Blog

  • Penari Erotis The Plaza, Saksi Ahli Pastikan Hanya Langgar Perda Bukan Pidana

    Penari Erotis The Plaza, Saksi Ahli Pastikan Hanya Langgar Perda Bukan Pidana

    MATARAM-Penanganan kasus dugaan penari erotis di The Plaza Karaoke and Lounge beberapa waktu lalu masih terus berlanjut.

    Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB Kombes Pol Syarif Hidayat mengungkapkan, penyidik sudah memanggil saksi ahli hukum dan pidana serta Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Mataram berkaitan kasus tesebut.

    “Jadi kata saksi ahli dan PTSP itu terkait dengan peraturan daerah (perda), bukan pidana,” katanya, Senin 11/11.

    Menurut saksi ahli, lokasi even tesebut  ditempat terbuka dan tidak tertutup. Itu bersifat isidentil dan dan hanya sistem kontrak. Dan, tindak pidana porno aksinya itu belum ada muncul.

    “Kalau perizinan kan perda jatuhnya. Berarti yang mengenakan sanksi walikota, bukan pidana,” tegasnya.

    Ia menjelaskan, setelah saksi-saksi diperiksa, rencana kedepan penyidik akan melakukan gelar perkara khusus dan akan kesimpulan apakah kasus tersebut dihentikan.

    “Ya kalau ahli menyatakan itu tidak ada unsur pidananya kita hentikan,” ungkapnya.

    Sebelumnya penyidik telah meminta klarifikasi ke sejumlah pihak terkait. Mulai dari tiga orang perempuan yang diduga sebagai penari erotis, hingga manajer operasional The Plaza Karaoke and Lounge.

    Dalam penyelidikan, sejumlah dokumen berupa video dan foto terkait aksi penari erotis yang hanya menggunakan bikini di hall tempat hiburan malam yang berada di wilayah Cakranegara itu sudah dikumpulkan.

    Untuk diketahui, video yang beredar di laman media sosial berdurasi 5 detik tesebut menampilkan aksi para penari menggunakan  bekini. Video tersebut diduga diambil di hall The Plaza Karaoke and Lounge. (can)

    Keterangan Foto:

    Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB : Kombes Pol Syarif Hidayat. (ist)

  • Di Persimpangan Rasa

    Di Persimpangan Rasa

    Hujan baru saja reda di kota itu, meninggalkan aroma tanah basah yang selalu membuat perasaan Alma campur aduk. Di balik jendela kaca kafe, ia memandangi jalanan yang mulai kembali ramai, sambil menggenggam secangkir kopi yang sudah dingin. Hari ini, ia berjanji bertemu dengan seseorang yang tak pernah ia bayangkan akan kembali dalam hidupnya: Reza.

    Reza adalah cinta pertama Alma, seseorang yang pernah mengisi hatinya dengan seluruh gairah masa muda yang tulus dan polos. Lima tahun lalu, mereka dipisahkan oleh mimpi dan ambisi masing-masing. Reza memilih pergi ke luar negeri untuk mengejar beasiswa, sementara Alma tetap di sini, membangun karier di kampung halamannya. Awalnya, mereka mencoba bertahan dengan hubungan jarak jauh, namun perlahan-lahan, waktu dan jarak menjadi jurang yang tak terjembatani. Hingga suatu hari, Reza berhenti mengirim pesan, dan Alma tahu bahwa itu adalah akhir dari cerita mereka.

    Kini, lima tahun berlalu, Alma sudah berusaha melupakan Reza. Ia bahkan telah menjalin hubungan dengan Andra, seorang pria yang baik dan selalu ada untuknya. Bersama Andra, Alma menemukan rasa nyaman yang stabil, sesuatu yang ia rasa cukup untuk menjalani hidup. Tetapi pagi itu, tanpa diduga, Reza muncul kembali dalam hidupnya dengan sebuah pesan singkat: “Aku di kota. Bisa bertemu?”

    Alma bingung, ragu, namun ada bagian dari dirinya yang tak bisa menolak. Meski sudah ada Andra dalam hidupnya, kenangan tentang Reza tak pernah benar-benar hilang. Reza adalah cinta pertamanya, rasa yang begitu dalam dan sulit dijelaskan.

