Blog

  • BNPT RI Terima Penghargaan Anugerah Reksa Bandha 2023

    BNPT RI Terima Penghargaan Anugerah Reksa Bandha 2023

    JAKARTA, LOMBOKEXPRESS.ID- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) berhasil mengelola BMN dengan efektif, efisien dan akuntabel. Pencapaian ini diapresiasi dengan penghargaan Anugerah Reksa Bandha 2023 peringkat pertama dalam kategori Continuous Improvement.

    Penghargaan ini disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D kepada Kepala BNPT RI, Komjen. Pol. Prof. Dr. H. Mohammed Rycko Amelza Dahniel, M.Si.,di Gedung Dhanapala, pada Rabu (22/11).

    Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani berharap agar K/L terus peduli pada aset negara dan meningkatkan sinergi dalam mengelola kekayaan negara dengan baik dan memberikan apresiasi kepada K/L yang sudah berhasil mengelola aset negara dengan baik.

    “Pengelolaan aset negara harus bisa diterjemahkan dalam prinsip efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas. Selamat pada seluruh Kementerian / Lembaga yang meraih prestasi dalam bidang pengelolaan aset negara,” jelasnya dalam kegiatan penghargaan Anugerah Reksa Bandha 2023.

    Kategori Continuous Improvement yang diterima oleh BNPT RI merupakan salah satu kategori penghargaan yang diberikan untuk K/L yang telah melakukan upaya-upaya secara optimal sehingga dapat tercapainya peningkatan kinerja yang progresif dan signifikan dalam pengelolaan BMN melalui penggunaan teknologi informasi. (bnpt/has)

  • Ajeg Adeg Puri Pure Pare: Persiapan Pujawali Pura Lingsar 2023

    Ajeg Adeg Puri Pure Pare: Persiapan Pujawali Pura Lingsar 2023

    LINGSAR, LOMBOKEXPRESS.ID– Bale Gedong Pura Lingsar menjadi saksi dari rapat persiapan Pujawali yang digelar pada 5 November 2023. Acara ini diarahkan untuk memastikan Pujawali tahun ini berjalan sesuai dengan harapan panitia dan masyarakat.

    Ketua Panitia, Anak Agung Ketut Oka Kerta Wirya, memimpin rapat dengan penuh semangat, menyampaikan kesuksesan Pujawali memerlukan kekompakan dan kesolidan dari seluruh jajaran panitia, banjar, dan organisasi Hindu. Namun, dalam suasana positif ini, muncul ketidaksesuaian informasi di media terkait penunjukan panitia Pujawali Pura Lingsar.

    Sekretaris panitia pujawali pura lingsar menegaskan banyak informasi yang beredar di media mekelem menyebutkannya sebagai panitia Pujawali Pura Lingsar tanpa konfirmasi yang benar ke pihak panitia. Hal ini tidak hanya melanggar etika, tetapi juga menyoroti pentingnya konfirmasi sebelum menyampaikan berita yang berkaitan dengan acara keagamaan.

    Rapat persiapan Pujawali di Pura Lingsar dihadiri oleh sejumlah tokoh ternama, seperti AA. Ketut Agung Kertawirya dari Puri Agung Cakranegara, Pinandita Gde Cindrayasa (Ketua PSN Lobar), dan banyak lagi. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat.

    Berbagai tokoh dan perwakilan banjar, termasuk koordinator dan anggota bidang dari kepanitiaan terkait, turut serta dalam rapat. Dengan kekompakan yang terjalin, rapat berjalan dengan lancar, menunjukkan sinergi yang baik antara anggota panitia dan perwakilan masyarakat yang terlibat.

    Semangat persiapan yang tinggi ini diharapkan menjadi modal berharga untuk menyukseskan Pujawali Pura Lingsar tahun 2023. Sesuai dengan harapan bersama, yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 November mendatang. (nang)

  • Sestama BNPT: Pekerja Migran Adalah Duta Bangsa, Jangan Terpengaruh Ideologi Transnasional

    Sestama BNPT: Pekerja Migran Adalah Duta Bangsa, Jangan Terpengaruh Ideologi Transnasional

    JAKARTA, LOMBOKEXPRESS.ID- Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI), Bangbang Surono, Ak. M.M., CA., berpesan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) selaku Duta Bangsa di negara tetangga agar lebih kritis dalam menerima informasi dan melakukan klarifikasi terhadap informasi sehingga tidak mudah terpengaruh ideologi transnasional.

