LOMBOK BARAT (LE) – Rasa aman seorang guru SD di Dusun Blongas, Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, seketika sirna usai rumahnya dibobol maling, Jumat (26/6/2026) malam. Maling diduga nekat masuk lewat atap belakang meski pagar dan pintu rumah terkunci rapat.
Korban H. Muhammad Astar kelahiran Ranggagata menuturkan, saat kejadian dirinya bersama keluarga sedang berada di rumah keluarganya di Desa Ranggagata, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah. Sekembalinya mendapat kabar, kondisi rumah sudah berantakan dan sejumlah barang berharga hilang.
“Kami sekeluarga pulang ke Ranggagata. Tiba-tiba malam hari mendapat kabar rumah di Blongas kemasukan maling. Rumah dan gerbang terkunci, tapi pelaku masuk lewat belakang melalui atap rumah,” ujar H. Astar, Selasa (30/6/2026).
Aksi pelaku membawa kabur satu unit Honda Vario 160 beserta STNK, BPKB mobil Ayla, BPKB motor Scoopy, Beat, dan Vixion, kunci motor Vario, serta beberapa potong pakaian termasuk kain tenun tradisional Sasak, songket. STNK atas nama Lipurni sempat ikut hilang, namun kemudian ditemukan mahasiswa KKN di sekitar jurang dan sudah kembali ke tangan korban.
Peristiwa itu meninggalkan trauma mendalam bagi H. Astar. Selama puluhan tahun mengabdi sebagai guru di wilayah terpencil, ia mengaku baru kali ini mengalami kejadian seperti itu. Kini harapan besar tertuju kepada jajaran Polres Lombok Barat dan Polda NTB agar pelaku segera terungkap.
“Kami memohon agar kasus ini menjadi atensi langsung dari Bapak Kapolda NTB. Ini demi keamanan dan keselamatan kami, guru SD di daerah terpencil yang telah menyerahkan hidup berpuluh-puluh tahun, demi mendidik generasi penerus bangsa,” ungkapnya.
H. Astar berharap penyelidikan berjalan cepat, bukan sekadar menerima laporan. Menurutnya, pengungkapan kasus ini penting demi mengembalikan rasa aman warga Sekotong, sekaligus memberi kepastian hukum bagi para korban tindak kriminal.
Ia juga mengajak masyarakat segera melapor jika menemukan barang-barang miliknya atau memiliki informasi terkait pelaku. Dukungan warga diyakini dapat membantu polisi mempercepat proses pengungkapan kasus curat tersebut. (jir)






