Blog

  • Bahas Kontribusi Anak Bangsa Menyebarkan Vaksin Kebangsaan Melawan Paham Radikalisme

    Bahas Kontribusi Anak Bangsa Menyebarkan Vaksin Kebangsaan Melawan Paham Radikalisme

    Kepala Biro Perencanaan, Hukum dan Humas Audiensi dengan FAMII

    SENTUL (Lombokexpress.id)– Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) diwakili oleh Kepala Biro Perencanaan Hukum dan Hubungan Masyarakat Bangbang Surono,Ak.,M.M menerima audiensi Front Anak Muda Indonesia Institute (FAMII), yang diwakili oleh Ketua Umum Famii, Usra Waiulung di Gedung Baladika, Sentul, pada Senin (12/9).

    Karorenhukmas BNPT menyambut baik silaturahmi yang dilakukan oleh pengurus FAMII. Dia menyampaikan bahwa setiap elemen bangsa memilki kontribusi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Indonesia Republik Indonesia (NKRI).

    “Semua memiliki kontribusi bagi keutuhan Indonesia,” ujar Bangbang.

    Bangbang juga menyampaikan BNPT RI tidak dapat bekerja sendiri dalam menyampaikan vaksin kebangsaan agar setiap anak bangsa dapat imun dari penyebaran paham intoleran, radikalisme dan terorisme, perlu peran banyak pihak.

    “Kita vaksin masyarakat agar tidak mudah terpapar paham kontemporer yang tidak sesuai dengan ideologi Pancasila,” katanya.

    BNPT terus berupaya membangun kerjasama dengan banyak pihak, mulai dari akademisi, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, pemerintah hingga media dalam membangun kewaspadaan nasional dalam menghadapi ancaman radikalisme dan terorisme di masyarakat.

    Dalam pertemuan tersebut, Ketua FAMII mendukung apa yang disampaikan Bangbang Surono. Menurutnya sebagai anak bangsa sangat penting untuk mengantisipasi pemikiran-pemikiran yang tidak sesuai dengan konsensus bangsa Indonesia.

    “Pemikiran-pemikiran radikal harus diantisipasi di setiap daerah,” kata Usra.

    Usra juga mengatakan jika pihaknya siap bekerja sama dengan BNPT untuk melawan narasi atau pemikiran-pemikiran radikal yang beredar di media sosial. Menurutnya pengaruh melalui media sosial sangatlah cepat.

    Dalam pertemuan tersebut, Kepala Biro Perencanaan Hukum dan Humas didampingi juga oleh Kepala Bagian Hukum dan Humas, Astuti Idris, S.Sos, Koordinator Perencanaan, Iwan Dwi Susanto, SE.,M.Ak dan beberapa Pejabat Fungsional pada Biro Perencanaan, Hukum dan Humas serta Pengurus FAMII. (has/bnpt)

  • Perumusan Program Deradikalisasi Tepat Sasaran

    Perumusan Program Deradikalisasi Tepat Sasaran

    BNPT RI, Kemenkumham RI dan Polri Lakukan Identifikasi dan Penilaian terhadap 68 Napiter

    JAKARTA (Lombokexpress.id)- BNPT RI bersama Kemenkumham RI dan Polri melakukan identifikasi dan penilaian terhadap 68 narapidana tindak pidana terorisme yang berada di Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur dan Lapas Khusus kelas IIA Gunung Sindur pada tanggal 12-14 September 2022.

    Identifikasi dan penilaian menjadi tahapan pertama dalam program deradikalisasi. Hasil identifikasi ini menjadi acuan dalam melakukan tahapan-tahapan deradikalisasi selanjutnya yakni rehabilitasi, reedukasi dan reintegrasi sosial.

    Sekretaris Utama BNPT RI, Mayjen TNI Dedi Sambowo, S.IP., menilai identifikasi dan penilaian menjadi tahapan yang penting untuk menentukan metode pembinaan napiter hingga ke tahap akhir. Dia berharap melalui hasil asesmen ini BNPT RI, Kemenkumham RI dan Polri dapat merumuskan program deradikalisasi yang tepat sasaran.

