Blog

  • Kepala BNPT dan Dubes RRT Untuk Indonesia Bahas Kerjasama Bilateral Dalam Menjaga Stabilitas Keamanan dan Anti Terorisme Kedua Negara

    Kepala BNPT dan Dubes RRT Untuk Indonesia Bahas Kerjasama Bilateral Dalam Menjaga Stabilitas Keamanan dan Anti Terorisme Kedua Negara

    JAKARTA (Lombokexpress.id) – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol. Boy Rafli Amar, M.H., berbincang dengan Duta Besar RRT untuk Indonesia, Lu Kang di Jakarta pada Senin (1/8).  Perbincangan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kerja sama bilateral untuk menciptakan stabilitas keamanan dan ekonomi di kawasan Asia.

    Boy Rafli mengatakan menjaga keamanan negara merupakan tugas yang penting mengingat Indonesia merupakan negara yang ramah investasi. Oleh karena itu, pemerintah akan terus menciptakan kondisi yang aman dan kondusif agar investor tidak ada keraguan untuk melakukan berinvestasi di Indonesia.

    “Kami menyadari kemampuan dalam mengendalikan berbagai kejahatan termasuk kejahatan terorisme menjadi bagian yang penting agar Indonesia menjadi negara yang ramah investasi yang dilakukan negara lain termasuk RRT, Indonesia akan terus memastikan kondisi yang kondusif agar tidak ada keraguan negara-negara untuk melakukan investasi di Indonesia,” kata Boy Rafli.

    Menurutnya penyebarluasan paham radikalisme atau ekstrimisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme banyak terjadi di kawasan Asia. Oleh karena itu, kerja sama penanggulangan terorisme dengan RRT dinilai strategis. Kepala BNPT pun mendorong kerja sama formal kedua negara dalam bidang teknologi informasi, pertukaran informasi, capacity building, juga deradikalisasi.

    Senada dengan Kepala BNPT, Lu Kang menyampaikan kekerasan yang mengarah pada terorisme aktif di Asia tidak hanya mengancam nyawa manusia tetapi juga perekonomian negara. Sebagai salah satu investor terbesar Indonesia dan bagian dari masyarakat ekonomi baru, RRT akan serius mendalami kerjasama anti terorisme maupun radikalisme bersama BNPT.

    “Terorisme bukan hanya mengancam jiwa manusia tapi juga perekonomian negara, sebagai masyarakat ekonomi baru RRT dan Indonesia memiliki kebutuhan yang mendalam di bidang anti terorisme maupun radikalisme,” ucap Dubes Lu Kang.

    Lebih lanjut, Lu Kang juga menyampaikan perhatiannya atas presidensi G20. Dia menyadari forum penting ini kerap menjadi sasaran aksi terorisme. Oleh karena itu, RRT akan terus mendukung pemerintah Indonesia, khususnya BNPT, dalam mengamankan pertemuan dan KTT G20 di Bali.

    Mengapresiasi dukungan RRT, Boy Rafli mengatakan Indonesia berkewajiban mengamankan seluruh rangkaian dari G20 termasuk keamanan delegasi dari berbagai negara yang akan hadir. Dia memastikan BNPT akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, melakukan supervisi dan menyusun langkah strategis agar G20 dapat berjalan dengan aman dari ancaman terorisme.

    “Sejauh ini dalam bidang keamanan sudah dan sedang dilaksanakan kerja sama dengan pihak-pihak terkait, BNPT mengkoordinasikan seluruh komponen yang bertanggung jawab, melakukan supervisi dan langkah-langkah apa yang akan dilakukan agar G20 bisa berjalan aman dan damai,” kata Kepala BNPT. (has/bnpt)

     

  • Melongok BRILink di Sekitar Tugu Monas

    Melongok BRILink di Sekitar Tugu Monas

    KAKARTA (Lombokexpress.id)– Di Perumahan padat penduduk di kawasan Jalan Kebon Sirih, sekitar satu kilometer dari Tugu Monas di Jakarta Pusat, warga tidak perlu khawatir tidak mendapat layanan perbankan pada tengah malam sekalipun.

    Di tempat ini ada layanan BRILink yang dikelola oleh pedagang kelontong Wahyudin. Namanya Agen Wafa, di Jalan Kebon Sirih RT 014/RW 02, Jakarta Pusat. Wafa, nama anaknya yang kedua untuk diabadikan menjadi nama agen BRILink.

