MATARAM (LE) – Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Mataram, Kombes Pol Yuanita Amelia Sari, S.E., M.Si., memimpin langsung kegiatan deteksi dini melalui tes urin terhadap para pengemudi bus dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat menjelang arus mudik Lebaran 1447 H.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 15 Maret 2026 di Terminal Mandalika Mataram, Kota Mataram, bersama anggota Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) serta personel BNN Kota Mataram.
Tes urin ini menyasar para sopir bus yang akan melayani masyarakat selama periode arus mudik Lebaran. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan para pengemudi dalam kondisi sehat serta bebas dari penyalahgunaan narkotika, sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penumpang.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan keselamatan transportasi bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik. Para pengemudi harus dalam kondisi prima dan bebas dari narkotika,” ujar Kombes Pol Yuanita Amelia Sari.
Dalam pelaksanaannya, tes urin diikuti oleh 19 orang pengemudi bus. Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas menemukan satu orang pengemudi dengan hasil positif menggunakan narkotika golongan I. Terhadap yang bersangkutan selanjutnya dilakukan proses penanganan sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Terminal Mandalika serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Mataram yang turut melakukan pemantauan guna memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran.
Selain itu, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan kunjungan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, yang didampingi Kapolda NTB Edy Murbowo beserta para Pejabat Utama Polda NTB. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pemantauan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat serta memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik di wilayah NTB.
Melalui kegiatan ini, diharapkan keselamatan transportasi selama arus mudik Lebaran dapat semakin meningkat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan transportasi yang aman dan bersih dari penyalahgunaan narkotika. (nang)






