Puisi Pedagang Cilok

Di sudut jalan, ku lihat dia,

Pedagang cilok, penuh cita.

Dengan gerobak sederhana,

Menghadirkan rasa, bahagia.

Cilok bulat, kenyal lembut,

Dicelup sambal, pedas menggigit.

Suara riuh, tawar-menawar,

Dalam keramaian, dia bersinar.

Setiap tusuk, cerita tersimpan,

Perjuangan hidup, takkan padam.

Dengan senyum, ia tawarkan,

Kepuasan rasa, setiap tetes harapan.

Di tengah malam, di tengah keramaian,

Cilok hangat, penghibur perjalanan.

Pedagang kecil, mimpi besar,

Dalam kesederhanaan, ia bercahaya. (ai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed