Blog

  • Ketua Dewan Pers Wafat, Jagat Pers Indonesia Berkabung

    Ketua Dewan Pers Wafat, Jagat Pers Indonesia Berkabung

    JAKARTA (Lombokexpress.id)- Jagat pers Indonesia berkabung, organisasi pers Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) turut berduka cita atas berpulangnya Ketua Dewan Pers, ilmuwan, dan cendekiawan muslim Profesor Dr Azyumardi Azra pada Minggu, 18 September 2022 pukul 12.30 (waktu setempat) di Rumah Sakit Serdang, Selangor, Malaysia.

    Almarhum lahir 4 Maret 1955 di Lubuk Alung, Sumatera Barat, meninggalkan seorang istri Ipah Farihah dan empat anak.

    Pengumuman wafatnya Prof Azra disampaikan Wakil Ketua Dewan Pers M Agung Dharmajaya, Minggu siang (18/9).

    “Perihal pemakaman, rumah Duka dan Informasi lebih lanjut akan disampaikan kemudian,” kata Agung dalam penjelasannya yang disampaikan lewat WhatsApp (WA) group jaringan komunikasi Dewan Pers.

    “Semoga almarhum mendapat tempat yang mulia di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, amin,” kata Agung dalam keterangan tertulisnya yang diterima Mohammad Nasir, Sekretaris Jenderal SMSI.

    Prof Azra yang juga guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta meninggal akibat terpapar Covid-19. Ia mengalami batuk-batuk dalam penerbangan menuju Malaysia.

    Sampai di bandar udara Kuala Lumpur ia segera dilarikan ke rumah sakit Kedah, di Selangor, Malaysia. Namun setelah dirawat dua hari, Prof Azra meninggal.

    “Kami jajaran pengurus SMSI seluruh Indonesia turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya Prof Azra. Beliau orang baik, sederhana, pintar, cerdas, pengetahuannya luas, dan peduli terhadap kehidupan pers di Indonesia,” kata Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus yang terkesan dengan kebaikannya.

    Bulan lalu, 12 Agustus 2022, Firdaus bersama beberapa pengurus SMSI Pusat bersilaturahim ke kantor Dewan Pers, untuk bertemu Prof Azyumardi Azra.

    “Beliau membicarakan banyak hal tentang pers, termasuk bagaimana memverifikasi perusahaan media secara cepat dan efisien. Kami terkesan kepada beliau yang juga memberi perhatian pada kami, SMSI,” kata Firdaus.

    Menurut catatan Website dewanpers.or.id, Azyumardi Azra, yang lebih akrab dipanggil Prof Azra, terpilih sebagai anggota Dewan Pers 2022 – 2025 dari unsur tokoh masyarakat.

    Ia kemudian didapuk menjadi Ketua Dewan Pers pada periode ini. Karir pendidikan tingginya ia awali di Fakultas Tarbiyah IAIN Jakarta pada tahun 1982.

    Setelah memperoleh beasiswa Fullbright, Prof Azra meraih gelar Master of Art (MA) pada Departemen Bahasa dan Budaya Timur Tengah, Columbia University pada 1988.

    Ia juga mendapatkan beasiswa Columbia President Fellowship dari kampus yang sama, tetapi kali ini Azyumardi pindah ke Departemen Sejarah, dan meraih gelar MA keduanya pada 1989. Pada 1992, ia menambah gelar Master of Philosophy (MPhil) dari Departemen Sejarah, Columbia University tahun 1990, dan Doctor of Philosophy Degree dengan disertasi berjudul “The Transmission of Islamic Reformism to Indonesia: Network of Middle Eastern and Malay-Indonesian ‘Ulama in the Seventeenth and Eighteenth Centuries.”

    Kembali ke Jakarta, pada tahun 1993 Azyumardi mendirikan sekaligus menjadi Pemimpin Redaksi Studia Islamika, sebuah jurnal Indonesia untuk studi Islam.

    Sebelumnya, ia pernah menjadi wartawan Panji Masyarakat (1979 – 1985). Pada tahun 1994 – 1995, Prof Azra mengunjungi Southeast Asian Studies pada Oxford Centre for Islamic Studies, Oxford University, Inggris, sambil mengajar sebagai dosen pada St. Anthony College.

    Pakar demokrasi dan Islam ini juga pernah menjadi profesor tamu pada Universitas Filipina dan Universitas Malaya, Malaysia, pada tahun 1997. Prof. Azra juga merupakan anggota Selection Committee of Southeast Asian Regional Exchange Program (SEASREP) yang diorganisir oleh Toyota Foundation dan Japan Center, Tokyo, Jepang antara tahun 1997 dan 1999.

    Sejak Desember 2006, ia menjabat Direktur Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Sebelumnya sejak tahun 1998 hingga akhir 2006 adalah Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dosen Fakultas Adab dan Fakultas Tarbiyah IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta (1992 – sekarang), Guru Besar Sejarah Fakultas Adab IAIN Jakarta, dan Pembantu Rektor I IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta (1998).

    Prof. Azra merupakan orang Asia Tenggara pertama yang diangkat sebagai Professor Fellow di Universitas Melbourne, Australia (2004 – 2009), dan anggota Dewan Penyantun (Board of Trustees) International Islamic University Islamabad Pakistan (2004 – 2009).

