Blog

  • BNPT RI dan Kementerian Pertanian Sepakat Tingkatkan Kesejahteraan Mitra Deradikalisasi

    BNPT RI dan Kementerian Pertanian Sepakat Tingkatkan Kesejahteraan Mitra Deradikalisasi

    JAKARTA, LOMBOKEXPRESS.ID – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) dan Kementerian Pertanian (Kementan) sepakat melanjutkan pengembangan Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) dalam rangka meningkatkan kesejahteraan mitra deradikalisasi.

    Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Prof. Dr. H. Mohammed Rycko Amelza Dahniel., M.Si menyampaikan jika peningkatan kesejahteraan selaras dengan amanah negara dalam program deradikalisasi.

    “Dalam program deradikalisasi, salah satu yang diamanahkan negara kepada BNPT adalah bagaimana memberikan kesejahteraan kepada mitra deradikalisasi setelah kembali ke masyarakat” terang Kepala BNPT RI dalam kegiatan Courtesy Call dengan Kementan di Kantor Pusat Kementan, pada Rabu (15/11).

    Rycko melihat peluang mewujudkan hal tersebut melalui sinergi bersama Kementerian Pertanian khususnya pada bidang pertanian dan perkebunan.

    “Salah satu peluang yang kita sediakan adalah di bidang pertanian dan perkebunan, untuk itulah kita hari ini kita bersinergi dengan Kementerian Pertanian” katanya.

    Dirinya juga menjelaskan jika program ini dapat dikolaborasikan dengan salah satu program Kementan yang fokus mengembalikan Indonesia kembali swasembada beras.

    “Kementan juga memiliki program untuk mengembalikan indonesia menjadi swasembada beras tentunya kita akan ikut dalam program itu. Dalam proses itu, akan ada peningkatan kemampuan dan kesejahteraan,” tambahnya.

    Sementara itu, Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., mengaku siap berkontribusi dalam program ini mulai dari pengecekan lahan hingga pendampingan.

    “Kita berikan solusi permanen untuk saudara kita mitra deradikalisasi. Hari ini kita kirim team agar melakukan pengecekan lahan. Kita liat apakah cocok untuk bertani, peternakan, atau hortikultura. Kita persiapkan teknologi, hingga pendampingan,” paparnya.

    Amran turut berpesan agar tidak membiarkan mitra deradikalisasi berjalan sendiri, melainkan dilatih agar produktif.

    “Jangan biarkan saudara kita (mitra deradikalisasi) ini jalan sendiri, kita latih berwirausaha hingga produktif,” pesannya.

    Pengembangan KTN sebagai pusat deradikalisasi, kontra radikalisasi dan kesiapsiagaan nasional dalam mereduksi paham radikal terorisme merupakan salah satu bentuk kegiatan yang berisifat multidimensi, komprehensif dan membutuhkan peran setiap komponen negara dalam rangka penanggulangan terorisme di Indonesia. (bnpt/has)

  • PLN GERAK CEPAT, PERBAIKI TIANG LISTRIK ROBOH TERSANGKUT TRUK

    PLN GERAK CEPAT, PERBAIKI TIANG LISTRIK ROBOH TERSANGKUT TRUK

    MATARAM, LOMBOKEXPRESS.ID– PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) bergerak cepat menanggapi insiden tiang listrik yang roboh akibat tersangkut truk. Kejadian ini terjadi di Dusun Tutuk Desa Jerowaru Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur, yang menyebabkan kabel listrik putus dan melintang di jalan raya.

    General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo menjelaskan bahwa tim PLN dikerahkan untuk menangani kondisi ini. Menurutnya, langkah-langkah pencegahan keamanan dan evakuasi segera dilaksanakan untuk meminimalkan potensi resiko bagi masyarakat sekitar.

    “Tiang listrik di lokasi tersebut roboh karena terkena mobil truk bermuatan bambu yang tingginya melebihi standar yang diizinkan. Akibatnya, kabel jaringan tegangan rendah kami terkena imbas dan menyebabkan dua tiang roboh,” kata Djarwo.

    Djarwo menambahkan bahwa jarak aman (safety distance) merupakan jarak dimana penghantar saluran udara tidak terjangkau oleh tangan manusia dan kendaraan yang berjalan. Untuk objek permukaan jalan raya utama, jarak aman yang diperbolehkan adalah 6 meter. Sementara untuk objek balkon rumah, jarak aman adalah 1,5 meter yang tidak terjangkau tangan manusia.