    “Betapa pentingnya proses identifikasi setelah orang ini jadi tersangka, sehingga saya berharap rapat kerja (identifikasi dan penilaian) ini dapat menciptakan produk-produk yang jitu menurut tingkat keterpaparannya,” kata Dedi Sambowo.

    Selain itu Direktur Deradikalisasi BNPT RI, Prof. Irfan Idris, mengatakan inti dari program deradikalisasi terdiri atas tiga unsur yaitu pembinaan, pendampingan dan pemberdayaan.

    Kegiatan pembinaan dilakukan melalui pembinaan wawasan kebangsaan, keagamaan dan kewirausahaan. Pendampingan, menurut Irfan Idris, dilakukan bersama unsur masyarakat agar tidak ada penolakan maupun stigma buruk terhadap napiter. Pemberdayaan dalam hal ini merupakan bagian dari reintegrasi sosial.

    Direktur Deradikalisasi berharap identifikasi dan penilaian ini dapat memperkuat aktivitas pembinaan, pendampingan dan pemberdayaan napiter dalam program deradikalisasi.

    “Agar kegiatan ini bisa memperkuat dan menginspirasi tahapan-tahapan deradikalisasi selanjutnya,” jelasnya. (has/bnpt)

  • BNPT-Kantor Kontra Terorisme PBB Perkuat Kerjasama Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan

    BNPT-Kantor Kontra Terorisme PBB Perkuat Kerjasama Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan

    NEW YORK (Lombokexpress.id)– Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) terus memperkuat kerjasama dengan Kantor Kontra Terorisme Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Nations Office of Counter Terrorism (UNOCT).

    Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Boy Rafli Amar, bersama dengan Ketua LPSK, Hasto Atmojo Suroyo, didampingi Deputi Bidang Kerjasama Internasional BNPT bertemu dengan Wakil Sekretaris Jenderal Kantor Kontra Terorisme PBB, H.E. Mr. Vladimir Voronkov, pada Jumat 9 September 2022.

    Pertemuan dengan Voronkov dilakukan dalam rangkaian kunjungan kerja BNPT ke New York untuk menghadiri “The First United Nations Global Congress of Victims of Terrorism”.

    Dalam pertemuan tersebut, Kepala BNPT sempat berbincang mengenai rencana kunjungan UNOCT ke tanah air pada 29 November – 2 Desember 2022 untuk penguatan kerja sama internasional penanggulangan terorisme kedua lembaga.

    UNOCT direncanakan berkunjung dalam rangka membahas serta mengidentifikasi prioritas dan kebutuhan Pemerintah Indonesia dalam cakupan Global Programme on Vulnerable Targets Protection dengan K/L terkait di Indonesia.

    “BNPT menyambut baik rencana kunjungan tersebut dan siap untuk mengkoordinasikan pertemuan UNOCT dengan K/L terkait,” kata Kepala BNPT.

    BNPT dan UNOCT juga bakal membahas perkembangan Bali Work Plan 2019-2025. Bali Work Plan ini merupakan upaya Indonesia bersama seluruh negara ASEAN dalam menggandeng badan-badan internasional untuk membicarakan persoalan keamanan yang sangat mendasar berkaitan dengan violent extremism dan deradikalisasi.

    UNOCT saat ini tengah menyiapkan sejumlah program yang bertujuan memperkuat implementasi Bali Work Plan 2019-2025, khususnya terkait dengan sarana untuk penuntutan, rehabilitasi, dan reintegrasi (PRR) dan pengembangan kapasitas.

    Sebelumnya, pada 10-12 Mei 2022 lalu, BNPT diundang untuk menghadiri pertemuan tingkat Asia the National Focal Points (NFPs) Regional Forum for Asia and the Pacific on Global Programme on Security of Major Sporting Events and Promotion of Sport and its Values to Prevent Violent Extremism di Thailand.

