mereka yang pernah terlibat dalam terorisme.

    Selain itu, pemerintah daerah bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Barat juga secara aktif melakukan pencegahan radikalisme dan terorisme melalui Perda Pesantren. Yusuf optimis upaya pencegahan intoleransi, radikalisme dan terorisme di Tasikmalaya dapat menciptakan kehidupan umat bergaama yang rukun dan toleran.

    “Ini menjadi motivasi dan inovasi agar kami bisa memberdayakan mereka (orang atau kelompok orang yang pernah terlibat dalam terorisme) lebih efektif lagi, berkontribusi aktif dalam segala upaya penanggulangan pencegahan intoleransi, radikalisme, terorisme,” kata Yusuf.

    Menurutnya uluran tangan yang dilakukan pemerintah daerah tersebut memberikan dampak panjang yang positif di mana mantan narapidana terorisme yang tergabung dalam Yayasan Ansharul Islam Tasikmalaya turut serta dalam melakukan pembinaan kepada generasi muda agar tidak terpengaruh radikalisme dan terorisme. (has/bnpt)

  • Kepala BNPT Serukan Lawan Terorisme Melalui Pertahanan Semesta dengan Gerakan Cinta NKRI

    Kepala BNPT Serukan Lawan Terorisme Melalui Pertahanan Semesta dengan Gerakan Cinta NKRI

    JAKARTA (Lombokexpress.id)–Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia ( BNPT RI), Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar,M.H mengatakan cara ampuh dalam melawan ideologi radikalisme terorisme dapat dilakukan dengan pertahanan semesta yang salah satunya dilakukan dengan pendekatan soft approach melalui dialog-dialog kebangsaan di Wadah Akur Rukun Nurani Gelorakan NKRI (Warung NKRI).

    “Kita lawan terorisme dengan pertahanan semesta dalam menghadapi ideologi terorisme salah satunya melalui warung NKRI ini,” ujar Kepala BNPT saat mengunjungi stand Warung NKRI di Indo Defends Expo and Forum 2022 (4/11).

    Boy menerangkan perang melawan virus radikalisme terorisme bukanlah dengan menggunakan alutsista namun dengan penguatan rasa cinta tanah air warga bangsa untuk meminimalisir potensi ancaman terorisme.

    “Jadi kalo warga kita semua cinta NKRI, maka musuh negara yang namanya terorisme tidak akan pernah bisa datang dan menghinggapi seluruh elemen masyarakat Indonesia,” jelas Boy Rafli.

    Dirinya menambahkan, sosialisasi ideologi kebangsaan dan membangun gerakan cinta NKRI di seluruh Indonesia sangat penting dan strategis sebagai upaya vaksinasi terhadap virus intoleran.

    “Kita harus yakin negara kita dapat melawan virus terorisme melalui wawasan kebangsaan, revitalisasi Pancasila, moderasi beragama, pembangunan kesejahteraan dan penguatan akar budaya bangsa” tegas Boy.

    Menurut Kepala BNPT kelompok teroris tidak suka dengan keberagaman karena sifat mereka yang ekslusif dan intoleran dimana hal ini bertentangan dengan apa yang sudah diajarkan oleh para leluhur bangsa. Sudah sepatutnya generasi muda baik pelajar, mahasiswa, anggota organisasi kemasyarakatan sebagai penerus bangsa menjadi garda terdepan untuk melawan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila. (bnpt/has)

  • PERWANAS Gandeng Tiga Ormas dan Pramuka Turunkan  Angka Stunting

    PERWANAS Gandeng Tiga Ormas dan Pramuka Turunkan Angka Stunting

    MATARAM (Lombokexpress.id)– Sebagai wujud kepedulian dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting, Pergerakan Wanita Nasional Indonesia (PERWANAS) bersama tiga organisasi kemasyarakatan (ormas) wanita dan satu dari Gerakan Pramuka, Rabu (2/11/2022), berkumpul di Ballroom Cendrawasih Hotel Golden Palace Kota Mataram.