    “Kami mengerahkan 40 orang personil untuk menangani dua buah tiang listrik yang roboh tersebut. Selain itu, PLN juga menyiapkan 1 unit mobil crane untuk mempercepat penanganan,” tambahnya.

    Akibat kejadian tersebut, PLN mencatat sebanyak 3.500 pelanggan terdampak langsung insiden ini. Djarwo pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati ketika membawa benda yang melebihi kapasitas agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

    “Kami imbau masyarakat untuk tetap memperhatikan barang bawaan yang melebihi kapasitas yang diizinkan. Selain itu, kami juga memahami pentingnya pemulihan layanan listrik dengan segera bagi masyarakat, dan tim di lapangan sedang bekerja keras untuk meminimalkan dampak dari insiden ini,” ucapnya.

     

    Djarwo berharap masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti petunjuk keamanan yang diberikan oleh petugas di lapangan serta segera melaporkan kepada petugas melalui aplikasi PLN Mobile atau call center PLN 123 apabila menemukan gangguan jaringan atau pelayanan kelistrikan lainnya.

    “Kami mengucapkan terima kasih atas kerjasama dari masyarakat selama proses perbaikan ini berlangsung. Keamanan dan pemulihan layanan listrik merupakan prioritas utama kami,” tutup Djarwo. (pln/red)

  • Habib Syakur Apresiasi Kinerja Densus 88

    Habib Syakur Apresiasi Kinerja Densus 88

    JAKARTA, LOMBOKEXPRESS.ID- Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid menilai kinerja Densus 88 Antiteror Mabes Polri patut diapresiasi karena mampu menggunakan pendekatan humanis dalam menangani terorisme radikalisme di Indonesia.

    “Densus 88 menyatu bersama rakyat. Sangat humanis dan bersahabat dalam segala program kerjanya. Densus 88 menerapkam asas kemanusiaan dalam menangani radikalisme dan terorisme,” ujar Habib Syakur kepada awak media di Jakarta, Senin (14/11/2023).

    “Program deradikalisasi dan penindakan dilakukan secara humanis. Terukur terencana,” jelas Habib Syakur.

    Menurut Habib Syakur, negara harus mau mengakui objektivitas Densus 88 dalam menangani tindakan radikalisme intoleran teroris yang terus berusaha menyebarkan pahamnya kepada masyarakat awam.

    Beruntung Densus 88 begitu sigap, sehingga bisa terus melakukan deradikalisasi dan pencegahan, sekaligus mendampingi rakyat dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

    “Yang perlu diketahui selama ini Densus 88 tetap mendampingi rakyat dalam program deradikalisasi yang nyata. Maka saya katakan, Negara harus mendukung densus 88, gitu loh,” lanjut Habib Syakur.

    Tak hanya radikalisme, Habib Syakur juga menyebut densus pro aktif dalam menjaga objek-objek vital serta kegiatan level internasional di Indknesia.

    “Densus 88 termasuk ikut mengamankan Piala Dunia U-17. Even dunia ini mendapat pengakuan dunia, termasuk sepak terjang dan karya besar Densus 88 untuk Indonesia,” jelas Habib Syakur. (rls)

  • Kapolsek Sandubaya Silaturahmi dan Baksos di Ponpes Darul Aman

    Kapolsek Sandubaya Silaturahmi dan Baksos di Ponpes Darul Aman

    MATARAM, LOMBOKEXPRESS.ID— Kapolsek Sandubaya, Kompol Moh Nasrullah SIK., mengunjungi Ponpes Darul Aman sebagai bagian dari Cooling System Operasi Mantap Brata (OMB) Rinjani 2023-2024. Selain silaturahmi, kunjungan tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan bakti sosial.

    Rombongan dari Polsek Sandubaya, yang terdiri dari beberapa perwira dan Bhabinkamtibmas, diterima langsung oleh Pimpinan Ponpes Darul Aman, TGH Khoirul Umam, serta pengurus lainnya. Dalam kunjungan ini, Kapolsek menyerahkan paket bantuan yang nantinya akan disalurkan kepada pihak Ponpes.

    Dalam kesempatan ini, Kapolsek Sandubaya menyampaikan salam hormat dari Kapolresta Mataram, Kombes Pol Mustofa SIK MH., yang tidak dapat hadir karena sedang menjalankan tugas yang padat. Namun, Kapolsek memastikan bahwa segala hal yang ingin disampaikan akan diteruskan kepada Kapolresta.