    Caratan wartawan senior Ilham Bintang yang dimuat berbagai media, Sabtu (17/9) mengungkapkan, ketua Dewan Pers itu awal minggu ini mengadakan kunjungan kerja di Sumatera Barat. Ia sempat ke Bukittinggi dan mengunjungi keluarganya di Batusangkar sebelum bertolak ke Malaysia melalui Jakarta. Hari Sabtu ini, sedianya mantan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) tersebut jadi salah satu pembicara dalam seminar internasional di Selangor bersama tokoh penting Malaysia, Anwar Ibrahim. (has)

  • Rancangan Pedoman Pengelolaan Akun Media Sosial Perusahaan Pers Diuji Publik

    Rancangan Pedoman Pengelolaan Akun Media Sosial Perusahaan Pers Diuji Publik

    JAKARTA – Dewan Pers kembali mengundang Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan konstituen organisasi pers lainnya, kalangan akademisi, pemimpin redaksi media massa, dan jajaran penegak hukum di kepolisian.

    Mereka diundang melaksanakan uji publik rancangan pedoman pengelolaan akun media social perusahaan pers, Kamis (15/9/2022) di Swiss-Bel Hotel Serpong-Tangerang Selatan.

    Uji publik tersebut, merupakan tindaklanjut dari kajian hukum mengenai kajian jurnalistik pada media sosial, dan dilanjutkan dengan penyusunan draf pedoman pengelolaan akun media sosial perusahaan pers.

    Pertemuan yang dimulai pukul 13.00 sampai 16.30 tersebut, dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Hukum Dewan Pers, Arif Zulkifli bersama anggota Komisi Hukum dan Perundang-Undangan Dewan Pers, Hendrayana selaku moderator.

    Perwakilan SMSI Pusat yang hadir, tak lain Makali Kumar SH selaku Ketua Bidang hukum, arbitrase dan legislasi. Sedangkan dari konstituen Dewan Pers lainnya, antara lain Wahyu Triyogo (IJTI), Nurcholis MA Basyari (PWI), Triadi PS (PRSSNI), Maulana Muhamad (ATVLI),dan Hadi (PFI).

    Para konstituen yang hadir, adalah bagian Tim Perumus (Perwakilan Konstituen Dewan Pers) draf pedoman pengelolaan akun media social perusahaan pers.

    Pada uji publik ini, Dewan Pers mengundang para Pimpinan Redaksi (Pimred) sejumlah media ternama ibu kota dan nasional, yakni Kompas, Media Indonesia, Tempo, detik.com, kumparan.com, suara.com, jpnn.com, beritasatu.com, cnnindonesia.com, inews.id, sindonews.com, rmol.id, dan Radio Elshinta.

    Selain itu, Dewan Pers juga mengundang kalangan kampus, seperti fakultas komunikasi Universitas Indonesia, fakultas komunikasi LSPR, fakultas komunikasi Universitas Esa Unggul, fakultas komunikasi UMN, fakultas komunikasi Universitas Prof Dr Moestopo, dan fakultas komunikasi Universitas Mercubuana.

    Kemudian, Dewan Pers juga menghadirkan sejumlah pejabat dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri), yakni Kepala Badan Reserse Kriminal Polri dan Kepala Devisi Hubungan Masyarakat (Humas) Mabes Polri. Tim dari Polri yang hadir, diantaranya, Heri Heryadi Staf Kapolri Bidang Operasi (Sops), M Ali Angkotasan SH MH (Dittipidter), Thomas, M Fahrul (Sops Polri), dan Drs Agustin H, SH.

    “Uji publik yang dilaksanakan Dewan Pers ini, adalah tindak lanjut dari kajian hukum mengenai kajian jurnalistik pada media sosial, dan dilanjutkan dengan penyusunan draf pedoman pengelolaan akun media sosial perusahaan pers. Kami akan memaparkan draf ini, dan kita diskusikan. Selanjutnya akan kita ambil kesimpulannya,” ujar Arif Zulkifli saat membuka acara.

    Selanjutnya dipaparkan draf pedoman pengelolaan akun media sosial perusahaan pers yang telah disusun dan dirumuskan oleh konstituen Dewan Pers dalam pertemuan sebelumnya di salah satu hotel di Depok.

    Dalam draf yang nanti dijadikan sebagai Peraturan Dewan Pers berisi tujuh poin penting, yakni ruang lingkup, akun media social resmi, konten di akun media social perusahaan pers, tanggungjawab, perlindungan hukum, pencantuman pedoman, dan sengketa.

    Setelah dipaparkan dan didiskusikan secara komprehensif oleh peserta yang hadir, akhirnya disepakati ada sedikit perubahan yang cukup mendasar diantara tujuh pointer tersebut.

    Selesai acara, Makali Kumar SH, Ketua Bidang Hukum SMSI Pusat mengungkapkan, pihaknya merespon positif adanya diskusi yang mengalir dari peserta yang hadir. Terutama untuk menyempurnakan draf draf pedoman pengelolaan akun media sosial perusahaan pers, yang disusunnya bersama perwakilan konstituen Dewan Pers lainnya.

    Dijelaskan Makali, dalam draf pedoman pengelolaan akun media sosial perusahaan pers itu disebutkan tentang akun media social resmi. “Dalam draf ini, disebutkan bahwa akun media social resmi yang dikelola perusahaan pers, harus memenuhi ketentuan sebagai berikut. Pertama, nama akun dicantumkan atau disiarkan dalam platform media utama. Kedua, mencantumkan nama dan logo perusahaan pers yang menjadi afiliasi resminya,” terang Makali yang selama ini dikenal sebagai Advokat atau pengacara.