    Selain melayani pembeli barang berbagai kebutuhan rumah tangga sehari-hari, seperti beras, bumbu masak, sabun, makanan ringan, dan minuman, Wahyudin juga sibuk melayani jasa perbankan dalam berbagai keperluan.

    Seperti layaknya kantor bank atau ATM Bank, di meja warung kelontong Wahyudin yang sempit terdapat perlangkapan untuk tarik dan transfer antar bank, BRI-BRI atau BRI ke non-BRI.

    Bahkan kata Wahyudin, BRILink juga melayani masyarakat yang tidak punya rekening bank atau kartu ATM sama sekali. “Yang penting mereka tahu alamat tempat agen BRILink terdekat. Nanti uang bisa diterima di agen BRILink terdekat.

    Dengan menjadi agen BRILink, Wahyudin bisa melayani setor tunai, tarik tunai, registrasi, bayar listrik, bayar telepon, bayar cicilan, beli pulsa, transfer, dan Top Up BRIZZI.

    Memang BRILink didesain sebagai perluasan bank tanpa kantor. Pelaksanaanya diserahkan kepada nasabah yang sudah mendapat sertifikat agen BRILink yang ditunjuk BRI Cabang terdekat.

    Agen BRILink melayani transaksi perbankan secara real time online menggunakan fitur EDC miniATM BRI atau BRILink Mobile. Semua transaksi keuangan dikenakan tarif biaya transaksi kepada customer.

    Sekali transaksi, kalau mentransfer uang ke sesama rekening BRI dikenakan Rp 5.000. Tetapi jika mentransfer dana untuk rekening bank non-BRI, dikenakan biaya Rp 15.000 per transaksi.

    “Biaya transaksi itu menjadi pendapatan bagi agen BRILink dan bank BRI, dengan sistem pembagian
    sharing fee,” tutur Wahyudin.

    Yang menyenangkan bagi Wahyudin, bukan hanya pendapatan hasil pembagian fee dengan BRI, barang dagangannya juga laku dibanding sebelum menjadi agen BRILink.

    “Warga di sini kalau mentransfer atau menarik dana tunai, atau minta layanan perbankan lainnya, banyak yang sambil beli minuman atau makanan. Omset penjualan barang dagangan saya ikut meningkat,” tutur Wahyudin yang sudah menjadi agen BRILink selama dua tahun.

    Sebelum menjadi agen BRILink, usaha warung kelontong yang dirintisnya lima tahun lalu, awalnya tidak seperti sekarang ini.

    “Sebelumnya pendapatan bersih sekitar Rp 5 juta per bulan, sekarang pendapatan saya sekitar Rp 20 juta per bulan,” kata Wahyudin, pria kelahiran Wajo, Sulawesi Selatan 32 tahun silam itu.

    Karena pendapatannya meningkat, ia pun mulai bisa menabung, serta membeli tanah di kampung halamannya, Wajo.

    Ia ingin membeli tanah di Jakarta untuk usaha warung kelontong. Sebuah toko yang dijadikan tempat usaha sekarang ini disewa tahunan oleh Wahyudin. Setahun Rp 50 juta.

    Dengan menjadi agen BRILink usahanya sekarang semakin mantap. Jumlah transaksi mencapai 2000 per bulan, nilainya sekitar Rp 1 milyar per bulan.

    Agen BRILink sekarang sudah tersebar hingga seluruh Indonesia, hingga pelosok tanah air. Per 31 Mei 2022 jumlah agen BRILink mencapai 560.095 unit, nilai transaksi kotor Rp 529 triliun, dan pendapatan berdasarkan fee Rp 587 miliar.

    Agen BRILink kini tersebar mulai tugu Monumen Nasional (Monas) hingga desa-desa di seluruh Indonesia.

    Soal waktu pelayanan, kata Wahyudin, jangan khawatir di agen BRILink. “Kapanpun saya layani sampai malam. Kalau kantor bank, malam hari kan tutup. Semua warga di kampung ini sudah tahu layanan BRILink sampai malam. Mereka dapat informasi dari mulut ke mulut,” kata Wahyudin dalam wawancara Jumat sore 29 Juli 2022 di depan kiosnya, di Kebon Sirih Barat, Jakarta Pusat yang ramai.

    Ketika wawancara berlangsung, Wahyudin didampingi petugas pendamping BRILink Reki Rezzana Hermawan. Hadir dalam wawancara itu antara lain Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi DKI Iwan Jamaludin. (has/rls)

  • Boy Rafli Amar Menerima Gelar Kebangsawanan “Pangeran Sentana” dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat

    Boy Rafli Amar Menerima Gelar Kebangsawanan “Pangeran Sentana” dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat

    Kepala BNPT, Komjen Pol Boy Rafli Amar, M.H memperoleh gelar kehormatan “Pangeran Sentana” dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Kini Kepala BNPT tersebut menyandang sebutan sebagai Kanjeng Pangeran Arya Dr. Drs. Boy Rafli Amar Adinegoro, M.H. Gelar tersebut diserahkan langsung oleh Raja Pakoe Boewono XIII, pada kegiatan Hajad Dalem Malam 1 Suro atau malam tahun baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriah, Sabtu (30/7).

    Gelar kebangsawanan tersebut dinobatkan karena Boy Rafli memiliki kepedulian terhadap upaya penguatan toleransi dari berbagai keberagaman nusantara, yang dapat menjadi landasan persatuan bangsa Indonesia, serta sebagai bentuk apresiasi karena telah mengemban amanah pemerintahan secara baik.

    Usai menerima penobatan gelar kehormatan, Kepala BNPT mengikuti upacara kirab pusaka sebagai rangkaian kegiatan acara malam 1 Suro . Dalam kegiatan ini turut diikuti oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka serta seluruh lapisan masyarakat yang secara antusias menyaksikan rangkaian tradisi malam Suro.

    Upacara Kirab malam 1 Suro merupakan tradisi Keraton Kasunanan Surakarta yang dilaksanakan pada malam 1 Muharram. Dalam tradisi ini semua berpartisipasi, mulai dari raja, keluarga dan kerabat raja, abdi dalem, hingga masyarakat umum. Momentum ini menjadi sarana untuk menjalin kebersamaan dalam perpaduan tradisi Jawa dan Islam.

    Kegiatan rutin tahunan ini merupakan salah satu bentuk pelestarian tradisi, budaya dan kearifan lokal sekaligus upaya menumbuh kembangkan rasa cinta masyarakat terhadap warisan budaya leluhur sehingga dapat mencegah berkembangnya paham-paham transnasional.

    “Kami mendukung pencegahan dengan penguatan kearifan lokal semacam ini,” tutur Boy Rafli. (bnpt/has)

  • Dorong Mitra Deradikalisasi Jadi Petani Kopi Yang Hebat, BNPT Resmikan KTN dan Warung NKRI di Temanggung

    Dorong Mitra Deradikalisasi Jadi Petani Kopi Yang Hebat, BNPT Resmikan KTN dan Warung NKRI di Temanggung

    TEMANGGUNG (Lombokexpress.id)– Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) semakin serius mengembangkan program deradikalisasi berbasis kesejahteraan bagi para eks narapidana terorisme (mitra deradikalisasi). Setelah meresmikan Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) di Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Jawa Barat, kali ini BNPT bersama dengan Pemkab Temanggung, Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah, Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI), dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk., serta Koperasi Rejo Mulyo meresmikan KTN di Sidempul dan Wadah Akur Rukun Usaha Nurani Gelorakan NKRI (Warung NKRI) di Embung Bansari, Desa Bansari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada hari Rabu (27/7).

    KTN seluas 10 hektar di kaki Gunung Sindoro ini akan dimanfaatkan untuk program reintegrasi sosial bagi Mitra Deradikalisasi BNPT. Mereka bersama dengan masyarakat sekitar melakukan budidaya tanaman kopi. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga sekitar pada umumnya dan memberikan kemandirian ekonomi bagi mitra deradikalisasi pada khususnya.

    “Mitra deradikalisasi akan menjadi petani kopi yang hebat tangguh sebagaimana yang kita lihat di lingkungan desa Bansari, kopi itu komoditas yang terkenal, kami yakin di bawah bimbingan Kementan akan menghasilkan keterampilan sebagai petani kopi,” kata Kepala BNPT, Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H.

