Blog

  • Semarak HLN Ke-78, Donasi & Zakat Pegawai PLN NTB Nyalakan Mimpi 234 Rumah Keluarga Kurang Mampu

    Semarak HLN Ke-78, Donasi & Zakat Pegawai PLN NTB Nyalakan Mimpi 234 Rumah Keluarga Kurang Mampu

    MATARAM, LOMBOKEXPRESS.ID- – Momentum Hari Listrik Nasional (HLN) ke-78 digunakan PLN UIW NTB untuk membantu 234 keluarga kurang mampu di Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk menikmati listrik. Bantuan penyambungan listrik gratis dari donasi pegawai PLN dalam Program Light Up The Dream (LUTD) tersebut sekaligus menjadi kado peringatan HLN ke-78 dilaksanakan secara serentak pada Senin (30/10).

    Aminin, warga Dusun Lendang Re Desa Lelong, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah mengaku bersyukur atas bantuan pasang baru listrik gratis yang diberikan oleh PLN untuk dirinya. Aminin selama ini menyambung listrik pada tetangga untuk dapat menikmati listrik.

    “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur PLN membantu saya untuk dapat menikmati listrik. Saya berdoa semoga pegawai PLN selalu sehat, tambah sukses dan dapat terus membantu masyarakat kecil,” kata Aminin.

    Tokoh Masyarakat Desa Lelong, Kecamatan Praya Tengah, Ustad Mastur, S.Sos. turut mengapresiasi program yang diinisiasi oleh PLN tersebut. Ia mengucapkan banyak terima kasih atas kepedulian dan perhatian yang diberikan PLN kepada warga di desanya.

    “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada PLN, selain penyalaan listrik ada juga bantuan sembako yang diberikan kepada warga di desa kami,” ujarnya.

    Ketua Yayasan Baitul Maal PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (YBM PLN UIW NTB), Moh Kukuh Amukti yang turut hadir dalam acara penyalaan serentak penyambungan listrik gratis mengungkapkan komitmen insan PLN untuk memberikan harapan dan cahaya kepada mereka yang membutuhkan.

    “YBM PLN juga hadir membantu mengurangi beban yang dihadapi oleh rumah tangga yang ekonominya terbatas di NTB, dengan memberikan akses kepada mereka atas kebutuhan dasar. Semoga bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat bagi warga di sini,” ungkap Kukuh.

    Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB), Sudjarwo mencatat pihaknya pada momen HLN 78 ini, insan PLN telah membantu melistriki 234 keluarga secara gratis di NTB.

    “Listrik tidak hanya sebagai penerang tetapi juga berperan bagi peningkatan ekonomi. Dengan adanya listrik anak-anak dapat belajar dan mengaji lebih baik karena listrik merupakan kebutuhan pokok,” jelas Djarwo.

    Djarwo menambahkan tak hanya bantuan LUTD, melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIW NTB juga menyalurkan 11 paket kepada anak yatim dhuafa dan 60 paket sembako kepada masyarakat dhuafa.

    “Melalui program mulia ini, kita dapat menikmati indahnya berbagi kepada saudara-saudara kita yang masih di tengah keterbatasan sekaligus wujud nyata insan PLN berkontribusi membangun negeri,” pungkasnya. (rls)

  • Bank Dunia Apresiasi Kinerja Pelaksanaan P3PD

    Bank Dunia Apresiasi Kinerja Pelaksanaan P3PD

    JAKARTA, LOMBOEXPRESS.ID– Bank Dunia mengapresiasi kinerja pelaksanaan Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) tahun 2023 yang dinilai mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

    Hal tersebut disampaikan Task Team Leader P3PD Bank Dunia Jessica Ludwiig, saat rapat dukungan steering committee pemangku program P3PD dalam rangka pembahasan mengenai evaluasi kinerja komponen 1,2 dan 3 serta explanatory notes, di Hotel Novotel Mangga Dua, Jakarta, Senin (30/10/2023).

