Blog

  • BNPT dan Pemkab Morowali Resmikan KTN Seluas 7 Hektare

    BNPT dan Pemkab Morowali Resmikan KTN Seluas 7 Hektare

    Sebagai Sarana Integrasi Mitra Deradikalisasi dan Masyarakat

    MOROWALI (Lombokexpress.id) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Morowali meresmikan Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) seluas 7 hektare di Desa Bahoea Reko-Reko, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah pada Selasa (27/09).

    Peresmian KTN Morowali ini secara simbolis diawali dengan dengan penanaman jagung. Kawasan itu diharapkan bisa menjadi sarana untuk mengintegrasikan antara mitra deradikalisasi dan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan.

    “Dengan berbasiskan program pembangunan kesejahterahan, KTN diharapkan bisa menjadi sarana untuk mengintegrasikan antara mitra deradikalisasi dan masyarakat. Jadi ini bukan milik BNPT, tetapi ini adalah milik masyarakat. Kami hanya sebagai fasilitator, ” ujar Kepala BNPT RI, Komjen. Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H.

    Boy mengatakan jika di lahan tersebut, program pertanian dan peternakan akan menjadi fokus pembangunan yang diharapkan dapat menjadi tempat asimilasi antara mitra deradikalisasi dengan warga sekitar dalam memanfaatkan lahan untuk kesejahteraan bersama sekaligus dapat meningkatan ekonomi Kabupaten Morowali.

    “Ini adalah wujud dari proses reintegrasi sosial. Maka dari itu BNPT mengembangkan strategi pentahelix atau multipihak agar bersama-sama menyejahterakan mitra deradikalisasi dan juga masyarakat sekitar,” kata Kepala BNPT RI.

    Seolah mengamini pernyataan Kepala BNPT, Bupati Morowali, Drs. Taslim, mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Morowali sangat mendukung kegiatan KTN di Kabupaten Morowali. Taslim melihat sisi positif dalam rangka menyediakan lahan agar membangun keterlibatan masyarakat dalam meningkatkan ketersediaan pangan guna mendukung kebutuhan industri.

    “Tentu dengan kita mengembangkan seluruh potensi sumber daya alam kita terutama pertanian akan memberikan kontribusi besar kepada masyarakat kami, untuk menyiapkan kebutuhan pangan di beberapa kawasan industri di Morowali,” terang Bupati Morowali.

    Dirinya juga berharap hasil pertanian dari program KTN ini mampu menjangkau desa-desa lain untuk mendukung ketahanan pangan Morowali.

    Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNPT RI menyaksikan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BNPT RI yang diwakili Sekretaris Utama BNPT RI, Mayjen TNI Dedi Sambowo, S.IP., dan Pemerintah Kabupaten Morowali diwakili oleh Bupati Morowali.

    Selain Kepala BNPT RI, peresmian KTN Morowali juga dihadiri oleh Bupati Morowali, Direktur Jendral Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Plh. Satgas Daerah Sinergisitas Sulawesi Tengah, yang mewakili Rektor Universitas Tadulako serta 10 perwakilan mitra deradikalisasi.
    Secara umum, program KTN memiliki 3 pendekatan yaitu Edukasi, Ekonomi dan Pariwisata. Dalam pemilihan lokasi, KTN berada di kawasan wisata yang berkaitan dengan alam dan dikelola secara langsung oleh mitra deradikalisasi. Selain membantu perekonomian mitra deradikalisasi, program ini juga membantu memajukan ekonomi kreatif masyarakat sekitar kawasan KTN.

    Sebelumnya BNPT RI bersama K/L dan Pemerintah Daerah telah meresmikan KTN di beberapa wilayah, yaitu di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur; di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat; di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat dan di Desa Bansari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. (has/bnpt)

  • BNPT Ajak Masyarakat Ikut Melawan Propaganda Radikal di Medsos

    BNPT Ajak Masyarakat Ikut Melawan Propaganda Radikal di Medsos

    JAKARTA (Lombokexpress.id) – BNPT RI terus melebarkan sayap kerja sama multipihak dalam pencegahan terorisme. Sebagai salah satu unsur pentahelix, masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menghidupkan kembali semangat empat konsensus kebangsaan dan mengamalkannya di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.

    Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., mengatakan peran tersebut krusial di saat kelompok teror menggunakan media sosial dalam menebar propaganda. Menurutnya, kontra radikalisasi melalui kemampuan literasi digital harus ditingkatkan dan ditularkan ke seluruh lapisan masyarakat untuk menangkal propaganda radikal.

    “Kita harus multipihak melakukan literasi menyakinkan bahwa bangsa Indonesia tidak seperti yang dipropagandakan (kelompok teror) di medsos,” kata Boy Rafli saat silaturahmi kebangsaan bersama Grup Harmoni Indonesia pada Jumat (23/9).

    Lebih lanjut, dia juga mengajak civil society menjadikan Pancasila sebagai fondasi dalam berbangsa dan bernegara, moderasi beragama, penguatan budaya, serta mendukung pembangunan kesejahteraan bagi mitra deradikalisasi dan penyintas.

    “Di bidang pencegahan kita lakukan penegakan empat konsensus negara kita, kita coba mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mencintai bangsanya sendiri,” tegasnya. (has/bnpt)

  • Serius Tanggapi Isu Terrorist Financing, BNPT Tuai Apresiasi

    Serius Tanggapi Isu Terrorist Financing, BNPT Tuai Apresiasi

    JAKARTA (Lombokexpress.id) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) melalui Direktorat Perangkat Hukum Internasional (PHI) bekerjasama dengan PPATK adakan Focus Group Discussion dengan instansi terkait untuk menyusun tanggapan terkait isu Terrorist Financing Preventive Measures and Targeted Financial Sanction.

    Acara yang merupakan tindak lanjut dari On Site Visit ini digelar 2 hari sejak 22 September 2022 di Jakarta.

    “Hari ini kami bekerjasama dengan PPATK, melakukan FGD dalam rangka penyusunan tanggapan terhadap pertanyaan Tim Asesor FATF terkait Terrorist Financing Preventive Measures and Targeted Financial Sanction,” jelas Direktur PHI, Laksma TNI Joko Sulistyanto, S.H., M.H.

    Sebelumnya, hasil draft_pertama MER Indonesia telah disampaikan pada tanggal 5 September 2022 dengan nilai yang cukup baik. Akan tetapi, untuk keanggotaan penuh FATF perlu dilakukan upgrade pada minimal 2 Immediate Outcomes (IO), serta menjawab pertanyaan-pertanyaan dari Tim Asesor FATF.

    “Terhitung dari 11 immediate outcomes (IO), Indonesia mendapatkan nilai substantial di tiga IO, yakni IO 1 terkait risk, policy, and coordination, IO 6 terkait Financial Intelligence, dan IO 9 terkait Terrorist Financing Investigation and Prosecution, serta nilai moderate di delapan IO lainnya. Prestasi tersebut tentu mengantarkan Indonesia lebih dekat pada keanggotaan penuh FATF, tetapi masih perlu melakukan upgrade, serta menjawab pertanyaan-pertanyaan dari Tim Asesor FATF,” ujarnya.

    Dirinya juga menambahkan jika keanggotaan penuh FATF merupakan perjuangan yang sangat membutuhkan keseriusan.

    “Perjuangan kita sudah sangat panjang, keseriusan negara kita terkait pemberantasan TPPU dan TPPT dilihat melalui keanggotaan FATF ini. Prosesnya dilihat mulai dari pencegahannya, bagaimana penindakan sampai pembekuan aset,” paparnya.

    Direktur Strategi dan Kerja Sama Internasional PPATK, Tuti Wahyuningsih mengapresiasi kecepatan dan keseriusan BNPT tangani penyusunan draft ini.

    “PPATK mengapresiasi kecepatan dan keseriusan BNPT menyusun tanggapan ini apalagi terkait _terorist financing_, BNPT langsung merespon dan mengadakan kegiatan ini. Untuk diketahui minggu ini kita banyak duduk bersama dengan K/L untuk membersihkan teksnya, lalu teks yang clean akan di-share dan rencananya 29 September kita coba rapat teknis,” terangnya.