    Kapolsek juga meminta partisipasi Ponpes dalam memberikan doa dan dukungan demi menjaga keamanan selama periode pemilu tahun 2024. Dalam situasi politik seperti sekarang, upaya seperti silaturahmi ini sangat penting untuk mempererat hubungan dan saling menginformasikan perkembangan situasi.

    Pimpinan Ponpes Darul Aman mengapresiasi kedatangan Kapolsek Sandubaya beserta rombongan. Silaturahmi yang terjalin erat ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepolisian dan keluarga besar Ponpes dalam menjaga situasi keamanan wilayah. Mereka berharap agar silaturahmi ini tetap terjaga dengan baik di masa yang akan datang.

    Semoga kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga keamanan dan membangun sinergi antara kepolisian dan khalayak umum. (adb/red)

  • Sekber RAN PE Ukur Dampak Aksi Tiap Pilar pada Peningkatan Rasa Aman Masyarakat

    Sekber RAN PE Ukur Dampak Aksi Tiap Pilar pada Peningkatan Rasa Aman Masyarakat

    DEPOK, LOMBOKEXPRESS.ID–Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) melalui Sekretariat Bersama (Sekber) Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE) melaksanakan pengukuran dampak aksi tiap pilar terhadap peningkatan rasa aman masyarakat.

    “Pelaksanaan RAN PE saat ini tengah memasuki tahun ketiga dan sudah menunjukkan hasil yang luar biasa, berbagai upaya yang sudah dilakukan ini perlu kita ukur dampaknya terhadap pencegahan dan penanggulangan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme dan peningkatan rasa aman masyarakat,” jelas Plt. Deputi Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT RI sekaligus penanggung jawab Pilar 1 RAN PE Brigjen. Pol. Drs. Imam Margono, dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pengukuran Dampak Pelaksanaan RAN PE Tahun 2023 di Margo Hotel Depok, pada Senin (13/11).

    Brigjen Polisi Imam Margono menambahkan, salah satu cara untuk mengukur dampak pelaksanaan RAN PE dilakukan dengan menunjukkan bukti implementasi nyata dari pelaksanaan aksi RAN PE, seperti pada program Desa Siapsiaga.

    “Contohnya, implementasi nyata pilar 1 fokus 2 yakni desa siapsiaga. Didalamnya mencakup kegiatan pembentukan modul, bagimana desa memiliki daya tangkal dari kekerasan, intoleransi, ekstremisme,dan radikalisme. Modul – modul itu disampaikan ke penggerak desa, agar tersampaikan ke masyarakat,” terangnya.

    Capaian lain juga dihasilkan oleh Lembaga Administrasi Negara. Dimana penggiatnya telah memasukkan mata pelatihan penanggulangan terorisme saat pelatihan dasar CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil).

    “Kami tidak secara khusus mendesain modul terkait penanggulangan terorisme, tetapi kami memasukkan mata pelatihan terkait penanggulangan terorisme yang didapatkan CPNS saat pelatihan dasar. Hingga Oktober 2023 sudah 903 CPNS di pusat yang telah mendapatkan pelatihan tersebut. Kami akan lanjutkan sampai ke daerah, ” jelas Mifta, perwakilan LAN.

    Selain untuk mengukur capaian, forum yang diselenggarakan padah hari ini menjadi wadah untuk berdiskusi dan berbagi data atau informasi tiap K/L dan Organisasi Masyarakat Sipil (OMS). Total berjumlah 17 K/L dan 2 OMS mengikuti kegiatan ini, beberapa diantaranya adalah Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KemenPPA), Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), hingga Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI), sementara perwakilan OMS adalah Wahid Foundation dan Aman Indonesia. (BNPT/red)

  • Tingkatkan Kesadaran Pekerja Migran, BNPT-BP2MI Rajut Kerja Sama

    Tingkatkan Kesadaran Pekerja Migran, BNPT-BP2MI Rajut Kerja Sama

    JAKARTA, LOMBOKEXPRESS.ID– Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol. Prof. Dr. H. Mohammed Rycko Amelza Dahniel, M.Si.,memandang jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) tergolong berpotensi besar menjadi sasaran jaringan teror internasional. Hal ini dapat dilihat dari sejumlah kasus keterlibatan PMI dalam radikalisme terorisme seperti AIK dan IP, dua eks PMI di Hong Kong yang berbaiat ke ISIS.