    Jenderal bintang tiga ini juga menyampaikan sebagai pusat reintegrasi sosial, nantinya mitra deradikalisasi akan dititipkan kepada koperasi untuk bersama sama masyarakat meningkatkan produksi serta mempromosikan kopi Temanggung yang sudah terkenal ini.

    “Kami titipkan kepada koperasi seluruh teman-teman mitra deradikalisasi, pasti ini akan terus berkembang menjadi unit usaha yang menguntungkan, apalagi ini kopi temanggung yang memang sudah hebat dan top di Indonesia,” lanjut dia.

    Sebagai bentuk dukungan pada program KTN Temanggung, Kementan RI memberikan bantuan 1.000 bibit kopi, 2 unit sprayer, 2 unit cultivator, 1 unit traktor, dan 1 ton pupuk organik. Selain bantuan fisik, Kementan RI juga akan memberikan pelatihan kepada mitra BNPT sehingga program pencegahan ini dapat dilakukan dari hulu hingga hilirnya.

    “Kami memberikan support penuh kepada BNPT, agar terus kita memotivasi memberikan edukasi yang tepat, semua kegiatan pangan kita berbasis hilirisasi, hulunya pencegahan (terorisme), hilirnya pembinaan hingga produk jadi,” jelas Wakil Menteri Pertanian RI, Harvick Hasnul Qolbi.

    Sementara Sekretaris Daerah Temanggung, Hary Agung Prabowo, yang hadir mewakili Pemkab Temanggung menyampaikan pihaknya dan masyarakat akan senantiasa mendukung kemitraan dengan BNPT, berharap KTN akan segera memberikan hasil yang bermanfaat bagi masyarakat.

    “Semoga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya.

    KTN Temanggung banyak mendapatkan dukungan dari berbagai pihak termasuk Pemkab Temanggung yang memberikan pupuk sebanyak 7,5 kuintal, kemudian PT Adhi Karya juga turut memberikan bantuan pembangunan warung NKRI dan Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa (IARMI) Jawa Tengah juga berpartisipasi dalam KTN Temanggung dengan memberikan 1.000 bibit tanaman hortikultura. (has/bnpt)

  • BNPT Terima Kunjungan Studi Tiru KomnasHam RI

    BNPT Terima Kunjungan Studi Tiru KomnasHam RI

    JAKARTA (Lombokexpress.id)– Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ( BNPT) melalui Bagian Hukum dan Hubungan Masyarakat menerima kehadiran Tim Kehumasan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) di kantor BNPT – Jakarta, Senin (25/7).

    Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan studi tiru layanan kehumasan dan _benchmarking_ BNPT TV guna mengoptimalkan pelayanan kehumasan di Komnas HAM.

    Kepala Bagian Hukum dan Humas BNPT, Kombes Pol. Astuti Idris, S.Sos menyampaikan saat ini layanan kehumasan BNPT terus berbenah dalam rangka mewujudkan keterbukaan informasi publik, diantaranya mendorong layanan yang berbasiskan e-Government guna memberikan pemahaman kepada masyarakat dan memperoleh
    dukungan publik terhadap program dan kebijakan yang berjalan.

    “Layanan kehumasan di BNPT terus berproses ke arah komunikasi digital. Kami memiliki tim kehumasan yang menangani media sosial, PPID, dan media relation,” jelasnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Pranata Humas Madya Komnas HAM, Sasanti Amisani, S.IP. menanyakan mengenai strategi mengembangkan produk layanan kehumasan yang ada di BNPT.

    “Produk layanan kehumasan sangat beragam di BNPT, kira – kira bagaimana strategi kehumasan yang ada sehingga produk atau layanan kehumasan dapat berkembang?” tanya Koordinator Kehumasan Komnas HAM ini.

    Menanggapi pertanyaan tersebut, Astuti menjelaskan bahwa kehumasan BNPT selalu mempersiapkan perencanaan yang matang sebelum menyampaikan data dan
    informasi, selain itu juga bekerjasama dengan banyak pihak guna menghasilkan konten yang bermanfaat bagi masyarakat dan dipublikasikan secara cepat, tepat, dan berkualitas.