    Lebih lanjut, makali menuturkan dalam draf juga, disebutkan tentang konten di akun media social perusahaan pers. Dimana disebutkan, konten yang merupakan karya jurnalistik berpedoman pada kode etik jurnalistik dan UU Pers No 40 tahun 1999. Kemudian, konten yang bukan karya jurnalistik berpedoman pada peraturan perundang-undangan lainnya.

    Untuk perlindungan hukum sendiri, dalam draf ini disebutkan, konten di akun media sosial yang sesuai dengan pedoman pengelolaan akun media sosial perusahaan pers ini, dilindungi UU No 40 tahun 1999 tentang pers.

    “Mengenai sengketa juga, diatur dalam draf pedoman ini, di pointer ketujuh. Ada dua hal diuraikan dalam sengketa. Pertama, sengketa mengenai pelaksanaan pedoman pengelolaan akun media sosial perusahaan pers ini diselesaikan melalui mekanisme dewan pers. Kedua, penilaian akhir atas sengketa mengenai pelaksanaan pedoman pengelolaan akun media sosial perusahaan pers ini, dilakukan oleh dewan pers,” tutur Makali yang mengenakan kemeja batik warna merah. (has)

  • Kepengurusan IKA UPATMA Periode 2022-2026 Dikukuhkan

    Kepengurusan IKA UPATMA Periode 2022-2026 Dikukuhkan

    MATARAM (Lombokexpress.id)–Kepengurusan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas 45 Mataram (UPATMA) periode 2022-2026 resmi dikukuhkan. Pengukuhan dilakukan langsung Rektor UPATMA Ismak Subardan S. Pd., M.H, di Bale Sangkep Universitas 45 Mataram, Jumat (16/9/2022).

    Prosesi pengukuhan berlangsung dihadapan Wakil Gubernur NTB yang diwakili Assisten III Setda NTB, dr. Nurhandini Ekadewi, Ketua Yayasan 45 Anas Amrullah, Dewan Pengawas, Dewan Pensehat dan civitas akademika UPATMA.

    Kepengurusan IKA UPATMA periode 5 tahun ke depan dikomandoi Hj. Bq Diyah Ratu Ganefi sebagai Ketua Umum, Ketua Harian Nanang Edward, Sekretaris Lukman Hakim dan Bendahara, Baiq Baktiyanti , SH. MH serta 24 koordinator dan anggota dari 7 bidang tugas.

    Ketua Umum IKA UPATMA, Bq Diyah Ratu Ganefi dalam sambutannya mengaku bangga dipercaya mengemban amanah memimpin para alumnis Univ 45 dalam satu organisasi resmi. Dia juga akan berusaha semaksimal mungkin berjuang untuk kemajuan universitas pertama di NTB itu.

    “Pengurus IKA ini seharusnya anak-anak muda, tapi alhamdulillah ini menunjukkan kalau ketua IKA ini harus banyak berjuang untuk kampus. Universitas sudah berdiri 39 tahun, saya ingin kampus ini punya mahasiswa yang luar biasa dan punya fakultas yang menjadi favorit,” ungkap BDRG sapaan Baq Diyah Ratu Ganefi.

    Ganefi juga yakin Kerjasama yang baik dari seluruh alumni akan berkontribusi besar terhadap kemajuan UPATMA ke depan. Salah satu yang menjadi perioritas adalah mendorong UPATMA lebih dikenal dan berbicara banyak dibidang entrepreneur.

    “Pada intinya saya berterimakasih atas kepercayaan pak rektor dan teman teman semua yang mempercayakan kepada saya mengemban amanah ini, semoga kita bisa memajukan lembaga kampus kita tercinta ini. Mudah-mudahan setelah IKA ini ada kita akan berkerjasama membangun kampus ini menjadi lebih baik,” jelasnya.

    Rektor UPATMA Ismak Subardan menjelaskan, para alumni yang tergabung dalam satu organisasi resmi akan bisa menjadi jembatan informasi kampus dengan masyarakat. Saat ini UPATMA sudah memiliki 4 fakultas yakni fakultas pertanian, perikanan, Fisipol dan fakultas hukum.

    Dia berharap apapun infornasi diluar harus disinergikan dengan kampus. Kampus 45 kata rektor sudah bergeser paradigmanya. Yakni bagaimana kita memahami dan melakoni enterprenership. “Dengan adanya IKA UPATMA ini nantinya kampus kita akan semakin dikenal dan bisa bersaing dengan kampus yang lain di NTB,” tegas Subardan.

    Ketua Yayasan 45, Anas Amrullah dalam sambutannya juga menginginkan agar lulusan UPATMA tidak berkontribusi besar terhadap pengangguran di NTB. Hal ini bisa dilakukan dengan menjamin lulusan yang ada memiliki kompetensi dan bisa bersaing di dunia kerja.
    “Kita ketahui bahwa tantangan perguruan tinggi itu adalah bagamana menjamin out put dari lulusan perguruan tinggi tidak menganggur. Maka kami dari yayasan terus berfikir untuk membuat kebijakan agar Upatma hasilkan sesuatu yang berbeda. Kami pesankan kepada semua civitas kami berharap bisa membawa univeritas ini menjadi pusat akademi enterpreniur dan setiap fakultas ada inkubator bisnis,” tandasnya.
    Sementara itu, Asisten III Setda NTB dr Nurhandini Ekadewi juga mendorong agar para alumnus 45 berkontribusi besar terhadap pembangunan didaerah. Upaya itu bisa dilakukan dengan memastikan pengurus IKA Upatma dan Civitas bahu membahu memajukan universitas perjuangan tersebut.
    “Di usia ke 39 tahun harusnya sudah mendekati puncak karir jadi kita berharap di kampus ini juga begitu, banyak alumnus 45 yang sudah jelas pengabdiannya dan kontribusinya untuk pembangunan di NTB,” ujarnya.
    “Ketua IKA UPATMA ini sudah teruji kemampuannya, semangatnya. Jadi nanti juga kami tidak ingin lulusan 45 ini berkontribusi untuk pengangguran terbuka. Banyak orang hebat dilingkungan universitas 45, jadi saya yakin akan dapat mempermudah pembangunan kampus ini. Tidak lepas juga dari peran alumni,” tutup Nurhandini. (hms/upatma)