    “Pada kesempatan tersebut Indonesia menyampaikan pengalaman serta praktik baik dalam menangani ancaman terorisme khususnya terkait kegiatan perhelatan olahraga, dan peran duta damai dalam pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan,” kata Boy Rafli.

    Sejauh ini, BNPT dan UNOCT jiga telah terlibat dalam berbagai kerjasama strategis penanggulangan terorisme, khususnya di tingkat nasional dan regional Asia Tenggara.

    Beberapa program kerja sama yang telah berjalan dalam mendukung prioritas Pemerintah terkait terorisme, antara lain dalam hal perlindungan obyek vital; pencegahan dan perlindungan pekerja migran di Asia Tenggara dari kerentanan ekstremisme berbasis kekerasan; upaya memperkuat implementasi Bali Work Plan 2019-2025 dalam mempromosikan pencegahan dan penanggulangan violent extremism (P/CVE) di lingkup regional; serta dalam hal kerja sama teknis.

    BNPT juga terus memperkuat peluang kerjasama dengan UNOCT melalui kerangka South-South Cooperation yang jadi salah satu fokus UNOCT.

    Best practices bidang P/CVE dengan kepemimpinan Indonesia di Asia Tenggara, serta keketuaan Indonesia di ASEAN pada 2023, dipandang dapat memberikan manfaat dalam memperkuat kerangka South-South Cooperation.

    Oleh karena itu UNOCT ingin mengeksplorasi lebih lanjut peluang kerjasama CT/PCVE ini dengan BNPT, mengidentifikasi bentuk-bentuk dukungan yang dapat dilakukan oleh UNOCT kepada Pemerintah Indonesia, sejalan dengan prioritas di tingkat nasional, regional dan global dalam bidang penanggulangan terorisme. (has/bnpt)

  • Bicara di Markas PBB, Kepala BNPT RI Tegaskan Komitmen Negara Lindungi Hak Korban Terorisme

    Bicara di Markas PBB, Kepala BNPT RI Tegaskan Komitmen Negara Lindungi Hak Korban Terorisme

    NEW YORK (Lombokexpress.id)– Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI), Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., memimpin Delegasi Indonesia pada The First United Nations Global Congress of Victims of Terrorism yang digelar di Markas Besar PBB New York pada 8-9 September 2022. Kongres Global Pertama ini menjadi forum diskusi mengenai pemenuhan dan perlindungan hak dan kebutuhan korban terorisme.

    Kepala BNPT RI menjelaskan upaya pemerintah Indonesia dalam pemenuhan hak dan kebutuhan korban terorisme melalui penguatan kerangka legislasi dan pemberian kompensasi kepada korban terorisme masa lalu dan masa kini, termasuk korban yang merupakan warga negara asing.

    “Terhitung sejak tahun 2002 hingga 2022, Pemerintah telah memberikan kompensasi kepada lebih dari 700 korban terorisme,” jelas Boy Rafli.

    Selain itu, Boy juga menyatakan bahwa pemerintah melalui BNPT RI dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) juga memberikan bantuan lain berupa bantuan medis, atau rehabilitasi psikososial dan psikologis.

    “Pemerintah juga memberikan bantuan medis, rehabilitasi psikososial dan psikologis serta bantuan lain,” lanjutnya.

    Komitmen negara untuk memenuhi hak dan kebutuhan korban diperkuat dengan sejumlah terobosan flagship program BNPT diantaranya melalui silahturahmi kebangsaan, sebuah forum rekonsiliasi yang mempertemukan penyintas dengan mantan narapidana terorisme, serta program Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) yang melibatkan mitra deradikalisasi, penyintas dan masyarakat lokal.

    Boy Rafli menyebut terobosan tersebut merupakan bentuk kesiapan pemerintah melalui pendekatan multi-stakeholders atau pentahelix di mana seluruh pihak terlibat dalam proses pemulihan dan pemenuhan hak penyintas.