    “Strategi kehumasan yang kami miliki, diantaranya memiliki pedoman sebagai implementasi perencanaan yang matang, menjalin relasi yang baik dengan Kementerian/Lembaga, berkolaborasi dengan tokoh publik atau tokoh media sosial, menghasilkan konten – konten yang mengedukasi sekaligus kontra narasi,” respon Kombes Pol Astuti.

    Sebelumnya di Tahun 2021, kehumasan BNPT mendapatkan penghargaan atas inovasi bidang Edukasi, Kontra radikalisme, dan Deradikalisasi melalui media digital dalam Gatra Innovation Awards yang diterima oleh BNPT TV. (bnpt/has)

  • BNPT dan BKN Bersinergi Cegah PNS Terpapar Radikalisme dan Terorisme

    BNPT dan BKN Bersinergi Cegah PNS Terpapar Radikalisme dan Terorisme

    JAKARTA (Lombokexpress.id)– Dalam rangka pencegahan agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak terpapar paham radikalisme dan terorisme, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) melakukan Penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS), dalam Rangka Implementasi Integritas dan Moralitas pada Pengembangan Karier PNS, di Kantor BKN Pusat, Jakarta, Senin (25/7).

    Kerjasama yang dibangun BNPT dengan BKN meliputi pertukaran dan pemanfaatan data dan/atau informasi pegawai negeri sipil yang terindikasi terpapar paham radikal terorisme dan penyediaan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam pertukaran data dan/atau informasi.

    Menurut Kepala BNPT, Komjen. Pol. Boy Rafli Amar, M.H., penandatanganan MoU dan PKS ini sangat penting mengingat PNS merupakan unsur yang rentan terpapar radikalisme dan terorisme. Boy menambahkan, sebagai tulang punggung pembangunan bangsa, PNS tidak boleh terpengaruh apalagi menjadi simpatisan paham radikalisme dan terorisme yang jelas-jelas bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    “PNS sebagai tulang punggung pembangunan bangsa dan Negara tidak boleh memiliki paham intoleransi, radikalisme dan terorisme. Jangan sampai PNS memiliki disorientasi terhadap ideologi dan konstitusi negara,” jelasnya.

    Kepala BNPT mengakui tugas BKN dalam membina dan mengawasi kurang lebih 4 juta PNS bukan hal yang mudah. Apalagi dalam rangka pengawasan terhadap PNS yang terindikasi telah terpapar paham radikalisme dan terorisme. Ia berharap dengan kerja sama yang dibangun antara BNPT dan BKN, kedua lembaga ini dapat mengidentifikasi secara jelas dan spesifik indikator radikalisme pada PNS.

    Sementara itu Plt. Kepala BKN Dr. Ir. Bima Haria Wibisana, MSIS, mengatakan penandatanganan MoU dan PKS ini akan mempermudah upaya pembinaan yang efektif dalam mencegah paham radikalisme dan terorisme di kalangan PNS sehingga abdi negara ini selalu setia dan patuh pada 4 Konsesus Bangsa.

    “Kegiatan pada hari ini bisa menjadi titik awal bagaimana BKN dan BNPT bisa melakuan pembinaan lebih efektif terutama di bidang prevensi sehingga PNS bisa memiliki jiwa korsa sebagai ASN yang tunduk tegak lurus kepada pemerintahan, negara, dan Konsesus Kebangsaan sehingga tidak ada pertanyaan lagi soal kesetiaan,” jelasnya.

    Selain melaksanakan penandatanganan MoU dan PKS, Kedua Lembaga juga menyelenggarakan Dialog Kebangsaan sacara luring dan daring dengan narasumber utama Kepala BNPT, Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., (bnpt/has)

  • Galang Semangat Persatuan dan Kesatuan, BNPT Ajak Ratusan Masyarakat Ramaikan Gowes Kebangsaan

    Galang Semangat Persatuan dan Kesatuan, BNPT Ajak Ratusan Masyarakat Ramaikan Gowes Kebangsaan

    JAKARTA (Lombokexpress.id)- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama kurang lebih 400 orang masyarakat mengikuti Gowes Kebangsaan pada hari Minggu (24/7).

    “Terima kasih kepada seluruh peserta dan panitia yang telah bekerja keras, masyarakat yang bersama kita bergabung dalam kegiatan Gowes Kebangsaan ini,” jelas Kepala BNPT, Komjen Pol. Boy Rafli Amar, M.H.

