Blog

  • Kepala BNPT RI Sebut Indonesia Bangsa Toleran dan Moderat

    Kepala BNPT RI Sebut Indonesia Bangsa Toleran dan Moderat

    BANTEN (LOMBOKEXPRESS.ID)- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) terus berupaya membangun sinergitas dalam konsep pentahelix guna mencegah tumbuhnya bibit-bibit intoleransi radikalisme dan terorisme. Mengacu pada hal tersebut, Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H. berpartisipasi dalam kegiatan yang di prakarsai oleh Yayasan Harmoni Pemersatu Bangsa (YHPB) bertajuk Maulid Akbar & Tausiyah Kebangsaan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1444H di Cilegon pada Minggu (19/03).

    Upaya memperkuat persatuan guna menumbukan toleransi antar umat beragama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara membutuhkan kesadaran dari semua pihak demi menciptakan Indonesia yang aman dan damai. Boy Rafli menyebutkan bahwa dengan semangat bersama, seluruh pihak harus berjuang bersama memerangi virus intoleransi radikal terorisme karena sejatinya Indonesia adalah bangsa yang toleran.

    “Virus tersebut adalah virus yang bukan merupakan wujud bangsa Indonesia, bangsa Indonesia adalah bangsa yang toleran, bangsa yang moderat,” Ungkap Kepala BNPT RI, Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H.

    Lanjutnya, Kepala BNPT RI mengajak untuk kembali mengingat sejarah perjuangan para ulama-ulama besar pendahulu bangsa dalam usahanya melawan para penjajah.

    “Pada waktu itu perkumpulan para ulama memutuskan melahirkan resolusin jihad fissabilillah untuk melawan penjajah. Itulah karakter para ulama-ulama besar Indonesia yang mengajarkan kita untuk menegakan prinsip hubbul wathon minal iman. Ini adalah warisan yang luar biasa. Setiap penjajah, kolonialisme, imperialisme, musuh negara, maka harus dilawan dengan semangat nasionalisme, membangun semangat kecintaan kepada negara dan konstitusi negara yang diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan didalamnya ada butiran nilai-nilai pancasila yang kemudian ditetapkan menjadi ideologi negara kita ,” jelas Mantan Kadiv Humas Polri tersebut.

    Boy Rafli melanjutkan bahwa ideologi Pancasila merupakan idelogi pemersatu bangsa ditengah keberagaman bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku dengan beragamnya bahasa daerah dan juga terdiri dari 6 agama yang telah diakui oleh negara.

    “Kita akui bahwa di dalam negara kita, di dalam masyarakat kita terdiri berbagai agama yang disahkan oleh pemerintah dan setiap umat beragama berhak untuk menjalankan ibadah agama sesuai dengan syariat agamanya masing-masing. Oleh karena itu tidak lupa kita saling mengingatkan untuk tetap bertoleransi,” tambah Boy Rafli.

    Pada kesempatan ini, tak lupa kepala BNPT RI kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat cilegon untuk terus bahu membahu dalam mencegah dan menjaga bangsa dari penyebaran virus-virus intoleransi radikal terorisme.

    “Berkaitan virus intoleransi radikal terorisme mohon kita cegah agar tidak berkembang ditengah-tengah kita,” Boy mengharapkan. (bnpt/red)

  • Ketua Umum SMSI Firdaus: Saatnya Kode Etik Jurnalistik Diperkenalkan pada Masyarakat

    Ketua Umum SMSI Firdaus: Saatnya Kode Etik Jurnalistik Diperkenalkan pada Masyarakat

    BENGKULU (LOMBOKEXPRESS.ID)— Melihat perkembangan kegiatan pembuatan konten media sosial dan media pers yang begitu marak di tengah masyarakat, Kode Etik Jurnalistik (KEJ) yang biasanya hanya dibaca oleh kalangan wartawan atau jurnalis, sebaiknya diperkenalkan kepada masyarakat secara intensif dan meluas.

    Pengenalan KEJ bisa dilakukan lewat sekolah-sekolah. Ketika perayaan Hari Pers Nasional (HPN) setiap 9 Februari, sebaiknya diadakan upacara HPN di sekolah-sekolah. Saat itulah dibacakan KEJ, didengar oleh semua pelajar dan para guru. Pelajar adalah bagian dari masyarakat yang tumbuh di tengah keluarga. Merekalah generasi baru yang diharapkan mampu menerima informasi dengan kritis dan paham tentang pers.

