Blog

  • Puncak HPN 2025 di Riau: Menkomdigi Tegaskan Peran Pers sebagai Penjaga Demokrasi

    Puncak HPN 2025 di Riau: Menkomdigi Tegaskan Peran Pers sebagai Penjaga Demokrasi

    PEKANBARU (NTBNOW.CO) – Peringatan puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Riau berlangsung meriah dengan kehadiran para tokoh penting dari dunia pers, pemerintahan, dan masyarakat. Acara ini dihadiri oleh Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, yang mewakili Kapolri, PJ. Gubernur Riau, Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal, Ketua DPRD Riau, serta berbagai tamu luar negeri dan konstituen Dewan Pers.

    Tokoh pers nasional turut hadir, di antaranya Ketua Dewan Kehormatan PWI Sasongko Tedjo, Ketua Dewan Penasehat PWI Ilham Bintang, Tribuana Said, Timbo Siahaan, Ketua PWI Riau Raja Isyam Aswar, serta para Ketua PWI Daerah.

    Dalam pidatonya yang disampaikan melalui video, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa HPN merupakan momen untuk merayakan keberanian, integritas, dan semangat juang insan pers Indonesia.

    “Pers bukan hanya saksi sejarah, tetapi juga penggerak perubahan. Di tengah gejolak zaman, pers harus tetap menjadi penjaga demokrasi,” ujar Meutya Hafid, seraya menyampaikan selamat Hari Pers Nasional 2025 kepada seluruh insan pers di Indonesia.

     

    Ketua Umum PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kondisi pers di Indonesia saat ini menghadapi tantangan berat, termasuk perbedaan prinsip dalam penegakan integritas yang berdampak pada organisasi PWI.

    “Tahun ini, perayaan HPN dirayakan dengan rasa prihatin. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, perayaan HPN 2025 tidak hanya digelar di Riau, tetapi juga di Kota Banjarmasin dan Solo. Ini menjadi realitas pahit akibat perpecahan prinsip di tubuh PWI,” kata Zulmansyah.

    Ia juga meminta maaf kepada insan pers yang merasa terganggu dengan dinamika internal yang terjadi di organisasi wartawan tertua di Indonesia itu.

    Marthen Selamet Susanto, Ketua Panitia HPN Riau 2025, menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak yang mendukung suksesnya perayaan ini.

    “HPN bukan hanya memperingati hari lahirnya PWI, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara insan pers dan masyarakat. Dengan hadirnya lebih dari 1.500 peserta, ini membuktikan bahwa dunia pers tetap solid untuk kemajuan Indonesia,” ujarnya.

    Marthen juga mengucapkan terima kasih kepada para sponsor dan seluruh panitia yang telah berkontribusi dalam kelancaran acara. Ia menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci untuk memperkuat dunia pers ke depan.

    Selama rangkaian HPN 2025, berbagai kegiatan telah diselenggarakan, termasuk Road to HPN di Jakarta serta seminar mengenai perkembangan dunia pers di era digital.

    Acara puncak ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Nurcholis Basyari, Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Pusat, yang memohon keselamatan dan kesuksesan bagi dunia pers Indonesia.

    HPN 2025 di Riau menjadi pengingat pentingnya pers sebagai penjaga demokrasi, penggerak perubahan, dan pilar informasi yang kredibel bagi masyarakat.  (rls)

  • Ketua Umum SMSI Temui Mensos Bahas Sinergi dalam Peringatan HPN 2025

    Ketua Umum SMSI Temui Mensos Bahas Sinergi dalam Peringatan HPN 2025

    JAKARTA (LOMBOKEXPRESS.ID)– Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, menemui Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf pada Jumat (7/2) meminta Gusmen, sapaan akrabnya Menteri sosial Syaifullah Yusuf, untuk menjadi narasumber peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 yang akan digelar pada 9 Februari mendatang.

    Firdaus mengungkapkan bahwa peringatan HPN SMSI akan dipusatkan di Jurnalistik Boarding School, Kota Cilegon. Sementara itu, seluruh anggota SMSI di provinsi, kota, dan kabupaten akan mengikuti peringatan secara daring, yang ditandai dengan pemotongan tumpeng secara serentak di masing-masing daerah.