    Terhitung 11 instansi berpartisipasi dalam kegiatan ini, beberapa diantaranya Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Agama, unit kerja terkait dari Kepolisian RI, unit kerja terkait dari PPATK. Bersinergi bersama menyusun tanggapan yang komprehensif sebelum diserahkan pada FATF sebelum 3 Oktober mendatang. (has/bnpt)

  • BNPT Adakan Sinergisitas Award 2022

    BNPT Adakan Sinergisitas Award 2022

    Bentuk Apresiasi kepada K/L Tim Sinergisitas Penanggulangan Terorisme

    JAKARTA (Lombokexpress.id)– Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) memberikan apresiasi kepada Kementerian/Lembaga (K/L) yang terlibat dalam kegiatan sinergisitas antar K/L melalui Sinergisitas Award “Sinergi untuk Negeri” yang berlangsung di Gedung Pewayangan Kautaman TMII, Jakarta, Rabu (21/9).

    Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., mengatakan apa yang telah dilakukan tim Sinergisitas K/L yang berjumlah 46 ditambah Dewan Pers ini patut mendapatkan apresiasi.

    “Adanya tim Sinergisitas partisipasinya luar biasa. Semua K/L telah memberikan kontribusi,” katanya.

    Boy Rafli menambahkan peran tim Sinergisitas sangatlah krusial mengingat terorisme merupakan musuh bersama. Kerja sama yang baik dalam penanggulangan terorisme merupakan bukti negara hadir mencegah masyarakat Indonesia dari paparan intoleransi, radikalisme dan terorisme.

    “Terorisme merupakan musuh bersama dan siap pun dapat menjadi korban, semua orang bisa terpapar. Terima kasih partisipasi tim Sinergisitas K/L untuk menciptakan Indonesia yang aman, sejahtera dan berdaulat,” ujarnya.

    Kepala BNPT berharap hasil kerja yang dilakukan bersama tim Sinergisitas ini dapat terus berlangsung dan meningkat serta berpengaruh nyata kepada seluruh masyarakat Indonesia.

    Penerima Sinergisitas Award di Bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yaitu Kementerian Pertanian (Bantuan Fisik Terbanyak), Kementerian Keuangan (Bantuan Non Fisik Terbanyak), Kementerian Koordinator Perekonomian (Laporan Pelaksanaan Rencana Aksi Terbaik), Kementerian Ketenagakerjaan (Koordinasi Terbaik), Kementerian BUMN (Dampak Langsung kepada Masyarakat Terbaik).

    Pemenang kategori penghargaan di bawah Kementerian Bidang Politik, Hukum dan Keamanan yaitu Kementerian Komunikasi dan Informasi (Bantuan Fisik Terbanyak), Badan Intelijen Negara (Bantuan Non Fisik Terbanyak), Kejaksaan RI (Laporan Pelaksanaan Rencana Aksi Terbaik),Kementerian Hukum dan HAM (Koordinasi Terbaik), Badan Intelijen Strategis (Dampak Langsung kepada Masyarakat Terbaik).

    Sementara itu pemenang penghargaan di bawah Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan diberikan kepada Kementerian Sosial (Bantuan Fisik Terbanyak), Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (Bantuan Non Fisik Terbanyak), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Laporan Pelaksanaan Rencana Aksi Terbaik), Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Koordinasi Terbaik) serta Kementerian Agama (Dampak Langsung kepada Masyarakat Terbaik).

    Sedangkan pemenang penghargaan di bawah Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi jatuh kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Bantuan Fisik Terbanyak), Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Bantuan Non Fisik Terbanyak), Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (Laporan Pelaksanaan Rencana Aksi Terbaik), Kementerian Perhubungan (Koordinasi Terbaik) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Dampak Langsung kepada Masyarakat Terbaik).

    Dalam Sinergisitas Awards ini, Kemenkopolhukam dan Fasilitator Daerah bernama Burhan mendapatkan Honorable Mention atas dukungan terbaiknya kepada tim Sinergisitas K/L.

