Blog

  • BNPT RI Ajak Ratusan Alumni Ponpes Al-Falah Ploso Lawan Propaganda Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme

    BNPT RI Ajak Ratusan Alumni Ponpes Al-Falah Ploso Lawan Propaganda Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme

    BANDUNGAN (Lombokexpress.id)- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI), Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., mengajak alumni Pondok Pesantren Al-Falah Ploso untuk menyebarkan narasi moderat dalam melawan propaganda intoleransi, radikalisme dan terorisme.

    Boy Rafli menilai cara tersebut dapat meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan masyarakat terhadap penyalahgunaan narasi agama yang kerap digunakan kelompok teror dalam menarik simpati.

    “Membangun semangat Islam yang penuh toleransi, melawan narasi kebencian oleh kelompok teror agar tidak diikuti masyarakat kita, memberikan pesan-pesan yang meningkatkan kewaspadaan terhadap narasi kebencian,” ungkap Kepala BNPT RI dalam Halaqah Kebangsaan BNPT RI dan Rakerwil Ittihadul Mutakhorrijin Al-Falah Ploso (IMAP) Jateng-DIY, Senin (17/10).

    Boy Rafli optimis dengan ilmu yang dipelajari selama mondok di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, alumni IMAP dapat menjadi mitra strategis BNPT RI dalam melakukan kontra narasi. Dia pun mengatakan kerja sama formal penanggulangan terorisme dengan IMAP akan segera dijajaki.

    “IMAP sebagai alumni santri yang memiliki pengalaman yang lebih dapat membangun semangat membentuk perlawanan segala bentuk narasi intoleransi yang tidak sejalan dengan negara,” tutupnya.

    Sementara itu Ketua IMAP Jateng-DIY, K.H. Shohibul Ulumim Nafi’a, menyatakan IMAP akan turut aktif melawan propaganda intoleransi, radikalisme dan terorisme.

    “Kami sadar kewajiban penanggulangan paham tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab BNPT tapi juga kita semua terlebih kami halaqah pesantren, wajib bagi kita berpartisipasi dalam penanggulangan paham-paham tersebut,” katanya. (has/bnpt)

  • Wartawan se ASEAN Lahirkan “Bali Declaration” di Pulau Dewata

    Wartawan se ASEAN Lahirkan “Bali Declaration” di Pulau Dewata

    TABANAN (Lombokexpress.id) – Kementerian Komunikasi dan Informatika RI mengapresiasi penyelenggaraan The 20th General Assembly Confederation Of Asean Journalist  (CAJ) atau Sidang Umum ke-20 Konfederasi Wartawan ASEAN di Bali. Pasalnya, Bali paling terdampak pandemi Covid-19 yang mengakibatkan pertumbuhan ekonomi anjlok hingga dalam posisi minus.

    “Ya, selain untuk meningkatkan kualitas SDM para wartawan di negara ASEAN termasuk kualitas informasi yang disampaikan, juga turut membantu mempromosikan pariwisata Bali yang amat terpuruk,” ujar Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI Usman Kansong pada acara jamuan makan malam yang difasilitasi di Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot Kabupaten Tabanan, Bali, Kamis (13/10).

    Lanjut Usman, melalui acara ini sekaligus mempromosikan DTW Tanah Lot dan obyek wisata lainnya seperti Bedugul dan Danau Beratan.

    “Khususnya obyek wisata yang ada di Tabanan dan Bali pada umumnya. Kita tahu Bali mengandalkan pariwisata. Nah ketika terpuruk, di sinilah kepedulian kita membantu Bali,” sambungnya.

    Ke depan, kata Usman, penyelenggaraan bisa dilaksanakan di kabupaten lainnya di Bali sehingga pariwisata Bali kembali menggeliat.

    Bali Declaration atau Deklarasi Bali yang dihasilkan oleh penyelenggaraan CAJ ini bertujuan untuk mempererat kolaborasi, kerja sama dan meningkatkan kualitas jurnalisme di negara-negara ASEAN.