    Demikian butir pemikiran Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus yang disampaikan dalam acara pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) mandiri yang diselenggarakan oleh Lembaga Uji UKW Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama) Jakarta di Gedung Serba Guna Pemerintah Provinsi Bengkulu di Kota Bengkulu, Sabtu (18/3/2023).

    “Tujuan memperkenalkan KEJ kepada masyarakat supaya masyarakat dapat membedakan informasi hasil kerja jurnalistik dan informasi media sosial yang kadang-kadang semua dianggap benar. Selain itu masyarakat supaya mampu mengontrol dan mengawasi cara kerja wartawan,” kata Firdaus di depan peserta UKW mulai jenjang wartawan muda sampai utama.

    Pelaksanaan UKW mandiri angkatan 2 dan 3 di Bengkulu tersebut bekerja sama dengan SMSI Provinsi Bengkulu, diikuti oleh 86 wartawan yang sebagian besar bekerja pada perusahaan pers siber, anggota SMSI.

    Menurut Ketua SMSI Provinsi Bengkulu Wibowo Susilo, para peserta UKW ini hasil seleksi dari lembaga uji. Dari 125 calon peserta tersaring 86 peserta UKW. Mereka berasal dari 10 kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.

    “Program ini merupakan program tahunan SMSI Bengkulu dalam rangka meningkatkan kualitas wartawan media siber. UKW ini juga diikuti wartawan dari berbagai media, tidak hanya dari media anggota SMSI, tapi juga dari berbagai asosiasi organisasi pers lainnya,” jelas Wibowo Susilo.

    Hadir dalam UKW ini antara lain Dekan FIKOM Universitas Prof Dr Moestopo (Bergama) HM Saifullah, MSi, dan Asisten II Setda Provinsi Bengkulu Fahriza Razie yang mewakili gubernur membuka UKW, Ketua SMSI Provinsi Bengkulu Wibowo Susilo, dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu Marsal Abadi.

    Dekan FIKOM Saifullah dalam sambutannya juga menyampaikan pentingnya penyelenggaraan UKW yang di dalamnya terdapat mata uji KEJ dan hukum terkait pers, serta pedoman-pedoman pemberitaan yang harus dipatuhi oleh wartawan.

    “Bagi kami penyelenggaraan UKW adalah wajib. Kami bekerja sama dengan SMSI sejak 2019, sudah banyak yang kami uji,” ujar Saifullah yang juga ketua lembaga Uji UKW Fikom Universitas Prof Dr Moestopo.

    Asisten II Setda Provinsi Bengkulu Fahriza Razie dalam sambutannya mengatakan, dalam mewujudkan Bengkulu Maju, Sejahtera dan Hebat kata Fahriza Razie, dibutuhkan sumber daya manusia yang handal, berdaya saing tinggi dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan.

    “Terutama yang dibutuhkan saat ini, yaitu kritis, komunikatif maupun kreatif. Sehingga sertifikat kompetensi wartawan merupakan keharusan untuk dimiliki bagi para jurnalis,” kata Fahriza.

    UKW di Bengkulu menghadirkan penguji-penguji yang handal dan mempunyai reputasi baik di bidang masing-masing.

    Mereka berasal dari kalangan akademisi yang berpengalaman sebagai wartawan baik media dalam negeri maupun luar negeri, serta penguji dari praktisi wartawan.

    Mereka antara lain Mohammad Nasir (praktisi, wartawan Kompas 1989-2018), Ismet Rauf (praktisi, wartawan LKBN Antara (1967- 2002), Drs Lestantya R Baskoro, SH, MH (akademisi dan praktisi wartawan Tempo 2001- 2017), Dr Wahyudi M. Pratopo, MSi (akademisi yang pernah bekerja di media The Jakarta Post dan Asahi Shimbun), Dr Retno Intani ZA, MSc (akademisi dan praktisi), Firdaus (praktisi), Jon Heri (praktisi), dan Dwi Ajeng Widyarini, MSi (akademisi). (red)

  • Terpilih Aklamasi, Hendra Harianto Ketua DPD II KNPI Lobar 2023-2026

    Terpilih Aklamasi, Hendra Harianto Ketua DPD II KNPI Lobar 2023-2026

    LOBAR (LOMBOKEXPRESS.ID)–Hendra Harianto terpilih secara aklamasi sebagai ketua DPD II KNPI Lobar masa bakti 2023-2026.

