Blog

  • Diberhentikan dari Pekerjaan, Adek Kakak Kompak Jualan Sabu

    Diberhentikan dari Pekerjaan, Adek Kakak Kompak Jualan Sabu

    TARAM (LOMBOKEXPRESS.ID)–Polresta Mataram membekuk dua bersaudara (adik kakak) lantaran diduga mengedarkan barang haram Narkotika jenis sabu. Kedua terduga inisal DAR (21) dan AK ( 33).

    Kasatresnarkoba Polresta Mataram AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra mengatakan, kedua pelaku kakak beradik tersebut ditangkap di lokasi berbeda.

    “Yang DAR kita amankan di Keluaran Dasan Agung bersama kedua rekanya inisal LADR dan LAAA. Satu di antaranya masih di bawah umur, sedangkan kakaknya AK kita amankan di kos-kosan daerah Karang Sampalan, Cakra Barat, Kota Mataram,” ungkapnya kepada wartawan, Selasa (4/6/2024).

    Ia menjelaskan, dari informasi yang kita dapatkan sebelumnya,  di ruamah LADR  sering terjadi penyalahgunaan narkoba, transaksi maupun pemakaian.

    Dari hasil penggerebekan, Polisi berhasil menemukan 12 poket sabu-sabu siap edar yang dikuasi oleh pelaku oleh DAR yang disimpan dalam saku celananya. Dari pengakuannya, DAR menerima sabu dari kakak kandungnya sebanyak 2 gram, kemudian 1 gram dia pecah menjadi 15 gram, dari sabu yang sudah di pecah inilah. Tersangka DAR menjual dengan harga  Rp 200.000 perpoket dan Rp 100.000 perpoket.

    “Di TKP pertama, kami menemukan tiga orang pemuda satu inisal DAR, LADR, dan LAA, dan setelah kita periksa LADR dan LAAA ini saudara kandung, dan merka berdu dikategorikan pemakai, bukan pengedar,” bebernya.

    Setelah dilakukan pengembangan dari keterangan DAR, kemudian tim kepolisian mengamankan kakak pelaku DAR di kos-kosan Karang Sampalan, Cakra Barat, Kota Mataram, AK serta pacarnya inisal HA (35).

    “Dari hasil penggrebekan, kita menemukan barang bukti poket sabu siap edar dan juga alat hisap sabu-sabu. Jadi terangaka DAR mengabil barang dari kakaknya sendiri dan sama-sama mengedarakan sabu. Sedangkan terangaka HA masuk kategori pemakai,” pungks Bagus.

    Sementara itu, pelaku AK mengungkapkan, dirinya terpaksa mengedarkan sabu, lantaran tidak memiliki pekerjaan setalah diberhentikan bekerja di salah satu universitas negeri di kota Mataram sebagai Cleaning Servis.
    “Iya saya terpaksa, karena tidak punya pekerjaan lain lagi,” katanya.

    Ia juga mengaku sudah kedua kalinya dirinya berurusan dengan kasus yang sama yaitu peredaran Narkotika.

    “Ini kedua kalinya, tapi saya janii tidak akan mengulanginya,” tandasnya. (can)

    Keterangan foto: Empat tersangka pengedar  dan pemakai narkotika jenis sabu usai dimintai keterangan di Polresta Mataram. Foto: susan.

  • Bank Artha Graha Internasional Tawarkan Inovasi Baru di Ajang Kemala Run

    Bank Artha Graha Internasional Tawarkan Inovasi Baru di Ajang Kemala Run

    JAKARTA (LOMBOKEXPRESS.ID)- Tour of Kemala kembali digelar. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, tahun ini akan dilakukan dalam bentuk lomba lari, yaitu Kemala Run 2024 powered by Bank Artha Graha Internasional pada Minggu (9/6/2024) di ICE BSD, Tangerang Selatan.

    Kemala Run 2024 powered by Bank Artha Graha Internasional merupakan kegiatan lomba lari yang diselenggarakan oleh Bhayangkari dan Yayasan Kemala Bhayangkari dalam satu wadah penyelenggaraan Tour of Kemala. Di tahun 2022 dan 2023, Tour of Kemala telah sukses melaksanakan event balap sepeda yang bertujuan menunjang pariwisata di tempat acara dilaksanakan.

    Untuk tahun ini, Tour of Kemala akan membawa sesuatu yang berbeda dengan mengadakan event lari. Kemala Run 2024 powered by Bank Artha Graha Internasional diselenggarakan dengan maksud untuk menggalakkan olahraga khususnya lari di kalangan Bhayangkari, Polri dan masyarakat umum. Selain itu juga bertujuan untuk mempersatukan berbagai unsur di masyarakat dalam satu acara lomba lari.

    Sebanyak lebih dari 60 tenant UMKM akan berjualan di area event Kemala Run. Untuk mempermudah pengunjung dalam bertransaksi, Bank Artha Graha Internasional menyediakan QRIS sebagai salah satu sistem pembayaran. Selain mudah, dengan bertransaksi melalui QRIS dari aplikasi agi milik Bank Artha Graha Internasional, pengunjung akan mendapatkan promo cashback sebesar 50%.

    Selain itu, para peserta juga dapat mengunjungi booth Bank Artha Graha Internasional karena terdapat banyak aktivitas dan hadiah menarik. Peserta juga akan mendapatkan hadiah berupa running gear apabila membuka tabungan di Bank Artha Graha Internasional.