    Ketika Reza memasuki kafe itu, hati Alma berdebar. Mereka berdua duduk di meja kecil di sudut ruangan, di tengah obrolan ringan tentang kehidupan yang masing-masing telah dijalani. Namun ada keheningan yang tak terucap, ketegangan di antara mereka yang tak bisa disembunyikan. Akhirnya, Reza menatap Alma dalam-dalam dan berkata, “Aku tahu ini mungkin sudah terlambat, tapi aku ingin kamu tahu, aku masih mencintaimu, Al.”

    Kata-kata itu mengalir begitu saja, membuat dada Alma sesak. Ia tak pernah menyangka akan mendengarnya lagi. Sementara di hatinya, ada Andra yang kini menjadi sosok penting, tempat ia merasa nyaman dan aman. Alma menggigit bibirnya, mencoba menahan luapan perasaan yang ia sendiri tak pahami. Cinta pertamanya kembali, membawa semua kenangan yang dulu membuatnya bahagia. Tapi sekarang, ia tak bisa mengabaikan kenyataan bahwa ia juga mencintai Andra.

    “Aku sudah bersama orang lain, Za,” suara Alma nyaris berbisik.

    Reza tersenyum pahit, “Aku tahu, dan aku tak ingin memaksamu. Tapi, aku hanya ingin kamu tahu, aku akan selalu ada di sini, menunggu jika kau berubah pikiran.”

    Mendengar itu, Alma merasa dadanya semakin sesak. Di satu sisi, ia tak bisa membohongi hatinya sendiri bahwa Reza selalu punya tempat istimewa di sana. Namun di sisi lain, ada Andra, pria yang selalu setia di sisinya, pria yang telah ia beri janji untuk berbagi hidup.

    Hari mulai gelap ketika Alma keluar dari kafe itu. Ia berjalan tanpa arah, membiarkan pikirannya berkecamuk di antara rasa cinta yang rumit ini. Ia tahu, tak ada pilihan yang tak akan menyakiti. Cinta pertama atau kenyamanan yang telah ia bangun?

    Di persimpangan rasa, Alma berhenti. Kadang, hidup memberinya pilihan yang sulit, dan mungkin kali ini, Alma harus memilih untuk bahagia dengan apa yang sudah ia miliki—sekalipun ada bagian hatinya yang akan selalu rindu pada Reza.

    Malam itu, Alma memutuskan untuk kembali pada Andra, menyimpan Reza dalam kenangan yang tak tersentuh. Ia tahu, cinta tak selalu tentang memiliki, terkadang cinta adalah melepaskan dan melanjutkan hidup, meskipun hati tak pernah benar-benar lepas. (ai)

  • Mentan Amran Adakan Rapat Maraton pada Hari Minggu, Dorong Percepatan Swasembada Pangan

    Mentan Amran Adakan Rapat Maraton pada Hari Minggu, Dorong Percepatan Swasembada Pangan

    JAKARTA (LOMBOKEXPRESS.ID) — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga ketahanan pangan nasional dengan mengadakan rapat maraton pada hari Minggu (10/11/2024). Demi mempercepat swasembada pangan, Mentan Amran menggelar dua rapat penting dalam satu hari.

    Rapat pertama diadakan pada pukul 06.00 pagi di kediaman Menteri, membahas rencana aksi dan program prioritas. Siang harinya, pukul 13.00, rapat lanjutan diadakan di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, dan dihadiri oleh Wakil Menteri Pertanian, para pejabat eselon I, Tenaga Ahli Menteri, Staf Ahli Menteri, serta beberapa staf kementerian.

    Mentan Amran menegaskan pentingnya langkah konkret dalam mencapai swasembada pangan. “Kami tidak ingin hanya berhenti di wacana. Kita harus bergerak cepat dan tepat agar masyarakat Indonesia dapat menikmati akses pangan yang mudah dan terjangkau,” ungkapnya, Minggu (10/11/2024).

    Amran juga menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto mendukung lompatan besar sektor pertanian menuju swasembada. Dalam rapat tersebut, ia dan jajarannya membahas strategi taktis untuk memperkuat produksi pangan lokal, seperti penguatan sistem distribusi, optimalisasi lahan, cetak sawah 2025, pompanisasi tadah hujan, serta penanaman padi gogo untuk meningkatkan produksi padi nasional.