    Hendra terpilih melalui Musyawarah Daerah (Musda) DPD II KNPI ke XIV Lombok Barat versi H. Baihaqi yang  diselenggarakan di Ujung Landasan Gerung.

    Musda yang mengusung Tema “Transformasi Aktivisme Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat” digelar dari 18-19 Maret 2023.

    Musda DPD II KNPI Lombok Barat ke XIV versi H. Baihaqi itu diikuti oleh 10 PK dan 20 OKP se Lombok Barat yang berlangsung lancar dan aman.

    Tata tertib sidang dalam MUSDA dibacakan Selamet Subroto dari DPD I KNPI NTB sekaligus menjadi pimpinan sidang. Sementara ketua panitia penyelenggaranya Ketua Karateker DPD II Lobar Adnan Muhtar SIP

    Dalam Sidang Musyawarah Daerah DPD II KNPI ke XIV Hendra Harianto terpilih secara aklamasi sebagai ketua DPD II KNPI Lobar masa bakti 2023-2026.

    Anggota DPRD Lobar Hendra Hardianto S.Pd. SH ditetapkan sebagai ketua DPD II KNPI Lobar sesuai hasil Keputusan Musda KNPI ke XIV Lombok Barat No. 10/MUSDA/III/KNPI-Lobar/2023 tentang Ketua terpilih DPD KNPI Lombok Barat periode 2023-2026 yang ditetapkan di Lombok Barat pada tanggal 19 Maret 2023. Ditandatangi oleh pimpinan sidang Ketua Selamet Subroto dari DPD I KNPI NTB, anggota Dian Saswadi, Sami’in, Nurdin Efendi dan Adnan Muhtar.

    Hendra Harianto dalam sambutanya menyampaikan terimakasih kepada rekan rekan OKP dan PK yang hadir dan telah memberikan amanah kepadanya untuk memimpin KNPI ke arah perubahan. Karena Pemuda memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan.

    “Setelah ini kami akan konsolidasi dengan para OKP dan PK untuk menyusun struktur kepengurusan organisasi dan program kerja 3 tahun ke depan,” ujar Anggota DPRD Lobar dari Fraksi PKB itu.

    “Ayo..Pemuda Lombok Barat, Mari bersatu, rapatkan barisan untuk bersama sama mendukung program pemerintah dalam mensukseskan pembangunan di Daerah,” tegasnya. (rls)

  • Polsek Sandubaya Kawal Pawai Ogoh-ogoh Mini Anak-anak TK

    Polsek Sandubaya Kawal Pawai Ogoh-ogoh Mini Anak-anak TK

    MATARAM (LOMBOKEXPRESS.ID)-Anggota Polsek Sandubaya  memberikan pengamanan Pawai Ogoh-ogoh mini yang diselenggarakan siswa-siswi TK Cahaya Ananda Bagiratih Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Sabtu (18/03/2023).

    Pawai Ogoh-ogoh diselenggarakan dalam rangka menyambut hari raya Nyepi Tahun baru Caka 1945 yang bertujuan untuk memperkenalkan budaya Hindu Indonesia kepada anak didik.

    Kapolsek Sandubaya Kompol Moh Nasrullah SIK saat dikonfirmasi mengatakan kegiatan Pawai Ogoh-ogoh ini skala kecil dan memang diperuntukkan untuk pembelajaran anak-anak TK agar mengenal Budaya Hindu Indonesia sejak dini.

    “Seperti pawai biasa hanya saja Pawai Ogoh-ogoh Mini ini rutenya pendek, tidak sepanjang biasanya, dan pesertanya pun sangat terbatas, “jelas Kapolsek Sandubaya siang ini, (18/03/2023).

    Tapi lanjutnya, meski skalanya mini, karena pesertanya juga anak-anak yang dibimbing oleh guru dan orang tua siswa juga tetap diberikan pengawalan mengingat jalur yang dilalui meskipun pendek. Tetapi termasuk jalur ramai dilalui kendaraan sehingga harus dikawal dan diberikan pengamanan.

    “Pengamanan kegiatan masyarakat pasti kami berikan sebagai bentuk dukungan kami terhadap masyarakat maupun lembaga pendidikan seperti halnya program TK Cahaya Ananda kali ini,” jelasnya.