    Kegiatan yang merupakan penutup rangkaian HUT ke-12 Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bertempat di area car free day PIK 2 memiliki rute perjalanan kurang lebih 10 kilometer.

    Boy Rafli menjelaskan Gowes Kebangsaan memiliki makna tersendiri dibandingkan even bersepeda biasanya. Gowes kebangsaan menjadi refleksi bersama untuk terus mengedepankan semangat persatuan dan kesatuan dengan bergandeng tangan dan bergerak maju melawan radikalisme dan terorisme.

    “Gowes kebangsaan tentunya memiliki makna tersendiri, kalau gowes-gowes banyak di mana-mana, jadi tiap hari orang gowes. Tapi makna gowes kebangsaan ini adalah bagaimana kita mengangkat narasi yang mengedepankan semangat persatuan dan kesatuan,” jelasnya.

    Boy berharap dengan adanya Gowes Kebangsaan, kebersamaan akan terus terjalin untuk membangun semangat cinta terhadap NKRI, cinta nilai-nilai luhur bangsa dan cinta kepada ideologi bangsa kita, Pancasila.

    “Makna dari gowes ini bagaimana kita terus mengangkat narasi gelorakan semangat nasional, bela negara, bela bangsa, bela rakyat Indonesia dari pengaruh-pengaruh negatif tentunya yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila,” ujarnya.

    Gowes Kebangsaan diikuti oleh kementerian/lembaga dan masyarakat umum sebagai wujud dari tema HUT BNPT “Gelorakan Sinergi Bangsa dalam Mencegah Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme Menuju Indonesia Harmoni”. Selain menjalin silaturahmi,

    Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran pejabat dan staf di lingkungan BNPT, Pimpinan I BPK RI, Nyoman Adi Suryadyana, dan mitra BNPT.

    Acara ini turut dimeriahkan Sahitya Band yang merupakan juara satu festival musik kebangsaan yang digelar BNPT. Sebelumnya juga telah terselenggara sejumlah aktivitas dalam memeriahkan HUT ke-12 di antaranya ziarah kebangsaan di TMP Kalibata, aksi sosial donor darah dan baksos, juga Presidential Lecture yang diisi oleh Menkopolhukam Mahfud MD. BNPT juga menggelar lomba Desain Maskot lomba Tik Tok Harmoni Dalam Keberagaman, dan lomba Festival Musik Kebangsaan tingkat SMA-sederajat. (bnpt/has)

  • Buku “Loper Koran Jadi Jenderal”Dibedah, Dudung Memang Tokoh Inspiratif

    Buku “Loper Koran Jadi Jenderal”Dibedah, Dudung Memang Tokoh Inspiratif

    Buku “Loper Koran Jadi Jenderal – Seni Memimpin Jenderal TNI Dudung Abdurachman” karya Imelda Bachtiar dibedah Kamis, 21/7/2022 malam sekaligus menandai berakhirnya Rapat Pimpinan Nasional Serikat Media Siber Indonesia (Rapimnas SMSI) di Markas Besar Angkatan Darat, Jalan Juanda  Jakarta.

    Sosok Dudung Abdurachman menjadi fenomenal tatkala baru empat bulan menjalankan tugas sebagai Pangdam Jaya pada Agustus 2020, sudah mengeluarkan ultimatum publik yang dahsyat dengan mengatakan “Siapa saja mereka yang coba-coba mengganggu persatuan dan kesatuan di wilayah Jakarta, akan saya hajar!” tentu saja hal tersebut membuat masyarakat awam Jakarta kaget dan tersentak.

    Ketika baru bertugas, keheranan Jenderal Dudung akan ribuan baliho FPI yang tersebar seantero ibu kota membuatnya mengambil keputusan untuk menertibkan baliho. Dan itu juga menandai langkah awal untuk menertibkan organisasi yang dipimpinnya.

    Sikap Jenderal Dudung menjadi penggerak euphoria bahagia. Ada aparat, salah satu jajaran pemimpin nasional, berani mengambil sikap yang berbeda dan tentu menimbulkan rasa optimisme yang luar biasa.