    Dengan adanya fenomena tersebut, Kepala BNPT berpendapat perlindungan PMI harus dilakukan melalui penguatan daya tangkal PMI. Dengan begitu, PMI akan memiliki imun terhadap pengaruh ideologi kekerasan.

    “Kita harus memberikan awareness kepada mereka (PMI), kesadaran tentang bahaya ideologi radikal, ciri-cirinya, modus operandinya untuk merekrut, dan dampaknya,” kata Kepala BNPT saat teken Nota Kesepahaman bersama Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), pada Selasa (13/11).

    Lebih rinci, Kepala BNPT menjelaskan jika kerja sama tentang Sinergisitas Pencegahan Tindak Pidana Terorisme ini akan direalisasikan melalui peningkatan kapasitas SDM, penyusunan materi orientasi pra pemberangkatan, serta sosialisasi pada saat sebelum, selama, hingga setelah bekerja bagi PMI dan keluarganya.

    Sementara itu, Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, memberikan respon positif terhadap kerja sama pencegahan radikalisme bersama BNPT. Menurutnya sinergi BP2MI dan BNPT ini merupakan salah satu wujud nyata perlindungan kepada para pahlawan devisa.

    “Kami akan bekerja sama secara kolaboratif membentengi para PMI, membangun kesadaran mereka agar tidak menjadi korban infiltrasi ideologi kekerasan,” kata Benny Rhamdani. (bnpt/red)

  • BNPT Maksimalkan Program Deradikalisasi dengan Integrasi Mitra Deradikalisasi Bersama Masyarakat Melalui Perkebunan Tebu

    BNPT Maksimalkan Program Deradikalisasi dengan Integrasi Mitra Deradikalisasi Bersama Masyarakat Melalui Perkebunan Tebu

    MAJALENGKA, LOMBOKEXPRESS.ID– Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) Komjen Pol. Prof. Dr. H. Mohammed Rycko Amelza Dahniel, M.Si., mengungkapkan rencana memaksimalkan program deradikalisasi khususnya dalam membangun reintegrasi dengan masyarakat sekitar melalui sektor wirausaha di bidang perkebunan.

    “Jadi yang kami harapkan dari program kewirausahaan ini bisa terjadi reintegrasi dengan masyarakat sekitar dan bisa beradaptasi,” ungkap Kepala BNPT RI saat melakukan kunjungan ke PT PG Rajawali II di Majalengka pada, Minggu (12/11).

    Kepala BNPT juga menjelaskan, jika program deradikalisasi melalui sektor wirausaha di bidang perkebunan dapat memberikan dua manfaat kepada Mitra Deradikalisasi yaitu pekerjaan sekaligus membangun reintegrasi.

    “Program ini bukan hanya sekedar memberikan pekerjaan kepada mitra deradikalisasi, tetapi juga untuk membangun reintegrasi dalam menghadapi kehidupan yang sebenarnya,” jelasnya.

    Rycko mengharapkan para mitra deradikalisasi yang nantinya melakukan kegiatan wirausaha perkebunan dapat lebih mudah kembali ke kehidupan bermasyarakat setelah keluar dari Lembaga Pemasyarakatan.

    Dalam kesempatan ini, Rycko berharap dengan program ini nantinya para Mitra Deradikalisasi menjadi jauh dari jangkauan jaringan sebelumnya dan juga secara tidak langsung mereka dapat berubah cara berfikirnya ketika melakukan aktivitas perkebunan di wilayah perkebunan tebu PT PG Rajawali II.

    Menyambut baik kehadiran BNPT, Direktur Utama PT. PG Rajawali II, Wahyu Sakti Priyonggo mendukung adanya sinergi ini. Menurutnya pihaknya mendapatkan banyak hal positif mulai dari peningkatan produksi tebu dan dapat ikut terlibat aktif dalam program deradikalisasi.

    “Banyak hal positif terhadap kami, terhadap peningkatan tebu dan kami bisa membantu program program BNPT khususnya,” harapnya. (bnpt/has)

  • Pujawali Pura Lingsar 2023: Persiapan Dilakukan dengan Semangat dan Kebersamaan

    Pujawali Pura Lingsar 2023: Persiapan Dilakukan dengan Semangat dan Kebersamaan

    LOBAR, LOMBOKEXPRESS.ID-Lombok Barat, 5 November 2023. Pada tanggal itu, Pura Lingsar menjadi pusat rapat persiapan Pujawali tahun 2023 yang dijalankan dengan semangat tinggi. Rapat tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa acara yang diinginkan oleh panitia dan masyarakat dapat berjalan dengan sukses.