    “Negara bertanggungjawab dalam memenuhi hak dan kebutuhan korban terorisme, meningkatkan kesejahteraan akan membantu proses penyembuhan mereka,” tutup jenderal bintang tiga itu.

    Selain Kepala BNPT RI, Ketua LPSK, Drs. Hasto Atmojo Suroyo, M.Krim, serta perwakilan penyintas terorisme turut hadir sebagai delegasi Indonesia dalam kongres global ini. (has/bnpt)

  • Tindaklanjuti Soft Launching KTN Garut, BNPT RI Bersama Pemkab Garut, Perum Perhutami dan LMDH Teken Nota Kesepahaman

    Tindaklanjuti Soft Launching KTN Garut, BNPT RI Bersama Pemkab Garut, Perum Perhutami dan LMDH Teken Nota Kesepahaman

    JAKARTA (Lombokexpress.id)–Badan Nasional Penanggulangan Terorisme RI (BNPT RI) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Garut, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Garut dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan Buana Mukti menandatangani Nota Kesepahaman Bersama tentang pemanfaatan hutan lahan Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) di Desa Harumansari, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, pada Rabu (7/9).

    Sekretaris Utama BNPT RI, Mayjen TNI Dedi Sambowo, S.IP., menjelaskan Nota Kesepahaman tersebut merupakan tindak lanjut dari soft launching KTN Garut pada 2 Juli 2022 lalu. Selain itu, kerja sama pemanfaatan lahan ini merupakan implementasi dari konsep pentahelix yang diharapkan mampu mempersempit ruang gerak intoleransi, radikalisme dan terorisme.

    “Strategi pentahelix ini kami mengajak teman-teman karena dalam mencegah radikalisme terorisme tentunya BNPT tidak bisa sendiri, dengan konsep ini tidak ada sedikit pun kelompok intoleransi, radikalisme, terorisme untuk berebut opini, pola pikir, sikap dan tindakan masyarakat,” kata Dedi Sambowo.

    Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengatakan Pemkab Garut mendukung penuh upaya pemberantasan radikalisme terorisme berbasis soft approach yang dikomandoi BNPT RI.

    “Dengan adanya program KTN yang digagas BNPT justru ini akan memperkuat posisi kita (dalam memberantas intoleransi, radikalisme, terorisme), kami sekarang juga punya satgas dan perda yang mengantisipasi masalah intoleransi dan radikalisme,” kata Rudy.

    Ia juga menyampaikan selain mendukung program KTN, pihaknya juga membentuk Satgas dan Perda yang untuk menanggulangi masalah luar biasa tersebut.

    Senada dengan Bupati Garut, Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan Garut, Ir. Nugraha, M.Si., optimis pemanfaatan hutan untuk KTN tidak hanya membawa dampak ekonomi saja tetapi juga memperkuat imunitas masyarakat Garut dari radikalisme terorisme.

    “Kalau dulu hutan melindungi para prajurit dari serangan, sekarang hutan juga melindungi masyarakat dari terorisme, pendekatan ekonomi ini bisa membuat masyarakat punya imunitas kuat terhadap terorisme,” tutup Nugraha.

    Dalam kesempatan ini para pihak menyepakati beberapa hal diantaranya pengelolaan dan pemanfaatan lahan KTN menjadi kawasan wisata, pertanian, dan peternakan, penyelenggaraan pelatihan dan pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. (has/bnpt)

  • BNPT RI-Kemenag RI Kuatkan Sinergisitas Pelibatan Penceramah Dalam Pencegahan Paham Radikalisme

    BNPT RI-Kemenag RI Kuatkan Sinergisitas Pelibatan Penceramah Dalam Pencegahan Paham Radikalisme

    JAKARTA (Lombokexpress.id)–Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) bersama Kementerian Agama Republik Indonesia menyepakati perjanjian kerjasama (PKS) tentang Sinergisitas Pencegahan Paham Radikal Terorisme Melalui Penceramah Agama Islam di Hotel Grand Sahid Jakarta (9/9).

    Prosesi penandatanganan disaksikan langsung oleh Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., dan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas.