    Menurut Jessica, dibanding kinerja tahun sebelumnya, di tahun 2023, pelaksanaan P3PD telah berjalan dengan baik dan penyerapan anggaran lebih tinggi.

    “Terima kasih atas komitmen dari pemerintah Indonesia untuk P3PD, kita sudah melakukan pertemuan, penyerapan di tahun 2023 sudah sangat meningkat, sudah banyak kegiatan dilaksanakan dan luar biasa dibanding tahun sebelumnya,” ujar Jessica.

    Namun, menurut Jessica walaupun sudah berjalan baik, tapi ada beberapa catatan yang harus diperbaiki.

    “P3PD masih ada missing dan menjadi catatan adalah masalah Key Performance Indikator (KPI), kemudian ada beberapa indikator yang sebenarnya tidak dapat diukur, dan keterlambatan proyek ini berjalan,” ungkap Jessica.

    Sementara itu, Sekretaris CPMU P3PD yang juga sebagai Direktur LKAD, PKK, dan Posyandu, Ditjen Bina Pemdes Kemendagri Chaerul Dwi Sapta menerangkan P3PD 2023 berjalan baik karena dukungan berbagai pihak.

    Ia berharap pelaksanaan P3PD di 2023 dapat berjalan sesuai dengan waktu yang telah direncanakan.

    Dalam rapat ini Chaerul juga memberikan beberapa hal penting untuk pelaksanaan P3PD ke depannya.

    “Di antaranya adalah segera melakukan akselerasi penyerapan dan evaluasi pelaksanaan pelatihan tatap muka 2023,” kata Chaerul.

    “Persiapan pelatihan tatap muka tahun 2024. Persiapan LMS untuk tahun 2024 dan tata kelola LMS di daerah. Penyiapan Siskeudes, redesain dan reengineering Prodeskel, serta realisasi terhadap capaian indikator KPI,” tutur Chaerul. (rls)

  • “PADMASANA BARU JARI RINJANI: Keajaiban Alam dan Kesakralan di Tengah Gunung Rinjani”

    “PADMASANA BARU JARI RINJANI: Keajaiban Alam dan Kesakralan di Tengah Gunung Rinjani”

    Padmasana Baru Jari Rinjani, sebuah keajaiban alam yang memukau, telah muncul sebagai lambang kesakralan di tengah Gunung Rinjani. Diciptakan oleh letusan Gunung Baru Jari pada tahun 2015, tempat ini kini menjadi tujuan yang mempesona di kawasan ini. Lahar panas yang mengeras mengubah lanskap sekitarnya, namun juga memberikan dunia upacara Hindu sebuah hadiah yang menakjubkan.

    Pada tanggal 22-26 Agustus 2023, dalam rangka perayaan Pujawali/Piodalan Purnama Ketiga Kamis Respati Paing Pujut, PDD GD MD BHUANA RAKSA SEBALI WAISNAWA dan PDD ISTRI KETUT SEBALI MANUABA diundang untuk memohon Tirta di Danu Segara Anak Rinjani oleh Pengurus Pura Penataran Agung Baluan-Bayan. Namun, mereka menemui kejutan luar biasa ketika melewati hamparan lahar Lapa di bawah Gunung Baru Jari – sebuah tumpukan bebatuan mirip Pelinggih PADMASANA.

    Upacara Mendem Pedagingan dan pemelaspasan Padmasana ini pada tanggal 23 Oktober 2023 menjadi momen mengharukan yang dipimpin oleh Pedanda Gede Made Bhuana Raksa Sebali Waisnawa. Padmasana yang berdiri di tengah lahar Lapa muntahan Gunung Baru Jari ini diberi nama “PADMASANA BARU JARI RINJANI.” Upacara berlangsung dengan penuh kesakralan, diiringi oleh Mantram Genta yang merdu dan musik tradisional Pleret, serta paduan suara sakral.

