Blog

  • Pariwisata Indonesia Naik Level, SMSI Apresiasi Menparekraf

    Pariwisata Indonesia Naik Level, SMSI Apresiasi Menparekraf

    JAKARTA (Lombokexpress.id) – Ketua Bidang Luar Negeri Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Aat Surya Safaat mengapresiasi kinerja Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dan jajaran Kemenparekraf yang berhasil menaikkan peringkat pariwisata Indonesia secara signifikan.

    “Kami mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada Menparekraf. Peringkat pariwisata Indonesia kini berada di posisi 32 dari sebelumnya ranking 44. Wisata halal Indonesia juga saat ini berada di peringkat dua dunia, sementara Menparekraf telah mendapat kehormatan berbicara tentang pariwisata berkelanjutan di Majelis Umum PBB,” katanya di Jakarta, Kamis (2/6/2022).

    Ketua Bidang Luar Negeri SMSI mengemukakan keterangan tersebut dalam perbincangan dengan wartawan terkait naiknya peringkat dan citra pariwisata Indonesia secara signifikan di dunia internasional.

    Sebagaimana dirilis World Economic Forum, Travel Tourism Development Index (TTDI) Indonesia sebelumnya adalah 44. Saat ini naik 12 level sehingga peringkat pariwisata Indonesia berada di posisi 32, melampaui Thailand yang kerap disebut “Traveler’s Paradise” dan Malaysia yang terus mengiklankan diri dengan tagline “Malaysia Truly Asia”.

    Pada posisi ini, di Asia Tenggara, Indonesia hanya kalah dari Singapura, sedangkan di Asia Pasifik, Indonesia menempati ranking delapan.

    Selain itu, Global Muslim Travel Index (GMTI) 2022 menempatkan Indonesia pada peringkat dua dunia, suatu peningkatan peringkat yang signifikan setelah tahun sebelumnya berada pada urutan empat.

    Secara akumulatif poin, Indonesia hanya kalah dari Malaysia yang menempati urutan pertama, namun Indonesia mengungguli negara-negara besar lainnya seperti Arab Saudi, Turki, UEA, hingga Qatar yang berturut-turut ada di bawah peringkat Indonesia.

    Sementara itu Menparekraf pada 4 Mei 2022 mendapat kehormatan berbicara di ‘High-level Thematic Debate on Tourism’ yang digelar oleh Majelis Umum PBB New York.

    Menparekraf menyebutkan bahwa Indonesia saat ini menjadi acuan dunia dalam penanganan COVID-19. Selain dalam penanganan pandemi, Indonesia juga menjadi acuan dunia untuk membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif setelah dua tahun dihantam pandemi, dengan tetap memperhatinkan sisi sosial dan lingkungan hidup.

    Menurut Ketua Bidang Luar Negeri SMSI Aat Surya Safaat, naiknya peringkat dan citra pariwisata Indonesia secara signifikan di dunia internasional tidak lepas dari leadership (kepemimpinan) Menparekraf Sandiaga Uno. Sandi juga dinilai memahami dengan baik fungsi manajemen serta mampu berkomunikasi efektif dengan berbagai kalangan terkait.

    “Bagaimanapun, kunci kemajuan suatu institusi adalah faktor leadership yang didukung dengan pemahaman manajemen yang baik serta kemampuan komunikasi yang efektif dari pemimpinnya,” kata Kepala Biro Kantor Berita ANTARA New York periode 1993-1998 dan Pemimpin Redaksi ANTARA 2016 itu.

    Penasehat Forum Akademisi Indonesia (FAI) itu juga menyatakan terkesan dengan gebrakan Menparekraf yang dikenal dengan terminologi “Gercep”, “Geber”, dan “Gaspol”. “Gercep” menurut Sandi adalah bergerak cepat dan “Geber” adalah bergerak bersama-sama memanfaatkan semua potensi untuk membangkitkan industri pariwisata dan ekonomi kreatif. Adapun “Gaspol” adalah menggarap secara optimal semua potensi yang ada.

    Aat juga menyatakan setuju dengan pernyataan Sandi bahwa pariwisata Tanah Air tidak boleh hanya memperhatikan kuantitas, tetapi juga kualitas serta tak hanya mengejar profit, tetapi juga memperhatikan keberlangsungan lingkungan.