    Penanggungjawab kegiatan dr. Nita Mardiah, M.K.M. dalam laporannya menyampaikan, kegiatan bertajuk Pertemuan Fasilitasi Peran Serta Ormas dalam Mendukung GERMAS melalui Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting, sebagai langkah konkret Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat (PKPM) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

    “Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mendorong penurunan angka stunting, untuk percepatan pencapaian target stunting menjadi 14 persen di tahun 2024. Kegiatan ini dilaksanakan di enam ibukota provinsi se-Indonesia, dan NTB menjadi salah satu provinsi yang terpilih untuk penyelenggaraan kegiatan,” ungkapnya.

    Dikatakan, pemerintah telah berupaya menatasi permasalahan stunting melalui berbagai program percepatan, yang menyasar remaja putri, ibu hamil, balita dan masyarakat umum.

    “Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dan memerlukan bantuan dari seluruh komponen masyarakat, termasuk ormas khususnya yang terkait gerakan cegah stunting itu penting, yang beberapa waktu lalu diluncurkan Menteri Kesehatan,” katanya.

    Disebutkan, Kemenkes RI melalui Direktorat PKPM tahun ini kembali melakukan kegiatan kemitraan dengan ormas, dalam upaya pencegahan stunting di Indonesia, dimana tahun-tahun sebelumnya kemitraan dengan ormas melalui swakelola tipe tiga, dimana penyelenggaraannya dilakukan sepenuhnya oleh ormas.

    “Tahun ini kita menggunakan swakelola tipe satu, dimana penyelenggara kegiatan dilakukan langsung oleh Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat,” ujarnya.

    Lebih lanjut Mardiah menuturkan, kegiatan dalam mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) melalui pencegahan dan percepatan penurunan stunting, dilaksanakan serentak selama tiga hari di enam ibukota provinsi.

    “Yakni Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Serang dan di Mataram yang diikuti oleh 900 kader dari 10 ormas, yang telah memiliki MoU (Memorandum of Understanding, red) dengan Kementerian Kesehatan,” sebutnya.

    Sementara Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PERWANAS Hj. Rosa Ocha Muhammad mengatakan, dalam keiatan tersebut peserta dari unsur PERWANAS datang dari lima kabupaten/kota se-Nusa Tenggara Barat (NTB).

    “Jadi khusus dari PERWANAS sudah terregistrasi sebanyak 30 orang kader dari lima kabupaten/kota di NTB sebagai peserta. Sedangkan kabupaten/kota yang sudah ditentukan diantaranya Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Kabupaen Bima,” ucapnya

    Sapaan Hj. Ocha itu menjelaskan, data menunjukkan bahwa satu dari empat bayi lahir dengan kondisi stuted, dimana kondisi tersebut diakibatkan ibu si-bayi sejak remaja mengalami kurang gizi dan anemia.

    “Itulah kemudian upaya pencegahan stunting harus dimulai sebelum bayi lahir, bahkan sejak perempuan di usia remaja,” katanya.

    Hj. Ocha berpendapat bahwa program Kemenkes RI terkait pencegahan dan percepatan penurunan stunting, harus mendapat dukungan segenap elemen bangsa terutama kaum wanita.

    “Jadi wanita jangan selalu dijadikan objek, tapi dalam kasus stunting ini wanita harus dilibatkan dalam setiap program pemberdayaan. Semoga kegiatan ini berjalan sebagaimana yang diharapkan, sehingga kasus stunting di NTB bisa segera dituntaskan,” tutup Hj. Ocha.

    Dalam acara pembukaan hadir dan memberikan sambutan secara daring Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr. HL. Hamzi Fikri. Usai acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Direktorat PKPM Kemenkes RI dr. Nita Mardiah, M.K.M. (red)

  • BNPT dan Garuda Indonesia Sepakat Tekan Potensi Ancaman yang Dapat Rugikan Negara

    BNPT dan Garuda Indonesia Sepakat Tekan Potensi Ancaman yang Dapat Rugikan Negara

    TANGERANG (Lombokexpress.id) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) mengajak Garuda Indonesia sebagai salah satu badan usaha milik negara untuk berkolaborasi dalam meminimalisir dan menekan potensi penyebarluasan virus intoleransi radikal terorisme.

    “Selama ini yang kita coba jalin kerjasama di jajaran BUMN yang harus kita jaga dan pelihara agar tidak terkena virus-virus intoleransi,” tutur Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H dalam acara penandatanganan perjanjian kerjasama antara BNPT RI dengan Garuda Indonesia di Hanggar 2 Line 1/2, GMF Aero Asia, Tangerang pada Rabu (02/11).