    “PMI adalah Duta Bangsa, maka tunjukkan bangsa Indonesia adalah bangsa beradab, pekerja keras, tidak mudah dipengaruhi ideologi transnasional,” kata Bangbang saat memberikan pembekalan kepada 481 PMI Penempatan G to G Korea Selatan serta calon PMI, Selasa (21/11).

    Pesan yang disampaikan Sekretaris Utama BNPT tersebut, merupakan upaya untuk membangun imunitas PMI agar tidak mudah terhasut propaganda radikal terorisme ditengah adanya data yang menyebut hingga tahun 2023, sebanyak 94 orang PMI telah dideportasi akibat terlibat aktivitas terorisme seperti pendanaan, mendukung propaganda jaringan terorisme internasional melalui dunia maya, hingga pelatihan paramiliter.

    “Selama 2023, ada 94 orang PMI terlibat dan dideportasi, ini tentunya mencoreng bangsa Indonesia,” katanya.

    Sestama BNPT juga mengajak PMI untuk meningkatkan solidaritas, saling berkomunikasi, mengingatkan dan melaporkan apabila terdapat sesama PMI yang terlibat dalam terorisme.

    “Sering komunikasi untuk saling mengingatkan barangkali ada yang mulai terpapar,” tutup Bangbang.

    Sosialisasi yang diberikan Sestama BNPT pada hari ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara BNPT dan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) tentang Sinergisitas Pencegahan Tindak Pidana Terorisme yang diteken pada pekan lalu (13/11).

    Melalui Nota Kesepahaman tersebut, BNPT dan BP2MI sepakat untuk memberikan sosialisasi pada saat sebelum, selama, hingga setelah bekerja bagi PMI dan keluarganya. (bnpt/has)

  • Terima Kunjungan RRG dan ISD Singapore, BNPT Jelaskan Peran Mitra Deradikalisasi

    Terima Kunjungan RRG dan ISD Singapore, BNPT Jelaskan Peran Mitra Deradikalisasi

    SENTUL, LOMBOKEXPRESS.ID- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) menjelaskan peran mitra deradikalisasi dalam program deradikalisasi saat menerima kunjungan RRG dan ISD Singapore. Dimana, salah satu perannya adalah menceritakan bagaimana proses mereka terpapar ideologi yang salah.

    “Terorisme ini bisa menyerang siapa saja, maka dalam penanggulangan terorisme kami menggandeng mereka yang secara langsung telah mengalami dan pernah terpapar. Sehingga, mereka bisa menceritakan pengalamannya secara langsung. Kami gandeng menjadi mitra deradikalisasi” jelas Direktur Deradikalisasi BNPT RI Brigjen Pol. R. Ahmad Nurwakhid, S.E., M.M., dalam kegiatan Visitation RRG dan ISD Singapore ke BNPT RI di Kantor Pusat BNPT pada Selasa (21/11).

    Dalam kesempatan ini, dirinya juga menjelaskan perbandingan regulasi penanggulangan terorisme antara Indonesia dan Singapura.

    “Dalam menghadapi virus ideologi kita bagi dalam 3 tahap cluster. Pertama yang masih moderat tapi rentan terpapar, kedua sudah terpapar virus ideologi yang salah tapi tidak sadar, ketiga mereka yang sudah berpaham radikal dan sudah masuk dalam jaringan teror. Tahapan ketiga ini baru kami bisa bekerjasama dengan Densus dan melakukan program deradikalisasi. Sementara, di Singapura dari cluster pertama sudah bisa dilakukan pre-emptive justice,” tambahnya.

    Pimpinan delegasi RRG, Mr. Salim bin Mohamed Nasir menjelaskan Singapura melihat Indonesia sebagai negara yang mampu menangani tantangan penanggulangan terorisme dengan positif.

    “Kami mau belajar dari pakar – pakar penanggulangan terorisme di BNPT RI. Indonesia kami lihat mampu menghadapi segala tantangan penanggulangan terorisme dengan positif, jadi kami belajar dari Indonesia”jelasnya.

    Perwakilan Mitra Deradikalisasi, Sofyan Tasuri menjelaskan mengapa banyak kalangan tertarik mengikuti jaringan teror.