    Bank Artha Graha Internasional merupakan salah satu sponsor utama Kemala Run, termasuk di dukung oleh Artha Graha Peduli, Jakarta Internasional Hotel & Development (JIHD), SCBD, GulaVit, Electronic City Indonesia, Takokak Win’s Tea, Discovery Hotel & Resorts (DHR), Arthatel, Wahyukartu, Makmur Elok Graha (MEG), Digital Korlantas dan lain sebagainya.

    Kategori yang dilombakan adalah 21 KM, 10 KM, 5 KM, dan Kids Dash. Terdapat juga kategori disabilitas yang sifatnya tidak dilombakan.

    “Kami ingin menggalakkan lari yang sedang in, untuk polri, polwan dan masyarakat umum. Jadi semua kita ajak. Karena (ini) bertujuan menyatukan dalam event lari dengan berbagai macam kategori yang telah tersedia. Kita juga ajak anak-anak maupun teman-teman disabilitas. Kita sudah terverifikasi oleh asosiasi internasional jd sangat layak untuk di ikuti. Akan ada hiburan juga sepanjang rute untuk menyemangati para runner. “ Sri Wahyuswinta selaku ketua pelaksana Kemala Run 2024 di Wisma Bhayangkari

    Christina Harapan, Wakil Direktur Utama Bank Artha Graha Internasional bangga dapat berpartisipasi dalam mendukung perhelatan ini. “Kami ingin memperkuat sinergitas antara Bank Artha Graha Internasional, Polri dan masyarakat. kami melihat event ini sangat menarik dengan banyaknya UMKM binaan di seluruh daerah yang kita on board. Tentunya nanti semua pembayaran akan cashless menggunakan Bank Artha Graha”

    Lebih lanjut dia menyatakan, “Kemala Run 2024 spesial karena selain bisa mendukung olahraga juga mampu meningkatkan aktivitas UMKM, ada pemberdayaan masyarakat. Tentunya kami memberikan program-program dan hadiah menarik mulai dari tabungan impian kemala, tapi yang paling penting kita berkesempatan untuk terus bekerjasama, antara Artha Graha dengan Polri dari pusat sampai daerah. Kita tingkatkan digitalisasi juga” pungkasnya disela-sela konferensi pers Kemala Run 2024

    Selain itu, para peserta juga dapat mengunjungi booth Bank Artha Graha Internasional yang menyediakan beragam aktivitas menarik seperti “games” dan minuman pelepas dahaga, termasuk beragam hadiah langsung berupa running gears seperti sepatu, smart watch, running vest, tumbler, ear-phone untuk pengunjung/peserta yang membuka tabungan dan menempatkan dana di Bank Artha Graha Internasional.

    Mulai dari inisiatif digital dalam rangka pengembangan UMKM di Indonesia, Bank Artha Graha Internasional menyediakan kemudahan pembayaran non-tunai melalui sistem pembayaran QRIS kepada seluruh tenant UMKM di Kemala Run 2024. Melalui aplikasi mobile banking agi digital app, peserta dan pengunjung dapat menikmati promo cashback 50% di seluruh tenant UMKM. Kedepannya sistem pembayaran ini akan mempermudah para tenant dalam mengakses pembiayaan UMKM untuk pengembangan usaha.

    Kami yakin melalui partisipasi dan kontribusi aktif Bank Artha Graha Internasional dalam pembangunan generasi muda yang aktif dan sehat akan memperkuat hubungan kami dengan masyarakat pada umumnya dan khususnya kerjasama strategis Bank Artha Graha Internasional dengan Kepolisian Republik Indonesia baik satuan kerja di pusat maupun daerah dalam pemanfaatan produk dan jasa layanan perbankan untuk institusi maupun anggota Kepolisian Republik Indonesia, serta digitalisasi transaksi pembayaran dan pengembangan sistem aplikasi teknologi dan informasi pada lingkungan Kepolisian Republik Indonesia. (red)

  • Kemendagri Sampaikan Solusi Penyelesaian Konflik Agraria

    Kemendagri Sampaikan Solusi Penyelesaian Konflik Agraria

    JAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional menyelenggarakan workshop penyelesaian konflik agraria pada aset BMN/BMD, BUMN/BUMD yang dikuasai oleh masyarakat yang merupakan rangkaian kegiatan Road to Reforma Agraria Summit 2024 dalam rangka membentuk sinergi penataan aset dan penataan akses sebagaimana komitmen pemerintah dalam melaksanakan amanat pembaruan agraria yang berkeadilan dan berkelanjutan. Workshop diselenggarakan secara luring di The Ritz-Carlton Jakarta, beberapa waktu lalu.

    Dihadiri oleh kementerian/lembaga, BUMN, pemerintah daerah, akademisi, CSO, dan terbuka untuk publik, tema workshop pada sesi II yaitu “Penyelesaian Konflik Agraria pada Aset BMN/BMD, BUMN/BUMD yang Dikuasai Masyarakat”.

    Dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu (1/6), Gunawan Eko Movianto selaku Plh. Direktorat Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah I Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri berkesempatan menjadi salah satu narasumber dalam workshop tersebut bersama empat narasumber lainnya yaitu dari PT Perkebunan Nusantara II; Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, dan Tentara Nasional Indonesia.

    Penguasaan tanah oleh masyarakat terjadi salahnya satunya disebabkan pemilik hak atas tanah tidak menggunakan/memanfaatkan tanahnya secara optimal, tidak menjaga tanda batas hak atas tanahnya dan tidak melaksanakan tugas fungsi sosial.