    Komandan Jenderal Korps Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen TNI Iwan Setiawan yang menjadi penanggap dalam bedah buku tersebut, mengatakan keberanian yang telah dilakukan oleh Jenderal Dudung saat menurunkan Baliho FPI perlu ditiru oleh para kawula muda Indonesia karena keberaniannya dilandasi untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa dan negara Indonesia.

    Lebih lanjut, Mayjen TNI Iwan Setiawan juga menjelaskan terkait rekam jejak Jenderal Dudung bisa sampai sukses menjadi orang nomor satu di TNI Angkatan Darat Republik Indonesia.

    Diceritakannya, bahwa Jenderal Dudung adalah yatim sejak umur 12 Tahun. Dia juga anak ke 6 dari 8 bersaudara.

    “Kami sama-sama anak PNS yang hidupnya serba dalam keterbatasan. Yang membuat saya lebih terharu adalah soal kerja kerasnya dalam mengejar cita-cita,” tambahnya.

    Selain itu, menurut Danjen Kopassus ini bahwa Jenderal Dudung selalu meluangkan waktu 2 jam dalam setiap harinya untuk menjual koran. Duit hasil penjualan, dia kumpulkan untuk bantu-bantu adiknya.

    Sosok seperti Jendral Dudung  tersebut juga diharapkan oleh Danjen Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan dapat menginspirasi para generasi muda Indonesia.

    Bedah buku diikuti oleh seluruh peserta Rapimnas SMSI yang terdiri dari para pimpinan SMSI dari berbagai provinsi dan menghadirkan Emelda Bachtiar, penulis buku Loper Koran Jadi Jenderal – Seni Memimpin Jenderal TNI Dudung Abdurachman dengan pembahas Dr. (HC) Herwin Suparjo,S.Sos, SH, Mayjen TNI Iwan Setiawan (Danjen Kopassus), Ketua Dewan Pertimbangan SMSI Budiman Sudjatmiko dan Medrial Alamsyah. Dimoderatori oleh Mayor Jenderal TNI (Purn.) Wuryanto, S.Sos., M.Si
    Acara yang berlangsung selama dua jam tersebut diakhiri dengan harapan agar keteduhan, ketegasan dan keberanian Jenderal Dudung Abdurachman untuk menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia dapat menginspirasi semua pihak.
    Usai Bedah Buku,  Ketua Dewan Pertimbangan SMSI Budiman Sudjatmiko menutup keseluruhan acara, Rapimnas SMSI.

    Selain para pimpinan SMSI dari berbagai provinsi, hadir pula antara lain Ketua Umum SMSI Firdaus, Dewan Penasehat SMSI Ervik Ary Susanto,  Sekretaris Dewan Pakar SMSI Hersubeno Arief, Ketua Umum Forum Pemred Media Siber Indonesia Bernadus Wilson Lumi, Sekretaris Jenderal SMSI Mohammad Nasir, Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan SMSI Pusat Dr Retno Intani ZA, MSc, dan beberapa CEO perusahaan media antara lain CEO Bangun Media Grup Lesman Bangun. (RI)
    #rapimnassmsi #smsi

  • BNPT akan Buat MoU dengan Komisi Informasi Pusat

    BNPT akan Buat MoU dengan Komisi Informasi Pusat

    JAKARTA (Lombokexpress.id)– Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus membuka ruang Kerjasama dengan berbagai pihak dalam upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme terorisme, salah satunya dengan Komisi Informasi Pusat (KIP).

    Kepala BNPT menyampaikan, BNPT siap bekerjasama dengan setiap komponen bangsa mulai dari Lembaga Pemerintahan, organisasi masyarakat hingga organisasi internasional yang peduli dan memiliki semangat yang sama dalam menghadapi ancaman paham radikalisme dan terorisme.
    Dalam hal ini BNPT juga melihat pentingnya sebuah keterbukaan informasi publik agar tidak terjadi miss informasi di tengah masyarakat, sehingga menilai perlu adanya nota kesepahaman (MoU) antara BNPT dengan Komisi Informasi Pusat.

    “MoU antara Komisi Informasi Pusat dengan BNPT supaya ditindaklanjuti,” ungkap Kepala BNPT, Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H saat menerima Ketua Komisi Informasi Pusat, Donny Yogieantoro di Kantor BNPT, Jakarta Pusat (22/7).