    “SMSI akan menperingati HPN tahun ini secara sederhana dan akan berlangsung secara nasional dengan simbolisasi pemotongan tumpeng, yang akan diikuti oleh provinsi, kota, dan kabupaten yang menjadi bagian dari SMSI,” ujar Firdaus.

    Dalam pertemuan tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan apresiasinya atas undangan SMSI untuk hadir dalam peringatan HPN. Namun, karena agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan, ia mendelegasikan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono untuk hadir mewakili Kemensos dalam acara tersebut.

    Saifullah Yusuf menegaskan bahwa Kemensos siap bersinergi dengan SMSI dalam upaya memperjuangkan kesetaraan sosial di tengah masyarakat.

    “Sinergitas antara Kementerian Sosial dan SMSI sangat penting dalam mendorong kesetaraan sosial dan menyebarkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” katanya.

    Senada dengan pernyataan tersebut, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial (Dirjen Dayasos), Mira Riyati Kurniasih, turut menyatakan dukungan mereka terhadap inisiatif SMSI.

    “SMSI terus bergerak untuk masyarakat, dan upaya ini akan selalu dikenang sebagai bagian dari perjuangan bersama,” ujar Agus Jabo Priyono. (rel)

  • Kapolsek Bayan Hadiri Ritual Adat Tampah Wirang di Lombok Utara, Perkuat Silaturahmi dengan Warga

    Kapolsek Bayan Hadiri Ritual Adat Tampah Wirang di Lombok Utara, Perkuat Silaturahmi dengan Warga

    LOMBOK UTARA (LOMBOKEXPRESS.ID)– Kapolsek Bayan, Iptu I Wayan Cipta Naya, S.H., M.I.Kom, bersama jajaran kepolisian, turut serta dalam ritual adat Tampah Wirang yang digelar di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, pada Jumat, 7 Februari 2025. Kehadiran kepolisian bertujuan untuk memastikan kelancaran acara sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat setempat.

    Dalam sambutannya, Kapolsek Bayan menegaskan komitmen kepolisian dalam mendukung pelaksanaan tradisi adat.

    “Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ritual Tampah Wirang dengan aman dan nyaman. Selain itu, kehadiran kami juga sebagai wujud silaturahmi dan sinergi antara kepolisian dan warga Bayan,” ujar Iptu I Wayan Cipta Naya.

    Tampah Wirang: Ritual Adat Sarat Makna

    Ritual Tampah Wirang merupakan bagian dari budaya masyarakat Bayan yang memiliki nilai spiritual dan tradisi turun-temurun. Acara ini dihadiri oleh tokoh adat, tokoh agama, serta warga setempat yang antusias mengikuti prosesi sakral tersebut.

    Kehadiran Kapolsek dan jajarannya mendapat apresiasi dari masyarakat, yang merasa lebih aman dan nyaman selama pelaksanaan ritual. Dengan interaksi langsung ini, diharapkan hubungan antara kepolisian dan warga semakin harmonis, menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pelestarian budaya dan tradisi di Kabupaten Lombok Utara. (nang)

  • Organisasi Pers Bentuk Komunitas untuk Menjaga Marwah Jurnalistik dari Wartawan Bodrek

    Organisasi Pers Bentuk Komunitas untuk Menjaga Marwah Jurnalistik dari Wartawan Bodrek

    MATARAM (LOMBOKEXPRESS.ID)-– Komunitas Pewarta Inspiratif (KOPI) menginisiasi pertemuan lintas jurnalis dalam rangka silaturahmi dan konsolidasi demi menjaga marwah jurnalistik dari oknum yang menyalahgunakan profesi wartawan.

    Kegiatan ini melibatkan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) NTB, Forum Wartawan Pemprov NTB, Forum Wartawan Parlemen (FWP), Forum Wartawan Kejaksaan (Forwaka), serta Forum Jurnalis Perempuan (FJP). Diskusi berlangsung di Nostalgic Eatery & Coffee, Mataram, pada Jumat (7/2/2025).

    Dalam pertemuan ini, para jurnalis membahas berbagai persoalan di lapangan, termasuk keberadaan individu yang mengaku sebagai wartawan tetapi tidak menjunjung tinggi etika jurnalistik. Beberapa di antaranya bahkan memiliki profesi ganda, seperti menjadi penagih utang.

    Ketua IJTI NTB, Riadis Sulhi, menyoroti maraknya oknum yang mengklaim diri sebagai wartawan tanpa memahami kode etik jurnalistik. Mereka sering kali hanya mengandalkan rilis berita tanpa melakukan pengolahan informasi yang sesuai dengan standar jurnalistik.

    “Orang-orang ini memanfaatkan kemudahan digital dengan membuat portal berita sendiri dan mengunggah berita langsung dari rilis institusi tanpa proses jurnalistik yang benar. Parahnya, mereka merasa lebih wartawan daripada yang benar-benar profesional, bahkan meminta kompensasi atas publikasi berita,” tegas Riadis.

    Ia menekankan pentingnya edukasi bagi pejabat publik agar memahami jaringan wartawan yang kredibel serta kode etik yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

    Menurutnya, forum-forum jurnalis di tiap sektor liputan harus lebih aktif mengampanyekan kredibilitas profesi wartawan kepada narasumber. Hal ini juga sejalan dengan program Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang didorong oleh Dewan Pers untuk membedakan wartawan profesional dari mereka yang sekadar mengaku sebagai jurnalis.

    “Pejabat publik berhak menolak wawancara dengan wartawan yang tidak memiliki kompetensi atau belum tersertifikasi oleh Dewan Pers,” tambahnya.

    Perlunya Batasan Jelas Antara Wartawan Profesional dan Oknum

    Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) NTB, Hans Bahanan, mendukung penuh pembentukan komunitas jurnalis lintas media sebagai upaya menjaga integritas profesi wartawan.

    “Kita tidak bisa membiarkan mereka membawa nama profesi kita dan memperluas jaringan mereka hanya demi kepentingan pribadi, bahkan sampai melakukan pemerasan. Ini merusak citra jurnalistik yang telah kita bangun dengan kerja keras di lapangan,” ujar Hans.

    Ia juga menekankan pentingnya forum diskusi yang berkelanjutan, tidak hanya membahas masalah internal jurnalistik tetapi juga isu kebijakan pemerintah yang berpengaruh pada industri media.

    “Mungkin hari ini kita fokus pada bagaimana menjaga marwah jurnalistik, tetapi ke depan kita juga perlu membahas kebijakan publik yang berdampak pada media. Hasil diskusi ini bisa menjadi masukan bagi pengambil kebijakan,” lanjutnya.

    Diskusi yang diinisiasi Komunitas Pewarta Inspiratif (KOPI) dengan dukungan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) ini diikuti oleh perwakilan media televisi, cetak, dan online di NTB.

    Para peserta sepakat untuk mengadakan lebih banyak diskusi dan berbagi pengalaman guna membahas berbagai persoalan jurnalistik serta isu-isu yang berkembang di daerah.

    Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan ekosistem media di NTB semakin sehat dan profesional, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya. (rls)

  • Ketua BPPD NTB Tinjau Desa Wisata Hijau Bilebante, Destinasi Berkelas Dunia  

    Ketua BPPD NTB Tinjau Desa Wisata Hijau Bilebante, Destinasi Berkelas Dunia  

    LOMBOK TENGAH (LOMBOKEXPRESS.ID)–Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Nusa Tenggara Barat (NTB), Sahlan M. Saleh, bersama Wakil Ketua dan anggota BPPD NTB, melakukan monitoring ke Desa Wisata Hijau Bilebante, Lombok Tengah, pada Kamis (06/02/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung perkembangan desa wisata yang kini semakin dikenal hingga mancanegara.

