Blog

  • Pisah Puluhan Tahun, Alumni Pertama SMKN 2 Kuripan Reuni Perdana

    Pisah Puluhan Tahun, Alumni Pertama SMKN 2 Kuripan Reuni Perdana

    LOBAR (LOMBOKEXPRESS.ID) – Terpisah puluhan tahun, alumni pertama SMKN 2 Kuripan menggelar acara reuni. Reuni ini merupakan reuni perdana untuk menjalin silaturahmi dan mempererat kembali tali persaudaraan.

    Alumni SMKN 2 Kuripan Lombok Barat ini merupakan pelajar angkatan pertama pada tahun 2000-2003.  Artinya sudah 20 tahun mereka selesai sekolah dan tidak pernah ketemu sama sekali selama ini.

    “Kita membuat reuni ini untuk menjalin silaturahmi bersama teman-teman, karena dua puluh tahun kita tidak pernah ketemu”, kata Ketua Panitia Reuni Alumni SMKN 2 Kuripan, I Made Sanakumara atau biasa disapa Anang, Minggu (12/3).

    Untuk mengenang kembali masa-masa sewaktu sekolahnya, alumni pertama ini menggelar reuni perdananya dimana mereka sekolah dulu yakni di SMKN 2 Kuripan Lombok Barat.

    Lebih lanjut Anang menjelaskan, bahwa silaturahmi dalam temu kangen ini sangatlah penting untuk membangun kekeluargaan yang lebih erat. Silaturahmi ini juga sebagai langkah awal untuk menyambung kembali tali persaudaraan yang sempat terputus dikarenakan berbagai macam kesibukan masing-masing, terlebih sekarang ini alumni angkatan pertama sudah sukses semua. “Sudah banyak teman-teman yang menjadi PNS, polisi, TNI, pengusaha dan lain sebagainya”, jelas mantan Ketua OSIS tahun 2000-2003 itu.

    Sambil mengenang masa lalunya, Anang menceritakan bahwa sekolah SMKN 2 Kuripan ini adalah sekolah paporit, dimana ketika itu dia dan teman-temannya masuk di sekolah kejuruan ini berharap dengan diajarkannya keterampilan mereka bisa langsung bekerja setelah selesai sekolah.

    “SMKN 2 Kuripan ini memang dari dulu sekolah paporit. Kita kejar karena diajarkan keterampilan, dengan itu setelah sekolah disini bisa langsung kerja,” kenangnya.

    Ini merupakan reuni perdana yang mereka gelar secara sederhana, dan merupakan langkah awal untuk menggelar reuni yang lebih besar lagi.

    “Sekaligus setelah membentuk panitia reuni hari ini, jadi kedepannya kita berharap bisa menggelar reuni akbar dengan mengadakan bazar dan bakti sosial bersama semua alumni SMKN 2 Kuripan,” tutupnya. (red)

  •  Nyale Muncul di Pantai Senggigi, Kadispar NTB: Ini Bisa Jadi Event Tahunan

     Nyale Muncul di Pantai Senggigi, Kadispar NTB: Ini Bisa Jadi Event Tahunan

    LOMBOK BARAT (LOMBOKEXPRESS.ID)- Ribuan warga dari berbagai daerah di pulau Lombok meramaikan pantai wisata Senggigi pada Sabtu, (11/03/2023) malam. Bukan tanpa alasan, mereka tumpah ruah turun ke laut Senggigi karena ingin menangkap cacing laut yang bernama Nyale.

    Nyale di pantai Senggigi dalam beberapa tahun terakhir ini memang sering muncul. Biasanya, setelah beberapa minggu diselenggarakannya tradisi bau nyale di pantai Kuta, Mandalika, Lombok tengah.

    Terlihat warga dari berbagai kalangan, baik anak-anak hingga dewasa turun ke laut Senggigi sambil membawa perlengkapan seperti sorok, senter, ember untuk menangkap nyale tersebut. Tidak hanya itu, beberapa dari mereka bahkan mengabadikan momen tersebut dengan cara berswafoto menggunakan kamera Handphone.

    Salah satu warga Ampenan bernama Sapinah menuturkan, nyale di pantai Senggigi memang setiap tahun selalu muncul. Dirinya bersama keluarga rela datang jauh-jauh hanya untuk bisa menangkap cacing laut yang bernama nyale ini.

    “Setiap tahun kami selalu datang ke pantai Senggigi pak, untuk menangkap nyale. Kami sangat senang sekali bisa datang kesini walaupun malam hari,” ujarnya.

    Kepala Desa Senggigi, Mastur saat ditemui di pantai Senggigi berharap agar momen ini dibuatkan event sejenis pasar rakyat atas kemunculan nyale dan bisa jadi calender of event Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

    “Sudah kita usulkan agar menjadi event tahunan dalam rangka menyambut munculnya nyale di kawasan wisata Pantai Senggigi ini,” kata Kades Senggigi.

