Blog

  • Delegasi Polda dan Pemprov Study Banding ke Italy

    Delegasi Polda dan Pemprov Study Banding ke Italy

    MATARAM – Menghadapi berbagai jenis event internasional di Pertamina Mandalika International Street Circuit Lombok Tengah, NTB, delegasi Pejabat Utama (PJU) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) dan Pemprov NTB dikirim ke Italy. Di sana mereka melakukan studi banding terkait teknik pengamanan saat event berlangsung. Delegasi dipimpin ketua delegasi Irwasda Kombes Djoko Hari Utomo.

    Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto S.I.K M.Si mengatakan delegasi Polda NTB dan Pemprov diberangkatkan ke Italy untuk melakukan studi banding terkait tekhnik pengamanan event MotoGP dan event lainnya. Seperti World Superbike di Pertamina Mandalika International Street Circuit Lombok Tengah.

    “Kamis 21 Oktober 2021 kemarin mereka sampai di Italy dan disambut langsung oleh Kepala Koordinator Wilayah Keamanan Remini, Italy,” jelas Kabid Humas Polda NTB di Kantornya, Jumat (22/10/2021).

    Sebelumnya diketahui, perhelatan balap Asia Talent Cup (ATC) akan digelar pada 12-14 November mendatang, disusul 19-21 World Super Bike (WSBK).
    Sementara itu, untuk perhelatan MotoGP dijadwalkan Maret 2022.

    Artanto menyampaikan, Polda NTB akan maksimalkan kesiapan pengamanan untuk perhelatan balap di Sirkuit Mandalika saat ini.

    Salah satu kesiapannya study banding ke Italy khususnya langsung ke sirkuit Misano World Circuit Marco Simoncelli.

    Artanto yakin, pengamanan event internasional yang akan dilaksanakan di Sirkuit Mandalika, akan berhasil bila dilaksanakan secara bersama-sama dan komprehensif.

    “Hasil Study banding akan dijadikan panduan guna menyusun strategi Pengamanan di Pertamina Mandalika International Street Circuit Lombok Tengah,” pungkasnya. (has/rls)

     

  • Titiek Soeharto, Ketua Harian DPP Partai Berkarya

    Titiek Soeharto, Ketua Harian DPP Partai Berkarya

    MATARAM– Pemilu 2024 tinggal tiga tahun lagi. Namun hampir semua partai mulai pasang kuda-kuda menghadapi pesta demokrasi itu. Partai Berkarya juga tak mau ketinggalan.

    Partai pimpinan Hutomo Mandala Putra itu, mulai melakukan persiapan dengan menggelar Rakornas pada 24 Oktober di  Sentul, Bogor.

    Yang menarik, pada Rakornas itu ditetapkan Titiek Soeharto sebagai Ketua Harian.

    Ketua DPW Partai Berkarya NTB, H Darmawan yang menjadi salah satu peserta menjelaskan, Rakornas itu juga bertujuan untuk mempersiapkan diri menghadapi verifikasi faktual serta mempertimbangkan dua putusan PTUN yang telah memenangkan Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra.
    Ia juga menegaskan dari sisi politis partai Berkarya melalui DPP ingin terus maju dalam mengikuti agenda – agenda nasional yang berkaitan dengan pemilu maupun verifikasi faktual.

    “Kami partai Berkarya ingin bersama – sama dengan rakyat untuk membangun daerahnya masing – masing dengan tidak mementingkan hal – hal di luar undang – undang dasar 1945,” ucapnya.

    Ia juga menjelaskan bahwa Partai Berkarya sangat optimis pada pemilu 2024 nanti.

    “Partai Berkarya sangat optimis karena belajar dari pengalaman pemilu 2019, secara nasional rating kami masih di atas Hanura, PSI, PBB, Garuda serta PKPI nah ini kan modal dasar untuk kita lebih baik kedepan,” ucapnya.

    Masih menurut Darmawan, Partai Berkarya selalu terbuka menerima seluruh komponen masyarakat bergabung di dalamnya.