    “Bagimana kita ciptakan good jurnalism di tengah serbuan teknologi dan disrupsi digital,” jelas mantan wartawan ini.

    Usman mengatakan, teknologi digital memunculkan disinformasi, hoax, misinformasi dan malinformasi sehingga peran wartawan ini masih dipercaya oleh publik untuk menyebarkan informasi yang akurat melalui mekanisme jurnalistik yang benar, mekanisme cek dan ricek serta mekanisme verifikasi yang tidak dilakukan oleh media sosial.

    “Pada intinya penyelengaraan CAJ berdampak positif untuk jurnalism dan  tourism,” pungkasnya.

    Ketua PWI Pusat Atal S. Depari mengaku bangga kembali bisa secara langsung menikmati keindahan pesona wisata Pulau Bali setelah sempat terdampak pandemi Covid-19.

    “Saya yakin semua rindu dengan Bali. Semua ingin lihat Bali apa sudah pulih. Ternyata Bali sudah dikunjungi banyak wisatawan. Tadi siang kami juga mengunjungi obyek wisata Bedugul. Semoga Bali segera pulih dan bangkit. Bali luar biasa,” ujar Atal yang ditetapkan  sebagai President CAJ dua tahun ke depan saat General Essembly CAJ di hotel Eden Kuta, 12 Oktober 2022.

    Atal berharap Bali akan kembali seperti semula menjadi obyek wisata paling utama di dunia.

    “Karena apa pun Bali ini, kalau surut semuanya akan surut. Indikatornya di situ,” tambah Atal yang mengaku sudah sering ke Bali.

    Lanjut Atal, General Assembly CAJ ini sangat penting karena menentukan arah organisasi. Selama 3 tahun CAJ vakum dalam melaksanakan kegiatan.

    “Semoga pelaksanaan di Bali memberi vibrasi dan motivasi positif bagi CAJ ke depannya,” ujar Atal didampingi Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra, seraya mengatakan salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu pertukaran wartawan ASEAN untuk pengembangan SDM.

    Para delegasi peserta Konfederasi Wartawan ASEAN atau The 20th General Essembly Confederation of Asean Journalist  (CAJ) berkesempatan menikmati keindahan Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot di Kabupaten Tabanan, dan Desa Wisata Panglipuran serta Kintami di Kabupaten Bangli.

    Untuk itu, Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra menyampaikan apresiasi atas fasilitasi yang diberikan Kemeninfo RI dan   Pemkab Tabanan serta Pemkab Tabanan selama delegasi CAJ mengunjungi obyek-obyek wisata di Tabanan dan Bangli.

    “Bahkan ketika mengunjungi Danau Beratan, kami didampingi Kadis Pariwisata Tabanan dan Kadis Pariwisata Bangli. Ini luar biasa perhatian Pemda Tabanan dan Pemda Bangli,” paparnya.

    Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya menyambut baik delegasi peserta CAJ  berkunjung ke Tabanan.

    “Semoga tali silaturahmi ini berlanjut di masa yang akan datang. Kami apresiasi dan sambut dengan baik,” ucapnya.

    Bupati Sanjaya mengatakan, Kabupaten Tabanan tidak memiliki hasil bumi tambang. Yang dijual hanya keramahtamahan masyarakat serta menjual jasa.

    “Masyarakat kami agraris menyambut tamunya seperti raja. Terbukti malam ini disambut dengan Tari Bungan Sandat, tarian kebesaran atau maskot Tabanan. Bunga yang harum baunya. Semakin lama semakin harum baunya. Semakin lama, Tabanan semakin lama namanya dikenal dunia,” ucapnya.

    Melalui delegasi CAJ ini, Bupati Sanjaya berharap obyek wisata yang ada di Tabanan bisa diinformasikan ke seluruh negara ASEAN dan dunia pada umumnya.

    “Satu lagi, kami punya Jatiluwih yang merupakan Heritage UNESCO, sawah yang dilindungi oleh dunia. Kami welcome akan menjamu di Jati Luwih jika ada pertemuan tahun depan di Bali,” pungkasnya.