    Menurut ketua DPD APDESI NTB itu, munculnya nyale di pantai Senggigi ini tentu bisa menjadi satu moment untuk meningkatkan okupansi hotel dan kunjungan wisatawan.

    “Apalagi saat kemunculannya ini bisa menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Senggigi. Sehingga, sangat kita harapkan agar Dinas pariwisata yang membidangi ini setuju untuk dibuatkan event tahunan,” harapnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Jamaluddin Maladi mengatakan, munculnya nyale di pantai Senggigi merupakan hal yang sangat unik. Pasalnya, jika biasanya nyale di pantai Kuta, Lombok Tengah muncul saat waktu Subuh, lain halnya di pantai Senggigi yang munculnya antara waktu Magrib dan Isya.

    “Ini unik sekali. Tentu dengan munculnya nyale antara Magrib dan isya ini akan menambah keramaian di pantai Senggigi ini,” bebernya.

    Jamaluddin menambahkan, sesuai harapan Pemerintah desa Senggigi agar dibuatkan event tahunan saat munculnya nyale ini, pihaknya akan berkoordinasi untuk menindaklanjutinya.

    “Mudah-mudahan tahun depan kita bisa buat event di pantai Senggigi. Karena memang, momentum ini sangat memungkinkan untuk dijadikan event tahunan. Ya,, event tingkat provinsi NTB saja dulu. Nanti kalau memang ramai. Ke depannya lagi kita buat event berskala nasional. Supaya wisatawan semakin ramai dan multiplier effectnya dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar,” pungkasnya. (Ds- gl 02)

  • Sasar Cafe dan Hotel, Patroli Sinergitas Tiga Pilar Ciptakan Kondusifitas Jelang Ramadan

    Sasar Cafe dan Hotel, Patroli Sinergitas Tiga Pilar Ciptakan Kondusifitas Jelang Ramadan

    MATARAM (LOMBOKEXPRESS.ID) – Guna menciptakan kondusifitas keamanan di Kota Mataram, Polresta Mataram rutin menggelar Patroli Sinergitas Tiga Pilar di akhir pekan dan menjelang bulan Ramadhan dengan sasaran Cafe dan Hotel.

    Kegiatan itu dipimpin langsung Kabag Ops Polresta Mataram Kompol I Gede Sumadra Kerthiawan SH MH bersama Kasat Samapta Kompol Supyan Hadi SH, Piket Pawas, Bati Ops Intelkam Kodim 1606 Mataram dan Kasi Ops Sat Pol PP Kota Mataram beserta personel yang terlibat dalam surat perintah tugas

    Kapolresta Mataram melalui Kabag Ops Kompol I Gede Sumadra Kerthiawan SH MH mengatakan kegiatan rutin ini terus dilakukan sebagai upaya pemantauan perkembangan situasi di wilayah kota Mataram secara bersama-sama.

    “Patroli gabungan yang kita laksanakan malam ini bertujuan untuk memantau situasi dan keamanan di wilayah Kota Mataram sehingga kota Mataram selalu dalam keadaan kondusif dan aman,” kata Kompol Gede saat diwawancarai. Sabtu, (11/03/2023)

    Dengan memberikan imbauan dan penyampaian dengan cara yang sopan dan dapat di mengerti serta bahasa mudah dipahami oleh masyarakat, tambahnya

    Menurutnya sasaran patroli malam ini tetap sama. Yakni tempat-tempat yang berpotensi terjadinya keributan. Seperti tempat hiburan malam, cafe, hotel yang sering digunakan sebagai tempat asusila atau prostitusi dan pantai pijat serta tempat-tempat yang sering digunakan untuk balapan liar di wilayah Kota Mataram. Karena tempat- tempat tersebut rawan dan sering terjadi keributan, ungkapnya

    Ia menjelaskan menjelang memasuki bulan suci Ramadan seluruh tempat hiburan malam termasuk cafe-cafe yang ada di wilayah kota Mataram akan ditutup.

    Sasaran patroli, pertama hotel dan cafe L. Disita miras tanpa ijin sebanyak 22 botol tanggung minuman jenis arak, 2 botol besar miras miras jenis tuak, 7 botol tanggung minumam jenis arak, 1/2 botol coctil warna kuninh dan 2 botol coxtil warna biru.

    Untuk lokasi kedua menuju Cafe D, wilayah Sandubaya, minuman keras yang disita 10 botol besar bir jenis anker, 5 botol kecil bir jenis anker, 3 botol besar jenis tuak, 23 botol kecil jenis berem.

    Kemudian lokasi ketiga spa GL, keempat lokasi Toko A, Karang Medain dan terakhir LA Karaoke dengan melakukan pemeriksaan gudang penyimpanan, kartu Identitas kepada pemilik, para pengunjung serta kita berikan imbauan kepada pemilik maupun pengunjung untuk menutup usahanya saat bulan Ramadan.