    “Kami akan terus mendukung semua program kegiatan yang sifatnya mengandung banyak nilai manfaat. Terutama kegiatan anak-anak seperti pawai ini,” tambahnya menyudahi pembicaraan. (ang)

  • Warung NKRI Green Cafe Universitas Pasundan Jadi Wujud Penguatan Nilai Kebangsaan di Kota Bandung

    Warung NKRI Green Cafe Universitas Pasundan Jadi Wujud Penguatan Nilai Kebangsaan di Kota Bandung

    BANDUNG (LOMBOKEXPRESS.ID) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) terus melakukan penguatan nilai – nilai kebangsaan di seluruh negeri. Tujuan tersebut salah satunya diimplementasikan melalui pengembangan Warung NKRI (Wadah Akur Rukun Usaha Nurani Gelorakan Negara Kesatuan Republik indonesia) di Kota Bandung, yakni Warung NKRI Green Cafe Universitas Pasundan, Bandung, Jl. Tamansari No.6-8, Tamansari, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat (17/3).

    “Narasi – narasi terkait nilai – nilai kebangsaan akan memperkaya ruang publik kita, dan jika ini tumbuh berkembang maka pemahaman pemahaman kekerasan ekstrem tidak akan mudah diterima. Terlebih, masyarakat pasundan sangat kaya akan budaya, mari kita lestarikan,” ucap Kepala BNPT RI Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar.

    Warung NKRI merupakan salah satu ikhtiar merawat NKRI karena tempat ini menjadi wadah bertemunya mahasiswa, dosen dan masyarakat sekitar untuk berdialog dan berdiskusi secara informal jelas Rektor Universitas Pasundan Prof.Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp, M.Si., MKom., IPU.

    “Ini salah satu ikhtiar kita membuka ruang publik untuk merawat NKRI, nanti mahasiswa, dosen dan masyarakat bebas berdialog disini sambil ngopi. Akan dijadwal untuk para pengisi – pengisi dialognya,” terangnya.

    Sementara itu, Jawa Barat sendiri memiliki beragam program penguatan nilai kebangsaan. Salah satunya program Sekoper Cinta. Program yang mendorong peranan perempuan untuk menjadi penjaga NKRI.

    “Kami di Jawa Barat punya program sekoper cinta, menyasar 100 perempuan per desa. Mereka dididik menjadi penjaga NKRI, ada kelas bela negara. Kami menyasar perempuan – perempuan karena perempuan adalah kunci keluarga tanpa mengabaikan peran ayah. Perempuan – perempuan ini diasah agar berfikiran terbuka, jadi tidak mudah dibisiki hal – hal yang salah,” ujar Ketua Tim Penggerak PKK Propinsi Jawa Barat/Pendiri Jabar Bergerak Dr. Hj. Atalia Praratya, S.IP., M.I. Kom.

    Acara peresmian dan Dialog Kebangsaan bertajuk “Melestarikan Budaya Bangsa Menuju Peradaban Indonesia Harmoni” turut dihadiri oleh mahasiswa universitas Pasundan dan merupakan tindak lanjut kunjungan kerja BNPT RI ke Universitas Pasundan, Februari silam.

    Dialog kebangsaan yang dihadirkan diharapkan memperteguh nilai-nilai kebangsaan yang sudah seharusnya dijaga karena kemerdekaan yang kita raih tidak didapat dengan mudah, namun dengan pengorbanan dan ikhtiar pendahulu bangsa. (bnpt/has)

  • Kunjungan Wakil Presiden Berjalan Lancar, Ini Kata Danrem 162/WB

    Kunjungan Wakil Presiden Berjalan Lancar, Ini Kata Danrem 162/WB

    LOMBOK TIMUR  (LOMBOKEXPRESS.ID)- Kunjungan  Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin ke Pulau Lombok selama dua hari untuk meresmikan Kawasan Sains Kurnaen Sumadiharga BRIN di Kabupaten Lombok Utara  (Kamis 16/3/23 ) dan meghadiri Peringatan Hari Jadi ke-70 Nahdlatul Wathan di Kabupaten Lombok Timur (Jumat 17/3/23), berjalan lancar.

    Untuk itu Komandan Resor Militer (Danrem) 162/Wira Bhakti  Brigjen TNI Sudarwo Aris Nurcahyo, S.Sos., M.M, menyampaikan ucapan terima kasih atas kegiatan pengamanan kunjungan kerja Wakil Presiden di wilayah NTB itu.