    Rangkaian rapat ini menjadi bukti nyata keseriusan Mentan Amran dalam memastikan Indonesia dapat mencapai swasembada pangan. “Ketahanan pangan adalah prioritas utama. Kita harus berlari lebih cepat demi kebutuhan pangan masyarakat dan menghadapi tantangan global yang makin kompleks,” tegasnya.

    Dibawah kepemimpinan Mentan Amran dan Wamentan Sudaryono, Kementan berupaya keras menjalankan program peningkatan produksi pangan, bahkan tak mengenal tanggal merah untuk bekerja demi kesejahteraan pertanian Indonesia.

    Langkah Mentan ini disambut positif oleh petani dan masyarakat luas, menunjukkan bahwa pemerintah benar-benar serius dalam menjaga ketahanan pangan nasional. (red)

  • Ismed Fathurrahman Maulana Terpilih sebagai Ketua HIPMI NTB 2024-2027

    Ismed Fathurrahman Maulana Terpilih sebagai Ketua HIPMI NTB 2024-2027

    MATARAM (LOMBOKEXPRESS.ID) – Ismed Fathurrahman Maulana resmi menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk periode 2024-2027.

    Kepemimpinannya dikukuhkan dalam Musyawarah Daerah (MUSDA) XV HIPMI NTB yang berlangsung pada Jumat malam (8/11/24) di Hotel Lombok Raya.

    Ismed berhasil mengungguli pesaingnya, Azizah AH Bil’id, seorang pengusaha di sektor energi, dengan kemenangan telak. Sosok pengusaha properti yang dinamis ini membawa harapan baru bagi HIPMI NTB untuk berkembang menjadi organisasi yang lebih modern dan kompetitif.

    Dalam pidato kemenangannya, Ismed mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan. “Kepercayaan ini akan saya emban dengan penuh tanggung jawab. Saya berkomitmen untuk membangun HIPMI NTB menjadi organisasi yang solid, inovatif, dan berkontribusi nyata dalam pertumbuhan ekonomi NTB,” ujarnya.

    Ismed memiliki visi besar untuk memperkuat HIPMI NTB melalui berbagai strategi, di antaranya penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengusaha muda. Ia berencana mengadakan program pelatihan dan pengembangan kapasitas bagi anggota HIPMI NTB untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing mereka.

    Selain itu, Ismed berfokus pada UMKM dengan menyadari besarnya potensi sektor ini di NTB. Ia bertekad mendorong pertumbuhan UMKM melalui program pendampingan, akses permodalan, dan pengembangan pasar.

    Ismed juga berkomitmen membangun sinergi antara HIPMI NTB dengan pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan sektor swasta guna menciptakan iklim usaha yang kondusif di NTB.

    Sektor-sektor unggulan NTB seperti pariwisata, pertanian, dan perikanan akan menjadi prioritas utama, di mana pengusaha muda HIPMI turut dilibatkan untuk mengembangkan potensi daerah.

    Dengan kepemimpinan Ismed, HIPMI NTB diharapkan dapat memainkan peran penting dalam mendorong perekonomian daerah dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat. (nang)

  • PWI Pusat Gelar Kick-Off HPN 2025 di Anjungan Riau TMII

    PWI Pusat Gelar Kick-Off HPN 2025 di Anjungan Riau TMII

    JAKARTA (LOMBOKEXPRESS.ID)– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat akan menggelar peluncuran Kick-Off Hari Pers Nasional (HPN) 2025 yang akan dilaksanakan serentak di Anjungan Provinsi Riau, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, dan di Pekanbaru, Riau, Minggu, 10 November 2024.

    Acara ini bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan dan direncanakan akan dihadiri sekitar 300 peserta.

    Kick-Off HPN 2025 diputuskan dalam rapat PWI Pusat, Jumat (8/11/2024) siang, di Kantor PWI Pusat, lantai 4 Gedung Perfilman Usmar Ismail, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta.

    Selain itu, rangkaian acara juga meliputi jalan santai Pukul 06.30 hingga pukul 10.00 WIB, yang akan dilanjutkan dengan sesi diskusi sebagai ajang untuk mempererat solidaritas di antara komunitas pers.

    Ketua Umum PWI Pusat Zulmansyah Sekedang yang memimpin rapat ini menyampaikan bahwa tema HPN 2025 adalah “Pers Berintegritas Menuju Indonesia Emas.”

    Acara Kick-Off di TMII menjadi simbol dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau yang turut hadir melalui Kepala Badan Penghubung Provinsi Riau, Ridho Adriansyah, dan Kepala Sub Bidang Pengelola Anjungan Riau, Zulfikar.

    Di Pekanbaru, acara peluncuran yang diselenggarakan PWI Riau akan berlangsung di halaman Kantor PWI Riau di Jalan Arifin Achmad, dipimpin langsung oleh Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar.

    “Tema Kick-Off HPN 2025 ini mengusung semangat pers yang berintegritas menuju Indonesia emas. Peserta yang hadir lebih awal juga akan mendapatkan kaos HPN 2025 secara terbatas,” jelas Raja Isyam.

    Acara puncak HPN 2025 dijadwalkan pada 5-10 Februari 2025 di Pekanbaru, Kampar, dan Siak. ***

  • Sinergi TNI, POLRI, dan BNN, Lapas Lombok Barat Gelar Razia Hunian dan Tes Urine untuk Warga Binaan

    Sinergi TNI, POLRI, dan BNN, Lapas Lombok Barat Gelar Razia Hunian dan Tes Urine untuk Warga Binaan

    LOMBOK BARAT (LOMBOKEXPRESS.ID)– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lombok Barat, di bawah naungan Kanwil Kemenkumham NTB, menggelar razia gabungan kamar hunian dan tes urine bagi warga binaan pada Rabu (6/11/2024).

    Kegiatan ini melibatkan unsur TNI, POLRI, dan BNN sebagai upaya memperkuat pengawasan di lingkungan Lapas.

    Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham NTB, Herman Sawiran, yang bertindak sebagai ketua tim, menegaskan bahwa razia dan penggeledahan ini bertujuan memastikan tidak ada peredaran handphone, narkoba, atau barang terlarang lainnya di dalam Lapas.

    “Ini adalah bagian dari implementasi program 100 hari kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba,” ungkap Herman.

    Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan aparat penegak hukum yang terlibat, termasuk TNI, Polri, dan BNN. “Kegiatan ini merupakan arahan langsung dari Menteri, dan akan dilaksanakan secara rutin,” tambahnya.

    Sebanyak 60 petugas gabungan dari Lapas, Kodim 1606 Lombok Barat, Polres Lombok Barat, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB, dan Tim Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham NTB berpartisipasi dalam razia dan penggeledahan blok hunian.

    Kepala Lapas Lombok Barat, M. Fadli, menjelaskan bahwa tim gabungan juga melakukan tes urine secara acak kepada 10 petugas dan 40 warga binaan. “Hasil tes urine seluruhnya negatif, dan dalam razia ini kami tidak menemukan handphone maupun narkoba,” ujar Fadli.

    Ia merinci bahwa meski tak ada temuan handphone atau narkotika, petugas berhasil mengamankan barang-barang lain yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban. “Kami berkomitmen mewujudkan Lapas Zero Halinar,” tegasnya.

    M. Fadli juga menyampaikan apresiasi atas sinergi dengan TNI, POLRI, dan BNN yang terus mendukung upaya Lapas untuk menjadi Lapas Bersinar (Bersih dari Narkotika). “Terima kasih kepada TNI, POLRI, dan BNN yang terus berkomitmen bersama kami dalam mewujudkan Lapas Bersinar,” ungkapnya.

    Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas serta menjadi langkah nyata dalam memberantas peredaran narkoba. (ijw)

  • Legalitas Guide HPI NTB Dilindungi Perda, Pentingnya Penerapan untuk Pariwisata Berkualitas

    Legalitas Guide HPI NTB Dilindungi Perda, Pentingnya Penerapan untuk Pariwisata Berkualitas

    MATARAM (LOMBOKEXPRESS. ID)– Para guide resmi dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) NTB memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sesuai Peraturan Daerah (Perda) No. 4 Tahun 2016 tentang Pramuwisata, mereka bertugas sebagai “front liner” atau pihak pertama yang berinteraksi langsung dengan wisatawan.

    Menurut Humas DPD HPI NTB, Syamsul Bahri, SH, Perda ini bertujuan melindungi para guide atau pramuwisata di lapangan. Namun, masih banyak perusahaan transportasi wisata dan operator tur, baik lokal maupun luar NTB, yang belum sepenuhnya mematuhi aturan ini dengan tidak melibatkan guide resmi.

    “Masih sering kita temui bus wisata tanpa pemandu resmi yang berlisensi, meski Perda telah mengaturnya,” jelas Syamsul.

    Ironisnya, dalam acara-acara pemerintah, para guide sering tidak dilibatkan. “Pemerintah seharusnya menjadi contoh dalam menerapkan Perda ini, namun justru memberikan preseden buruk dengan tidak menggunakan pramuwisata resmi pada event-event tertentu,” tambahnya.

    Kurangnya keterlibatan pramuwisata resmi berdampak pada pelayanan dan pengalaman wisatawan. Tanpa panduan yang tepat, informasi tentang NTB—termasuk destinasi, budaya, geografi, kuliner, dan produk UMKM—tidak tersampaikan secara lengkap. Hal ini dapat mengurangi kualitas pengalaman wisatawan dan berpotensi mengurangi minat mereka untuk memperpanjang atau kembali berlibur ke NTB.

    Selain sebagai bagian dari upaya mengurangi angka pengangguran, keberadaan guide juga penting dalam mempromosikan NTB secara detail. Syamsul meminta pemerintah, khususnya Satpol PP, untuk lebih ketat dalam menegakkan Perda No. 4 Tahun 2016 ini. “Jika penegakan longgar, ada risiko pelanggaran yang berpotensi menimbulkan konflik di lapangan,” ujarnya.

    Sebagai negara hukum, pemerintah perlu proaktif dalam mengawal Perda ini demi menciptakan suasana kondusif sesuai Sapta Pesona, sehingga pariwisata berkelanjutan dapat tercapai sesuai visi pemerintah. (red)

    Keterangan Foto:

    Humas DPD HPI NTB, Syamsul Bahri, SH. (ist)

  • Ini Alasan Wina Armada Kembali Menjabat Sekjen PWI Pusat

    Ini Alasan Wina Armada Kembali Menjabat Sekjen PWI Pusat

    JAKARTA – Wina Armada Sukardi mengungkapkan salah satu alasannya kembali menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat versi Kongres Luar Biasa (KLB) di Jakarta yang diketuai Zulmansyah Sekedang.

    “Saya bukan mencari jabatan. Sudah lama sekali saya pernah menjabat sekjen. Tapi, ini merupakan panggilan tugas,” kata Wina saat sambutan di Pelantikan Pengurus PWI Kabupaten Karawang Periode 2024-2027 pada 31 Oktober 2024 di Hotel Mercure, Karawang.

    Wina menuturkan, konflik internal di tubuh PWI Pusat yang melatari dirinya kembali menjabat sebagai Sekjen PWI Pusat. Dia juga membeberkan persoalan internal di tubuh PWI yang sudah berlarut-larut itu.

    Dari mulai persoalan cashback bantuan dari Forum Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kepada Pengurus PWI Pusat yang diketuai Hendry CH Bangun untuk penyelenggaran Uji Kompetensi Wartawan (UKW), hingga keluarnya surat pemberhentian Hendry berdasarkan Surat Keputusan Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat Nomor: 50/VII/DK/PWI-P/SK-SR/2024 yang ditetapkan di Jakarta, pada Selasa 16 Juli 2024 lalu.

    Oleh DK PWI, Hendry juga dinilai melanggar Kode Perilaku Wartawan (KPW), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), Peraturan Dasar (PD), dan Peraturan Rumah Tangga (PRT) PWI.

    “Ini yang menjadi hebatnya PWI, karena mempunyai Dewan Kehormatan. Karena jika ada pelanggaran kode etik dan kode perilaku, DK bisa melakukan pemberhentian keanggotaan,” ujarnya.

    Sebagai seorang pakar di bidang hukum dan etika pers tentunya sangat jelas sikap Wina Armada Sukardi.

