MATARAM (NTBNOW.CO)–Polresta Mataram akhirnya menangkap pelaku pembunuhan mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Nadya Dwi Rhamadany (NDR). Pelaku ditangkap di wilayah hukum Kota Mataram setelah dilakukan penyidikan oleh aparat kepolisian.
Kasatreskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma Yulia Putra mengatakan pelaku telah diamankan Rabu 29/7. “Iya, sudah tertangkap pelakunya,” kata Dharma.
Dia mengungkapkan, pelaku diduga tidak hanya terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap Nadya, tetapi juga dalam dua kasus penusukan yang terjadi di lokasi berbeda. “Dia itu bukan hanya pembunuhan tapi terlibat juga kasus pembacokan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaku melakukan aksi pembacokan atau penusukan di depan kantor TVRI dan penusukan di salah satu jalan di Kota Mataram.
Dharma memastikan tidak ada hubungan pribadi antara pelaku dengan korban Nadya. Motif sementara yang didalami penyidik mengarah pada dugaan pelaku hendak melakukan pencurian sepeda motor sebelum aksi kekerasan tersebut terjadi. “Tidak ada keterkaitan dengan korban. Dia, kalau tidak salah, mau nyuri motor,” ucapnya.
Pelaku ditangkap di wilayah hukum Kota Mataram. Hingga kini, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mendalami motif, kronologi, serta kemungkinan keterlibatan pelaku dalam tindak pidana lainnya.
Polisi juga belum merinci identitas pelaku maupun konstruksi lengkap perkara karena proses penyidikan masih berlangsung.
Untuk diketahui, Nadya ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di kawasan Gomong, Kota Mataram, pada Minggu (17/5) sekitar pukul 21.30 Wita. Setelah menerima laporan warga, jajaran Polsek Selaparang bersama tim identifikasi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan awal di tempat kejadian perkara. (can)
Caption:
PENYERAHAN — Jenazah Nadya Dwi Ramadhani (21), mahasiswi Universitas Mataram yang ditemukan meninggal di kamar kosnya di kawasan Gomong, Kota Mataram, diserahkan pihak kepolisian kepada keluarga di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram. (ist).