    Dalam kesempatan tersebut, Sahlan mengapresiasi pengelolaan Desa Wisata Hijau Bilebante yang berbasis ekowisata dan kearifan lokal. Menurutnya, konsep pariwisata berkelanjutan yang diterapkan di Bilebante dapat menjadi model bagi desa wisata lain di NTB.

    “Desa Wisata Hijau Bilebante telah menunjukkan perkembangan yang luar biasa. Konsep pariwisata berbasis lingkungan yang diterapkan di sini sangat menarik dan menjadi daya tarik bagi wisatawan, termasuk dari luar negeri,” ujar Sahlan yang didampingi Direktur Eksekutif BPPD NTB, Nurhaedin.

    Keindahan dan Potensi Desa Wisata Hijau Bilebante

    Desa Wisata Hijau Bilebante merupakan salah satu ikon wisata hijau di Lombok Tengah yang menawarkan pengalaman unik dengan keindahan alam pedesaan, aktivitas berbasis lingkungan, serta budaya lokal yang masih terjaga.

    Wisatawan yang berkunjung dapat menikmati berbagai aktivitas menarik seperti:

    – Bersepeda keliling desa menikmati suasana asri dan udara segar.

    – Belajar bercocok tanam langsung dari petani setempat.

    – Menikmati kuliner khas Lombok yang diolah dari hasil pertanian lokal.

    Salah satu pengelola desa wisata, Jaenab, menyebutkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan terus meningkat, terutama dari wisatawan mancanegara yang tertarik dengan pengalaman autentik dan konsep wisata berbasis komunitas.

    “Kami terus berinovasi agar pengalaman wisata di Bilebante semakin menarik. Salah satunya dengan memperkenalkan konsep agrowisata dan wisata edukasi bagi wisatawan yang ingin belajar lebih dalam tentang kehidupan pedesaan,” ujar Jaenab.

    Dukungan BPPD NTB untuk Pengembangan Desa Wisata

    Sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam promosi pariwisata, BPPD NTB berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan Desa Wisata Hijau Bilebante.

    Sahlan menegaskan bahwa keberhasilan desa wisata hijau ini tidak terlepas dari peran aktif masyarakat serta sinergi dengan pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata.

    “Kami akan terus mendorong promosi desa wisata ini agar semakin dikenal luas. Selain itu, kami juga akan membantu peningkatan fasilitas dan layanan agar wisatawan mendapatkan pengalaman terbaik selama berada di sini,” tambahnya.

    Dengan pesatnya perkembangan dan dukungan dari berbagai pihak, Desa Wisata Hijau Bilebante diharapkan menjadi ikon wisata berbasis lingkungan yang tidak hanya memperkuat sektor pariwisata NTB, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

    Bilebante, Destinasi Wisata Hijau yang Layak Dikunjungi

    Dengan konsep pariwisata hijau dan berkelanjutan, Desa Wisata Hijau Bilebante semakin diperhitungkan dalam peta pariwisata dunia. Bagi wisatawan yang mencari ketenangan, pengalaman budaya, dan wisata edukatif, destinasi ini adalah pilihan yang tepat.

    Jika Anda berencana mengunjungi Lombok, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati keindahan dan keramahan Desa Wisata Hijau Bilebante. (red)

  • Giliran Delegasi PWI Jatim Tiba di Pekanbaru

    Giliran Delegasi PWI Jatim Tiba di Pekanbaru

    PEKANBARU (LOMBOKEXPRESS.ID)–Rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Provinsi Riau telah dimulai, Kamis (06/02/2025). Para peserta juga telah tiba di Kota Pekanbaru.

    Setelah rombongan PWI DKI Jaya sampai di pagi hari, giliran rombongan PWI Jawa Timur (Jatim) tiba di ruang kedatangan domestik Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, sekitar pukul 10.30 WIB.

    Kali ini, senior PWI Jatim Djoko Tetuko yang juga Ketua Dewan Kehormatan bersama Dhimam Abror beserta istri yang juga pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) disambut Panitia Lokal HPN 2025 dengan pemasangan tanjak dan selempang.