    “Hampir 90 persen senior PWI ada dibarisan KLB. Dan saat ini, kami berkantor di PWI Sie Film, Musik dan Kebudayaan di lantai 4, Pusat Perfileman Haji Usmar Ismail, Jalan Rasuna Said, Kuningan,” beber Wina.

    Diketahui Wina Armada Sukardi merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

    Anggota Dewan Pers pada tahun 2004-2007 dan 2007-2010 lalu dengan posisi Ketua Komisi Hukum dan Perundang-Undangan.

    Wina juga pernah menjabat sebagai Sekjen PWI Pusat pada 2003-2008 lalu.

    Wina Armada merupakan seorang pakar di bidang hukum dan etika pers. Karena itu, ia sering diminta sebagai saksi ahli baik di pengadilan maupun di tingkat penyidikan.

    Telah menulis beberapa buku tentang hukum pers di antaranya Wajah Hukum Pidana Pers dan Menggugat Kebebasan Pers. (*)

    Keterangan Foto:

    Wina Armada Sukardi. (ist)

  • Mentan Amran ke Presiden Prabowo: Ada Perusahaan Vietnam Mau Investasi Susu dan Sapi di Indonesia 

    Mentan Amran ke Presiden Prabowo: Ada Perusahaan Vietnam Mau Investasi Susu dan Sapi di Indonesia 

    JAKARTA (LOMBOKEXPRESS ID)– Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan ada investor Vietnam yang mau masuk berinvestasi ke proyek pengadaan susu dan sapi di Indonesia. Hal ini baru saja dilaporkan ke Presiden Prabowo Subianto.

    Laporan itu diberikan Mentan Amran secara langsung di Istana Kepresidenan Jakarta Pusat siang ini. Dia mengatakan pihaknya diminta untuk mempermudah perusahaan tersebut membuka proyek di Indonesia.

    “Ada investor dari Vietnam untuk sapi perah kami mengawal agar bisa permudah mereka dan mau investasi di Indonesia,” papar Amran usai pertemuan, Kamis (31/10/2024).

    Dia belum mau membeberkan berapa besar investasi yang mau disuntikkan perusahaan Vietnam tersebut. Perusahaan yang akan berinvestasi di proyek pengadaan susu dan sapi sendiri adalah TH (True Happines) Group.

    Saat ditanya berapa sapi yang bisa disiapkan TH Group, Amran mengatakan semua tergantung dengan lahan yang disiapkan di Indonesia. Beberapa opsi lahannya pun sudah dibahas, mulai dari Poso, Sulawesi Tengah, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

    “Kalau sapi itu di Poso 12 ribu hektare, kalau di Sulsel ada kurang lebih 20-30 ribu. Kalteng mungkin 50 ribu,” beber Amran.

    Dalam keterangan resmi Kementerian Pertanian, saat ini terdapat 140 perusahaan yang berkomitmen mendatangkan sapi dengan total komitmen mencapai sekitar 2 juta ekor. Bila dirinci, 1,3 juta sapi yang diimpor akan berupa sapi perah dan 700 ribu sisanya merupakan sapi potong. (*)

  • Jalan-Jalan ke Gili di Pulau Lombok: Surga Kecil untuk Liburan Idaman

    Jalan-Jalan ke Gili di Pulau Lombok: Surga Kecil untuk Liburan Idaman

    LOMBOK tak hanya terkenal dengan keindahan Gunung Rinjani dan budaya lokalnya yang khas. Tetapi juga dengan deretan gili (pulau kecil) yang tersebar di sekelilingnya. Bagi Anda yang mendambakan liburan penuh petualangan atau sekadar bersantai menikmati keindahan pantai, gili-gili di Lombok adalah destinasi yang sempurna. Setiap gili memiliki karakteristik dan daya tariknya sendiri. Mulai dari suasana tenang hingga keindahan bawah laut yang memukau. Berikut adalah deretan gili di Pulau Lombok yang wajib masuk daftar kunjungan Anda!

    —-

    Gili Trawangan menjadi ikon bagi wisatawan yang menginginkan suasana ramai dengan kehidupan malam yang hidup. Terkenal dengan pantai pasir putihnya, pulau ini juga menawarkan pengalaman snorkeling dan diving yang luar biasa, serta pemandangan sunset yang tak terlupakan.