    Kerja sama yang dilakukan kedua lembaga negara ini guna mendorong pendampingan dan pemberdayaan penceramah untuk turut dalam program pencegahan paham radikal terorisme.

    Boy menuturkan jika kerja sama ini merupakan penguatan program-program kedua belah pihak dalam mendorong dakwah yang membawa kedamaian, rasa persaudaraan dan toleransi serta hidup yang Harmoni.

    “PKS ini bagian dari penguatan sinergi kita, agar kegiatan yang berjalan akan semakin masif lagi dan didukung program-program yang berkelanjutan. Ini penting sekali agar semakin banyak penceramah-penceramah yang mengedepankan prinsip Hubbul Wathon Minal Iman, kita pastikan bahwa dakwah-dakwah yang disampaikan membawa kedamaian,” jelas Boy Rafli.

    Selaras dengan pernyataan Kepala BNPT RI, Yaqut Cholil juga berharap agar penceramah-penceramah memiliki ilmu agama yang komprehensif sehingga dalam berdakwah dapat disampaikan secara utuh kepada masyarakat luas serta tidak mudah dipengaruhi kelompok-kelompok tertentu.

    “Dakwah Islam adalah benteng pertahanan, ajaklah umat Islam benar benar memahami agamanya sehingga tidak mudah keluar dan dipengaruhi kelompok-kelompok tertentu untuk mencapai kepentingan-kepentingan mereka,” jelas Gus Yaqut.

    Sementara itu, Sestama BNPT RI, Mayjen TNI Dedi Sambowo, S.IP., menyampaikan bahwa dalam menindaklanjuti kerja sama ini juga perlu menggandeng instansi lainnya untuk membahas transformasi dan evaluasi kurikulum pendidikan di organisasi pendidikan keagamaan.

    “Kita bisa menggandeng Menteri Agama, Menko PMK, Mendikbud dan istansi terkait lain untuk sama-sama menyusun atau memberikan saran dan masukan terkait kurikulum pendidikan agama di Indonesia yg mendukung hidup bersama dalam keberagaman beragama dan meningkatkan hidup penuh toleransi,” jelasnya. (bnpt/has)

  • Budiman Sudjatmiko Resmikan TelkoDesa+ Sukamanah

    Budiman Sudjatmiko Resmikan TelkoDesa+ Sukamanah

    BANTEN (Lombokexpress.id)–Budiman Sudjatmiko., MSc.,MPhil Ketua Dewan Pengawas Satelit Desa Indonesia meresmian TelkoDesa+. Senin (05/09/2022). Desa Sukamanah Pelopor Desa Digital di Wilayah Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang, Banten.

    Pantauan awak media di Aula Kantor Desa Sukamanah nampak hadir dalam acara peresmian Telkodesa+ yaitu H. Budiman Sudjatmiko., MSc., MPhil Ketua Dewan Pengawas Satelit Desa Indonesia, Camat Rajeg Ahmad Fatoni S.Ip.MM,, Kepala Desa Sukamanah Rohadi Kamaludin, Kepala Desa Daun Johani AMTG, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, Para Ketua RT, RW, Binamas, Babinsa, Kader PKK Desa Sukamanah, serta Humas Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat Wisnu Utomo dan Edy Riyadi, serta para pengurus Koperasi Satelit Desa Indonesia.

    Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Doa, sambutan-sambutan dan ditutup dengan penandatanganan Prasasti Media Center Koperasi Satelit Desa Indonesia di Desa Sukamanah.

    H. Budiman Sudjatmiko., MSc.,MPhil Ketua Dewan Pengawas Satelit Desa Indonesia mengatakan, ia berharap Kepala Desa dapat memanfaatkan anggaran dana Desa dengan baik dan masyarakat langsung bisa merasakan.

    “Saya berharap di Kecamatan Rajeg bisa membuat BUMDES bersama agar bisa bersatu dan punya koperasi demi kemajuan bersama,” ujarnya.