    “Wah, ini Tanjak Melayu Riau. Selempangnya juga bagus ya,” kata Dhimam Abror, mantan Ketua PWI Jatim, yang diamini sang istri saat disematkan tanjak serta selempang.

    Sementara, Ketua DK PWI Jatim Djoko Tetuko mengapresiasi penyambutan yang dilakukan Panitia Lokal HPN 2025 di Provinsi Riau. Ketua DKP PWI Jatim itu hadir dalam rangka Rapat Koordinasi Nasional DKP PWI se-Indonesia, yang menjadi salah satu rangkaian HPN 2025.

    “Sukses untuk kawan-kawan PWI Riau yang menjadi tuan rumah perayaan HPN 2025,” ujarnya singkat. (Rilis PWI Riau)

     

     

     

     

     

     

  • Delegasi PWI DKI Jaya Perdana Tiba di Pekanbaru Ikuti Semarak HPN Riau 2025

    Delegasi PWI DKI Jaya Perdana Tiba di Pekanbaru Ikuti Semarak HPN Riau 2025

    PEKANBARU (LOMBOKEXPRWSS.ID)–Sebanyak enam orang dari delegasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DKI Jaya menjejakkan kaki di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Pekanbaru, Kamis (06/02/2025) sekitar pukul 08.00 WIB. Mereka tercatat sebagai tamu perdana yang hadir untuk mengikuti Hari Pers Nasional 2025 di Provinsi Riau.

    Kedatangan enam delegasi yang terdiri dari lima pria dan satu Wanita tersebut disambut hangat Panitia Lokal HPN Riau. Saat keluar dari pintu kedatangan domestik, keenamnya dipasangkan Tanjak oleh Bujang dan Dara Riau 2024, sebagai simbol di Tanah Melayu Riau.

    “Selamat datang di Kota Pekanbaru, dan selamat mengikuti rangkaian acara HPN 2025,” sambut Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan PWI Riau, Alzamret Malik di Bandara SSK II.

    Terlihat juga dalam penyambutan delegasi PWI DKI Jaya tersebut, Seksi Kerjasama PWI Riau Budi Satria dan Siwo PWI Riau Hendri Agustira. Selanjutnya, para delegasi juga menyempatkan sarapan lontong gulai dan soto khas Pekanbaru.

    “Meski sederhana, kami mengapreasiasi sambutan dari Panitia Lokal HPN Riau. Apalagi kami dipasangkan langsung Tanjak Melayu Riau dan Selempang,” kata Rio, anggota Siwo PWI DKI Jaya dan peserta Forum Pemred SMSI.

    Sementara itu, Ketua Rombongan PWI DKI Jaya Mukhlisin, menyebutkan bahwa masih banyak lagi teman-teman dari PWI DKI Jaya yang akan hadir ke Riau mengikuti rangkaian acara HPN 2025. Dari data Panitia Pusat, PWI DKI Jaya mengirimkan sedikitnya 50 wartawan di HPN Riau. Delegasi akan datang dua gelombang, yakni Kamis (06/02/2025) dan Jumat (07/02/2025).

    “Hari ini di penerbangan siang dan sore nanti teman-teman yang lain berangkat dari Jakarta. Ada juga yang berangkat Jumat besok,’’ kata Mukhlisin. (Rilis PWI Riau)

  • Evaluasi Pengawasan Kos-Kosan, Wali Kota Mataram Siapkan Aturan Tegas

    Evaluasi Pengawasan Kos-Kosan, Wali Kota Mataram Siapkan Aturan Tegas

    MATARAM (LOMBOKEXPRESS.ID)– Pemerintah Kota Mataram akan mengambil langkah tegas terhadap kos-kosan yang tidak memiliki sistem pengawasan memadai.

    Hal ini menyusul laporan dari para camat dan lurah setelah 13 hari pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Kos-Kosan. Temuan di lapangan mengungkap bahwa banyak kos-kosan tidak diawasi langsung oleh pemiliknya dan minim penjagaan, sehingga berpotensi menjadi tempat aktivitas yang mengganggu ketertiban masyarakat.

    Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, menegaskan komitmennya dalam rapat koordinasi evaluasi pengawasan kos-kosan yang digelar di Ruang Kenari, Kantor Wali Kota Mataram, pada Selasa (4/2/2025).

    “Hampir semua kos-kosan tidak memiliki penjaga, situasinya sangat bebas dan tidak terkendali. Kita akan buat aturan untuk memberikan sanksi bagi kos-kosan yang tidak memiliki sistem pengawasan. Jika aturan ini tidak dipatuhi, saya ingin ada langkah hukum yang memungkinkan pemerintah mengambil tindakan tegas,” ujarnya.

    Menurutnya, kurangnya pengawasan di kos-kosan dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas ilegal, termasuk peredaran narkotika, yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkoba serta meningkatkan kenyamanan lingkungan, sejak 22 Januari 2025, Wali Kota telah menginstruksikan seluruh camat dan lurah untuk membentuk Satgas guna mengawasi keberadaan kos-kosan di masing-masing wilayah.

    “Saya harap langkah ini bisa efektif, ini bukan sekadar gimmick. Evaluasi akan dilakukan setiap bulan secara rutin. Pak Asisten I, tolong buatkan SOP agar tindakan yang kita lakukan lebih terstruktur dan menjadi panduan bersama,” perintahnya kepada Asisten I Setda Kota Mataram, H.L. Martawang, yang turut hadir dalam rapat tersebut.

    Dengan adanya aturan yang lebih tegas, Pemerintah Kota Mataram berharap pengelola kos-kosan dapat lebih bertanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, sehingga tercipta suasana yang lebih kondusif bagi masyarakat. (nang)

  • Deretan Event Menarik di Pertamina Mandalika International Circuit Februari 2025

    Deretan Event Menarik di Pertamina Mandalika International Circuit Februari 2025

    MANDALIKA (LOMBOKEXPRESS.ID)– Pertamina Mandalika International Circuit (PMIC) di The Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), terus menghadirkan berbagai event menarik yang memadukan dunia otomotif dan pariwisata. Dikelola oleh PT MGPA Nusantara Jaya, sirkuit ini semakin memperkuat posisinya sebagai ikon balap internasional dan destinasi wisata unggulan di Indonesia.

    Pada Februari 2025, PMIC kembali menjadi pusat perhatian dengan sejumlah agenda bergengsi, mulai dari seminar ilmiah hingga uji coba kendaraan listrik. Berikut adalah deretan event yang akan digelar di Pertamina Mandalika International Circuit:

    1. The Mead Johnson – 4th Pediatric Science Network Hub (1-2 Februari 2025)

    Acara ini merupakan seminar ilmiah yang diselenggarakan oleh perusahaan multinasional Mead Johnson bersama Ikatan Dokter Indonesia. Berlangsung di Royal Hall Pertamina Mandalika International Circuit, seminar ini akan dihadiri oleh 350 dokter dari seluruh Indonesia.

    Selain sesi diskusi dengan tujuh pembicara, termasuk satu profesor dari luar negeri, peserta juga akan menikmati welcoming dinner di Bukit 360 dan sesi jalan pagi di lintasan sirkuit.

    2. Yamaha Training & Practice (18-20 Februari 2025)

    Yamaha Indonesia Manufacturing akan mengadakan pelatihan dan sesi latihan berkendara di sirkuit yang diikuti oleh 70 peserta. Program ini mencakup teori berkendara hingga praktik langsung di lintasan PMIC, memberikan pengalaman eksklusif bagi para peserta dalam memahami teknik berkendara yang aman dan optimal.

    3. Test Drive BYD (26-27 Februari 2025)

    BYD Indonesia, produsen kendaraan listrik terkemuka, akan menggelar sesi test drive di Pertamina Mandalika International Circuit. Sebanyak 60 peserta terpilih akan mendapatkan kesempatan untuk menguji performa dan teknologi canggih dari berbagai model kendaraan listrik BYD.