    Terdapat beberapa kelompok tipologi permasalahan pertanahan pada aset tanah BUMN/BUMD dan BMN/BMD di antaranya: 1. aset tanah BUMN/BUMD dan BMN/BMD yang telah bersertipikat, akan tetapi tanah tersebut dikuasai secara fisik oleh masyarakat; 2. Tanah BUMN/BUMD dan BMN/BMD yang belum bersertipikat, namun tercatat sebagai aset dan tanah tersebut dikuasai secara fisik oleh masyarakat; dan 3. aset tanah BUMN/BUMD berupa HGU yang telah habis jangka waktunya dan masih tercatat sebagai aset namun kondisinya secara fisik sudah dikuasai oleh masyarakat.

    Gunawan menyampaikan konflik agraria merupakan konflik yang terjadi dalam pemanfaatan penataan ruang.

    Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 bahwa pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk mengurus pertanahan namun memiliki keterbatasan keleluasaan.

    Melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.15.5-1317 Tahun 2023, pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran sesuai dengan nomenklatur yang tercantum dalam Kepmendagri tersebut sebagai upaya penyelesaian konflik dan manajemen pengelolaan aset BMD di daerahnya.

    “Penyelesaian konflik BMD antara provinsi dengan kabupaten dapat lebih mudah yaitu melalui tukar menukar pemindahan aset, sedangkan aset Pemda yang tumpang tindih dengan BUMN, misalnya, aset TNI dengan Pemprov Sumsel. Meski sama-sama plat merah, namun kenyataannya sulit mencapai kesepakatan, dalam hal ini kami mendorong Pemda agar dapat mengelola BMD mereka menjadi lebih baik,” ujar Gunawan.

    Rumusan solusi dari beberapa contoh kasus konflik agraria pada aset BMN/BMD, BUMN/BUMD yang dikuasai masyarakat, yaitu: 1. Pola kerjasama; 2. pemberian hak berjangka waktu di atas HPL; 3. pemberian hak atas tanah/redistribusi tanah; dan 4. pola lainnya sebagaimana ketentuan Pasal 45 Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2023 tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria.

    “Kami sudah mendukung pelaksanaan reforma agraria dalam berbagai kebijakan, namun kami tidak dapat masuk lebih dalam lagi karena pemerintah daerah memiliki kewenangan terhadap anggarannya masing-masing,” tutur Gunawan.

    Penegasan dalam pembacaan rumusan yang dibacakan pada akhir acara workshop yaitu diperlukan penelitian subjek yang menguasai aset, apakah benar-benar masyarakat yang membutuhkan atau mafia yang tidak beritikad baik. (rls)

  • Pendapatan PLN Tumbuh Signifikan Mencapai Rp 487 Triliun

    Pendapatan PLN Tumbuh Signifikan Mencapai Rp 487 Triliun

    JAKARTA (NTBNOW.CO) Transformasi yang terus dilakukan PLN sukses membuat pendapatan usaha PLN meningkat sebesar 10,48% menjadi Rp487,38 triliun pada tahun 2023. Peningkatan pendapatan usaha tersebut menjadi penopang peningkatan laba PLN. Di bawah navigasi Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, PLN berhasil membukukan keuntungan terbesar dalam sejarah perseroan dengan meraih laba bersih sebesar Rp22,07 triliun pada tahun 2023, sekaligus mencetak _hattrick_ rekor laba bersih selama tiga tahun berturut-turut sejak 2021.

    Darmawan menjelaskan capaian ini merupakan buah dari konsistensi transformasi yang dilakukan oleh PLN dalam tiga tahun terakhir.

    “Ini adalah buah manis dari upaya transformasi yang kami lakukan. Kami berhasil mengubah cara pandang dalam memberikan layanan kepada pelanggan. Dulu kami hanya berorientasi pada _supply_ pasokan listrik, sekarang berorientasi pada _demand_ dan kepuasan pelanggan,” ucap Darmawan.

    Pendapatan terbesar diperoleh dari pertumbuhan penjualan listrik sebesar 5,36%, dari 273,76 Terra Watt hour (TWh) pada 2022 menjadi 288,44 TWh pada tahun 2023. Hal tersebut membuat pendapatan dari penjualan tenaga listrik pada tahun 2023 mencapai Rp333,19 triliun atau meningkat Rp22,13 triliun pada tahun 2022.

    “Kami tidak lagi sekadar menunggu, tapi sekarang kami turun langsung melihat kebutuhan pelanggan. Kami pastikan PLN siap memenuhi setiap kebutuhan pelanggan,” tambah Darmawan.

    Penjualan listrik tertinggi diperoleh dari sektor bisnis dan industri yaitu mencapai 145,70 TWh atau meningkat 6,69 TWh dibanding tahun 2022. Kemudian sektor rumah tangga mencapai 122,34 TWh atau meningkat 6,24 TWh dibanding tahun 2022. Untuk sektor lainnya mencapai 20,4 TWh atau meningkat 1,75 TWh dibanding tahun 2022.

    Pertumbuhan penjualan listrik tidak lepas dari _innovative marketing_ yang dijalankan oleh perseroan. Melalui strategi intensifikasi, PLN hadir memenuhi kebutuhan pelanggan atas peningkatan konsumsi listrik.