    Budiman menambahkan, dirinya yakin kalau Telkodesa+ ini dikelola secara profesional bisa bermanfaat buat masyarakat desa Sukamanah dan semua desa yang ada di Kecamatan Rajeg bisa bergabung.

    “Saya sangat bangga jika kita bisa menjadi tuan rumah di negaranya sendiri, termasuk tuan rumah di desanya sendiri dan berharap disetiap usaha koperasi ini ada rezeki 20 persen untuk beasiswa untuk anak-anak yang berprestasi,” pungkasnya.

    “Semoga seluruh masyarakat yang ada di Desa Sukamanah Kecamatan Rajeg bisa menikmati adanya TelkoDesa+ ini karena sekarang jamannya sudah digital dan semakin cepat kemajuan teknologi,” imbuh Budiman Sudjatmiko.

    Camat Rajeg H. Ahmad Fatoni mengungkapkan ia mengucapkan banyak terima kasih kepada Ketua Pengawas Koperasi Desa Indonesia yang sudah hadir di wilayahnya. Tak hanya itu dirinya juga merasa bangga ada salah satu desanya yang ditunjuk sebagai desa percontohan dari Koperasi Satelit Desa Indonesia terkait TelkoDesa+.

    “Semoga dengan adanya Telkodesa+ di Desa Sukamanah bisa memajukan perekonomian di wilayah,” tuturnya.

    Kepala Desa Sukamanah Rohadi Kamaludin mengatakan ia merasa bangga wilayahnya dijadikan tempat percontohan TelkoDesa+ dari Koperasi Satelit Desa Indonesia.

    “Saya berharap masyarakat bisa bergabung memasang TelkoDesa+ agar memudahkan komunikasi, karena saat ini sudah jamannya digital,” tandasnya.

    Ketua Panitia Peresmian TelkoDesa+ Saniman pada kesempatan tersebut mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh panitia dan tamu undangan yang sudah menghadiri acara peresmian Telkodesa+.

    “Sebenarnya acara ini panitia sudah mengundang Wakil Bupati Tangerang dan Kepala Dinas DPMPD Kabupaten Tangerang namun tidak ada yang hadir,” katanya.

    “Saya sangat menyayangkan kepada Wakil Bupati dan Kadis DPMPD Kabupaten Tangerang tidak hadir diacara Peresmian TelkoDesa+. Padahal acara ini sangat penting dan sangat membantu masyarakat,” tegasnya menambahkan.

    Suntoro Ketua Umum Koperasi Satelit Desa Indonesia menjelaskan Koperasi Satelit Desa Indonesia (KSDI) berdiri pada saat awal pandemi tepatnya 15 Juli 2020. KSDI adalah koperasi modern pertama yang pendiriannya dilakukan melalui media daring.

    “Adapun produk digital KSDI adalah Device / Perangkat, berupa Smartphone Desanova, Network / Jaringan, berupa produk layanan internet dengan merk usaha Telkodesa, aplikasi dan sekolah IT desa,” jelasnya.

    Lanjut pria berkacamata, produk unggulan KSDI adalah Telkodesa+, product layanan Internet yg bekerja sama dengan Icon+.

    “Produk ini menjadi primadona di sektor bisnisnya KSDI. Dengan konsep KSDI mengajak Mitra Desa dan Kelurahan untuk memiliki perusahaan internet di lokasi Desa/Kelurahan secara legal dan menguntungkan,” tutupnya. (has/*)

  • Bertemu DPP Baitul Muslimin Indonesia, Kepala BNPT: Suarakan Islam Wasathiyah

    Bertemu DPP Baitul Muslimin Indonesia, Kepala BNPT: Suarakan Islam Wasathiyah

    JAKARTA (Lombokexpress.id)- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., menjadi salah satu panelis pada kegiatan Rakorbidnas Bidang Agama dan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Mukernas Baitul Muslimin Indonesia dengan tema “Moderasi Beragama Perkuat Persatuan Bangsa” pada Sabtu (3/9).