     

    Pedanda Gede Made Bhuana Raksa Sebali Waisnawa menjelaskan bahwa Padmasana Baru Jari Rinjani adalah manifestasi alam yang mencengangkan, diciptakan oleh Tuhan melalui alam itu sendiri. Padmasana ini memiliki penampakan yang berubah-ubah, mencerminkan keindahan dan keajaiban alam.

    Tempat ini memandang ke puncak Rinjani, Gunung Baru Jari, Gunung Sangkriang, dan Pelawangan Gunung Rinjani. Pedanda Gede Made Bhuana Raksa Sebali Waisnawa juga mengajak umat Hindu untuk memberikan penghormatan di Padmasana Baru Jari Rinjani sebagai tanda kebesaran Tuhan dan pentingnya menjaga alam semesta.

    Menghadiri Padmasana Baru Jari Rinjani adalah pengalaman spiritual yang menakjubkan, mengingatkan kita akan keajaiban alam dan kebesaran alam semesta. Tempat ini adalah bukti keajaiban alam yang perlu kita jaga dan hormati. Ini adalah pengingat tentang pentingnya menjaga dan merawat alam dengan ketulusan dan kebaikan hati. Rahayu, Rahayu, Rahayu. Ong Santi Santi Santi Ong. (nang)

  • Mahfud MD Dianugerahi Gelar Pemimpin Jujur, Berani dan Pelindung dari Raja-Raja Ambon

    Mahfud MD Dianugerahi Gelar Pemimpin Jujur, Berani dan Pelindung dari Raja-Raja Ambon

    MALUKU, LOMBOKEXPRESS.ID–Raja-raja Ambon yang tergabung dalam Majelis Latupati menganugerahi gelar kehormatan adat kepada Menko Polhukam Mahfud MD, sebagai Pemimpin yang jujur, berani, dan pelindung masyarakat. Prosesi penganugerahan gelar adat ini berlangsung di Markas Majelis Latupati Maluku, Kota Ambon, Sabtu (28/10/2023).

    “Atas nama masyarakat adat, dengan ini memberikan gelar adat Prof. Dr. Mahfud MD dengan gelar _Ane Elake Imi Kereke Mimise Kai Kele Kuru Kai Aramauke Tamata Bokala Mei Maluku,_ yang berarti Pemimpin Besar yang Jujur dan Berani, Pelindung Masyarakat Maluku,” demikian disampaikan Raja Negeri Rutong, Reza V. Maspaiteca yang juga ketua Patupati Kota Ambon saat membacakan penganugerahan gelar adat.

    Turut hadir dalam penganugerahan gelar adat ini, Raja Negeri Rutong Reza V. Maspaiteca, Raja Negeri Ema Janse Tresia Leimen, Raja Negeri Hutumuri Fredy Wass, Raja Negeri Hukurila Otis Haheary, Raja Negeri Taniwel Jance Alewe, Raja Negeri Ulath Hans Nikijuluw, Raja Negeri Buru Tagalisa Moh. Tasalissa, dan Raja Negeri Utta Hasim Warat, serta beberapa komponen masyarakat adat Maluku lainnya.

    Prosesi selanjutnya, ketua Patupati Kota Ambon mewakili raja-raja yang hadir, menyerahkan tongkat komando kepada Mahfud MD sebagai simbol Mahfud MD menjadi pelindung masyarakat Ambon.

    Alasan mendasar dianugerahkannya gelar adat kepada Menteri Pertahanan Era Presiden Gus Dur ini adalah Mahfud dinilai memeliki keberanian mengungkap berbagai persoalan hukum di Indonesia.

    “Terima kasih atas penghargaan sebagai bagian dari masyarakat adat Ambon ini. Tentu ini akan mengikat saya, gelar yang diberikan kepada saya agar terus jujur, berani dan menjadi pelindung,” papar Mahfud.

    Lebih jauh Mahfud menjelaskan, menjadi orang jujur saja tidak cukup, tapi juga harus berani, artinya berani melindungi masyarakat.