    Di sisi lain, Gili Meno menawarkan kedamaian bagi Anda yang ingin menyepi. Suasananya yang lebih hening, konservasi penyu, dan pemandangan laut yang indah membuatnya ideal untuk beristirahat sejenak dari hiruk-pikuk.

    Gili Air, dengan fasilitas yang lengkap, adalah perpaduan sempurna antara ketenangan dan kenyamanan. Snorkeling dan diving di sini sungguh menakjubkan, dan menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan bawah laut tanpa meninggalkan kenyamanan.

    Kemudian, ada Gili Nanggu di barat daya Lombok, yang menawarkan air laut jernih dan suasana tenang. Menjadikannya tempat yang sempurna untuk snorkeling atau diving. Pasir putihnya yang halus dan lingkungan alami yang terjaga menjadikan Gili Nanggu sebuah “surga tersembunyi” di Lombok.

    Gili Kedis yang mungil hanya butuh beberapa menit untuk dikelilingi dengan berjalan kaki. Pulau ini sangat cocok bagi pasangan yang mencari suasana romantis dengan pemandangan laut yang mempesona dan suasana yang eksklusif.

    Tak jauh dari sana, Gili Sudak memiliki pantai yang tenang dengan hidangan laut segar di restoran lokalnya. Bagi Anda yang ingin menikmati kuliner laut dengan pemandangan pantai yang indah, Gili Sudak adalah pilihan yang ideal.

    Untuk Anda pecinta snorkeling, Gili Layar adalah pilihan yang tepat. Terumbu karang yang kaya dan ikan berwarna-warni menjadikan pengalaman bawah laut di sini sangat mengesankan, sebuah keajaiban alam yang wajib dinikmati.

    Gili Asahan, di area Gili Gede di Lombok Barat, menyuguhkan keindahan bawah laut serta suasana yang alami dan tenang. Bagi Anda yang gemar diving, keindahan alam yang terjaga di sini menawarkan pengalaman menyelam yang berbeda.

    Gili Gede, dengan berbagai pilihan penginapan, cocok bagi Anda yang ingin menikmati pemandangan sunset, memancing, atau sekadar berbaur dengan suasana lokal yang lebih tenang.

    Ada juga Gili Rengit, pulau kecil dengan pasir putih yang indah dan suasana yang tenang. Sangat cocok untuk Anda yang ingin piknik, snorkeling, atau hanya sekadar bersantai menikmati angin laut.

    Gili Petagan yang terletak di Lombok Timur terkenal dengan hutan bakaunya yang eksotis. Spot snorkeling di sekitar hutan bakau ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta alam dan fotografi.

    Gili Bidara memiliki terumbu karang alami yang menjadikannya tempat snorkeling yang sempurna. Air lautnya yang jernih menambah keindahan pulau ini, menarik bagi wisatawan yang ingin berpetualang di bawah laut.

    Gili Kapal adalah hamparan pasir yang hanya muncul saat air surut, menciptakan fenomena unik yang sangat cocok untuk fotografi. Anda bisa merasakan pengalaman berada di tengah laut dengan pasir putih di bawah kaki.

    Gili Lampu, terletak di Lombok Timur, adalah pilihan tepat bagi Anda yang ingin merasakan ketenangan sejati. Keindahan bawah laut dan suasananya yang sunyi menawarkan liburan jauh dari keramaian.

    Tak ketinggalan, Gili Tangkong yang sering dikunjungi bersama Gili Nanggu menawarkan pantai yang sepi dengan pemandangan memukau. Pulau ini sempurna untuk bersantai dan menikmati keindahan pantai yang damai.

    Dari pantai-pantai berpasir putih hingga terumbu karang yang indah, gili-gili di Lombok siap memanjakan siapa saja yang berkunjung. Setiap gili menyajikan pengalaman berbeda, dan semuanya siap memberikan liburan yang tak terlupakan. Jadi, sudah siap untuk menjelajahi surga kecil di Pulau Lombok? (ai)

    Keterangan foto:

    Keindahan Gili Gili di Pulau Lombok. (foto-foto internet)