    Sementara itu National Tourism Strategist, Taufan Rahmadi pada tempat terpisah menyatakan, naiknya peringkat dan citra pariwisata Indonesia secara signifikan di dunia internasional menandakan bahwa pembenahan industri pariwisata dan ekonomi ktreatif yang dilakukan Menparekraf mencapai hasil yang membanggakan.

    “Tapi tentunya masih ada beberapa kekurangan. Ajang dunia semisal MotoGP adalah lahan untuk terus memperbaiki kekurangan. Dari pagelaran besar seperti ini kita bisa lihat apa yang kurang untuk dibenahi,” kata Taufan.

    Menurut dia, ajang lain yang pas untuk menilai dunia pariwisata negeri ini adalah event balap mobil listrik di Jakarta, kemudian G-20 di Bali nanti. Selain itu, seluruh destinasi super prioritas seperti Bali hingga Komodo perlu terus belajar dan berbenah agar menjadi lebih baik lagi.

    Secara khusus dia menyebut ada sejumlah PR yang perlu dibenahi. Mulai dari kualitas sumberdaya manusia (SDM) hingga infrastruktur bandara, pelabuhan, dan jalan yang memberi kemudahan bagi para pelancong.

    Dalam indikator penilaian juga diukur faktor keamanan, lingkungan bisnis, kebersihan, hingga infrastruktur penunjang lain. Poin plus Indonesia, lanjutnya, terletak pada cultural resouces, natural resources, hingga harga yang bersaing. (rls/has)

  • Peringati Hari Lahir Pancasila 2022, Kepala BNPT  Ajak Duta Damai di Seluruh Indonesia Terus Sebarkan Pesan Perdamaian

    Peringati Hari Lahir Pancasila 2022, Kepala BNPT  Ajak Duta Damai di Seluruh Indonesia Terus Sebarkan Pesan Perdamaian

    JAKARTA (Lombokexpress.id)–Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 2022, Kepala BNPT Komjen. Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H., berdialog dengan 30 Duta Damai BNPT perwakilan 15 regional yang tersebar di seluruh nusantara secara daring. Dialog ini mengangkat tema Pancasila yang selaras dengan Tema Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini yakni “Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia”.

    Dalam dialog tersebut, Kepala BNPT berpesan agar seluruh Duta Damai yang notabene generasi milenial tidak lelah berkiprah dalam segala upaya untuk menyiarkan misi perdamaian di masyarakat.

    “Seluruh Duta Damai, teruslah berkiprah di berbagai entitas dalam masyarakat dengan membawa misi perdamaian,” jelas Boy Rafli.

    Dalam kesempatan ini, Boy Rafli mengucapkan terima kasih atas usaha Duta Damai mengajak masyarakat untuk mengamalkan nilai luhur bangsa dan menyampaikan pesan damai dalam rangka membangun Indonesia yang harmoni.

    “Menjadi Duta Damai adalah amal ibadah kita, mengajak semua orang untuk cinta perdamaian, terimakasih untuk semua Duta Damai,” ujarnya.

    BNPT menyadari betapa pentingnya pelibatan pemuda untuk mejadi perpanjangan tangan BNPT di daerah, khususnya untuk merangkul dan menyentuh generasi muda. BNPT telah memiliki komunitas Duta Damai dengan jumlah anggota 542 peserta aktif.

    Sejumlah Duta Damai telah berkontribusi langsung dalam menyiarkan pesan perdamaian dan berhasil menjadi inisiator untuk pembuatan Perjanjian Kerja Sama dengan salah satu universitas di Kabupaten di wilayahnya, yang berfokus untuk menyebarkan narasi perdamaian di kalangan mahasiswa melalui media sosial.

    Dalam dialog ini Duta Damai juga menjelaskan rencana kerja mereka dari rencana pembuatan konten tentang perdamaian yang disampaikan Duta Damai Sulawesi Tengah, pendirian Desa Damai di daerah – daerah prioritas yang dianggap rawan aksi radikalisme terorisme hingga rencana Youth Peace Camp_oleh Duta Damai Sumatera Barat, serta workshop dan sosialisasi bahaya tindakan anarkis yang akan diadakan Duta Damai Jawa Tengah dan masih banyak rencana program Duta Damai dari daerah lainnya. (rls/bnpt)

     

  • Untitled post 2019

    BOGOR (Lombokexpress.id)–Media sosial heboh dengan konvoi rombongan premotor dengan membawa atribut bertuliskan ‘Kebangkitan Khilafah’ di Brebes, Jawa Tengah (Jateng), dan Cawang, Jakarta Timur (Jaktim). Dalam beberapa atributnya, mereka mengkampanyekan tegaknya sistem khilafah sebagai solusi umat yang dilakukan oleh kelompok Khilafatul Muslimin.

