TANGERANG (NTBNOW.CO) – Liga Yooscout Nasional 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama enam hari, mulai 30 Juni hingga 5 Juli 2026, di Kota Tangerang. Turnamen sepak bola usia muda berskala nasional ini sukses melahirkan empat juara baru sekaligus menjadi ajang pembinaan bibit-bibit pesepak bola Indonesia menuju level profesional.
Kompetisi ini mempertemukan puluhan Sekolah Sepak Bola (SSB) dan akademi sepak bola dari berbagai daerah di Indonesia pada empat kelompok usia, yakni U-11, U-13, U-15, dan U-17. Selain menyajikan pertandingan yang kompetitif, Liga Yooscout Nasional juga menanamkan nilai sportivitas, disiplin, dan pembentukan karakter bagi para atlet muda.
Seluruh pertandingan babak penyisihan hingga perempat final dipusatkan di Stadion Nambo Krida Arena. Sementara laga semifinal dan final kategori U-15 serta U-17 digelar di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, yang dipenuhi antusiasme peserta dan suporter.
Yang membedakan Liga Yooscout Nasional dari turnamen usia muda lainnya adalah integrasinya dengan Yooscout, platform scouting sepak bola digital yang dikembangkan di Heidelberg, Jerman. Melalui sistem berbasis data tersebut, para pemain memiliki kesempatan untuk dikenal oleh pelatih, akademi, klub, agen, hingga pencari bakat dari dalam maupun luar negeri.
Daftar Juara Liga Yooscout Nasional 2026
Persaingan ketat selama enam hari akhirnya menghasilkan para juara di setiap kategori usia.
Pada kelompok U-11, PS Cibatu tampil sebagai juara, diikuti Saraya BBSari sebagai runner-up, sedangkan Garuda Jaya menempati posisi ketiga.
Di kategori U-13, Persiklu Kluwut sukses meraih gelar juara. Farmel harus puas menjadi runner-up, sementara DS Soccer berada di posisi ketiga.
Untuk kategori U-15, Diklat Cirebon United berhasil menundukkan Tridente Academy dengan skor tipis 1-0 pada partai final. Satria Muda FA melengkapi tiga besar.
Sementara itu, laga final U-17 berlangsung dramatis. Arsent 1963 mengalahkan FU15FA melalui adu penalti dengan skor 4-3 setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol di waktu normal. BMIFA menempati peringkat ketiga.
Panitia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tangerang, Diaspora Kota Tangerang, PSSI Kota Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota, para sponsor, mitra, perangkat pertandingan, relawan, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kompetisi dengan aman, tertib, dan sukses.
Keberhasilan Liga Yooscout Nasional 2026 dinilai menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola usia muda di Indonesia terus berkembang. Turnamen ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan lebih banyak talenta potensial sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola nasional yang profesional, berkelanjutan, dan terhubung dengan jaringan scouting internasional. (red)