    “Akar terorisme adalah intoleransi dan radikalisme, kelompok – kelompok ini menyajikan agama secara instan dan terlihat peduli pada perkembangan agama padahal mereka tidak membawa ruh – ruh agama dalam aktivitasnya,” jelasnya

    RRG sendiri telah berdiri sejak tahun 2001. Berawal dari kesadaran cendekiawan – cendekiawan singapura untuk membantu pemerintah dalam menangani ekstremisme dan radikalisme di kalangan masyarakat umum, institusi keagamaan, dan pendidikan. (bnpt/has)

  • PLN Resmikan 21 Unit _Green Hydrogen Plant,_ Mampu Produksi Hingga 199 Ton Hidrogen Per Tahun

    PLN Resmikan 21 Unit _Green Hydrogen Plant,_ Mampu Produksi Hingga 199 Ton Hidrogen Per Tahun

    JAKARTA, LOMBOKEXPRESS. ID- PT PLN (Persero) meresmikan 21 unit _Green Hydrogen Plant_ (GHP) tersebar di seluruh Indonesia, Senin (20/11) di pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) Tanjung Priok, Jakarta. Upaya ini membuat PLN menjadi perusahaan yang memiliki GHP terbanyak di Asia Tenggara. Sebelumnya pada bulan Oktober, PLN juga telah meresmikan GHP pertama di Indonesia yang berlokasi di PLTGU Muara Karang, Jakarta.

    Gebrakan PLN melalui inovasi ini mampu memproduksi 199 ton per tahun. Langkah ini juga membuat PLN menjadi pionir terbentuknya rantai pasok kebutuhan hidrogen hijau di masa depan sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan, sekaligus mendukung target Pemerintah untuk mencapai _Net Zero Emissions_ (NZE) tahun 2060.

    Mewakili Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Yudo Dwinanda Priaadi menjelaskan hidrogen merupakan bahan bakar masa depan yang sedang banyak dikembangkan di kancah global. Indonesia, memiliki potensi hidrogen yang besar, bahkan bisa menjadi pemasok kebutuhan hidrogen hijau di dunia.

    “Indonesia punya potensi pengembangan hidrogen hijau yang besar. Bahkan bisa kita pakai sendiri, maupun menjadi potensi ekspor. _Leadership_ yang luar biasa dari PLN untuk bisa mengakselerasi pengembangan hidrogen hijau ini,” ujar Yudo dalam sambutannya.

    Yudo juga mengapresiasi langkah cepat PLN dalam mengembangkan hidrogen hijau di Indonesia. Dalam waktu satu bulan, PLN berhasil menambah 20 unit GHP tersebar di seluruh Indonesia.

    “Setelah pertemuan terakhir pada bulan lalu di PLTU Muara Karang, PLN berjanji untuk memperbanyak _hydrogen plant_ ini. PLN telah mengakselerasi langkah ini,” kata Yudo.

    Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan GHP adalah langkah strategis PLN untuk membangun rantai pasok _green hydrogen_ pertama di Indonesia. Inisiatif hijau ini diharapkan mampu mengakselerasi transisi energi dan mencapai NZE tahun 2060. “Hari ini menjadi bukti, _we walk the talk_ bahwa komitmen ini kami wujudkan dalam bentuk nyata. Ini tidak hanya sekadar _Green Hydrogen Plant,_ ini akan menjadi tonggak terbentuknya _Supply Chain Green Hydrogen_ di Indonesia dan PLN menjadi pionirnya,” ungkap Darmawan.

    GHP besutan PLN ini diproduksi dengan menggunakan sumber dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang terdapat di area pembangkit. Selain dihasilkan dari PLTS yang terpasang, hidrogen hijau ini juga menggunakan _Renewable Energy Certificate_ (REC) yang berasal dari beberapa pembangkit EBT di Indonesia.

    Dengan 21 unit GHP ini mampu memproduksi hampir 200 ton per tahun, dari sebelumnya hanya 51 ton hidrogen per tahun. Hasil produksi _green hydrogen_ tersebut, sebanyak 75 ton per tahun digunakan untuk kebutuhan operasional pembangkit _(cooling generator),_ sementara 124 ton lainnya bisa digunakan untuk berbagai macam kebutuhan, salah satunya untuk kendaraan.