    PLN terus menghadirkan program promo biaya tambah daya untuk memudahkan pelanggan yang ingin meningkatkan penggunaan listrik yang produktif. PLN juga menghadirkan program akuisisi _captive power_ yang mengajak pelanggan bisnis dan industri beralih dari penggunaan pembangkit listriknya sendiri ke PLN. Dari seluruh strategi intensifikasi yang dijalankan, PLN berhasil menambah penjualan sebesar 9,99 TWh.

    “Kami melakukan digitalisasi di setiap proses bisnis, mulai dari pembangkitan, transmisi, distribusi hingga layanan pelanggan. Ini membuat listrik kami semakin andal, sehingga pelaku usaha kini semakin yakin dalam menggunakan listrik PLN yang lebih andal dan efisien,” imbuh Darmawan.

    Sementara, melalui strategi ekstensifikasi, PLN menciptakan _demand_ listrik baru yang merespons kebutuhan listrik di seluruh penjuru tanah air. Lewat strategi ini PLN berhasil meningkatkan penjualan listrik perseroan sebesar 4,68 TWh.

    “Model layanan yang sebelumnya pasif, statis dan kaku, kami ubah menjadi model bisnis yang aktif, dinamis, dan _agile,”_ ucap Darmawan.

    Lewat strategi ekstensifikasi, PLN terus menghadirkan inovasi layanan melalui program _electrifying agriculture_ dan _electrifying marine._ Sampai dengan Desember 2023 PLN telah menyambung listrik bagi pelaku usaha bidang agrikultur dan kelautan, dengan total daya terpasang ini sebesar 317 Megavolt Ampere (MVA) dan konsumsi listrik sebesar 153,59 Giga Watt hour (GWh).

    “Kami ingin listrik terus menjadi jantungnya pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kami mendorong pelaku usaha di sektor agrikultur melakukan inovasi teknologi berbasis listrik agar lebih modern dan membuat produktivitas mereka meningkat signifikan dibanding dengan menggunakan energi fosil,” ungkap Darmawan.

    PLN juga aktif mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik. Sepanjang tahun 2023 jumlah _home charging_ telah mencapai 9.393 unit, meningkat lebih dari 10 kali lipat dari tahun 2022. Sementara jumlah SPKLU mencapai 624 unit, meningkat lebih dari 2 kali lipat dari tahun 2022. Penambahan infrastruktur ini membuat konsumsi daya untuk kendaraan listrik mencapai 5.401 MWh, meningkat lebih dari 5 kali lipat dibanding tahun 2022.

    Percepatan penyambungan pelanggan yang dilakukan PLN juga sangat berdampak terhadap peningkatan penjualan di tahun 2023. Sepanjang tahun 2023, PLN berhasil menambah 3,5 juta sambungan pelanggan baru.

    “Kami terus memperbaiki proses bisnis layanan secara _end to end._ Ini merupakan komitmen kami untuk meningkatkan kepuasan pelanggan kami,” kata Darmawan.

    Peningkatan pendapatan diraih bukan hanya dari penjualan tenaga listrik, melainkan juga dari pengembangan usaha di luar sektor ketenagalistrikan atau _beyond kWh._ Bisnis tersebut antara lain penyediaan energi primer untuk pembangkit swasta, jasa jaringan telekomunikasi, pemeliharaan infrastruktur kelistrikan, penyewaan peralatan dan infrastruktur kelistrikan, hingga layanan kajian proyek kelistrikan untuk badan usaha lain.

    “Cara pandang pengembangan bisnis yang dulunya stagnan dan _backward looking,_ menjadi lebih ekspansif, dinamis, dan _forward looking,”_ jelas Darmawan.

    Sepanjang tahun 2023, bisnis _beyond_ kWh ini sukses menyumbang pendapatan sebesar Rp10,27 triliun. Angka ini melonjak naik 52,57% dibanding tahun 2022 yang sebesar Rp 6,73 triliun.

    *Sekilas Tentang PLN*
    _PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar  menerangi dan menggerakkan negeri. Memiliki visi menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk Solusi Energi. PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik. PLN dapat dihubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di PlayStore atau AppStore. (rls)

    Keterangan foto: Petugas PLN melakukan penyambungan listrik bagi pelanggan baru di Toraja, Sulawesi Selatan. Percepatan penyambungan pelanggan yang dilakukan PLN juga sangat berdampak terhadap peningkatan penjualan di tahun 2023. Sepanjang tahun 2023, PLN berhasil menambah 3,5 juta sambungan pelanggan. Foto: istimewa.

  • Dr. Titik: Penyalahgunaaan Narkoba di Perguruan Tinggi Kian Mengkhawatirkan

    Dr. Titik: Penyalahgunaaan Narkoba di Perguruan Tinggi Kian Mengkhawatirkan

    JAKARTA (LOMBOKEXPRESS.ID) – Ketua Bidang Kesetaraan Gender, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Radikalisme, dan Perlindungan Penyalahgunaan Narkotika di Perguruan Tinggi Dewan Pimpinan Asosiasi Dosen Indonesia (DP ADI) Dr. Titik Haryati, M.Ap kembali mengingatkan pentingnya upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di lingkungan perguruan tinggi.

    Dalam perbincangan dengan wartawan di Jakarta, Rabu (29/5/2024), Dr. Titik menyatakan, karena kian mengkhawatirkan, maka diperlukan adanya sinergi yang kuat melalui kolaborasi kegiatan untuk melaksanakan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba (P4GN).