    Sinergisitas Award merupakan apresiasi yang diberikan kepada K/L yang telah berperan aktif mendukung program penanggulangan terorisme melalui pelaksanaan rencana aksi di lokus sinergisitas yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tengah. (has/bnpt)

  • Ubah Pola Pikir Mitra Deradikalisasi dan Kelompok Rentan

    Ubah Pola Pikir Mitra Deradikalisasi dan Kelompok Rentan

    Tim Sinergisitas Realisasikan 167 Pembangunan Fisik dan Non Fisik

    JAKARTA (Lombokedpress.id)–Tim Sinergisitas Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) telah melaksanakan 167 aktivitas pembangunan fisik dan non fisik di lima provinsi sasaran. Tim yang terdiri 46 Kementerian/Lembaga (K/L) perlu terus mengembangkan program ini demi terciptanya transformasi mindset penerima sasaran yaitu mitra deradikalisasi, penyintas, serta orang dan kelompok orang yang rentan terpapar radikalisme terorisme.

    “Kita bersama telah mempersempit ruang gerak kelompok tersebut dengan program-program transformasi mindset, kita harus memberikan dan mengembangkan dampak positif yang berkelanjutan,” kata Sekretaris Utama BNPT RI, Mayjen TNI Dedi Sambowo, S.IP dalam rapat koordinasi bersama K/L tim Sinergisitas pada hari Rabu (21/9).

    Jenderal TNI bintang dua ini juga menyampaikan masih terdapat sebanyak 284 aksi yang masih dalam proses realisasi di lima wilayah sasaran; Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Tengah. Melihat keterlibatan aktif tim sinergisitas, Dedi turut mengapresiasi 46 K/L yang tergabung dalam sinergisitas. Dia berpesan agar tim Sinergisitas terus meningkatkan dukungannya.

    46 K/L yang terlibat melakukan pembangunan di 12 klaster, mulai dari pembangunan dan pemenuhan sarana infrastruktur, pemberian beasiswa, pelatihan ketenagakerjaan, diseminasi informasi dalam rangka kontra radikalisasi, bantuan kepada penyintas, hingga pembangunan Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) sebagai sarana deradikalisasi dan reintegrasi sosial. (has/bnpt)

  • Rumah Wabup Lobar Dilalap si Jago Merah

    Rumah Wabup Lobar Dilalap si Jago Merah

    LOBAR (Lombokexpress.id)–Wakil Bupati (Wabup) Lombok Barat (Lobar) Hj Sumiatun dapat musibah. Rumah pribadinya di Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, hangus dilalap api, Rabu (21/9/2022).

    Musibah memilukan itu terjadi sekitar pukul 13.30 WITA. Gambar, video serta berita atau informasinya cepat menyebar ke group group WAG.

    Proses pemadaman api yang menghanguskan rumah orang nomor dua di Lombok Barat itu, melibatkan warga dan petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) serta dibantu Polres Lobar.

    Tiga unit mobil Damkar dibantu 1 (satu) unit mobil water canon Polres Lobar dikerahkan. Butuh waktu lebih dari dua jam untuk menjinakkan si jago merah itu.

    Saat kebakaran terjadi Wabup Lobar Hj Sumiatun dikabarkan masih sedang berada di kantornya di Gerung. Kerugian akibat kebakaran juga belum dapat ditaksir. Pihak terkait juga masih menyelidiki penyebab kebakaran. (red)

  • Bahas Kearifan Lokal Betawi Dalam Mencegah Ideologi Transnasional

    Bahas Kearifan Lokal Betawi Dalam Mencegah Ideologi Transnasional

    BNPT RI Beraudiensi dengan FKDM Provinsi DKI Jakarta

    SENTUL (Lombokexpress.id)– Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) menerima audensi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi DKI Jakarta di Kantor BNPT RI Sentul, Kab. Bogor pada Selasa (20/9).

    Dalam audensi ini Kepala BNPT Komjen. Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., berbincang dengan Ketua FKDM, Drs. H. Munir Arsyad, MPD terkait dukungan FKDM untuk menjadi inisiator dalam kegiatan-kegiatan bercorak budaya Betawi sebagai upaya penguatan nilai-nilai kebudayaan lokal untuk menangkal ideologi transnasional, radikalisme dan terorisme di wilayah DKI Jakarta.

    “Penguatan budaya lokal. Bangun budaya Betawi dalam rangka melawan ideologi transnasional,” katanya.