    “Lewat GHP ini, kami membangun bagaimana transisi sektor transportasi ke _low carbon transport_ ini berjalan dengan baik. Tentu saja kalau kita berbicara transportasi, terdapat dua mazhab. Satu mengenai mobil listrik yang berbasis pada baterai. Kendaraan listrik sudah kita bangun ekosistemnya. Kemudian ada mahzab lain yaitu berbasis pada hidrogen. Ini perlu ada rantai pasok yang khusus, ini perlu ada _green hydrogen,”_ tutur Darmawan.

    Dengan rata-rata konsumsi hidrogen kendaraan 0,8 kg per 100 kilometer, maka 124 ton green hydrogen yang diproduksi bisa dipakai untuk 424 mobil per tahun yang bergerak 100 kilometer dalam sehari. Angka tersebut bisa menurunkan emisi karbon hingga 3,72 juta kg CO2 dan mengurangi impor BBM sebesar 1,55 juta liter per tahun, mengubah energi impor menjadi energi domestik.

    Ke depan, PLN tidak hanya menghadirkan GHP saja namun juga membuat _Hydrogen Refueling Station_ (HRS) atau stasiun pengisian hidrogen dan juga pengoperasian _Fuel Cell Generator_ yang berbahan bakar _green hydrogen._

    “Ini merupakan wujud nyata dari kolaborasi PLN bersama Pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM. Karya Inovasi untuk menjawab transisi energi,” pungkas Darmawan.

    Adapun 21 GHP milik PLN terdapat di PLTU Pangkalan Susu, PLTGU Muara Karang, PLTU Suralaya 1-7, PLTU Suralaya 8, PLTGU Cilegon, PLTU Labuhan, PLTU Lontar, PLTGU Tanjung Priok, PLTU Pelabuhan Ratu, PLTGU Muara Tawar, PLTU Indramayu, PLTGU Tambak Lorok, PLTU Tanjung Jati B, PLTU Rembang, PLTU Tanjung Awar-awar, PLTGU Gresik, PLTG Pemaron, PLTU Paiton, PLTU Grati, PLTU Pacitan, dan PLTU Adipala.

    Turut hadir dalam peresmian tersebut Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Konversi dan Konservasi Energi BRIN Eniya Listiani Dewi, Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Mohamad Priharto Dwinugroho, Walikota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim, Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN Hartanto Wibowo, Direktur Pembangkitan PLN Adi Lumakso, Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra, Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah, dan Direktur Utama PLN Enjiniring Chairani Rachmatullah.

     

    *Sekilas Tentang PLN*

    _PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri. Memiliki visi menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk Solusi Energi. PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik. PLN dapat dihubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di PlayStore atau AppStore. (PLN/red)

  • Penutupan MTQ Kota Mataram Berjalan Lancar

    Penutupan MTQ Kota Mataram Berjalan Lancar

    MATARAM, LOMBOKEXPRESS.ID–Penutupan MTQ tingkat Kota Mataram yang berlangsung di Lapangan Lingkungan Karang Tapen, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram berjalan dengan lancar berkat pengamanan dari Personel Polsek Sandubaya.

    Kegiatan penutupan MTQ dihadiri oleh Kapolsek Sandubaya, Kompol Moh Nasrullah SIK., yang juga bertindak sebagai pimpinan pengamanan.

    Sebanyak 15 personel Polsek Sandubaya, termasuk Bhabinkamtibmas dan Polisi Lingkungan setempat, turut serta dalam kegiatan pengamanan tersebut.

    Kapolsek Sandubaya menekankan bahwa pengamanan perlu dilakukan guna memastikan jalannya acara yang digelar oleh Pemerintah Kota Mataram melalui Kantor Kementerian Agama Kota Mataram.

    Untuk memudahkan koordinasi dalam pengamanan, personel bekerja sama dengan panitia kegiatan dan masyarakat sekitar. Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk memantau pengunjung, menjaga lokasi parkir, serta mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi acara.

    Seluruh personel pengamanan disebar di sekitar dan di dalam lokasi acara. Mereka telah mendapat instruksi terkait tindakan yang harus dilakukan jika ada potensi gangguan keamanan. Petugas diharapkan menjalankan tugas dengan baik sesuai SOP, dan jika diperlukan, melakukan tindakan setelah berkoordinasi dengan pimpinan pengendali.