    PMIC: Destinasi Motorsport, MICE, dan Wisata

    Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menyatakan bahwa PMIC terus menghadirkan event menarik, baik di bidang motorsport maupun kegiatan non-balap yang berdampak positif bagi industri pariwisata dan ekonomi lokal.

    “Kami berharap event-event di bulan Februari ini dapat memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta dan pengunjung,”ujarnya.

    Selain agenda utama tersebut, PMIC juga rutin menggelar berbagai aktivitas harian seperti Lampaq di Sirkuit, Agya GR Arrive and Drive, Track Day, sertaRadical Track Experience.

    Priandhi menambahkan bahwa PMIC semakin berkembang sebagai destinasi MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) dan wisata yang menarik perhatian nasional maupun internasional. Pemanfaatan fasilitas sirkuit, keterlibatan komunitas otomotif, serta eksposur media menjadi faktor utama dalam mempromosikan The Mandalika sebagai salah satu daya tarik utama di Lombok dan Indonesia.

    “Sebagai aset bangsa, Pertamina Mandalika International Circuit perlu kita kembangkan bersama untuk kemajuan Indonesia,” pungkasnya.

    Jangan Lewatkan Keseruan di PMIC

    Bagi pencinta otomotif dan wisatawan, Februari 2025 menjadi momen yang tepat untuk menikmati berbagai event spektakuler di Pertamina Mandalika International Circuit.

    Pantau terus agenda terbaru dan jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan langsung pengalaman eksklusif di sirkuit kelas dunia ini!  (can)

  • Jelang Ramadhan, Polresta Mataram dan BNNK Gelar Razia Kos, Tiga Penghuni Positif Narkoba

    Jelang Ramadhan, Polresta Mataram dan BNNK Gelar Razia Kos, Tiga Penghuni Positif Narkoba

    MATARAM (LOMBOKEXPRESS.ID)– Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Polresta Mataram bersama Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Mataram meningkatkan pengawasan dengan menggelar razia narkotika di sejumlah rumah kos di Kota Mataram. Razia yang berlangsung pada Senin (3/2/2025) ini menyasar tiga lokasi kos-kosan di Lingkungan Sapta Marga, Cakranegara.

    Dalam operasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan identitas penghuni dan tes urine untuk mendeteksi penyalahgunaan narkotika. Hasilnya, tiga penghuni kos terkonfirmasi positif menggunakan narkoba. Mereka adalah dua perempuan berinisial H (asal Lombok) dan C (asal Jawa Barat), serta seorang pria berinisial PA (asal Lombok) yang diketahui sebagai pasangan suami istri.

    Kabag Ops Polresta Mataram, Kompol I Gede Sumadra Kerthiawan, menegaskan bahwa razia ini merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

    “Menjelang Ramadhan, kami meningkatkan pengawasan terhadap tempat-tempat yang rawan penyalahgunaan narkotika. Upaya ini bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi masyarakat,” ujarnya.

    Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, SH., MH., menjelaskan bahwa razia ini dilakukan berdasarkan informasi mengenai penghuni kos yang bekerja di tempat hiburan malam.

    *”Kami bekerja sama dengan BNNK Mataram untuk memastikan lingkungan tetap bersih dari narkoba dan mengurangi potensi tindak pidana lainnya,”* jelasnya.

    Dari 50 penghuni kos yang diperiksa, tiga orang yang terbukti positif narkoba langsung diserahkan ke BNNK Mataram untuk pendataan dan proses rehabilitasi.

    Kepala Subbagian Umum BNNK Mataram, Nurul Achyani, ST, MH, menambahkan bahwa razia ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

    “Kami juga melakukan pendataan penghuni kos untuk memastikan mereka memiliki identitas yang jelas, sehingga potensi penyalahgunaan narkoba bisa diminimalkan,” ungkapnya.

    Polresta Mataram menegaskan bahwa razia serupa akan terus digelar di berbagai titik rawan. Selain narkotika, operasi ini juga bertujuan mengantisipasi tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan kejahatan lainnya.

    Dengan adanya razia ini, diharapkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga, terutama menjelang bulan suci Ramadhan. (nang)