    “Kalau kita jujur berhadapan dengan orang tidak jujur, artinya kita harus berani. Jadi jujur, berani dan melindungi melindungi masyarakat,” pungkas Mahfud.

    Usai prosesi penganugerahan gelar adat, selanjutnya Mahfud gelar dialog terkait hukum adat dan perlindungan masyarakat adat, khususnya persoalan masyarakat adat di wilayah Maluku. (*)

  • Benny Mamoto Buka Rapimnas SMSI 2023, Harapkan Keputusan Strategis Untuk Pemilu Damai

    Benny Mamoto Buka Rapimnas SMSI 2023, Harapkan Keputusan Strategis Untuk Pemilu Damai

    JAKARTA, LOMBOKEXPRESS.ID– Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) 2023 telah dibuka oleh Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Dr Benny Josua Mamoto di Ballroom Hotel Jayakarta, Jakarta, Sabtu (28/10/2023) menjelang sore.

    Benny Josua Mamoto yang juga Ketua Dewan Pertimbangan SMSI hadir bersama salah satu wakilnya di SMSI, Mayor Jenderal TNI (Purn) Herwin Suparjo, dan Anggota Dewan Pers Tri Agung Kristianto.

    Selain itu, Rapimnas dihadiri oleh delegasi pengurus daerah SMSI di 34 provinsi dan kabupaten kota di Indonesia.

    Ketua Umum SMSI Firdaus dalam sambutannya menyebut Rapimnas SMSI 2023 sebagai kelanjutan Rakernas SMSI sebelumnya.

    “Dari rakernas lalu ada keputusan-keputusan yang sudah diimplementasikan, namun ada yang masih bias. Ini akan kami bawa ke agenda bahasan,” kata Firdaus.

    Ia mengatakan keputusan rakernas terkait rencana pemerintah menerbitkan perpres tentang publisher right sebagai poin yang perlu ditindaklanjuti.

    “Kami coba menyikapi lagi kebijakan perpres ini, bagaimana proses selanjutnya,” kata Firdaus.

    Selaras dengan itu, Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto mengharapkan dari Rapimnas ini akan lahir keputusan-keputusan strategis, termasuk rencana teknis SMSI mengawal pemilu damai 2024. (*)

  • Sekretaris Utama BNPT RI : Hari Sumpah Pemuda Jadi Momentum Membangun Semangat Kolaborasi dalam Memajukan Negeri

    Sekretaris Utama BNPT RI : Hari Sumpah Pemuda Jadi Momentum Membangun Semangat Kolaborasi dalam Memajukan Negeri

    BOGOR, LOMBOKEXPRESS.ID– Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) Bangbang Surono, A.k., M.M., CA., menyampaikan jika momentum peringatan Sumpah Pemuda harus dimaknai oleh para pemuda lintas generasi dan lintas sektor untuk membangun semangat kolaborasi dalam memajukan negeri.

    “Dalam momentum Sumpah Pemuda tahun ini, pemuda lintas generasi dan lintas sektor harus membangun kerja kolaboratif dalam memajukan negeri,” ucapnya dalam Hari Peringatan Sumpah Pemuda ke-95 di Kantor Pusat BNPT, pada Sabtu (28/10).

    Kerja kolaboratif ini juga merupakan amanat UU No. 40 tahun 2009 tentang kepemudaan. Sehinga, diperlukan kebulatan tekad untuk mewujudkannya.

    “Kerja kolaboratif ini merupakan amanat UU No. 40 tahun 2009 tentang kepemudaan. Kita harus canangkan kebulatan tekad baik kementerian / lembaga, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten kota, organisasi kepemudaan, komunitas hingga elemen lain,” tuturnya.

    Pelaksanaan upacara peringatan sumpah pemuda tahun ini didominasi oleh perempuan. Menurut Kepala Bagian Hukum, Hubungan Masyarakat dan Teknologi Informasi Astuti Idris, S.Sos., M.H., dominasi perempuan menunjukkan bahwa peran kaum perempuan penting dalam pembangunan bangsa.