    Hal ini disampaikan Brigjen TNI Aris, saat selesai mengantar Wakil Presiden Republik Indonesia dan rombongan kembali ke Jakarta, di BIZAM, Jumat (17/3/23).

    Dikatakan Danrem hormat dan bangga atas keberhasilan yang sudah ditunjukkan oleh seluruh prajurit jajaran Korem 162/WB beserta unsur terkait lainnya  di lapangan, yang telah melaksanakan pengamanan VVIP RI 2 selama dua hari dapat berjalan dengan baik, aman serta lancar tanpa kendala apapun.

    Danrem juga menambahkan kepada komandan satuan agar melaksanakan evaluasi pada setiap kegiatan agar setiap tugas yang diberikan dapat berjalan dengan baik, lancar dan aman. (Penrem 162/WB)

  • Cegah Aksi Teror Serupa Astana Anyar, BNPT RI Bangun Kesiapsiagaan Masyarakat Kota Bandung

    Cegah Aksi Teror Serupa Astana Anyar, BNPT RI Bangun Kesiapsiagaan Masyarakat Kota Bandung

    BANDUNG (LOMBOKEXPRESS.ID)- Terorisme masih menjadi ancaman yang serius dan nyata bagi masyarakat di berbagai daerah. Kejadian bom bunuh diri yang terjadi di mapolsek Astana Anyar, Kota Bandung Jawa Barat menjadi bukti masih adanya gerakan radikal teror di sekitar masyarakat. Padahal, masyarakat Pasundan terkenal akan konsep guyub rukun.

    Guna mencegah kejadian serupa dan memastikan peran aktif seluruh elemen masyarakat dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya terorisme, sesuai Undang-undang nomor 5 tahun 2018 Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia ( BNPT RI ) melaksanakan Kesiapsiagaan Nasional yang dilaksanakan di Hotel GH Universal Bandung, Kamis (16/3).

    “Kami hadir mengadakan dialog kebangsaan. Membangun kesadaran masyarakat akan ancaman terorisme. Masyarakat menjadi mitra kita dalam mengupayakan kesiapsiagaan Nasional yang diamanatkan undang undang Nomor 5 tahun 2018,” jelas Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia ( BNPT RI ) Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar.

    BNPT RI memiliki tanggungjawab dalam mengolaborasikan berbagai peran elemen masyarakat dalam mencegah aksi teror di tanah air. Nantinya Setiap elemen masyarakat diharapkan mampu turut menyebarkan pemahaman – pemahaman yang memperkuat imunitas terhadap virus radikalisme.

    “Kita menyertakan seluruh elemen masyarakat, sehingga seluruh elemen dapat ikut menyebarkan pemahaman – pemahaman yang baik. Harapannya, masyarakat tidak mudah terpengaruh ideologi yang berbasis kebencian dan semangat permusuhan,”tambah Boy Rafli.

    Acara Kesiapsiagaan Nasional di kota Bandung ini melibatkan sekitar 200 orang masyarakat yang terdiri dari beragam unsur, seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, anggota Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme ( FKPT ) Provinsi Jawa Barat hingga perwakilan mahasiswa. Setiap unsur masyarakat memiliki peran penting di dalam mencegah aksi terorisme.

    “Berbagai elemen turut berperan dalam pencegahan aksi teror. Seperti lembaga pendidikan diharapkan mampu menanamkan pemahaman sejak dini bahwa perbedaan bukanlah sesuatu yang harus dipertentangkan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat harus menjadi teladan toleransi, sementara eksekutif, legislatif dan yudikatif harus melakukan penguatan regulasi,” kata Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan Irjen Pol. Ibnu Suhaendra S.I.K

    Dalam kesempatan ini, digelar pula Dialog bertajuk “Meningkatkan Peran Serta Seluruh Elemen Masyarakat Dalam Antisipasi Radikal Terorisme” yang melibatkan Budayawan dan Seniman Kota Bandung, Dimas Syailendra Ranadireksa, Sekjen Ikatan Sarjana NU, Muhammad Kholid Syeirazi, dan mitra deradikalisasi BNPT RI, Nasir Abbas. (bnpt/red)

  • Sambut Pengerupukan, Teruna Teruni Antusias Buat Ogoh-Ogoh

    Sambut Pengerupukan, Teruna Teruni Antusias Buat Ogoh-Ogoh

    MATARAM (LOMBOKEXPRESS.ID)– Menjelang Pengerupukan, para Teruna Teruni tengah disibukkan dengan kegiatan pembuatan ogoh-ogoh. Pengarakan ogoh-ogoh di tahun ini pun telah dibebaskan dengan menyesuaikan situasi Covid-19.