    Kegiatan General Assembly CAJ inj teelaksana berkat dukungan dari Bank Indonesia, Pertamina, Artha Graha Peduli, Artha Graha Network, BTN, PLN, PT Inalum/MIND ID dan Bank Mandiri sehingga par delegasi dapat pula menikmati keindahan alam dan kesenia khas Bali. (red)

  • Kepala BNPT: Kami Siap Melindungi, Membantu dan Mendukung Korban Terorisme beserta Keluarga

    Kepala BNPT: Kami Siap Melindungi, Membantu dan Mendukung Korban Terorisme beserta Keluarga

    Berikan Penghormatan pada Peringatan 20 Tahun Bom Bali

    BALI (Lombokexpress.id)– Memperingati 20 tahun Tragedi Bom Bali, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI), Komjen Pol Dr. Boy Rafli Amar, M.H., berkomitmen untuk terus mendukung pemenuhan hak dan kebutuhan korban terorisme. Dalam hal ini, BNPT RI bersama Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Republik Indonesia (LPSK RI) menjadi lembaga utama yang bertanggungjawab atas perlindungan korban terorisme.

    “Pemberian perlindungan serta menghormati hak dan kebutuhan para korban merupakan elemen penting dalam upaya Indonesia melawan terorisme, BNPT RI bersama mitra-mitra kami akan selalu berusaha memajukan hak dan kebutuhan para korban,” ungkap Boy Rafli dalam acara Peringatan 20 Tahun Bom Bali yang diselenggarakan di sebuah hotel di Nusa Dua dan dilanjutkan di Tugu Peringatan Bom Bali/Ground Zero di Jalan Legian Kuta, Bali, Rabu (12/10).

    Upaya pemenuhan hak korban didukung melalui Pilar Kedua Perpres Nomor 7 tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE) yang fokus pada perlindungan saksi dan korban. Salah satu aksi dari pilar ini adalah membentuk “dana perwalian korban” untuk memenuhi kebutuhan korban, termasuk keluarganya. Ini adalah salah satu bentuk bahwa Negara Hadir, dalam upaya melindungi dan membantu warganya dari ancaman terorisme.

    Hingga saat ini tercatat lebih dari 700 korban aksi teror telah menerima uluran tangan dari pemerintah melalui bantuan medis, rehabilitasi psikososial dan psikologis, serta bantuan finansial kepada keluarga dari korban meninggal.

    Kepala BNPT RI menambahkan inovasi terus dilakukan sebagai bentuk perlindungan korban diantaranya dalam bentuk Silaturahmi Kebangsaan antara penyintas dan mantan pelaku terorisme, Kawasan Terpadu Nusantara (KTN), dan Warung NKRI yang memberikan kekuatan kepada mereka.

    “Pemerintah terus mengembangkan dan memajukan sejumlah program inovatif untuk melindungi dan memberikan dukungan dan bantuan kepada para penyintas dan keluarga korban,” tambahnya.

    Menutup rangkaian acara, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., berharap peringatan ini menjadi pemersatu untuk terus meningkatkan sinergisitas kolaborasi dalam menangani terorisme.

    “Terorisme ternyata adalah ancaman nyata bagi kita semua, terorisme tidak mengenal batas negara dan bisa menyasar siapa saja,” imbuhnya.

    Acara peringatan 20 tahun Bom Bali dihadiri tokoh-tokoh dalam negeri yang terlibat upaya penanggulangan terorisme seperti Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Ketua LPSK Hasto Atmojo, Ka Densus 88 AT Polri dan para sesepuh/senior Polri, serta tamu negara sahabat seperti Australia dan negara-negara lain yang terdampak dari tragedi tersebut.