    “Kita harus bersama dengan rakyat karena kedaulatan itu ada di tangan rakyat,” tambahnya. (has/*)

  • Prestasi Gemilang, Kafilah NTB Peringkat 9 Nasional

    Prestasi Gemilang, Kafilah NTB Peringkat 9 Nasional

    MALUT–Pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist tingkat Nasional ke-26 di Provinsi Maluku Utara, menorehkan prestasi gemilang bagi kafilah NTB. Seakan tidak  mau kalah dengan Para Atlet PON Papua, para Penghafal Al-Qur’an dan Qori’ Qori’ah asal NTB telah menggetarkan dinding-dinding hati para hadirin dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Terlebih menghafal Al-Qur’an yang terdiri dari 30 juz, 114 surat dan 6.236 ayat bukanlah perkara mudah kecuali bagi orang-orang yang telah diberikan keistimewaan oleh Allah SWT.

    Sebagaimana dilaporkan para pendamping kafilah dari Malut melalui medsos, kafilah NTB berhasil menempati peringkat ke 9 Nasional dengan prestasi:
    1. Juara 1 (satu) golongan Tilawah Dewasa Putri atasnama Yuni
    2. Juara 3 (tiga) golongan Tahfiz 30 juz atasnama Rozzaq
    3. Harapan 1 (satu) golongan Tahfiz 5 juz Putri atasnama Arfah Wulandari
    4. Harapan 2 (dua) golongan Tafsir Bahasa Arab Putri atasnama Annisa Maulida
    5. Harapan 3 (tiga) golongan Tahfiz 30 juz Putri atasnama Salwa Salsabila.

    Amirudin, SE Kepala Sub Bagian Sarana Prasarana Spritual Biro Kesra Setda Provinsi NTB sebagai salah satu official yang mendampingi kafilah NTB mengungkapkan, di tengah segala keterbatasan karena recofusing anggaran berkali-kali, kegiatan pemusatan latihan yang biasanya dilakukan selama tiga minggu dipersingkat menjadi hanya tiga hari.
    Itupun hanya satu hari latihan yang efektif yaitu pada hari ke dua karena hari pertama cek in di Grand Legi hotel jam 12 siang dan pada hari ke tiga langsung berangkat ba’da Subuh ke Bandara Bizam.

    Menyiasati minimnya waktu berlatih tersebut kata Amir, para official memeras otak dengan menggabung pelatih dan peserta untuk tinggal di satu rumah BTN yang disediakan Pemprov Maluku Utara. Penggabungan pelatih dan peserta tersebut tidak lazim dilakukan karena para pelatih sekaliber TGH Fathul Aziz Musthofa, Pimpinan Pondok Peantren Al-Aziziyah sekaligus peraih juara internasional menghafal Al-Qur’an di Makkah itu harus tidur satu kamar dengan anak-anak. Official berdalih agar waktu berlatih bisa lebih maksimal. Padahal sejatinya hal tersebut bagian dari strategi penghematan pembiayaan. Rupanya ikhtiar dan semangat berkobar di tengah segala keterbatasan pembiayaan diijabah oleh Allah melalui kemurahan hati Gubernur Maluku Utara yg menggratiskan biaya penginapan.

    “Alhamdulillah anak-anak kita sangat bersemangat  dalam berlatih menjelang detik-detik tampil di Panggung,” ucap Amir.

    Dalam hal ini peran para pelatih yang begitu ikhlas dan tidak mengenal lelah lanjut Amir, tentu menjadi salah satu faktor keberhasilan anak kita di kancah nasional.

    Satu hal lagi yang masih mengganjal dan menjadi tanda tanya besar bagi Amir adalah apakah Pemprov NTB akan memberikan perlakuan yang sama (penghargaan) kepada mereka yang mengolah otot (atlet PON Papua) dengan mereka yang mengolah otak (Para Penghafal Al-Qur’an)?

    Amir juga menginformasikan dari Malut kalau malam ini (malam minggu) masih di Maluku. “Insya Allah besok pagi (Minggu, 24 Oktober) terbang Maluku-Jakarta-Lombok,” katanya.

    Dia juga mendapat informasi Diskominfotik ditugaskan menyiapkan acara penyambutan bersama Biro Umum dan akan disambut  Gubernur /Wagub dan para pimpinan daerah lainnya. (ham/has)

     

  • Gubernur: NTB Siap Jadi Tuan Rumah Y20 Indonesia

    Gubernur: NTB Siap Jadi Tuan Rumah Y20 Indonesia

    MATARAM–Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah menyambut baik rencana akan diadakannya Penyelenggaraan Youth Diplomacy di Lombok pada Februari 2022 mendatang.