    Menanggapi hal ini, Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol. R. Ahmad Nurwakhid, SE, MM, mengatakan, kelompok Khilafatul Muslimin ini sebenarnya memiliki cita dan ideologi yang sama dengan HTI yang telah dibubarkan oleh Pemerinta, yaitu mendirikan khilafah.

    “Bedanya, HTI merupakan gerakan trans-nasional dan sedang memperjuangkan sistem khilafah di berbagai negara. Sementara Khilafatul Muslimin mengklaim sudah mendirikan khilafah dengan adanya khalifah yang terpilih,” jelas Nurwakhid di Bogor, Selasa (31/5/2022).

    Nurwakhid menjelaskan, genealogi Khilafatul Muslimin tidak bisa dilepaskan dari NII karena sebagian besar tokoh kunci dalam gerakan ini adalah mantan NII. Pendiri dan pemimpinnya adalah Abdul Qadir Hasan Baraja mantan anggota NII sekaligus salah satu pendiri Pondok Pesantren Ngruki dan ikut ambil bagian dalam Majelis Mujahidin Indonesia tahun 2000, walaupun memilih tidak aktif.

    Nurwakhid menambahkan, ada beberapa parameter yang bisa dipakai dalam melihat Khilafatul Muslimin. Pertama, aspek ideologi sangat berbahaya dengan memiliki cita ideologi khilafah di Indonesia sebagaimana HTI.

    “Walaupun dalam pengakuan mereka tidak bertentangan dengan Pancasila, namun ideologi mereka adalah mengkafirkan sistem yang tidak sesuai dengan pandangannya,” jelasnya.

    Kedua, lanjut Nurwakhid, secara historis, pendiri gerakan ini sangat dekat dengan kelompok radikal seperti NII, MMI dan memiliki rekam jejak dalam kasus terorisme. Baraja telah mengalami 2 kali penahanan, pertama pada Januari 1979 berhubungan dengan Teror Warman, ditahan selama 3 tahun. Kemudian ditangkap dan ditahan kembali selama 13 tahun, berhubungan dengan kasus bom di Jawa Timur dan Borobudur pada awal tahun 1985.

    Ketiga, dampak ideologis, gerakan ini yang memiliki cita-cita ideologi perubahan sistem sangat rentan bermetamorfosa dalam gerakan teror.
    “Lihatlah kasus penangkapan NAS tersangka teroris di Bekasi yang ditemukan di kontrakannya kardus berisi Khilafatul Muslimin dan logo bordir Khilafatul Muslimin,” ungkapnya.

    Selain itu, lanjut Nurwakhid, gerakan Khilafatul Muslimin mudah berafiliasi dengan jaringan kelompok teror seperti ISIS. bahkan pada masa kejayaan ISIS pada tahun 2015, Rohan Gunaratna Peneliti Terorisme dari Singapura menggolongkan Khilafatul Muslimin telah berbaiat kepada ISIS.

    Terkait masalah ini, Nurwakhid memaparkan, BNPT yang diamanatkan sebagai leading sector untuk melakukan koordinasi pencegahan terhadap paham yang dapat mendorong terorisme telah mengkoordinasikan Pemerintah Daerah, Forkopimda di seluruh wilayah NKRI untuk mewaspadai gerakan ini karena bertentangan dengan falsafah bangsa dan berpotensi melahirkan gerakan terorisme.

    “Koordinasi ini akan terus dikuatkan. Tujuannya untuk terus melakukan deteksi sedini mungkin terkait potensi munculnya akar radikalisme dan terorisme di tengah masyarakat,” tandas Nurwakhid. (Kim/red)

  • Bali Civil Society and Media Forum Diharapakan Menjaring Aspirasi Media Asia Pasifik

    Bali Civil Society and Media Forum Diharapakan Menjaring Aspirasi Media Asia Pasifik

    JAKARTA (LOMBOKEXPRESS.ID)– Ketua Dewan Pers Prof. Dr. Azyumardi Azra mengapresiasi penyelenggaraan Bali Civil Society and Media Forum (BCSMF) Intersession yang diharapkan dapat menjadi wadah untuk menjaring aspirasi mengenai isu-isu yang esensial bagi kalangan media di negara-negara Asia Pasifik.