    Dr. Titik mengemukakan keterangan tersebut terkait acara Milad ke-26 ADI yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Deklarasi Kampus Merdeka, Bersih Narkoba, dan Hidup Sehat di Auditorium Dikti Kemendikbud pada 27 Mei 2024.

    Acara itu juga dirangkaikan dengan Seminar Strategi Pengembangan Pendidikan Tinggi Menuju Indonesia Emas Melalui Kampus Merdeka, Bersih Narkoba, dan Hidup Sehat serta penandatanganan MoU yang dilakukan Ketua Umum ADI Prof. Ir. Muhammad Ali Berawi, M. Eng, Sc., Ph.D dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen. Pol. Marthinus Huko, S.I.K., M.Si.

    Selain itu berlangsung pula pelantikan Prof. Dr. Budiharjo (Rektor Universitas Moestopo) sebagai Ketua ADI DKI dan Wakil Ketua Dr. Titik Haryati, M.Ap serta beberapa Ketua Bidang ADI DKI.

    Pada kesempatan itu hadir Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI Dr. Lukman, S.T., M.Hum mewakili Mendikbud dan Ristek yang berhalangan hadir.

    Acara itu juga dihadiri oleh pejabat BNN RI, yaitu Irjen Pol. Dr. Drs. Richard M. Nainggolan, D.H., M.M ., MBA (Deputi Pencegahan), ⁠Irjen. Pol. Drs. Agus, S.H., M.Si., M.H., Ph.D (Deputi Hukum dan Kerjasama), dan Irjen Pol. ⁠Tantan Sulistyana S.H., S.I.K. M.M (Sekretaris Utama).

    Menurut Dr. Titik, pengembangan pendidikan menuju Indonesia Emas merupakan tantangan dengan jumlah penyalahgunaan narkoba di Perguruan Tinggi yang terus meningkat dan makin mengkhawatirkan, sehingga perlu adanya sinergi antara ADI dan BNN RI untuk mewujudkan kampus merdeka, bersih narkoba, dan hidup sehat.

    Ia menjelaskan, bahaya narkoba di Perguruan Tinggi sudah menjadi “extra ordinary” (luar biasa), dan kalangan dosen harus menjadi garda paling depan dan menjadi penggerak dalam menciptakan kampus merdeka, bersih narkoba, dan hidup sehat.

    Dalam kaitan ini Perguruan Tinggi sebagai lembaga pendidikan formal yang akan meluluskan generasi berkualitas serta semua “stakeholder” (pemangku kepentingan) perlu memiliki kesadaran tinggi dan berkomitmen dalam gerak aksi yang terencana untuk mewujudkan kampus merdeka, bersih narkoba, dan hidup sehat.

    Untuk itu, khusus dari sisi teknis disarankan perlunya pemeriksaan urine mahasiswa, dosen, dan semua karyawan perguruan tinggi secara berkala untuk menjadikan kampus “Zero Narkoba”.

    “Pilot project akan dilaksanakan ADI DKI, dan akan terus disosialisasikan ke seluruh ADI Propinsi, Wilayah, dan Cabang serta akan menjadi percontohan untuk profesi-profesi lain. Mohon do’a semua pihak untuk terus mendukung ikhtiar baik bagi rakyat seluruh Indonesia menuju Indonesia Emas,” kata Dr. Titik.

    Ketua Gerakan Nasional Anti Narkoba Majelis Ulama Indonesia (Ganas Annar MUI) itu juga mengemukakan bahwa rangkaian acara Milad ke-2 ADI diawali dengan launching buku “Call-Sign Indonesia” yang ditulis oleh Capt. Nikmatullah Tufiqquzaan.

    Capt. Nikmatullah menjadi pilot pada usia sangat muda, yakni 18 tahun berkat pendidikan yang digembleng ayahnya, seorang guru yang menanamkan disiplin dan tanggung jawab tinggi, sehingga dia bisa menjadi pilot yang berkarakter, intelek, dan mampu berkarya serta berprestasi. (red)

    Keterangan foto:

    Penandatanganan MoU Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) dengan BNN RI dalam Strategi Pengembangan Pendidikan menuju Indonesia Emas melalui Kampus Merdeka, Bersih Narkoba, dan Hidup Sehat dalam Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Jakarta pada 27 Mei 2024 (Foto: Humas ADI)

  • Souce Kitchen and Bar Kenalkan Pariwisata Lewat Kuliner

    Souce Kitchen and Bar Kenalkan Pariwisata Lewat Kuliner

    LOBAR (LOMBOKEXPRESS.ID)- Kuliner merupakan salah satu daya tarik untuk melakukan kunjungan wisata ke suatu daerah. Rata-rata wisatawan yang berkunjung bukan hanya untuk menikmati kehindahan alam, pantai dan sebagainya. Namun wisatawan hanya ingin berburu makanan khas suatu daerah. Kuliner juga sebagai alat promosi pariwisata suatu daerah.

    Souce Kitchen and Bar, yang terletak di Senggigi, kacamatan  Batu Layar, Lombok Barat, sekitar 20 menit dari kota Mataram, para pencinta kuliner western dan Sasak bisa langsung datang dan menikmati sajian kombinasi tersebut.

    Owner Souce Kitchen and Bar Brett Kilner mengungkapkan aspek makanan atau kuliner dalam industri pariwisata memegang peranan penting untuk menarik minat wisatawan berkunjung. Wisatawan sangat tertarik dengan nilai dan cerita kuliner derah yang di kunjungi.

    “Kami mau memperkenalkan keindahan pariwisata Lombok lewat kuliner. Untuk itu kami membuat tempat asik untuk duduk santai sambil menikmati kombinasi makanan kas sasak dan westren,” ungkapnya Minggu 27/5/2024, dalam even Monday Meriah yang diadakan Souce Kitchen and Bar.

    Ia menyebutkan menu makanan special kombinasi antara menu western dan sasak yaitu Baby Oktopus dengan sambel beberok khas Sasak menjadi daya tarik tersendiri, dengan cita rasa kenyal, gurih dan pedas, asam.

    “Yang paling special menu di Souce Kitchen and Bar itu baby oktopus dengan sambel beberok, dan itu banyak peminatnya,” ungkapnya.

    Selanjutnya Brett mengatakan, pariwisata merupakan industri yang rentan pada perubahan dan perkembangan zaman karena trend berwisata juga mengikuti perkembangan zaman.

    Bule asal Australia itu juga berharap dengan adanya Souce Kitchen and Bar di Senggigi bisa kembali mendongkrak kunjungan wisatawan ke tempat tersebut.

    “Ke depan kami akan menambah menu makanan khas sasak, terus even-even setiap minggunya. Seperti live musik, DJ, dan monday meriah dan lain-lain supaya para wisatawan bisa menikmati keindahan alam serta cita rasa sasak yang kental. Kami harus bisa kembangkan daerah Senggigi ini menjadi salah satu daerah tujuan wisata terkemuka kembali, baik wisata kuliner, wisata budaya, wisata religi dan wisata alam,” pungkasnya. (can)

  • Kemendagri: Sinergi Pemda dan TNI Diperlukan dalam Tahapan Penyusunan dan Penetapan RTR

    Kemendagri: Sinergi Pemda dan TNI Diperlukan dalam Tahapan Penyusunan dan Penetapan RTR

    BANDUNG (LOMBOKEXPRESS.ID)– Sekolah Staf dan Komando TNI menyelenggarakan Diskusi Panel Manajemen Pertahanan Negara yang mengangkat tema “Sinergitas Pemerintah dan TNI dalam Menata Wilayah Pertahanan” dalam rangka pembekalan Perwira Siswa dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) yang diselenggarakan secara luring di Grha Widya Adibrata Sesko TNI Bandung, Senin (27/5/2024).

    Dihadiri oleh 187 Perwira Siswa serta beberapa Pejabat Sesko TNI, diskusi panel bertujuan membahas upaya penguatan sistem pertahanan negara melalui manajemen pertahanan dalam penataan wilayah pertahanan yang bersinergi antara pemerintah daerah dengan TNI.

    Pada kesempatan itu, Gunawan Eko Movianto selaku Plh. Direktorat Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah I Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri berkesempatan menjadi salah satu panelis pada forum diskusi bersama dua panelis lainnya yaitu Dirjen Pothan Kemhan RI dan Edy Prasetyono (Dosen UI).

    Dirjen Pothan Kementerian Pertahanan RI memaparkan materi terkait realisasi Rencana Rinci Wilayah Pertahanan (RRWP) sebagai pedoman penataan wilayah pertahanan, upaya sinkronisasi penataan wilayah pertahanan di daerah, dan progres sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2014 tentang Penataan Wilayah Pertahanan.

    Urgensi sinergitas antara pemerintah daerah dengan TNI dalam membangun wilayah pertahanan di daerah, upaya penyelarasan agenda pembangunan di daerah dengan aspek pertahanan, dan implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2014 tentang Penataan Wilayah Pertahanan merupakan materi yang disampaikan oleh Edy Prasetyono dalam salah satu rangkaian diskusi panel.

    Sementara itu, Gunawan Eko Movianto menyampaikan berkaitan dengan peran Kemendagri dalam melaksanakan evaluasi terhadap rancangan Perda RTRW provinsi/kabupaten/kota dan Perda RPJPD/RPJMD sebagai bentuk pelaksanaan pembinaan dan pengawasan urusan pemerintah.

    Evaluasi Raperda bertujuan untuk memastikan agar tidak bertentangan dengan perundang-undangan yang lebih tinggi dan mendukung kepentingan umum, termasuk di dalamnya kepentingan wilayah pertahanan.

    “Sinergi antara Pemda dan TNI diperlukan dalam tahapan penyusunan dan penetapan RTR untuk mengakomodir kepentingan wilayah pertahanan di daerah,” kata Gunawan.

    Setelah pemaparan oleh para panelis, rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Terdapat beberapa hal yang menjadi bahan diskusi kaitannya dengan peran Kemendagri dalam upaya penataan wilayah pertahanan, salah satunya terkait fasilitasi sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2014 tentang Penataan Wilayah Pertahanan.

    Gunawan menjelaskan bahwa menjadi salah satu tugas Pemerintah Pusat (Kemendagri) untuk menyelaraskan kebijakan pusat dengan kebijakan di daerah.

    “Pada dasarnya menjadi salah satu tugas kami untuk bagaimana kebijakan pusat dan daerah dapat matching, juga agar kebijakan pusat diketahui oleh Pemda”, jelas Gunawan.

    Selain itu, terdapat diskusi mengenai pembangunan di IKN. Dirjen Pothan Kemhan RI menjelaskan bahwa aspek pertahanan menjadi prioritas utama dalam pembangunan IKN dan telah tertuang dalam dalam Undang-Undang IKN, Perpres 62/2022, Perpres 63/2022, dan Perpres 64/2022.

    Kaitannya dengan peran Kemendagri, bahwa tidak ada kewenangan Pemda terhadap pembangunan di IKN, namun pembinaan dan pengawasan daerah di sekitar IKN menjadi tugas Kemendagri untuk menjaga sinergitas penataan ruang di daerah dan wilayah pertahanan.

    “Kami koordinasi awal dengan otorita IKN terkait kewenangannya apa saja, dari sana lalu melihat bagaimana pemda ini bisa mendukungnya” jawab Gunawan. (rls)

  • PLN UIW NTB Pastikan Keandalan Listrik untuk Keberangkatan Jemaah Haji Embarkasi Lombok

    PLN UIW NTB Pastikan Keandalan Listrik untuk Keberangkatan Jemaah Haji Embarkasi Lombok

    MATARAM (LOMBOKEXPRESS.ID– PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) NTB memastikan keandalan pasokan listrik hingga menjelang keberangkatan terakhir Jemaah Haji Embarkasi Lombok tahun 1445 Hijriah. Asrama Haji Lombok yang berlokasi di Jl. Lingkar Selatan, Jempong Baru, Sekarbela, menjadi fokus utama PLN dalam menjaga stabilitas listrik pada musim haji tahun ini

    Asrama Haji Lombok menggunakan total daya sebesar 345.000 VA. “PLN menurunkan tim khusus untuk mengawasi kelistrikan, melakukan peninjauan lokasi dan jaringan sekitar, serta memastikan kelistrikan aman selama keberangkatan Jemaah haji,” ujar Mahadhir, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mataram.

    Kegiatan keberangkatan jemaah haji dari Asrama Haji Lombok akan berlangsung mulai 12 Mei 2024 hingga 28 Mei 2024. Untuk memastikan keandalan pasokan listrik, Asrama Haji Lombok disuplai dari Gardu Induk (GI) Jeranjang. Selain itu, Asrama Haji Lombok juga memiliki dua suplai penyulang, yaitu Penyulang Pagutan dengan back up Penyulang Lingkar.

    PLN telah mengambil berbagai langkah antisipatif untuk memastikan keandalan kelistrikan di Asrama Haji Lombok. Langkah-langkah tersebut antara lain melakukan perabasan dan penggantian material penunjang.

    Rina Margasari, Ketua Tim Pelayanan Asrama Haji Lombok, mengungkapkan apresiasinya terhadap PLN. “Alhamdulillah, selama proses pemberangkatan haji listrik aman ya. Terima kasih banyak PLN, kami Asrama Haji Embarkasi Lombok mengucapkan terima kasih atas dukungannya, listrik semua aman dan jemaah juga nyaman,” katanya.

    General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo, menyatakan kesiapan PLN dan seluruh personel menyediakan pasokan listrik yang andal. “Pasokan listrik ke Asrama Haji Lombok aman dan andal, semua sistem kelistrikan dipastikan berfungsi baik, mulai dari kamar, aula, kantor, hingga tempat ibadah di Asrama Haji. InsyaAllah, semuanya dalam keadaan yang aman dan andal,” kata Sudjarwo.

    Sudjarwo juga berharap agar semua kegiatan berjalan lancar dan semua jemaah haji dapat berangkat dalam keadaan sehat dan nyaman menuju tanah suci serta menjalankan ibadah haji yang mabrur. “Mari kita doakan agar semuanya berjalan lancar, dan semua jemaah haji, hingga kloter terakhir, dapat berangkat dalam keadaan sehat dan selamat,” tutup Sudjarwo.

    Dengan berbagai Langkah-langkah yang dilakukan, PLN UIW NTB berkomitmen untuk mendukung kelancaran ibadah haji tahun ini dengan memastikan keandalan pasokan listrik di Asrama Haji Lombok. (rls)

  • PLN Bima Sosialisasikan Layanan EVDS, Dorong Mobilitas Ramah Lingkungan

    PLN Bima Sosialisasikan Layanan EVDS, Dorong Mobilitas Ramah Lingkungan

    BIMA (LOMBOKEXPRESS.ID)– Dalam upaya mendukung mobilitas yang lebih ramah lingkungan, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bima telah mengadakan sosialisasi. Tujuannya memberikan pemahaman lebih baik kepada pemilik kendaraan listrik tentang fitur Electric Vehicle Digital Service (EVDS) di aplikasi PLN Mobile.

    Adrian Sitompul, Manager UP3 Bima, menyampaikan layanan EVDS adalah langkah inovatif dalam mendukung penggunaan kendaraan listrik. “Kami percaya bahwa layanan EVDS akan membantu memudahkan pemilik kendaraan listrik untuk mengakses informasi yang mereka butuhkan, seperti lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) terdekat,” ungkap Adrian.

    Lebih lanjut Adrian menambahkan, tidak hanya itu, melalui aplikasi PLN Mobile, pengguna juga dapat memantau biaya pengisian daya motor listrik dan mengelola sisa dana pembelian dengan lebih efisien.