    Selain menjaga keamanan, Kapolsek juga berharap kepada personel yang bertugas agar dapat melakukan dialogis dengan masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas. Mereka juga diingatkan untuk tetap waspada terhadap tindakan kriminal dan menjaga keselamatan diri sendiri serta masyarakat.

    Kegiatan pengamanan ini dilakukan dengan tujuan utama yaitu untuk menjaga keselamatan masyarakat. Dengan kerja sama yang baik antara kepolisian, panitia, dan masyarakat sekitar, penutupan MTQ tingkat Kota Mataram dapat berjalan dengan aman dan sukses. (adb/red)

  • Kepala BNPT Ingatkan Generasi Muda Waspada Dunia Maya

    Kepala BNPT Ingatkan Generasi Muda Waspada Dunia Maya

    TASIKMALAYA, LOMBOKEXPRESS.ID – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) Komjen Pol. Prof. Dr. H. Mohammed Rycko Amelza Dahniel, M.Si., mengingatkan generasi muda untuk waspada terhadap penyebaran paham kebencian dan kekerasan di dunia maya khususnya pada platform media sosial. Terlebih generasi muda adalah sasaran utama kelompok radikal agar terpapar paham radikalisme dan terorisme.

    “Hati hati di online. Kenapa yang menjadi sasaran utama empuknya anak-anak kaum remaja dan perempuan, mereka adalah generasi penerus bangsa,” ucap Kepala BNPT pada saat memberikan kepada santri di Pesantren Terpadu Qoshrul Muhajirin dan para mahasiswa Universitas Siliwangi, di Tasikmalaya pada Jumat (17/11).

    Jenderal Polisi bintang tiga ini pun menjelasakan kewasapadaan terhadap narasi permusuhan dan perpecahan di dunia maya berkaitan erat dengan pentingnya generasi muda untuk menjaga persatuan dan kesatuan demi masa depan Indonesia yang aman dan damai.

    Rycko menjelaskan, Indonesia dibangun dari berbagai perbedaan suku, agama, ras, budaya dan juga bahasa. Hal ini harus disadari oleh seluruh generasi muda dimana menerima perbedaan menjadi hal penting dalam praktik bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

    Dirinya pun menilai, satu-satunya titik terlemah Indonesia adalah dengan membuat generasi muda terpecah belah. Oleh karena itu, ia berpesan agar para generasi muda terus memelihara persatuan dan kesatuan.

    “Jaga persatuan dan kesatuan, jaga negeri ini dengan menjaga diri kita masing masing. Jangan mau dipecah belah,” dirinya berpesan.

    Kepala BNPT memberikan contoh kuatnya persatuan dan kesatuan melalui salah satu bukti sejarah yang terjadi pada tahun 1928 dimana seluruh pemuda duduk bersama membangun persatuan dan kesatuan hingga tercetusnya Sumpah Pemuda yang memberikan dampak besar bagi perjuangan para pahlawan bangsa dalam melawan penjajah.

    “Karena pada waktu kita sendiri sendiri, kita tidak bisa melawan pejajah. Para pemuda membangun Persatuan dan Kesatuan melalui Sumpah Pemuda, dengan berbagai perbedaan kita satukan, negara ini menjadi kuat, Indonesia ada karena ada Persatuan dan Kesatuan,” ujarnya.

    Di satu sisi, Kepala BNPT pun mengingatkan generasi muda untuk waspada jika ada sekelompok oknum yang menggunakan ujaran kebencian dan mengarah kepada kekerasan dengan mengatasnamakan agama.

    “Tidak satupun di dunia ini yang mengajarkan tentang kekerasan. Semua agama mengajarkan tentang kebaikan, cinta kasih, rahmatan lil alamin, perdamaian dan kemanusiaan,” katanya. (bnpt/red)

  • Sekjen Gerindra: Solawat Cara Kita Jaga Kebersamaan dalam Perbedaan Pilihan Politik 

    Sekjen Gerindra: Solawat Cara Kita Jaga Kebersamaan dalam Perbedaan Pilihan Politik 

    DEMAK, LOMBOKEXPRESS.ID–Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menghadiri acara Gerakan Muslim Indonesia Raya (GEMIRA) Jawa Tengah Bersolawat, di Alun-alun Kabupaten Demak, Kamis (16/11). Muzani juga menyempatkan untuk sholat dan berziarah di Masjid Agung Demak.