    Seluruh rangkaian kegiatan patroli selesai dengan aman, tertib dan lancar. Selanjutnya team kembali ke Polresta Mataram. “Barang bukti minuman diserahkan ke Sat Narkoba Polresta Mataram,” tutup Kompol Gede. (ang)

  • Blackpink, Kaum Muda dan Nasionalisme

    Blackpink, Kaum Muda dan Nasionalisme

    Oleh: Ahmad Doli Kurnia Tandjung (Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat RI)

    Indonesia pada Maret ini kedatangan group K-Pop dunia asal Korea Selatan, Blackpink. Rasanya tak ada kaum Milenial maupun Gen-Z yang tidak kenal dengan group ini. Antusiasme ditunjukkan Blink dengan konser kali ini, di mana tiket konser di Gelora Bung Karno, 11 Maret,sold out pada November lalu.

    Tak hanya di Indonesia, gempuran K-Pop juga melanda dunia, menjadi virus global. Sepintas tak ada yang salah jika kaum muda Indonesia mengidolakan Blackpink, BTS, atau group musik dari negara mana pun. Mereka punya pilihan. Namun di saat yang sama, sebagai bagian dari anak bangsa, kita harus mendorong agar generasi muda mencintai karya anak bangsa.

    Entah kebetulan atau tidak, di tengah tsunami musik Korea, tidak ada group musik milenial lokal yang cukup menggema. Kita pernah memiliki banyak group bandlegend, semisal Slank, Dewa-19, Noah, Gigi, Mahadewi, sampai BIP. Namun, mereka semua berasal dari generasi 1980-an sampai 2000-an awal.

    Selepas itu tidak ada band ikonik yang bisa bersaing dengan penyanyi-penyanyi dari luar negeri. Di sini perlu digaris bawahi bahwa kita tidak sedang membangun nasionalisme sempit atau xenopobia. Yang ingin kita dorong, behavior anak muda untuk mengenal, memahami dan mencintai musik nasional.

    Dalam jangka panjang, dengan mencintai musik sendiri, maka kebanggaan kepada karya anak bangsa akan membuncah. Itulah salah satu aktualisasi spirit nasionalisme di era modern.

    Hubungan musik dan politik tidak terpisahkan, begitu sejarah menulis. Setidaknya itu terlihat dari karya-karya Ismail Marzuki yang menggugah rasa nasionalisme kita. Lagu Gugur Bunga, Rayuan Pulau Kelapa, Juwita Malam, Indonesia Pusaka, dan masih banyak lagi, seolah menegaskan bahwa musik bisa menjadi media propaganda untuk membangun apa yang disebut Bennedic Anderson sebagai imaginer Community. Suatu kondisi yang membuat kita di Aceh sampai Papua—yang jaraknya sama dengan Istambul ke London, belasan negara di Eropa—namun seolah sangat dekat sebagai sesama anak Indonesia.

    Tentu saja kita tidak memaksa anak-anak muda meng-copy apa yang dilakukan Taufik Ismail. Tantangan setiap zaman tentu berbeda. Namun ada satu yang (selalu) sama, benang merahnya, bahwa lagu dan musik bisa menginspirasi dan meningkatkan rasa kebangsaan, kapan pun.

    Propaganda

    Sebagaimana ditulis oleh Sastropoetro (1983) bahwa musik atau lagu-lagu perjuangan digunakan sebagai alat komunikasi massa untuk melawan propaganda musuh. Saat revolusi kemerdekaan, Jepang melancarkan propaganda melalui lagu-lagu patriotik yang mendukung kebijakan kolonialisme mereka di Asia.

    Setelah janji-janji Jepang tak dipenuhi, para seniman tanah air melawan dengan memproduksi lagu-lagu patriotik, yang kita kenal dan kenang sampai sekarang. Saking pentingnya peran para seniman dalam propaganda dan perjuangan kemerdekaan, Soedarsono dalam bukunya “Seni Pertunjukan di Era Globalisasi”, 1998, menyebut mereka sebagai art of participation. Atau seni melibatkan diri dalam perjuangan.

    Lalu bagaimana cara mentransfer semangat musik perjuangan tersebut di era kini yang tentu saja dengan tantangan berbeda?

    Pertama, stakeholders industri musik harus memikirkan bagaimana caranya membuat musik lokal, musisi dalam negeri menjadi tuan di negeri ini. Tak bisa kita berhenti dan meratapi nasib.

    Pemerintah harus membantu, namun leading sector dalam kegiatan kreatif menjadi domain para musisi dan industri musik. Meski kita risau dengan dominasi K-Pop di dunia, namun kita juga perlu belajar dari mereka. Khususnya terkait metode menciptakan ikon musik populer di era modern melalui cara yang benar, bertahap, bukan sim-salabim.

    Dari pengamatan penulis beberapa kali ke negeri Gingseng tersebut, tempaan untuk para artis dan musisi di sana sangat ketat, bahkan bisa dikatakan mendekati semi-militer. Tidak ada musisi atau penyanyi yang ujug-ujug tampil dan terkenal. Semua berjuang dari bawah dengan kompetisi ketat, dengan produk akhir menghasilkan karya-karya besar. Tak heran K-Pop bahkan bisa merajai hingga ke Eropa dan AS, negara yang puluhan tahun menjadi kiblat musik dunia.

    Kedua, setelah ikon musik terlahir kembali, kita bisa memanfaatkan previledge tersebut lalu mengisinya dengan pesan-pesan Pancasila, Kebhinekaan, Religiusitas, dan Kebangsaan, melalui pendekatan kekinian. Cara dan metode dalam konteks ini penting, karena kita harus beradaptasi dengan perkembangan dan perubahan.

    Nilai-nilai Pancasila tidak mungkin “didakwahkan” dengan metode old school ala Penataran P-4, karena memang zamannya sudah berubah. Penulis awalnya tidak percaya Pancasila bisa disampaikan dengan cara yang ringan. Selama ini stereotype ideologi negara cenderung dipahami sebagai sesuatu yang formal, bahkan mistik.

    Padahal dunia sudah bergerak jauh, seperti Hollywood, Bollywood, K-Pop dan Drakor yang menjual nasionalisme dengan sentuhan baru. Sentuhan nge-pop, rock and rool, bahkan jumping.

     

    Kaum Muda Adalah Masa Depan

    Ketiga, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan lembaga terkait harus memompa proses ini agar lebih cepat mengembang. Dalam konteks ini, pengalaman penulis bersama BPIP, kami mencoba mengubah cara pandang budaya menggunakan kaca mata yang lebih lebar. Budaya bangsa adiluhur tidak melulu dimaknai kebudayaan klasik dan tradisional, melainkan juga menyentuh budaya pop yang dekat dengan anak muda.

    Kita bahkan memodifikasi “harta karun local wisdom”, baik wayang, produk buaya, pertunjukan, lagu maupun musik dengan sentuhan baru yang relate dengan anak muda. Mengapa kaum muda di tulisan ini selalu diulang untuk kita mention? Tak lain karena merekalah masa depan negeri ini.

    Kekuatan musik dalam mengubah kondisi di masyarakat (social change) juga diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sehingga musik digunakan sebagai media akselerasi 17 tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Sebagaimana disampaikan oleh Dr. Natalia Kanem, Executive Director of the United Nations Population Fund, bahwa, “Music is a wonderful medium to raise awareness about our collective quest for peace, justice, equality and dignity – the noble ideals of the United Nations. It is a powerful, unifying language that can help build bridges and advance social justice in all of its forms”.

    Musik adalah media yang luar biasa untuk meningkatkan kesadaran tentang pencarian kolektif kita akan perdamaian, keadilan, kesetaraan, dan martabat. Di mana itu semua adalah tujuan yang ingin dicapai oleh PBB. Musik juga merupakan bahasa pemersatu yang kuat, yang dapat membantu membangun jembatan dan memajukan keadilan sosial dalam segala bentuknya.

    “You may say I’m a dreamer…. But I’m not the only one……… I hope someday you’ll join us…….. And the world will live as one”, itulah lirik penutup di lagu Imagine yang dinyanyikan John Lennon.

    Melalui musik, kita bisa membangun kesadaran baru, perilaku baru, masyarakat baru, dan akhirnya peradaban baru. Selamat Hari Musik!

  • Ciptakan Transparansi Kerja Polisi, Polresta Mataram Buka Konsultasi Hukum

    Ciptakan Transparansi Kerja Polisi, Polresta Mataram Buka Konsultasi Hukum

    MATARAM (LOMBOKEXPRESS.ID)– Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta pembinaan terhadap anggota untuk bekerja menjalankan tugas dengan lebih baik sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), Polresta Mataram mulai membuka Program “Konsultasi Hukum Polresta Mataram”.

    Langkah ini sebagai upaya Polresta Mataram untuk memberikan layanan sebaik mungkin kepada masyarakat yang ingin mengetahui atau mendapat penjelasan terkait masalah hukum. Khususnya perkara tindak pidana yang sedang di proses ataupun akan dilaporkan oleh masyarakat.

    “Melalui Konsultasi Hukum ini masyarakat Kota Mataram atau seluruh wilayah hukum Polresta Mataram berhak mengetahui sejauh mana proses hukum terhadap kasus yang telah dilaporkan atau barang kali ingin mendapat informasi terkait permasalahan yang ingin dilaporkan oleh masyarakat,” ungkap Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH saat diwawancarai wartawan media ini terkait peluncuran Layanan Konsultasi Hukum Polresta Mataram, Jum’at (10/02/2023).

    Dengan adanya ruang dan waktu bagi siapapun masyarakat yang hendak mendapat penjelasan masalah hukum Polresta Mataram akan siap memfasilitasi serta menjelaskan melalui “Konsultasi Hukum Polresta Mataram” yang akan dilaksanakan tidak hanya di Kantor Polresta dan Polsek jajaran. Tetapi juga dapat digelar di tempat-tempat umum seperti Pusat Perbelanjaan, Kantor Desa, Kampung-kampung maupun di warung-warung Kopi.

    Dalam konsultasi tersebut masyarakat bisa memperoleh informasi terkait masalah yang sudah maupun yang akan dilaporkan seperti Masalah Lakalantas, Pencurian dalam keluarga, Narkotika serta perkara lain yang tergolong tindak pidana.

    “Pada saat Konsultasi Hukum berlangsung, masyarakat berhak mengetahui penjelasan apapun masalah hukum termasuk jika ada Anggota Polri itu sendiri yang dilaporkan atau akan dilaporkan karena masalah tindak pidana. Masyarakat boleh membuka pada saat Konsultasi Hukum tersebut,” tegas Kapolresta.

    “Jika permasalahan tersebut berkaitan dengan anggota polisi, silahkan masyarakat membuka. Tidak ada yang kita tutup – tutupi karena layanan ini tujuannya pun sebagai wujud transparansi kinerja Polresta Mataram khususnya,” kata Kapolresta menambahkan.

    Oleh karena itu, selain bertujuan untuk melayani masyarakat dalam memperoleh penjelasan tentang hukum, program Konsultasi Hukum Polresta juga sebagai metode pembinaan anggota agar seluruh Polisi yang bertugas di Polresta Mataram pada khususnya dapat menjalankan tugas dan amanahnya dengan baik dan benar.

    Konsultasi Hukum ini sendiri akan dilaksanakan sekali seminggu oleh masing-masing Polsek jajaran dengan menghadirkan seluruh fungsi yang ada.

    “Ke depan kita akan menggandeng APH lain diluar Polri. Seperti Kejaksaan, Pengadilan serta yang lain agar suatu saat jika dalam Konsultasi Hukum tersebut masyarakat menemui permasalahan yang ada kaitannya dengan Polisi ataupun dengan APH lain. Maka ada yang memberikan pencerahan. Program kami ini semata-mata untuk tranparansi kinerja Polisi serta bertujuan melayani masyarakat dengan baik terkait persoalan hukum yang dihadapi sehari-hari di dalam masyarakat,” jelas Pria yang kerap disapa Mustofa ini.

    Terakhir Kapolresta menyampaikan harapannya, dengan ruang Konsultasi Hukum Polresta Mataram ini masyarakat dapat lebih banyak tau tentang masalah hukum.

    Khususnya Perkara Tindak Pidana. Apalagi kehidupan di era teknologi seperti sekarang ini. Seluruh masyarakat sudah harus faham perkara hukum yang sedang dihadapinya. (ang)

  • Siap-siap, Sinergi PLN – Himbara Bakal Permudah Masyarakat Miliki Motor Listrik

    Siap-siap, Sinergi PLN – Himbara Bakal Permudah Masyarakat Miliki Motor Listrik

    JAKARTA (LOMBOKEXPRESS.ID) – PT PLN (Persero) bersama Himpunan Bank Negara (Himbara) bersinergi guna mempermudah masyarakat dalam memperoleh bantuan pemerintah untuk memiliki Motor Listrik (Motlis).

    Menurut keterangan pers yang diterima kantor pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Sabtu pagi (11/3/2023), Himbara yang berkolaborasi dalam upaya percepatan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) ini terdiri dari; Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Tabungan Negara (BTN) dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

    Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa perseroan bersama Himbara siap mendukung dan mengimplementasikan program bantuan pemerintah dalam kepemilikan KBLBB bagi masyarakat.

    Lewat sinergi BUMN, kini masyarakat tak perlu ragu lagi untuk memiliki Motlis karena selain memudahkan masyarakat dalam pembeliannya juga memberikan skema pembiayaan yang lebih terjangkau.

    “PLN bersama Himbara dan mitra mendukung operasionalisasi program pemerintah tersebut. Untuk itu, kami menyambut dan mengapresiasi langkah besar yang sudah diambil pemerintah untuk mendukung percepatan transisi menuju ekosistem hijau di Indonesia, khususnya di sektor transportasi,” kata Darmawan dalam Konferesi Pers ‘Dukungan Pengembangan Ekosistem KBLBB’ di Jakarta, pada Jumat (10/3).

    Selain itu, sinergi ini juga akan turut memastikan bantuan kepemilikan Motlis dari pemerintah tersalurkan dengan baik kepada masyarakat yang berhak memperolehnya. Lalu, masyarakat juga bisa mendapatkan kendaraan listrik melalui skema pembiayaan yang ringan dengan cara yang mudah.

    “Kami jamin prosesnya mudah dan praktis. Karena, setiap pelanggan bersubsidi, akan terverifikasi otomatis dalam proses transaksinya. Dari sisi pembayaran, setiap transaksi di PLN Mobile akan disediakan pilihan pembayaran langsung melalui berbagai platform. Termasuk jika masyarakat mungkin ingin mengajukan pembayaran secara kredit,” ujar Darmawan.

