Blog

  • Rencana Aksi Strategis dari Forum Kemitraan Diharapkan Berjalan Optimal

    Rencana Aksi Strategis dari Forum Kemitraan Diharapkan Berjalan Optimal

    JAKARTA, LOMBOKEXPRESS.ID– Deputi Bidang Kerja Sama Internasional Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI), Andhika Chrisnayudhanto berharap rencana aksi strategis forum kemitraan 2023-2024 yang disusun dapat mencapai hasil yang optimal.

    “Harapannya kita tidak hanya melakukan aksi yang sudah direncanakan tapi juga melanjutkan aksi yang bisa dilanjutkan, kita dorong efektivitasnya agar mencapai hasil yang optimal,” kata Andhika di Jakarta pada Selasa (1/8).

    Andhika menjelaskan rencana aksi strategis disusun berdasarkan tren dan capaian dalam I-KHub CTVE Outlook. Dalam outlook yang dirilis Juli 2023 lalu, ditemukan bahwa potensi ancaman ekstremisme dan terorisme di Indonesia bersifat dinamis. Sumber ancaman dapat terjadi di dunia nyata dan dunia maya, serta dapat dilakukan oleh laki-laki dan perempuan.

    Dirinya menambahkan jika berdasarkan tren dan capaian dalam I-KHub CTVE Outlook, Forum Kemitraan Nasional menyusun rencana aksi strategis di 3 pilar antara lain penguatan daya tangkal komunitas, peningkatan peran pemuda dan tokoh masyarakat dalam pencegahan ekstremisme, pengembangan materi pencegahan ekstremisme melalui kurikulum pendidikan dan mengembangkan wadah pelaporan tindakan ekstremisme kekerasan di kampus.

    Sebagai informasi, forum Kemitraan Nasional merupakan wadah koordinasi, konsolidasi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam mencegah ekstremisme. Diluncurkan pada Maret 2023, forum ini mendorong peran aktif seluruh komponen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dengan pemangku kepentingan dalam pelaksanaan RAN PE. (bnpt/has)

  • Tingkatkan Kesiapsiagaan Jelang Pemilu 2024, BNPT RI Latih Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Lurah di Lampung

    Tingkatkan Kesiapsiagaan Jelang Pemilu 2024, BNPT RI Latih Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Lurah di Lampung

    BANDAR LAMPUNG, LOMBOKEXPRESS.ID–Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) memberikan pelatihan kepada Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Lurah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dari tingkat desa dan kelurahan.

    “Peningkatan kesiapsiagaan terhadap ancaman tindak pidana terorisme dengan melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Lurah ini menjadi sangat penting mengingat pergerakan pelaku teror seringkali bermula dari tingkat bawah, Desa dan Kelurahan,” kata Direktur Pembinaan Kemampuan, Brigjen Pol. Wawan Ridwan, S.I.K., S.H., M.H., ketika membuka kegiatan Pelatihan Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Lurah dalam Rangka Antisipasi Potensi Ancaman Tindak Pidana Terorisme Menjelang Pemilu 2024 di Bandar Lampung selama 3 hari mulai 1 hingga 3 Agustus 2023.

    Menurutnya meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah desa dan kelurahan menjadi sebuah keharusan sebab diprediksi akan terjadi peningkatan potensi ancaman keamanan di tahun politik.

    “Menjelang Pemilihan Umum tahun 2024, potensi ancaman keamanan, termasuk tindak pidana terorisme, diprediksi akan cenderung meningkat,” ujar Wawan.

    Jenderal bintang satu kepolisian ini mengingatkan jika momen pemilu kerap kali dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok penganut ideologi kekerasan melakukan propaganda intoleransi kepada masyarakat.

    “Momen Pemilu ini juga rentan ditunggangi oleh kelompok radikal terorisme untuk memanipulasi isu politik demi propaganda dan intoleransi di masyarakat khususnya di desa dan kelurahan,” ungkap Direktur Pembinaan Kemampuan BNPT RI.

    Wawan menambahkan unsur tiga pilar ini sangat berperan dalam upaya deteksi dini terhadap potensi kemunculan dan perkembangan paham radikal terorisme di tengah masyarakat.

    “Sinergisitas yang dibangun antara Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Lurah ini merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mengurangi potensi penyebaran paham radikal terorisme yang dapat mengancam stabilitas dan keamanan masyarakat,” katanya lagi.