    Sebagaimana diketahui bersama pada tanggal 12 Oktober 2002 ledakan bom besar terjadi di Bali dan menghilangkan 202 nyawa WNI dan WNA. Tragedi tersebut tidak hanya membawa duka bagi Indonesia tetapi juga dunia. (bnpt/has)

  • Indonesia Apresiasi Dukungan Australia dalam Tanggulangi Terorisme Melalui Implementasi RAN PE lewat I-KHub

    Indonesia Apresiasi Dukungan Australia dalam Tanggulangi Terorisme Melalui Implementasi RAN PE lewat I-KHub

    BALI (Lombokexpress.id) – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) Komjen Pol Dr. Boy Rafli Amar, M.H., melakukan pertemuan dengan Asisten Menteri Luar Negeri Australia di Bali, pada Rabu (12/10).

    Dalam pertemuan ini, Boy Rafli mengatakan Australia adalah mitra utama Indonesia dalam menghadapi ancaman terorisme.

    “Australia adalah mitra utama Indonesia dalam perang melawan terorisme, tidak hanya di level bilateral, tetapi juga regional dan internasional,” ungkap Jenderal bintang 3 tersebut.

    Di hadapan Asisten Menteri Luar Negeri Australia, Tim Watts, Boy Rafli menjelaskan upaya Indonesia menanggulangi terorisme salah satunya melalui implementasi RAN PE atau Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme tahun 2020 – 2024

    Menurut Boy Rafli, Implementasi RAN PE tersebut terjadi salah satunya berkat adanya dukungan nyata dari pihak pemerintah Australia.

    “Saya mengapresiasi pemerintah Australia atas dukungan implementasi RAN PE di Indonesia melalui mekanisme Australia-Indonesia Partnership for Justice (AIPJ) yang dimanifestasikan dalam Indonesia Knowledge Hub (I-KHub),” katanya.

    Implementasi RAN PE sejauh ini telah sampai di level daerah dan diadopsi oleh Provinsi Sulawesi Tengah, Aceh, Jawa Barat dan Jawa Timur dengan menyusun Rencana Aksi Daerah.

    Selain itu, Sekretariat Bersama (Sekber) RAN PE terus melakukan pertemuan tematik bersama CSO terkait dan Forum Kemitraan Pemerintah bersama Organisasi Sosial untuk mempromosikan implementasi RAN PE yang efektif.

    Asisten Menteri Tim Watts mengapresiasi kerjasama dan kolaborasi yang erat dan panjang antara Australia dan Indonesia dalam mencegah dan menanggulangi terorisme. Ia juga berharap bahwa kerjasama yang sangat baik ini akan dapat terus ditingkatkan di masa datang.

    Selain RAN PE, dalam pertemuan ini juga dibahas tentang perkembangan kesiapan acara internasional dalam rangka pencegahan terorisme yang akan dilaksanakan yaitu Aqaba Process dimana Indonesia, Australia dan Yordania sedang mempersiapkannya untuk digelar pada November tahun ini di Indonesia. (has/bnpt)

  • Kepala BNPT RI Tekankan Tiap Negara Tidak Boleh Lengah dengan FTF

    Kepala BNPT RI Tekankan Tiap Negara Tidak Boleh Lengah dengan FTF

    BALI (Lombokexpress.id) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) berkolaborasi dengan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) dan didukung oleh Pemerintah Australia menyelenggarakan Regional Conference on Threats posed by Foreign Terrorist Fighters (FTF) and their Local Affiliates in Indonesia, Malaysia and the Philippines pada tanggal 11-12 Oktober 2022 di Bali.

    Konferensi dihadiri oleh delegasi RI dari BNPT RI dan Densus 88 AT, serta stakeholders dari Malaysia dan Filipina yang terlibat langsung dalam penanganan FTF.

    FTF masih menjadi ancaman terhadap keamanan Kawasan Asia Tenggara khususnya di Malaysia, Filipina dan Indonesia salah satunya mengenai pengelolaan daftar pantau (watchlist) hingga pertukaran informasi intelijen.

    Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., menekankan bahwa tiap negara tidak boleh lengah untuk mengantisipasi kemungkinan warga negaranya melakukan pergerakan lintas batas untuk bergabung dengan organisasi teroris internasional.

