Blog

  • Gencarkan Penanganan Kasus PMK, Permprov Gelar Rakor di Kabupaten Sumbawa

    Gencarkan Penanganan Kasus PMK, Permprov Gelar Rakor di Kabupaten Sumbawa

    SUMBAWA (Lombokexpress.id)–Kabupaten Sumbawa merupakan salah satu daerah yang terserang kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Terhadap hal ini, Pemprov NTB menggencarkan penanganan kasus ternak tersebut, dengan menggelar Rapat Kooordinasi Percepatan Penanganan PMK di Kabupaten Sumbawa pada Kamis (25/8) di kantor ADT Madilaoe Bupati Sumbawa.

    Sebelumnya pada 10 Agustus lalu, Bupati beserta Sekda Kabupaten Sumbawa telah mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan secara virtual. Acara tersebut dipimpin oleh Mentri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Tindaklanjut dari kegiatan itu, hal serupa juga digelar di NTB.

    Rakor yang berlangsung di lantai III kantor bupati, dihadiri oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana sekaligus Ketua Satuan Tugas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku Nasional, Letjen TNI Suharyanto, Sekda Provinsi NTB, Komandan Korem 162/Wira Bhakti, Wakil Kepala Kepolisian NTB, Kepala Kepolisian Resort Kabupaten se-NTB Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota Se-Pulau Sumbawa. Hadir pula Kepala Pelaksana BPBD NTB, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB, Para Camat, Danramil, dan Kapolsek Se-Kabupaten Sumbawa, serta Tim Satgas Penanganan PMK Nasional.

    Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa, H Mahmud Abdullah mengungkapkan, sejak tahun 2006, Sumbawa merupakan Kabupaten peternakan dengan populasi hewan ternak terbanyak di Provinsi NTB. “Kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar kita dalam percepatan penanganan PMK yang saat ini tengah mewabah dan menyerang hewan ternak ruminansia di hampir seluruh wilayah Provinsi NTB, termasuk di Kabupaten Sumbawa,” tuturnya.

    Diungkapkan, kejadian PMK di Kabupaten Sumbawa berawal dari laporan masyarakat tentang gejala Hipersalivasi (keluar air liur yang berlebihan) pada 13 ekor sapi di desa Pemasar dan desa Simu kecamatan Maronge pada tanggal 26 juli 2022. Kemudian terhadap 13 ekor sapi tersebut telah dilakukan pengambilan sampel swab dan darah, yang diuji di balai besar Veteriner Denpasar. hasilnya, dari 13 sampel yang diuji, 8 di antaranya dinyatakan positif PMK, dan 5 lainnya negatif. Bersamaan dengan keluarnya hasil laboratorium tersebut, pada tanggal 5 agustus 2022 Kabupaten Sumbawa dinyatakan zona merah kasus PMK.

    Data populasi hewan ternak di Kabupaten Sumbawa : Sapi (sapi Bali, sapi Sumbawa, sapi eksotik) : 276.031 ekor, Kerbau Sumbawa : 30.152 ekor, Kambing : 30.301 ekor, Domba : 798 ekor, Babi : 7.011 ekor. Adapun, Perkembangan kasus PMK di Kabupaten Sumbawa Per Tanggal 24 Agustus 2022, Kasus aktif (1.282 ekor), Sembuh (1.177 ekor), Potong Bersyarat (11 ekor), Mati (9 ekor), Total jumlah kasus (2.479 ekor).

    Menyikapi merebaknya kasus PMK yang menyerang hewan ternak di Kabupaten Sumbawa ini, beserta jajarannya telah mengambil langkah-langkah penanganan. Diantaranya dengan menetapkan keadaan darurat penyakit mulut dan kuku. Atau kejadian luar biasa PMK di Kabupaten Sumbawa melalui SK Bupati Sumbawa nomor 598 tahun 2022. Selain itu, telah membentuk satuan tugas penanganan PMK di Kabupaten Sumbawa melalui SK Bupati Sumbawa nomor 596 tahun 2022.