  • Dorong Peran Perguruan Tinggi Cegah Paham Radikal dan Intoleran

    Dorong Peran Perguruan Tinggi Cegah Paham Radikal dan Intoleran

    BNPT RI Teken PKS dengan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

    SENTUL (Lombokexpress.id)– Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten di Gedung Baladika Kantor BNPT RI Sentul, Bogor pada Jumat (16/9).

    Sekretaris Utama BNPT RI Mayjen TNI Dedi Sambowo, S.IP., menjelaskan PKS yang ditandatangani bersama UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten sangatlah strategis mengingat pentingnya kolaborasi pencegahan paham intoleran dan radikal terorisme dengan perguruan tinggi. Sumber daya manusia baik para tenaga pengajar dan dosen di perguruan tinggi diharapkan mampu berperan aktif mencegah masuknya paham radikal terorisme.

    “Semoga anak – anak kita (mahasiswa) punya imunitas dalam melawan paham radikal terorisme dan lewat PKS ini program-program kolaborasi bersama antara UIN Banten dan BNPT dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

    Dedi Sambowo menambahkan selama ini BNPT terus memacu kolaborasi dengan entitas perguruan tinggi mengingat urgensi dalam melindungi mahasiswa Indonesia dari pengaruh paham radikal terorisme.

    “Kita terus memacu kolaborasi ini karena penting sekali, anak-anak mahasiswa merupakan aset bonus demografi tahun 2030 dan untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

    Sementara itu Rektor UIN Prof Dr. H. Wawan Wahyuddin M.Pd, menuturkan PKS pencegahan paham radikal dan intoleransi dengan BNPT dapat menjawab salah satu tantangan dunia pendidikan tinggi masa kini yaitu terkait keamanan masuknya ideologi transnasional di kalangan mahasiswa.

    “Kerja sama dengan BNPT ini untuk menjaga NKRI. UIN Banten bersinergi dan berkolaborasi dengan BNPT dalam rangka mendukung terciptanya Indonesia Emas 2045,” jelasnya. (has/bnpt)

  • Viral Ucapan TNI Segerombolan Ormas, Kasrem 162/WB: TNI Solid dan Kuat Bersama Rakyat

    Viral Ucapan TNI Segerombolan Ormas, Kasrem 162/WB: TNI Solid dan Kuat Bersama Rakyat

    MATARAM (Lombokexpress.id) – Pernyataan Anggota Komisi I DPR RI, Effendi Simbolon menuai kontroversi beberapa waktu lalu.

    Effendi sempat mengatakan bahwa TNI tak lebih seperti sekumpulan Gerombolan Ormas. Tidak solid dan hubungan di dalamnya terpecah belah.

    Atas pernyataan tersebut, Effendi Simbolon ramai menuai kritik. Baik dari anggota, Dandim, Danrem hingga Pangdam yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

    Kasrem 162/Wira Bhakti, Kolonel Inf Lalu Habibburahim Wiradarma, memberikan tanggapan positif dan tidak terprovokasi atas isu yang beredar, seusai acara silaturahmi Keluarga Besar TNI (KBT), di Korem 162/WB, Kamis (15/9/2022).

    Kasrem kelahiran Praya, Lombok Tengah itu menjelaskan bahwa TNI adalah suatu institusi yang resmi dan merupakan abdi negara.

    “Kalau TNI suatu Gerombolan Ormas yang tidak solid itu adalah hal yang salah. TNI solid, baik dari tingkat paling bawah sampai atas, dan tentunya bersama rakyat,” tegas Kasrem.

    Menurut Kasrem 162/WB, TNI bergerak atas satu komando. Dari Panglima TNI, Kasad sampai jajaran paling bawah.

    Dan bagi Kasrem, bergerak TNI semakin kompak saat bergerak bersama rakyat.

    “Pada intinya kita akan terus bersama rakyat, bersatu dengan rakyat. Apapun informasi yang beredar di masyarakat bahwa kita terpecah-pecah itu tidak benar,” lanjut Kasrem.

    Kasrem juga menggambarkan, bahwa TNI adalah tubuh dan Rakyat adalah nafas dari tubuh tersebut.

    “TNI merupakan sebuah tubuh, dan rakyat adalah nafasnya. Kita tidak bisa bergerak tanpa rakyat. Jadi tidak ada alasan kami terpecah-pecah, apa lagi bersama rakyat,” ungkap Kasrem.

    Selain itu, Kolonel Lalu Inf Lalu Habib mengambil sebuah contoh lain, yakni TNI tetap perduli dengan para personel TNI yang telah pensiun.

    “Keluarga besar TNI tetap solid bersama para punggawa abdi negara meski telah pensiun, tidak hanya kepada personel masih aktif,” ucapnya lagi.