    Demikian laporan Ketua Bidang Luar Negeri Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat Aat Surya Safaat yang hadir dalam pertemuan BCSMF, Senin, 30 Mei 2022. Dalam pertemuan itu hadir pula Ketua SMSI Provinsi Bali Imanuel Dewata Oja.

    Prof. Azyumardi dalam kata sambutan pada BCSMF Intersession yang dilaksanakan secara offline dan online(virtual), menyatakan, pers juga memegang peranan yang sangat penting dalam upaya mewujudkan tata bangun demokrasi (democratic architecture) yang kokoh di kawasan Asia Pasifik, termasuk di Indonesia.

    Cendekiawan Muslim itu juga mengemukakan, sekitar dua tahun masa pandemi COVID-19 peranan pers untuk membantu mewujudkan tata bangun demokrasi agak terganggu, karena banyak kebijakan pemerintah “terpaksa” diputuskan tanpa melibatkan masyarakat sipil (civil society), termasuk kalangan pers.

    Oleh karena itu Ketua Dewan Pers periode 2022-2025 itu berharap pers ke depan dapat kembali bangkit, termasuk menghidupkan kembali “Bali Democracy Forum” (BDF) yang merupakan forum mengenai demokrasi di wilayah Asia Pasifik dalam upaya mewujudkan terbentuknya tatanan demokrasi yang semakin baik di kawasan tersebut.

    Sebelumnya, Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kemlu Dr. Teuku Faizasyah pada pembukaan diskusi mengemukakan, sejak 2018 Kemlu bekerjasama dengan insan pers dan Institute for Peace and Democracy menyelenggarakan Bali Civil Society and Media Forum (BCSMF) yang merupakan bagian integral dari Bali Democracy Forum (BDF).

    BDF itu sendiri dibentuk oleh Pusat Strategi Kebijakan Multilateral Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri (BSKLN) dan Direktorat Diplomasi Publik Kemlu pada 2018. BDF merupakan forum mengenai demokrasi di wilayah Asia Pasifik dengan tujuan mewujudkan terbentuknya tata bangun demokrasi yang kokoh di kawasan tersebut.

    “Pada kesempatan ini kami haturkan apresiasi dan terimakasih atas dukungan dan kerja sama segenap insan pers dalam menyukseskan BCSMF dari tahun 2018 hingga 2021,” kata mantan Dubes RI untuk Kanada itu.

    Dalam kaitan itu pula, lanjutnya, Kementerian Luar Negeri bekerjasama dengan Dewan Pers menyelenggarakan Bali Civil Society and Media Forum (BCSMF) Intersession yang diharapkan dapat menjadi wadah untuk menjaring aspirasi mengenai isu-isu yang esensial bagi kalangan media.

    Adapun pembicara yang tampil dalam diskusi tersebut adalah Guy Berger dari UNESCO (Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB), Tokoh Pers yang juga CEO PT Tempo Inti Media Tbk Bambang Harymurti, dan Dian Gemiano dari Kompas Gramedia Group.

    Ketiga pembicara pada intinya mengingatkan bahwa insan pers dalam menyikapi perkembangan teknologi informasi tidak cukup hanya bersikap adaptif dan antisipatif, tetapi bahkan harus mendisain masa depan pers itu sendiri.

    Guy Berger menegaskan perlunya pers yang kuat, sebab media yang berpengaruh sangat penting untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan menciptakan apa yang disebut budaya damai (culture of peace).

    Sementara itu Bambang Harymurti menjelaskan perjalanan atau sejarah industri pers serta mengingatkan perlunya insan pers mengikuti perkembangan zaman, dan Dian Gemiano mengingatkan perlunya pers meredefinisi bisnisnya ke depan, terutama agar pers menjadi kuat secara finansial.

    “Bagaimana pun, untuk menjadikan pers yang independen maka harus diciptakan pers yang independen secara finansial,” kata Gemiano dalam diskusi yang juga dihadiri Anggota Dewan Pengawas Facebook yang juga mantan Pemred The Jakarta Post, Endy Bayuni. (rls/has)

  • Penguatan Toleransi Kehidupan Beragama, BNPT Teken MoU dengan Ikatan Pesantren Indonesia (IPI)

    Penguatan Toleransi Kehidupan Beragama, BNPT Teken MoU dengan Ikatan Pesantren Indonesia (IPI)

    JAKARTA (LOMBOKEXPRESS.ID)–Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) merangkul segala pihak dalam hal pencegahan terorisme. Salah satunya bekerjasama dan berkolaborasi dengan Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) yang dituangkan dalam penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak di Jakarta pada Senin (30/2).