    Bupati juga berharap agar masyarakat dapat berpartisipasi aktif dan bertanggung jawab dalam pemberantasan PMK ini, serta pihak BNPB dapat lebih memperhatikan dan dapat membantu, memberikan solusi jangka panjang terhadap masalah krisis air bersih yang selalu terjadi di Kabupaten Sumbawa pada setiap musim kemarau.

    “Jadi, sebanyak 43 desa yang tersebar di 17 Kecamatan di Kabupaten Sumbawa saat ini tengah mengalami krisis air bersih akibat pekerjaan. Sebagai solusi jangka pendek, kami telah mengalirkan bantuan air bersih menggunakan tangki ke titik-titik rawan kekeringan di 43 desa tersebut,” pungkasnya.(bia)

  • Pogram Pencegahan BNPT Didukung Komisi III DPR-RI

    Pogram Pencegahan BNPT Didukung Komisi III DPR-RI

    JAKARTA (Lombokexpress.id)- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., mengatakan BNPT akan terus berkomitmen dalam mencegah dan melindungi bangsa dari ancaman radikalisme terorisme. Upaya pencegahan tersebut dilakukan dengan melakukan transformasi semangat kebangsaan, revitalisasi nilai Pancasila, moderasi beragama, penguatan nilai adat dan budaya, serta penanggulangan terorisme berbasis pembangunan kesejahteraan.

    “Lima upaya transformasi ini adalah penguatan dalam mempersempit ruang gerak radikalisme dan terorisme yang anti konstitusi, NKRI, bersifat transnasional, intoleran radikal, menyalahgunakan narasi agama, anti terhadap kemanusiaan dan menghalalkan kekerasan,” kata Boy Rafli saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III, di Gedung MPR/DPR-RI, Senayan, Kamis (25/8).

    Melalui upaya pencegahan terorisme yang dilaksanakan secara efektif dan akuntabel, BNPT mendapatkan dukungan dari Komisi III DPR RI, anggota Fraksi PKB, Heru Widodo, S.Psi. Dirinya menyampaikan keberhasilan program pencegahan dapat dilihat dari minimnya aksi teror yang terjadi.

    “Selama ini tidak terjadi aksi terorisme secara nyata mungkin karena memang keberhasilan program pencegahan” kata Heru.

    Sementara itu, Ichsan Soelistio dari Fraksi PDI-P memberikan apresiasi terhadap opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan BNPT di tahun 2021. Hal ini menandakan jika pengelolaan anggaran BNPT dalam mencegah radikalisme dan terorisme digunakan dengan cukup efektif.

    “Kita memberi apresiasi bahwa penyerapan (anggaran) Bapak sangat baik dan akurat,” kata Ichsan.

    Komisi III DPR-RI menilai BNPT tetap masih perlu memperkuat program-program pencegahan dan lebih fokus kedepannya. Komisi hukum DPR-RI ini juga berkomitmen untuk terus mendukung Lembaga yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden ini. (has/bnpt)

  • PT Dukung Program Penanganan 14 Napiter Sumatera Utara Melalui Peningkatan Kemampuan Petugas Pemasyarakatan

    PT Dukung Program Penanganan 14 Napiter Sumatera Utara Melalui Peningkatan Kemampuan Petugas Pemasyarakatan

    MEDAN (Lombokexpress.id) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Kedeputian Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kemampuan Terhadap Petugas Pemasyarakatan dalam Rangka Penanganan Napiter di Sumatera Utara. Hal ini dilakukan guna menambah wawasan dan kompetensi para petugas pemasyarakatan dalam membina para napiter agar dapat kembali mencintai NKRI.

    “Pentingnya kita memberikan atensi terhadap peningkatan kemampuan rekan-rekan kita di Lapas agar mereka mampu menangani napiter. Selain itu, mereka juga merupakan perpanjangan tangan BNPT dalam upaya mengembalikan pemahaman mereka pada NKRI,” jelas Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT, Irjen Pol. Ibnu Suhaendra, S.I.K ketika ditemui dalam kegiatan Pelatihan Peningkatan Kemampuan Terhadap Petugas Pemasyarakatan dalam Rangka Penanganan Napiter di Medan (25/8).

    Deputi dua BNPT ini mengatakan jika dilihat dari beragam serangan teroris pernah terjadi di Sumatera Utara seperti penyerangan teroris di Polda Sumut tahun 2017, serangan bom Mapolrestabes Medan tahun 2019 hingga insiden bom Sibolga di tahun yang sama, para pelakunya memiliki beragam karakter, latar belakang, dan ideologi. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi petugas pemasyarakatan.

    Ia juga tidak lupa mengingatkan para sipir lapas akan kemungkinan terjadinya potensi penyebaran paham radikal oleh napiter terhadap narapidana lain juga merupakan tantangan yang luar biasa.

    Sedangkan Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Ham RI, Thurman SM Hutapea, Bc.IP., S.H., M.Hum., menuturkan salah satu bukti nyata keberhasilan kolaborasi BNPT dengan petugas pemasyarakatan dapat dilihat dari 103 napiter yang berikrar setia NKRI.

    “103 napiter yang kembali ke NKRI merupakan bukti kerjasama yang berhasil dengan BNPT. Buahnya sudah ada. Harapan saya kita terus berikan peningkatan kapasitas disamping untuk menambah wawasan petugas pemasyarakatan, agar mereka juga lebih memahami psikologis. Secara praktik dari berbagai sumber sehingga mereka punya pengalaman lebih dalam menangani napiter,” terangnya.

    Sementara itu, mitra deradikalisasi BNPT, Marwan yang kini aktif berwirausaha juga menjelaskan jika kunci pendampingan napiter adalah bekerja dengan hati.

    “Petugas pemasyarakatan harus melakukan segala cara dengan hati bukan ambisi, itulah kunci pendampingan. Mengingat peran mereka penting dalam hal menyadarkan napiter dari paham yang salah,” jelasnya.

    Selain penanganan narapidana terorisme, pelatihan ini diharapkan juga dapat menjadi pelopor bagi para petugas lapas dalam mewujudkan kesiapan untuk menghadapi potensi ancaman terorisme dan merekatkan koordinasi antar petugas pemasyarakatan dengan Instansi terkait lainnya. Sebagai informasi, di Sumatera Utara sendiri, terdapat lima Lapas yang dihuni oleh 14 Napiter, tersebar di Medan, Tanjung Balai Asahan, Panyabungan, dan Padangsidempuan. (bnpt/has)

  • Dinilai Membawa Manfaat, BNPT bersama Pemkab Malang Lakukan Pengembangan KTN Turen

    Dinilai Membawa Manfaat, BNPT bersama Pemkab Malang Lakukan Pengembangan KTN Turen

    TUREN (Lombokexpress.id)– Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menggelar Penanaman Jagung Cortiva di Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) Turen seluas 16 hektar di Kabupaten Malang pada Selasa (23/8).

    Sekretaris Utama BNPT Mayjen TNI Dedi Sambowo, S.IP mengatakan penanaman jagung di KTN merupakan bagian dari pengembangan KTN Turen dalam upaya memberikan manfaat bagi warga sekitar dan mitra deradikalisasi sehingga dapat mencegah paparan paham radikalisme dan terorisme.

    “Mari kita sambut dan manfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Mudah – mudahan KTN Turen dapat terus dijalankan dengan baik. Dengan adanya penanaman jagung kedua ini, ke depan hasil dan manfaatnya akan lebih meningkat” jelasnya.

    Pengembangan di KTN Turen terus dilakukan sejak pelaksanaan soft launching pada Maret 2022 dan Panen Raya Jagung pada Juli 2022 melalui program sinergisitas 46 Kementerian/Lembaga, pemerintah daerah dan juga melibatkan berbagai pihak BUMN/Swasta. Untuk saat ini, sedang berlangsung pengembangan KTN Turen yaitu: Program Keserasian Sosial, Program Kearifan Lokal, Bantuan Alat Mesin Pertanian, Bibit Tanaman, Pelatihan Tematik Budidaya Cabai dan Bantuan Kambing serta Sapi Bali.