    Kegiatan ini juga sekaligus melantik pengurus GEMIRA Jawa Tengah. GEMIRA adalah sayap Partai Gerindra yang Ketua Umumnya diemban oleh Gus Irfan Yusuf Hasyim, cucu KH Hasyim Asyari, pendiri Nahdlatul Ulama. Sementara Sekjen GEMIRA dijabat oleh Sudarto.

    “Alhamdulillah malam ini kita semua bersyukur bisa hadir di sini bersama Gus Azmi untuk bersolawat bersama dengan masyarakat Demak. Insya Allah solawat akan memberikan kebaikan, kemudahan, dan keikhlasan kepada kita semua untuk selalu beribadah, berdoa untuk kebaikan diri kita terutama kebaikan untuk rakyat, bangsa, dan negara Indonesia,” ujar Muzani seperti dikutip dalam keterangan pers yang diterima Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

    Muzani tak lupa menyampaikan salam hormat dari Ketua Umum Partai Gerindra yang juga calon presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat Demak. Prabowo, kata Muzani, ingin sekali berkunjung dan menyapa masyarakat Demak di kemudian hari.

    Muzani meminta kepada ribuan masyarakat Demak yang hadir untuk terus bersolawat sebagai rasa syukur kepada Allah SWT. Termasuk mendoakan rakyat Palestina yang saat ini masih dalam ketakutan akibat agresi Israel. Itu sebabnya Muzani mengatakan, tidak mungkin ribuan orang berkumpul untuk solawat apabila tidak ada persatuan dan kesatuan.

    “Ini adalah sebuah kesungguhan bangsa Indonesia dan umat Islam serta pemerintah Indonesia untuk ikut menjaga ketertiban dunia. Kita bersykur masyarakat kita hari ini bersatu menjaga ukhuwah islamiyah. Tidak mungkin kita berkumpul bersolawat apabila tidak ada persatuan dan kerukunan di antara kita,” ujar Muzani.

    “Ketika Indonesia merdeka 1945, lalu satu tahun kemudian 1946, Palestina adalah negara pertama yang mengakui kedaulatan dan kemerdekaan bangsa Indonesia. Mereka adalah saudara-saudara kita yang saa ini sedang kesulitan. Saat ini saudara-saudara kita di Palestina membutuhkan bantuan kita. Kita panjatkan doa sambil bersolawat untuk keselamatan saudara kita di Palestina,” imbuhnya.

    Namun demikian, Muzani berharap menjelang tahun politik ini masyarakat harus tetap guyub meski berbeda pilihan. Perbedaan pilihan politik adalah hal yang biasa di alam demokrasi.

    “Maka itu menjelang tahun politik, meski kita berbeda pilihan kita harus tetap jaga kebaikan, jaga persatuan. Jika tetangga kita ada berbuat kurang baik maka kita harus tetap berbuat baik. Solawat adalah cara kita untuk menjaga kebersamaan, semua merasa masa depan kita akan lebih baik dengan kita menjaga solawat kita,” tutup Muzani. (rls)

  • BNPT RI dan Kemenkumham Bangun Sistem Kontrol Data Deradikalisasi

    BNPT RI dan Kemenkumham Bangun Sistem Kontrol Data Deradikalisasi

    JAKARTA, LOMBOKEXPRESS.ID– Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol. Prof. Dr. H. Mohammed Rycko Amelza Dahniel, M.Si., berpendapat bahwa program deradikalisasi di dalam lapas membutuhkan kolaborasi Kementerian/Lembaga terkait untuk membangun suatu sistem kontrol yang tepat.

    “Pembinaan dalam Lapas harus dilakukan bersama-sama, membuat satu sistem kontrol data program deradikalisasi yang dilakukan kementerian/lembaga dan modulnya,” kata Mohammed Rycko saat penandatanganan Nota Kesepahaman antara BNPT dan Kemenkumham tentang Penanggulangan Terorisme, Rabu (15/11).

    Kepala BNPT menyampaikan untuk meningkatkan program deradikalisasi mulai dari tahap identifikasi, rehabilitasi, reedukasi, hingga reintegrasi sosial bagi narapidana tindak pidana terorisme (napiter) membutuhkan kerja sama yang direalisasikan melalui Nota Kesepahaman.

    Melalui Nota Kesepahaman tersebut, Menkumham Yasonna Laoly berharap kerja sama dengan BNPT khususnya dalam bidang deradikalisasi dapat terus dapat ditingkatkan.