    Kepala BNPT berharap FKDM DKI Jakarta dapat memaksimalkan ruang publik di DKI Jakarta untuk aktif melakukan sosialisasi membangun kesadaran masyarakat akan ancaman radikalisme dan terorisme dengan konsep Warung Wadah Akur Rukun Usaha Naruni Gelorakan (Warung) NKRI.

    “Penggunaan ruang publik dapat dimanfaatkan untuk melakukan sosialisasi dan diskusi kebangsaan dalam membangkitkan kesadaran masyarakat. Nanti warga RT dan RW dapat berkumpul. FKDM dapat menjadi fasilitator dan narasumber,” jelasnya.

    Dalam pertemuan ini, Kepala BNPT juga melihat kemungkinan kerja sama terutama di bidang pencegahan radikalisme dan terorisme di wilayah DKI Jakarta.

    Sementara itu, Ketua FKDM DKI Jakarta menyatakan kesiapannya untuk membantu sekaligus mendukung program BNPT dalam rangka menjaga seluruh masyarakat Indonesia dari ancaman radikalisme dan terorisme.

    “Kita akan terus siap menerima arahan dan kerja sama dari BNPT,” ujarnya. (has/bnpt)

  • Kepala BNPT RI Beri Penghormatan Terakhir pada Azyumardi Azra

    Kepala BNPT RI Beri Penghormatan Terakhir pada Azyumardi Azra

    Turut Berperan dalam Upaya Pencegahan Terorisme Semasa Hidup

    JAKARTA (Lombokexpress.id)– Kepala BNPT RI Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar memberikan penghormatan terakhir pada prosesi pemakaman Azyumardi Azra di di Taman Makam Pahlawan Kalibata, pada Selasa (20/9). Prosesi pemakaman dilakukan secara militer dan dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhajir Effendy.

    Semasa hidup, Azyumardi Azra telah mengabdikan diri untuk turut dalam upaya pencegahan terorisme dengan menjadi kelompok ahli bidang agama BNPT periode 2016 – 2022. Lewat beragam langkah konkret, Azyumardi Azra berjuang bersama BNPT. Mulai dari mengajak masyarakat mengenali ciri – ciri kelompok radikal, pelibatan lembaga dakwah kampus, dukungan pemblokiran situs – situs yang mengandung ajaran kebencian dan kekerasan, hingga terlibat dalam program deradikaliasi BNPT telah ia lakukan.

    Dalam berbagai kesempatan, dirinya pun kerap membagikan pesan tentang kunci keberhasilan deradikaliasi yakni memiliki semangat kebangsaan dan cinta tanah air.

    “Nilai-nilai moderasi dan cinta tanah air adalah pilar keutuhan NKRI yang harus tetap hidup dan cinta terhadap negeri merupakan bagian dari deradikalisasi itu sendiri,” pesannya dalam berbagai kesempatan.

    Turut hadir dalam prosesi pemakaman tokoh – tokoh negara maupun petinggi agama, diantaranya Wakil Presiden Republik Indonesia ke 10 dan 12 Jusuf Kalla, Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, Ketua DPR RI 1999 – 2004 Akbar Tanjung, serta imam besar Masjid Istiqlal Nasarudin Umar. (has/bnpt)

  • Kepala BNPT Ajak Mahasiswa Lawan Radikalisme di Media Sosial

    Kepala BNPT Ajak Mahasiswa Lawan Radikalisme di Media Sosial

    JAKARTA (Lombokexpress.id)- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI), Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., menegaskan propaganda radikalisme terorisme menguat karena adanya hegemoni media sosial.

    Kelompok teror menyadari penggunaan media sosial dapat menarik simpati dan semangat kolektif dalam waktu yang singkat. Mereka biasanya melakukan propaganda dengan menunggangi isu-isu strategis yang dapat menciptakan ketidakpercayaan terhadap pemerintah.

    “Propaganda kelompok teror yang menentang negara memanfaatkan isu ekonomi dan isu lainnya. Ini cara mereka yang ingin terjadinya distrust kepada pemerintah,” kata Boy Rafli saat mengisi perkuliahan bagi 210 Mahasiswa STIK-PTIK, Senin (19/9).