    Sepakat dengan Sestama BNPT, Wakil Bupati Malang Drs. H. Didik Gatot Subroto, S.H., M.H., mewakili Bupati Malang Drs. H.M. Sanusi, M.M, mengatakan kegiatan penanaman jagung di wilayah KTN merupakan bentuk penguatan sinergitas dan komitmen bersama antara pemerintah pusat dalam hal ini BNPT dan pemerintah daerah dalam hal ini Pemkab Malang untuk melakukan deradikalisasi berbasis kesejahteraan dalam rangka melawan radikalisme dan terorisme.

    “Kegiatan ini mampu menjadi penguat sinergi antara Pemkab Malang dan BNPT. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat kepada Mitra Deradikalisasi, penyintas dan warga sekitar,” jelasnya.

    Wakil Bupati Malang juga menambahkan, lahan di Kabupaten Malang memang cocok ditanami Jagung. Untuk itu, jagung yang ditanam pada hari ini diharapkan akan dapat dipanen dengan kualitas yang baik dan bernilai jual tinggi.

    Prosesi penanaman jagung selain dihadiri Sestama BNPT dan Wakil Bupati Malang, turut serta hadir Mitra Deradikalisasi, Penyintas dan Perwakilan Dekan Universitas Islam Malang (Unisma). (has/bnpt)

  • BNPT Ajak Para Guru Se-DKI Jakarta Untuk Bentengi Sekolah dari Pengaruh Radikalisme-Terorisme

    BNPT Ajak Para Guru Se-DKI Jakarta Untuk Bentengi Sekolah dari Pengaruh Radikalisme-Terorisme

    JAKARTA (Lombokexpress.id) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan bertema “merajut kebhinekaan dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, yang diselenggarakan di kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta, (23/08).

    Ditengah ribuan guru se-DKI Jakarta yang hadir baik secara luring dan daring, Kepala BNPT, Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., mengajak mereka untuk membantu mencegah tumbuh kembangnya radikalisme di lingkungan sekolah, melalui penguatan pemahaman ketahanan nasional, revitaslisasi nilai-nilai Pancasila, serta moderasi beragama. Hal ini diperlukan untuk menghadapi tantangan akan adanya ekspansi ideologi transnasional ditengah perkembangan teknologi.

    “kita harus mewaspadai akan adanya transnasional ideologi terutama adalah intoleransi radikalisme yang bertentangan dengan jati diri bangsa” tegas Boy Rafli

    Menurutnya guru adalah salah satu elemen penting dalam mencegah penyebaran ideologi radikal, mereka (para guru) harus mengajarkan anak didiknya agar menjadi anak bangsa yang cinta tanah air dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan kebhinekaan.

    Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta, Nahdiana juga memberikan dukungan untuk BNPT dalam upaya pencegahan penyebaran radikalisme di lingkungan pendidikan. Untuk itu ia mengajak para guru untuk meningkatkan kapabilitas dalam penanaman nilai-nilai Pancasila dan rasa cinta tanah air terhadap anak didik.

    “saya berharap kembali dari sini kita dapat meningkatkan kapabilitas diri kita dalam menyertai kehidupan anak- anak kita” ungkap Nahdiana.

    Melalui kegiatan ini Kepala BNPT juga memberikan paparan terkait perkembangan terorisme secara global dan regional, serta langkah-langkah pencegahannya. Diharapkan hal ini dapat menjadi gambaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta, untuk menentukan langkah preventif dalam sinergi penanggulangan radikalisme terorisme di lingkungan pendidikan. (has/bnpt)

  • Gempa Datang Lagi, Warga Berhamburan ke Luar Rumah

    Gempa Datang Lagi, Warga Berhamburan ke Luar Rumah

    MATARAM (Lombokexpress.id)– Gempa bumi datang lagi. Kali ini berkekuatan 5,8 pada skala richter. Berpusat di Kuta Selatan, Bali. Gempa dengan kedalaman 124 kilometer terjadi Senin sore (22/8/2022), pukul 15.36 WIB atau sekitar pukul 16.36 WITA.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data beberapa menit setelah gempa terjadi menjelaskan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan gelombang Tsunami.

    Gempa itu mengakibatkan guncangan yang cukup besar di Lombok termasuk di Mataram.  Sejumlah warga berhamburan. Maklum masyarakat Lombok masih trauma. Terbayang tragedi Lombok 2018 yang mengakibatkan meninggalnya ratusan korban jiwa.

    Bahkan sampai saat ini ribuan rumah, masih belum selesai perbaikannya.

    “Lumayan besar gempanya,” kata Aman, salah satu warga Selagalas.

    “Tapi saya tidak sampai lari keluar rumah,” kata warga lain.

    Sampai berita ini dirilis belum ada laporan terkait dampak dari gempa. (has)

  • BNPT dan Mandiri Akan Bangun Warung NKRI

    BNPT dan Mandiri Akan Bangun Warung NKRI

    JAKARTA (Lombokexpress.id)–Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bekerjasama dengan PT Bank Mandiri (Persero) akan membangun Wadah Akur Rukun Nurani Gelorakan NKRI atau Warung NKRI di sejumlah wilayah. Rencana ini dibahas dalam pertemuan Kepala BNPT, Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., dengan Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, pada hari Senin (22/8).

    “Strategi kita ini dikenal dengan konsep pentahelix dalam melawan terorisme, kita bikin program warung dengan ada ornamen merah putih dan obrolan-obrolan tentang kebangsaan,” kata Kepala BNPT.

    Boy menjelaskan bahwa Warung NKRI merupakan salah satu anak program kontra radikalisasi. Dalam warung ini BNPT berkolaborasi dengan berbagai pihak sebagai wujud implementasi dari konsep pentahelix. Tidak hanya menggandeng pemerintah daerah, pihak swasta dan BUMN turut dilibatkan dalam Warung NKRI.

    Darmawan Junaid menyambut baik kolaborasi pencegahan terorisme antara BNPT dan Mandiri. Tidak dipungkiri ideologi radikal terorisme rentan menyerang berbagai lapisan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh pihak harus berkontribusi dalam mencegahnya.

    “Program ini inline dengan kami, satu sisi untuk mencegah paham-paham radikal dan juga untuk menggerakkan ekonomi,” kata dia.

    Kerja sama formal antara BNPT dan Mandiri akan diwujudkan melalui Perjanjian Kerja Sama yang ditandatangani dalam waktu dekat. (has/bnpt)

  • Peringatan Hari Korban Internasional 2022, Sinergi BNPT, LPSK dan UNODC dalam Melindungi dan Mendukung Korban Terorisme

    Peringatan Hari Korban Internasional 2022, Sinergi BNPT, LPSK dan UNODC dalam Melindungi dan Mendukung Korban Terorisme

    JAKARTA (Lombokexpress.id)–Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bekerja sama dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dan The United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) menyelenggarakan Hari Peringatan dan Penghormatan Internasional untuk Para Korban Terorisme atau International Day of Remembrance of and Tribute to the Victims of Terrorism bertajuk urviving Terrorism: The Power of Memories’ di Hotel Shangri La, Jakarta (21/8).

    Terselenggaranya Hari Peringatan Korban Internasional ini merupakan salah satu wujud kehadiran negara dalam melindungi dan mendukung penyintas (korban) tindak pidana terorisme.

    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Prof. Dr. H. Moh. Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P. dalam sambutannya menjelaskan Hari Peringatan Korban Terorisme merupakan momentum penting dalam mengenang dan menjunjung tinggi martabat korban terorisme serta menunjukan solidaritas global sehingga para korban tidak terlupakan dan terpenuhi hak haknya sesuai Undang-undang nomor 5 Tahun 2018 dan Peraturan Pemerintah nomor 35 2020.

    “Negara mengamanatkan BNPT dan LPSK untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada para korban terorisme sebagai wujud kehadiran dan kepedulian negara,” jelasnya.

    Menkopolhukam berharap dengan adanya Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme Tahun 2020-2024 (RAN PE), BNPT dan LPSK beserta kementerian dan lembaga terkait dapat selalu memberikan dukungan dan bantuan kepada korban terorisme secara optimal sesuai dengan Undang-undang

    Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar, M.H., mengatakan BNPT selama ini telah berkolaborasi dengan seluruh pihak, bersatu padu mendukung pemulihan atas korban terorisme dan juga melawan terjadinya tindakan terorisme yang dapat memecah belah persatuan dan tidak mencerminkan kepribadian bangsa.

    “BNPT bersinergi dengan LPSK dalam pemberian bantuan medis, rehabilitasi psikososial dan psikologis, pemberian santunan, dan kompensasi kepada para penyintas,” jelasnya.

    Selain itu, BNPT juga menginisiasi program Silahturahmi Kebangsaan yang mempertemukan mantan narapidana terorisme dengan penyintas

    “Silahturahmi Kebangsaan ini bertujuan untuk membangun budaya memaafkan dan rekonsiliatif. Meskipun program ini bukan sesuatu yang mudah, namun telah berhasil dilaksanakan sebanyak 3 (tiga) kali, yakni pada tahun 2018, 2021, dan tahun 2022. Program ini akan terus dikembangkan sejalan dengan amanat Pilar Kedua, Perpres Nomor 7 Tahun 2021 tentang RAN PE 2020-2024,” ujarnya.

    Untuk mengatur mekanisme yang aman dan mengutamakan kepentingan terbaik bagi para penyintas, BNPT saat ini juga sedang menyusun Peraturan Kepala BNPT tentang Rekonsiliasi Korban dan Mantan Narapidana Terorisme yang direncanakan akan disahkan pada akhir tahun 2022.

    “Dalam rangka pelaksanaan rehabilitasi psikososial dan mendukung agenda keadilan restoratif, terobosan lain yang dikembangkan oleh BNPT adalah pembentukan Warung NKRI (Wadah Akur Rukun Usaha Nurani Gelorakan NKRI) dan pengembangan Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) yang mengedepankan pendekatan kesejahteraan bagi mitra-mitra deradikalisasi, penyintas, dan masyarakat sekitar,” katanya.

    Sementara itu Ketua LPSK, Drs. Hasto Atmojo Suroyo, M.Krim., mengatakan selama ini negara telah hadir dan tidak ingkar terhadap tanggung jawab terhadap korban tindak pidana terorisme. Sejumlah kompensasi dan bantuan kepada penyintas telah diberikan dengan optimal.

    “Negara memperhatikan penyintas. Korban merupakan tanggung jawab negara. Kami bersama kalian,” jelasnya.

    Sementara itu perwakilan UNODC untuk Indonesia sekaligus mewakili Sekjen PBB, H. E. Ms. Valerie Juliand mengatakan apresiasi ke BNPT dan LPSK.

    “Kita akan selalu mengingat korban. Korban Terorisme tidak sendirian. Kita akan selalu mendukung dan membantu korban. Kenangan terjadinya tindak pidana terorisme yang memakan korban iakan terus menyadarkan kita untuk melawan terorisme. Hari ini kita berdiri dengan mereka.

    Tahun ini Hari Peringatan dan Penghormatan Internasional untuk Para Korban Terorisme mengangkat tema ‘Surviving Terrorism: The Power of Memories’ di mana korban terorisme di seluruh dunia menceritakan kisahnya, berbagi ingatan, emosi, dan makna yang mereka dapatkan pasca teror. Kenangan ini menumbuhkan solidaritas antar umat manusia, termasuk para korban,” ujarnya.

    Berdasarkan Global Terrorism Index 2022 yang mengkaji dampak terorisme pada suatu negara, termasuk jumlah korban dan kematian yang diakibatkan oleh terorisme, secara umum terjadi penurunan jumlah korban teroris secara global. Namun di Indonesia, terjadi peningkatan jumlah korban terorisme akibat dari kekerasan yang terjadi di Papua pada tahun 2021. (has/bnpt)

     

  • Rinjani Color Run, Gairahkan Pariwisata Lombok Timur

    Rinjani Color Run, Gairahkan Pariwisata Lombok Timur

    LOMBOK TIMUR (Lombokexpress.id) – Rinjani Color Run, salah satu event untuk memperkenalkan Kabupaten Lombok Timur (Lotim) di tingkat nasional dan internasional.