    Ucapan Kasrem asal Praya itu dicerminkan secara langsung pada acara Silaturahmi Komandan Korem 162/WB, dengan Keluarga Besar TNI disaat sesi wawancara bersama awak media.

    “Walau sudah pensiun, mereka tetap bagian dari Keluarga Besar TNI. Dan kami tidak akan melupakan jasa mereka,” tandas Kasrem 162/Wira Bhakti, Kolonel Inf Lalu Habibburahim Wiradarma. (has/*)

  • Silaturahmi Dengan 76 Penyintas Provinsi Sulawesi Tengah

    Silaturahmi Dengan 76 Penyintas Provinsi Sulawesi Tengah

    BNPT RI Gelar Forsitas Sebagai Bukti Negara Hadir

    PALU (Lombokexpress.id)- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) menggelar Forum silaturahmi Penyintas (Forsitas) Provinsi Sulawesi Tengah Tahun anggaran 2022. Kegiatan ini dihadiri oleh 76 orang penyintas yang berasal dari Poso, Tentena dan Palu.

    Forsitas menjadi salah satu wadah penyambung tali silaturahmi antara para penyintas, BNPT RI dan juga lembaga-lembaga terkait yang ikut berperan dalam upaya mensejahterakan penyintas.

    “Dengan kita mempererat hubungan kita di Forsitas ini juga bantuan-bantuan yang diberikan ataupun yang menjadi hak dari penyintas bisa dikoordinasikan terus sehingga para penyintas dan keluarga yang memang di dalam Undang-Undang yang berhak menerima bantuan tersebut bisa tetap kami jalankan. BNPT dalam melayani penyintas bisa dipelihara keberlanjutannya,” tutur Direktur Perlindungan BNPT RI, Brigjen Pol. Drs. Imam Margono ketika menutup acara Forum Silaturahmi Penyintas Provinsi Sulawesi Tengah di Best Western Plus Coco Palu, Sulawesi Tengah pada Rabu (14/09)

    BNPT dalam hal ini, diberikan mandat khusus sebagai koordinator dalam bidang pemulihan korban tindak pidana terorisme. Mandat yang dimaksud adalah untuk mengkoordinasikan dengan kementerian lembaga maupun stakeholder terkait dalam untuk memberikan sumbangsih dalam program pemulihan korban sebagai bentuk representasi bahwa negara hadir bagi seluruh warga negaranya.

    “Korban merupakan tanggung jawab negara, dimana bentuk tanggung jawab negara dimaksud berupa bantuan medis, rehabilitasi psikososial, psikologis, santunan bagi keluarga dalam hal korban yang meninggal dunia, serta kompensasi,” lanjut Imam Margono.

    Direktur Perlindungan BNPT juga memotivasi semua pihak dalam memperhatikan keberadaan para penyintas. Karena penyintas memiliki potensi-potensi positif dilingkungannya.

    “Mari bersama-sama bersatu untuk saling mendukung, saling memberi semangat dan mari bangkit bersama. Apa yang kita perlukan dalam menghadapi potensi ancaman tersebut tidak lain adalah kebersamaan. Ketika bangsa ini kuat, ketika masyarakat berani dan seluruh komponen bangsa bersatu menjadikan terorisme sebagai musuh bersama maka kedamaian akan terjadi,” tutup Imam Margono.

    Tanggapan positif kegiatan ini juga disampaikan oleh Koordinator penyintas wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, Daniel Doeka. Penyintas dari tragedi bom Pasar Mahesa Palu tahun 2005 ini menuturkan kegiatan semacam ini mendapat respon pesitif dari teman-teman penyintas karena banyaknya manfaat yang dapat diambil dari acara ini.

    “Ada banyak hal yang kami rasakan manfaatnya dalam kebersamaan sebagai sesama penyintas untuk membagi pengalaman masing-masing. Kegiatan ini sangat informatif tentang apa kebutuhan kami. Kami sangat merasa bahwa kami dihargai, bahwa negara hadir untuk kami” ungkap Daniel.

    Kegiatan ini turut melibatkan Disnakertrans Provinsi Sulawesi Tengah, Biro SDM Polda Sulawesi Tengah, Himpsi Provinsi Sulawesi Tengah dan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Tengah. (bnpt/has)

  • PWI Kembali Selenggarakan ANUGERAH JURNALISTIK ADINEGORO, Ini Syaratnya

    PWI Kembali Selenggarakan ANUGERAH JURNALISTIK ADINEGORO, Ini Syaratnya

    MATARAM (Lombokexpress.id)–Menjelang Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2023, yang akan digelar di Medan (Sumatra Utara),  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kembali menyelenggarakan ANUGERAH
    JURNALISTIK ADINEGORO.

    Penghargaan tertinggi karya jurnalistik Indonesia Anugerah ini menggunakan nama tokoh wartawan Indonesia, Adinegoro, dengan harapan, semangatnya menjadi teladan bagi seluruh wartawan Indonesia dalam berkarya. Adinegoro, bernama asli Djamaludin gelar Datuk Maradjo Sutan, terpaksa menggunakan nama samaran
    karena tak bisa menahan diri untuk menulis, mengkritik situasi pada masanya.
    Semangat Adinegoro perlu menjadi teladan bagi seluruh wartawan Indonesia dalam
    menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas.
    Panitia Tetap Anugerah Adinegoro 2020-2023
    Rita Sri Hastuti dalam siaran persnya menjelaskan, ANUGERAH JURNALISTIK ADINEGORO diberikan kepada wartawan yang telah terseleksi melalui karya-karya jurnalistik yang sudah dimuat, ditayangkan, atau disiarkan sekitar tanggal 1 Desember 2021 – 30 November 2022.

    TEMA:

    Tidak ada tema khusus, tetapi diharapkan karya yang menginspirasi, bersifat membangkitkan semangat  pembaca/pemirsa/pendengar.

    Sementara itu, KATEGORI ANUGERAH JURNALISTIK ADINEGORO:

    1. Karya Jurnalistik Cetak (AA1)
    2. Karya Jurnalistik Siber (AA2)
    3. Karya Jurnalistik Televisi (AA3)
    4. Karya Jurnalistik Radio (AA4)
    5. Karya Jurnalistik Foto untuk media cetak dan media siber (AA5)
    6. Karya Jurnalistik Karikatur Opini untuk media cetak dan media siber (AA6)
    7. Karya Jurnalistik Video untuk Media Sosial (AA7)

    SYARAT PENGIRIMAN:
    1. Setiap Wartawan Indonesia, bebas mengirim karya jurnalistik terbaiknya.
    2. Semua peserta Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2022 wajib mendaftar melalui formulir
    pendaftaran di google form ini: https://s.id/ADINEGORO2022 .
    3. Setiap peserta wajib menyertakan salinan identitas diri (kartu karyawan/pers) dan surat
    pengantar dari redaksi/Asosiasi Konstituen Dewan Pers tempat bernaung.
    4. Peserta wajib mengunggah karya masing-masing melalui formulir pendaftaran google
    form seperti tercantum pada butir 2 di atas.
    5. Seluruh karya wajib disertai sinopsis/cerita singkat (2-3 paragraf) mengenai isi dan
    proses pembuatannya. Khusus untuk karya televisi dan radio disebutkan pula clock
    program tayangnya, sedangkan karya foto dan karikatur di media cetak dan media siber,
    wajib disertai caption.
    6. Khusus untuk media televisi, karya hanya dalam format minimal 720p (HD) dan sertakan
    tautan karya/link url (yang sebelumnya sudah di-upload melalui layanan cloud sharing,
    seperti google drive atau platform media sosial) dalam form pendaftaran. Pastikan setting
    google drive tidak dibatasi dan karya bisa langsung ditonton melalui link url yang ditulis
    dalam form pendaftaran.
    7. Karya Jurnalistik Video untuk Media Sosial (AA7) adalah karya jurnalistik yang
    ditayangkan di media sosial mana pun. Sertakan tautan karya/link url media sosial mana
    pun (yang menayangkan karya tersebut) dalam form pendaftaran. Pastikan setting media
    sosial tidak dibuat private dan bisa langsung ditonton melalui link url yang ditulis dalam
    form pendaftaran.
    8. Bagi seluruh peserta sudah bisa mengirimkan karyanya mulai 20 September 2022 hingga
    batas akhir pada 30 November 2022.
    9. Para peserta akan dinilai berdasarkan karya-karya yang sudah dipublikasikan,
    ditayangkan, atau disiarkan pada media cetak, siber, televisi, atau radio periode 1
    Desember 2021 hingga 30 November 2022.
    10. Karya berupa in-depth reporting (liputan berkedalaman), baik di media cetak, media
    siber, media televisi, maupun media radio. Karya tidak bersambung/tidak berseri.

    PENJURIAN:
    Penjurian berlangsung pada bulan Desember 2022. Dewan juri Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2022 terdiri dari tokoh pers, pengamat, dan akademisi yang menguasai bidang jurnalistik sesuai kriteria penilaian dan bekerja secara profesional.

    PEMENANG:
    Pemenang tiap kategori akan mendapat Hadiah Rp30.000.000 (Tiga puluh juta rupiah), Trofi Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2022, serta Piagam Penghargaan dari PWI Pusat/Panitia HPN 2023.
    Penghargaan Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2022 akan diserahkan di acara puncak Hari Pers Nasional 2023, disaksikan Presiden RI.
    Untuk informasi lebih lanjut tentang pendaftaran dapat menghubungi:

    PANITIA TETAP ANUGERAH ADINEGORO 2020-2023:
    Katherina M Saukoly (WA: 0813-8537-6428), Serik (WA: 0812-1190-6190 atau 021-3453131),
    bisa juga melalui surel/email: [email protected]. (rls/has)

  • Bangga Sebagai Tuan Rumah PON XXII Tahun 2028

    Bangga Sebagai Tuan Rumah PON XXII Tahun 2028

    JAKARTA (Lombokexpress.id)–Ditetapkannya NTB dan NTT sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 disambut baik banyak kalangan.

    Ketua DPRD NTB, Hj Baiq Isvie Rupaeda SH MH mengatakan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada KONI Pusat yang telah menetapkan NTB dan NTT sebagai tuan rumah PON XXII Tahun 2028. “Kami bangga sebagai warga NTB mendapat kepercayaan ini, “ katanya kepada wartawan koran ini usai acara penetapan NTB dan NTT sebagai tuan rumah PON XXII Tahun 2028 di Sultan Hotel Jakarta.

    Ditetapkannya NTB dan NTT sebagai tuan rumah PON merupakan perjuangan yang luar biasa dan tidak mudah, tidak ringan serta tidak sesederhana yang dipikirkan banyak orang, tapi ternyata Allah bersama kita. “Semoga kita bisa menjadi tuan rumah yang terbaik dalam perhelatan olahraga ini, “ ungkapnya.

    Terkait soal sarana dan prasarana yang sebagian belum memadai, kata Isvie yang juta Ketua IKA Unram mengatakan memang harus dipersiapkan sejak awal. Masih ada waktu sekitar 6 tahun menuju PON XXII tersebut.