    BNPT melihat IPI sebagai mitra strategis dimana lembaga pendidikan pesantren diharapakan dapat selalu menyebarkan pesan-pesan toleransi dan moderasi beragama sebagai bentuk pencegahan masuknya paham radikal intoleran yang mengarah pada tindakan kekerasan terorisme.

    Pesan toleransi ini merupakan wajah dari gerakan Islam yang moderat yang bertumpu pada nilai-nilai agama dan kebudayaan, di mana hal tersebut dikembangkan untuk mendukung pembangunan negara sudah terbentuk sejak dulu.

    “Tentu kita umat Islam Indonesia, selama ini dikenal mencintai negara. Memiliki sikap toleransi, dikenal menghargai keberagaman. Sudah puluhan tahun kita menjaga keberagaman ini,” jelas Boy Rafli.

    BNPT berharap IPI dapat berperan penuh dengan menguatkan nilai-nilai kebangsaan dan persatuan kepada santriawan dan santriwati di tengah kehidupan masyarakat Indonesia yang penuh keanekaragaman. Penguatan nilai-nilai tersebut penting agar santri tidak mudah terprovokasi propaganda teroris yang kerap membungkus tujuan politik dengan narasi agama.

    “Kita titipkan pesan pesan kebangsaan. Pada masa lalu santri telah ikut berjuang melawan penjajahan. Sebagaimana adanya Hari Santri Nasional yang dilatarbelakangi upaya meneladani semangat jihad yang didengungkan kepada para santri untuk senantiasa menjaga keutuhan NKRI. Jangan sampai mereka justru terprovokasi propaganda yang mengajarkan kebencian dan tindakan kekerasan untuk membenci dan melawan saudara sebangsa dan setanah air,” ujarnya.

    Kepala BNPT menambahkan kerjasama yang dibangun dengan IPI merupakan bagian dari pelaksanaan konsep pentahelix penanggulangan terorisme.

    “MoU ini bentuk kolaborasi bersama kita dengan semangat konsep pentahelix penanggulangan terorisme. Sedapat mungkin BNPT bekerjasama dengan semua elemen pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat dan media. Kami bergandengan tangan dengan segala pihak dalam mereduksi kekerasan ekstrim,” jelas
    Kepala BNPT, Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H.,.

    Sementara itu, Ketua Umum IPI KH. K.M.T Abdul Muhaimin menyambut baik ajakan kerjasama dan kolaborasi BNPT dalam pencegahan terorisme. Menurutnya nilai-nilai toleransi adalah nilai-nilai yang orisinil mengakar pada kehidupan pesantren di Indonesia.

    “Diperlukan kerjasama yang baik antara BNPT dan IPI. Kita sambut MoU BNPT ini dengan penuh keyakinan. Saya mohon segenap jajaran IPI dapat bekerjasama dengan baik,” jelasnya.

    Dia menambahkan penguatan nilai toleransi di pesantren yang tergabung dalam IPI akan segera dibahas dan ditindaklanjuti dalam Rapim IPI yang juga berlangsung pada hari ini. Sebagai lembaga, IPI memiliki 420 cabang dan 12 ribu pesantren yang tersebar di 34 provinsi. Sebelumnya BNPT dan IPI telah melakukan pembahasan kerjasama sejak tahun 2021. (rls/bnpt)

     

  • BNPT DUKUNG PRESIDENSI G20 INDONESIA 2022

    BNPT DUKUNG PRESIDENSI G20 INDONESIA 2022

    JAKARTA (LOMBOK EXPRESS.ID) – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H. menyatakan komitmen BNPT dalam menyukseskan presidensi G20 Indonesia 2022. Ia akan memaksimalkan program BNPT dalam rangka pencegahan terorisme hingga berakhirnya G20 pada akhir tahun.

    “Kami akan meningkatkan aktivitas terkait Indonesia menjadi tuan rumah G20, kami akan memaksimalkan program kami dari pra, pruncak, sampai akhir tahun setelah pelaksanaan G20 di Bali dan beberapa kota di Indonesia,” ucapnya dalam rapat bersama Komisi III DPR RI pada Senin (30/5).