    Selain itu, Darmawan menambahkan, PLN juga menyiapkan berbagai insentif dalam setiap pembelian motor listrik di Aplikasi PLN Mobile. Di antaranya, berupa voucher token listrik untuk pelanggan pra bayar, diskon tagihan listrik untuk pelanggan pasca bayar, voucher untuk melakukan _battery swap_ secara gratis, pemberian jaminan asuransi kecelakaan, bahkan akan diadakan berbagai undian berhadiah umroh, motor listrik, dan mobil listrik.

    “Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah ini, PLN akan memberikan berbagai insentif secara khusus dalam pembelian motor listrik di PLN Mobile,” kata Darmawan.

    Percepatan ekosistem KBLBB juga merupakan langkah kolaboratif antara Pemerintah, Badan Usaha dan masyarakat untuk mewujudkan _Net Zero Emission_ pada tahun 2060.

     

    “Ini kita kompak dan berjalan bersama sama bukan hanya komitmen tetapi kehadiran negara bagi kesejahteraan rakyat dan peningkatan kapasitas nasional. Bagaimana kita bisa berinovasi dan menguasai teknologi sehingga kita bisa menciptakan lapangan kerja, mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kita bisa bersama menjaga lingkungan,” tambah Darmawan.

    SEVP Micro & Consumer Finance Bank Mandiri Josephus K. Triprakoso mengamini dukungan Himbara dalam mendukung percepatan kendaraan listrik di Indonesia. Perbankan telah menyiapkan skema untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam hal kepemilikan Motlis.

    “Perbankan sebenarnya sudah menyiapkan skema yang menarik untuk mendukung peluncuran dari _electric vehicle_ ini, di mana rate dan tenornya akan kita samakan. Jadi sebenernya itu yang menunjukkan peran dari pada Himbara untuk membantu peluncuran _electric vehicle_,” ujar Josephus.

    Pada Kesempatan yang sama, SVP Corporate Banking 2 BNI, Ditya Maharhani mengatakan, pihaknya menyiapkan pembiayaan khusus bagi nasabah maupun non nasabah BNI dalam program kepemilikan Motlis. Program-program tersebut berupa pemberian penawaran yang terbaik, dengan bunga kompetitif, serta kemudahan dan kecepatan proses.

    “Tentunya kami menyambut baik kolaborasi PLN dan seluruh bank milik negara termasuk BNI. Kami akan terus menganalisa potensi penguatan solusi dan layanan kami dalam memperluas penggunaan kendaraan listrik sekaligus pengembang industri hulu kendaraan listrik di Indonesia,” kata Ditya.

    Lalu, Direktur Utama BRI Finance, Azizatun Azhimah mengatakan, kami BRI Group berkomitmen untuk mendukung program percepatan akselerasi kendaraan listrik. Pihaknya BRI memberikan dukungan, baik pembiayaan untuk B2B maupun skema B2C, pembiayaan skema B2B ditawarkan kepada perusahaan manufaktur yang memproduksi mobil atau motor listrik.

    “BRI Finance juga telah memiliki beberapa produk pembiayaan sepeda motor listrik dari tahun lalu termasuk juga untuk instansi-instansi yang membutuhkan pembiayaan kendaraan listrik baik mobil maupun kendaraan roda dua. Jadi kami siap mendukung impian kita bersama untuk menjadikan bumi ini lebih sejuk dan lebih hijau di Indonesia,” kata Azizatun.

    Di sisi lain, SVP Non-Subsidized Mortgage and Personal Lending Bank BTN, Mochamad Yut Penta mengatakan, BTN mendukung pembiayaan program kepemilikan Motlis melalui program _Motorcycle Ownership Program_ (MOP) Lewat Produk KRING (Kredit Ringan) yang dapat memanfaatkan Kredit Tanpa Agunan. BTN juga akan memudahkan akses dan proses pembiayaan KBLBB dengan sejumlah promo yang menarik bagi nasabah BTN yang memiliki payroll BTN atau sudah bekerja sama Penyaluran KRING dengan Bank BTN.

    “Program khusus ini memberikan kemudahan pembiayaan tanpa uang muka, angsuran ringan, proses cepat dan tenor pinjaman yang fleksibel,” ujar Yut Penta.

    Senada dengan hal tersebut, Direktur Retail Banking Bank Syariah Indonesia (BSI) Ngatari, menyatakan dukungan penuh BSI terhadap program kepemilikan Motlis berupa fasilitas produk pembiayaan kendaraan BSI OTO. Selain untuk pembiayaan kepemilikan Motlis perorangan bagi masyarakat, BSI OTO juga menyediakan fitur Motorcycle Ownership Program (MOP).

    “BSI OTO memfasilitasi produk pembiayaan kendaraan syariah untuk KBLBB yang mudah, cepat dan murah serta dapat diajukan baik secara offline maupun online melalui BSI Mobile,” ujarnya.