    Hal itu disampaikan Bang Zul, sapaan akrab Gubernur, saat menerima Audiensi Indonesia Youth Diplomacy terkait rencana penyelenggaraan Y20 Indonesia di NTB, di Pendopo Gubernur, Jumat 22/10.

    “NTB sangat siap menjadi tuan rumah. Apalagi dalam waktu dekat bertepatan dengan penyelenggaraan event MotoGP,” tutur Gubernur.

    Event Youth 20 (Y20) sendiri merupakan wadah konsultasi resmi bagi para pemuda dari seluruh negara anggota G20 untuk dapat saling berdialog. Y20 mendorong para pemuda sebagai pemimpin masa depan untuk meningkatkan kesadaran terhadap permasalahan global, untuk bertukar ide, berargumen, bernegosiasi, hingga mencapai konsensus.

    Sedangkan, Indonesian Youth Diplomacy (IYD) merupakan sebuah organisasi nirlaba kepemudaan yang bertujuan untuk mempromosikan eksposur internasional serta mendorong pemberdayaan yang inklusif bagi pemuda Indonesia sebagai suara yang berpengaruh di tingkat nasional dan internasional.

    Dalam beroperasi, IYD didukung  sekitar 50 anak muda Indonesia yang berdedikasi dan berprestasi, tersebar di berbagai belahan dunia, serta memiliki keahlian di bermacam-macam industri di sektor pemerintah, nirlaba, dan swasta. (dis/has)

  • Langkah Cepat Pemrov Tanggulangi Kekeringan di NTB

    Langkah Cepat Pemrov Tanggulangi Kekeringan di NTB

    MATARAM–Probabilitas curah hujan yang sangat rendah berpotensi mengakibatkan kekeringan di sembilan kabupaten yang ada di Provinsi NTB.

    Pemerintah Provinsi NTB melalui Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB H Sahdan melakukan langkah cepat untuk menanggulangi hal itu.

    “Secara jangka pendek kita droping air bersih ke masyarakat terdampak. BPBD NTB memberikan dana ke BPBD Kabupaten untuk membeli air bersih lalu mereka yang droping,” jelas Kalak BPBD Provinsi NTB H Sahdan, Jumat (22/10).

    Sembilan Kabupaten/kota disiapkan backup air bersih, dimana Kabupaten Sumbawa, Lombok Barat, dan Bima yang baru memanfaatkan persediaan dari Provinsi.

    “Sementara KLU, Lombok Tengah, Lombok Timur, KSB, dan Dompu sedang menggunakan dana sendiri, agar tidak tumpang tindih. Dan Kota Bima cukup dengan dananya sendiri tidak perlu di backup,” tambah Gani selaku Kabid Kedaruratan BPBD NTB.

    Sementara itu, langkah-langkah yang disiapkan jangka penjang untuk menanggulangi kekeringan ke depannya di antaranya, membuat sumur bor dan sumur gali pada daerah-daerah yang menjadi langganan kekeringan. Kemudian, BPBD NTB berkoordinasi dengan Dinas PUPR menentukan titik-titik sumur bor yg dilaksanakan PUPR.

    Untuk jangka panjang, BPBD mengusulkan atau berkoordinasi dengan BWS NTB dan PUPR serta balai PPW untuk pembuatan embung, cek dam, dan bangunan penampungan air seperti spam pedesaan yg dibuat oleh balai PPW NTB. Serta reboisasi hutan sebagai daerah konservasi air oleh dinas LHK. (dis/has)

  • Pemkab Lotim Selesaikan 100 Ribu Dosis Vaksin Kurang dari 3 Hari

    Pemkab Lotim Selesaikan 100 Ribu Dosis Vaksin Kurang dari 3 Hari

    LOMBOK TIMUR – Kurang dari tiga hari yang ditargetkan Pemkab Lombok Timur, 100 ribu dosis vaksin yang diberikan kepada masyarakat telah habis.
    Capaian ini tentunya menjadi pertimbangan pemerintah Provinsi dan pusat untuk mendistribusikan kembali vaksin hingga tercapainya herd immunity yang menjadi program pemerintah.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, Drs. HM. Juaini Taufik, M.Ap mengungkapkan, capaian 100 ribu dosis vaksin terpantau kurang dari tiga hari.