    Selama kurun waktu yang masih ada ini, semua pihak harus kerja keras. “Kami sudah bilang sama Pak Mori selaku ketua KONI dan kepada Pemerintah Daerah agar sejak awal menyusun perencanaan secara cepat dan bertahap, sehingga DPRD NTB juga cepat membahasnya terkait dengan kebutuhan sarana dan prasarana fasilitas yang harus dipersiapkan, “ ungkapnya.

    Pada sisi lain atas nama pribadi dan selaku wakil rakyat NTB mengharapkan dukungan penuh dari semua pihak untuk mensukseskan pelaksanaan PON Nusa Tenggara ini. “Tentu ini menjadi momen bagi NTB untuk meningkatkan prestasi olahraga yang terbaik, “ ungkapnya.

    Terkait masih adanya beberapa Cabor yang belum pengurusnya di NTB, dia berharap agar mulai saat ini hendaknya mulai dipikirkan, termasuk pembinaan terhadap atlet. “Ini tantangan juga bagi kita semua,” katanya.

    Sementara itu anggota DPR RI Dapil NTB, Ir Hj Sari Yuliati MT sangat antusias menyambut NTB dan NTT sebagai tuan rumah PON XXII Tahun 2028. “Kamu siap untuk memberikan dukungan penuh demi suksesnya pelaksanaan PON XXII Tahun 2028,” katanya.

    Dan, katanya sebagai stakeholder tentu harus mempersiapkan secara bersama-sama agar perhelatan tersebut, berjalan sampai selesai. “Kami nanti akan bantu di Banggar DPR RI terkait dengan kebutuhan anggaran PON NTB dan NTT, “ katanya kepada wartawan koran ini usai acara Biding PON Musornaslub Koni di Jakarta.

    Menurutnya ditetapkannya NTB dan NTT sebagai tuan rumah PON merupakan satu kebanggaan bagi NTB.

    Dia juga berharap agar setelah ini, sesuai dengan kapasitas masing-masing harus dimaksimalkan. “Semua harus kerja keras dan bekerja sama, “ ungkapnya.
    Kepada seluruh masyarakat NTB, mulai saat ini agar terus menjaga keamanan dan ketertiban serta mengambil peran masing-masing demi suksesnya PON XXII. (kim)

  • PMI Rentan Terpapar dan Terlibat Terorisme

    PMI Rentan Terpapar dan Terlibat Terorisme

    BNPT RI Imbau WNI di San Francisco Waspada

    SAN FRANCISCO (Lombokexpress.id) – Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Boy Rafli Amar, M.H., menjelaskan Pekerja Migran Indonesia (PMI) lebih rentan terpapar dan terlibat dalam pendanaan terorisme. Hal ini didorong oleh beberapa faktor. Di antaranya minimnya kemampuan literasi digital dan pengetahuan terkait bahaya radikal terorisme, serta kemunculan platfrom komunikasi baru dan new payment method seperti metaverse dan cryptocurrency.

    “Karena sifatnya yang transnasional, perkembangan ancaman radikal terorisme dan pendanaan terorisme sangat dipengaruhi dinamika perkembangan lingkungan strategis baik secara global, maupun nasional, yang membawa implikasi secara langsung maupun tidak langsung,” kata Kepala BNPT dalam Consular Talk #4 bersama Konjen RI untuk San Francisco, Prasetyo Hadi, dan diaspora WNI di San Farncisco (11/9).

    Keterlibatan PMI dalam terorisme sudah terjadi di Singapura dan Hong Kong. Selain terlibat dalam pendanaan, di antara mereka juga ada yang terlibat dalam perencanaan bom bunuh diri. Selain itu sampai dengan tahun 2022, masih terdapat Foreign Terrorist Fighters (FTF) Indonesia yang berada di zona konflik Irak dan Siria.

    Mereka merupakan korban propaganda ideologi terorisme yang anti NKRI, pro ideologi transnasional, kerap menggunakan narasi agama sebagai landasan untuk bersikap intoleran, eksklusif, bahkan melakukan aksi kekerasan.

    Dengan jumlah data tentang keterlibatan PMI dalam terorisme di luar negeri, Boy Rafli mengimbau agar 13.886 orang WNI yang berada di wilayah kerja KJRI San Francisco lebih waspada.

    “Selaku diaspora WNI di Amerika Serikat kami harap dapat menghindari segala bentuk ancaman radikal terorisme dan pendanaan terorisme,” lanjutnya.

    Kunjungan Kepala BNPT RI ke KJRI San Francisco menjadi salah satu agenda kerja di Amerika Serikat. Sebelumnya, Boy Rafli memimpin delegasi Indonesia dalam The First United Nations Global Congress of Victims of Terrorism di New York pada tanggal 8-9 September 2022. (has/bnpt)

  • KONI Pusat Tetapkan NTB-NTT Tuan Rumah PON XXII

    KONI Pusat Tetapkan NTB-NTT Tuan Rumah PON XXII

    JAKARTA (Lombokexpress.id)– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menetapkan Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 20028.

    Ditetapkannya NTB dan NTT menjadi tuan rumah PON XXII tersebut melalui Musornaslub KONI yang berlangsung di Hotel Sultan Jakarta, Selasa, 13 September 2028.