    Pentingnya sosialisasi ini tidak hanya terletak pada kemudahan teknis yang ditawarkan oleh EVDS. Tetapi juga pada dampaknya terhadap lingkungan. Dengan memperkenalkan teknologi yang mendukung mobilitas berkelanjutan, PLN berupaya mempromosikan penggunaan sumber daya yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

    Respon positif dari para pemilik kendaraan listrik di Kota Bima menggambarkan antusias dari sosialisasi ini. Salah satu pemilik kendaraan, Dina, berbagi pengalamannya. “Saya merasa terbantu dengan adanya layanan EVDS. Fitur ini sangat membantu saya dalam menemukan SPKLU terdekat, dan saya tidak perlu lagi khawatir tentang kehabisan daya saat perjalanan, ” paparnya.

    Tanggapan serupa juga datang dari Ade, yang mengakui bahwa aplikasi PLN Mobile membuat pengisian daya kendaraan listrik menjadi semakin mudah dan praktis. “Dengan aplikasi PLN Mobile, pengisian daya kendaraan listrik menjadi semakin mudah dan praktis. Terima kasih PLN,” ujarnya.

    Ditemui di tempat terpisah, General Manager UIW NTB, Sudjarwo menyampaikan tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan kendaraan listrik.

    “Kami berharap melalui sosialisasi ini, semakin banyak masyarakat yang memahami dan memanfaatkan fitur-fitur yang tersedia di PLN Mobile, sehingga penggunaan kendaraan listrik semakin luas,” kata Sudjarwo.

    Penggunaan kendaraan listrik tidak hanya menjadi langkah penting dalam mendukung mobilitas ramah lingkungan namun juga komitmen PLN dalam mendukung energi bersih dan berkelanjutan.

    “Penggunaan kendaraan listrik adalah bagian penting dari upaya kami untuk mendukung energi bersih dan berkelanjutan. Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap masyarakat semakin teredukasi dan tertarik untuk beralih ke kendaraan listrik, yang pada akhirnya akan membantu mengurangi emisi karbon dan menjaga lingkungan kita,” tutup Sudjarwo. (rls)

  • Gelaran Internasional KTT WWF Ke-10 di Bali Selesai, PLN Sukses Kawal Kelistrikan Tanpa Kedip

    Gelaran Internasional KTT WWF Ke-10 di Bali Selesai, PLN Sukses Kawal Kelistrikan Tanpa Kedip

    NUSA DUA (LOMBOK EXPRESS.ID)– PT PLN (Persero) sukses menghadirkan listrik yang andal dan tanpa kedip sepanjang Konferensi Tingkat Tinggi World Water Forum (KTT WWF) ke-10 yang digelar sejak 18 hingga 25 Mei 2024 di Bali. Hal ini kembali menjadi capaian bagi Perseroan yang selalu berkomitmen mendukung tiap gelaran kenegaraan di tanah air.

    Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang membantu kesuksesan ajang tersebut.

    “Saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja sama yang baik antara pemerintah Republik Indonesia dan semua pihak. Sinergitas dan kontribusi seluruh pihak harus terus terjalin untuk menuntaskan isu perubahan iklim dunia,” kata Menteri Basuki Hadimuljono dalam Upacara Penutupan KTT WWF ke-10 di Bali pada Jumat (24/5).

    Dalam kesempatan yang sama, President of World Water Council, Loic Fauchon merasa kagum melihat Indonesia sebagai tuan rumah pertemuan tiga tahunan ini.

    “Indonesia adalah ibukota air dunia dan Bali adalah pusat dari dunia selama seminggu ini. Teman-teman Indonesia, terima kasih dalam mempersiapkan forum ini dengan baik dan penuh keramahan. Terima kasih dan sekali lagi terima kasih,” kata Loic.

    Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengaku bersyukur sekaligus bangga karena pihaknya dapat turut berkontribusi atas kesuksesan gelaran internasional KTT WWF ke-10 di Bali.

    “Alhamdulillah Indonesia kembali sukses di mata dunia dan PLN juga kembali sukses mengawal keandalan listrik yang tanpa kedip di gelaran internasional KTT WWF di Bali,” ucap Darmawan.

    Dirinya menjelaskan dalam menghadirkan pasokan listrik yang tanpa kedip sepanjang gelaran KTT WWF ke-10 di Bali, pihaknya menetapkan masa siaga kelistrikan selama 10 hari penuh yakni sejak 15 hingga 25 Mei 2024. Selama masa siaga tersebut, PLN menerjunkan 1.160 personel yang mengawal kelancaran pasokan listrik. Selain itu, PLN juga menyiagakan sejumlah infrastruktur untuk pengamanan kelistrikan berlapis yang meliputi 55 unit _Uninterruptible Power Supply (UPS)_, 17 Unit Gardu Bergerak (UGB) dan 19 unit Genset.

    Tidak hanya pasokan listrik, PLN juga menyiagakan 104 personel yang bersiaga pada 52 unit _EV Charger_ agar dapat sigap melayani 670 unit kendaraan listrik yang digunakan oleh para delegasi maupun panitia.

    “Seperti gelaran KTT G20 di Bali dan KTT ASEAN di Labuan Bajo sebelumnya, mobilisasi para delegasi dan panitia KTT WWF juga _full_ menggunakan kendaraan listrik. Tentu saja, hal tersebut selaras dengan upaya kami dalam mengakselerasi ekosistem _Electric Vehicle_ (EV). Oleh karena itu, kami juga _full support_ melalui penyediaan personel yang siaga di tiap _EV Charger,” pungkas Darmawan.

    *Sekilas Tentang PLN*

    _PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri. Memiliki visi menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk Solusi Energi.

    PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik. PLN dapat dihubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di PlayStore atau AppStore. (rls)