    “Saya lihat aktivitasnya di masing-masing banjar. Mereka bekerja untuk membuat identitas yang kita ketahui sebagai masyarakat Hindu. Asalkan sudah pengerupukan pasti ada yang namanya ogoh-ogoh,” ungkap Kepala Lingkungan Karang Daha I Wayan yogi Swara SH kepada media, Kamis (16/3/2023).

    Ia mengatakan antusias wilayahnya sangat tinggi menyambut Hari Pengerupukan yang jatuh sehari sebelum Hari Raya Nyepi 2023. Antusias itu dituangkan sekaha teruna teruni di masing-masing banjar melalui kreativitas dan inovasinya dalam pembuatan ogoh-ogoh.

    “Astungkara tahun ini lebih meriah. Karena ini sudah 2 tahun jeda. Artinya, bagaimana para adik-adik di setiap banjar itu mungkin, rasa yang 2 tahun yang terpendam itu diluapkan melalui ide-ide atau karya-karya yang lebih kreatif yang tentunya lebih meriah. Sekarang dengan melandainya kasus pandemi ini, bisa diadakan parade ogoh ogoh di kota mataram,” jelasnya.

    Sementara Seniman Banjar Karang Daha I Made Yudi Widiarsana mengakui tingginya antusias membuat ogoh-ogoh yang akan diarak saat malam Pengerupukan.

    Pembuatan ogoh-ogoh pun diakuinya telah dilakukan sejak Januari lalu dengan menggunakan bahan ramah lingkungan, seperti koran bekas dan bambu,

    “Kala ogoh-ogoh Wisnu Murti menceritakan kemurkaan atau murtinya betara wisnu,” ungkap Made Yudi.

    “Saya melihat antusias rekan-rekan saya Teruna teruni Kr Daha sangat berapi-api. Berapi-api dalam artian begitu sangat luar biasa semangatnya. Baik itu dari penggarapan ogoh-ogoh maupun penggarapan lain-lainnya. “Rekan-rekan kita sangat semangat untuk mempersiapkan acara-acara yang dinanti pada saat malam pengerupukan untuk proses pembuatan ogoh-ogohnya,” Made Yudi menambahkan.

    Festival kesenian yang akan dilaksanakan saat Ngembak Geni, sehari setelah Hari Raya Nyepi. Ia berharap momen yang menjadi wadah kreativitas anak muda Hindu Kota Mataram ini bisa mempererat tali persaudaraan dan kekompakan muda mudi banjar. (ang)

  • BNPT RI Tingkatkan Kualitas Agen Intelijen Demi Cegah Terjadinya Tindak Pidana Terorisme

    BNPT RI Tingkatkan Kualitas Agen Intelijen Demi Cegah Terjadinya Tindak Pidana Terorisme

    SURABAYA (LOMBOKEXPRESS.ID) – Agen Intelijen harus mampu mendeteksi, mengidentifikasi, menilai, menganalisis, menafsirkan, dan menyajikan Informasi dalam rangka meprediksi secara dini ancaman terorisme terhadap keamanan nasional. Peran intelijen sangat strategis untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi teror.

    “Peran intelijen dalam upaya penanggulangan terorisme sangat vital. Semakin banyak data yang terkumpul akan menempatkan satuan intelijen dan aparat penegak hukum pada posisi yang lebih kuat untuk mengidentifikasi calon tersangka sebelum melancarkan aksinya,” jelas Direktur Pembinaan Kemampuan BNPT RI, Brigjen Pol. Wawan Ridwan, S.I.K., M.H., mewakili sambutan pembuka Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT RI, Irjen Pol. Ibnu Suhaendra, S.I.K dalam kegiatan Pelatihan Intelijen Bagi Aparatur Pemerintah dalam Penanggulangan Terorisme di Hotel Movenpick Surabaya, Jawa Timur pada Selasa (14/03) hingga Kamis (16/03) 2023.

