MATARAM (LE.ID) – Polresta Mataram menindaklanjuti informasi terkait perkelahian yang terjadi di depan Cafe Djembank, salah satu tempat hiburan malam di kawasan Cakranegara, Kota Mataram.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Rabu, 5 Agustus 2026, sekitar pukul 02.30 Wita. Perkelahian diduga bermula dari kesalahpahaman antartamu yang berada di tempat hiburan tersebut.
Sebagai tindak lanjut, personel Polresta Mataram melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan situasi keamanan sekaligus mencegah potensi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolresta Mataram Kombes Pol Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., melalui Kasat Intelkam Polresta Mataram Kompol Syaripuddin Zohri, S.H., mengatakan pengecekan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
“Kami mengimbau kepada pihak manajemen untuk terus menjaga situasi kamtibmas dan memperkuat keamanan. Kejadian seperti ini jangan sampai terulang kembali. Apabila kejadian serupa kembali terjadi, kami akan melakukan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas Syaripuddin.
Menurutnya, pengelola tempat hiburan perlu memberikan perhatian serius terhadap aspek keamanan dan ketertiban, terutama karena aktivitas hiburan berlangsung hingga dini hari.
Pengelola, kata dia, memiliki peran penting dalam memastikan keamanan pengunjung sekaligus menjaga agar aktivitas usaha tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat di sekitar lokasi.
Manajemen Cafe Djembank Serahkan Penanganan kepada Polisi
Sementara itu, Executive Cafe Djembank, Agus, menyatakan pihak manajemen menyerahkan sepenuhnya proses pengecekan dan penanganan kejadian tersebut kepada kepolisian.
“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengecek dan menangani kejadian salah paham yang terjadi di depan Cafe Djembank,” ujar Agus.
Polresta Mataram berharap pengelola tempat hiburan dan para pengunjung turut berperan menjaga keamanan serta ketertiban di kawasan Cakranegara.
Kepolisian juga mengingatkan agar setiap persoalan yang muncul dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik dan tidak berujung pada tindakan kekerasan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman, sekaligus memastikan aktivitas tempat hiburan tidak mengganggu kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi. (nang)