    Boy juga mengatakan agar penyampaian informasi kepada masyarakat berlangsung dengan cepat dan tepat perlu didukung oleh peningkatan kemampuan kepada personil yang menangani pelayanan informasi dan dokumentasi.

    “Terkait bimtek standar pelayanan informasi publik untuk ditindaklanjuti dan disesuaikan pelaksanaannya,” tuturnya.

    Senada dengan mantan Kadiv Humas Polri ini, Ketua KIP periode 2022-2026, Donny Yogieantoro menyambut baik rencana Kerjasama antara BNPT dengan KIP yang nantinya akan memfokuskan kepada pengelolaan informasi publik di BNPT.

    “KIP siap membuat MoU dengan BNPT yang nantinya dapat lebih fokus pada pengelolaan informasi publik” katanya.

    Menurutnya sangat penting bagi personil BNPT memahami tata cara pengelolaan informasi publik. Hal itu disebabkan sebagai Lembaga yang menangani masalah terorisme di Indonesia tentunya memiliki data dan informasi yang tidak dapat dikonsumsi oleh publik karena akan berdampak kepada masalah keamanan sebuah negara.

    “BNPT memiliki hak untuk menolak penyebaran informasi yang berkaitan dengan data-data intelijen,” jelas Donny.

    Keterbukaan informasi menjadi komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas informasi yang dibutuhkan masyarakat. Hal tersebut dalam rangka meredam penyebaran informasi-informasi hoaks atau palsu yang banyak beredar di tengah masyarakat.

    Dalam pertemuan ini Kepala BNPT didampingi oleh Kepala Biro Perencanaan, Hukum dan Humas, Bangbang Surono, Ak.,M.M, Kepala Bagian Hukum dan Humas, Astuti Idris, S.Sos sementara Ketua KIP di dampingi Wakil Ketua KIP, Arya Sandhiyudha. (bnpt/has)

  • Dorong Peran Perempuan Indonesia dalam Penanggulangan Ekstremisme Berbasiskan Kekerasan, BNPT Bekerjasama dengan Educational Initiatives

    Dorong Peran Perempuan Indonesia dalam Penanggulangan Ekstremisme Berbasiskan Kekerasan, BNPT Bekerjasama dengan Educational Initiatives

    JAKARTA (Lombokexpress.id)- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mendorong peran perempuan Indonesia dalam penanggulangan ekstremisme berbasis kekerasan.

    BNPT melihat perempuan memiliki peran vital dan potensi dalam masyarakat untuk turut memberantas ekstremisme yang terjadi di lingkungannya sekaligus mengembangkan moderasi beragama. Penguatan peran perempuan ini rencananya akan direalisasikan melalui pelatihan kepemimpinan perempuan Indonesia yang akan dikerjasamakan dengan Nouf Abdullah selaku CEO dari Educational Initiatives yang berbasis di Arab Saudi.

    “Miss Nouf akan memberikan beberapa masukan, beberapa pihak yang nanti intens bisa bekerjasama dengan kita di BNPT. Kerja sama ini bagian dari penguatan kerja sama internasional, khususnya dalam counter terrorism dan juga khusus untuk program leadership, program untuk perempuan-perempuan muda Indonesia,” kata Kepala BNPT, Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar. M.H., saat berdiskusi dengan Nouf Abdullah Al-Rakan selaku CEO dari Educational Initiatives yang berbasis di Arab Saudi, pada Kamis (21/7).

    Nouf Abdullah menjelaskan program ini bertujuan untuk membekali perempuan dengan kepemimpinan strategis dalam mengelola dan mengatasi tantangan global, termasuk ekstremisme berbasis kekerasan. Dia berharap program ini tak hanya mencetak pemimpin perempuan yang handal tetapi juga dapat meningkatkan kesadaran perempuan dan lingkungannya terhadap paham ekstremisme.

    “Kami berusaha untuk mendukung peran perempuan di seluruh dunia, kami menyambut baik kerja sama yang akan dirajut,” tutup Nouf.

    Perempuan menjadi kelompok yang rentan dalam ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme. Kelompok ekstremis memanfaatkan media sosial dan platform online lainnya untuk melakukan radikalisasi masyarakat selama masa pandemi. Hal ini menyebabkan transformasi peran perempuan dalam terorisme yang awalnya menjadi korban, sekarang bergeser menjadi pelaku dan pendukung. (bnpt/has)