    Begitu pimpinan sidang Musornaslub yang dipimpin Mayjend TNI Sudarmo yang juga Wakil Ketua Umum KONI Pusat mengetok palu sebagai tanda disahkannya NTB dan NTT sebagai tuan rumah PON XXII, peserta sidang menyambut dengan ucapan alhamdulillah dan tepuk tangan meriah.

    PON XXII tahun 2028 yang diberi nama PON Nusa Tenggara sesuai kesepakatan kedua Provinsi akan mempertandingkan 54 Cabor. Masing-masing Provinsi akan menggelar 27 Cabor.

    Cabor-cabor yang akan dipertandingan di NTB antara lain Aerosport, Anggar, Atletik, Balap Sepeda, Berkuda, Bermotor, Bola Basket, Bola Voli, Dance Sport, Futsal. Golf, Hoki, Judo, Karate, Kick Boxing, Kuash, Menembak, Muaythai, Panahan, Panjat Tebing, Pentaque, Selancar, Selam, Sepatu Roda, Tennis, Tarung Derajat, Triathlon.

    Untuk Cabor yang akan dipertandingkan di NTT, Angkat Besi, Akuatik, Biliard, Bola Tangan, Binaraga, Bridge, Bulutangkis, Catur, Cricket, Dayung, E-sport, Gateball, Gulat, Hapkido, Layar, Pencak Silat, Rugby, Senam, Sepak Bola, Sepak Takraw, Kempo, Taekwondo, Tenis Lapangan, Tenis Meja, Tinju dan Wushu.

    Ketua Umum KONI Pusat, Letjend TNI (Pur) Marciano Nurman mengatakan, ternyata NTB dan NTT untuk menjadi tuan rumah PON benar-benar telah mempersiapkan diri dengan baik.

    Ini terlihat dari materi ekspose serta tarian dan jumlah kontingen yang hadir dalam mengikuti Musornaslub. “Kita tidak sabar lagi setelah PON Aceh dan Sumut, perhatian kita akan beralih ke NTB dan NTT, ” katanya.
    Bicara olahraga, kata Marciano adalah sebagai pemersatu bangsa Indonesia yang begitu besar wilayahnya. “Mari kita buktikan dengan olahraga kita tetap bersatu, ” tegasnya. Oleh karena itu, pintanya ayo sukseskan PON XXI di Aceh dan Sumut dan selanjutnya berikan dukungan kepada NTB dan NTT sebagai tuan rumah PON XXII. “Mari kita bersatu menuju prestasi global, ” katanya.

    Gubernur NTB, DR H Zulkieflimansyah SE mengatakan, sudah saatnya NTB dan NTT menjadi tuan rumah PON XXII Tahun 2028. “Kami siap menjadi tuan rumah PON XXII Tahun 2028,” katanya.

    Dia memberikan alasan, jika PON XX sudah dilaksanakan di wilayah Indonesia bagian Timur yaitu Papua, dan PON XXI akan dilaksanakan di ujung bagian Barat Indonesia, Aceh dan Sumut. Maka sudah saatnya PON XXII dilaksanakan di tengah-tengah Indonesia. Tengah-tengah Indonesia itu adalah NTB dan NTT.

    Gubernur yang hadir bersama Ketua DPRD NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda, anggota DPR RI, anggota komisi V DPRD NTB, Kadispora NTB, mengaku perjuangan menjadi tuan rumah PON 2028 bersama NTT, sangat berat. Namun ia bersyukur. Sebab, dengan perjuangan yang panjang dan melelahkan, sejarah itu, hari ini tercipta. “Alhamdulillah di Jakarta sore ini, KONI Pusat menetapkan NTB dan NTT sebagai tuan rumah PON Tahun 2028. Ini perjuangan yang tidak mudah. Tapi dengan kerja keras dan kekompakan, kita mampu menerima amanah menjadi tuan rumah PON yang diserahkan kepada kita,” katanya.

    Menurutnya, karena banyak cabor yang akan dipertandingkan, tentunya pembenahan terhadap fasilitas kelas nasional dan internasional, harus mulai dilakukan.
    “Insya Allah, kalau semuanya lancar, mimpi kita untuk memiliki stadion besar kelas dunia untuk pembukaan dan penutupan PON akan ada di daerah kita,” ujarnya.

    Ketua KONI NTB, H Mori Hanafi menyambut baik dan rasa gembira atas ditetapkannya NTB dan NTT menjadi tuan rumah PON XXII Tahun 2028. “Kita sambut positif, rasa syukur dan ini berkat kerja keras dan perjuangan kita semua, sehingga NTB dan NTB bisa menjadi tuan rumah PON,” katanya.

    Menjadi tuan rumah PON ini bukan hal yang mudah. “Oleh karena itu kesempatan ini harus kita manfaatkan secara maksimal. Karena untuk menjadi tuan rumah PON ini ke depan bisa nunggu sampai 100 tahun lagi,” ungkapnya.

    Menurutnya, tahap selanjutnya KONI NTB bersama Pemerintah akan mempersiapkan segala sarana dan prasarana. Untuk sarana dan prasarana dalam rangka menyambut PON tersebut ada yang sudah tersedia dan ada yang memerlukan perbaikan-perbaikan termasuk juga merencanakan bangun GOR baru.

    Setelah penetapan sebagai tuan rumah nanti, tentu Pemprov dan KONI akan bekerja keras untuk dua substansi. Salah satunya penyiapan fasilitas venue. Mengingat besarnya anggaran untuk PON nanti terdiri dari sumber pertama bantuan pusat dari APBN dan APBD provinsi dan APBD kabupaten dan kota dan sponsor dan dana pihak ketiga. (kim)