MATARAM (LE)– Persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB 2026 terus dimatangkan. Salah satu langkah strategis dilakukan jajaran pengurus PWI NTB dengan bersilaturahmi ke Rektor Prof Sukardi di kampus Universitas Mataram, Jumat (29/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, PWI NTB berharap dukungan penuh Unram terhadap pelaksanaan Porwada NTB 2026 yang akan digelar pada 26–28 Juni 2026 dengan mempertandingkan 14 cabang olahraga.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia NTB, Ahmad Ikliludin, mengatakan silaturahmi dengan Rektor Unram menjadi penting karena kampus terbesar di NTB tersebut memiliki fasilitas Sport Center berstandar internasional.
PWI NTB berharap seluruh pertandingan Porwada 2026 dapat dipusatkan di kawasan Sport Center Unram demi memudahkan koordinasi panitia dan memberikan kenyamanan bagi para jurnalis peserta.
“Dengan keberadaan Sport Center Unram, kami berharap semua pertandingan Porwada 2026 bisa digelar di Unram. Ini tentu memudahkan pihak panitia dalam rangka akomodasi dan kenyamanan para jurnalis yang bertanding,” ujar Ikliludin.
Jurnalis senior Radar Lombok tersebut menegaskan, kepengurusan PWI NTB periode 2025–2030 membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk Unram sebagai institusi pendidikan tinggi terbesar di NTB.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Unram terhadap berbagai program PWI NTB sejak masa kepemimpinan rektor sebelumnya, Prof Bambang Hari Kusumo.
“Kami mengucapkan selamat kepada Pak Prof Sukardi yang telah terpilih sebagai Rektor Unram periode 2026–2030. Semoga kolaborasi yang telah terjalin antara PWI NTB dan Unram dapat terus berlanjut dan semakin ditingkatkan,” katanya.
Selain mendukung visi transformasi Unram menuju kampus yang kuat, maju, dan berdaya saing global, PWI NTB juga siap membuka ruang kolaborasi dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Salah satunya dengan menjadikan Sekretariat PWI NTB sebagai lokasi magang mahasiswa Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Unram agar mahasiswa dapat berdiskusi langsung dengan para jurnalis profesional.
“Tentu semangat inklusivitas Pak Rektor siap kami aplikasikan dengan menyiapkan Sekretariat PWI NTB sebagai tempat magang mahasiswa FHISIP Unram untuk berdiskusi dan belajar langsung bersama para jurnalis,” jelasnya.
PWI NTB juga berharap adanya peluang beasiswa program magister bagi jurnalis di NTB melalui kerja sama dengan Unram.
Menanggapi hal tersebut, Rektor Unram Prof Sukardi menyatakan pihaknya siap membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai pihak, termasuk PWI NTB.
“Jika Unram tidak membuka diri, maka kita tidak bisa membangun Unram. Yang pasti, kegiatan Porwada yang digelar PWI NTB siap kami dukung penuh,” tegas Prof Sukardi.
Menurutnya, perkembangan era digital membuat arus informasi tidak lagi hanya berasal dari media konvensional. Influencer, konten kreator, hingga akun anonim kini juga menjadi sumber informasi masyarakat.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa tidak semua informasi viral dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Sekali ada yang salah, bisa tersebar ke jutaan orang dalam hitungan menit. Ini juga pernah kami rasakan,” ujarnya.
Karena itu, Prof Sukardi berharap PWI NTB dapat berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya penyebaran konten positif serta mencegah informasi yang berpotensi memecah persaudaraan.
Ia juga membuka peluang bagi PWI NTB untuk memberikan pelatihan jurnalistik dan literasi media kepada mahasiswa Unram, termasuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) media kampus.
“Kami berharap kawan-kawan PWI NTB menjadi penerang dalam mencegah penyebaran konten yang mengancam persatuan dan persaudaraan. Insya Allah, saya siap memberikan ruang bagi PWI untuk masuk mengajar di FHISIP Unram dan memberikan pelatihan kepada UKM Media Unram agar memahami kode etik jurnalistik dan konten yang benar,” jelasnya.
Prof Sukardi kembali menegaskan komitmen Unram dalam mendukung penuh pelaksanaan Porwada PWI NTB 2026.
“Silakan dipergunakan semua fasilitas Sport Center yang dimiliki Unram. Kami siap mendukung penuh. Namun, mohon segera bersurat agar seluruh venue dan petugas dapat kami siapkan selama kegiatan berlangsung,” tandasnya. (rls)