    “Alhamdulillah, 100 ribu dosis sudah habis hari Kamis ini pukul 11.00 wita. Bahkan, masih banyak permintaan dari masyarakat untuk mendapatkan vaksin kembali,” terang Juaini Taufik yang juga Kasatgas Covid-19 Kabupaten Lombok Timur itu kepada wartawan, Kamis (21/10).

    Terbatasnya stok vaksin yang di droping dari Pemprov NTB kata Juaini Taufik, menjadi kendala. Jatah untuk NTB hanya 136 ribu dosis vaksin. Kabupaten Lotim memperoleh 100 ribu dosis sedangkan sisanya 36 ribu dibagikan ke daerah lainnya.
    Tentunya stok yang lebih banyak itu sebagai sebuah apresiasi bagi Lotim.

    “Pak Kapolda NTB meminta kepada Polres Lotim apabila 100 ribu dosis vaksin itu bisa dihabiskan dalam 3 hari, maka akan menjadi prioritas kembali,” kata Juaini Taufik mengutip permintaan Kapolda NTB Irjen. M. Iqbal.

    Masih kata dia, kondisi ini bisa dipertahankan dengan mengerahkan seluruh potensi dan sumber daya yang ada termasuk dari kalangan ASN untuk memback up tim vaksinator dari unsur kesehatan. Sehingga fasilitas yang tersedia seperti kendaraan dinas berkeliling untuk melayani masyarakat yang membutuhkan vaksinasi.

    “Dibanding dengan cara-cara biasanya kita hanya mendapatkan 10 ribu sampai 15 ribu vaksin. Tapi dengan metode yang beda seperti saat ini, malah capaiannya jauh lebih banyak. Dihari pertama saja sudah 41 ribu lebih. Hari kedua 35 ribu dan dihari ketiga ini sisanya 24 ribu dengan waktu hanya setengah hari saja,” terangnya.

    Karenanya, capaian serapan 100 dosis vaksin yang kurang dari 3 hari ini bisa menjadi barometer pertimbangan pemprov NTB dan pusat untuk mendroping vaksin kembali.

    Hingga saat ini, capaian vaksinasi yang sudah terdistribusi menjadi 480 ribu lebih. Tetapi masih dibawah angka 50 persen. Sementara wajib vaksin penduduk Lotim usia 12 tahun ke atas mencapai 985 ribu jiwa.

    “Dengan dua kali vaksin ini tentu masih sedikit dengan jumlah penduduk kita yang wajib vaksin. Sedangkan angka vaksin dosis kedua ini sudah meningkat menjadi 14 persen,” sebutnya. (WR-di)

  • Sekda NTB Terpilih sebagai Ketua Umum Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia 2021-2024

    Sekda NTB Terpilih sebagai Ketua Umum Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia 2021-2024

    MATARAM–Sekretaris Daerah Provinsi NTB, H Lalu Gita Ariadi, terpilih menjadi Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) periode 2021-2024.

    Jabatan itu diberikan langsung oleh Ketua umum DPP Forsesdasi periode 2018-2021, Dr H Nasrun Umar, SH., MM, pada acara Musyawarah Nasional Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia 2021, di Jakarta, Kamis, 21 Oktober 2021.

    “Bismillahirahmanirahim, samiqna wa atoqna, saya akan mengukuti keputusan munas ke empat ini dan menyatakan kesediaan menjadi ketua umum DPP Forsesdasi 2021-2024,” ucap Miq Gite, sapaan Sekda, di hadapan 547 Sekda seluruh Indonesia dan peserta yang mengikuti secara online maupun offline.

    Sementara itu, Ketua umum DPP Forsesdasi periode 2018-2021, Dr H Nasrun umar, SH, MM, mengungkapkan, pilihan Sekda NTB sebagai Ketua Umum Forsesdasi selanjutnya merupakan pilihan terbaik.

    Miq Gite, dalam memperjuangkan aspirasi seluruh Sekda se-Indonesia tak akan bekerja sendirian. Ada 547 Sekda lainnya yang akan turut serta membantu menjalankan berbagai program hingga 2024 mendatang.