    Boy Rafli mengungkapkan BNPT akan meningkatkan frekuensi koordinasi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah. Lebih lanjut, Kepala BNPT juga akan menguatkan peran masyarakat dalam mencegah aksi terorisme.

    “BNPT akan mengoordinasikan aparat keamanan termasuk pemerintah daerah, kami tentu meningkatkan frekuensi koordinasi serta penguatan dukungan masyarakat,” lanjutnya.

    Wakil Ketua Komisi III H. Ahmad Sahroni mengapresiasi kehadiran BNPT dalam event nasional dan internasional, khususnya pesidensi G20 pertama di Indonesia. Menurutnya seluruh unsur harus mendukung BNPT baik dari segi anggaran dan pelaksanaannya.

    “Ini adalah event dunia oleh karena itu mohon pengamanan dari pihak BNPT dalam pencegahan terorisme,” tanggap Sahroni. (rls/bnpt)

     

  • Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Sambangi Ketum SMSI Pusat

    Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Sambangi Ketum SMSI Pusat

    JAKARTA (Lombokexpress.id)- Persahabatan yang baik itu tidak luntur di makan waktu. Ini lah persahabatan yang dipraktikkan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Reda Manthovani dengan pers.

    Secara tiba-tiba, Senin pagi (30/5/2022), dia berkunjung ke kantor pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Jalan Veteran II, Jakarta Pusat.

    Kedatangannya disambut oleh Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus. Saling mengucap salam, berbalas senyum, lalu berjabat erat, dan dilanjutkan percakapan ringan layaknya pertemuan dua sahabat.

    Reda Manthovani pemilik tubuh langsing itu memang sahabat pers. Dia dinobatkan sebagai Sahabat Pers Indonesia oleh SMSI, pada Selasa, 23 Maret 2022 di Hotel Jayakarta, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta. Inilah wujud persahabatan, saling mengunjungi.

    Dia berpikir positif, dan berkeyakinan bahwa bergaul dengan pers, banyak manfaatnya untuk kehidupan pers, khususnya dalam pemberitaan.

    Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta ini memulai karirnya dari belajar hukum di Fakultas Hukum Universitas Pancasila (1988-1992).

    Untuk memperdalam ilmu hukum Reda saat itu kemudian melanjutkan jenjang pendidikan lebih tinggi, strata dua di Perancis, yaitu di Faculté de Droit de l’UniversitédAix, Marseille III France, (2001-2002). Gelarnya menjadi SH, LL.M.

    Dalam kunjungan Senin 30 Mei 2022, dia didampingi beberapa stafnya. Ketua Umum SMSI Firdaus, mengucapkan terimakasih atas kunjungan Reda.

    Firdaus mengajak Reda untuk berkeliling melihat kondisi berbagai ruangan gedung SMSI yang sudah tua itu.

    “Ini merupakan gedung lama yang awalnya adalah gedung PWI Pusat pada era Pak Harmoko,” ujarnya.

    Firdaus juga mengatakan bahwa pihaknya, dalam hal ini SMSI berharap adanya sinergi dan kolaborasi antara SMSI dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dalam banyak hal. “Sinergi dan
    dan kolaborasi itu sangat penting,” tambahnya.

    Sementara itu, Reda Manthovani menuturkan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan SMSI. “Tentunya sebagai aparatur negara, kita membutuhkan peran media, peran teman-teman wartawan untuk mendukung berbagai program dan kegiatan kita untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tuturnya. (red)

  • Perempuan ‘TOP’ Viralkan Perdamaian

    Perempuan ‘TOP’ Viralkan Perdamaian

    “Paham Radikalisme Menjiwai Aksi Terorisme”