    Peserta even yang digelar Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Biro NTB, dilepas oleh Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy, Sabtu (20/8) dengan titik start di Lapangan Sembalun Bumbung menuju persawahan masyarakat  dan finish di Rest area Sembalun. Kegiatan berlangsung.

    Pada kesempatan itu orang nomor satu di Lotim itu mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Rinjani Color Run di Sembalun yang wilayahnya berada di ketinggian 1.200 mdpl dan memiliki seven summit dengan puncak tertinggi Rinjani 3.726 mdpl.

    Ia mengajak para peserta untuk melihat sisi lain Lombok Timur, “Lombok Timur bukan hanya punya gunung tapi juga punya pantai, lembah, sawah, ngarai dan punya danau.”

    “Jangan terpaku hanya dengan Sembalun tapi lihatlah Lombok Timur lebih luas lagi dan mari kita jajaki bersama,” ajaknya.

    Demikian halnya juga Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB H. Ahsanul Khalik yang mewakili Gubernur NTB mengaku optimis dengan upaya meningkatkan perekonomian masyarkat. Sebab masyarakat NTB memiliki kebersamaan yang begitu kuat, salah satunya terlihat dari penyelenggaraan Rinjani Color Run ini. Karena itu resesi yang melanda dunia tidak menjadi kekhawatirannya.

    Sementara itu, Direktur Keuangan MSDM dan Manajemen Risiko LKBN ANTARA Nina Kurnia Dewi mengatakan Rinjani Colour Run dengan 1.200 peserta hadir untuk Indonesia dan bergerak bersama mengairahkan kembali perekonomian dan menjaga kesehatan  masyarakat.

    Kegiatan yang ditujukan menggairahkan pariwisata serta menumbuhkan semangat UMKM ini juga dihadiri Dandim 1615 Lotim, Kapolres Lotim, Kadis Pemuda dan Olahraga, Kadis Pariwisata, serta Camat dan tokoh masyarakat Sembalun.  (cn)

  • Mantan Sekda Kota Mataram Terkesan dengan Sukiman Azmy

    Mantan Sekda Kota Mataram Terkesan dengan Sukiman Azmy

    MATARAM (Lombokexpress.id)-Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram priode 2006-2017, Makmur Said terkesan dengan uraian khutbah Jumat yang disampaikan Sukiman Azmy.

    Hal itu diungkapkannya kepada awak media usai pelaksanaan ibadah shalat Jumat di Masjid Al-Islah Monjok Baru Kota Mataram, pada Jumat 19 Agustus 2022.

    Makmur Said yang juga selaku takmir Masjid Al-Islah mengaku merasa bangga ketika kedatangan tamu yang disebutnya sebagai orang penting yang membuat dirinya merasa terkesan.

    “Ya kita seneng lah, rasanya kita mendapat penghargaan kampung kita didatangi. Yang kedua, beliau bersedia jadi khatib sekaligus jadi imam,” ujarnya.

    Dia menuturkan, sebelum acara ibadah Jumat dimulai dirinya sempat memberitahukan kepada Sukiman Azmy bahwa sesungguhnya jamaah di Masjid tersebut cukup ramai.

    Menurut dia, apa yang disampaikan Sukiman Azmy dalam uraian khutbahnya betul-betul sesuai dengan kondisi yang ada.

    “Kayaknya mengalir saja penyampaian beliau, disanalah kekaguman kita. Pas sudah yang disampaikan beliau itu, karena itu kondisi kita di sini,” akunya.

    Disinggung soal niatan Sukiman Azmy yang akan maju menjadi calon gubernur NTB 2024 nanti, dirinya mengaku sudah mengetahui informasi tersebut melalui media, baik cetak maupun online.

    Akan tetapi dirinya belum pernah mendengar secara langsung dari Sukiman Azmy. Namun jika itu benar, dirinya siap untuk memberikan dukungan kepada Sukiman Azmy.

    “Tadi tidak ada beliau menyinggung itu, tapi kalo dia bener ya Alhamdulillah. Insya Allah kita dukung,” tutupnya. (anas/pl)