    “Petugas perempuan sengaja dipilih untuk menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran dalam pembangunan bangsa, Pemuda-pemudi harus ikut memajukan bangsa,” tutupnya. (bnpt/has)

  • Kanwil Kemenkumham NTB Gelar Timpora di Kuta Lombok Tengah

    Kanwil Kemenkumham NTB Gelar Timpora di Kuta Lombok Tengah

    MATARAM-Kanwil Kemenkumham NTB melalui Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram menggelar kegiatan Operasi Gabungan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) di wilayah Kuta, Lombok Tengah pada Kamis, 26 Oktober 2023 di JM Hotel, Kuta-Mandlika.

    Kegiatan Operasi Gabungan diikuti oleh 16 orang anggota TIMPORA Kabupaten Lombok Tengah yang terdiri dari berbagai Instansi terkait Pengawasan Orang Asing.

    Dalam kegiatan tersebut, peserta dibagi menjadi 2 Tim yang kemudian menyebar melakukan kegiatan Operasi Gabungan di beberapa Hotel dan Cafe/Restaurant di sekitaran Kuta-Mandalika. Dalam menjalankan kegiatan Operasi Gabungan Tim pora Kabupaten Lombok Tengah. Petugas melakukan kegiatan pemeriksaan secara Ramah dan Humanis sehingga tidak mengganggu kenyamanan dari masyarakat.

    Dalam kegiatan tersebut, Tim berhasil menemukan seorang WN Belanda yang diduga melakukan pelanggaran keimigrasian karena terindikasi bekerja sebagai Pastry Chef namun menggunakan izin tinggal Visa On Arrival yang seharusnya hanya untuk kegiatan wisata.

    Petugas kemudian memberikan Surat Tanda Penerimaan Paspor Ybs dan Ybs diminta menghadap ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram pada hari Senin, 30 Oktober 2023 untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

    Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram, Pungki Handoyo memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Timpora Kabupaten Lombok Tengah yang berhasil menemukan dugaan pelanggaran Keimigrasian.

    “Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Pengawasan Orang Asing sangat diperlukan di wilayah-wilayah yang menjadi pusat keramaian wisata bagi Orang Asing, walaupun sebagian besar dari Perusahaan / Bisnis yang menggunakan Tenaga Kerja Asing telah melengkapi dokumen administrasi yang dibutuhkan. “Namun masih ada beberapa perusahaan/TKA yang masih belum melengkapi kelengkapan dokumen yang dibutuhkan, ” jelas Pungki Handoyo.

    Dalam kesempatan yang berbeda Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTB, Parlindungan menyampaikan “Inilah pentingnya sinergitas dan kolaborasi antar instansi dalam melaksanakan pengawasan terhadap orang asing, kedepannya kita harapkan sinergi dan kolaborasi ini menjadi semakin baik dan harmonis sehingga bisa mewujudkan pengawasan orang asing yang semakin optimal lagi. (nang)

  • Kabupaten Lamongan Memimpin Jalur Peningkatan Akses Air Minum

    Kabupaten Lamongan Memimpin Jalur Peningkatan Akses Air Minum

    SURABAYA, LOMBOKEXPRESS.ID–Ditjen Bina Bangda Kemendagri melakukan kunjungan lapangan ke PDAM Tirta Dharma Kabupaten Lamongan pada Kamis, 25 Oktober 2023. Kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian Lokakarya Praktik Baik Peningkatan Kapasitas Pemerintah Daerah dan BUMD Air Minum Dalam Kerangka National Urban Water Supply Project (NUWSP).