    Pelatihan kali ini menghadirkan 70 peserta yang terdiri dari 28 personel Bhabinkamtibmas, 28 Personel Babinsa dan 14 Lurah dari kecamatan sekitar Bandar Lampung dengan menghadirkan narasumber dan instruktur yang berasal dari Satgaswil Densus 88 AT, Korbinmas Baharkam Polri, Korem 034, Bakesbangpol Provinsi Lampung dan BNPT RI.(bnpt/has)

  • BNPT Launching CSIRT Dukung Keamanan SPBE

    BNPT Launching CSIRT Dukung Keamanan SPBE

    DEPOK, LOMBOKEXPRESS.ID- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) melakukan launching Computer Security Incident Response Team (CSIRT) dalam mendukung Keamanan Siber dalam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) pada Kegiatan Launching CSIRT Sektor Pemerintahan Pusat di Aula Kantor Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Sawangan, Depok pada Selasa (1/8).

    Sekretaris Utama BNPT RI, Bangbang Surono A.k., M.M, CA., mengatakan dengan adanya CSIRT, SPBE di lingkungan BNPT akan berjalan dengan aman dan terlindungi.

    “CSIRT-BNPT akan berperan penting dalam mendeteksi, mencegah, dan menangani ancaman keamanan siber guna melindungi infrastruktur informasi yang vital dan penting bagi keberlangsungan negara,” katanya.

    Sestama BNPT menjelaskan CSIRT-BNPT bertujuan mengelola keamanan informasi dengan prinsip jaminan keamanan informasi yaitu ketersediaan, keutuhan dan kerahasiaan.

    “CSIRT-BNPT akan mewujudkan pengelolaan keamanan informasi di lingkungan BNPT sesuai dengan prinsip keamanan informasi yaitu menjamin ketersediaan (availability), keutuhan (integrity), dan kerahasiaan (confidentiality) terhadap seluruh aset informasi BNPT,” jelasnya.

    Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian menyebutkan CSIRT dapat diibaratkan layaknya pasukan yang berusaha mengamankan ruang siber nasional.

    “Dengan adanya ruang siber. Ada tantangan dan ancaman. CSIRT hadir layaknya pasukan yang menjaga kemanan di ruang siber. Termasuk menjaga keamanan SPBE,” ujarnya.

    Sementara itu Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana pada Kementerian PANRB Nanik Murwati, S.E.,M.A., mengatakan hadirnya CSIRT dapat mendukung transformasi digital pemerintah yang terpercaya.

    “Keamanan siber merupakan pilar utama dalam Layanan Digital Nasional. Dalam SPBE, CSIRT dapat berperan penting dalam bidang penguatan keamanan informasi sehingga menciptakan layanan digital pemerintah terpercaya (Digital Trust),” ujarnya.

    Selain BNPT RI, pada hari ini juga sejumlah Kementerian/Lembaga ikut melakukan launching CSIRT sektor pemerintah pusat diantaranya Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Sosial, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Radio Republik Indonesia, Badan Keamanan Laut, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Arsip Nasional, Kementerian Perindustrian, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia, Sekretariat Kabinet dan Badan Koordinasi Penanaman Modal. (bnpt/red)

  • BNPT RI Raih Opini WTP Kesepuluh Kalinya Secara Berturut-Turut

    BNPT RI Raih Opini WTP Kesepuluh Kalinya Secara Berturut-Turut

    BOGOR, LOMBOKEXPRESS.ID – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kesepuluh kalinya secara berturut-turut atas Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga Tahun Anggaran 2022 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) di Aula Indonesia Harmoni, Kantor BNPT Sentul, Kab. Bogor, pada Senin (31/07).

    Prestasi ini juga menjadi kado istimewa bagi jajaran BNPT dalam rangka Hari Ulang Tahun BNPT ke-13.

    Atas raihan WTP tersebut, Kepala BNPT RI Komjen Pol. Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si. mengingatkan jajarannya agar tidak lantas berpuas diri dengan prestasi yang diraih. Menurutnya, penghargaan WTP yang didapat menjadi cambuk semangat dan motivasi agar BNPT terus melakukan perbaikan dan terus meningkatkan kualitas pengelolaan APBN.