    Wawan menyebutkan kompetensi seorang agen intelijen dalam mengumpulkan dan mengolah informasi akan berdampak sangat baik dalam mencegah terjadinya peristiwa terorisme yang mungkin saja akan terjadi di masa depan. Hal ini yang mendasari BNPT RI secara berkesinambungan memberikan pelatihan intelijen bagi aparatur pemerintah yang dilakukan di berbagai daerah di Indonesia.

    “Mengawasi individu-individu yang teridentifikasi sebagai terduga pelaku juga akan membantu mencegah aksi terorisme di masa depan. Demikian pula halnya dengan mengumpulkan informasi tentang teroris akan menghasilkan petunjuk penting mengenai peristiwa terorisme di masa yang akan datang,” tambah Polisi bintang satu tersebut.

    Melalui pelatihan ini diharapkan terbentuknya sebuah keterpaduan tiap satuan-satuan intelijen di wilayah Jawa Timur dalam mengemban peran sebagai early warning dan early detection terhadap segala bentuk ancaman terorisme dan meningkatnya kualitas komunikasi, koordinasi dan juga sinergitas dalam pertukaran data agen-agen intelijen untuk menghasilkan produk intelijen yang komprehensif. Sehingga pengambilan keputusan lebih tepat dan terarah.

    “Harapan kami dengan pelatihan ini bisa menambah wawasan bagi para peserta dan juga bisa menjadikan suatu pola keterpaduan.  Khususnya antara aparat intelijen yang ada di wilayah Jawa Timur dalam upaya penanggulangan terorisme yang berkembang di Jawa Timur,” tutup Wawan.

    Dalam kegiatan ini sejumlah narasumber dihadirkan dari Detasemen Khusus 88 Anti Teror (Densus 88 AT), Badan Intelijen Negara (BIN), BNPT RI, dan dipandu instruktur profesional di bidang surveilance dan Intelijen terkait kasus tindak pidana terorisme.

    Kegiatan ini diikuti oleh 70 peserta yang terdiri dari Intelkam Polda Jatim, Den Intel Polda Jatim, Intelkam Polrestabes Surabaya, Intelkam Polres Jawa Timur, Deninteldam Kodam V Brawijaya, Lanud Muljono, Denintel Lantamal V Surabaya, Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya, Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya, Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya, Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur dan Satgaswil FTF. (bnpt/has)

  • Jelang Ramadhan, Polsek Mataram Sambangi Kos-kosan

    Jelang Ramadhan, Polsek Mataram Sambangi Kos-kosan

    MATARAM (LOMBOKEXPRESS.ID)–Untuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukumnya, Unit Patroli Polsek Mataram melaksanakan patroli dialogis. Sasarannya rumah kos-kosan dan penjual minuman keras tradisional jenis tuak di Jalan Bung Karno, Kecamatan Mataram Kota Mataram, Selasa, (15/03/2023) malam

    Kegiatan itu dipimpin Kanit Patroli Iptu I Nyoman Suarnawa bersama 4 personel Unit Patroli yang bertujuan untuk memberikan imbauan menjelang bulan Ramadan 1444 H.

    Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Mataram Kompol Tauhid SH mengatakan kegiatan patroli ini kegiatan rutin kepolisian yang ditingkatkan dalam menjelang bulan puasa.

    Dengan menyambangi beberapa rumah kos-kosan dan penjual minuman keras tradisional jenis tuak di sepanjang Jalan Bung Karno Lingkungan Pajang dan Lingkungan Bukit Ngandang.

    Kepada penjaga kost dan penghuni diingatkan untuk meningkatkan keamanan seperti memasang kunci ganda kendaraan bermotor serta selalu menutup dan mengunci pintu gerbang. Sehingga terhindar dari pencurian.

    Sedangkan untuk penjual minuman keras tradisional jenis tuak Kapolsek menegaskan untuk tidak menjual menjelang bulan suci Ramadan. Sebagai upaya pemeliharaan kamtibmas yang aman dan kondusif.

    Disamping itu juga kepada pemilik kost diharapkan untuk memasang CCTV dan memberitahukan kepada RT atau RW setempat apabila ada tamu yang menginap lebih dari 1x 24 jam.

    “Dengan patroli Polisi yang yang didukung kesadaran serta kerjasama masyarakat, diharapkan dapat menutup kesempatan dan niat daripada pelaku kejahatan,” tutup Kompol Tauhid. (ang)