    “Isu FTF saat ini masih menjadi tantangan yang harus diatasi secepatnya, pergerakan warga negara ke daerah konflik untuk mendukung kelompok teroris tidak boleh terulang kembali kedepannya,” ungkap Boy Rafli.

    Dia menambahkan seiring meredanya situasi Pandemi Covid-19, longgarnya pembatasan perjalanan antar wilayah berpotensi menjadi celah yang dimanfaatkan FTF untuk melakukan pergerakan lintas negara untuk bergabung dengan kelompok teroris IS/Da’esh atau jaringan Al-Qaeda.

    Perwakilan Polisi Federal Australia (AFP), Warwick Macfarlane, mendukung UNODC untuk memahami ancaman yang ditimbulkan oleh FTF dan afiliasinya di Asia Tenggara, menurutnya komunikasi menjadi bagian penting dalam mencegah ancaman dari para returnee.

    “Pengelolaan FTF dan keluarganya merupakan tantangan yang umum bagi banyak negara dan wilayah, kerja sama internasional, berbagi informasi dan komunikasi sangat penting untuk mengelola para returnee yang dapat mengancam keamanan kita,” tutupnya. (has/bnpt)

  • Di Hadapan Menko Perekonomian dan Dubes Jepang, KHE – Sumitomo Tandatangani Kesepakatan Kerja Sama Bangun PLTA Kayan Cascade   

    Di Hadapan Menko Perekonomian dan Dubes Jepang, KHE – Sumitomo Tandatangani Kesepakatan Kerja Sama Bangun PLTA Kayan Cascade  

    JAKARTA (Lombokexpress.id)- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah terus menjalankan komitmennya dalam penggunaan energi baru terbarukan (EBT). Menurutnya, pemerintah membidik pencapaian bauran EBT di tahun 2026 sebesar 23 persen.

    Hal tersebut dikatakannya saat menghadiri acara penandatanganan kerja sama antara PT Kayan Hydro Energy (KHE) dengan Sumitomo Corporation terkait pembangunan PLTA Kayan Cascade.

    Launching agreement PT Kayan Hydro Energy dan Sumitomo Corporation yang digelar di Hotel Fairmont Jakarta, Kamis (6/10) berlangsung meriah. Selain dihadiri oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Kepala KSP Jendral TNI Purn. Moeldoko, Dubes Jepang untuk Indonesia Mr Kanasugi Kenji, Head of Infrastructure Business Asia and Oceania Sumitomo Satoshi Matsui, Direktur Sumitomo Indonesia Kenichi Ishikawa, Chief Representative Sumitomo Corporation Jakarta Project Coordination Office Eko Permanahadi, Direktur Utama KHE Andrew Sebastian Suryali, Direktur Operasional KHE Khaeroni, Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Utara Deddy Sitorus dan juga dihadiri wartawan nasional dan internasional.

    PlTA Kayan Cascade terletak di Provinsi Kalimantan Utara, tepatnya di Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan. Kapasitasnya sekitar 9.000 Megawatt, dan bakal menjadi PLTA terbesar di Indonesia. “Pemerintah Indonesia menargetkan 23 persen dari keseluruhan energi yang berasal dari energi renewable di tahun 2026,” ucap Airlangga dalam acara yang berlangsung di Hotel Fairmont Jakarta, Kamis, (6/10/2022).

    “Oleh karena itu kerja sama ini diharapkan bisa meningkatkan percepatan dari pekerjaan Kayan Energi, dan tentu saya berharap bahwa di tahun 2023 sudah kelihatan pekerjaan fisiknya,” sambungnya.

    Airlangga juga mengatakan, Presiden Joko Widodo juga telah memprioritaskan pengembangan transisi energi, dalam hal ini pengembangan energi yang di Kalimantan. Nantinya jika sudah beroperasi, PLTA Kayan Cascade akan menjadi bagian komitmen Indonesia dalam net zero emission (NZE) di tahun 2060.

    Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI Purn Moeldoko menegaskan bahwa pembangunan PLTA Kayan Cascade merupakan komitmen bangsa Indonesia terhadap green energy. Dikatakan Moeldoko, proyek Kayan Cascade di Kalimantan Utara ini merupakan proyek monumental bagi Indonesia untuk menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia punya semangat yang kuat dalam transformasi energi.

    Sebagai informasi, KHE adalah pemrakarsa dan pengembang proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan Cascade yang terbagi dalam 5 bendungan. Pada saat ini KHE sedang melakukan pembangunan infrastruktur awal bendungan.

    PLTA Kayan Cascade di Kalimantan Utara ini merupakan proyek raksasa. Memiliki nilai investasi lebih dari 17 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Jika dikonversi ke dalam rupiah, angka tersebut setara Rp258 triliun (asumsi kurs Rp15.178 per dolar AS).

    Diperkirakan pada 2023 akan dilanjutkan untuk membangun infrastruktur pendukung bendungan dan bangunan pengelak (diversion channel) bendungan, yang menjadi anak tangga pertama dalam tangga Cascade.

    Satoshi Matsui dalam pidatonya sebelum penandatanganan mengatakan, ia percaya bahwa PLTA Kayan Cascade akan menjadi dasar dari sejarah Sumitomo berikutnya yang akan berkontribusi pada program transisi energi nasional di Indonesia untuk pertumbuhan berkelanjutan di masa depan. Hal ini tentunya untuk meningkatkan energi terbarukan dalam bauran energi nasional, dan untuk mengurangi emisi karbon sesuai dengan komitmen nasional dalam Perjanjian Paris dan COP26. Karena itu Sumitomo akan mengembangkan PLTA Kayan Cascade bersama dengan PT Kayan Hydro Energy untuk mendukung komitmen Pemerintah Indonesia.

    Duta Besar Jepang untuk Indonesia Mr Kanasugi Kenji percaya bahwa kerja sama antara PT KHE dengan Sumitomo dalam proyek PLTA Kayan Cascade punya potensi besar dan bisa menjadi contoh kerja sama masa depan di bidang energi antara Jepang dan Indonesia.

    Seperti dikatakan Direktur Utama PT KHE Andrew Sebastian Suryali, listrik yang dihasilkan oleh PLTA Kayan Cascade ini akan menyuplai kawasan industri hijau yang dikembangkan PT. Indonesia Strategis Industri (PT ISI), dan kebutuhan listrik di Pulau Kalimantan pada umumnya.

    Dengan terbangunnya PLTA Kayan maka daya tarik kawasan industri hijau ini akan semakin kuat bagi seluruh kalangan industri yang peduli pada pengurangan emisi karbon. Dan pihak Sumitomo Corporation berencana untuk mempromosikan kawasan ini kepada perusahaan- perusahaan Jepang yang sekarang ini mempunyai komitmen yang solid untuk menggunakan energi listrik yang berasal dari sumber energi terbarukan. (***)

  • BNPT RI Kolaborasi dengan PT Pupuk Kaltim

    BNPT RI Kolaborasi dengan PT Pupuk Kaltim

    Serahkan Bantuan Senilai 400 Juta Rupiah kepada Korban Terorisme dan Teken Kerjasama Dengan PT Pupuk Indonesia Dalam Rangka Melawan Ideologi Terorisme

    JAKARTA (Lombokexpress.id) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) berkolaborasi dengan PT Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim) memberikan bantuan senilai 400 jutaan rupiah sebagai dukungan psikososial bagi 3 orang penyintas tragedi Bom Gereja Samarinda tahun 2016 dan 1 orang korban tidak langsung penyerangan terorisme Ambon, bertempat di Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat (10/10).

    Bantuan tersebut guna mendukung pemulihan dan juga pendidikan penyintas yang masih duduk di bangku sekolah.

    Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., mengapresiasi atensi PT Pupuk Kaltim dan PT Pupuk Indonesia. Dia berharap atensi yang diberikan negara dapat membantu beban orang-orang yang terdampak aksi terorisme dan meredupkan perkembangan paham radikalisme terorisme di Indonesia.