    YOGYAKARTA-(Lombokexpress.id). Virus ideologi radikalisme tidak mengenal suku, agama bahkan tak mengenal intelektualisme seseorang. Virus ini bisa menjangkiti siapapun di seluruh dunia.
    Demikian disampaikan Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen R Ahmad Nurwakhid dalam kegiatan bertajuk ‘Perempuan Teladan, Optimis dan Produktif (TOP) Viralkan Perdamaian dalam Pencegahan Radikalisme dan Terorisme’ di Gedung Prof Soenarjo/Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Sabtu (28/5).
    Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka pelaksanaan program kerja Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi Direktorat Pencegahan BNPT melalui Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat Bidang Perempuan dan Anak bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) DIY.
    Menurut Ahmad Nurwakhid, paham radikalisme adalah fase menuju teroris atau bisa dikatakan paham radikalisme menjiwai setiap aksi-aksi terorisme. Dengan demikian, setiap teroris adalah berpaham radikal atau ekstrim.
    “Orang yang berpikir radikal sebenarnya bagus karena ia berpikir secara mengakar, tapi kalau sudah menjadi isme (radikalisme), ekstrimisme atau fundalisme maka ia berubah menjadi buruk atau negatif. Orang dengan paham radikalisme pasti mereka bersikap intoleran dan berifat eksklusif terhadap lingkungan maupun perubahan,” katanya.
    Indonesia dengan berbagai suku dan agama bisa tetap bersatu, menurut Nurwakhid, karena memiliki ideologi Pancasila yang terbukti mampu mempersatukan keragaman yang ada. Selain itu, masyarakat Indonesia mempunyai kearifan lokal berupa silaturahmi dan gotong royong yang melahirkan <I>civil society<P> moderat, ditunjukkan dengan adanya ormas-ormas keagamaan moderat yang siap berjibaku membela NKRI.
    “Oleh karena itu menjadi tugas kita semua termasuk perempuan (ibu-ibu) untuk ikut menjaga keluarga, lingkungan dan masyarakat membentengi dari paham-paham asing yang bisa merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Disamping itu memperkuat kecintaan terhadap Tanah Air dan ideologi bangsa yaitu Pancasila,” kata alumnus SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta ini.
    Ketua FKPT DIY, Drs Bambang Wisnu Handoyo tidak meragukan lagi perempuan Indonesia adalahberdaya luar biasa. Namun demikian, berdaya yang dimaksud bukan hanya ikut membantu perekonomian keluarga tapi dengan kesadarannya mampu memutuskan sesuatu. “Dikaitkan dengan kondisi bangsa Indonesia yang saat ini banyak sekali terjadi pertentangan, pertengkaran terutama di medsos, perempuan didorong untuk tampil sebagai pendamainya,” katanya. (Kim/Red)

  • Lapor ke Marina Del Ray Dulu baru Berlayar Lagi

    Lapor ke Marina Del Ray Dulu baru Berlayar Lagi

    MATARAM (LOMBOK EXPRESS.ID)–Masih ingat Mr Andreas Stefan Gideon Wallenberg dan Malvina Penaloza Pineda De Jud, pasutri yang terdampar di Teluk Seriwe, Keruak, Lombok Timur, September tahun lalu?

    Pasangan suami isteri yang sempat pulang ke negaranya Selasa (12/10/2021), kemarin (27/5) datang ke Kantor Bea Cukai? Ada apa lagi? Kehadiran bule Jerman itu untuk melengkapi administrasi untuk berlayar lagi.

    Menurut Zainal yang mengantar Mr Andreas ke Kantor Bea Cukai, pasutri itu tiba di Seriwe, Lombok, Kamis lalu, untuk memperbaiki kapal yacthnya yang mengalami kerusakan. Dan, kini kapal miliknya sudah siap berlayar lagi.

    Kepada petugas bea cukai Andreas menjelaskan akan melakukan perjalanan lagi ke beberapa tempat termasuk pulau Komodo sebelum pulang ke negaranya.

    Namun sebelum itu, ada  persyaratan yang harus dilengkapi. Salah satunya pemeriksaan kelengkapan dokumen oleh Bea Cukai.

    Setelah pemeriksaan berkas dinyatakan lengkap yang didahului dengan permintaan keterangan pihak Bea Cukai, Mr Andreas diminta melapor ke entri point Marina Del Ray Sekotong untuk pelayaran selanjutnya.

    Sebagaimana diketahui, Marina Del Ray ditetapkan sebagai (more…)

  • 80 Crosser  Internasional  Ramaikan Circuit Samota, Ridwansyah: Hindari Kemacetan, Siapkan Lima Kantong Parkir

    80 Crosser  Internasional  Ramaikan Circuit Samota, Ridwansyah: Hindari Kemacetan, Siapkan Lima Kantong Parkir

    SUMBAWA (LOMBOKEXPRESS.ID)–Sebanyak 80 crosser internasional dari 19 negara memastikan diri menjajal Rocket Motor Circuit pada ajang Motocross Grand Prix (MXGP) 2022 Samota – Indonesia.

    Event balap motor kelas dunia ini dijadwalkan terlaksana 24 – 26 Juni 2022 mendatang.