    Pria lulusan doktoral komunikasi ini mengatakan jika BNPT RI berharap dengan adanya kerjasama ini kedepan kedua pihak dapat saling melakukan kerjasama tukar menukar informasi, melakukan identifikasi potensi ancaman teror serta yang cukup penting adalah melakukan assesment terhadap pengamanan objek vital nasional.

    Menyambut langkah yang diambil oleh BNPT RI, Irfan Setiaputra selaku Direktur Utama Garuda Indonesia menyebutkan bahwa Garuda Indonesia sangat membuka diri untuk bisa bekerja sama dalam penanggulangan intoleransi, radikalisme dan terorisme.

    “kami terus membuka diri untuk bisa bekerjasama dan menjadi bagian dari upaya-upaya penanggulangan terorisme di Indonesia”jelas Direktur Utama Garuda Indonesia.

    Irfan menambahkan sangat senang dapat ikut terlibat untuk membela bangsa yang dimulai dari Garuda Indonesia sendiri dan anak perusahaan Garuda dalam meminimalisir ancaman yang dapat merugikan negara.

    “kami sangat berkeinginan untuk bisa terlibat aktif dan berperan serta dalam tugas-tugas kebangsaan yang dilakukan oleh BNPT RI,”ujarnya.

    Penandatanganan Perjanjian Kerjasama ini dilakukan langsung oleh Kepala BNPT RI dan juga Direktur Utama Garuda Indonesia serta didampingi oleh jajaran masing-masing. (bnpt/has)

  • Buka Pameran HUT DPD RI, LaNyalla: Pancasila Jawaban Persoalan Bangsa

    Buka Pameran HUT DPD RI, LaNyalla: Pancasila Jawaban Persoalan Bangsa

    JAKARTA (Lombokexpress.id) – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menegaskan Pancasila adalah jawaban atas persoalan bangsa yang sangat majemuk.

    Hal itu disampaikan LaNyalla saat membuka acara Pameran Filateli, Uang Kuno, Keris, Karya Disabilitas dan Bazzar UMKM dalam rangkaian HUT ke-18 DPD RI, di depan Gedung Nusantara V, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (1/11/2022).

    “Pada momentum HUT DPD RI ini, perkenankan kami mengajak seluruh rakyat sebangsa dan setanah air untuk meneguhkan kembali kesepakatan luhur yang telah diukir oleh para pendiri bangsa. Yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,” kata dia.

    Menurutnya, Pancasila dalam pandangan DPD RI merupakan konsensus bangsa yang digali dan disepakati oleh para pendiri bangsa yang memiliki nasionalisme tinggi dan pandangan kebangsaan yang visioner. Karena itulah Pancasila merupakan jawaban atas persoalan bangsa yang sangat majemuk ini.

    “Makanya, kita juga mengharapkan bahwa seluruh anggota DPD RI secara konsisten turut mengawal Pancasila melalui nilai-nilai dan spirit dari 5 sila Pancasila. Karena hanya dengan implementasi Pancasila kita dapat memperkuat persatuan kita dalam keberagaman dan kerja bersama untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” paparnya.

    Berkaitan dengan peringatan HUT ke-18 DPD RI, LaNyalla menekankan pentingnya melakukan evaluasi atas hasil kerja yang telah dilaksanakan selama ini. Hal itu sebagai dasar dalam menentukan langkah demi kemajuan lembaga DPD RI ke depan.

    “Karena DPD lahir untuk mengakomodasi peran yang lebih besar kepada daerah dalam proses pengambilan keputusan politik yang berkaitan dengan kepentingan daerah di tingkat pusat,” paparnya.

    DPD RI sebagai representasi daerah,lanjut LaNyalla, menyadari bahwa banyak aspirasi masyarakat yang masih perlu diperjuangkan untuk meningkatkan taraf hidup rakyat dan daerah.

    “Oleh sebab itu untuk memperjuangkan terpenuhinya harapan masyarakat di berbagai daerah diperlukan lembaga perwakilan daerah yang semakin kuat pula. Makanya penguatan peran DPD RI yang diatur dalam undang-undang dasar sangat penting untuk didukung dengan mewujudkan sistem yang lebih efektif,” tukasnya.