    Anak Agung Ketut Oka Kerta Wirya, sebagai Ketua Panitia Pujawali tahun 2023, memimpin rapat dengan menyampaikan pentingnya kerja sama dan solidaritas dari seluruh jajaran panitia, banjar, dan organisasi Hindu dalam merayakan Pujawali.

    Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam rapat persiapan Pujawali 2023 di Pura Lingsar, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan organisasi Hindu.

    Beberapa tokoh dimaksud antara lain:

    – AA. Ketut Agung Kertawirya (Puri Agung Cakranegara)

    – Pinandita Gde Cindrayasa (Ketua PSN Lobar)

    – I Wayan Tota (Ketua Banjar Pemangkalan)

    – I Wayan Sugita (Ketua Banjar Tragtag)

    – I Made Juwet (Sekretaris Banjar Kr. Baru)

    – I Made Gunung Bagiarsa (Puri Kr. Bayan)

    – Wayan Kutang (Mantan Ketua Banjar Kr. Baru)

    – Soeparman Taufik (Pemangku Kemaliq)

    – Ida Bagus Suwandra (Kapolsek Lingsar)

    – Budhi Sujarwo (Danposramil Lingsar)

    – I Gusti Ekadana (Ekadana Asiciet)

    – MK Komang Rena (PHDI-P)

    – I Nyoman Loji Sagita (Ketua Aliansi Pemuda Hindu Lombok)

    – I Made Diata (Ketua Prajaniti Lobar)

    – I Gede Merakih (Ketua PHBH Lobar Selatan)

    – I Made Putra Usada (Sekretaris Panitia)

    – IM. Putu Sudiartha H. (Sekretaris-2 Panitia)

    – I Nyoman Sumariana (Bendahara Panitia)

    Dalam rapat tersebut, mereka memberikan pandangan, saran, dan ide-ide yang konstruktif untuk menyelenggarakan Pujawali yang berkesan dan bermakna.

    Selain tokoh-tokoh tersebut, rapat juga diikuti oleh koordinator dan anggota bidang dari berbagai kepanitiaan, termasuk perwakilan dari berbagai banjar di sekitar Lombok. Kehadiran mereka menunjukkan adanya sinergi dan kerja sama yang baik dalam persiapan acara ini.

    Rapat persiapan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat, menunjukkan bahwa semua pihak terlibat dalam mempersiapkan Pujawali dengan baik. Semangat persiapan yang tinggi ini menjadi modal berharga dalam menyukseskan Pujawali Pura Lingsar tahun 2023 sesuai harapan bersama.

    Pujawali Pura Lingsar sendiri merupakan perayaan penting dalam agama Hindu yang dilakukan setiap tahun di Pura Lingsar, Lombok Barat. Acara ini diikuti oleh umat Hindu dari berbagai daerah untuk berdoa dan memberikan persembahan kepada Tuhan.

    Melalui persiapan yang baik dan semangat kebersamaan yang terjalin dengan baik, diharapkan Pujawali Pura Lingsar tahun 2023 dapat menjadi momen yang berkesan dan memberikan berkah bagi semua yang terlibat. Semoga Pujawali kali ini dapat menguatkan rasa persaudaraan dan keagungan Hindu dalam masyarakat Lombok Barat. (nang)

  • Kepala BNPT Tinjau Pengembangan Lapas di Nusa Kambangan Demi Kelancaran Program Deradikalisasi

    Kepala BNPT Tinjau Pengembangan Lapas di Nusa Kambangan Demi Kelancaran Program Deradikalisasi

    CILACAP, LOMBOK EXPRESS. ID- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) Komjen Pol. Prof. Dr. H. Mohammed Rycko Amelza Dahniel, M.Si., melakukan kunjungan kerja ke Nusa Kambangan demi melakukan evaluasi terhadap kelancaran program deradikalisasi.

    “Untuk program deradikalisasi terhadap para napiter yang ada disini, hal ini merupakan atensi bapak Presiden kita melakukan evaluasi sampai sejauh mana program ini bisa berjalan sehingga para napiter ini bisa kembali mengetahui kehidupan yang nyata, kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelas Rycko.