    Komandan Lapangan MXGP of Indonesia Samota – Sumbawa, H Ridwansyah, dalam jumpa pers pada Rabu (25/5) di Rocket Motor Circuit memastikan hal tersebut.  Dari 80 peserta tersebut dibagi menjadi dua kelas, yakni 40 pebalap kelas MX2, dan 40 peserta kelas MXGP.

    Selain crosser, lanjut  Kepala Dinas PUPR NTB ini, sebanyak 500 tim dan kru paddock juga akan meramaikan Sumbawa.

    “Ini bukan sekadar balap. Tapi bagaimana kita membalikkan ekonomi pasca pandemi Covid-19 lalu,” tuturnya.

    Sementara untuk penonton, diperkirakan sebanyak 50 ribu orang. Baik yang dari Kabupaten Sumbawa.maupun penonton dari daerah lain di Indonesia, bahkan dunia. “Penonton diperkirakan 50 ribu orang bahkan bisa lebih. Mereka akan dilayani dengan tiga kelas, yakni kelas berdiri, VIP dan VVIP,” tukasnya.

    Dijelaskan, hingga saat ini progress pembangunan sirkuit baru mencapai 40 persen. Pihaknya mengaku optimis bisa menuntaskan pembangunan, dengan sisa waktu yang ada. “Paling lambat 15 Juni mendatang. Setelah sirkuit selesai, seluruh peralatan akan hadir di sini,” tuturnya.

    Sementara Bupati Sumbawa, H Mahmud Abdullah berharap dukungan semua pihak untuk mensukseskan pelaksanaan MXGP Samota tersebut. Terutama menerima tamu yang akan datang ke Sumbawa dengan ramah. “Mohon dukungan OPD, DPRD dan masyarakat. Kita tunjukkan bahwa Sumbawa bisa menerima tamu dengan baik, bahwa Sumbawa welcome dengan orang luar,” demikian Bupati.

    Mengingat ramainya penonton, kata bupati tentu akan kekesulitan tempat menginap,  mencari makanan dan minuman. Namun panitia sudah mempersiapkan hotel, rumah penduduk dan tenda-tenda. Termasuk kuliner akan melibatkan UMKM terstandar.

    Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviany menambahkan untuk UMKM lokal yang sudah mendaftarkan diri di Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan sebanyak 350 UMKM. Mereka akan berjualan di luar area sirkuit. Sebab yang masuk di area cirkuit merupakan kewenangan EO. “Silakan UMKM kita berjualan. Kita siapkan tenda, untuk diisi oleh UMKM-UMKM kita. Dan beragam jenis makanan akan disajikan di sepanjang lokasi masuk ke jalan Samota.” pungkasnya.

     

    Kurangi Kemacetan saat MXGP, Lima Kantong Parkir Disiapkan

    Sementara itu, pelaksanaan event internasional Motocross Grand Prix (MXGP) 2022 Samota – Indonesia terus dimatangkan. Selain menyiapkan lokasi sirkuit Pemprov NTB dan Pemda Sumbawa juga menyiapkan rekayasa lalulintas untuk mengurangi kemacetan saat balap motocross mulai terlaksana.

    Menurut Komandan Lapangan MXGP of Indonesia Samota – Sumbawa, H Ridwansyah, ada lima kantong parkir yang akan disiapkan saat pelaksanaan MXGP pada 24-26 Juni mendatang. Seperti di GOR Mampis Rungan, stadion Pragas, halaman kantor DPRD Sumbawa, Terminal Sumer Payung dan Pelabuhan Badas.

    Lebih jauh dijelaskan, penonton yang memarkirkan kendaraannya di lokasi yang disiapkan tersebut, kemudian akan naik bus menuju lokasi Rocket Motor Circuit – Samota, untuk menyaksikan balap motocross. “Harga tiket yang dibeli, sudah termasuk dengan ongkos bus yang disediakan untuk antar jemput,” terang Ridwan dalam jumpa pers pada Rabu (25/5) di Rocket Motor Circuit.

    Sementara bagi pengguna sepeda motor, lanjut Ridwan, diusulkan bisa memarkirkan kendaraannya di area sirkuit, dengan jarak 500 meter hingga 1 kilometer dari lokasi menonton. “Nanti mereka (penonton) akan jalan ke lokasi sirkuit dengan menyusuri UMKM-UMKM yang ada disekitar sirkuit. Mereka bisa belanja dulu sebelum masuk, liat-liat souvenir dan lainnya,” tuturnya. (bia)