    Kepala BNPT mengajak peserta untuk menyuarakan Islam Wasatiyah, yaitu menjalankan kehidupan dengan bijak, sabar dan lembut.

    “Mohon suarakan Islam Wasathiyah, kita harus bersikap rasional, sadar dan bijak, memperhatikan pluralitas, sabar dan lembut, semangat dan memiliki ilmu pengetahuan yang cukup,” jelasnya.

    Boy Rafli berpesan bahwa konsep dakwah seharusnya mampu mengajak, menyeru dan mengarahkan manusia menuju jalan yang lebih baik bukan sebaliknya.

    “Konsep dakwah seharusnya mengajak, menyeru dan mengarahkan manusia menuju jalan yang lebih baik dengan beragam metode bukan memecah belah umat, dan menimbulkan kemarahan,” terangnya.

    Ia tidak lupa mengajak seluruh peserta untuk berkomitmen meneguhkan diri agar terhindar dari narasi-narasi propaganda pemecah belah bangsa.

    “Mari kita lindungi negeri dengan berkomitmen meneguhkan diri untuk terhindar dari narasi – narasi propaganda yang memecah belah,” ajaknya.

    Selaras dengan Kepala BNPT, Ketua DPP PDIP bidang ideologi dan kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat, mengajak Baitul Muslimin agar dapat mengarahkan anggotanya melalukan pembangunan rohani melalui kegiatan keagamaan, dan penguatan kewaspadaan nasional.

    “Mari kita lakukan pembangunan rohani melalui kegiatan keagamaan, dan penguatan kewaspadaan nasional,” ujarnya. (has/bnpt)

  • Dirjen Kekayaan Intelektual Berikan Penghargaan Kepada Gubernur NTB

    Dirjen Kekayaan Intelektual Berikan Penghargaan Kepada Gubernur NTB

    MATARAM (Lombokexpress.id)–Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Barat (Kanwil Kemenkumham NTB) bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) menggelar Mobile Intelectual Property Clinic (MIC) Tahun 2022 pada Kamis (01/09). MIC merupakan upaya membawa layanan Kekayaan Intelektual lebih dekat dengan masyarakat yang telah dilaksanakan di 28 provinsi di Indonesia.

    Kepala Kanwil Kemenkumham NTB, Romi Yudianto, dalam laporannya menyebutkan bahwa Klinik KI Bergerak di NTB ini bertujuan menumbuhkan layanan-layanan kekayaan intelektual melalui kerjasama antara Kantor Wilayah dengan stakeholder KI di wilayah untuk meningkatkan kesadaran dan kemandirian dalam pengajuan permohonan KI.

    “Klinik KI bergerak diharapkan dapat mendorong pertumbuhan permohonan kekayaan intelektual baik secara kuantitas maupun kualitas serta bisa memperkenalkan layanan KI kepada stakeholder,” sebut Romi.

    H. Ruslan Abdul Gani, selaku Kepala Biro Hukum yang mewakili Gubernur NTB, memberikan apresiasinya terhadap DJKI dan Kanwil Kemenkumham NTB atas penghargaan di bidang KI kepada Pemerintah NTB. Menurutnya pemberikan penghargaan kepada stakeholder dan pemberian sertifikat KI, memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk melindungi dan memberi rasa aman kepada para pemilik usaha.

    “Apresiasi dan terima kasih kami ucapkan setinggi-tingginya kepada Pak Plt Dirjen KI dan Kakanwil Kemenkumham NTB. Sertifikat KI yang diberikan hari ini menjadi salah satu terobosan pemerintah dalam memberikan kemudahan perlindungan kreativitas masyarakat. Ini memberikan ruang lebih kepada masyarakat pemilik karya sekaligus keuntungan ekonomi dari karya yang dihasilkan,” tutur Ruslan.

    Sejalan dengan Ruslan, Plt. Direktur Jenderal KI, Razilu yang membuka secara resmi acara ini, mengatakan MIC memang diadakan untuk mempercepat jangkauan potensi KI guna melindungi hak KI yang dimiliki masyarakat sebab sebagian pelaku usaha ekonomi kreatif masih belum memiliki perlindungan KI. Pelaku usaha ekraf membutuhkan perlindungan KI agar aset kreatif dapat tumbuh dengan pesat.