    Jenderal Polisi Bintang 3 tersebut pun melihat sejauh mana pengembangan fasilitas dan infrastruktur oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di Lapas Nusa Kambangan, terlebih kepada 5 lapas baru yang dibangun. Dirinya kagum dengan sejumlah lapas baru tersebut dan yakin hadirnya lapas baru ini akan semakin memaksimalkan kelancaran program deradikalisasi narapidana terorisme.

    “Kami kesini juga untuk mengecek sejauh mana perkembangan dari pembangunan 5 lapas baru yang dibangun oleh DirjenPAS disini yang rencananya akan resmikan oleh Presiden. Fasilitas infrastruktur dibangun oleh DirjenPAS semakin bagus. Kami kagum dengan lapas yang baru, lapas karang anyar dibangun dengan teknologi yang modern,” katanya.

    Sementara itu berbicara tentang program deradikalisasi, dirinya menjelaskan program deradikalisasi yang dijalankan BNPT dengan menggandeng kementerian lain telah membuahkan hasil yang positif. Namun, BNPT akan terus melakukan evaluasi demi mendapatkan hasil yang lebih baik.

    “Program Deradikalisasi sudah berjalan dengan baik, ada 16 kementerian sudah sama sama melakukan usaha yang maksimal, namun demikian kami terus melakukan evaluasi supaya dapat menghasilkan yang lebih baik,” katanya.

    Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Irjen. Pol. Drs. Reynhard SP Silitonga, S.H., M.Si., mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan, fasilitas dan juga teknologi agar semakin ideal dan mampu memberi dukungan yang maksimal untuk program deradikalisasi.

    “Peningkatan layanan terhadap warga binaan, kita over kapasitas, oleh karena itu kami perlu ada pembangunan pembangunan sesuai dengan instruksi presiden. Fasilitas termasuk teknologi kami meniru dengan lapas lapas yang ada diluar negeri, termasuk dengan pengamanan,” tuturnya. (bnpt/has)

  • Kepala BNPT Ajak Mahasiswa Unsoed Edukasi Generasi Muda Mengenai Bahaya Ideologi Kekerasan

    Kepala BNPT Ajak Mahasiswa Unsoed Edukasi Generasi Muda Mengenai Bahaya Ideologi Kekerasan

    PURWOKERTO, LOMBOKEXPRESS.ID–Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) Komjen Pol. Prof. Dr. H. Mohammed Rycko Amelza Dahniel, M.Si., memberikan pemahaman kepada mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto akan bahayanya ideologi kekerasan.

    Melalui kesempatan ini, Rycko meminta kepada seluruh mahasiswa yang hadir dapat menyebarkan ilmu yang didapatkan hari ini demi membangun kesadaran bersama dari bahaya ideologi kekerasan yang mengarah kepada radikal terorisme.

    “Sampaikan kepada kawan-kawan yang tidak hadir pada hari ini, mari kita bangun kesadaran bersama kita bangun public awareness bersama tentang bahaya ideologi kekerasan,” ungkap Kepala BNPT RI saat memberikan Kuliah Umum Pencegahan Paham Radikal Terorisme dalam Rangka Memperingati Hari Pahlawan di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Jumat (10/11).

    Rycko melanjutkan bahwa generasi muda harus terus meningkatkan kewaspadaan menyusupnya ideologi kekerasan yang menyimpang dari konsep kebangsaan sehingga terbentuknya kesadaran untuk memperkuat daya tangkal terhadap ideologi tersebut.

    “Kampus ini sudah memiliki modul untuk menjaga public awareness. Tentunya kita akan terbentuk yang namanya public engagement. Keikutsertaan untuk apa? Untuk say no, tolak kekerasan, daya cegah, daya tangkal, daya lawan terhadap ideologi,” ucap Kepala BNPT.

    Di lain pihak, Rektor Universitas Jenderal Soedirman, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc. Agr., IPU., berharap dengan diadakannya kuliah umum ini dapat medukung Unsoed dalam menghasilkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Tidak hanya dari segi ilmu pengetahuan, melainkan juga dari rasa cinta kepada bangsa dan negara.

    “Berkaitan dengan kecintaan terhadap membangun bangsa dan negara, Kehadiran BNPT sungguh luar biasa membangkitan kecintaan tanah air terutama dari sisi bagaimana penanggulangan tentang paham radikal terorisme,” ucapnya. (bnpt/has)