    “Kita harapkan kerja sama ini terus berlanjut terutama penguatan deradikalisasi dalam Lapas khususnya bagi napiter kelas berat,” kata Yasonna.

    Selain meningkatkan program deradikalisasi, BNPT dan Kemenkumham juga sepakat untuk mempersempit ruang gerak traveling terrorist. Kerja sama dalam bidang keimigrasian ini diharapkan dapat mencegah mobilitas individu yang dapat membahayakan keamanan nasional. (bnpt/has)

  • Langkah Cepat Perkuat Kapasitas Turunkan Stunting di Papua

    Langkah Cepat Perkuat Kapasitas Turunkan Stunting di Papua

    PAPUA BARAT DAYA, LOMBOKEXPRESS.ID – Dirjen Bina Pembangunan Daerah, Kemendagri, Restuardy Daud, turut hadir dalam Monitoring dan Evaluasi Penguatan Kapasitas Pemerintah Daerah (Pemda) dalam upaya percepatan penurunan stunting di wilayah Papua, yang dilaksanakan belum lama ini.

    Dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Rabu (15/11), hal ini menyusul adanya peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 untuk mempercepat penurunan angka stunting. Pasal 10 ayat (3) menegaskan keterlibatan Kementerian/Lembaga, Pemda Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Pemerintah Desa dalam pelaksanaan program dan kegiatan percepatan penurunan stunting.

    Berdasarkan data SSGI (Survei Status Gizi Indonesia) Tahun 2022 yang mencakup 29 Kabupaten/Kota di Provinsi Papua, terdapat perkembangan positif dalam upaya penurunan prevalensi stunting. Sebanyak 20 Kabupaten/Kota berhasil mencatat penurunan prevalensi stunting dibandingkan dengan tahun 2021, dengan Kabupaten Deiyai menjadi yang mencatat penurunan terbesar, yakni sebesar 15,0%.

    Meskipun demikian, tantangan masih terlihat di sembilan Kabupaten/Kota lainnya yang mengalami peningkatan prevalensi stunting. Kabupaten Tolikara perlu mendapat perhatian khusus karena mencatat peningkatan stunting terbesar, yakni sebesar 21,2%.

    Selanjutnya, dari 13 Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat, 8 Kabupaten/Kota mencatat penurunan prevalensi stunting, dengan Kabupaten Maybrat mencatat penurunan terbesar sebesar 7,2%. . Namun, terdapat peningkatan prevalensi stunting di 5 Kab/Kota, dan yang terbesar di Kabupaten Pegunungan Arfak sebesar 11,4%.

    Menanggapi hal tersebut, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud, mendorong Pemerintah setempat memperkuat TPPS tingkat Provinsi melalui Surat Keputusan Gubernur, melibatkan Perangkat Daerah, dan para pemangku kepentingan, termasuk TP-PKK. Ini merupakan mandat Kemendagri berdasarkan Perpres Nomor 72/2021 tentang percepatan penurunan stunting.

    “Kami mendorong pemerintah setempat untuk mengambil langkah-langkah peningkatan kualitas pelaksanaan 8 aksi konvergensi guna mencapai target nasional prevalensi stunting 14% pada tahun 2024 sesuai RPJMN Tahun 2020-2024,” kata Restuardy Daud di sela-sela kegiatan yang dilaksanakan secara virtual.

    Tidak hanya itu, juga meminta semua pihak terkait membangun komitmen dan merancang upaya strategis untuk mendekati kesenjangan target penurunan prevalensi stunting di Provinsi Papua, Papua Barat, dan 4 Provinsi Daerah Otonomi Baru (DOB) agar mencapai target nasional 14% (target prevalensi stunting).

    “Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan komitmen pemerintah daerah kabupaten/kota dalam pelaksanaan 8 aksi konvergensi,” ujarnya.

    Sebagai informasi, kegiatan ini juga dihadiri oleh Pj. Gubernur Papua Barat Daya, Sahli Gubernur Bid. Perekonomian dan Pembangunan, Direktur SUPD III Ditjen Bina Bangda, Pejabat Perangkat Daerah terkait dari Provinsi Papua Barat Daya, Kab Sorong Selatan, Kota Sorong, Kab. Raja Ampat, Kab. Tambrauw, dan Kab. Maybrat, serta yg hadir secara daring Perwakilan dari Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. (rls)