    “Jumlah UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di NTB menurut BPS 2021 sebesar 103.284 dengan presentase terbesar dari sektor usaha akomodasi makanan dan minuman yaitu 22%. Peran perlindungan KI dapat mendorong pemberdayaan ekonomi sektor UMKM yang diperlukan bagi pemulihan ekonomi nasional,” imbuhnya.

    Harapannya, MIC di NTB ini dapat meningkatkan jumlah pencatatan KI di NTB dan pemerintah daerah dapat termotivasi pada pentingnya pencatatan dan melestarikan budaya komunal serta mendorong potensi KI di wilayah agar menjadi pilar penopang pembangunan dan peningkatan ekonomi nasional.

    Dalam pembukaan MIC ini, Razilu didampingi Romi, juga memberikan 4 (empat) surat pencatatan inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) untuk motif tenun Subahnale, Bintang Empet, Kerate, dan Wayang Kulit Lombok. Selain itu, Razilu juga memberikan Piagam Penghargaan kepada Gubernur Provinsi NTB, Kepala Kepolisian Daerah NTB, Ketua DPRD NTB, Bupati Kabupaten Lombok Tengah, Wali Kota Mataram, Rektor Universitas Mataram, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, dan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Provinsi NTB yang telah mendukung dan bekerja sama dalam meningkatkan layanan KI.

    Selain penyerahan surat pencatatan inventaris KIK, pada kegiatan MIC tersebut diserahkan pula 11 (sebelas) surat pencatatan ciptaan, 23 sertifikat merek kepada pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di NTB, serta 1 sertifikasi pusat perbelanjaan kepada Lombok Epicentrum Mall. (hms/has)

  • Kepala BNPT Resmikan Pendopo KKBK Provinsi Jawa Barat dan Banten: Harap Nilai-Nilai Adat dapat Persempit Penyebaran Ideologi Terorisme

    Kepala BNPT Resmikan Pendopo KKBK Provinsi Jawa Barat dan Banten: Harap Nilai-Nilai Adat dapat Persempit Penyebaran Ideologi Terorisme

    SUKABUMI (Lombokexpress.id)– Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar M.H., meresmikan Pendopo Kesatuan Keluarga Besar Kesepuhan (KKBK) Provinsi Jawa Barat dan Banten di Desa Cicareuh, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jabar pada Kamis (1/9).

    Melalui peresmian Pendopo KKBK, Kepala BNPT berharap nilai-nilai adat dan budaya dari kesepuhan yang ada di Jawa Barat dan Banten dapat dilestarikan dengan baik.

    “Kami berharap Pendopo KKBK ini akan menjadi tempat dalam melestarikan nilai-nilai adat nusantara khususnya Jawa Barat dan Banten,” jelasnya.

    Lebih lanjut Boy Rafli menambahkan pelestarian nilai-nilai adat merupakan bagian dari upaya mempersempit masuknya ideologi terorisme yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai adat Bangsa Indonesia.

    “Nilai-nilai adat budaya bangsa sangat luar biasa. Nilai-nilai adat khususnya kesepuhan di Jawa Barat dan Banten ini bagi kami salah satu upaya dalam mempersempit ruang gerak ideologi terorisme yang merupakan ideolog transnasional,” ujarnya.

    Senada dengan Kepala BNPT, Ketua umum KKBK Raden Abah Haji Surya Atmaja bersyukur atas berdirinya pendopo ini. Dia berharap agar Pendopo KKBK dapat dipergunakan dengan baik dalam rangka melestarikan budaya Jawa Barat dan Banten.

    “Kami berjuang agar pendopo ini dapat berdiri dalam rangka melastarikan budaya Sunda dan Banten. Tolong digunakan dengan baik,” ujarnya. (bnpt/has)