    Kunjungan juga bertujuan untuk berbagi pembelajaran teknis terkait infrastruktur dan jaringan sambungan air minum yang telah mendapat bantuan program NUWSP. Kabupaten Lamongan telah menerima bantuan optimalisasi IPA Babat melalui NUWSP pada tahun 2021, termasuk pembangunan reservoir, pipa transmisi, pompa booster, dan pipa distribusi.

    Program NUWSP memiliki target untuk membangun 3000 sambungan rumah (SR) dan meningkatkan kualitas layanan sebanyak 1500 SR di PDAM Tirta Dharma Kabupaten Lamongan. Kunjungan ini dipilih karena PDAM Kabupaten Lamongan berhasil melampaui target peningkatan kualitas layanan, mencapai 200% dari target 1500 SR.

    “PDAM Kabupaten Lamongan memiliki tingkat capaian akses air minum layak tertinggi di antara daerah-daerah yang menjadi lokasi NUWSP lainnya. Capaiannya termasuk pembangunan 2.393 SR dan peningkatan capaian air minum jaringan perpipaan dalam tiga tahun terakhir,” kata Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah (SUPD) II, Suprayitno, saat membuka acara.

    Menurutnya, keberhasilan ini adalah hasil dari komitmen penganggaran pemerintah daerah dalam mendukung pemenuhan layanan air minum di Kabupaten Lamongan. Pemda dan PDAM Kabupaten Lamongan berhasil meningkatkan pelayanan air minum melalui peningkatan kuantitas, kontinuitas, dan penetapan tarif air minum yang mendukung keterjangkauan penyediaan air minum.

    Suprayitno menyebut bahwa Kabupaten Lamongan berhasil menjadi pemenang dalam kategori Pemenuhan Capaian Akses Sambungan Air Minum dalam Kerangka NUWSP.

    “Pengalaman positif ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mempercepat pembangunan akses air minum perpipaan di perkotaan,” ujarnya. (rls)

  • Kado HLN ke-78, PLN NTB Nyalakan Listrik Warga Desa Labuhan Aji di Pulau Moyo Selama 24 Jam

    Kado HLN ke-78, PLN NTB Nyalakan Listrik Warga Desa Labuhan Aji di Pulau Moyo Selama 24 Jam

    MATARAM, LOMBOKEXPRESS.ID– PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, salah satunya dengan meningkatkan layanan jam nyala listrik di Desa Labuhan Aji, Kecamatan Moyo, Kabupaten Sumbawa dengan listrik 24 jam setiap hari.

    Sebelumnya, Desa Labuhan Aji dialiri listrik PLN selama 12 jam, yaitu dari jam 18.00 WITA atau pukul 6 sore hingga pukul 6 pagi. Namun, kini peningkatan jam nyala listrik dapat dirasakan oleh warga Desa Labuhan Aji untuk dapat beraktifitas dan menikmati listrik di siang hari.

    General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo menjelaskan bahwa peningkatan pelayanan listrik 24 jam di Desa Labuhan Aji, Pulau Moyo ini merupakan bentuk tanggung jawab PLN dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia terhadap kebutuhan listrik.

    “Pembangunan listrik desa merupakan bagian dari komitmen PLN guna meningkatkan pelayanan listrik kepada masyarakat di daerah yang masuk kategori Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T) di Provinsi NTB, yang akan memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi dan sosial masyarakat setempat,” ujar Djarwo.

    Djarwo memaparkan dalam pembangunan jaringan listrik pedesaan di Desa Labuhan Aji, pihaknya merencanakan pengembangan sistem kelistrikan dengan pembangunan jaringan tegangan menengah sepanjang 1,94 kilometer sirkit (kms), jaringan tegangan rendah sepanjang 1,50 kms serta 3 buah gardu distribusi dengan kapasitas masing-masing 1×50 kVA, 1×100 kVA, dan 1×160 kVA untuk melayani total 310 pelanggan di Desa Labuhan Aji.