    “Kami menyadari betapa pentingnya opini WTP dari BPK ini yang mengindikasikan bahwa tata kelola keuangan negara di BNPT telah dilaksanakan secara akuntabel, transparan, serta bertanggung jawab. Tentunya ini merupakan bekal berharga bagi BNPT untuk terus melakukan perbaikan dan terus meningkatkan kualitas pengelolaan APBN sebagaimana rekomendasi yang ada di dalam LHP” pungkasnya.

    Atas capaian opini WTP ini, Kepala BNPT RI tak lupa mengucapkan terima kasih kepada BPK RI yang telah melakukan membina selama ini dan jajaran BNPT RI yang telah bekerja keras menjaga tata kelola keuangan yang akuntabel.

    “Terima kasih kami ucapkan kepada pihak BPK RI, serta seluruh jajaran BNPT atas kerja keras dan upayanya untuk meraih opini WTP kesepuluh kalinya secara berturut-turut.”katanya.

    Dalam kesempatan yang sama, Nyoman Adi pun memberikan apresiasi kepada BNPT yang menurutnya telah melakukan pengelolaan keuangan dengan baik.

    “Kami memberikan apresiasi atas konsistensi BNPT dalam waktu yang cukup panjang dalam pengelolaan keuangan yang baik”ujar Nyoman.

    Anggota 1 BPK RI ini berharap pengelolaan keuangan yang mengedepankan budaya transparansi dan akuntabilitas akan selalu menjadi bagian dari budaya kerja di BNPT.

    “Budaya transparansi dan akuntabilitas harus menjadi bagian dari budaya dan juga ritme kerja,” ungkapnya.

    Dalam LHP 2022 BNPT terdapat rekomendasi BPK kepada BNPT. Rekomendasi tersebut harus ditindaklanjuti segera dengan adanya adanya komunikasi aktif dan efektif antara BNPT sebagai entitas yang diperiksa dengan pihak BPK, baik level bawah hingga pimpinan.

    Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Tahun 2022 di Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut dilaksanakan oleh Anggota I Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Nyoman Adi Suryadnyana, S.E., M.E., M.Ak., CSFA., CertDA, CGCAE., kepada Kepala BNPT RI Komjen Pol. Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si. Hadir juga dalam penyerahan LHP tersebut, Auditor Utama BPK, Akhsanul Khaq beserta seluruh Tim Pemeriksa dan Sekretaris Utama BNPT Bangbang Surono A.k., M.M., CA., Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT Mayjen TNI Nisan Setiadi, S.E., Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT Ibnu Suhaendra S.I.K Deputi Bidang Kerjasama Internasional Andhika Chrisnayudhanto dan Inspektur BNPT Catur Imam Pratignyo dan seluruh jajaran pejabat eselon 2 dan 3 di lingkungan BNPT. (bnpt/red)

  • Brimob NTB Musnahkan 1.840 Detonator

    Brimob NTB Musnahkan 1.840 Detonator

    SATUAN Brimob Polda NTB memusnahkan 16 kotak yang berisi 1.840 batang detonator atau alat picu ledak yang berhasil diamankan oleh tim Ops Kapal Baladewa – 8002 milik Ditpolairud Koorpolairud Baharkam Polri pada 24 Juni 2023 lalu. Pemusnahan dilakukan oleh personel Jibom dari Detasemen Gegana Sat Brimob Polda NTB.

    “Pemusnahan yang kita lakukan ini adalah barang bukti detonator yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Pelaksanaan dilakukan oleh Tim Jibom Detasemen Gegana dengan cara disposal karena barang ini sangat berbahaya. Sehingga pemusnahan harus segara kami laksanakan,” ujar Aipda Rakidi sebagai Operator Bom di area Pendisposalan, Kel. Ampenan Selatan, Kota Mataram, Jumat (28/7/2023).

    Lokasi pemusnahan dilaksanakan di pesisir pantai Skip Ampenan Mataram.

    “Pertimbangan kami memilih lokasi ini agar tidak mengganggu warga, karena letaknya jauh dari keramaian. Lokasi juga menjadi tempat latihan Brimob Pold NTB,” urai Rakidi

    Dalam pelaksanaan disposal dihadiri Dansat Brimob Polda NTB KOMBES POL KOMARUZ ZAMAN, S.I.K., M.H., Dir Pol Airud Polda KOMBES POL KOBUL SYAHRIN RITONGA, S.I.K., M.Si., Danpal KP. Baladewa Ditpolairud Baharkam Polri NTB KOMPOL CARITO, S.ST., Penyidik Ditpolairud Kompol AGUS PURWANTA, S.I.K, Serta Tersangka Pemilik Detonator AM.

    Hal senada dikatakan Komandan Satuan Brimob Polda NTB Kombes Pol. Komaruz Zaman,S.I.K.,M.H. Dia mengatakan pendisposalan yang dilakukan sesuai prosedur.

    “Saya bersama Pak Ditpolairud dan beberapa perwira sengaja turun untuk menyaksikan pendisposalan detonator secara langsung. Apakah sudah sesuai prosedur dan alhamdulillah sudah sesuai. Kami mengerahkan satuan Gegana dari unit penjinakan bom yang sudah terlatih,” ujar Dansat Brimob.

    Pendisposalan dilakukan dengan meletakkan bahan peledak di dalam lubang yang telah disiapkan dan dipasangkan dengan detonator yang disambungkan dengan kabel lalu diledakkan dengan alat pemicu. (nang)

  • Kepala BNPT RI: Indonesia Tidak Boleh Lengah Hadapi Gerakan Radikalisme di Bawah Permukaan

    Kepala BNPT RI: Indonesia Tidak Boleh Lengah Hadapi Gerakan Radikalisme di Bawah Permukaan

    JAKARTA, LOMBOKEXPRESS.ID– Penurunan tajam kasus tindak pidana terorisme di Indonesia tidak boleh membuat seluruh elemen Bangsa lemah. Pasalnya, sikap terlena dengan catatan positif tersebut akan menjadi bumerang dan dimanfaatkan kelompok radikal ekstrem untuk terus mengampanyekan ideologi kekerasan yang mereka anut.

    Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI, aksi teror di Indonesia mengalami penurunan lebih dari 89% selama 2018-2023. Namun Kepala BNPT RI Komjen Pol. Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si menekankan perlunya semua elemen untuk senantiasa bersikap waspada menghadapi potensi aksi teror, terutama dalam mengantisipasi dinamika gerakan kelompok ekstrem yang ada di bawah permukaan.

    “Kita tidak boleh berpuas diri dan apalagi menjadi lengah, kita harus tetap waspada dengan dinamika gerakan yang muncul di bawah permukaan dari sel-sel jaringan terorisme yang mulai menyusup ke sendi-sendi kehidupan warga dan negara,” kata Kepala BNPT dalam sambutan Acara Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 BNPT RI, Jumat (28/7).

    Dia mengatakan bahwa sel-sel terorisme ini di permukaan menggunakan jubah agama, sementara di bawah permukaan, mereka melakukan gerakan ideologi dalam ruangan yang gelap secara sistematis, masif dan terencana dengan terus melakukan konsolidasi, melakukan rekrutmen, dan penggalangan dana.

    “Kelompok ini mulai mengubah pendekatannya, dari hard menjadi soft approach, dari strategi bullet menjadi ballot strategy,” katanya.

    Hasil penelitian Indonesian Knowledge Hub I-KHub BNPT Outlook Tahun 2023 menunjukkan pentingnya sikap waspada ini untuk terus dipelihara dan dipertajam. Pasalnya, penelitian menemukan bahwa kelompok-kelompok radikal ekstrem kini menjadikan para remaja, anak-anak, dan perempuan sebagai sasaran utama radikalisasi.

    Kemajuan teknologi IT dan masa pandemi COVID-19 juga mendorong semakin masifnya online radicalization atau radikalisasi daring yang melahirkan sejumlah fenomena yang relatif baru, seperti serangan aksi terorisme lone wolf.

    Kondisi ini diperkuat dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Setara Institut, salah satu kolaborator I-KHub BNPT 2023. Penelitian Setara terhadap para siswa di 5 kota besar di Indonesia dari kurun waktu 2016 sampai dengan 2023 menunjukkan terjadi peningkatan migrasi tingkat toleransi siswa yang memburuk, dari kategori toleran menjadi intoleran pasif, dari intoleran pasif menjadi intoleran aktif, dan dari intoleran aktif menjadi terpapar.

    “Walaupun peningkatannya hanya satu digit, namun tren ideologi kekerasan di kalangan para siswa ini terus meningkat di kalangan generasi penerus bangsa ini,” terang eks Kabaintelkam Polri tersebut.

    Kondisi tersebut menurutnya menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi untuk meluruskan pemahaman generasi muda saat ini. Pemahaman wawasan kebangsaan, sejarah perjuangan kemerdekaan, dan budi pekerti menjadi penting dalam proses pembelajaran di semua jenjang pendidikan.

    “Kita semua mencintai negeri ini. Kita mencintai Indonesia. Mari kita wujudkan Indonesia yang damai, Indonesia tanpa kekerasan, Indonesia yang Harmoni,” kata dia.

    Wakil Presiden RI, K.H. Ma’ruf Amin mengatakan agar masyarakat terus waspada dan mencermati kondisi di lapangan seperti peningkatan radikalisme di kalangan pelajar atau pemuda.

    Wapres Ma’ruf Amin lebih lanjut berpesan kepada BNPT dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam melakukan pencegahan radikalisme dan terorisme, merangkul anak muda dalam membumikan moderasi beragama, serta melakukan monitoring di media sosial utamanya jelang Pemilu 2024.

    “Perkuat kolaborasi melalui pendekatan multipihak tangkal terorisme secara bersama-sama, rangkul kalangan muda promosikan moderasi beragama sekaligus perkuat paham kebangsaan, monitor dan awasi media sosial terutama menjelang pemilu 2024,“ kata Ma’ruf. (BNPT/red)

  • Draf Peraturan Presiden Tentang Media Menimbulkan Kekhawatiran, SMSI dan Google Beri Masukan

    Draf Peraturan Presiden Tentang Media Menimbulkan Kekhawatiran, SMSI dan Google Beri Masukan

    JAKARTA, LOMBOKEXPRESS.ID- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), organisasi pers siber terbesar di Indonesia yang terdiri dari sekitar 2000 perusahaan pers siber, telah menyatakan kesepakatannya dengan masukan yang disampaikan oleh Google Asia Pasifik terkait draf Peraturan Presiden tentang Media. Google, melalui tulisannya, telah memberikan masukan kepada pemerintah Indonesia yang dianggap sejalan dengan upaya memajukan dan mengembangkan pers di tanah air.

    Dalam rapat pleno yang diadakan melalui aplikasi Zoom pada Jumat, 28 Juli 2023, Ketua Umum SMSI, Firdaus, menyatakan bahwa masukan dari Google memiliki andil besar dalam layanan informasi dan pendidikan media digital di Indonesia. SMSI menegaskan bahwa draf peraturan presiden terkait hak-hak penerbit yang diusulkan dapat mengancam keberlangsungan perusahaan pers kecil dan rintisan (start-up).

    Firdaus menilai peraturan tersebut bukan semata-mata untuk memajukan kemerdekaan pers, melainkan merupakan persaingan usaha yang berpotensi merugikan ekosistem pers. Draf hak penerbit, menurut Firdaus, mengutamakan media-media tertentu yang sudah terverifikasi oleh Dewan Pers, sementara perusahaan pers lainnya, meskipun telah berbadan hukum, tidak diberikan kesempatan untuk menikmati iklan.

    Sebagai tanggapan atas draf peraturan yang kontroversial, Google melalui tulisan yang dipublikasikan pada Selasa, 25 Juli 2023, menyatakan keprihatinannya terhadap potensi dampak negatif terhadap masa depan media di Indonesia. Google mengkhawatirkan adanya pembatasan keberagaman sumber berita bagi publik jika peraturan tersebut disahkan tanpa perubahan.

    Google menyatakan komitmennya untuk mendukung industri jurnalisme yang sehat dan beragam. Selama bertahun-tahun, Google dan YouTube telah memberikan berbagai dukungan kepada penerbit berita di Indonesia melalui program pelatihan keterampilan digital, pendanaan, dan kemitraan untuk membangun masa depan yang berkelanjutan bagi industri berita.

    Namun, Google mengungkapkan keprihatinannya bahwa versi terakhir dari draf peraturan tersebut dapat mengancam eksistensi media dan kreator berita yang sedang bertransformasi dan berinovasi. Google percaya bahwa peraturan tersebut dapat membatasi berita yang tersedia secara online dan mempengaruhi kemampuan mereka untuk menyediakan informasi relevan, kredibel, dan beragam bagi pengguna produk mereka di Indonesia.

    Google menyatakan bahwa mereka masih berharap untuk mencapai solusi yang baik dan tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan semua pemangku kepentingan terkait. Google ingin terus mencari pendekatan terbaik untuk membangun ekosistem berita yang seimbang di Indonesia, yang dapat menghasilkan berita berkualitas bagi semua orang sekaligus mendukung kelangsungan hidup seluruh penerbit berita, baik kecil maupun besar.

    Presiden Joko Widodo dan pemerintah Indonesia diharapkan akan mempertimbangkan masukan dari kedua belah pihak, SMSI dan Google, guna merumuskan kebijakan media yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan industri pers di era digital ini. (red)

  • Badan Nasional Penanggulangan Terorisme: Membangun Sinergi dan Kesiapsiagaan Menyongsong Tahun Politik 2024

    Badan Nasional Penanggulangan Terorisme: Membangun Sinergi dan Kesiapsiagaan Menyongsong Tahun Politik 2024

    MATARAM, LOMBOKEXPRESS.ID– Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi sorotan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) karena tingginya potensi radikalisasi di wilayah tersebut. Data terbaru menunjukkan nilai Indeks potensi radikalisme tahun 2022 mencapai 13,3, melebihi rata-rata nasional yang berada di angka 10.

    Menghadapi tantangan ini, BNPT RI bersama dengan TNI, POLRI, dan instansi terkait, melakukan langkah konkret untuk memperkuat kapasitas dan kompetensi dalam menghadapi potensi radikalisasi di NTB. Dalam rangkaian kegiatan Penguatan Kapasitas dan Kompetensi Personel yang berlangsung selama 2 hari pada 25 hingga 26 Juli 2023, BNPT RI mengimplementasikan program vaksin wawasan kebangsaan.

    “Melalui penguatan paradigma nasional, penguatan 4 konsensus nasional, dan penguatan wawasan nusantara sebagai landasan visional, kami berkomitmen untuk menghadirkan vaksin transformasi wawasan kebangsaan tahun 2023,” ujar Direktur Pembinaan Kemampuan, Brigjen Pol. Wawan Ridwan, S.I.K., S.H., M.H.

    Menyambut tahun politik 2024, BNPT RI menekankan pentingnya penguatan wawasan kebangsaan sebagai upaya mitigasi polarisasi dan gesekan politik di masyarakat yang kerap menjadi sasaran pelaku teror. Sinergi dan kesiapsiagaan nasional aparatur pemerintahan menjadi kunci utama dalam memaksimalkan upaya penanggulangan terorisme di wilayah NTB.

    Kegiatan Penguatan Kapasitas dan Kompetensi ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi terkait seperti Korem 162/WB, Dir Intelam Polda NTB, Satgaswil NTB Densus 88 A/T Polri, BINDA NTB, Kesbangpol NTB, dan MUI NTB. Para peserta, yang berasal dari TNI, POLRI, dan berbagai instansi seperti Polda NTB, Korem 162/Wira Bhakti, Lanal Mataram, Lanud TGKH Zainuddin Abdul Madjid, Bakesbangpol NTB, Kanwil Kemenag, Dinas Pendidikan, Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham, dan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTB, turut berperan penting dalam memastikan keamanan wilayah.

    Sebagai informasi, beberapa penangkapan terduga pelaku teror telah dilakukan sebelumnya. BNPT RI mencatat penangkapan 6 terduga teroris pada Maret 2022 di wilayah NTB, serta 3 orang terduga teroris dari Jaringan JAD Bima pada Juni 2022, di mana 2 di antaranya merupakan residivis yang telah mengikuti pelatihan militer bersenjata api.

    Selain itu, pada bulan Mei 2023, seorang terduga teroris berinisial MT berhasil ditangkap di Kota Bima, NTB, yang sebelumnya diketahui pernah berangkat ke Yaman dan bergabung dengan organisasi Al-Qaeda.

    BNPT RI berharap melalui kegiatan ini, sinergi dan pemahaman terbaik dapat terbentuk, sehingga upaya penanggulangan potensi ancaman terorisme di wilayah Nusa Tenggara Barat dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan berkelanjutan. BNPT RI juga terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun kebersamaan dan ketahanan nasional, sebagai langkah preventif dalam menangkal radikalisasi di tanah air. (bnpt/red)

  • Polsek Pemenang Bersama Warga Berhasil Mengatasi Kebakaran di Gili Trawangan

    Polsek Pemenang Bersama Warga Berhasil Mengatasi Kebakaran di Gili Trawangan

    GILI TERAWANGAN, LOMBOKEXPRESS.ID– Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Dusun Gili Trawangan, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, pada Jumat, 21 Juli 2023. Kepolisian Sektor Pemenang dari Polda NTB langsung melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menangani insiden ini.

    Kapolres Lombok Utara, AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Pemenang, AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata, SH., MH., menyampaikan informasi tersebut melalui telepon kepada awak media. Kebakaran terjadi di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) di Dusun Gili Trawangan dan telah menimbulkan keprihatinan di antara masyarakat.

    Upaya penanganan kebakaran ini melibatkan anggota Polsek Pemenang dan Polsubsektor Gili Termeno, yang bekerja sama dengan berbagai instansi terkait dan warga setempat. Bersama-sama, mereka berusaha untuk memadamkan api dan mengendalikan situasi di area yang terdampak.

    Dengan luas kebakaran sekitar 20 are, api menjadi semakin sulit untuk dipadamkan karena adanya angin kencang serta tumpukan sampah yang tinggi. Asap tebal masih terlihat di TKP dan mengancam merembet ke lahan kosong di sekitarnya. Pihak berwenang masih berupaya melakukan pemadaman dengan mempertimbangkan ketersediaan air yang terbatas di lokasi.

    Beruntung, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian materiil akibat kebakaran belum dapat dihitung secara pasti dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

    Kapolsek mengingatkan masyarakat tentang cuaca ekstrem belakangan ini, dengan gelombang laut dan angin yang cukup kencang. Ia mengimbau agar warga yang melakukan pembakaran sampah baik di rumah maupun di ladang selalu mengawasi hingga api benar-benar padam. Tindakan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya insiden tak diinginkan, terutama di musim panas dengan cuaca kering dan angin yang dapat memicu kebakaran lahan dan hutan.

    Dengan kerjasama dan kesadaran bersama, diharapkan kejadian serupa dapat dihindari dan keamanan wilayah tetap terjaga. Semua pihak diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam menghadapi potensi kebakaran di masa mendatang. (nang)

  • BNPT RI Menggelar Lomba Mural: Masyarakat Diajak Bersama-sama Menebarkan Pesan Damai

    BNPT RI Menggelar Lomba Mural: Masyarakat Diajak Bersama-sama Menebarkan Pesan Damai

    JAKARTA, LOMBOKEXPRESS.ID- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) merayakan Hari Jadi ke-13 dengan menyelenggarakan lomba mural yang berlangsung meriah di Thamrin 10 Food & Creative Park Jakarta, Minggu (23/7).

    Dalam upaya menyebarkan pesan perdamaian dengan lebih luas, Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si. menginisiasi lomba mural ini, dengan harapan agar semangat perdamaian dapat diteruskan oleh masyarakat Indonesia.

    “Lomba mural ini bertujuan untuk mengajak seluruh masyarakat Indonesia menolak kekerasan dan menciptakan harmoni dalam bermasyarakat,” ucapnya dengan penuh semangat.

    Selain itu, beliau juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap paham-paham yang mengajarkan kekerasan dan intoleransi, baik dalam lingkup online maupun offline.

    “Perbedaan adalah keniscayaan, namun kita perlu mewaspadai paham yang mengajarkan kekerasan dan menolak perbedaan. Mari jadikan Indonesia sebagai contoh negara yang damai dan harmonis,” imbuhnya.

    Kepala BNPT RI juga menjelaskan bahwa tema mural yang diusung sejalan dengan semangat BNPT RI dalam menciptakan perdamaian sebagai landasan kokoh untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.

    “BNPT akan selalu berada di garis depan dalam membangun Indonesia yang damai dan harmonis, sebagai upaya mempersiapkan masa depan gemilang bagi negeri kita,” tegas Kepala BNPT.

    Lomba mural ini diikuti oleh komunitas mural dari berbagai penjuru Indonesia, dengan mengusung tema “Toleransi, Perdamaian, dan Anti Kekerasan.” Beberapa karya yang berhasil meraih penghargaan antara lain oleh by.alin, Trapesium, Doyan Mural, dan pilihan masyarakat jatuh kepada Parung Team Art, Y-team, dan Riyanto.

    Rangkaian acara HUT ke-13 BNPT yang dimulai sejak tanggal 16 Juli lalu turut meriahkan semangat perdamaian dan persatuan di tanah air. (bnpt/red)