    Menurut LaNyalla, dirinya meyakini Indonesia akan disebut makmur dan sejahtera apabila daerah-daerah telah maju adil dan sejahtera.

    “Untuk mewujudkan hal tersebut maka fokus pembangunan kita harus lebih banyak diarahkan pada kepentingan daerah. Sejalan dengan semangat dan semboyan DPD RI, Dari Daerah untuk Indonesia,” ujarnya.

    Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate yang hadir dalam acara itu, turut mengucapkan selamat ulang tahun ke-18 DPD RI sebagai salah satu lembaga negara anak kandung reformasi.

    “DPD RI telah 18 tahun melaksanakan tugas dan karyanya bagi kemajuan negeri kita dari era reformasi sampai saat ini. Pada 1 Oktober 2004 yang lalu untuk pertama kalinya saya menyaksikan penetapan Ketua DPD RI. Sejak saat itu ditorehkan sejarah peran dan fungsi DPD RI bagi kemajuan negeri kita di dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya sesuai amanat undang-undang pasal dan perundang-undangan yang berlaku di Republik ini,” ujar dia.

    Menkominfo berharap di usia yang ke-18 DPD RI senantiasa menjadi jembatan dan katalisator perjuangan aspirasi rakyat, secara khusus aspirasi daerah, secara nasional guna memastikan bahwa kebijakan dan program program negara baik yang dilaksanakan oleh pemerintah Presiden dalam hal ini bersama kabinetnya maupun lembaga-lembaga negara lain.

    “Dalam hal ini tentu saja mendukung peran kita semua dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya demi mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat ke seluruh pelosok tanah air,” ujar dia.

    Selain Menkominfo Johnny G Plate, hadir juga Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono dan Sultan Baktiar Najamuddin, Ketua Umum Pengurus Perkumpulan Filatelis Indonesia yang juga anggota DPR RI Fadli Zon, Dirjen SPPDI Kominfo Ismail dan Dirut PT Pos Indonesia Faizal R Djoemadi.

    Dalam acara itu Ketua DPD RI, Menkominfo dan tamu undangan lainnya juga menandatangani Sampul Peringatan HUT ke-18 DPD RI. Penerbitan sampul peringatan oleh Kementerian Kominfo dan PT Pos Indonesia merupakan tanda sejarah perjalanan DPD RI yang sudah berjalan selama 18 tahun. (red)

  • Kepala BNPT RI Tegaskan Persaudaraan Sejati Kunci Terciptanya Persatuan dan Kesatuan

    Kepala BNPT RI Tegaskan Persaudaraan Sejati Kunci Terciptanya Persatuan dan Kesatuan

    BANDUNG (Lombokexpress.id)- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI), Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H. menegaskan kunci terciptanya persatuan dan kesatuan Indonesia adalah rasa persaudaraan tanpa melihat latar belakang suku, agama, ras dan golongan.

    “Dengan semangat persaudaran sejati maka ikhtiar kita untuk dapat menyongsong Indonesia emas tanpa melihat latar belakang suku, agama, ras, golongan bisa tercapai” ungkap Boy Rafli Amar dalam Penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Sinergisitas Pencegahan Tindak Pidana Terorisme antara BNPT RI dengan Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) di Institut Teknologi Harapan Bangsa, Bandung, Jawa Barat pada Senin (31/10).

    Menurut Boy Indonesia berbeda dengan negara lainnya karena Indonesia begitu beragam sehingga perbedaan merupakan suatu yang menguatkan bukan menjadi permasalahan.

    Lebih lanjut, Kepala BNPT RI mengatakan membangun persaudaraan sejati merupakan kewajiban seluruh umat beragama.

    “Sebagai warga negara kita diajarkan untuk bertoleransi, diajarkan untuk menghargai perbedaan dalam beragama, setiap agama mengajarkan kebaikan bagi pemeluknya. Tidak ada keraguan hidup berdampingan secara damai. Hal ini terlihat dari sabang sampai merauke” Kepala BNPT RI.

    Pria asal Sumatera Barat ini menegaskan jika tanpa ada persaudaraan sejati, maka mustahil tercipta suatu persatuan dan kesatuan, mustahil adanya sebuah semangat gotong royong dalam membangun bangsa ini.