    “Dengan rencana pengembangan sistem kelistrikan ini, kami berharap dapat memberikan layanan yang lebih andal, dimulai dari kesiapan pembangkit di sisi hulu hingga kesiapan distribusi maupun pelayanan pelanggan di sisi hilir. Tentunya, pasokan yang andal akan membawa perubahan signifikan dalam pelayanan listrik dan kualitas hidup warga Desa Labuhan Aji,” tambahnya.

    Ia memprediksi potensi sejumlah pelanggan di sektor pariwisata seperti Hotel Amanwana, Moyo Island Resort, Sunset Moyo Bungalows, Maleo Moyo Hotel & Dive Resort dan Maryan Moyo Bungalows and Resto juga akan memakai listrik PLN.

    “Terima kasih kepada pemerintah daerah, seluruh stakeholder dan warga masyarakat yang telah mendukung komitmen kami menghadirkan terang 24 jam. Kami optimis dapat menerangi seluruh desa di provinsi NTB pada tahun 2024 dengan suplai listrik yang memadai,” tuntas Djarwo. (rls)

  • BNPT RI Berupaya Ciptakan Kesetaraan dan Non Diskriminatif Gender di Lingkungan Kerja

    BNPT RI Berupaya Ciptakan Kesetaraan dan Non Diskriminatif Gender di Lingkungan Kerja

    JAKARTA, LOMBOKEXPRESS.ID– Demi menciptakan Kesetaraan dan Non Diskriminatif Gender di Lingkungan Kerja, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) bekerjasama dengan Australia-Indonesia Partnersip For Justice 2 (AIPJ2) melaksanakan kegiatan Pelatihan Respectful Workplace.

    “Hal ini dilakukan dengan cara memastikan adanya kemudahan akses terhadap sumber daya dan kesempatan yang sama, termasuk memberikan perlakuan yang setara terhadap semuanya, baik laki-laki maupun perempuan.,” jelas Inspektur BNPT Catur Iman Pratignyo, SE., QIA., CFrA., CGCAE., saat membuka pelatihan yang diselenggarakan pada Kamis (26/10).

    BNPT telah mengimplementasikan pemenuhan hak yang sama dalam pola rekrutmen maupun promosi jabatan, pengembangan kapasitas personel serta partisipasi. Walaupun demikian, Catur mengungkapkan bahwa perlu adanya beberapa sektor yang harus dioptimalkan dalam memajukan kesetaraan gender di lingkungan BNPT demi memperkuat implementasi reformasi birokrasi.

    “Namun, kami menyadari terdapat pula hal-hal yang belum optimal dalam memajukan kesetaraan gender di BNPT dalam konteks birokrasi, terkait dengan stereotip gender, gender bias dalam kepemimpinan, persoalan keluarga maupun terkait dengan sistem kerja. ” sebut Catur.

    Latar belakang tersebut mendorong BNPT menyambut baik dan antusias terhadap inisiatif AIPJ2 menyelenggarakan pelatihan ini dengan tujuan untuk membangun sudut pandang, awareness dan pemahaman terhadap kesetaraan gender di BNPT.

    Disamping itu, dirinya juga menyebutkan bahwa organisasi pemerintah dihadapkan pada tantangan dan kebutuhan akan sumber daya yang profesional, berintegritas, berkinerja tinggi, mampu melayani publik, berdedikasi, netral dan memegang teguh nilai dasar dan kode etik.

    “Dalam kaitan ini, BNPT berupaya adaptif dengan terus memperkuat komitmen dalam rangka menghadapi tantangan dan kebutuhan antara lain dengan membangun budaya kerja yang positif yang didasarkan atas kesetaraan dan non diskriminatif,” Catur menjelaskan.

    Inspektur BNPT juga mengharapkan melalui kegiatan ini, peserta pelatihan dapat mendiskusikan berbagai tantangan dan upaya yang dapat dilakukan demi menciptakan kesetaraan gender di BNPT.

    “Mari kita bersama sama menciptakan lingkungan yang lebih aman, inklusif dan ramah gender,” harapnya. (bnpt/red)