Kapolsek Bayan Bersama Relawan dan Masyarakat Adat Hijaukan Hutan Adat Pawang Tenun

BAYAN (LE)– Wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan pelestarian budaya kembali ditunjukkan jajaran Polsek Bayan. Kapolsek Bayan IPTU I Wayan Cipta Naya, S.H., M.I.Kom bersama personel Polsek Bayan berkolaborasi dengan Relawan Aksi Muda Nusantara, pihak kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat adat melaksanakan kegiatan penghijauan dan penanaman pohon di kawasan Hutan Adat Pawang Tenun, Minggu (24/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, ratusan bibit pohon jenis bajur dan sengon ditanam sebagai bentuk upaya menjaga kelestarian kawasan hutan adat yang selama ini disakralkan oleh masyarakat setempat.

Menariknya, sebelum kegiatan penanaman dimulai, seluruh peserta terlebih dahulu meminta petunjuk serta restu kepada para pemangku adat. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Hutan Adat Pawang Tenun sendiri memiliki nilai spiritual dan budaya yang kuat bagi masyarakat sekitar. Kawasan tersebut menjadi lokasi pelaksanaan upacara adat “Namain” yang rutin digelar setiap tahun dan masih terus dilestarikan hingga saat ini.

Kapolsek Bayan IPTU I Wayan Cipta Naya, S.H., M.I.Kom menegaskan bahwa kegiatan penghijauan tersebut bukan hanya berkaitan dengan pelestarian lingkungan, tetapi juga upaya menjaga warisan leluhur serta keberlangsungan kehidupan generasi mendatang.

“Hutan adat bukan sekadar kumpulan pohon yang kita lihat hari ini, melainkan warisan leluhur, paru-paru desa, sekaligus sumber mata air yang harus dijaga dan dilestarikan bersama,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penanaman pohon yang dilakukan tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan investasi lingkungan untuk masa depan.

“Hari ini kita menanam pohon bukan hanya ceremony, tetapi menanam harapan 20 sampai 50 tahun ke depan agar anak cucu kita masih dapat merasakan udara yang bersih, air yang jernih, dan alam yang lestari,” tambah Kapolsek Bayan.

Melalui kegiatan tersebut, Kapolsek Bayan juga mengimbau seluruh masyarakat agar terus menjaga kelestarian hutan dan tidak melakukan tindakan yang dapat merusak lingkungan. Menurutnya, menjaga alam berarti menjaga sumber kehidupan sekaligus masa depan bersama.

Dengan semangat gotong royong, kolaborasi lintas elemen, dan kepedulian bersama, kelestarian Hutan Adat Pawang Tenun diharapkan tetap terjaga sebagai warisan budaya, kawasan sakral, serta sumber kehidupan bagi generasi yang akan datang. (nang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *