Blog

  • Ketua PWI Jadi Dirut LPPL Selaparang TV Lombok Timur

    Ketua PWI Jadi Dirut LPPL Selaparang TV Lombok Timur

    LOTIM (Lombokexpress.id) – Ada angin segar bagi kalangan wartawan di daerah ini. Apa itu? Salah satu petingginya  yakni Ketua PWI Lombok Timur, Ratna Dewi, dipercaya menakhodai Lembaga Publik Penyiaran Lokal (LPPL) Selaparang TV.

    Ratna dilantik  Kamis (27/1), sebagai Direktur Utama (Dirut) LPPL Selaparang TV empat tahun ke depan untuk masa bhakti 2022-2026.

    Selain itu turut dilantik pula Suhirman sebagai Direktur Umum, Administrasi dan Keuangan.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, Drs. HM. Juaini Taofik, M.Ap usai pelantikan oleh Pelaksana Tugas Dewan Pengawas Selaparang TV M. Sukri Aruman, mengingatkan agar pemimpin dapat mengayomi dan berkomunikasi dengan baik bersama jajaran internal lembaga. Tidak hanya itu, menjalin kemitraan termasuk berkolaborasi dengan pihak luar sangat penting. Dan tidak lupa, harus menerima kritikan dari mana saja sebagai energi tambahan dalam memimpin.

    “Selamat kepada kedua pimpinan LPPL Selaparang TV,” ucap Juaini Taofik kepada kedua fungsionaris yang dilantik.

    Juaini Taofik kembali mengingatkan bahwa jika tontonan yang disuguhkan akan sangat berpengaruh terhadap pola pikir masyarakat.
    Karenanya, berita positif justru akan membuat masyarakat menjadi produktif. Demikian pula sebaliknya.

    Ini dibuktikan dengan informasi tentang penanganan Covid -19 yang semakin baik melalui capaian vaksinasi yang sudah menyentuh angka 90 persen.

    Diungkapkan, LPPL Selaparang TV memiliki peran penting dalam mempengaruhi kinerja pemerintah daerah.

    Dalam pelantikan itu, turut hadir pula sejumlah Kepala OPD, Wakil Ketua KPID NTB, Forkompimda dan jajaran LPPL Selaparang TV yang digelar di aula kantor LLK, Selong, Lombok Timur. (wr/has)

  • Menkop UKM Minta Pelaku UKM Persiapkan Diri Hadapi MotoGP Maret 2022

    Menkop UKM Minta Pelaku UKM Persiapkan Diri Hadapi MotoGP Maret 2022

    LOBAR (LE)–Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki didampingi Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc menghadiri Bincang Seputar Kopi bersama Bupati Lombok Barat dan komunitas kopi se Pulau Lombok di Pendopo Bupati Lombok Barat, Giri Menang, Gerung, Rabu (26/1/2022).

    Menkop UKM menilai, NTB merupakan daerah dengan penghasil kopi yang cukup potensial khususnya jenis robusta. Apalagi NTB dengan pesatnya pengembangan pariwisata sangat mendukung untuk pengembangan kopi NTB untuk lebih eksis menuju pasar global.

    Kang Teten sapaan Menkop UKM ini mengungkapkan, kopi NTB merupakan salah satu produk kuliner dengan citarasa yang khas yang bisa disajikan untuk para wisatawan.

    Meski demikian, kata Menteri pengolahan kopi harus dilakukan secara lebih modern mengikuti tuntutan pasar yang menggelobal saat ini. Salah satu solusi untuk itu, lanjut Menteri yakni dengan membentuk koperasi kopi yang mengakomodir seluruh kepentingan petani dan produsen kopi dalam kerangka meningkatkan mutu dan kualitas produk dan manajment pemasarannya.

    “Dengan wadah koperasi ini, petani ataupun produsen kopi bekerja sesuai dengan standar SOP yang dilakukan oleh pekerja-pekerja perkopian secara professional. Dengan cara ini branding kopi NTB akan bisa terangkat bahkan bisa kompetitif dengan produsen-produsen kopi yang sudah dikenal baik di dalam negeri, bahkan luar negeri,” ujar Teten.

    Dalam hal penguatan pelaku-pelaku UMKM kopi ini, lanjut Menteri hendaknya terkonsolidasi dalam wadah koperasi agar bisa efisien, kompetitif, memperhatikan standarisasi, hygenis dan memiliki bisnis plan yang tepat dan terarah. “Kita mengajak petani untuk berkoperasi agar bisa terhubung juga dengan pembiayaan, market sehingga kesejahteraan petani ningkat,” tukas Teten.

    Menteri juga memberi apresiasi atas raihan prestasi nasional yang disandang NTB pada tahun 2021 lalu. Dimana Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar kompetisi IoT (Internet of Things) Creation 2021 bertajuk Solution Hunt for Economic Recovery. Pada 30 September 2021 lalu. Solusi IoT Smart Coffee Roastery karya TTG Team dari Lombok Barat (Lobar) berhasil meraih juara 1 dalam kompetisi IoT Creation 2021.

    Dalam hal ini Menteri mendorong agar para produsen mesin-mesin pengolahan kopi di NTB ini untuk terus berinovasi dan berkreativitas agar pengemasan kopi daerah menjadi lebih baik dan menarik pasar mulai dari proses produksinya hinga ke pemasarannya.

    Menteri juga berpesan menyambut perhelatan MotoGP Maret 2022 mendatang, hendaknya para pelaku UMKN di NTB ini sejak awal harus mempersiapkan diri dengan hasil-hasil produk-produk local yang diminati penonton MotoGP.

    “Misalnya dari sisi olahan kuliner khas seperti kopi tadi. Perhelatan MotoGP harus dimanfaatkan untuk promosi produk UMKM dari NTB ini seperti kaos, tas ataupun cendramata lainnya yang brandingnya MotoGP,” kata Menteri.

    Menteri mendorong hal ini mengingat, NTB akan menjadi tuan rumah event-event internasional di tahun-tahun yang akan datang. “Ini kesempatan baik untuk promosi produk UKM NTB, apalagi di NTB ini akan ada 3-4 event internasional setahun. Dan kesempatann yang sangat baik untuk promosi produk UMKM NTB ke dunia,” demikian Teten Masduki.

    Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid berkomitmen untuk terus mensuport dan memberikan pendampingan kepada pelaku-pelaku UKM di daerahnya termasuk para petani dan produsen kopi kemasan. Hal ini dilakukan semata-mata untuk meningkatkan nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakatnya.

    Bincang seputar kopi ini juga dihadiri Sekjen Kemenkop, para Dirjen dan Deputinya, pejabat eselon II Kemenkop, Kepala OPD terkait Pemprov NTB, Kepala OPD se Lombok Barat dan para pelaku UKM Lombok Barat. (her/dis/has)

  • Menkop UKM Matangkan Persiapan MotoGP Mandalika

    Menkop UKM Matangkan Persiapan MotoGP Mandalika

    LOTENG (LE)— Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki tiba di Bandara Internasional Abdul Majid Lombok, NTB, Rabu (26/01). Gubernur Provinsi NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc dan jajaran menyambut kedatangan Menteri Koperasi dan UKM RI di Bumi 1.000 Masjid.

    Kedatangan Menteri Teten ke Provinsi NTB dalam rangka mematangkan Persiapan MotoGP di Mandalika, terutama terkait kesiapan UMKM dalam memasarkan produk-produk lokal saat event MotoGP berlansung.

    “Kita kesini sebagai support system MotoGP, karena saya adalah salah satu Menteri yang ditunjuk Presiden untuk mematangkan persiapannya, terutama bagaimana agar UMKM kita dapat mengambil manfaat dari event tersebut. Selain itu juga untuk re-design program PLUT,” kata Menteri Teten.

    Ia berharap event MotoGP pada Maret mendatang dapat menarik investasi, wisatawan dan meningkatkan perdagangan.

    “Nantinya kita ingin, MotoGP ini bisa menarik investasi, turis dan meningkatkan perdagangan,” lanjutnya.

    Selain itu, ia juga menyinggung fenomena Dana PEN yang dituntut Koperasi Serba Usaha (KSU) Rinjani kepada Pemprov NTB, berupa bantuan Satu Peternak Tiga Ekor Sapi.

    Menteri Teten lugas menyampaikan bahwa tidak ada Program bantuan tersebut dalam Dana PEN yang diberikan pemerintah pusat kepada daerah.

    “Kalau Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), itu setahu saya tidak ada untuk program bantuan ternak. Kalau KUR ada yang tanpa agunan dan bisa diakses oleh siapapun, tidak harus melalui pihak lain, koperasi,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Menteri Teten menjelaskan program-program yang sedang dijalankan oleh Pemerintah Pusat melalui Kemenkop, seperti Hibah kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Program Restrukturisasi Pinjaman Subsidi KUR.

    “Program yang kita lanjutkan yaitu hibah kepada Pedagang Kaki Lima yang jumlahnya sekitar satu juta, kemudian masih dalam program restrukturisasi pinjaman subsidi KUR sampai bulan Juni dengan bunga 3%, dari yang tadinya 6%,” jelas Menteri Teten.

    Terakhir, ia berpesan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan investasi yang merugikan dirinya.

    “Saat ini ada 8 koperasi yang bermasalah, tapi sudah ditangani oleh Satgas Koperasi. Oleh sebab itu, masyarakat perlu diedukasi agar tidak dirugikan dengan investasi yang kuang tepat,” tutupnya. (dea/aff/dis/has)

  • Teten Masduki: Tak Ada Program PEN “1 Orang 3 Sapi” di NTB

    Teten Masduki: Tak Ada Program PEN “1 Orang 3 Sapi” di NTB

    PRAYA (LE)- Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan tak ada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 2 triliun dalam bentuk bantuan 1 orang mendapatkan 3 ternak sapi di Provinsi NTB sebagaimana yang digaungkan Koperasi Serba Usaha (KSU) Rinjani kepada masyarakat. Yang ada hanyalah bantuan hibah untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan jumlah bantuan satu juta rupiah per PKL.

    “Program Pemulihan Ekonomi Nasional setahu saya tidak ada program yang itu. Yang kita lanjutkan hari ini yaitu hibah untuk PKL dan itu jumlahnya hanya satu juta,” kata Teten Masduki saat baru tiba BIZAM, Rabu (26/1).

    Menteri Koperasi dan UKM mengatakan, bantuan pembiayaan di sektor peternakan itu bisa melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bisa diakses oleh siapa saja, tidak harus melalui koperasi atau pihak lain. Jika nilai pinjamannya Rp 100 juta kata Teten, bisa diakses tanpa agunan. “KUR itu untuk semua jenis usaha,” terangnya.

    Teten mengatakan, saat ini Kementerian sadang berupaya meningkatkan pengawasam terhadap koperasi di Indonesia. Dimana saat ini ada delapan koperasi yang gagal bayar dan sedang ditangani oleh Satgas Penanganan Koperasi Bermasalah yang melibatkan Polri, Kejaksaan Agung, PPATK, OJK dan Kementerian Koperasi.
    Meski demikian Menteri tak menyebutkan dengan detail koperasi mana saja yang sedang ditangani oleh Satgas tersebut.
    “Jadi perlu ada edukasi ke masyarakat. Jangan sampai masyarakat dirugikan oleh investasi yang kurang tepat,” ujar Menteri.

    Seperti diketahui KSU Rinjani telah merekrut lebih dari 21 ribu anggotanya dengan janji bahwa akan ada program PEN berupa bantuan ternak sapi sebanyak tiga ekor dengan nilai Rp 100 juta untuk masing-masing peternak. Lantaran banyak masyarakat yang resah dengan hal tersebut, Pemprov NTB telah menempuh jalur hukum dengan melaporkan para pengurus KSU Rinjani ke Polda NTB atas dugaan penipuan, pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan. (aff/dis/has)

  • Segera Diumumkan Hasil Seleksi P3K Kemenag

    Segera Diumumkan Hasil Seleksi P3K Kemenag

    JAKARTA — Ini kabar baik dari Kemenag. Hasil seleksi kompetensi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Kementerian Agama hampir tuntas. Bahkan Sekjen Kemenag Nizar Ali memastikan hasil seleksi ini akan segera diumumkan.

    “Alhamdulillah, setelah melalui proses panjang, berikut koordinasi lintas kementerian dan lembaga negara, hasil seleksi calon P3K Kemenag segera diumumkan,” tegas Nizar di Jakarta, Rabu (19/1/2022).

    “Semoga minggu ini bisa diumumkan,” sambungnya.

    Seperti dirilis laman kemenag.go.id, pelaksanaan Seleksi Kompetensi Calon P3K berlangsung pada akhir Oktober 2021. Seleksi ini diikuti oleh 9.144 eks tenaga honorer K2. Proses seleksi kompetensi berlangsung dengan sistem CAT (Computer Assested Test) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).

    “Proses rekapitulasi dan rekonsiliasi data, sudah dilakukan sejak November 2021. Kemenag selanjutnya berkoordinasi dan melakukan konsultasi dengan Kemenpan dan RB, BKN, dan juga Panselnas hingga mendapatkan hasil akhir yang akan segera diumumkan,” jelas Nizar.
    Kepala Biro Kepegawaian Setjen Kemenag Nurudin menambahkan, pihaknya juga telah melakukan proses verifikasi dan validasi terhadap nama-nama calon P3K yang akan segera diumumkan. “Saat ini kami sedang melakukan rekonsiliasi akhir sebelum hasilnya nanti diumumkan ke publik,” katanya.

    Setelah pengumuman, Kemenag dan BKN akan melakukan pemberkasan secara digital calon P3K yang lulus seleksi untuk diusulkan mendapat penetapan Nomor Induk P3K. “Kami upayakan pada  Februari 2022 proses pemberkasan dan Maret 2022, surat keputusan pengangkatan P3K sudah terbit,” tuturnya.

    “Seluruh peserta diimbau tidak percaya jika ada oknum yang mengatasnamakan Kemenag dan menjanjikan bisa meluluskan. Semua proses dilakukan secara transparan dan akuntabel” tandasnya. (kemenag/has)

  • Bangkitkan Ekonomi Pasca Pandemi, Koperasi Jiwa Kreator Sejahtera Indonesia Didirikan

    Bangkitkan Ekonomi Pasca Pandemi, Koperasi Jiwa Kreator Sejahtera Indonesia Didirikan

    JAKARTA (LE) – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), belum lama ini menginisiasi terbentuknya sebuah Koperasi yang dinamakan Jiwa Kreator Sejahtera Indonesia (KJKS).

    Koperasi yang juga berangkat dari semangat para pemuda dari berbagai daerah ini, resmi terbentuk di Hotel Sultan Jakarta. Sabtu (22/1/2022).

    Pendirian koperasi sesuai azas Pancasila tersebut sebagai upaya membangkitkan ekonomi yang porak poranda pasca pandemi Covid-19.

    Dalam kegiatan tersebut hadir Ketua Umum Perhimpunan Kie Raha Indonesia (PKRI)/CEO Koperasi M. Syamsul Rizal Hasdy, Pemuda Milenial/CEO Koperasi Yudhistira Raditya Soesatyo, Owner Teh Tarikku/CEO Koperasi Yasmin Ali, ketiganya adalah CEO Koperasi, Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, Praktisi Koperasi Bian Purba.

    Acara tersebut, juga turut menghadirkan para pelaku usaha di bidang jasa, perdagangan, perindustrian, serta ahli dalam usaha-usaha kecil menengah lainnya.

    Ketum Perhimpunan Kie Raha Indonesia (PKRI) M. Syamsul Rizal Hasdy yang juga Sekretaris Dewan Pembina SMSI mengatakan, melalui koperasi sebagai Soko Guru Perekonomian Indonesia, ia mengajak untuk bersama sama membangkitkan jiwa kreator mewujudkan Indonesia maju.

    M. Syamsul menilai pentingnya mendukung kebangkitan ekonomi seperti pencanangan dalam nawa cita Presiden Joko Widodo yang juga telah termaktub dalam Undang-undang Negara Republik Indonesia tahun 1945.

    “Saya meyakini kebangkitan perekonomian NKRI akan mampu lebih baik dan tangguh di masa mendatang melalui Penguatan ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

    Sementara itu, Gubernur APKLI BANTEN Periode 2013-2018 RPS. Aji Waskita mengajak semua kalangan untuk bangkit dari keterpurukan hidup melalui gotong royong di masa pandemi Covid 19. Salah satunya melalui koperasi.

    “Saya mengajak seluruh komponen anak bangsa, pelaku usaha, para UMKM untuk bersama-sama bangkit, serta mendukung perekonomian Negara melalui Koperasi,” tandasnya.

    Koperasi sebagai organisasi ekonomi yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama ini sangat penting dalam memajukan perekonomian bangsa dan negara.

    Ditempat yang sama, Ketua Koperasi Masferi Hamdi mengatakan bahwa, koperasi melandasi kegiatannya berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan azas kekeluargaan.

    Koperasi di Indonesia mulai diperkenalkan oleh Patih R. Aria Wiria Atmaja pada tahun 1896, dengan melihat banyaknya para petani, pedagang kecil, dan rakyat yang tersiksa, menderita akibat bunga yang terlalu tinggi dari rentenir atau suatu wadah yang meminjamkan uang.

    “Saya yakin melalui Gerakan Koperasi Kreator akan menjadi pematik semangat masyarakat yang sedang bertahan hidup,” ujar Masferi.

    Terpisah, CEO Koperasi sekaligus Pemuda Milenial Yudhistira Raditya Soesatyo, menerangkan, dengan adanya koperasi kreator ini, dapat menjadi wadah dan jalan anak muda untuk bersama-sama kreatif terarah terukur menuju kemajuan perekonomian bangsa dan negara.

    “Saya optimis dengan semangat kreativitas anak muda dalam Koperasi, akan semakin memperkuat ekonomi kerakyatan, serta dapat mendukung perekonomian negara yang kuat,” tegas Yudhis Soesatyo.

    Praktisi Koperasi Bian Purba mengatakan kebangkitan ekonomi dapat dimulai dengan menyatukan segala unsur kepentingan yang ada.

    “Para pemangku kepentingan terlebih para pelaku UMKM adalah unsur yang sangat terdampak ketika terjadi pergolakan ekonomi,” ucapnya.

    Untuk itu kata Bian diperlukan penyatuan visi dan misi dalam memulihkan dan membangun perekonomian.

    “Gerakan berkoperasi yang dibangun dan disaksikan pada hari ini oleh kawan dari pendiri Koperasi kreator yang menyatukan multi pihak, diharapkan mampu menjadi solusi bagi para UMKM yang ada,” katanya.

    Selain itu, menurut dia juga pendirian koperasi sejalan dengan Program Koperasi Multi Pihak yang digaungkan oleh Kementerian Koperasi dan UKM.

    “Bahwa kunci untuk kita lepas dari kesulitan yang ada adalah dengan cara berkolaborasi salah satunya dengan berkoperasi,” pungkasnya. (has/smsi)

  • Ummi Rohmi: SDM Penggerak Utama Tercapainya Visi NTB Gemilang

    Ummi Rohmi: SDM Penggerak Utama Tercapainya Visi NTB Gemilang

    MATARAM (LE)-Sumber Daya Manusia (SDM) harus diakui dan ditempatkan pada posisi paling utama. Karena sumber daya manusia menjadi penggerak utama bagaimana tercapainya visi NTB Gemilang dengan baik.

    Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur NTB, Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah pada pengukuhan dan pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia (APWI) di Aula Wisma Tambora BPSDM NTB, Kamis (20/01).

    Meyinggung arahan Ketua Umum DPP APWI yang menyebutkan, adanya APWI ini untuk mensukseskan fungsi pada Widyaiswara, Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub NTB ini, berharap kualitas Widyaiswara terus meningkat dan juga proses-proses dalam menghasilkan SDM juga semakin berkualitas.

    “Dalam proses-proses itu, terutama pada sisi pemerintahan ini betul-betul tercapai dengan baik,” Wagub mengingatkan.

    Umi Rohmi juga berpesan pada Widyaiswara agar seluruh pelatihan SDM yang diberikan agar sisi sinergi menjadi hal yang sangat penting.

    “Artinya dalam bekerja, tidak mungkin bisa bekerja sendiri sehingga sinergi paling penting ditekankan dalam pelatihan-pelatihan yang dilakukan,” kata Wagub.

    Ummi Rohmi melihat, banyak sekali pekerjaan yang tidak dibarengi dengan sinergi dan kurangnya kalaborasi sehingga hasil capaiannya kurang baik. Maka diharapkan SDM- SDM di Pemprov NTB harus memiliki kemampuan atau kepiawaian dalam bersinergi dan berkalaborasi.
    Hal strategis yang menjadi catatan Wagub yakni mengajak kepada Widyaiswara untuk terus berinovasi. Karena tanpa inovasi NTB tidak bisa survive di masa-masa yang sulit dari bencana alam gempa bumi 2018, disusul covid-19 selama dua tahun.

    “Semua itu tidak terlepas dari inovasi yang terus menerus dilakukan oleh perangkat daerah NTB. Selain itu setiap ASN Pemprov NTB harus melek teknologi, dimana semua pekerjaan bisa dilakukan dengan kecanggihan teknologi yang begitu efektif dan memiliki jangkauan yang lebih luas.

    “Saya yakin kehadiran APWI NTB bisa merealisasikan SDM yang berkualitasi. Selamat pada APWI NTB yang dilantik. Semoga terus bisa berkiprah dengan untuk mewujudkan NTB yang gemilang,” pungkasnya.

    Ketua Umum DPP APWI Budiarso Teguh Widodo dalam sambutannya secara virtual menyampaikan, pelantikan DPD APWI NTB merupakan pelantikan ke 27 sejak tranformasi kelembagaan dari IWI menjadi APWI. Ini dimkasudkan untuk menjadikan organisasi profesi yang modern dan berkelas dunia.

    “Widyaiswara tidak lagi fokus pada kegiatan kerja ASN serta evaluasi dari pengembangan Diklat. Melainkan lebih pada pelaksana tehnis fungsional pada bidang pelatihan pengembangan pelatihan dan penjaminan mutu pelatihan di lembaga penyelenggara pelatihan,” Jelasnya.

    Turut hadir dalam pelantikan tersebut Koordinator Wilayah IV Bali Nusra Dr HL Sajim Sastrawan MH dan pejabat struktural dan Kepala OPD lingkup Pemprov NTB. (san/her/has)

  • Babak Penyisihan, Pasangan Kaporles Lombok Timur Tumbang

    Babak Penyisihan, Pasangan Kaporles Lombok Timur Tumbang

    LOTIM (LE) – Tampil perdana di babak penyisihan Turnamen Badminton PWI Lotim Cup 2022, Pasangan Kapolres Lombok Timur AKBP Herman Suriyono – Matlaul harus mengakui kekalahan dari pasangan Angga – Herman.

    Di set pertama, pasangan Angga – Herman menguasai permainan. Pasangan ini berhasil menang mudah dengan skor 21 – 12.

    Di set kedua, pertandingan berlangsung seru. Pasangan Kapolres – Matlaul berhasil mengimbangi pasangan Angga – Herman. Terjadi saling kejar poin dan sempat deuce dengan skor 20 – 20.

    Kerja keras dan emas keras dari pasangan ini akhirnya membuahkan hasil. Pasangan Kapolres – Matlaul memaksa pasangan Angga – Herman harus bermain rubber set dengan skor 23 – 21.

    Di babak ketiga, pasangan Angga – Herman kembali menguasai cock. Pasangan ini mengubah irama permainan dengan cock panjang dan cepat. Hasilnya, pasangan Kapolres – Matlaul harus menyerah dengan skor 21 – 4. Pasangan Angga – Herman memenangkan pertandingan. (has/rls)

  • Jelang MotoGP, Gubernur NTB Dorong Kabupaten/Kota Terus Berbenah

    Jelang MotoGP, Gubernur NTB Dorong Kabupaten/Kota Terus Berbenah

    MATARAM (LE)–Menjelang perhelatan akbar balapan MotoGP Maret 2022, berbagai persiapan terus digesa oleh Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota di NTB. Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan bahwa terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Kabupaten/Kota untuk berbenah menyambut event Internasional tersebut.

    “Kita sedang mendadani semua Kabupaten/Kota se-NTB,”kata Bang Zul sapaannya saat menghadiri Rapat Sinkronisasi Mingguan MotoGP 2022, secara virtual, Selasa (18/1/2022) di Ruang Kerjanya.

    Karena pengunjung yang akan masuk ke NTB tidak hanya ingin datang dan menikmati kawasan Madalika saja, namun seluruh Kabupaten/Kota se-NTB memiliki potensi dikunjungi oleh penonton MotoGP, yang ingin sekaligus berkunjug ke destinasi wisata di Pulau Lombok dan Sumbawa.

    Rapat yang dipimpin Menparekraf RI H. Sandiaga Salahudin Uno dan dihadiri juga oleh Komandan Lapangan MotoGP 2022, mantan Panglima TNI Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, dan sejumlah kementerian lembaga terkait, Gubernur juga menyampaikan bahwa sejauh ini progres perbaikan dan pembanguna infrastruktur terus dilakukan.

    “Termasuk arahan dan sinergi dengan Menteri PU, untuk kelancaran pembangunan jalan, musholah didepan sirkuit Mandalika telah direlokasi denga naman dan lancar,” tambah Bang Zul sapaan pria yang pernah 15 tahun duduk di DPR RI ini.

    Disampaikan Menparekraf RI H. Sandiaga Salahudin Uno, bahwa penonton akan bertambah pada MotoGP tahun 2022. Sesuai dengan keputusan Presiden Jokowi menyetujui permintaan Gubernur NTB untuk menambah tiket. “jadi dari awalnya 63 ribu, menjadi 100.000,” jelas Sandi.

    Sehingga, akan disesuaikan dengan penambahan hunian dan penginapan, parkir dan termasuk lebar jalan, akomodasi dan transportasi, jumlah petugas dan Protokol Kesehatan. Begitupun peran UMKM lokal maupun UMKM seluruh Indonesia, terus diperbaiki prodak dan kualitasnya.

    Sementara itu, Komandan Lapangan MotoGP 2022, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, mengatakan bahwa Permasalahan utama adalah tersisa 63 hari menjelang pelaksanaan MotoGP, untuk percepatan penyelesaian beberapa isu.

    “Diantaranya, peningkatan infrastruktur, penataan kawasan, penyelesaian permasalahan lahan, kesiapan moda transportasi, akomodasi, promosi produk lokal, protokol kesehatan, dan risk management,”jelas Alumni Akmil ini.

    Karena lanjut Hadi,mengingat tes pramusim MotoGP 2022 di Sirkuit Sepang akan digelar 5-6 Februari mendatang. Setelah itu tes pramusim akan digelar di Sirkuit Mandalika, Indonesia, pada 11-13 Februari.

    Tes pramusim akan dihadiri 900 pembalap dan official dari luar negeri. Tujuan utama adalah memastikan kegiatan MotoGP 2022 terlaksana dengan maksimal. Untuk itu, dilakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk dapat menyelesaikan isu-isu yang ada.

    Ditambahkan Kepala Dinas PUPR Provinsi NTB H. Ir. Ridwansyah bahwa focus untuk insfrastruktur jalan depan sirkuit sudah mulai dikerjakan untuk pelebaran, termasuk relokasi musholah untuk kelancaran pengerjaan jalan.

    Sedangkan dari Kementerian Perhubungan sudah dipastikan tahun 2022, untuk fasilitas keselamatan jalan, seperti lampu, rambu, marka dan lainnya, sudah dianggarkan terkait ruas jalan 5,3 km di Kuta-Keruak. Sedangkan diluar, ada lima ruas jalan tersebut terus diupayakan untuk bersinergi bersama Kementerian.

    “Karena, tamu-tamu kita tidak hanya menginap di Mandalika, namun ada yang di Senggigi, sehingga kita minta penerangan dan lampu jalan,” ucap Dae Iwan sapaannya.

    Selain itu, untuk jalan bypass termasuk 3 bundaran tersebut, bundaran Nurul Bilal, Bizam dan Songgong sudah mulai dikerjakan, termasuk rumah-rumah dengan anggaran totalnya sekitar 89 Miliar rupiah.

    “termasuk koridor jalannya, ruas jalan dan bukit -bukit akan dipercantik semua,” pungkas pria kelahiran Dompu ini. (dis/has)

  • Gubernur NTB dan Bupati Lobar, Perkuat Sinergi untuk Kesejahteraan

    Gubernur NTB dan Bupati Lobar, Perkuat Sinergi untuk Kesejahteraan

    LOBAR (LOMBOKEXPRESS.ID)–Sinergitas, kolaborasi dan koordinasi menjadi bagian penting yang harus tetap diperkuat antara Pemprov NTB dan Pemkab Lombok Barat dalam setiap perencanaan dan pelaksanaan pembangunan agar apa yang ditargetkan dan menjadi tujuan bersama bisa terwujud dengan baik.

    Pernyataan tersebut diungkapkan Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah, M.Sc saat silaturrahmi dengan Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid, M.Si di Ruang Kerja Bupati, Selasa (18/1/2021).