    “Mudah-mudahan bisa mengurangi beban korban aksi terorisme (penyintas) dan keluarganya agar tidak ada lagi kelompok yang termarginalkan, selain itu semoga menjadi kekuatan baru kita untuk menjaga bangsa dan negara kita dari pengaruh buruk ideologi terorisme,” kata jenderal bintang tiga tersebut.

    Direktur Utama PT Pupuk Kaltim, Rahmad Pribadi, mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan manfaat kepada masyarakat serta menjaga persatuan dan keutuhan Indonesia. Senada dengan Kepala BNPT RI, dia berharap bantuan yang diberikan dapat menggugah semangat penyintas.

    “Aksi terorisme menjadi perhatian khusus kami karena itu arahan dari Pupuk Indonesia untuk aktif menjaga persatuan kesatuan Republik Indonesia, kami berharap bisa memberikan semangat untuk menempuh pendidikan dan dampak fisik, psikologi yang dihadapi oleh korban,” ucap Direktur Utama PT Pupuk Kaltim yang merupakan anak usaha dari PT Pupuk Indonesia tersebut.

    Selain memberikan bantuan secara simbolis kepada empat penyintas, BNPT RI dan PT Pupuk Indonesia juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Sinergitas Pencegahan Tindak Pidana Terorisme. PKS ini bertujuan untuk memaksimalkan sumber daya masing-masing untuk berperan aktif melawan radikalisme dan terorisme. (has/bnpt)

  • BNPT RI Gandeng Kemendikbudristek RI Hadir di Papua

    BNPT RI Gandeng Kemendikbudristek RI Hadir di Papua

    Beri Beasiswa Bagi Generasi Muda Papua dan Bentuk Duta Damai Dunia Maya

    JAYAPURA (Lombokexpress.id) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI) hadir bagi generasi muda Papua dengan memberikan beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) kepada 60 putra-putri Papua di Jayapura pada Jumat (7/10).

    Pemberian beasiswa tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam upaya membangun kesiapsiagaan nasional dalam mencegah generasi muda dari paparan ideologi radikalisme terorisme yang menghalalkan kekerasan.

    Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., berharap beasiswa pendidikan tersebut dapat meningkatkan kualitas generasi muda untuk membangun Indonesia khususnya Papua yang maju, damai dan harmonis.

    “Kita masuk era demografi di mana usia produktif sangat dominan dan dengan SDM yang terdidik bisa menyongsong Indonesia emas, bisa membawa kemajuan Papua di masa mendatang,” kata mantan Kapolda Papua itu.L

    Lebih lanjut, Kepala LLDIKTI (Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah) Wilayah XIV, Dr. Suriel Mofu, mengapresiasi BNPT RI yang telah hadir untuk Papua. Dia optimis program beasiswa ini menjadi modal generasi muda Papua untuk melawan radikalisme terorisme dari hulu hingga ke hilir.

    “BNPT membantu kami mengawal sehingga penerima beasiswa perguruan tinggi meningkat tahun ini, kualitas (sumber daya manusia) jadi modal bangsa ini jadi bangsa yang berkualitas, mereka secara sadar memutuskan melakukan sesuatu yang melawan (radikalisme terorisme),” kata Suriel.

    Selain itu, pada kesempatan kali ini BNPT RI juga menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka mendukung pencegahan radikalisme terorisme di Papua.

    Kegiatan dimaksud diantaranya pengukuhan Duta Damai Dunia Maya Provinsi Papua, deklarasi kesiapsiagaan nasional dan penandatanganan Nota Kesepahaman antara BNPT RI dan Bamag Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia. (bnpt/has)

  • BNPT RI dan TVRI Sepakat Perangi Propaganda Terorisme

    BNPT RI dan TVRI Sepakat Perangi Propaganda Terorisme

    JAKARTA (Lombokexpress.id)– Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) dan Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) sepakati Nota Kesepahaman tentang Sinergisitas Pencegahan Tindak Pidana Terorisme di Jakarta pada Rabu (5/10).

    Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., mengatakan kerja sama dengan TVRI merupakan upaya melawan propaganda radikal terorisme.

    “Teroris itu mempropagandakan terus narasi-narasinya, hasil kerjanya, ide-idenya melalui media sosial dan media mainstream, mereka sangat sadar menggunakan media,” kata Boy Rafli.

    Mantan Kadiv Humas Polri ini mengajak TVRI menjadi bagian dalam membangun kontra narasi untuk memperkokoh kecintaan masyarakat terhadap NKRI.

    Dia menjelaskan karakter yang disebarluaskan kelompok teror diantaranya hasutan untuk memusuhi konstitusi dan ideologi negara, perilaku intoleran dan eksklusif, menghalalkan segala cara, dan anti kemanusiaan.

    Lebih lanjut, kerap kali mereka membalut karakter tersebut dengan narasi agama sehingga mudah diterima oleh masyarakat.

    Oleh karena itu propaganda tersebut harus dilawan dengan narasi yang mempromosikan moderasi beragama, budaya bangsa, serta empat nilai konsensus kebangsaan yakni Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945, dan NKRI.

    “Perlu kita ingatkan dari generasi ke generasi karena empat konsensus itu jati diri bangsa kita,” pesannya.

    Mendukung pernyataan Boy Rafli, Direktur Utama LPP TVRI, Imam Brotoseno berharap nota kesepahaman yang diteken hari ini membawa dampak positif bagi Indonesia.

    “Dengan kerja sama ini saya mengharapkan TVRI dan BNPT kelak akan membuat perubahan demi tegaknya kesatuan dan kedaulatan di negeri kita NKRI,” imbuhnya.

    Imam menyampaikan jika TVRI siap menjadi alat kontrol dan perekat sosial guna melakukan pencegahan tindak pidana terorisme dengan membangun narasi yang menguatkan persatuan dan kesatuan. (bnpt/has)

  • Kepala BNPT RI Hadiri Upacara Peringatan HUT TNI ke 77: Semoga TNI Semakin Kuat Dalam Melindungi NKRI

    Kepala BNPT RI Hadiri Upacara Peringatan HUT TNI ke 77: Semoga TNI Semakin Kuat Dalam Melindungi NKRI

    JAKARTA (Lombokexpress.id)– Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI), Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar,M.H menghadiri Upacara Peringatan ke-77 Hari Tentara Nasional Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta Pusat pada Rabu (05/10).

    Memimpin jalannya upacara, Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo menuturkan bahwa TNI secara bertahap harus melanjutkan pemenuhan minimum essential force. Pembangunan kekuatan perlu terus selaras dengan pembangunan nasional dan program bela negara perlu dilanjutkan sesuai prinsip – prinsip demokrasi untuk mempertahankan kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara sesuai dengan Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945.

    “Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi – tingginya kepada keluarga besar TNI yang terus menjaga kedaulatan bangsa, menjaga NKRI berdasarkan Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945 serta melindungi seluruh tumpah darah Indonesia,” jelas Presiden Joko Widodo.

    Dalam kesempatan yang baik tersebut, Kepala BNPT RI menyampaikan harapannya agar TNI dapat terus menjaga kedaulatan NKRI dan melindungi seluruh rakyat Indonesia.

    “Semoga TNI semakin jaya, semakin kuat menjaga NKRI, semakin kuat dalam melindungi rakyat Indonesia,” ucap Boy Rafli Amar.

    Presiden Jokowi didampingi oleh Wakil Presiden Prof. Dr. (HC.) K. H. Ma’ruf Amin, Presiden RI ke-5 Megawati Sukarnoputri, Menteri Pertahanan Indonesia, Letnan Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo, dan Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., P.Hd. Upacara Peringatan Hut TNI ke-77 dengan tema “TNI Adalah Kita” turut dimeriahkan oleh atraksi udara dan marching band TNI. (has/bnpt)