    Sinergitas antar BUMN ini merupakan wujud serius mendukung pemerintah dalam transisi energi dan menurunkan beban subsidi. Transisi dari energi yang kotor menjadi energi bersih serta dari energi impor yang mahal menjadi energi domestik yang murah.

     

    Sekilas Tentang PLN

    Gregorius Adi Trianto Executive Vice President Komunikasi Korporat & Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN mengatakan, PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri.

    Memiliki visi menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk Solusi Energi. PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik.

    PLN dapat dihubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di PlayStore atau AppStore. (*)

  • Pelaksanaan Berbuah Baik, BNPT RI Apresiasi Kontribusi Pihak Terkait dalam RAN PE Award 2023

    Pelaksanaan Berbuah Baik, BNPT RI Apresiasi Kontribusi Pihak Terkait dalam RAN PE Award 2023

    JAKARTA (LOMBOKEXPRESS.ID) – Selama dua tahun pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan Ektremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE), berbagai inisiatif dan kerja kolaboratif kementerian/lembaga, pemerintah daerah dan organisasi masyarakat sipil telah membuahkan hasil yang baik.

    Mengapresiasi capaian tersebut, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) sekaligus Ketua Sekretariat Bersama RAN PE Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H. memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Perpres RAN PE.

    “Semakin terlihat RAN PE merupakan kebijakan yang dinamis yang dilakukan oleh seluruh pihak pemerintah dan organisasi, ini merupakan perang total melawan terorisme dengan program mitigasi di hulu untuk meningkatkan daya tangkal terhadap narasi-narasi yang bertentangan dengan sistem bangsa kita Pancasila,” kata Boy Rafli dalam acara RAN PE Awards 2023 pada hari Jumat (10/3).

    Hingga tahun 2022, sebanyak 97 aksi kolaborasi multipihak telah berhasil dilaksanakan. RAN PE di daerah juga dapat diaplikasikan melalui pembentukan Kelompok Kerja Tematis RAN PE yang diharapkan dapat mendorong kerja kolaboratif antara pemerintah dan para pemangku kepentingan di masyarakat.

    Selain memberikan penghargaan, RAN PE Awards 2023 juga menjadi momen peluncuran Forum Kemitraan Nasional antara Pemerintah dengan Pemangku Kepentingan di Masyarakat. Forum Kemitraan ini merupakan wadah untuk mendorong efektivitas pelaksanaan pencegahan dan penanggulangan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah kepada terorisme.

    Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid optimis kolaborasi pemerintah dengan organisasi masyarakat merupakan kunci keberhasilan dalam mencegah paham radikalisme dan aksi kekerasan.

    “Mewakili masyarakat sipil kami punya komitmen besar dan percaya kerja sama pemerintah dengan masyarakat sipil adalah kunci sukses keberhasilan Indonesia dalam melakukan pencegahan terorisme,” ucap Yenny.

    Implementasi RAN PE yang optimal dan berdampak merupakan wujud nyata pendekatan utama RAN PE “Whole Government and Whole Society Approach.” Kehadiran RAN PE diharapkan mampu memenuhi hak atas rasa aman setiap warga negara dari paham dan aksi ekstremisme, serta memelihara stabilitas keamanan nasional berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

    “RAN PE adalah kebutuhan bersama, negara ini kita butuh kondisi yang aman damai terbebas dari kejahatan terorisme, diharapkan dapat memperkuat program berkelanjutan dan kolaborasi,” tutup Kepala BNPT RI. (bnpt/red)

  • Hadapi Kelompok Separatis Teroris KKB Sebagai Musuh Bersama, BNPT RI: Jangan Sampai Masyarakat Terbelah

    Hadapi Kelompok Separatis Teroris KKB Sebagai Musuh Bersama, BNPT RI: Jangan Sampai Masyarakat Terbelah

    BOGOR (LOMBOKEXPRESS.ID)- Dalam menghadapi kelompok separatis teroris yang telah merugikan masyarakat, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia ( BNPT RI ) mengingatkan pentingnya memastikan masyarakat tidak terbelah dan harus sepakat jika KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) Papua merupakan musuh bersama.

    “Kita kasih pandangan kepada masyarakat tentang paradigma nasional, hukumnya , motifnya sampai gangguan keamanan mengapa KKB ditetapkan menjadi kelompok separatis teroris. Sehingga, masyarakat tidak terbelah dan sepakat bahwa mereka adalah musuh bersama,” jelasnya dalam Kegiatan Rapat Pimpinan bulan Maret 2023 di Aula Indonesia Harmoni pada (9/3).

    Boy Rafli juga mengingatkan bahwa sudah menjadi tugas kita bersama memastikan masyarakat waspada terhadap ideologi kekerasan yang mengarah pada terorisme.

    “Tugas kita adalah memastikan masyarakat waspada terhadap ideologi ini, dan ini juga upaya kita memberikan perlindungan kepada warga negara,” tambahnya.