    “Jadi sinergitas ini sangat penting. Apa yang menjadi prioritas provinsi, Lombok Barat itu masing-masing bisa berjalan seiring dengan satu tujuan untuk kesejahteraan masyarakat. Termasuk dengan digelarnya MotoGP nanti yang secara sederhana apa yang bisa ditata dengan baik dan langsung dilihat oleh para tamu,” terang peraih Doktor termuda di zamannya.

    Bang Zul sapaan akrab orang nomor satu di Bumi Gora ini menginginkan agar berbagai penataan dan perwajahan wilayah Lombok Barat harus segera dimulai saat ini untuk menyambut berbagai event internasional ke depan yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat.

    Bang Zul menghendaki agar event strategis nasional dan internasional yang bakal digelar di NTB dalam waktu dekat seluruh kabupaten/kota se NTB bisa mendapatkan multipliyer efeck dari kegiatan tersebut terutama untuk meningkatkan nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakat ditengah upaya pemprov memulihkan industry pariwisata di NTB.

    Gubernur juga menyinggung bundaran Giri Menang Square (GMS) yang menjadi ikonik dan branding Lombok Barat dari berbagai pintu masuk NTB baik dari Pelabuhan Lembar maupun Bandara Internasional Lombok (BIZAM) bisa semakin dipercantik. Dan begitu juga dengan penataan taman sepanjang jalan yang dilintasi oleh para tamu saat berlangsungnya MotoGP Maret 2022 mendatang.

    Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalud, M.Si terpisah dalam wawancaranya tidak menampik pertemuannya dengan Gubernur NTB. Bahwa sinergitas, koordinasi menjelang dihelatnya even internasional di NTB khususnya MotoGP Maret mendatang, pihaknya bersama seluruh perangkat daerah mengaku sudah sangat siap menyambut event dunia dimaksud.

    Bagi Lombok Barat penataan ini termasuk Bundaran GMS sudah jauh hari dilakukan meski tak terlalu banyak, termasuk lampu, pihaknya sudah menyiapkannya. “Focus kita nanti di penataan di Bundaran, sementrara yang lain-lainnya sudah kita siapkan. Istilahnya kita poles poles sedikit-sedikit supaya lebih cantik. Karena untuk penataan menyeluruhnya kita terkendala anggfaran. Untuk Bundaran GMS ini saja sudah dua kali dianggarkan 2020 dan 2021. Tetapi selalu terkena refocusing, mengingat kendala kita di Covid-19nini ,” kata Fauzan Khalid.

    Ditanya soal infeck Lobar dari gelaran MotoGP mendatang, Bupati yang pernah Ketua KPU NTB ini mengakui dampaknya positifnya sudah pasti

    ”Janganlan Lombok Barat, Balipun dapat infeck dan kita juga belajar dari WSBK kemarin. Kita sudah evaluasi apa yang bisa kita isi di mement MotoGP nanti. Kalau penginapan itu otomatis sudah diboking dengan sendirinya. Bahkan informasinya sejak sebulan lalu sudah diboking semuanya. Bahkan pesanan kerabat kami dari luar daerah juga tidak bisa dipenuhi karena kamar hoteldi Lobar sudah terisi penuh,” kata Fauzan.

    Ia juga menyebut tingkat keterisian kamar hotel di kawasan Senggigi sudah full. Para pelaku usaha wisatapun juga sudah siap dengan event ini.

    “Tapi kan jumlah kamar se NTB sangat kurang dibandingkan dengan tamu yang datang. Bahkan para pengusaha travel juga tetap berkomunikasi dengan Pemkab untuk mencari solusinya. Ya polanya tamu nginepnya pakai tenda. Termasuk jika ada rumah warga yang kosong bisa kita berdayakan. Bahkan tamu dari Palembang kita siapkan 1000 tenda di Gili Gde. Macam-macam polanya dan itu semua kita sambut dan layaani dengan baik,” tutupnya.

    Gubernur NTB dalam pertemuan tesebut didampingi Kadis PUPR NTB, H Ridwansyah, MT, Kadis Sosial Ahsanul Khalik, S.Sos, MH dan Dirut RSUP NTB dr. Jack. Dari Lombok Barat hadir sekda Lobar Dr. H. Baihaqi, Kadis Perkim HL. Winengan, Asisten II Rusditah dan Asisten III H. Ilham, Pertemuan tersebut (her/dis)