    Sementara itu, Ketua Umum BAMAG Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia (LKKI) Provinsi Jawa Barat, Agus Susanto menuturkan bahwa umat Kristen gereja diharapkan dapat terlibat aktif dalam pencegahan tindak pidana terorisme dan radikalisme guna menciptakan Indonesia yang damai.

    “Umat kristen gereja dilibatkan secara aktif dalam yang namanya soft approach deradikalisasi. Pendekatan yang santai, yang lunak” ,” jelas Agus Susanto.

    Agus mengapresiasi langkah BNPT RI karena untuk pertama kali sejak Indonesia merdeka, umat Kristen gereja dilibatkan dalam konsep pencegahan radikalisme dan hal ini akan menjadi saksi sejarah.

    Kegiatan bersama BAMAG ini merupakan salah satu bentuk nyata BNPT RI dalam membangun kebijakan penanggulangan terorisme tahun 2022 dengan konsep pentahelix yang mana dalam pencapain tujuan kelembagaan, dilaksanakan dengan kerjasama dan kolaborasi secara multipihak yang melibatkan seluruh unsur pemerintah dan juga masyarakat. (bnpt/has)

  • Kepala BNPT: Pelajar Menjadi Pelopor Perdamaian

    Kepala BNPT: Pelajar Menjadi Pelopor Perdamaian

    SURAKARTA (Lombokexpress.id)– Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI), Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H menyebutkan pelajar memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan persatuan dan kesatuan.

    “Para pelajar menjadi pelopor perdamaian. Para pelajar mengajarkan atau menyampaikan pesan-pesan untuk kita saling menjaga persatuan dan kesatuan, pesan-pesan menjaga keberagaman dan menghormati perbedaan,” ungkap Kepala BNPT RI saat diwawancarai di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah pada Senin (31/10).

    Boy Rafli menyebutkan bahwa BNPT RI memiliki program Duta Damai dalam rangka menumbuhkembangkan semangat bertoleransi, menumbuhkan semangat cinta kebhinekaan dan menumbuhkan semangat perbedaan yang ada di negara kita.

    “Kami membangun entitas duta damai di kalangan pelajar. Kami berupaya agar narasi-narasi toleransi, narasi damai bisa dihasilkan oleh para pelajar,” tambah Jenderal bintang 3 tersebut.

    Senada dengan Kepala BNPT RI, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), DR. H. Zainudin Amali S.E., M.Si. mengatakan bahwa pemuda memiliki peran penting dalam menjaga persatuan NKRI.

    “Jagalah persatuan di kalangan pelajar, para generasi muda dan seluruh rakyat Indonesia. Karena hanya dengan persatuan kita bisa tetap menjaga eksistensi NKRI,” jelas Zainudin Amali.

    Dirinya mengingatkan bahwa generasi penerus bangsa dapat terhindar dari penyebaran narasi-narasi pemicu perpecahan karena generasi muda akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan bangsa.

    “Generasi muda hari ini adalah pemegang estafet pemimpin masa depan bangsa ini. Persiapkan diri kalian,” tambah Zainudin Amali.

    Festival Pelajar Nusantara 2022 menjadi salah satu bentuk upaya bersama untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap NKRI di semua lini kehidupan yang digelar serentak pada 23-27 Oktober di berbagai daerah.

    Penanggulangan terorisme dan menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkoba menjadi tema yang dipilih untuk webinar. Dua tema ini sesuai dengan misi Festival Pelajar Nusantara 2022, yaitu ikut membentuk karakter dan pola pikir pelajar. Sebab, terorisme menjadi salah satu ancaman nyata bagi perkembangan generasi muda. Maka dari itu, upaya penanggulangan terorisme harus sejak awal diperkenalkan kepada para pelajar.

    Kegiatan ini juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, S.H., M.I.P., Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka dan Direktur Utama Radio Republik Indonesia, Dr. I. Hendrasmo, M.A. (bnpt/has)

  • Kepala BNPT RI: Penuhi Ruang publik Dengan Informasi Yang Melawan Narasi Intoleran

    Kepala BNPT RI: Penuhi Ruang publik Dengan Informasi Yang Melawan Narasi Intoleran

    SURABAYA (Lombokexpress.id)- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI), Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H. melihat perkembangan fenomena propaganda radikalisme terorisme di ruang publik sangat merugikan negara.