    Merespon arahan Kepala BNPT RI, Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi Mayjen TNI Nissan Setiadi menyampaikan akan melakukan penguatan kewaspadaan masyarakat di tanah Papua.

    “kita akan adakan Warung NKRI dan Program Prioritas Dialog Kebangsaan melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Papua,” jelasnya. (bnpt/red)

  • Silaturahmi dengan Deputi Setjen DPD RI, SMSI NTB Sampaikan Keputusan Rakernas

    Silaturahmi dengan Deputi Setjen DPD RI, SMSI NTB Sampaikan Keputusan Rakernas

    JAKARTA (LOMBOKEXPRESS.ID) – Deputi Bidang Administrasi Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (Sekjen DPD RI), Rabu (8/3/2023), menerima kunjungan silaturahmi Pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat (SMSI NTB), di Ruang Rapat Gedung B Lantai 4 Setjen DPD RI Senayan Jakarta.

    Kunjungan itu bertujuan menyampaikan aspirasi SMSI terkait  kelangsungan hidup perusahaan pers di masa depan sebagai dampak Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) Media Berkelanjutan Publisher Right.

    Sekretaris SMSI NTB M Tajir Asyjar Djr dalam pertemuan tersebut menyampaikan apresiasi, atas kesediaan Deputi Setjen DPD RI Lalu Niqman Zahir, SSos, MM, berkenan menerima dan menyambut kunjungan silaturahmi Pengurus SMSI NTB.

    “Kedatangan kami bertujuan untuk membangun ikatan silaturahmi yang lebih erat. Mengingat beliau adalah salah satu putra Daerah NTB yang sangat welcome dalam menerima seluruh aspirasi dari masyarakat dan dari kalangan manapun,” ungkapnya.

    Tajir juga menyampaikan aspirasi SMSI tentang penolakan dan dampak dari adanya Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) Media Berkelanjutan Publisher Right.

    “Keputusan Rakernas yang berlangsung 6-Maret, SMSI secara tegas menolak Perpres Publisher Right tersebut,” katanya.

    Sementara Deputi Adm. Setjen DPD RI sapaan Miq Lalu kelahiran Prapen, Praya Kabupaten Lombok Tengah, NTB, menyampaikan rasa syukur karena Pengurus SMSI NTB telah menyempatkan menyambanginya usai mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas).

    “Terima kasih atas kunjungannya sudah datang ke DPD RI. Kami dengan senang hati menerima aspirasi masyarakat tanpa terkecuali. Kami juga akan membantu mewujudkan aspirasi tersebut sesuai dengan kewenangan kami,” katanya.

    Miq Lalu sangat bangga terhadap soliditas dan solidaritas SMSI se-Nusantara, pihaknya juga berharap kekompakan tersebut tetap ada dan utuh sampai kapanpun.

    “Jaya selalu untuk SMSI. Kalau bisa hasil Rakernas SMSI bisa kami terima, yang nantinya akan disampaikan untuk dibahas dengan anggota DPD RI untuk dipertimbangkan kembali oleh Presiden,” ucapnya. (red)

  • Cegah Tindak Kejahatan, Polsek Sandubaya Tingkatkan Patroli Dialogis 

    Cegah Tindak Kejahatan, Polsek Sandubaya Tingkatkan Patroli Dialogis 

    MATARAM (LOMBOKEXPRESS.ID) – Unit Samapta Polsek Sandubaya meningkatkan patroli dialogis menjelang bulan Ramadhan 1444 H. Kegiatan itu dipimpin Kanit Patroli Ipda I Putu Wiardana bersama 3 personel di jalur pertokoan, obyek vital perbankan dan pusat perbelanjaan di wilayah hukumnya.

    Hal itu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kasus 3C (Curat Curas dan Curanmor), penipuan maupun tindak pidana lainnya.

    Di lokasi menurut Ipda I Putu Wiardana menjelaskan pelaksanaan patrolinya untuk memberikan imbauan kepada juru parkir, para pengunjung dan nasabah yang ditemui di sepanjang jalan Pejanggik dan jalan Selaparang.  Karena banyak pertokoan, pusat perbelanjaan dan obyek vital perbankan.

    “Kami mengingatkan agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap situasi yang ada di lingkungan sekitarnya menjelang bulan Ramadhan dan penataan parkir, ” ucapnya

    Selain itu nantinya jalur sepanjang jalan Pejanggik dan jalan Selaparang rencana akan digunakan pawai ogoh-ogoh menjelang Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu.

    “Pelaku kejahatan bertindak karena ada niat dan kesempatan. Jangan sampai kita lengah dan memberi kesempatan kepada pelaku untuk melakukan tindak kejahatan di wilayah kita,” jelas Ipda Wiardana.

    Dengan adanya patroli dialogis ini dapat menciptakan sinergitas antara anggota kepolisian dengan warga sekitar. Sehingga dapat tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. (ang)