    “Jangan khawatir, ada 547 anggota Forsesdasi yang berdiri membantu di belakang bapak. Untuk memperjuangkan cita-cita dan aspirasi seluruh sekda senusantara,” tandasnya. (dis/has)

  • Gubernur NTB Apresiasi Kerja Keras Atlet NTB Peraih Medali PON XX Papua

    Gubernur NTB Apresiasi Kerja Keras Atlet NTB Peraih Medali PON XX Papua

    MATARAM-Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah, SE, MSc mengaku bangga dan apresiasi yang tinggi atas perjuangan para pahlawan olahraga asal NTB yang telah bekerja keras untuk mendapatkan hasil maksimal pada PON XX Papua beberapa waktu lalu. Perolehan medali dari berbagai Cabang Olahraga (Cabor) tersebut tentu telah mampu meningkatkan peringkat NTB pada 9 besar perolehan medali secara nasional.

    “Diharapkan perolehan medali baik emas, perak dan perunggu ini akan bisa menjadi penyemangat dan inspirasi bagi generasi muda NTB lainnya untuk bisa meraih prestasi olahraga yang bisa membanggakan dan mengharumkan nama daerah di level nasional. Keberhasilan para atlet kita tentu tidaklah mudah, namun penuh perjuangan dan butuh proses panjang yang harus dilalui. Kerja keras dan perjuangan penuh liku inilah yang harus bisa diikuti oleh anak-anak muda NTB untuk meraih prestasi yang diinginkan,” kata Bang Zul sapaan akrab orang nomor 1 di NTB ini pada silaturrahmi dan tasyakuran Ridwan, peraih medali emas Cabor Atletik Lari 1500 meter, Rabu (20/10) malam di Komplek Kehutanan, Batu Ringgit, Mataram.

    Ketua Umum KONI NTB, H Andi Hadianto ditemui terpisah meminta agar para atlet NTB yang sudah memperoleh medali tidak cepat berpuas diri, karena masih banyak kesempatan-kesempatan pada laga-laga olahraga lainnya dan berkompetisi dengan daerah lainnya. “Diharapkan untuk terus berlatih dan tentu Pemerintah Daerah tidak akan tinggal diam dan tetap akan memberikan penghargaan kepada duta-duta NTB terbaik yang telah mengharumkan nama daerah khususnya di bidang olahraga,” demikian mantan Kabag Humas Setdaprov NTB ini.

    Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) NTB Dr H Arsyad Gani, MPd menyatakan, potensi atletik anak-anak muda NTB masih banyak terutama dari Pulau Sumbawa, karena terlatih secara alami. Karena itu perlu pembinaan ke depan.

    “Terhadap keberhasilan Ridwan peraih medali emas beberapa kali dalam setiap even olahraga nasional, saya berharap Ridwan bisa menjadi pelatih atau membina adiik-adiknya yang memiliki bakat atletik agar ada generasi penerus di cabang atletik ini. Kita juga cukup terkejut sekaligus memberi apresiasi tinggi terhadap pelari putri NTB di PON Papua yang memecahkan rekor lari 300 meter. Kita tentu bangga dan terus memberikan semangat, kita NTB ini juga bisa,” demikian mantan Karo Kesra Pemprov NTB ini.

    Ridwan  atlet NTB peraih medali emas lari 1.500 meter pada PON XX Papua mengungkapkan keinginannya ke depan untuk melatih dan membina talenta-talenta muda NTB yang masih usia SMP dan berbakat di atletik ini. “Ke depan kami punya konsep seperti itu melatih anak-anak muda NTB agar bisa menajdi penerus kami yang sudah senior,” ujar sprinter asal Bima ini. (dis/has)

  • Lotim Pecahkan Rekor Vaksinasi Sehari Tembus 41 Ribu Dosis

    Lotim Pecahkan Rekor Vaksinasi Sehari Tembus 41 Ribu Dosis

    LOMBOK TIMUR – Target 100.000 dosis vaksin yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) untuk 3 hari ke depan, tampaknya bakal tercapai.

    Buktinya, pada hari pertama pencanangan vaksinasi untuk mengejar herd immunity di Lotim, sudah menembus angka 41.141 dosis. Capaian ini bahkan mungkin lebih cepat dari yang diperkirakan. Uniknya lagi, ini menjadi rekor tertinggi selama pelaksanaan vaksinasi.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim, Drs HM Juaini Taufik, MAp menegaskan, ketersediaan dosis vaksin yang ditargetkan itu diyakini selesai dalam waktu 3 hari ini.