    Oleh sebab itu, Boy menuturkan perlunya sebuah terobosan dalam mengedukasi masyarakat sekaligus melawan propaganda kelompok-kelompok yang ingin memecah belah bangsa di ruang publik.

    “Ruang publik kita harapkan diisi dengan informasi yang menentang segala bentuk narasi intoleransi, hal-hal yang mengarah pada terjadinya radikalisme dan terorisme yang merugikan bangsa kita,” katanya meresmikan Wadah Akur Rukun Usaha Nurani Gelorakan NKRI atau Warung NKRI di Ngagel Estate, Ngagel Timur, Kota Surabaya, pada Minggu (30/10).

    Menurutnya semakin banyak warung NKRI akan semakin banyak kontra radikalisasi yang dilakukan di ruang publik.

    “Kontra radikalisasi termasuk melalui Warung NKRI ini bisa menjadi sebuah sarana untuk kita membuka komunikasi di ruang publik,” ujar Boy Rafli.

    Mantan Wakil Kepala Lembaga Pendidikan Dan Pelatihan Polri ini menjelaskan jika Warung NKRI tidak hanya menjalankan fungsinya sebagai warung tetapi juga akan diselenggarakan dialog-dialog kebangsaan sehingga diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air pada masyarakat.

    Peresmian Warung NKRI yang ke-16 ini turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Founder Harian Disway Dahlan Iskan, Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., Grad.Dip.SEA., M.Phil., Ph.D., dan Ketum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam Indonesia Masri Ikoni. (bnpt/has)

  • BNPT RI Hadirkan Warung NKRI Ketintang Surabaya Guna Membangun Narasi Kebangsaan

    BNPT RI Hadirkan Warung NKRI Ketintang Surabaya Guna Membangun Narasi Kebangsaan

    SURABAYA (Lombokexpress.id)– Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) kembali menghadirkan Wadah Akur Rukun Usaha Nurani Gelorakan NKRI atau Warung NKRI di Warung Dulang 88, Ketintang, Kota Surabaya sebagai upaya memanfaatkan ruang publik dalam membangun narasi kebangsaan.

    Kepala BNPT RI Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., mengatakan jika warung NKRI merupakan sarana bagi masyarakat untuk berkumpul dan membahas nilai kebangsaan sebagai vaksin dalam melawan virus intoleransi, radikalisme dan terorisme.

    “Kehadiran Warung NKRI di Kota Pahlawan ini tidak hanya menjadi tempat berkumpul tetapi juga untuk mensosialisasikan lima vaksin kebangsaan (transformasi nilai kebangsaan, revitalisasi Pancasila, moderasi bergama, penguatan akar budaya nusantara dan pembangunan kesejahteraan),” terangnya ketika meresmikan warung NKRI di Warung Dulang 88, Ketintang, Kota Surabaya, pada Sabtu (29/10).

    Boy menambahkan jika warung NKRI merupakan wujud nyata dari konsep pentahelix dalam menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air dan membangkitkan persatuan.

    “Ini program untuk membangun narasi kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, BNPT berusaha memanfaatkan ruang publik, kita isi dialog-dialog untuk membangun rasa persatuan dan kesatuan,” kata Kepala BNPT RI.

    Warung NKRI Ketintang menjadi warung ke dua yang diresmikan di wilayah Jawa Timur. Sebelumnya BNPT RI telah meresmikan Warung NKRI di Banyuwangi pada Januari 2022 lalu.

    Hadir dalam peresmian sekaligus dialog kebangsaan, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, optimis Warung NKRI dapat menumpas penyebab radikalisme dan terorisme yang berakar dari intoleransi.

    Dia mendukung penuh kehadiran Warung NKRI di Surabaya dan mengajak seluruh unsur pentahelix untuk turut mendukung upaya soft approach pencegahan terorisme.

    “Terorisme selalu diawali dengan intoleransi, jika kita bisa meminimalisir ruang tumbuh intoleransi kita juga bisa memperkecil probabilitas munculnya terorisme, sukses terus untuk Warung NKRI,” tutupnya. (has/bnpt)