    Boy Rafli juga menambahkan politik identitas juga dimainkan kelompok teror dalam menciptakan polarisasi di masyarakat. Jika tidak diantisipasi, polarisasi ini dapat melahirkan sel-sel terorisme baru bahkan pelaku tunggal atau lone-wolf.

    “Politik identitas dimainkan karena tujuan politiknya mirip dengan kelompok teror. Jika tidak terkendali bisa melahirkan kelompok teroris dalam masyarakat,” lanjut jenderal bintang tiga tersebut.

    Sebagai salah satu unsur pentahelix yang berperan dalam penanggulangan radikalisme dan terorisme, Polri menjadi mitra BNPT RI dalam melakukan transformasi 5 bidang. Yaitu wawasan kebangsaan, pembangunan kesejahteraan, moderasi beragama, akar budaya bangsa, dan revitalisasi nilai Pancasila.

    Dia menilai transformasi tersebut dapat memproteksi masyarakat dari propaganda radikalisme terorisme yang beredar di dunia maya.

    “Negara punya tugas dalam memproteksi warga negara agar tidak terlibat terorisme. Oleh karena itu transformasi tersebut harus kita lakukan bersama dengan stakeholders lain,” tutup Kepala BNPT RI itu. (has/bnpt)

     

  • Siap Berkontribusi dalam Program Warung NKRI BNPT

    Siap Berkontribusi dalam Program Warung NKRI BNPT

    FKPM Da’i Kamtibmas Nasional Indonesia Berkomitmen Perkuat Wawasan Kebangsaan

    SENTUL (Lombokexpress.id)- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indoneska (BNPT RI) diwakilkan oleh Kepala Biro Perencanaan, Hukum dan Humas, Bangbang Surono, Ak.,M.M. menerima audiensi Forum Kemitraan Polisi Masyarakat ( FKPM ) Da’i Kamtibmas Nasional Indonesia di Kantor BNPT Sentul, Senin (19/09).

    Audiensi dan silahurahmi ini bertujuan untuk membahas bentuk kerjasama antara kedua belah pihak, terutama dalam mendukung program Warung NKRI BNPT RI.

    “9 Warung NKRI tersebar di seluruh Indonesia, program ini mengusung strategi pentahelix. Mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, media dan masyarakat. Maka, kerjasama dengan FKPM ini penting dilakukan,” ujar Karoren BNPT.

    Sekretaris Jendral FKPM, H. Edy Supriyadi, MM menyambut baik adanya kerjasama ini, mengingat baginya tujuan FKPM selaras dengan BNPT RI yakni menjaga keutuhan NKRI.

    “Program BNPT sangat cocok dengan tugas kami yakni menjaga keutuhan NKRI,” ujar dia.

    Dirinya pun menambahkan jika selama ini FKPM telah melakukan serangkaian pembinaan untuk mempersiapkan penceramah agama yang moderat.

    “Sebagai informasi kami memiliki program Green Dakwah dimana program itu memberikan kesempatan kami untuk memverifikasi Da’i – Da’i yang tidak hanya menguasai bidang agama tetapi juga wawasan kebangsaan, sejauh ini jumlahnya sudah 8.000 lebih. Daftar – daftar Da’i yang sudah terverifikasi bisa di akses di aplikasi ustadzkita yang baru launching pada 6 September silam,” terangnya.

    Bentuk – bentuk kegiatan yang akan dilakukan dalam ruang lingkup kerjasama ini, diantaranya menghadirkan penceramah agama yang juga menguasai wawasan kebangsaan dalam acara – acara tertentu yang akan diadakan di lokasi Warung NKRI, mendesain pendirian Warung NKRI di pesantren sebagai salah satu percontohan, serta rencana memperlengkap penceramah agama dengan narasi – narasi anti terorisme melalui pelatihan dan sertifikasi. Kerjasama ini juga akan ditindaklanjuti dengan adanya penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

    Kerjasama ini diharapkan akan memperkuat program Warung NKRI dalam menyebarkan semangat anti radikalisme dan terorisme, serta mempertahankan corak Islam Indonesia yang moderat, tasamuh (toleran), tawazun (seimbang) dan itidal (lurus). (has/bnpt)