    Untuk hari pertama saja sebut Kasatgas Covid-19 Lombok Timur itu, vaksinasi disediakan di beberapa fasilitas dan pelayanan kesehatan di Lotim sudah mencapai lebih dari 41 ribu dosis. Baik itu dosis satu (D1) maupun dosis kedua (D2).

    Masih kata Sekda Lotim, sebanyak 33.460 dosis untuk vaksin D1 telah diselesaikan dengan cakupan di beberapa fasilitas kesehatan (Faskes). Demikian pula untuk vaksin D2 sudah mencapai 7663 dosis.

    “Di hari pertama, capaian sebanyak 41.141 dosis suntik vaksin yang sudah diberikan kepada masyarakat tersebar di 40 Faskes, baik di desa maupun di rumah sakit,” jelas Juaini Taufik kepada media ini, Selasa (19/10).

    Sedangkan untuk Dosis Tiga (D3) baru dilaksanakan di dua tempat yakni Desa Lepak sebanyak 18 dosis dan di RSUD dr. R. Soedjono Selong sebanyak 10 dosis.

    Diyakininya, capaian untuk herd immunity di Kabupaten Lotim ini bakal terwujud setelah mengerahkan semua pihak. Apalagi, target 70 persen vaksinasi ini dalam waktu yang tidak lama dapat dicapai.

    Selaras yang diungkapkan Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy atas komitmennya untuk mewujudkan herd immunity di Lotim. Mengingat batas waktu untuk mengejar herd immunity hanya tinggal sebulan lagi.

    Apalagi Kabupaten Lotim terutama kawasan selatan Lotim seperti Keruak dan Jerowaru sebagai penyangga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, termasuk Pertamina Mandalika International Street Sircuit harus memiliki kesiapan.

    Kesiapan ini salah satunya diwujudkan dengan kekebalan kelompok bagi masyarakat, mengingat sejumlah event penting yang akan digelar dalam waktu dekat. (wr-di)

  • Diskominfotik NTB – UNICEF Perkuat Peran Jurnalis

    Diskominfotik NTB – UNICEF Perkuat Peran Jurnalis

    MATARAM–United Nations Children’s Fund (UNICEF) dan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi NTB melaksanakan kerjasama dalam bentuk Workshop penguatan peran jurnalis. Kegiatan itu mengangkat tema Peran Jurnalis dalam upaya meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19 di Provinsi NTB.

    Peserta workshop terdiri dari tokoh agama, unsur pemerintah dan awak media untuk menyampaikan informasi dan edukasi positif tentang vaksinasi.

    Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy, S. Sos, MM menjelaskan  media memiliki peran penting dalam mengoptimalkan berbagai informasi pembangunan di daerah. Salah satu di antaranya, informasi tentang cakupan vaksinasi yang terus digenjot oleh pemerintah provinsi untuk mendukung terselenggaranya event-event internasional yang akan digelar di NTB.

    “Kita ingin memastikan narasi atau informasi sampai kepada teman-teman media. Karena Dinas Kominfotik sebagai penyambung lidah rakyat NTB,” ungkap Dr Najam– sapaan akrabnya saat membuka Acara Workshop dengan tema “Peran Jurnalis dalam Upaya Peningkatan Cakupan Vaksinasi Covid Provinsi NTB” di Lombok Plaza Hotel & Convention Mataram, Selasa (19/10).

    Selain mengoptimalkan peran media, pemerintah juga terus mendorong optimalisasi sinergi internal yang mendorong semua pejabat di lingkup Pemprov aktif di media sosial.

    “Mudah- mudahan koloborasi dan sinergi semakin baik, sehingga kita bisa memberi pencerahan kepada masyarakat NTB,” tegas pria kelahiran Sumbawa Barat.

    Sementara itu, Asisten III Setda NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, menjelaskan peran Jurnalis dalam mengubah pola dan tingkah masyarakat dalam menghadapi vaksinasi. Media dinilai mampu memengaruhi dan mengajak masyarakat untuk ikut vaksin.

    Workshop tersebut menghadirkan narasumber, Kepala Seksi Survellan EIKB Dikes NTB, I Made Utama, S.Sos, SKM, para tokoh agama, dan puluhan jurnalistik dan media. (dis/has)